of 69 /69
Mixed Use Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

Bab 1 Pendahuluan Latar Blkg

Embed Size (px)

DESCRIPTION

pak maryoto print

Text of Bab 1 Pendahuluan Latar Blkg

Mixed Use Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta STUDIO SPERANCANGAN4 -

Mixed Use Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta

BAB IPENDAHULUAN1.1 LATAR BELAKANGPantai Glagahsari atau yang lebih terkenal dengan nama pantai Glagah indah merupakan salah satu pantai di kawasan selatan-barat Yogyakarta, yakni di Temon, Wates, Kulonprogo. Pantai Glagah merupakan masa depan Kulonprogo karena memiliki potensi wisata yang besar untuk berkembang dan menarik wisatawan untuk datang ke pantai tersebut, merupakan objek wisata alam yang memiliki beberapa keistimewaan dibandingkan dengan pantai pantai lainnya di Yogyakarta. Hamparan pasirnya yang berwarna hitam dan datarannya yang rata ditambang dengan pemecah gelombang memberikan perpaduan yang indah bagi para wisatawan asing maupun lokal. Dengan keistimewaan tersebut pantai glagah dapat menyumbang devisa untuk kabupaten Kulonprogo baik dari segmen wisata bahari maupun agribisnis, karena mampu menghasilkan produk unggulan juga seperti semangka, melon, cabai, dan komoditi ekspor seperti buah naga. (sumber: Pengembangan Agrowisata Pantai Glagah Kabupaten Kulonprogo Dengan Pendekatan Arsitektur Ekologi, Maya Rahmawati, 2014.)Keistimewaan lain yang dimiliki pantai Glagah adalah adanya laguna yang membagi kawasan pantai menjadi dua yaitu kawasan yang masih ditumbuhi oleh rerumputan dan tumbuhan laut lainnya dan kawasan berpasir yang berhubungan langsung dengan pantai.

Gambar 1.1 Peta Kawasan Pantai Glagahsari Wates KulonprogoSumber : Google Earth, Oktober 2014Dengan meningkatnya investasi di berbagai sektor agrobisnis dan pariwisata mendorong laju pertumbuhan ekonomi yang semakin pesat, akan mendatangkan berbagai investor dan para pengusaha, mencoba menjawab kebutuhan tersebut sekaligus mewujudkan kebutuhan arsitektur di Kulonprogo dengan penggabungan semua fungsi kedalam suatu bangunan tinggi dengan gaya baru yakni mixed use building beach hotel dan spa. Kebutuhan akan hunian sementara dan sarana relaksasi bagi para wisatawan asing maupun lokal akan menjadi daya tarik tersendiri bagi kawasan pantai Glagahsari, Wates, Kulonprogo. Kondisi inilah yang memberikan peluang kerja dan kesempatan berusaha yang lebih besar. Fasilitas pelayanan fasilitas hunian, perdagangan dan fasilitas hiburan atau relaksasi.Mixed Use Building adalah suatu bangunan yang mengakomodasi beberapa fungsi sekaligus, umumnya fasilitas yang meliputi adalah : hunian sementara dan sarana r. Semua fungsi tadi disusun secara verlaksasi, servis, dan pendukung vertikal dalam wujud suatu bangunan tinggi untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia, menciptakan suatu citra (Landmark), dan identitas spesifik dan integrasi maksimal semua sistim bangunan.Oleh karena itu dibutuhkan wadah yang dapat menampung semua kegiatan dalam multifungsi berupa sarana dan fasiitas penunjang masyarakat yang dapat memenuhi beberapa kebutuhan dalam melakukan semua aktifitas yang terdapat dalam suatu mixed use building. Sehingga dapat terciptanya suatu sinergi yang positif dan saling menguntungkan antara dua fasilitas berbeda.

1.2.MAKSUD, TUJUAN DAN SASARAN1.2.1MAKSUDa.Merencanakan suatu bangunan Mixed use Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta yang mengakomodasi beberapa fungsi sekaligus, umumnya fasilitas yang meliputi adalah : hunian sementara, jual beli, restoran, sarana relaksasi dan area parkir. Kesemua fungsi tadi disusun secara vertikal dalam wujud suatu bangunan tinggi untuk memenuhi kebutuhan user.b.Menciptakan suatu ruang-ruang yang dapat mewadahi tiap-tiap kegiatan manusia yang berlangsung di dalam Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta.c.Memberikan suatu ruang toleransi antar bangunan untuk kelancaran publik bernegosiasi terhadap bangunan Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta.d.Menciptakan suatu ruang-ruang yng dapat mewadahi tiap-tiap pengguna hunian sementara beachside hotel, dan sarana relaksasi spa.

