of 25/25
PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN PENDAPATAN TRANSFER TERHADAP KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH (Studi pada Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Selatan Periode 2015-2017) Skripsi Nama : Vivi Sri Devi NIM : 222014494 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS TAHUN 2019

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN ...repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/4063/1/222014494...2 SKRIPSI PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN PENDAPATAN TRANSFER TERHADAP KINERJA

  • View
    36

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN ...repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/4063/1/222014494...2...

  • 1

    PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN PENDAPATAN

    TRANSFER TERHADAP KINERJA KEUANGAN

    PEMERINTAH DAERAH (Studi pada Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Selatan Periode 2015-2017)

    Skripsi

    Nama : Vivi Sri Devi

    NIM : 222014494

    UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

    FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

    TAHUN 2019

  • 2

    SKRIPSI

    PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN PENDAPATAN

    TRANSFER TERHADAP KINERJA KEUANGAN

    PEMERINTAH DAERAH (Studi pada Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Selatan Periode 2015-2017)

    Diajukan untuk Menyusun Skripsi Pada

    Program Strata Satu Fakultas Ekonomi dan Bisnis

    Universitas Muhammadiyah Palembang

    Nama : Vivi Sri Devi

    NIM : 222014494

    UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

    FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

    TAHUN 2019

    ii

  • 3

    iii

  • 4

    iv

  • 5

    ABSTRAK

    Vivi Sri Devi/222014494/2019/Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Dan Pendapatan Transfer Terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah (Studi Pada Kabupaten/Kota Di Provinsi Sumatera Selatan Periode 2015-2017)/Akuntansi Sektor Publik.

    Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah pendapatan asli daerah dan pendapatan transfer berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah. Tujuannya untuk mengetahui apakah pendapatan asli daerah dan pendapatan transfer berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah. Jenis penelitian ini yaitu asosiatif dengan pendekatan kuantitatif yang menggunakan data sekunder sebagai datanya. teknik pengumpulan data yang digunakan berupa dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dibantu oleh Stastistical Product and Service Solution (SPSS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendapatan asli daerah dan pendapatan transfer positif dansignifikan memengaruhi kinerja keuangan pemerintah daerah. sedangkan pendapatan transfer negative dan tidak signifikan memengaruhi kinerja keuangan pemerintah daerah.

    Kata kunci : PAD, Pendapatan Transfer, dan Kinerja Keuangan

    v

  • 6

    vi

  • 7

    PRAKATA

    Assalamu’alaikum Wr. Wb

    Alhamdulillahirobbila’lamin, Puji dan sukur penulis panjatkan kehadirat

    allah Swt, karena atas rahmat dan karunianya penulis dapat menyelesaikan skripsi

    ini yang berjudul “ Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Pendapatan Transfer

    Terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah (Studi pada Kabupaten/Kota

    Provinsi Sumatera Selatan periode 2015-2017). Shalawat dan salam semoga tetap

    tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, kepada keluarganya, sahabatnya dan kita

    selaku umatnya.

    Tempat penelitian ini di Jl. Merdeka no. 8 Kelurahan talang semut. Adapun

    penelitian ini terbagi menjadi lima bab berturut-turut, bab pendahuluan, bab kajian

    pustaka, bab metode penelitian, bab hasil dan pembahasan dan bab simpulan dan

    saran. Penulis menyadari penulisan skripsi ini masih banyak kekurangan dan

    penulisan skripsi ini tidak akan selesai tanpa dorongan dan dukungan banyak

    pihak.

    Ucapan terimakasih penulis sampaikan kepada kedua orang tua tercinta

    Bapak Fikri Ali dan Ibu Hoiriah, dan seluruh keluarga yang telah mendo’akan,

    membantu dan memberi semangat sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi

    ini.

    vii

  • 8

    Penulis juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Sunardi, S.E.., M.Si

    dan Bapak Muhammad Fahmi, S.E.,M.si yang telah membimbing dan

    memberikan masukan serta pengarahan dengan tulus dan ikhlas dalam

    menyelesaikan skripsi ini. Selain itu, penulis ucapkan terima kasih dengan setulus

    hati kepada:

