Makalah Abe Skenario 2 blok 8

  • View
    11

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

maklah skenario 2 blok 8

Text of Makalah Abe Skenario 2 blok 8

Sirkulasi Darah pada Ekstremitas InferiorAbednego Tri Novrianto102013320/D8Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida WacanaArjuna Utara No. 6 Jakarta 11510abednegonovrianto@yahoo.com Abstrak : Anatomi, fisiologi, dan histologi adalah ilmu yang mempelajari tentang mahluk hidup. Anatomi adalah cabang dari biologi dan kedokteran yang mempelajari tentang struktur tubuh mahluk hidup. Fisiologi manusia adalah ilmu fungsi mekanik, fisik, dan biokimia manusia, organ, dan sel-sel yang membentuknya. Pada makalah ini akan dibahas tentang jantung, mekanisme jantung, struktur, pembuluh darah, dan berbagai pengaruh pada aliran balik vena.Kata Kunci : jantung, mekanisme jantung, struktur jantung, aliran balik vena.Abstract : Anatomy, physiology, and histology is the study of living things. Anatomy is a branch of biology and medicine that studies the structure of the living body. Human physiology is the science of the function of mechanical, physical, and human biochemistry, organs, and cells that make it up. This paper will discuss about the heart, the heart of the mechanism, structure, blood vessels, and various influences on venous return.Keywords: cardiac, cardiac mechanism, the structure of the heart, an enzyme that plays a role.Keywords: heart, heart mechanism, the structure of the heart, venous return.

Pendahuluan Anatomi, fisiologi, dan histologi adalah ilmu yang mempelajari tentang mahluk hidup. Anatomi adalah cabang dari biologi dan kedokteran yang merupakan pertimbangan struktur makhluk hidup. Fisiologi adalah ilmu fungsi sistem kehidupan, mencakup bagaimana organisme, organ, sistem organ, sel, dan bio-molekul melaksanakan fungsi kimia atau fisik yang ada dalam sistem hidup. Sedangkan histologi adalah studi tentang anatomi mikroskopik sel dan jaringan tumbuhan dan hewan. Hal ini dilakukan dengan memeriksa sel dan jaringan umum oleh sectioning dan pewarnaan, diikuti dengan pemeriksaan di bawah mikroskop cahaya atau mikroskop elektron. Dalam kasus kali ini, akan membahas tentang kardiovaskular dan juga tentang mekanisme kerja yang berlangsung di sistem kardiovaskular. Selain itu akan dibahas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi aliran balik vena.

Struktur Makroskopik JantungJantung merupakan organ muscularis yang mempunyai rongga di dalamnya dan berbentuk kerucut (conus) dengan ukuran sebesar kepalan tangan pemiliknya. Jantung bersandar pada diaphragma di antara bagian inferior kedua paru dan dibungkus oleh membran khusus yang disebut pericardium. Jantung terletak di dalam mediastinum media pars inferior, di sebelah ventral ditutupi oleh sternum dan cartilago costalis III-VI.1

Bagian Bagian JantungJantung mempunyai empat ruang yaitu atrium dextrum yang mempunyai ketebalan dinding kurang lebih 2 mm dan volume kurang lebih 57 cc, atrium sinistrum yang ukuranya sedikit lebih kecil dibanding yang dextra, mempunyai dinding yang lebih tebal kurang lebih 3 mm, ventriculus dextrum yang menempati sebagian besar dari fascies ventralis dengan tebal dinding 1/3 tebal dinding ventriculus sinister, ventriculus sinister yang ikut membentuk sebagian kecil fascies sternocostalis dan separuh facies diaphragmatica, puncaknya membentuk apex cordis. Ventriculus ini lebih panjang, lebih conus, dan dindingnya tiga kali lebih tebal daripada yang dextra.Di antara kedua atrium dan ventriculus dexter dan sinister dipisahkan oleh septum interartrium dan septum interventricularis, sehingga jantung terpisah menjadi dua bagian, dextra dan sinistra. Jantung bagian dextra di dalam tubuh letaknya lebih ke arah ventral dan yang sisi sinistra lebih ke arah dorsal. Pada permukaan luar jantung, dapat dijumpai yaitu Sulcus coronarius adalah sulcus yang melingkari jantung di antara ventricel atrium. Sulcus ini ditempati oleh vasa yang mendarahi jantung. Di bagian ventral sulcus coronarius ini kurang jelas sebab tertutup oleh conus arteriosus. Sulcus yang kedua adalah Sulcus interventricularis anterior. Sulcus ini memisahkan kedua ventriculus dexter dan sinisttra dan terletak pada facies sternocostalis. Sulcus ketiga yaitu Sulcus interventricularis posterior. Sulcus ini terletak pada facies diaphragmatica, dan memisahkan ventriculus dexter dan sinistra. Kedua sulcus ini saling bertemu di apex cordis sebagai incisura yang disebut incisura apicis cordis.2

Gambar 1. Struktur anatomi makroskopis jantung.Sumber : www.sentra-edukasi.com

Jantung mempunyai katup tersendiri. Katup jantung terdiri atas 4 yaitu:31. Katup trikuspid: yang memisahkan atrium kanan dengan ventrikel kanan.2. Katup mitral atau bikuspid : yang memisahkan antara atrium kiri dengan ventrikel kiri serta dua katup semilunar yaitu katup pulmonal dan katup aorta.3. Katup pulmonal : katup yang memisahkan ventrikel kanan dengan arteri pulmonalis. 4. Katup aorta adalah katup yang memisahkan ventrikel kiri dengan aorta.

