of 37 /37
KEWARGANEGARAAN KOLONEL SUS DRS. H. MARDOTO, M.T.

Geostrategi mardoto

Embed Size (px)

Citation preview

Page 1: Geostrategi mardoto

KEWARGANEGARAAN

KOLONEL SUS DRS. H. MARDOTO, M.T.

Page 2: Geostrategi mardoto

KETAHANANNASIONALGeostrategi Indonesia

Page 3: Geostrategi mardoto

PANCASILAUUD 1945

CARA

PANDANG

BANGSA

UTUHWILAYAH

N.K.R.IPERWUJUDAN

KEPULAUAN NUS.

sebagai

S A T U

KESATUAN

SELURUHASPEK HIDUP

• W A D A H( R.A.K )

• I S I( ASPIRASI )

•TATA LAKU( KESEPAKATAN )

UTAMAPERST. KEST.

BANGSA

DIRI &

LING.

Page 4: Geostrategi mardoto

IDE DASAR EKONOMI,

POLITIK, MILITER

STRATEGI

PEMBANGUNAN

NASIONAL

CIKAL BAKAL

KETAHANAN REVOLUSI

PIDATO IR SOEKARNO

20 MEI 1965

Tangguh Ulet

Dinamika

Manusia

Infrastruktur

Momentum

KETAHANAN NASIONAL

Tantangan Dalam

Negeri, Separatisme,

Implikasi Otda/

Desentralisasi

Konflik

Demokratisasi

Tantangan Eksternal

Global

HAM, Perdagangan Bebas

Teknologi Informasi

Demokratisasi

KONSEP OPERASIONAL

GEOGRAFI

PENDEKATAN

GEOPOLITIK

PENDEKATAN

GEOSTRATEGI

Sos Budaya AgamaHankamEkoPolIdeo Iptek Hukum

Page 5: Geostrategi mardoto

}FILOSOFIS(PANCA SILA)

• TUHAN ILMU

• MANUSIA DO’A

• ALAM HARTA

M

2 SEGI

HUBUNGAN

MANUSIA

( M )

PEMBINAAN(KONSEP TN)

MACHLUK

SOSIAL( BINA )

AMAL(AKHIRAT

IPTEK & HUKUM

1. RUANG GEOG (1)

2. TEMAN DEMOG (2)

3. SUMBER SKA (3)

1. CITA-2 ID (4)

2. KUASA POL (5)

3. JAH EK (6)

4. ADAB SB (7)

5. AMAN HK (8)

MACHLUK

INDIVIDU( MODAL)

Page 6: Geostrategi mardoto

T

A

H

G

TANTANGAN MENGGUGAH KEMAMPUAN

KONSEPSIONAL

NYATA

POTENSIAL(LATEN)

?

OPM

RMS }?

EX. KIRI

EX. KANAN

EX. LAIN

WASPADAI

GUNAKAN

KONFLIK SARA DLM WUJUD DIKOTOMI

ADUDOMBA

FITNAH

AKAR MASALAH( TUNTAS )

DALAM

LUAR

1. K. K. N2. Hukum Lemah3. Pengangguran4. Kemiskinan5. Kesenjangan6. Keterbelakangan

1. Bencana Alam2. Krisis Multi Dimensi3. Perkemabngan Link.

ATASI

ANTISIPASI

LEMAH

KASUS

• Banyuwangi• Sampit• Poso• Issue Neg• Narkoba• Porno Grafi/Aksi

Page 7: Geostrategi mardoto

MASA DEPAN NKRI

SATU KESAMAAN

PIKIR – SIKAP - TINDAK

WASANTARA< GEOPOLITIK >

P & Kb

K W

TANNAS< GEOSTRATEGI >

JAMIN

Kam & Jah

BANGNAS< POLSTRANAS >

PENUHI

KEBUTUHAN

GEOGRAFI

Page 8: Geostrategi mardoto

KEDALAM

( D )KELUAR

( L )

JAMIN

KEPENTINGAN

NASIONAL

TEGAK

P & K. BANGSA

BANG. NAS

TERBENTUK SUATU NEGARA

< MAMPU TAHAN KEMERDEKAAN >

MEMBENTUK PEM. NEGARA

< MAMPU ISI KEMERDEKAAN >

TUJUAN

NASIONAL < TERCAPAI >

CITA-CITA

NASIONAL< TERWUJUD >

< L >

< D >

< D >

<CERMIN>

<JABAR>

Page 9: Geostrategi mardoto

GEOSTRATEGI

KETAHANAN NASIONAL

1. Aspek Idiologi dan Konstitusi.

2. Aspek Kewaspadaan.

3. Aspek Sosial Budaya & Agama.

4. Aspek Politik dan Pemdagri,

termasuk Pemerintahan Daerah.

