of 36 /36
PSIKOLOGI SOSIAL Dr. Adi Soeprapto INTERAKSI SOSIAL

PSIKOLOGI SOSIAL - Interaksi Sosial

Embed Size (px)

Text of PSIKOLOGI SOSIAL - Interaksi Sosial

  • PSIKOLOGI SOSIALDr. Adi SoepraptoINTERAKSI SOSIAL

  • CIRI-CIRI INTERAKSI SOSIAL

    ADANYA SUATU DIMENSI WAKTU YANG MELIPUTI MASA LALU, MASA KINI, DAN MASA YANG AKAN DATANGADANYA TUJUAN YANG HENDAK DICAPAI SEBAGAI HASIL DARI INTERAKSI TERSEBUT

  • PENGERTIAN Suatu konsep abstrak pada kejadian-kejadian yang tidak terbilang banyaknya, di mana orang saling bertemu, entah secara tatap muka atau secara tidak lansung, dengan maksud damai atau bertikai, untuk bekerja sama atau bersaing.

  • PENGERTIAN Homans ( dalam Ali, 2004: 87) mendefinisikaninteraksisebagai suatu kejadian ketika suatu aktivitas yang dilakukan oleh seseorang terhadap individu lain diberi ganjaran atau hukuman dengan menggunakan suatu tindakan oleh individu lain yang menjadi pasangannya.Konsep yang dikemukakan oleh Homans ini mengandung pengertian bahwainteraksiadalah suatu tindakan yang dilakukan oleh seseorang dalam interaksi merupakan suatu stimulus bagi tindakan individu lain yang menjadi pasangannya.

  • Gillin and Gillin mengatakan interaksi sosial ialah :"hubungan-hubungan sosial yang dinamis, yang menyangkut hubungan antara orang perorangan, antara kelompok manusia, maupun antar orang perorangan dengan kelompok manusia.

    Interaksi; yaitu tindakan yang berbalas-balasan. Orang saling menanggapi tindakan mereka, yang selalu tampak bahwa orang saling pengaruh mempengaruhi.

  • Menurut Max Weber, Interaksi terletak dalam mengarahkan kelakuan kepada orang lain. Harus ada orientasi timbal balik antara pihak-pihak yang bersangkutan. Tiap individu bertindak ditengah suatu lingkungan sosial. Dalam pikirannya ia mengantisipasi reaksi-reaksi individu lain, yang barangkali atau mungkin akan timbul dari aksinya sendiri.

  • FAKTOR FAKTOR YANG MENDORONG TERJADINYA INTERAKSI SOSIAL Tindakan Sosial Kontak Sosial Komunikasi Sosial

  • TINDAKAN SOSIALMenurut MAX WEBER , tindakan sosial adalah tindakan seorang individu yang dapat mempengaruhi individu-individu lainnya dalam masyarakat.Tindakan Rasional Instrumental : Tindakan yang dilakukan dengan memperhitungkan kesesuaian antara cara dan tujuan . Contoh : Bekerja Keras untuk mendapatkan nafkah yang cukupTindakan Rasional Berorientasi nilai : Tindakan Tindakan yang berkaitan dengan nilai nilai dasar dalam masyarakat . Contoh : Tindakan Tindakan yang bersifat Religis magis . Tindakan Tradisional ; Tindakan yang tidak memperhitungkan pertimbangan Rasional . Contoh : Berbagai macam upacara/ tradisi yang dimaksudkan untuk melestarikan kebudayaan leluhur . Tindakan Ofektif : Tindakan Tindakan yang dilakukan oleh seorang/kelompok orang berdasarkan perasaan/emosi

  • KONTAK SOSIALKontak Sosial yang dilakukan menurut cara pihakpihak yang berkomunikasi . Cara kontak sosial itu ada 2 macam yaitu : Kontak Langsung : Pihak komunikator menyampaikan pesannya secara langsung kepada pihak komunikan . Kontak Tidak Langsung : Pihak komunikator menyampaikan pesannya kepada pihak komunikan melalui perantara pihak ketiga .

    Kontak Sosial yang dilakukan menurut terjadinya proses komunikasi . Ada 2 macam kontak sosial .Kontak Primer Kontak Sekunder

  • Suatu kontak dapat terjadi tanpa adanya komunikasi. Contoh: orang bicara dalam bahasa Padang kepada orang yang hanya mengerti bahasa Jawa.Dalam kasus tersebut, kontak sosial sudah terjadi, tapi mereka tidak berkomunikasi sebab salah satu peserta komunikasi tidak bisa memahami apa yang ingin disampaikan oleh yang lain. Dengan demikian, suatu kontak tanpa adanya komunikasi tidak memiliki arti apa-apa dalam sebuah interaksi sosial.