    1. Bapak Dr. Abid Djazuli, S.E.MM selaku Rektor Universitas Muhammadiyah

    Palembang

    2. Bapak Drs.H.Fauzi Ridwan, M.M. selaku dekan Fakultas Ekonomi dan bisnis

    Universitas Muhammadiyah Palembang

    3. Bapak Betri sirajuddin, S.E.,Ak.,M.Si.,CA dan Ibu Nina Sabrina, S.E., M.Si,

    selaku ketua program dan sekretaris program studi Akuntansi Fakultas

    Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palembang

    4. Bapak Fadhil Yamaly, S.E.,M.Si sebagai pembimbing Akademik

    5. Bapak Sunardi, S.E.,M.Si dan Bapak Muhammad Fahmi,.S.E.,M.si selaku

    dosen pembimbing skripsi saya yang telah meluangkan waktu dan membantu

    memberikan saran-saran serta perhatian sehingga penulis dapat

    menyelesaikan skripsi ini dengan baik.

    6. Bapak dan Ibu Dosen serta Staff pengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis

    Universitas Muhammadiyah Palembang.

    7. Staf di kantor BPKAD dan perangkat kantor, yang dengan tulus mengarahkan

    dan membantu saya

    8. Semua pihak yang telah ikut membantu dalam penyusunan skripsi ini yang

    tidak dapat disebut satu persatu oleh penulis.

    viii

  • 9

    Semoga Allah SWT membalas budi baik untuk seluruh bantuan yang

    sudah diberikan baik moril maupun materil guna menyelesaikan skripsi ini.

    Penulis menyadari dengan segala kerendahan hati bahwa skripsi ini masih jauh

    dari kata sempurnah. Meskipun demikian, semoga skripsi ini dapat memberikan

    manfaat bagi semua pihak. Amin.

    Wassalamu’alaikum Wr. Wb

    Palembang, maret 2019

    Penulis,

    Vivi Sri Devi

    ix

  • 10

    DAFTAR ISI

    Halaman

    HALAMAN SAMPUL DEPAN .................................................................... i

    HALAMAN JUDUL ..................................................................................... ii

    HALAMAN PERNYATAAN BEBAS PLAGIAT ..................................... iii

    HALAMAN PENGESAHAN SKRIPSI ....................................................... iv

    HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN ......................................... v

    HALAMAN PRAKATA ............................................................................... vi

    HALAMAN DAFTAR ISI ........................................................................... ix

    HALAMAN DAFTAR TABEL ................................................................... xii

    HALAMAN DAFTAR GAMBAR ............................................................... xiii

    HALAMAN DAFTAR LAMPIRAN ........................................................... xiv

    ABSTRAK ..................................................................................................... xv

    ABSTRACT ..................................................................................................... xvi

