Makalah Blok 8

  • View
    33

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Makalah Blok 8

Mekanisme Kardiovaskular pada Manusia

Anggraini Hertanti102012440Fakultas Kedokteran UmumUniversitas Kristen Krida WacanaJl. Terusan Arjuna No.6 Kebon Jeruk, Jakarta BaratEmail: Anggrainy_eny@yahoo.co.id

Pendahuluan Menjaga kesehatan jantung sangatlah penting, mengingat jantung sebagai organ utama dalam saluran peredaran darah. Dari itu penting bagi kita untuk melakukan pencegahan dini agar tidak mengalami gangguan kedepannya nanti. Jantung merupakan organ utama dalam menentukan hidup manusia dan sentral organ yang menentukan reaksi kinerja organ tubuh yang lain. Oleh karena itu, menjadi sangat penting bagi kita terutama yang sudah menginjak usia 40 tahun ke atas untuk menjaga jantung agar tetap sehat.Sistem SirkulasiPunya 3 komponen dasar:1. Jantung, berfungsi sebagai pompa yang memberi tekanan pada darah untuk menghasilkan gradien tekanan yang dibutuhkan untuk mengalirkan darah ke jaringan. Seperti semua cairan, darah mengalir menuruni gradien tekanan dari daerah tekanan tinggi ketekanan yang lebih rendah.2. Pembuluh darah, berfungsi untuk mengarahkan dan menyebarkan darah dari jantung kesemua bagian tubuh dan kemudian kembali ke jantung.3. Darah, merupakan medium pengankut tempat larut atau tersuspensinya bahan-bahan (misalnya O2, CO2, nutrien, zat sisa, elektrolit dan hormon) yang akan diangkut jarak jauh keberbagai bagian tubuh.Darah terus menerus mengaliri sistem sirkulasi ke dan dari jantung melalui dua lengkung vaskular (pembuluh darah) terpisah, dengan keduanya berasal dari dan berakhir di jantung. Sirkulasi paru (pulmonalis) terdiri dari lengkung tertutup pembuluh-pembuluh yang mengangkut darah antara jantung dan paru. Sirkulasi sistemik antara jantung dan sistem tubuh lain.1Struktur JantungJantung adalah sebuah organ berotot dengan empat ruang yang terletak dirongga dada, di bawah perlindungan tulang iga, sedikit kesebelah kiki sternum. Jantung terdapat di dalam sebuah kantung longgar berisi cairan yang disebut perikardium. Keempat ruang jantung tersebut adalah atrium kiri dan kanan serta ventrikel kiri dan kanan. Atrium terletak di atas ventrikel dan saling berdampingan. Atrium dan ventrikel dipisahkan satu dari yang lain oleh katup satu arah. Sisi kiri dan kanan jantung dipisahkan oleh dinding jaringanyang disebut septum. Dalam keadaan normal tidak terjadi pencampuran darah antara kedua atrium, kecuali pada masa janin, dan tidak pernah terjadi pencampuran darah antara kedua ventrikel pada jantung sehat. Semua ruangtersebut dikelilingi oleh jaringan ikat. Jantung mendapat suplai persarafan yang luas.2

