Click here to load reader

Geostrategi Indonesia1

  • View
    28

  • Download
    6

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Strategi geografis indonesia

Text of Geostrategi Indonesia1

Geostrategi Indonesia

Latar belakangSecara geografis, Indonesia terletak di tempat yang sangat strategis dimana di antara dua benua di dunia yaitu Asia dan Australia.Banyak masalah dan manfaat yang ditimbulkan oleh posisi Indonesia sendiri.Negara Indonesia selalu menjadi jalur perhubungan seperti ekspor barang antar negara sehingga diperlukan suatu aturan yang dapat menjaga ketahanan Nasional.Trigatra1.Gatra Letak GeografisJumlah pulau 17.534 buah

Luas wilayah 7.3 juta km dengan luas daratan 1.919.170 km dan luas perairan 5.4 juta km

Terletak diantara 95o dan 141o Bujur Timur serta antara 6o Lintang Utara dan 11o Lintang Selatan

Berbatasan dengan Papua Nugini, Australia, dan Timor Leste di bagian Timur; dengan India (Pulau Nicobar), Malaysia, Singapura, Philipina, dan Vietnam di bagian Utara.

BackSumber : http://www.tempo.co/read/news/2012/01/09/078376023/Selain-Tak-Tertib-Papua-Nugini-Juga-Dinilai-Sewenang-wenangPengamat intelijen Mardigu Wawiek Prabowo menilai Indonesia kembali ditantang untuk bisa lebih tegas terkait masalah perbatasan negara. Mardigu menilai keputusan TNI AU melakukan intersepsi atau pencegatan terhadap pesawat udara Papua Nugini yang melintas di wilayah udara Indonesia sudah tepat. "Tetapi ini justru menjadi tantangan tersendiri buat kita agar hal semacam ini tidak lagi terulang," katanya saat dihubungi.

Mardigu menambahkan Papua Nugini sudah bertindak sewenang-wenang dengan hanya menggunakan izin pesawat Global Express milik India untuk masuk dalam wilayah udara Indonesia. "Setahu saya ada pemahaman tidak tertulis soal perizinan terbang di wilayah udara negara lain. Seperti Singapura misalnya, dia sangat patuh soal ini," katanyaBackTrigatra (Continued)2.Gatra Kekayaan AlamPasal 33 ayat (3) UUD-45Kekeayaan Alam:Hayati (pertanian, perternakan)Non- Hayati (air, tanah, mineral)Sifat:Terbarukan (peternakan, pertanian)Tak Terbarukan (minyak bumi, batu bara)Abadi (panas matahari)Pengolahaninventarisasi jumlah, mutu jenis dan penyebaran kekayaan alam untuk mengetahui potensi riil yang dapat dimanfaatkan.

Menyusun kebijaksanaan dan peraturan tentang penggunaan yang efisien

Membuat perencanaan jangka panjang dengan pendekatan yang komprehensif serta dilaksanakan

BackSumber http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/02/25/178372/10/Revitalisasi-PertambanganMasyarakat mungkin mengira pemasukan negara terkait usaha pertambangan yang melibatkan perusahaan asing, sangat besar, padahal faktanya tidak. Pemasukan dari Freeport untuk negara kita hanya sekitar Rp 20 triliun (Abhisam DM, 2011), Selama ini, posisi Indonesia dalam pengelolaan tambang atau sumber daya alam lain terlihat lemah dalam negoisasinya dengan pihak asing. Padahal bahan tambang itu milik kita sehingga Indonesia seharusnya lebih berhak mengatur untuk kondisi yang lebih menguntungkan, bukannya dipermainkan oleh pengusaha asing.

BackTrigatra (Continued)3. Gatra demografi / kependudukanAda 4 masalah pokok di dalam bidang kependudukan, yaitu;a. Jumlah besar dengan pertumbuhan yang tinggi.b. Komposisi penduduk: umur, grup etnik, agama, sex , pendidikan, profesi.c. Sebaran, ketidakmerataan penduduk (terpusat di Pulau Jawa dan Madura)d. Kualitas penduduk.

BackSumber : http://www.faktapos.com/nasional/13207/mendagri-amalkan-pancasila-sebagai-ideologiMenurut Mentri Dalam Negeri Gamawan Fauzi dalam realitas kehidupan berbangsa saat ini, kehidupan sehari-hari masyarakat semakin menjauh dari nilai-nilai Pancasila. Kondisi ini tercermin dari adanya kelompok masyarakat yang meragukan validitas Pancasila.

"Ada kelompok masyarakat yang ingin menggantikan Pancasila dengan ideologi lain melalui cara-cara kekerasan," kata Gamawan dalam forum yang mengambil tema "Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan dalam Rangka Mewujudkan Masyarakat yang Demokratis" tersebut.

BackPancagatra (Continued)2. Gatra Politik

Secara umum politik adalah bermacam kegiatan dalam suatu sistem negara yang menyangkut:- Proses pembentukan tujuan negara.

- Penentuan kebijakan umum.

- Pembagian dan pengaturan kekuasaan.

