Komefek Sekretaris

  • View
    3.676

  • Download
    2

Embed Size (px)

Text of Komefek Sekretaris

  • 1. KOMUNIKASI EFEKTIF KESEKRETARISAN ROOS PRIJOBOWO DIKLAT KESEKRETARISAN PERGURUAN TINGGI MARET 2010

2. ROOS PRIJOBOWO PUSDIKLAT PEGAWAI KEMENDIKNAS ASSALAMUALAIKUMWR. WB SALAM SEJAHTERA SELAMAT PAGI 3. SELAMAT BERJUMPA DI KAMPUS PUSDIKLAT PEGAWAI KEMENDIKNAS 4. UDAH AH MALU .. Tuesday, March 9, 2010 IR. ROOS PRIJOBOWO, MM KERJAAN: WIDYAISWARA UDAH CUMA ITU GAK ADA YANG LAIN ISTRI: BARU SATU ANAK: 1 CEWEK 1 COWOK 5. DISAMPAIKAN OLEH : ROOS PRIJOBOWO MARET2010 Tuesday, March 9, 2010 KOMUNIKASI EFEKTIF KESEKRETARISAN DIKLAT KESEKRETARISANPERGURUAN TINGGI PUSDIKLAT PEGAWAI KEMENDIKNAS ? 6. TUJUAN PEMBELAJARAN PESERTA DIKLAT DIHARAPKAN MAMPU : MENJELASKAN PENGERTIAN KOMUNIKASI SECARA UMUM MENGETAHUI HAMBATAN DAN KEBERHASILAN KOMUNIKASI MENERAPKAN KOMUNIKASI EFEKTIF DI LINGKUNGANYA 7. CAKUPAN BAHAN PEMBELAJARAN DASAR-DASAR KOMUNIKASI HAMBATAN DAN KEBERHASILAN KOMUNIKASIKEBERHASILAN BERKOMUNIKASI 8. DASAR-DASAR KOMUNIKASI 9. Tuesday, March 9, 2010 PENGERTIAN KOMUNIKASI KOMUNIKASI COMMUNICATIO (KATA LATIN) PEMBERITAHUAN, PEMBERIAN BAGIAN KATA SIFATNYA: COMMUNIS ARTI : BERSIFAT UMUM,BERSAMA-SAMA KATA KERJANYA: COMMUNICARE ARTI : BERDIALOG, BERUNDING ATAU BERMUSYAWARAH 10. Tuesday, March 9, 2010 KOMUNIKASI PROSES (KEGIATAN) PENYAMPAIAN PESAN / INFORMASI DARI SESEORANG (PENGIRIM PESAN) KEPADA ORANG LAIN (PENERIMA PESAN) DENGAN MENGGUNAKAN CARA / TEKNIK / SARANA PENYAMPAI PESAN / INFORMASI TERTENTU DIMANA SI PENGIRIM PESAN MENGINGINKAN UMPAN BALIK DARI APA YANG DIINFORMASIKAN 11. TUJUAN KOMUNIKASI SUMBER PENERIMA MEMPENGARUHI MENGHIBUR MENGETAHUIINFORMASI MENGIRIMKAN INFORMASI MENDIDIK 12. KOMPONEN DASAR KOMUNIKASI 13. KOMPONEN DASAR KOMUNIKASI SUMBER : ORANG YANGMEMPRAKARSAIKOMUNIKASI (KOMUNIKATOR) INTERAKSI: LANGSUNG MAUPUN TIDAK LANGSUNG MEDIA: TEMPAT PENYALURAN PESAN 1. 3. 4. PENERIMA: ORANG YANG MENERIMA/ SASARAN PESAN DARI SUMBER(KOMUNIKAN) 2. PEMAHAMANBERSAMA: MUTUAL UNDERSTANDING 5. 14. PROSES TERJADINYAKOMUNIKASI 15. PROSES KOMUNIKASI PENYAMPAIAN PESAN PERTUKARAN PESAN 16.

