BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 IV.pdf¢  BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Hasil yang diharapkan

  • View
    21

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 IV.pdf¢  BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Hasil yang...

  • BAB IV

    HASIL DAN PEMBAHASAN

    4.1 Hasil

    Hasil yang diharapkan dengan adanya Sistem Penunjang Keputusan (SPK)

    Penilaian Kinerja Guru (PKG) yang dibangun adalah dapat membantu Kepala

    Sekolah dalam menentukan penilaian terhadap Penilaian Kinerja Guru (PKG) di

    sekolah. Adapun tahapan-tahapan dalam pembuatan sistem ini, dijelaskan secara

    rinci pada sub bab pembahasan sesuai dengan metode pengembangan sistem yang

    digunakan.

    4.2 Pembahasan

    Pembahasan mengenai proses pembuatan Sistem Penunjang Keputusan (SPK)

    Penilaian Kinerja Guru (PKG) menggunakan Metode SAW dan dengan metode

    pengembangan sistem model waterfall terdiri dari analisis, desain, pengodean dan

    pengujian.

    4.2.1 Analisis

    Analisis sistem yang berjalan mengenai seleksi Penilaian Kinerja Guru (PKG) di

    SMA Perintis 1 Bandar Lampung yang prosesnya dirancang menggunakan

    flowchart adalah pada Gambar 4.1. Proses atau alur dokumen sistem berjalan

    mengenai seleksi Penilaian Kinerja Guru (PKG) di SMA Perintis 1 Bandar

    Lampung adalah sebagai berikut :

    a. Sebelum Pengamatan dan/atau Pemantauan

    Proses pelaksanaan PKG sebelum pengamatan dan/atau pemantauan adalah

    sebagai berikut :

    1. Lakukan pertemuan awal antara penilai kinerja guru (Guru TU) dengan

    guru yang akan dinilai.

  • 34

    2. Guru mata pelajaran harus menyerahkan perangkat pembelajaran antara

    lain program tahunan, program semester, silabus, RPP, bahan ajar, Lembar

    Kerja Siswa, instrumen penilaian, Nilai Hasil Belajar, analisa penilaian

    hasil belajar, program tindak lanjut (remedial dan pengayaan) dan daftar

    nama peserta didik.

    3. Guru TU melakukan penilaian terhadap semua dokumen perangkat

    pembelajaran/pembimbingan dan memberikannya ke Kepala Sekolah

    Untuk di ACC.

    4. Setelah di ACC oleh Kepala Sekolah, nilai hasil PKG yang telah di ACC

    kemudian diberikan kepada Guru TU dan Guru.

    Gambar 4.1 Sistem Berjalan Penentuan PKG

    Guru Guru TU

    start jika akan

    dilaksanakan

    PKG

    melakukan pertemuan antara

    penilai&guru, serta guru

    menyerahkan perangkat

    pembelajaran melakukan penilaian terhadap

    semua dokumen perangkat

    pembelajaran&membuat jadw al

    pelaksanaan PKG

    end

    perangkat

    pembelajaran

    perangkat

    pembelajaran

    arsip

    nilai hasil PKG nilai hasil PKG

    Kepala Sekolah

    acc nilai hasil

    PKG

    nilai PKG di

    acc

    nilai PKG di

    acc

    nilai PKG di

    acc

    arsip

  • 35

    Proses Penilaian Kinerja Guru (PKG) pada sistem yang berjalan masih

    menggunakan penilaian yang bersifat objektif, dalam arti penilaian dilihat secara

    individual dan belum memiliki standar penilaian. Oleh karena itu, maka

    dibuatlah Sistem Penunjang Keputusan Penilaian Kinerja Guru (PKG)

    menggunakan metode SAW. Adapun tahapan-tahapan dalam SPK PKG

    menggunakan metode SAW adalah sebagai berikut :

    a. Tahap Penelusuran (Intelligence Phase)

    Pada tahap ini, penelusuran dari permasalahan yang terjadi dalam proses

    Penilaian Kinerja Guru (PKG) pada sistem yang berjalan masih menggunakan

    penilaian yang bersifat objektif, dalam arti penilaian dilihat secara individual

    dan belum memiliki standar peniaian yang dapat menyebabkan ketidak adilan

    dalam proses pemilihan.

    b. Tahap Perancangan (Design Phase)

    Dari permasalahan yang terjadi di dalam tahap penelusuran, maka didapat

    solusi pemecahan permasalahan yaitu membangun suatu sistem yang dapat

    membantu dalam proses Penilaian Kinerja Guru menggunakan metode Simple

    Additive Weighting (SAW). Alternatif dari sistem ini adalah guru-guru yang

    ada di SMA Perintis 1 Bandar Lampung yang tercatat aktif di sekolah

    tersebut. Kriteria dan bobot yang dibutuhkan dalam proses Penilaian Kinerja

    Guru adalah seperti pada Tabel 4.1.

    Tabel 4.1 Kriteria Penilaian Kinerja Guru (PKG)

    Kriteria Keterangan Bobot

    C1 Menguasai karakteristik peserta didik. 0.06

    C2 Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip

    pembelajaran yang mendidik. 0.08

    C3 Pengembangan kurukulum. 0.08

    C4 Kegiatan pembelajaran yang mendidik. 0.08

    C5 Pengembangan potensi peserta didik. 0.07

    C6 Komunikasi dengan peserta didik. 0.07

    C7 Penilaian dan evaluasi. 0.06

    C8 Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, 0.07

  • 36

    sosial dan kebudayaan nasional.