1.2.2TUJUAN Tujuan umum perancangan ini adalah untuk menuju bangunan tinggi sebagai sinergi antar multifungsi, dimana semua fasilitas yang dirancang sebagai sumber pendapatan harus saling mendukung dan melengkapi antar fasilitas. Sehingga secara kolaboratif dapat memberikan kontribusi yang baik bagi Kawasan Pantai Glagahsari Wates Kulonprogo. Tujuan khusus perancangan ini adalah merencanakan suatu gedung / bangunan sebagai wadah masyarakat, user hotel, dan pengelola dimana semua fungsi kegiatan dilakukan di dalam kawasan mixed use building saja dengan memanfaatkan potensi potensi yang ada di kawasan pantai.

Gambar 1.2 Foto Kawasan Pantai Glagahsari Wates KulonprogoSumber : Google.com/Pantai Glagah, Oktober 2014

1.2.3SASARAN Aspek Manusia Masyarakat umum : masyarakat yang membutuhkan sebagai tempat hunian sementara dan relaksasi yang nyaman, yang saling berinteraksi dan terpadu di Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta. Pelaku Bisnis : para pengusaha baik dibidang agrobisnis, perikanan, kuliner, perhotelan, maupun para investor asing. Wisatawan : para wisatawan baik domestik maupun dari mancanegara dengan membutuhkan fasilitas-fasilitas pada high rise building Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta. Merancang kegiatan relaksasional bagi user dengan pertimbangan potensi yang ada.

Aspek Lingkungan Menentukan lokasi dan site yang dapat mendukung bangunan yang sesuai dengan konsep bangunan mixed use hotel bintang 4 dan spa. Merencanakan Mixed Use Building Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta dengan pola pencapaian, sirkulasi dalam tapak, menentukan pintu masuk, pengelolaan dan peletakan massa, pengolahan ruang luar dan zoning yang sesuai dengan lokasi agar tercapainya suatu perencanaan tapak yang baik yang sesuai dengan fungsi, konsep dan tema perancangan.

Aspek Bangunan Mewadahi segala fungsi kegiatan di Mixed use building Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta sebagai bangunan utama dan bangunan-bangunan pendukung lainnya yang disesuaikan dengan fungsi-fungsi baru yang ada. Merencanakan dengan meningkatkan kualitas dan perbaikan wadah kegiatan serupa yang telah ada sebagai bentuk usaha untuk mengoptimalkan fungsi bangunan Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta yang lebih sesuai dengan kebutuhan hunian sementaran dan relaksasi dari ruang kegiatan dalam bangunan. Penataan pola ruang sirkulasi bagi user dan pengelola kaitannya dengan view dan aktivitas user di Kawasan pantai Glagah dan rencana Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta. Pentaaan ruang bentuk dan tata massa bangunan yang tanggap terhadap iklim sekitar dengan mempertimbangkan tapak dan orientasi site Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta. Merancang tampilan bangunan sistem struktur dan material bangunan kaitannya dengan lokasi wisata yang ada di pesisir pantai, sistem utilitas dan pengelolaan energi Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta yang memanfaatkan potensi potensi yang ada.

1.3.MASALAH PERANCANGANPembahasan suatu permasalahan akan menjadi sangat luas apabila tidak dibatasi sebelumya. Setelah melihat alasan yang melatarbelakangi pemilihan judul. Maka dalam tugas ini ditetapkanlah, beberapa rumusan masalah, antara lain sebagai berikut :1. Bagimana tema khusus dan konsep perancangan sebuah bangunan dengan muti fungsi di dalam high rise building Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta?2. Bagaimana perencanaan dan perancangan sebuah bangunan dengan multi fungsi di dalam high rise building Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta. Baik dalam pola sirkulasi, utilitas, struktur, dan desain arsitekturalnya?3. Bagaimana membangkitkan daya tarik bagi pengunjung Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta dan memberikan fasilitas untuk menunjang kegiatan yang ada.4. Bagaimana memanfaatkan potensi budaya, lingkungan dan tapak untuk perencanaan dan perancangan tapak pada site Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta.

1.4.PENDEKATAN Aspek Lingkungan (Enviromental System)Analisa yang berkaitan dengan lokasi tapak dan potensi lingkungan atau tata guna lahan. Analisa dilakukan berdasarkan kondisi eksisting yaitu berdasarkan peraturan-peraturan daerah yang berlaku untuk kawasan tersebut serta sesuai dengan konteks lingkungan apabila dijadikan site sebuah high rise building Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta.

Aspek Bangunan (Building System)Analisa yang berkaitan dengan unsur-unsur dalam perencanaan suatu bangunan.Dimana pengelolaan ruang dapat memenuhi kaidah-kaidah serta persyaratan di dalam bangunan high rise building Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta yang dari segi kualitas bnagunan yang berstandard internasional yaitu pada fasilitas utama maupun fasilitas penunjangnya.Selain itu juga dapat memenuhi syarat dari segi kuantitas, bangunan bersifat urban dalam arti jumlah pengadaan kapasitas disesuaikan dengan kebutuhan warga Bandung, khususnya dan wisatawan baik domestik maupun mancanegara pada umumnya. Untuk mengantisipasi hal-hal tersebut maka proses perencanaan dan perancangan gedung high rise building Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta ini akan dilakukan secara menyeluruh dan terpadu dengan penekanan utama pada masalah sirkulasi, struktur, utilitas bangunan dan desain arsitektural.