    BAB I PENDAHULUAN ......................................................................... 1

    A. Latar Belakang Masalah ........................................................... 1

    B. Rumusan Masalah .................................................................... 9

    C. Tujuan Penelitian ..................................................................... 9

    D. Manfaat Penelitian ................................................................... 9

    1. Bagi Penulis ........................................................................ 9

    2. Bagi Pemerintah Daerah ..................................................... 10

    3. Bagi Almamater .................................................................. 10

    BAB II KAJIAN KEPUSTAKAAN, KERANGKA PEMIKIRAN, DAN

    HIPOTESIS ................................................................................... 11

    A. Landasan Teori ......................................................................... 11

    1. Kinerja Keuangan ............................................................... 11

    a. Pengertian Kinerja Keuangan ......................................... 11

    x

  • 11

    b. Kinerja Keuangan Daerah ............................................... 11

    c. Pengukuran Kinerja Organisasi Sektor Publik................ 12

    d. Tujuan Sistem Pengukuran Kinerja ................................ 13

    e. Informasi Yang Digunakan Untuk Mengukur Kinerja ... 13

    f. Indikator Kinerja Keuangan ............................................ 14

    2. Pendapatan Asli Daerah ....................................................... 16

    3. Pendapatan Transfer ........................................................... 17

    a. Transfer Pemerintah Pusat Dana Perimbangan ............... 18

    b. Transfer Pemerintah Pusat Lainnya ................................ 19

    c. Transfer Pemerintah Daerah Lainnya ............................. 19

    d. Transfer Bantuan Keuangan............................................ 20

    B. Penelitian Sebelumnya ........................................................... 20

    C. Kerangka Pemikiran ............................................................... 29

    D. Hipotesis ................................................................................ 30

    BAB III METODE PENELITIAN ............................................................. 31

    A. Jenis Penelitian ........................................................................ 31

    B. Lokasi Penelitiaan ................................................................... 31

    C. Operasionalisasi Variabel ........................................................ 32

    D. Populasi dan Sampel ............................................................... 33

    1. Populasi ............................................................................ 33

    2. Sampel .............................................................................. 34

    E. Data yang diperlukan ............................................................ 35

    F. Metode Pengumpulan Data ................................................... 36

    G. Analisis Data dan Teknik Analisis Data ............................... 37

    1. Analisis Data ................................................................... 37

    2. Teknik Analisis ............................................................... 38

    a. Statistik deskriptif ........................................................ 39

    b. Uji Asumsi Klasik ....................................................... 39

    1) Uji Normalitas ........................................................ 39

    2) Uji Autokorelas ..................................................... 40

    3) Uji Heteroskedastisitas .......................................... 41

    c. Uji Regresi Berganda ................................................... 41

    d. Uji Koefisien Determinasi (R2) ................................... 42

    e. Uji Hipotesis ............................................................... 42

    1) Uji Hipotesis Secara Bersama (Uji F) ................... 42

    2) Uji Hipotesis Secara Parsial (Uji t) ....................... 43

    xi

  • 12

    BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ........................... 45

    A. Hasil Penelitian ..................................................................... 45

    1. Sejarah Singkat Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah

    (BPKAD) .......................................................................... 45

    2. Visi dan Misi ................................................................... 46

    3. Analisis Deskriptif Statistik ............................................. 46

    4. Uji Asumsi Klasik ........................................................... 48

    a. Uji Normalitas .............................................................. 48

    b. Uji Autokorelasi ........................................................... 49

    c. Uji Heteroskedastisitas ................................................ 50

    5. Regresi Linier Berganda .................................................. 51

    6. Koefisien Determinasi (R2) ............................................. 53

    7. Uji Hipotesis ..................................................................... 53

    a. Uji Hipotesis Secara Bersama (Uji F) ......................... 53

    b. Uji Hipotesis Secara Parsial (Uji t) ............................. 54

    B. Pembahasan Hasil Penelitian ................................................ 56

    BAB V SIMPULAN DAN SARAN ............................................................. 60

    A. Simpulan ................................................................................ 61

    B. Saran ..................................................................................... 62

    DAFTAR PUSTAKA

    LAMPIRAN

    xii

  • 1

    BAB I

    PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang Masalah

    Pemerintah daerah yang berada diwilayah Republik Indonesia tidak

    dapat terlepas dari adanya peranan dari pemerintah pusat dalam hal

    menjalankan fungsi pemerintah. Namun, dengan adanya Undang-Undang

    Nomor 23 tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah, yang berlaku pada setiap

    daerah wilayah Republik Indonesia menjadi pemerintah daerah memiliki

    pelimpahan kewenangan dengan cakupan luas untuk mengurus rumah

    tanggannya sendiri serta meminimalisir campur tangan pemerintah pusat.

    Pemerintah daerah dapat mempermudah dalam mengatur segala kas

    milik daerah untuk dipergunakan dalam public service di daerah. Pengelolaan

    dan pertanggungjawaban keuangan daerah telah ditetapkan pada peraturan

    pemerintah Pasal 4 No.105 Tahun 2000 yang menegaskan bahwa pengelolaan

    keuangan daerah harus dilakukan secara tertib, taat pada peraturan

    perundangan-undangan yang berlaku, efisien, efektif, transparan, dan tanggung

    jawab dengan memperhatikan atas keadilan dan keputusan. Sebagai

    implikasinya, peran pemerintah daerah dalam penyediaan layanan publik dan

    pencapaian tujuan-tujuan pembangunan nasional menjadi semakin besar.

    Berkaitan dengan hal tersebut, maka pemerintah daerah harus pandai dalam

    menyelenggarakan pemerintah sehingga tercipta tata kelolah pemerintah yang

    baik serta adanya evaluasi yang berkala atas capaian pemerintah daerah dalam

    kurun waktu tertentu (Halachmi, 2005).