    C9 Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan. 0.07

    C10 Etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga

    menjadi guru. 0.08

    C11 Bersikap inklusif, bertindak obyektif, serta tidak

    diskriminatif. 0.07

    C12

    Komunikasi dengan sesama guru, tenaga

    kependidikan, orang tua, peserta didik dan

    masyarakat.

    0.07

    C13

    Penguasaan materi, struktur, konsep dan pola pikir

    keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang

    diampu.

    0.08

    C14 Mengembangkan keprofesionalan melalui tindakan

    yang reflektif. 0.06

    c. Tahap Pilihan (Choice Phase)

    Pada tahap ini dilakukan proses pemilihan diantara berbagai alternatif

    tindakan yang mungkin dijalankan. Hasil pemilihan tersebut kemudian

    diimplementasikan dalam proses pengambilan keputusan. Pemberian nilai

    setiap alternatif (Ai) pada setiap kriteria (Cj) yang telah ditentukan adalah

    sebagai berikut :

    1. Menguasai karakteristik peserta didik (C1)

    Nilai alternatif (Ai) hasil kuisioner pada kriteria Menguasai karakteristik

    peserta didik adalah seperti pada Tabel 4.2.

    Tabel 4.2 Menguasai Karakteristik Peserta Didik

    C1 Keterangan Nilai

    0% ≤ X ≤ 25% Sangat Rendah (SR) 1

    25% < X ≤ 50% Rendah (R) 2

    50% < X ≤ 75% Cukup (C) 3

    75% < X ≤ 100% Tinggi (T) 4

  • 37

    2. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik

    (C2)

    Nilai alternatif (Ai) hasil kuisioner pada menguasai teori belajar dan

    prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik adalah seperti pada Tabel 4.3.

    Tabel 4.3 Menguasai Teori Belajar Dan Prinsip-Prinsip Pembelajaran

    Yang Mendidik

    C2 Keterangan Nilai

    0% ≤ X ≤ 25% Sangat Rendah (SR) 1

    25% < X ≤ 50% Rendah (R) 2

    50% < X ≤ 75% Cukup (C) 3

    75% < X ≤ 100% Tinggi (T) 4

    3. Pengembangan kurukulum (C3)

    Nilai alternatif (Ai) hasil kuisioner pada kriteria pengembangan kurukulum

    jaran adalah seperti pada Tabel 4.4.

    Tabel 4.4 Pengembangan Kurukulum

    C3 Keterangan Nilai

    0% ≤ X ≤ 25% Sangat Rendah (SR) 1

    25% < X ≤ 50% Rendah (R) 2

    50% < X ≤ 75% Cukup (C) 3

    75% < X ≤ 100% Tinggi (T) 4

    4. Kegiatan pembelajaran yang mendidik (C4)

    Nilai alternatif (Ai) hasil kuisioner pada kriteria kegiatan pembelajaran

    yang mendidik adalah seperti pada Tabel 4.5.

  • 38

    Tabel 4.5 Kegiatan Pembelajaran Yang Mendidik

    C4 Keterangan Nilai

    0% ≤ X ≤ 25% Sangat Rendah (SR) 1

    25% < X ≤ 50% Rendah (R) 2

    50% < X ≤ 75% Cukup (C) 3

    75% < X ≤ 100% Tinggi (T) 4

    5. Pengembangan potensi peserta didik (C5)

    Nilai alternatif (Ai) hasil kuisioner pada kriteria pengembangan potensi

    peserta didik adalah seperti pada Tabel 4.6.

    Tabel 4.6 Pengembangan Potensi Peserta Didik

    C5 Keterangan Nilai

    0% ≤ X ≤ 25% Sangat Rendah (SR) 1

    25% < X ≤ 50% Rendah (R) 2

    50% < X ≤ 75% Cukup (C) 3

    75% < X ≤ 100% Tinggi (T) 4

    6. Komunikasi dengan peserta didik (C6)

    Nilai alternatif (Ai) hasil kuisioner pada kriteria komunikasi dengan

    peserta didik adalah seperti pada Tabel 4.7.

    Tabel 4.7 Komunikasi Dengan Peserta Didik

    C6 Keterangan Nilai

    0% ≤ X ≤ 25% Sangat Rendah (SR) 1

    25% < X ≤ 50% Rendah (R) 2

    50% < X ≤ 75% Cukup (C) 3

    75% < X ≤ 100% Tinggi (T) 4

  • 39

    7. Penilaian dan evaluasi (C7)

    Nilai alternatif (Ai) hasil kuisioner pada kriteria penilaian dan evaluasi

    adalah seperti pada Tabel 4.8.

    Tabel 4.8 Penilaian dan Evaluasi

    C7 Keterangan Nilai

    0% ≤ X ≤ 25% Sangat Rendah (SR) 1

    25% < X ≤ 50% Rendah (R) 2

    50% < X ≤ 75% Cukup (C) 3

    75% < X ≤ 100% Tinggi (T) 4

    8. Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial dan kebudayaan

    nasional (C8)

    Nilai alternatif (Ai) hasil kuisioner pada kriteria bertindak sesuai dengan

    norma agama, hukum, sosial dan kebudayaan nasional adalah seperti pada

    Tabel 4.9.

    Tabel 4.9 Bertindak Sesuai Dengan Norma Agama, Hukum, Sosial dan

    Kebudayaan Nasional

    C8 Keterangan Nilai

    0% ≤ X ≤ 25% Sangat Rendah (SR) 1

    25% < X ≤ 50% Rendah (R) 2

    50% < X ≤ 75% Cukup (C) 3

    75% < X ≤ 100% Tinggi (T) 4

    9. Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan (C9)

    Nilai alternatif (Ai) hasil kuisioner pada kriteria menunjukkan pribadi