5. Aspek Perekonomian.

Page 10: Geostrategi mardoto

ISU-ISU UTAMA/POKOK KE DEPAN:

1. Pendalaman secara komprehensif dan pemantapan hidup berbangsa dan bernegara dalam kerangka UUD 1945 dan Pancasila;

2. Pengelolaan/penanganan dinamika kemasyarakatan;

3. Penguatan nilai-nilai kebangsaan meliputi bahasa-bahasa, agama, karya seni, film, sinetron, warisan budaya, festival kedaerahan, pembauran dan akulturasi budaya;

4. Pengelolaan/penanganan dinamika politik dan pemerintahan dalam negeri, termasuk pemerintahan daerah; dan

5. Pengelolaan/penanganan dinamika perekonomian.

Page 11: Geostrategi mardoto

PRIBADI KELUARGA

MASYA-RAKAT

DANSISTEM SOSIAL

BANGSA DANNEGARA

KETAHANAN NASIONAL

TOMAS-TOGA-TODAT-TOPEM-TOLEK-TODA-TOBIS-TODIK

NARKOBA-MIRAS-PORNOGRAFI-JUDI-SEKS BEBAS-LAIN2 PENYAKIT SOSIAL

PETUALANG POLITIK-OPORTUNIS-PELAKU EKONOMI HITAM-KORUPTOR-LAIN2 KELOMPOK DGN PERILAKU MENYIMPANG

PIMPINAN RIIL

Page 12: Geostrategi mardoto

INTEGRASI

NASIONAL

INTEGRASI

KOERSIF

INTEGRASI

STRUKTURAL

FUNGSIONAL

INTEGRASI

NORMATIF

KESEPAKATAN/KEPATUHA

N/PENERIMAAN ATAS

NILAI2 KEBANGSAAN,

RASA SENASIB, CITA2

BERSAMA, SOLIDARITAS

ADANYA PERASAAN

SALING MEMBUTUHKAN &

KETERGANTUNGAN

FUNGSIONAL ANTAR

POK., KRN MSIG2 PUNYA

FUNGSI YG. KHAS

KEKUATAN MEMAKSA

YG TDK BISA

DIHINDARKAN DR POK

YG DOMINAN THD POK

LAIN

LEMAH:

PRIMORDIALISME

SEKTARIANISME

KUAT:

CHAUVINISME

LEMAH;

DISINTEGRASI

EKSPLOITASI

KUAT:

SEPARATIS

LEMAH:

ANARKHIS

KUAT:

FASIS

SEMU

Paulus Wirutomo (2004)

Page 13: Geostrategi mardoto

NEGARA BANGSA

KEMAMPUAN

PEMERINTAH DAN

SELURUH

KOMPONEN

PENYELENGGAR

A KEPENTINGAN

PUBLIK

(VARIABEL

PEMERINTAH)

SIKAP DAN PERILAKU

MASYARAKAT;

KOMITMEN DAN KEMAMPUAN

ANAK2 BANGSA UTK

MENERUSKAN SEJARAH

BANGSA DAN NEGARA SESUAI

CITA2 THE FOUNDING FATHERS

(VARIABEL RAKYAT)

KEMAMPUAN SELURUH

KOMPONEN BANGSA DAN

NEGARA MENJAGA DAN

MEMPERTAHANKAN

KEUTUHAN WILAYAH

NASIONAL

(VARIABEL WILAYAH)

CITA2

DINAMIKA

BANGSA

MASALAH2 INTERNAL

GLOBALISASI

TIGA VARIABEL UTAMA YG BERPENGARUH

TERHADAP EKSISTENSI NEGARA-BANGSA

Paulus Wirutomo (1999-2000)

Suryadinata (2000)

Giddens (1989)

Simbolon (2001)

Page 14: Geostrategi mardoto

KONDISI BANGSA

DAN NEGARA

PENINGKATANKAPASITAS PENYEL.