    1

  • 2

    Peraturan Pemerintah No. 105 Tahun 2000 dikemukakan atas umum

    pengelolaan keuangan daerah yang meliputi:

    1. Pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara tertib, taat pada peraturan

    perundang-undangan yang berlaku efesien, efektif dan bertanggungjawab.

    2. Semua penerimaan daerah dan pengeluaran daerah dan pengeluaran daerah

    dicatat dalam APBD, perubahan APBD dan perhitungan ABPD

    3. Daerah dalam bentuk dana cadangan

    4. Daerah dapat mencari sumber-sumber pembiayaan lainnya, selain sumber

    pembiayaan yang telah ditetapkan seperti kerja sama dengan pihak lain

    5. Pokok-pokok pengelo keuangan daerah diatur dalam peraturan daerah oleh

    APBD disusun dengan pendekatan kinerja.

    Peraturan pemerintah tersebut sudah memberikan arahan secara umum

    kepada pemerintah daerah dalam menyususn dan melaksanakan APBD.

    Disamping itu, daerah dituntut lebih terampil dalam proses penyusunan

    maupun dalam pelaksanaan APBD dengan menggunakan pendekatan kerja.

    Anggaran dengan peendekatan kerja merupakan suatu sistem anggaran yang

    mengutamakan upaya pencapaian hasil kerja atau output dari perencanaa

    alokasi biaya input yang ditetapkan (penjelasan Peraturan Pemerintah No.

    105 Tahun 2000)

    Otonomi yang belum berjalan dengan baik dalam prinsip efisiensi dan

    efektivitas otonom daerah. Keberhasilan otonomi daerah dapat dilihat dari

    PAD (Pendapatan Asli Daerah), namun kenyataan di pemerintah daerah masih

    sangat bergantung pada dana bantuan pusat yang disebut dana perimbangan.

  • 3

    Dengan otonomi daerah, diharapkan semua daerah di Indonesia mampu

    melaksanakan semua urusan pemerintah dan pembangunan dengan bertumpu

    pada Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang dimilikinya. Sumber pendapatan

    asli daerah yang digali dari dalam wilayah daerah yang bersangkutan yang

    terdiri dari hasil pajak daerah, hasil retribusi daerah.

    Pendapatan transfer merupakan pendapatan daerah yang diperoleh dari

    otoritas pemerintah diatasnya (Halim, 2012). Dana yang besumber dari

    pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah untuk mendanai

    kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi. Dimana dana

    tersebut terdiri dari dana bagi hasil, dana alokasi umum dan dana alokasi

    khusus.

    Pengukuran kinerja yang dapat menggambarkan kinerja pemerintah

    daerah adalah pengukuran kinerja keuangan.Kinerja keuangan adalah suatu

    analisis yang dilakukan untuk melihat sejauh mana suatu entitas telah

    melaksanakan tujuan entitas tersebut dengan menggunakan aturan pelaksanaan

    keuangan secara baik dan benar.Penelitian-penelitian sebelumnya telah banyak

    membahas tentang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Terhadap Kinerja

    Keuangan.Seperti penelitian yang dilakukan oleh Putri (2018), berkesimpulan

    bahwa PAD dan Dana Perimbangan berpengaruh secara parsial terhadap

    kinerja keuanganpemerintah daerah.Artinya dengan adanya peningkatan PAD

    dapat meningkatkan kinerja keuangan Pemerntah Daerah di Provinsi Jawa

    Barat.

  • 4

    Penelitian yang dilakukan oleh Joice Machmud dan Lukfiah Irwan

    (2018), menunjukkan bahwa secara parsial variabel PAD (X1) tidak memiliki

    pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan Kabupaten Gorontalo.Variabel

    DAU (X2) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan

    Kabupaten Gorontalo.Variabel DAK (X3) memiliki pengaruh signifikan

    dengan nilai signifikasi terhadap kinerja keuangan Kabupaten Gorontalo.Dan

    secara simultan menunjukkan bahwa variabel independen dalam hal ini PAD,

    DAU dan DAK secara bersama berpengaruh signifikan terhadap variabel

    dependen dalam hal ini kinerja keuangan pemerintah kabupaten Gorontalo

    periode 2012-2016 dengan nilai signifikasi.