Vaskularisasi Jantung4Jantung mendapat pendarahan dari a.coronaria cordis yang merupakan cabang dari aorta ascendens (gambar 3). a.coronaria cordis ini ada dua: A.coronaria dextra: timbul dari sinus aorticus anterior, mula-mula berjalan ke anterior dextra untuk muncul di antara trunctus pulmonalis dan auricula dextra, kemudian berjalan inferior dextra pada sulcus atrioventricularis menuju pertemuan margo dextra dan inferior cordis, untuk kemudia berputar ke sinistra sepanjang bagian posterior jantung sampai sulcus interventricularis posterior, dimana ia beranastomosis dengan a.coronaria sinistra. A.coronaria sinistra: timbul dari sinus aorticus posterior sinistra, berjalan ke anterior di antara trunctus pulmonalis dan auricula sinistra kemudian membelok ke sinistra menuju sulcus atrioventricularis anterior sebagai a.interventricularis anterior, kemudian berjalan posterior mengelilingi margo sinistra untuk berjalan bersama sinus coronarius sampai sejaun sulcus interventricularis posterior sebagai a.interventricularis posterior dimana ia akan beranastomosis dengan yang dextra.

Gambar 2. Vaskularisasi arteri coronaria dextra dan sinistra.Sumber : www.sentra-edukasi.com

Struktur Mikroskopis jantung5Dinding jantung terdiri dari 3 lapisan yaitu endokardium, miokardium dan epikardium. Endokardium adalah homolog dengan tunika intima vena. Dibatasi oleh endotel, ia terletak pada lapisan subendotel dari jaringan penyambung jarang yang tipis. Yang menghubungkan miokardium dan lapisan subendotel adalah lapisan subendokardial dari jaringan penyambung yang mengandung vena, nervus dan cabang-cabang sistem penghantar impuls. Miokardium terdiri atas sel-sel otot jantung yang tersusun dalam bentuk spiral yang kompleks. Sebagian besar lapisan ini melekatkan dirinya pada rangka fibrosa jantung. Sel-sel otot jantung dibagi dalam 2 kelompok: sel-sel kontraktil dan sel-sel yang menimbulkan dan menghantarkan signal, mengakibatkan denyut jantung. Epikardium adalah membran serosa jantung, membentuk batas viseral perikardium. Di luar, dilapisi oleh epitel selapis gepeng yang disokong oleh lapisan jaringan penyambung yang tipis.Rangka Jantung merupakan bangunan penyokong, tempat sebagian besar otot jantung dan katup jantung melekat,sebagian besar terdiri atas jaringan ikat padat bagian utamanya adalah septum membranaseum, trigonum fibrosum, annulus fibrosus. Gambar 3. Lapisan jantungSumber : www.sentra-edukasi.com

Struktur Mikroskopis Pembuluh Darah5Pembuluh darah secara garis besar dibagi menjadi 3 bagian, yaitu; arteri, vena, dan kapiler. Tiga kategori utama arteri adalah arteri elastis, arteri muskular, dan arteriol kecil. Diameter arteri secara berangsur mengecil setiap kali bercabang sampai pembuluh terkecil, yaitu kapiler.5Arteri elastis adalah pembuluh paling besar di dalam tubuh. Di antaranya adalah trunkus pulmonal dan aorta serta cabang-cabang utamanya. Dinding pembuluh ini terutama terdiri atas serat elastis yang memberi kelenturan dan daya pegas selama aliran darah. Arteri elastis bercabang menjadi arteri berukuran sedang yaitu arteri muskular yang merupakan pembuluh darah terbanyak di tubuh. Arteri muskular mengandung lebih banyak serat otot polos pada dindingnya. Arteriol adalah cabang terkecil sistem arteri. Dindingnya terdiri atas satu-lima lapisan serat otot polos.Struktur dinding aorta mirip dengan struktur dinding arteri, namun serat-serat elastin coklat tua merupakan bagian terbesar tunika media, dengan sel-sel otot polos tidak sebanyak pada arteri muskular. Jaringan lain di dalam dinding aorta tetap tidak terpulas atau hanya terpulas lemah. Ukuran dan susunan lamina elastika di tunika media jelas terlihat dengan pulasan elastin. Namun, sel-sel otot polos dan serabut el astin halus di antara lamina tetap tidak terpulas. Luasnya tunika intima dapat ditetapkan, namun tetap tidak terpulas. Membran elastika pertama adalah lamina elastika interna. Kadang-kadang lamina yang lebih kecil tampak pada jaringan ikat subendotel, dan berangsur beralih menjadi lamina yang lebih besar pada tunika media. Tunika adventisia juga tidak terpulas adalah zona sempit serat kolagen. Di dalam aorta dan arteri pulmoner, tunika media yang mencakup sebagian besar dinding pembuluh sedangkan tunika adventisia menipis. Dinding arteri secara khas mengandung tiga lapisan tunika konsentris. Lapisan terdalam adalah tunika intima terdiri atas endotel dan jaringan ikat subendotel dibawahnya. Lapisan tengah adalah tunika media, terutama terdiri atas serat otot polos yang mengitari lumen pembuluh. Lapisan terluar adalah tunika adventisia, terutama terdiri atas serat-serat jaringan ikat. Arteri muskular berukuran sedang juga memiliki sebuah pita berombak tipis dari serat elastis yang disebut lamina elastika interna yang bersebelahan dengan tunika intima. Pita lain terdiri atas serat-serat elastis berombak terdapat pada perifer tunika media, disebut juga sebagai lamina elastika eksterna.Kapiler adalah pembuluh darah terkecil dengan diameter rata-rata 8 m hampir sama dengan diameter eritrosit. Terdapat tiga jenis kapiler yaitu kapiler kontinu, kapil