KEPENTINGAN BANGSA DAN NEGARA(PUBLIC GOVERNANCE)

SISTEM:KERANGKA

PERATURAN/

KEBIJAKAN PUBLIK

YG DUKUNG

PENCA-

PAIAN TUJUAN

KELEMBAGAAN:STRUKTUR ORG.,

MEKANISME DAN

TATA KERJA, DAN

HUB. ANTAR

ORG./ANTAR

LEMBAGA

INDIVIDU:KETRAMPILAN

IPTEK, ETIKA,

MOTIVASI, SIKAP

PENGELOLAAN KEHIDUPAN BERBANGSA

DAN BERNEGARA

Page 15: Geostrategi mardoto

NASIONALISME DAN

KETAHANAN NASIONAL

NASIONALISMEErnest Renan Sarjana Perancis ( 1823 – 1892 )

Nasionalisme tidak tergantung pada :

- Ras

- Bahasa

- Agama

Contoh :

Cina dan Jepang mempunyai ras yang sama, negaranya berbeda dan

masing – masing membentuk bangsa Cina dan bangsa Jepang.

Belgia, sebelah Utara berbahasa Belanda, sebelah Selatan berbahasa Perancis,

tetapi mereka adalah bangsa Belgia.

Swiss, sebelah Utara berbahasa Jerman, sebelah Barat berbahasa Perancis,

sebelah Selatan berbahasa Italia. Ketiga bahasa tersebut diakui sebagai

bahasa resmi.

Page 16: Geostrategi mardoto

Tesis Renan benar, bahwa nasionalisme tidak tergantung pada ras, bahasa, dan agama. Namun Nasionalisme ditentukan oleh kesamaan nasib di masa lalu dan

kesamaan harapan untuk masa depan.

Amerika, lebih banyak lagi, banyak sekali rasnya, bahasanya

dan agamanya. Sebaliknya di Timur Tengah, Mesir, Maroko,

sama – sama berbahasa Arab dan bahkan sebagian besar

beragama Islam, tetapi mereka membentuk bangsa sendiri-

sendiri.

NASIONALISME

Page 17: Geostrategi mardoto

Indonesia : - Suku – suku beragam

- Agama beragam

- Kebudayaan beragam

- Bahasa beragam (bahasa daerah)

Kesamaan nasib dan pengalaman pahit dijajah Belanda serta Jepang, menimbulkan

kesamaan harapan untuk hidup Sejahtera dan Aman kemudian membentuk

Bangsa Indonesia

NASIONALISME INDONESIA

Untuk itu pada tanggal 28 Oktober 1928 membuat pernyataan :

“Satu bangsa, Satu bahasa, Satu tanah air INDONESIA “

Pemupuk terkuat ialah Pengalaman pahit masa lalu.

Page 18: Geostrategi mardoto

STRATEGI

Untuk mencapai tujuan Sejahtera dan Aman diperlukan strategi, yakni Demokrasi.

Demokrasilah yang menyatukan keragaman.

Setelah penjajah sirna dari muka bumi Indonesia, maka kita menghadapi musuh baru, yakni : Kemiskinan dan Kebodohan.

Usaha mengusir kemiskinan dan kebodohan

itu harus kita lakukan bersama – sama .

Page 19: Geostrategi mardoto

Masalah besar yang kita hadapi sekarang.

* Kemampuan untuk hidup bersama di tengah – tengah perbedaan yang ada, sesama anak bangsa.

* Kemampuan untuk mampu bersaing di tengah arus globalisasi yang sarat dengan muatan kapitalisme liberal yang ganas.

* Nasionalisme kita harus mampu melahirkan anak bangsa yang :

* Melek Huruf

* Melek IPTEK

* Melek Politik

Generasi muda harus pintar dan mampu mengelola Sumber Daya Alam untuk kemakmuran rakyat Indonesia.