Gambar 1. JantungDinding jangtung tersusun atas otot jantung, miokardium, yang diluar terbungkus oleh perikardium serosum yang disebut epikardium. Dan bagian dalam diliputi oleh oleh selapis endotel, yang disebut endokardium. Jantung dibagi oleh septa vertikal menjadi empat ruang, yaitu atrium, sinistrum, ventrikel kanan, dan ventrikel kiri. Atrium kanan terletak anterior terhadap atrium kiri dan ventrikel kanan anterior terhadap ventrikel kiri. Atrium kanan yang berdinding tipis ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan darah dan sebagai penyalur darah dari vena-vena sirkulasi sistemik yang mengalir keventrikel kanan. Darah yang berasal dari pembuluh vena ini masuk kedalam atrium kanan melalui vena cava superior, vena cava inferior, dan sinus coronarius. Vena cava superior dan inferior membawa darah yang tidak mengandung oksigen daritubuh kembali ke jantung, sedangkan sinus coroner membawa kembali darah dari dinding jantung itu sendiri. Atrium kiri terletak dibagian superior kiri jantung berukuran lebih kecil dari atrium kanan, tetapi dindingnya lebih tebal. Atrium kiri menampung empat vena pulmonalis yang mengembalikan darah teroksigenasi dari paru-paru. Darah mengalir dari atrium kiri kedalam ventrikel kiri melalui katup mitralis.1Ventrikel berdinding tebal, bagian ini mendorong darah keluar jantung menuju arteri yang membawa darah meninggalkan jantung. Vantrikel kanan terletak dibagian inferior kanan pada apex jantung. Ventrikel kanan berhubungan dengan atrium kanan melalui ostium atrioventriculare kanan dan dengan truncus pulmonalis melalui ostium trunci pulmonalis. Waktu rongga mendekati ostium trunci pulmonalis bentuknya berubah menjadi seperti corong, tempat ini disebut infundibulum. Darah meninggalkan ventrikel kanan melalui trunkus pulmonar dan mengalir melewati jarak yang pendek keparu-paru. Ventrikel kiri berhubungan dengan atrium kiri melalui ostium atrioventriculare kiri dan dengan dengan aorta melalui ostium aortae. terletak dibagian inferior kiri pada apex jantung. Tebal dindingnya 3 kali tebal dinding ventrikel kanan. Darah meninggalkan ventrikel kiri melalui aorta dan mengalir keseluruh bagian tubuh kecuali paru-paru.3Trabeculae carneae adalah hubungan otot bundar atau tidak teratur yang menonjol dari permukaan bagian dalam kedua ventrikel ke rongga ventikular. terdapat otot papilaris adalah perlekatan korda kolagen katup jantung (cordae tendineae). Pita moderator (trabekul septomarginal) adalah pita lengkung otot pada ventrikel kanan yang memanjang ke arah tranversal dari septum interventrikular menuju otot papilaris anterior.otot inimembantu dalam transmisi penghantaran impuls untuk kontraksi jantung.1Otot jantung terdiri dari sel otot yang sangat khusus yang disebut serabut otot. Selain berkontraksi seperti sel otot lain sebagai respon terhadap potensial aksi yang dihasilakan dari strimulasi neural, tetapi banyak serabut otot jantung mampu melepaskan sendiri potensial aksinya yang mencetuskan kontraksi jantung. Serabut otot jantung terdiri dari pita filamen protein, yang disebut miofilamen yang tak berangkai satu sama lain.2Katup Jantung Darah mengalir melalui jantung dalam satu arah tetap dari vena ke atrium ke ventrikel ke arteri. Adanya empat katup jantung searah memastikan darah mengalir satu arah. Katup-katup terletak sedemikian rupa sehingga mereka membuka dan menutup secara pasif karena perbedaan tekanan. Keempat katup jantung berfungsi untuk mempertahankan aliran darah searah melalui bilik-bilik jantung. Ada 2 jenis katup, yaitu katup atrioventrikularis (AV), yang memisahkan atrium dengan ventrikel dan katup semilunaris, yang memisahkan arteri pulmonalis dan aorta dari ventrikel yang bersangkutan. Katup-katupini membuka dan menutup secara pasif,menanggapi tekanan dan volume dalam bilik dan pembuluh darah jantung.5 Katup atrioventrikularisTerdiri dari katup trikuspidalis dan katup mitralis. Daun-daun katup atrioventrikularis halus teteapi tahan lama. Katup trikuspidalis yang terletak antara atrium dan ventrikel kanan mempunyai 3 buah daun katup. Katup mitralis yang memisahkan atrium dan ventrikel kiri, merupakan katup bikuspidalis dengan dua buah daun katup. Daun katup ini terhambat melalui berkas-berkas tipis jaringan fibrosa yang disebut chorda tendinae akan meluas menjadi otot kapilaris, yaitu tonjolan otot pada dinding ventrikel. Chorda tendinae menyokong katup pada waktu kontraksi ventrikel untuk mencegah membaliknya daun katup kedalam atrium. Apabila chorda tendinae atau otot papilaris mengalami gangguan (rupture, iskemia), darah akan mengalir kembali ke dalam atrium jantung sewaktu ventrikel berkontraksi. Pencegahan pembalikan katup AV, pembalikan katup AV dicegah oleh ketegangan pada daun katup yang ditimbulkan oleh chorda tendinae sewaktu otot papilaris berkontraksi.1 Katup SemilunarisKedua katup semilunaris sama bentuknya, katup ini terdiri dari 3 daun katup simetris yang menyerupai corong yang tertambat kuat pada annulus fibrosus. Katup aorta terletak antara ventrikelkiri dan aorta, sedangkan katup pulmonalis terletak antara ventrikel kanan dan arteria pulmonalis. Katup semilunaris mencegah aliran kembali darah dari aorta atau arteria pulmonalis ke dalam ventrikel, sewwaktu ventrikel dalam keadaan istirahat. Tepat di atas daun aorta, terdapat kantung menonjol dari dinding aorta dan arteria pulmonalis, yang disebut sinus valsava.muara arteria coronaria terletak dalam kantung-kantung tersebut. Sinus-sinus ini melindungi muara coronaria tersebut dari penyumbatan oleh daun katup,pada waktu aorta terbuka.1