Aspek Manusia (Human system)Analisa yang berkaitan dengan aktifitas manusia sebagai pemakai utama pada bangunan ini. Begitu pula degan kebutuhan ruang, kapasitas ruang, progam ruang harus dapat menampung kegiatan atau aktifitas yang berfungsi sebagai sebuah mixed use building Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta.

1.5.LINGKUP BAHASANLingkup bahasan dalam proyek ini di maksudkan untuk membuat suatu wadah kegiatan yang mampu mentransformasikan keinginan user akan kebutuhan suatu kawasan yang dapat mengakomodir seluruh kegiatan sehari-harinya, kegiatan-kegiatan tersebut antara lain : Kegiatan internal user, adalah kegiatan yang berorientasi pada kegiatan sehari-hari yang bertempat tinggal di mixed use building Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta. Tinggal dan berinteraksi, yaitu kegiatan yang dilakukan sehari-hari dalam lingkup kawasan Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta. Rekreasi adalah kegiatan-kegiatan yang mengembangkan kreatifitas warga dalam berinteraksi sosial. Kegiatan umum adalah kegiatan yang lebih mengarah pada kegiatan hiburan atau entertainment, serta pertunjukan yang dilakukan masyarakat, seperti : Restoran/kafetaria berkonsep tropikal pesisir pantai. Bekerja, bekerja dalam lingkup perkantoran yang berada pada rental office, rental shopping, di dalam kawasan mixed use building Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta.

1.6.METODE PEMBAHASANPendekatan yang dilakukan melalui metode deduktif, dimana melalui :1. Studi Literatur PustakaMendapatkan data-data yang mendukung kasus proyek, seperti pengertian awal dan gambaran permasalahan, pada kasus lain yang serupa. Studi banding kasus, tema dan sebagainya. InternetMenambah dan melengkapi data-data literature yang tidak didapatkan pada pustaka.2. Survey Pengamatan langsungMenganalisa secara visual kondisi fisik dan nonfisik lingkungan Kawasan pantai Glagahsari Kulonprogo. WawancaraKomunikasi dengan warga sekitar kawasan pantai yang dilakukan guna memperoleh data-data primer kelengkapan kasus.

3. Proses Analisis dan SintesaMenganalisa proyek dari berbagai aspek dengan menggunakan alternatif-alternatif pemecahan masalah yang mencangkup 3(tiga) faktor, seperti : Faktor manusia Faktor fisik Faktor eksternal

4. KonsepHasil dari kesimpulan dan evaluasi kemudian dikembangkan dalam konsep perancangan untuk mewujudkan bentuk 3 dimensi dari konsep tersebut.

1.7.KONTRIBUSI PERANCANGANPada saat terbangun, banyak kontribusi yang didapat dalam konsep Mixed Use Building Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta, di antaranya adalah :1. Menciptakan sistem bangunan yang efektif dan efisien sehingga mendorong tumbuhnya kegiatan yang beragam secara terpadu dalam suatu wadah secara memadai pada mixed use Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta.2. Mengurangi jarak tempuh suatu kegiatan ke kegiatan lain yang berbeda-beda sehingga menghasilkan system sarana dan prasarana yang lebih efisien dan ekonomis.3. Memperbaiki system sirkulasi, sehingga dapat menciptakan sirkulasi yang lebih baik lagi dan nyaman bagi para penggunanya.4. Memberikan kerangka yang luas bagi inovasi perancangan bangunan dan lingkungan.

1.10.SISTEMATIKA PENULISANDalam menyususn sistematika laporan, penulis menguraikan kedalam enam bab, yaitu :BAB I : PENDAHULUANBerisikan mengenai latar belakang, maksud, tujuan dan sasaran, strategi perencanaan dan perancangan, masalah perancangan, pendengkatan, lingkup/batasan, metode pembahasan, kontribusi perancangan, kerangka berfikir, dan sistematika laporan.BAB II : TINJAUAN PUSTAKABerisikan gambaran proyek, mencangkup lokasi proyek, program kegiatan, kebutuhan ruang, hingga studi banding preseden hotel ataupun mixed use building sejenis.BAB III : TINJAUAN DATA EXISTINGBAB IV : ANALISISMerupakan laporan analisis fungsional dan kondisi lingkungan, serta kesimpulan dan analisa Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta.BAB V :KONSEP DAN PERANCANGANMerupakan laporan mengenai konsep dasar perancangan, rencana tapak, dan bangunan Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta.BAB VI :HASIL RANCANGANMerupakan laporan mengenai peta situasi, gambar-gambar perancangan Beachside Hotel & Spa di Kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta, 11