Agar pintar diperlukan uang yang cukup untuk biaya pendidikan dan giziuntuk kesehatan.

Di samping kesejahteraan, harus ada juga rasa aman bagi seluruh rakyat.

Cara mempertahankan Kesejahteraan dan Keamanan inilah yang dikenal dengan stratejik Ketahanan Nasional.

Page 20: Geostrategi mardoto

KETAHANAN NASIONAL

* Sebagai Kondisi

* Sebagai Konsep

* Sebagai Metode ( Strategi )

* Sebagai Doktrin

Multi Wajah

TANNAS

Kesejahteraan Keamanan

Memerlukan Pertahanan

Ekonomi Politik Sosbud SDA SDM Polisi Militer

( NirMiliter dan Militer )

Intelijen

Page 21: Geostrategi mardoto

SIFAT ANCAMAN

yang membutuhkan perhatian Kita

Ancaman Militer

1. Agresi

2. Pelanggaran Batas

Wilayah

3. Spionase

4. Sabotase

5. Aksi Teror

Bersenjata

6. Pemberontakan

Bersenjata

7. Perang Saudara

Ancaman Nir Militer

1. Penyelundupan

2. Pencurian Kekayaan

Alam

3. Konflik Kepentingan

4. Persoalan Politik

5. Narkotika

6. Imigran Gelap

7. Persoalan Batas

Wilayah Perbatasan

Ancaman

Sistem

Pertahanan

Negara

Mengastasi

Ancaman

Mengastasi

Ancaman

TNI,

Komponen

Cadangan,

Pendukung

Lembaga

Pemerintah

Nir Militer

Page 22: Geostrategi mardoto

PERKEMBANGAN LINGKUNGAN STRATEJIK,

POLITIK, EKONOMI DAN MILITER

1. Pengantar

Posisi silang Indonesia diapit oleh benua Asia dan Australia. Keamanan

dan Kesejahteraan harus dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh

rakyat Indonesia.

Lalu lintas antara negara-negara di belahan Utara menuju benua Australia

yang melewati wilayah Indonesia tidak sepantasnya dilewati begitu saja tanpa

kompensasi.

Page 23: Geostrategi mardoto

Apa yang diperlukan untuk mensejahterakan dan mengamankan Negara

dan Bangsa Indonesia ?

a. Perhatikanlah agenda global dipermulaan Abad ke 21 ialah:

1. Menciptakan Perdamaian dan Keamanan

2. Pengawasan senjata dan perlucutan senjata

3. Pembangunan dan Perdagangan

4. Manajemen Sumber Daya Global

5. Masalah Sosial dan Kemanusiaan

6. Isu-isu Legal

Page 24: Geostrategi mardoto

b. Dari agenda global itu yang relevan bagi kita saat ini ialah

memprioritaskan 3 aspek :

* POLITIK

* EKONOMI

* MILITER

Dibidang Politik diperlukan kemampuan untuk berbagi kekuasaan

(power sharing) diantara berbagai kekuatan politik yang ada di dalam negeri.

Variabel politik adalah: Kekuasaan, Aktor, Konstituent.

Reformasi di bidang politik bergeser dari Pemerintahan (pemegang

otoritas Kekuasaan) yang otoriter ke Demokrasi.

Demokrasilah yang menyatukan keragaman, mengingat Indonesia

adalah Bangsa yang beragam Budaya.

Page 25: Geostrategi mardoto

Dibidang Ekonomi, reformasi bergerak dari perdagangan yang ber-

sifat monopoli ke Perdagangan Bebas.

Variabel Ekonomi adalah: Manfaat dan Biaya.

Dibidang Militer , terjadi juga perubahan dengan meninggalkan

Dwifungsi menjadi Militer Profesional.

Variabel Militer adalah: Pertahanan, Keamanan, Intelijen.

Diawal abad ke 21 ini terjadi perubahan disemua aspek Kehidupan,

terutama Politik, Ekonomi dan Militer yang dipayungi oleh Undang-

undang yang dibuat oleh Wakil-wakil Rakyat.