Gambar 2. Katup jantungPembuluh DarahPembuluh darah adalah serangkaian tuba tertutup yang bercabang dan membawa darah dari jantung ke jaringan kemudian kembali kejantung. Ada tiga jenis pembuluh utama, arteri, kapiler, dan vena. Arteri berfungsi untuk membawa darah meninggalkan jantung. Kapiler adalah saluran mikroskopik untuk pertukaran nutrien dan zat sisa diantara darah dan jaringan. Kapiler menghubungkan arteriol dan venula. Seluruh jaringan memiliki kapiler kecuali kartilago, rambut, kuku dan kornea mata. Sedangkan vena berfungsi membawa darahkembali kejantung.5

Gambar 3. Pembuluh DarahDarah Darah adalah plasma atau cairan darah beserta butir-butir eritrosit (darah merah), lekosit (darah putih),dan trombosit. Serum adalah cairan yang didapatkan jika darah dibiarkan membeku, merupakan plasma yang telah kehilangan fibrinogen atau faktor pembekuan darah. Serum juga merupakan bagian darah yang mengandung zat anti (antibody) terhadap macam-macam racun (toxin) yang dikeluarkan bakteri atau virus. Fungsi darah sangat banyak, ketika respirasi darah berfungsi mengangkut oksigen dari paru-paru ke jaringan dan CO2 dari jaringan ke paru-paru. Nutrisi, mangangkut zat makanan yang diserap. Mengakut zat sisa metabolik ke ginjal, paru-paru, kulit, dan usus untuk dibuang. Memelihara keseimbangan asam basa normal dalam tubuh. Mengatur keseimbangan air melalui effek darah pada pertukaran air antara cairan yang beredar dan cairan jaringan. Dan masih banyak lagi fungsi dari darah.6Konsentrasi protein plasma penting dalam menentukan distribusi cairan antara darah dan jaringan. Di arteriol tekanan hidrostatik adalah sekitar 37 mmHg, dengan tekanan interstisium (jaringan) 1 mmHg melawan tekanan tersebut. Tekanan osmotik (tekanan onkotik) yang ditimbulkan oleh protein plasma adalah sekitar 25 mmHg. Oleh karena itu, terdapat gaya netto ke