  • SIFAT-SIFAT KONTAK SOSIALKONTAK SOSIAL SEKUNDERKONTAK SOSIAL NEGATIFKONTAK SOSIAL PRIMERKONTAK SOSIAL POSITIF

  • KONTAK SOSIAL BERSIFAT POSITIF DAN NEGATIF

  • KONTAK SOSIAL BERSIFAT PRIMER DAN SEKUNDERLANGSUNGTIDAK LANGSUNG

  • KOMUNIKASI SOSIALKomunikasi artinya berhubungan atau bergaul dengan orang lain. Orang yang menyampaikan komunikasi disebut komunikator , orang yang menerima komunikasi disebut komunikan .Tidak selamanya kontak sosial akan menghasilkan interaksi sosial yang baik apabila proses komunikasinya tidak berlangsungnya secara komunikatif . Contoh : Pesan yang disampaikan tidak jelas , berbelit belit , bahkan mungkin sama sekali tidak dapat dipahami .

  • BENTUK INTERAKSI SOSIAL MENURUT JUMLAH PELAKUNYAA. Interaksi antara individu dan individu Individu yang satu memberikan pengaruh, rangsangan/Stimulus kepada individu lainnya. Wujud interaksi bisa dalam bentuk berjabat tangan, saling menegur, bercakapcakap/mungkin bertengkar . B. Interaksi antara individu dan kelompokBentuk interaksi antara individu dengan kelompok : Misalnya : Seorang ustadz sedang berpidato didepan orang banyak. Bentuk semacam ini menunjukkan bahwa kepentingan individu berhadapan dengan kepentingan kelompok. C. Interaksi antara Kelompok dan Kelompok Bentuk interaksi seperti ini berhubungan dengan kepentingan individu dalam kelompok lain. Contoh : Satu Kesebelasan Sepak Bola bertanding melawan kesebelasan lain .

  • BENTUK INTERAKSI SOSIAL MENURUT PROSES TERJADINYA :Identifikasi : sikap, tingkah laku seseorang yang berusaha ditiru orang lain untuk menjadikan sama dengan tingkah laku orang tersebut.Sugesti : sikap, atau tingkah laku orang yang tidak sadar terpengaruhi oleh sikap, tingkah laku orang lain.Simpati : sikap, tingkah laku yang membuat daya tarik terhadap orang lain sehingga ada kecendrungan untuk bekerja sama dalam mencapai tujuan tertentu.Imitasi : sikap, tingkah laku orang yang meniru orang lain agar dirinya merasa sama dengan orang lain.Motivasi juga diberikan dari seorang individu kepada kelompok.Contoh : Pemberian tugas dari seorang guru kepada muridnya merupakan salah satu bentuk motivasi supaya mereka mau belajar dengan rajin dan penuh rasa tanggung jawab.Empati itu dibarengi perasaan organisme tubuh yang sangat dalam. Contoh jika kita melihat orang celaka sampai luka berat dan orang itu kerabat kita, maka perasaan empati menempatkan kita seolah-olah ikut celaka.

  • Syarat terjadinya interaksi :

    Adanya kontak sosialAdanya komunikasiInteraksi sifatnya saling mempengaruhi baik sikap, tingkah laku dan lain-lain. Sedangkan Interrelasi saling menyesuaikan baik sikap, tingkah laku dan lain-lain.Interrelasi bisa bersifat Autoplastis dan AlloplastisAutoplastis :sikap, tingkah laku orang dirubah agar sama seperti alam sekitar.Alloplastis :alam sekitar yang dirubah supaya sama dengan sikap, tingkah laku orang.

  • TINGKAT INTERAKSI SOSIALKontak : suatu hubungan yang menimbulkan pengaruh yang mendalam hanya lahirnya saja.Relasi : hubungan yang sudah mempunyai aksi dan reaksi yang agak mendalam tapi belum sampai pada pengaruh mempengaruhi satu sama lain. Artinya belum ada perubahan-perubahan tertentu pada individu.Suatu relasi yang sudah mendalam dan menimbulkan pengaruh sesamanya dan menimbulkan pola-pola tingkah laku yang baru.