    Penelitian yang dilakukan oleh Masayu dan Catur Martian (2017),

    menunjukkan kesimpulan bahwa pendapatan asli daerah mempunyai hubungan

    dengan arah positif dan signifikan terhadap belanja daerah.Penelitian yang

    dilakuka oleh Budianto dan Stanly (2016), menunjukkan bahwa pendapatan

    asli darah (PAD) dan Dana Perimbangan berpengaruh signifikan terhadap

    kinerja keuangan pemerintah daerah baik secara simultan maupun

    parsial.Penelitian yang dilakukan oleh Indah (2016), menunjukkan bahwa hasil

    penelitian ini adalah ukuran pemerintah daerah, PAD, Dana Perimbangan

    berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah.Leverage dan

    ukuran legislatif tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah

    daerah.Penlitian selanjutnya yang dilakukan oleh Ni Putu (2018) menunjukkan

    bahwa pendapatan asli daerah berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja

    keuangan pemerintah daerah Kabupaten/Kota Provinsi Bali tahun 2011-2015.

  • 5

    Sedangkan belanja modal berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja

    keuangan pemerintah daerah Kabupaten/Kota Provinsi Bali tahun 2011-2015.

    Penelitian yang dilakukan oleh Armaja, dkk (2015), menyimpulkan

    bahwa kekayaan daerah, dana perimbangan, dan belanja daerah baik secara

    bersama berpengaruh terhadap kinerja keuangan kabupaten/kota di

    Aceh.Kekayaan daerah berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan

    kabupaten/kota di Aceh.Dana perimbangan berpengaruh negatif terhadap

    kinerja keuangan kabupaten/kota di Aceh.Belanja daerah berpengaruh positif

    terhadap kinerja keuangan kabupaten/kota di Aceh.

    Penelitian selanjutnya dilakukan oleh Endang (2015), menunjukkan

    bahwa pengaruh pajak daerah secara simultan, retribusi lokal, hasil dari area

    pengelolaan kekayaan pendapatan asli daerah lainnya (PAD) yang sah untuk

    lokal untuk kemandirian dipisahkan dan keuangan Negara/Kota dalam

    kekayaan provinsi sumatera selatan.Penelitian yang dilakukan oleh Zuwesty

    (2015),menunjukkan bahwa (1) Pendapatan Asli Daerah (PAD) mempunyai

    pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dikabupaten

    atau kota Provinsi Jawa Tengah. (2) Dana Alokasi Umum (DAU) tidak

    berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten atau Kota Provinsi

    Jawa Tengah. (3) inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan

    ekonomi di kabupaten atau kota Provinsi Jawa Tengah. (4) pendapatan asli

    daerah, dana alokasi umum dan inflasi secara bersama(simultan) berpengaruh

    signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota Provinsi Jawa

    Tengah.

  • 6

    Penelitian senjutnya dilakukan oleh Diah Indriani (2014), penelitian ini

    menunjukan bahwa (1) secara simultan terdapat pengaruh Pendapatan Asli

    Daerah, Dana Perimbangan dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah

    Terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah untuk rasio kemandirian,

    sedangkan untuk rasio lainnya tidak signifikan. (2) secara parsial pendatan asli

    daerah berpengaruh signifikan secara positif terhadap kinerja keuangan

    pemerintah daerah untuk rasio kemandirian, sedangkan untuk rasio yang

    lainnya tidak signifikan.

    Penelitian yang dilakukan oleh Cherrya (2012), menunjukkan bahwa

    Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara simultan memiliki pengaruh terhadap

    kinerja keuangan, namun secara parsial hanya lain-lain PAD yang Sah yang

    dominan mempengaruhi kinerja keuangan, sedangkan pajak daerah, retribusi

    daerah, dan hasil perusahaan dan kekayaan daerah tidak dominan

    mempengaruhi kinerja keuangan pada Pemerintah Kabupaten dan Kota

    Provinsi Sumatera Selatan.