BackPancagatra (Continued)3.Gatra ekonomi

Terdiri dari 3 aspek yaitu:Distribusi pendapatan masing-masing masyarakat dan partisipasinya dalam memproduksi pendapatan nasional.Pembangunan ekonomi nasional yang menuju kepada struktur perkembangan nasional, yakni unsur-unsur nasional dan golongan rakyat banyak harus mendapat pembagian serta peranan yang adil dan seimbang.Ketahanan Nasional akan semakin relatif tinggi bilamana semakin terjaminnya pencukupan dan tersedianya barang/jasa yang penting sesuai kebutuhan golongan masyarakat yang memerlukan.

BackSumber http://www.infobanknews.com/2012/01/ekonomi-indonesia-2012-siap-lepas-landas/Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan mengalami penurunan dalam 7 tahun terakhir, dari 36,1 juta orang atau 16,66% pada Februari 2004 menjadi 29,9 juta orang atau 12,36% pada September 2011.Tingkat pertumbuhan ekonomi 2011 sebesar 6,5%, merupakan yang tertinggi di ASEAN. Sementara laju inflasi 3,79% menjadi yang terendah di Asia Pasifik. Angka ekspor yang tumbuh dua kali lipat dari 70 miliar dollar AS (2004) menjadi 200 miliar dollar AS pada 2011BackPancagatra (Continued)4.Gatra Sosial BudayaFaktor-Faktor yang mempengaruhi:AgamaNilai pertama dan yang merupakan nilai tertinggi dari ideologi dan falsafah bangsa dan negara adalah nilai Ketuhanan Yang Maha EsaDalam masyarakat Pancasila peranan agama jelas sangat besar, setiap umat beragama diakui sepenuhnya akan haknya menjalankan ibadahnya menurut agama dan kepercayaan ituTradisi Nilai, norma dan lembaga-lembaga sosial yang terkandung didalam tradisi akan sangat mempengaruhi Tannas Indonesia di bidang sosial budaya. Hal ini bergantung kepada pangkal tolak tradisi pada ukuran dari nilai-nilai luhur dalam falsafah dan ideologi Pancasila dan UUD 1945.PendidikanPendidikan secara sadar dan tertib berfungsi merubah sikap, tingkah laku dan nilai sosial budaya kearah yang dikehendaki.Pendidikan mengubah serta meniadakan nilai-nilai sosial budaya yang kurang menunjang peningkatan Tannas dibidang sosial budaya.

BackSumber http://berita.liputan6.com/read/101057/misteri-arca-borobudur-yang-hilangBerdasarkan riset Tim Sigi selama tahun `90-an, sekurangnya terjadi 130 kasus pencurian cagar budaya. Hanya 20 kasus yang berhasil terungkap. Sejauh ini, masih sulit menaksir seberapa besar benda tak ternilai itu yang ada di tangan kolektor lokal maupun asing.BackPancagatra (Continued)5. Gatra Pertahanan dan Keamanan Negara

Pertahanan dan keamanan negara Indonesia adalah daya upaya rakyat semesta Indonesia dengan TNI dan Polri sebagai intinya.

Sebagai fungsi utama pemerintah dan negara Republik Indonesia dalam menegakkan Ketahanan Nasional dengan tujuan mencapai keamanan bangsa dan negara, serta keamanan perjuangannya.

BackPancagatra (Continued)Faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan dan keamanan negara, antara lain:Geografi Untuk dapat mempertahankan negara sesuai dengan sifat geografi Indonesia yang berupa Nusantara diperlukan kekuatan Hankamneg yang bermutu, mahir dalam melaksanakan operasi-operasi gabungan, memiliki kemampuan strategis yang memadai sebagai faktor penangkal dengan kemampuannya untuk menguasai dan melindungi setiap titik, setiap jengkal tanah dan wilayah perairan di setiap penjuru tanah air.Kondisi Internasional Adanya tekanan-tekanan internasional yang dalam kelanjutannya dapat berwujud dan berakibat timbulnya konflik-konflik bersenjata.Ilmu Pengetahuan dan TeknologiPerkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang lambat dan tertinggal di Indonesia sehingga perlu diambil langkah yang konkrit untuk mengurangi lebarnya jurang ketinggalan tersebut. BackPancagatra (Continued)Faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan dan keamanan negara, antara lain (lanjutan):

Keterbatasan Sumber DayaSumber daya makin lama semakin langka, sedang kebutuhan manusia terus meningkat, seolah-olah tidak ada batasnya. Oleh karena itu selalu ada penyesuaian antara kebutuhan dengan sumber daya yang ada.

Kepemimpinan dan PengelolaanBerhasil atau gagalnya usaha bangsa Indonesia dibidang Hankamneg akan sangat dipengaruhi oleh adanya kepemimpinan yang kuat, bersih dan berwibawa dan dinamis, terlebih-lebih pada masa-masa darurat dimana kepemimpinan diperlukan untuk dapat menjamin kelangsungan kehidupan nasional yang merdeka dan berdaulat.

BackADA PERTANYAAN???BackTERIMA KASIH