Page 26: Geostrategi mardoto

AMERIKA SERIKAT

AUSTRALIA

JEPANGCHINA

RUSSIA

INDIA

Interaksi antara Politik, Ekonomi, Militer

Page 27: Geostrategi mardoto

INTELIJEN EKONOMI

NKRI(NASIONALIS)

?INTELIJEN EKONOMI

WORLD BANK(LIBERALIS)

Page 28: Geostrategi mardoto
Page 29: Geostrategi mardoto
Page 30: Geostrategi mardoto

Lingkungan stratejik

Perubahan Lingstra di abad 21 :

Muatan konsep yang dibawa :

1. Paham HAM

2. Demokrasi

3. Pasar bebas

4. Lingkungan hidup

5. Pembentukan jaringan

Kelima konsep ini memasuki semua negara dan berinteraksi dengan sistem

kehidupan di berbagai negara tersebut.

Page 31: Geostrategi mardoto

Mengapa ini terjadi ?

1. Menjelang abad ke 21 ditemukan alat- alat komunikasi dan tehnologi

informasi yang mempermudah hubungan antar negara sehingga dunia

semakin mengglobal

2. Akibatnya terjadi perubahan disemua aspek kehidupan bangsa dan

negara, hingga perubahan pola ancaman (pola persaingan)

3. Di militer terjadi revolution in military affairs (RMA), definisi national

security berubah, internal security berubah.

4. Terjadi globalisasi dengan ciri:

a. Ekonomi global

b. Mengubah konsep keamanan

c. Konflik etnis, terorisme, kriminal trans negara

Page 32: Geostrategi mardoto

Isu pengelolaan Keamanan di Indonesia

Keamanan tidak bisa lagi hanya berkisar pada

Keamanan Negara.

Upaya untuk mencapai Keamanan tidak lagi hanya

dengan menggunakan Kekuatan Militer.

Page 33: Geostrategi mardoto

Pengelolaan Keamanan Nasional

1. Pada tingkat kebijakan dan pelaksanaannya melalui

instrumen keamanan, harus berdasarkan perinsip

demokrasi

2. Adanya pemisahan antara pemegang akuntabilitas politik

dan kebijakan (otoritas politik) dengan pemegang akuntabilitas

operasional yaitu instrumen keamanan.

Page 34: Geostrategi mardoto

Kebijakan Keamanan Nasional

1. Kebijakan Keamanan Nasional merupakan kebijakan

politik pemerintah yang dikontrol oleh Parlemen.

2. Untuk melaksanakan kebijakan tersebut Pemerintah

mengembangkan dan menggunakan instrumen Keamanan

Nasional.

3. Kapan instrumen itu digunakan, untuk tujuan apa dan berapa

besar kekuatan yang akan dibangun serta berapa anggaran

yang dibutuhkan merupakan wewenang Pemerintah dan

Parlemen.

Page 35: Geostrategi mardoto

Strategi Keamanan Nasional

Strategi Keamanan Nasional, berupa 3 pilar :

1. Pilar politik

2. Pilar ekonomi

3. Pilar Pertahanan / Militer

Ketiga pilar ini ditetapkan oleh Presiden atau Pemerintah, bukan

kepada instrumen pelaksana Keamanan Nasional (TNI & POLRI)

Page 36: Geostrategi mardoto

Perubahan Pola Ancaman

The Pentagons News Map (2004) oleh Thomas Barnett :

1. Isu energy memiliki global lingkage yang dominan, sebab

pada 25 tahun mendatang terjadi kelangkaan energy minyak

dan gas.

2. Konsumsi minyak dunia terus meningkat.

3. Konsumsi minyak Indonesia meningkat, Indonesia benar-benar

pengimport minyak

Page 37: Geostrategi mardoto

Pola tingkat strategi gelar kekuatan pertahanan

Indonesia harus memiliki :

1. Armada yang dapat menerima penyerahan tugas atas dua medan

yang berbeda yakni medan samudra dan medan perairan

kepulauan.

2. Indonesia harus memiliki unsur-unsur tempur udara yang

dilengkapi kemampuan anti sasaran permukaan.

3. Indonesia harus menggelar kekuatan daratnya dalam postur

acces denial dan counter maritim projection, melalui zona littoral,

choke points, cone of entry berikut kedalaman daratan yang

melingkupinya.