  • KETERATURAN SOSIALKOMUNIKASIKONTAKBENTUK-BENTUK INTERAKSI SOSIALHUBUNGAN ANTARA KETERATURAN SOSIAL DAN INTERAKSI SOSIAL

    + =

    KETERATURAN SOSIAL ADALAH HUBUNGAN YANG SELARAS DAN SERASI ANTARA INTERAKSI SOSIAL, NILAI SOSIAL, DAN NORMA SOSIAL.

  • TAHAP-TAHAP TERJADINYA KETERATURAN SOSIAL

    TERTIB SOSIAL (SOCIAL ORDER)ORDERKEAJEGANPOLA

  • TERTIB SOSIAL (SOCIAL ORDER)

    TERTIB SOSIAL ADALAH KONDISI KEHIDUPAN SUATU MASYARAKAT YANG AMAN, DINAMIS, DAN TERATUR DI MANA SETIAP INDIVIDU BERTINDAK SESUAI HAK DAN KEWAJIBANNYA.

  • ORDERORDER ADALAH SISTEM NORMA DAN NILAI SOSIAL YANG BERKEMBANG, DIAKUI, DIPATUHI OLEH SELURUH ANGGOTA MASYARAKAT.ORDER DAPAT DICAPAI APABILA ADA TERTIB SOSIAL DI MANA SETIAP INDIVIDU MELAKSANAKAN HAK DAN KEWAJIBANNYA.

  • KEAJEGANKEAJEGAN ADALAH SUATU KONDISI KETERATURAN YANG TETAP DAN TIDAK BERUBAH SEBAGAI HASIL DARI HUBUNGAN ANTARA TINDAKAN, NILAI, DAN NORMA SOSIAL YANG BERLANGSUNG SECARA TERUS MENERUS.

    KEAJEGAN BISA TERWUJUD APABILA SETIAP INDIVIDU TELAH MELAKSANAKAN HAK DAN KEWAJIBANNYA SESUAI SISTEM NORMA DAN NILAI SOSIAL YANG BERKEMBANG. HAL ITU DILAKSANAKAN DENGAN KONSISTEN SEHINGGA TERPELIHARA DALAM TINDAKANNYA SETIAP HARI.

  • POLAPOLA ADALAH CORAK HUBUNGAN YANG TETAP ATAU AJEG DALAM INTERAKSI SOSIAL YANG DIJADIKAN MODEL BAGI SEMUA ANGGOTA MASYARAKAT ATAU KELOMPOK.POLA DAPAT DICAPAI KETIKA KEAJEGAN TETAP TERPELIHARA ATAU TERUJI DALAM BERBAGAI SITUASI.

  • BENTUK-BENTUK INTERAKSI SOSIAL

    KERJA SAMAAKOMODASIASIMILASIAKULTURASI

    PERSAINGANKONTRAVENSIPERTENTANGAN/KONFLIK

  • KERJA SAMAKERJA SAMA ADALAH SUATU USAHA BERSAMA ANTARINDIVIDU ATAU KELOMPOK UNTUK MENCAPAI TUJUAN BERSAMA.

    KERJA SAMA TIMBUL APABILA SESEORANG MENYADARI DIRINYA MEMILIKI KEPENTINGAN YANG SAMA DENGAN ORANG LAIN.

    KERJA SAMA DAPAT BERTAMBAH KUAT APABILA ADA BAHAYA LUAR YANG MENGANCAM.

  • 5 BENTUK KERJA SAMA BERDASARKAN PELAKSANAANNYAKERUKUNAN YANG MENCAKUP PELAKSANAAN GOTONG ROYONG DAN TOLONG MENOLONG.BARGAINING (TAWAR-MENAWAR), YAITU PELAKSANAAN PERJANJIAN MENGENAI PERTUKARAN BARANG ATAU JASA ANTARA DUA ORGANISASI ATAU LEBIH.KOOPTASI, YAITU PROSES PENERIMAAN UNSUR-UNSUR BARU DALAM KEPEMIMPINAN DAN PELAKSANAAN POLITIK ORGANISASI SEBAGAI SATU-SATUNYA CARA UNTUK MENGHINDARI KONFLIK YANG BISA MENGGUNCANG ORGANISASI.KOALISI, YAITU KOMBINASI ANTARA DUA ORGANISASI ATAU LEBIH YANG MEMPUNYAI TUJUAN YANG SAMA.JOINT-VENTURE (PATUNGAN), YAITU KERJA SAMA DALAM PENGUSAHAAN PROYEK TERTENTU, YANG HASILNYA NANTI AKAN DIBAGI SECARA PROPORSIONAL SESUAI KONTRIBUSI MASING-MASING PIHAK.