  • 7

    Tabel I.1

    Persentase PAD dan Pendapatan Transfer

    Serta Kinerja Keuangan Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan

    Tahun 2015-2017

    Daerah Tahun Pendapatan

    Asli Daerah

    Pendapatan

    Transfer

    Kinerja

    Keuangan

    Kab. Lahat 2015 102,49 94,45 51,28

    2016 100,93 91,41 2,43

    2017 13,79 27,90 86,21

    Kab. Musi

    Banyuasin

    2015 107,56 74,88 5,12

    2016 86,77 93,17 7,03

    2017 48,19 127,50 51,81

    Kab. Musi

    Rawas

    2015 101,29 81,35 18,43

    2016 85,68 92,24 12,80

    2017 6,33 85,02 93,66

    Kab. Muara

    Enim

    2015 128,50 99,70 12,51

    2016 91,33 93,49 15,33

    2017 80,87 97,68 41,70

    Kab. Ogan

    Komering Ilir

    2015 75,71 80,04 24,29

    2016 93,94 101,43 1,11

    2017 48,74 103,77 58,49

    Kab. Ogan

    Komering Ulu

    2015 124,46 84,37 24,46

    2016 106,68 97,18 20,43

    2017 57,22 115,92 42,77

    Kota Palembang 2015 100,37 99,65 0,36

    2016 92,96 87,63 7,39

    2017 99,31 94,04 52,63

    Kota Prabumulih 2015 112,57 40,94 12,57

    2016 88,91 88,38 19,40

    2017 92,25 94,94 50,14

    Kota pagaralam 2015 104,51 90,06 31,37

    2016 100,21 92,70 4,31

    2017 98,87 90,81 47,59

    Kota Lubuk

    linggau

    2015 88,03 93,48 32,96

    2016 65,88 93,91 13,59

    2017 54,02 50,36 45,98

    Kab. Banyuasin 2015 92,32 88,58 10,00

    2016 85,96 89,63 8,31

    2017 114,37 98,74 59,88

    Kab. Ogan Ilir 2015 87,33 97,41 14,51

    2016 29,65 96,18 123,72

    2017 30,57 93,00 76,86

  • 8

    Kab Oku Timur 2015 102,98 90,86 55,84

    2016 106,68 95,19 7,89

    2017 105,50 94,01 17,49

    Kab. Oku

    Selatan

    2015 107,00 87,66 13,46

    2016 83,59 91,03 6,54

    2017 97,52 95,77 54,43

    Kab. Empat

    Lawang

    2015 121,34 90,74 16,96

    2016 66,08 90,49 17,59

    2017 69,07 107,46 30,92

    Kab. Penukal

    Abab Lematang

    ilir

    2015 83,58 76,47 147,38

    2016 74,71 91,01 19,40

    2017 64,11 135.55 75,21

    Kab. Musi

    Rawas Utara

    2015 90,66 72,06 87,31

    2016 109,83 95,17 10,29

    2017 90,99 117,33 47,54

    Sumber: www.djpk.depkeu.go.Id

    Tabel di atas menyatakan bahwa pendapatan asli daerah kabupaten

    ogan komering ilir mengalami kenaikan persentase pada tahun 2016 sebesar

    18,23 % , sedangkan pada tahun 2017 mengalami penurunan persentase

    sebesar 45,2 % berbanding terbalik dengan pendapatan transfer yang selalu

    meningkat di setiap tahunnya. besarnya pendapatan transfer yang diterima

    kabupaten ogan komering ilir dari pemerintah pusat dari tahun ke tahun

    menunjukkan bahwa kinerja keuangan pemerintah daerah semakin menurun.

    Sehingga penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh

    Pendapatan Asli Daerah dan Pendapatan Transfer Terhadap Kinerja

    Keuangan Pemerintah Daerah (Studi pada Kabupaten/Kota di Provinsi

    Sumatera Selatan)”.

    Tabel Lanjutan I.2

  • 9

    B. Rumusan Masalah

    Berdasarkan latar belakang di atas maka penulis dapat merumuskan

    masalah penelitian ini yaitu :

    1. Apakah pendapatan asli daerah dan pendapatan transfer berpengaruh

    terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah secara simultan?

    2. Apakah pendapatan asli daerah berpengaruh terhadap kinerja keuangan

    pemerintah daerah secara parsial?

    3. Apakah pendapatan transfer berpengaruh terhadap kinerja keuangan

    pemerintah daerah secara parsial?

    C. Tujuan Penelitian

    Berdasarkan latar belakang masalah tujuan dari penelitian ini yaitu :

    1. Untuk mengetahui apakah pendapatan asli daerah dan pendapatan transfer

    berpengaruh terhadap kinerja keuangan.

    2. Untuk mengetahui apakah pendapatan asli daerah berpengaruh terhadap

    kinerja keuangan.

    3. Untuk mengetahui apakah pendapatan transfer berpengaruh terhadap kinerja

    keuangan.

    D. Manfaat Penelitian.

    Berdasarkan tujuan diatas maka penelitian ini diharapkan akan memberikan

    manfaat bagi semua pihak diantaranya :

  • 10

    1. Bagi Peneliti

    Diharapkan dengan adanya penelitian ini penulis dapat menambah

    cakrawala keilmuan tentang pengaruh pendapatan asli daerah dan

    pendapatan transfer terhadap kinerja keuangan.

    2. Bagi Pemerintah Daerah

    Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan informasi bagi

    pemerintah daerah terutama yang berhubungan dengan pendapatan asli

    daerah dan pendapatan transfer terhadap kinerja keuangan.

    3. Bagi Almamater

    Hasi Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan referensi tambahan,

    serta dapat menjadi acuan atau kajian bagi penulis di masa yang akan

    datang.

  • 11

    DAFTAR PUSTAKA

    Albert Kurniawan. (2014). Metode Riset untuk Ekonomi & Bisnis: Teori, Konsep,

    dan Praktik Penelitian Bisnis (Dilengkapi Perhitungan Pengelolahan Data

    dengan IBM SPSS 22.0 ). Bandung: Alfabeta.

    Armaja, dkk (2015). Pengaruh Kekayaan Daerah, Dana Perimbangandan Belanja

    Daerah Terhadap Kinerja Keuangan. Jurnal Perspektif Ekonomi

    Darussalam Volume 3 Nomor 2, September.

    https://www.google.com/search?q=jurnal+ilmiah+armaja+ridwan&ie=utf-

    8&oe=utf-8.

    Antari Ni Putu Gina Sukma dan Ida Bagus Panji Sedana. (2018). Pengaruh

    Pendapatan Asli Daerah Dan Belanja Modal Terhadap Kinerja Keuangan

    Pemerintah Daerah. E-Jurnal Manajemen Unud, Vol. 7, No. 2, 2018: 1080-

    1110 ISSN : 2302-8912 DOI:

    https://doi.org/10.24843/EJMUNUD.2018.v7.i02.p19

    Ayu Putri Puspita (2018). Analisis PAD dan Dana Perimbangan Terhadap Kinerja

    Keuangan Pemdah Se-Jawa Barat.Jurnal Akuntansi& Ekonomi FE. UN

    PGRI Kediri Vol.3 No1, Maret.

    https://www.ojs.unpkediri.ac.id/index.php/akuntansi/article/download/12007

    /825/

    Budianto dan Stanly W. Alexander. (2016). Pengaruh PAD dan Dana

    Perimbangan Terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten/kota di

    Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal EMBA Vol.4 No.4,

    Desember.https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/emba/article/view/14511

    Diah Indriani (2014). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, dana Perimbangan dan

    Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah Terhadap kinerja keuangan

    Pemerintah Daerah.Portofolio Volume 11 No.1,

    Mei.http://repository.fe.unjani.ac.id/pdf/06_Usman_Sastradipridja.pdf

    Halachmi. (2005). Pengaruh Kekayaan Daerah, Dana Perimbangan dan Belanja

    Daerah Terhadap Kinerja Keuangan.Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam

    Volume 3 Nomor 2, September.

    https://www.google.com/search?q=jurnal+ilmiah+armaja+ridwan&ie=utf-

    8&oe=utf-8

    Imam Ghozali. (2013). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS

    23. Semarang: Undip

    Joice Machmud dan Lukfiah Irwan Radjak (2018). Pendapatan Asli Daerah, Dana

    Alokasi Umumdan Dana Alokasi Khusus Terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah

    https://www.google.com/search?q=jurnal+ilmiah+armaja+ridwan&ie=utf-8&oe=utf-8https://www.google.com/search?q=jurnal+ilmiah+armaja+ridwan&ie=utf-8&oe=utf-8https://doi.org/10.24843/EJMUNUD.2018.v7.i02.p19https://www.ojs.unpkediri.ac.id/index.php/akuntansi/article/download/12007/825/https://www.ojs.unpkediri.ac.id/index.php/akuntansi/article/download/12007/825/https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/emba/article/view/14511http://repository.fe.unjani.ac.id/pdf/06_Usman_Sastradipridja.pdfhttps://www.google.com/search?q=jurnal+ilmiah+armaja+ridwan&ie=utf-8&oe=utf-8https://www.google.com/search?q=jurnal+ilmiah+armaja+ridwan&ie=utf-8&oe=utf-8