  • AKOMODASIAKOMODASI ADALAH SUATU PROSES PENYESUAIAN DIRI INDIVIDU ATAU KELOMPOK MANUSIA YANG SEMULA SALING BERTENTANGAN SEBAGAI UPAYA UNTUK MENGATASI KETEGANGAN.BENTUK-BENTUK AKOMODASI ANTARA LAIN:KOERSIKOMPROMIARBITRASIMEDIASIKONSILIASITOLERANSISTALEMATEAJUDIKASIRASIONALISASISEGRESIELIMINASISUBJUGATION/DOMINATIONKEPUTUSAN MAYORITASMINORITY CONSENTKONVERSIGENCATAN SENJATA

  • ASIMILASIASIMILASI ADALAH USAHA-USAHA UNTUK MENGURANGI PERBEDAAN ANTARINDIVIDU ATAU ANTARKELOMPOK GUNA MENCAPAI SATU KESEPAKATAN BERDASARKAN KEPENTINGAN DAN TUJUAN-TUJUAN BERSAMA.

    + =

  • FAKTOR-FAKTOR PENDORONG ASIMILASISIKAP TOLERANSIKESEMPATAN YANG SAMA DALAM BIDANG EKONOMISIKAP MENGHARGAI ORANG ASING DAN KEBUDAYAANNYASIKAP TERBUKA DARI GOLONGAN YANG BERKUASA DALAM MASYARAKATPERSAMAAN DALAM UNSUR KEBUDAYAANPERKAWINAN ANTARA KELOMPOK YANG BERBEDA BUDAYAADANYA MUSUH BERSAMA DARI LUAR

  • FAKTOR-FAKTOR PENGHALANG ASIMILASITERISOLASINYA KEHIDUPAN SUATU GOLONGAN TERTENTU DALAM MASYARAKATKURANGNYA PENGETAHUAN TENTANG BUDAYA YANG DIHADAPIADANYA PERASAAN TAKUT TERHADAP KEKUATAN SUATU KEBUDAYAAN YANG DIHADAPIADANYA PERASAAN BAHWA SUATU KEBUDAYAAN GOLONGAN ATAU KELOMPOK TERTENTU LEBIH TINGGI DARIPADA KEBUDAYAAN GOLONGAN ATAU KELOMPOK LAINNYAADANYA PERASAAN YANG KUAT BAHWA INDIVIDU TERIKAT PADA KELOMPOK DAN KEBUDAYAAN KELOMPOK YANG BERSANGKUTANADANYA GANGGUAN GOLONGAN MINORITAS TERHADAP GOLONGAN YANG BERKUASAADANYA PERBEDAAN KEPENTINGAN DAN PERTENTANGAN-PERTENTANGAN PRIBADIPERBEDAAN CIRI-CIRI FISIK SEPERTI WARNA KULIT, RAMBUT, DAN TINGGI BADAN

  • AKULTURASIAKULTURASI ADALAH BERPADUNYA DUA KEBUDAYAAN YANG BERBEDA DAN MEMBENTUK SUATU KEBUDAYAAN BARU DENGAN TIDAK MENGHILANGKAN CIRI KEPRIBADIAN MASING-MASING.

    +=

  • MENURUT KAARE SVALASTOGA : Interaksi dapat menunjang kearah yang menyenangkan atau menjijikkan tergantung pada kondisi yang menyebabkan terjadinya interaksi tersebut.Syarat umum untuk terciptanya hubungan positif antara interaksi dengan kesenangan adalah kondisi saling menambah keuntungan yang diperoleh kedua belah pihak yang terlibat dalam proses interaksi.

  • ADA DUA KONDISI YANG BERBEDA Terdapat perbedaan antara kedua pihak sedemikian rupa sehingga memungkinkan mereka untuk saling melengkapi atau saling menambah, dalam hal ini interaksi bersifat simbiosis.Orang yang berstatus tinggi menerima penghormatan dari orang yang berstatus rendah. Dan orang yang berstatus rendah menerima informasi. Atau terdapat kesamaan antara kedua pihak, dalam hal ini interaksi adalah sepadan atau konsensus.

  • Selesai