  • 12

    Kabupaten Gorontalo. Journal Of Accounting ScienceVol.2 No.1 EISSN 2548-3501.

    http://ojs.umsida.ac.id/index.php/jas

    Mahmudi. (2016). Kinerja Keuangan Daerah. Bandung: Alfabeta

    Mardiasmo. (2009). Akuntansi Sektor Publik. Bandung; Andi

    Menurut Pemendagri No. 32 Tahun 2008. Pelaksanaan Desentralisasi.

    Mulatsih Endang Sri (2015). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) Terhadap

    Kemandirian Keuangan Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera

    Selatan Periode 2008-2012. Portofolio Volume 11 No.1,

    Mei.http://news.palcomtech.com/wp-

    content/uploads/downloads/2016/09/ENDANG_JE050315.pdf

    Peraturan Pemerintah UU No. 71 Tahun 2010. Tentang Laporan Keuangan.

    Peraturan Pemerintah Pasal 4 No. 105 Tahun 2000. Tentang Pengelolahan

    Keuangan Daerah.

    Peraturan Pemerintah UU No. 23 Tahun 2014. Tentang Pemerintah Daerah.

    Putri Zuwesty Eka .(2015). Analisis Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU) dan Inflasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di

    Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Bisnis dan Manajemen Vol. 5, No. 2, Oktober 2015.https://anzdoc.com/zuwesty-eka-putri-uin-

    syarif-hidayatullah-jakarta.html

    Sari Indah Puspa (2016). PengaruhUkuranPemerintah Daerah, PAD, leverage,

    Dana Perimbangan dan Ukuran Legislatif Terhadap Kinerja Keuangan

    Pemerintah Daerah. JOM Fekon Vol.3 No.1 (Februari).

    https://media.neliti.com/media/publications/115984-ID-pengaruh-ukuran-

    pemerintah-daerah-pad-le.pdf

    Sujarweni, V. Wiratna. (2015). Metodelogi Penelitian Bisnis dan Ekonomi.

    Yogyakarta : Pustaka Baru Press.

    Sugiyono. (2017). Statistik untuk Penelitian. Bandung; Alfabeta.

    Undang-Undang No.33 Tahun 2004 Pasal 1 ayat 9. Tentang Dana Perimbangan.

    Utang Rosidin. (2015). Otonomi Daerah dan Desentralisasi. Bandung : Cv

    Pustaka Setia.

    Wati Masayu Rahma dan Catur Martian Fajar (2017). Pengaruh Pendapatan Asli

    Daerah dan Dana Perimbangan Terhadap Belanja Daerah Kota Bandung.

    Jurnal Kajian Akuntansi Vol.1

    (1).http://jurnal.unswagati.ac.id/index.php/jka

    http://ojs.umsida.ac.id/index.php/jashttp://news.palcomtech.com/wp-content/uploads/downloads/2016/09/ENDANG_JE050315.pdfhttp://news.palcomtech.com/wp-content/uploads/downloads/2016/09/ENDANG_JE050315.pdfhttps://anzdoc.com/zuwesty-eka-putri-uin-syarif-hidayatullah-jakarta.htmlhttps://anzdoc.com/zuwesty-eka-putri-uin-syarif-hidayatullah-jakarta.htmlhttps://media.neliti.com/media/publications/115984-ID-pengaruh-ukuran-pemerintah-daerah-pad-le.pdfhttps://media.neliti.com/media/publications/115984-ID-pengaruh-ukuran-pemerintah-daerah-pad-le.pdfhttp://jurnal.unswagati.ac.id/index.php/jka

  • 13

    Wenny Cherry Dhia (2012). Analisis Pengaruh Asli Daerah (PAD)

    Terhadap Kinerja Keuangan pada Pemerintah Kabupaten dan Kota di

    Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Ilmiah STIE MDP Vol.2 No.1,

    September. http://eprints.mdp.ac.id/676/1/4.%20CHERRYA%20.pdf

    http://eprints.mdp.ac.id/676/1/4.%20CHERRYA%20.pdf