  • UMPAN
  • BALIK

PESAN ATAU ESENSI KOMUNIKASI MEDIA PERSEPSI PENGALAMAN MASA LALU MEMORIBARU TUJUAN PEMAHAMAN SKILLCOMMUNICATION SALURAN noise KOMUNIKAN GANGGUAN KOMUNIKATOR ide start 17. BARU DATANG, PENUH SEMANGAT BELUM PUNYA TEMAN SETELAH KUMPUL, PUNYA TEMAN BARU, KARENA BARU KENAL, TERASA ADA BEBAN DALAM DIRINYA KARENA TIDAK TAHU APA YANG HARUS DIPERBUAT. ADA UPAYA UNTUK MERINGANKAN BEBAN DENGAN CARA MEMPERKENALKAN DIRI SETELAH KENALAN TERASA BEBAN DALAM DIRI SEMAKIN RINGAN, DANMULAI BERANI TANYA INI ITU. UMUMNYADIAWALI DENGAN ANAKNYA BERAPA DAN SEBAGAINYA OBROLAN SEMAKIN HANGAT DAN RASA KEDEKATAN MULAI TIMBUL, APALAGI KALAU TEMAN SEKAMAR RASA PERSAHABATAN MAKIN TERJALIN DANSUDAH BERANITANYA HAL-HAL YANG BERSIFAT PRIBADI PADA TAHAP INIHUBUNGAN SUDAH SANGAT DEKAT DAN JIKA ADA SESUATU YANG TIDAK PAS DI HATI SUDAH MULAI BERANI MARAHPADA TAHAP INI HUBUNGAN PERSAHABATAN SUDAH MENYATU SEHINGGA SEKARANG HUBUNGAN SUDAH SEPERTI SAUDARA SENDIRI 18. RANGKUMANPROSES KOMUNIKASI UMPAN BALIK B AGAIMANA HASILNYA KOMUNIKAN KEPADA SIAPA MEDIA SALURAN YANG MANA PESAN MENGATAKAN APA KOMUNIKATOR SIAPA 19. KOMUNIKASI DALAM DUNIA KERJA 20. DARI SEGI HIRARKI KOMUNIKASI DALAM DUNIA KERJA

      • VERTICAL
      • HORIZONTAL
      • TOP-DOWN DOWNWARD COMMUNICATION
      • BOTTOM-UP UPWARD COMMUNICATION
      • INTERNAL
      • EXTERNAL

21. KOMUNIKASI VERTIKAL

  • KEPALA BIRO

KEPALA SUB AG KEPALA URUSAN STAF KEPALABAGIAN KOMUNIKASI KE ATAS KOMUNIKASI KE BAWAH KOMUNIKASI KE BAWAH (DOWNWARD COMMUNICATION) DAN KOMUNIKASI KE ATAS (UPWARD COMMUNICATION) MELALUI SALURAN KOMANDO DALAM STRUKTUR ORGANISASI. 22. SURAT KE RUMAH POSTER TELEPON PIDATO DI DEPAN KARYAWAN REKAMAN VIDEO SURAT ELEKTRONIK[E-MAIL] BEBERAPA SALURAN KHUSUS UNTUK KOMUNIKASI KE BAWAH MEMO INTERORGANISASI RAPAT DEPARTEMEN TATAP MUKA DENGAN BAWAHAN WARTA ORGANISASI PAPAN PENGUMUMAN FAX KOMUNIKASI KE BAWAH DIPRAKARSAI OLEH MANAJEMEN ORGANISASI TINGKAT ATAS DAN KEMUDIAN KE BAWAH MELEWATIRANTAI PERINTAH 23. KOMBINASI LISAN DA N TULISAN LISAN SAJA TULISAN SAJA PAPAN PENGUMUMAN SELENTINGAN[GRAPEVINE] EFEKTIFITAS KOMUNIKASI KE BAWAH 24. PROSES PENYAMPAIAN GAGASAN, PERASAAN DAN PANDANGAN PEGAWAI TINGKAT BAWAH KEPADA ATASANNYA DALAM ORGANISASI KOMUNIKASI KE ATAS 1.MELENGKAPI MANAJEMEN DENGAN INFORMASI YANGDIPERLUKANUNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN. 2.MEMBANTU MENGURANGI TEKANAN DAN FRUSTASI PEGAWAIAKIBAT SUASANA KERJA. 3.MENINGKATKAN KESADARAN PARTISIPASI PEGAWAI DALAMORGANISASI. 4.SEBAGAI BONUS SALURAN UNTUK MEMUASKAN PADA MASADEPAN. PENELITIAN MENUNJUKKAN BAHWA KOMUNIKASI KE ATAS SETIDAKNYA MEMPUNYAI EMPAT FUNGSI PENTING : 25. DIUKUR DENGAN PERTANYAAN BERIKUT : APAKAH OPINI ANDA BERPENGARUH TERHADAP KEPUTUSAN HARIAN YANG MELIBATKAN PEKERJAAN ANDA? APAKAH ANDA YAKIN BAHWA PENDAPAT ANDA BERPENGARUH NYATA PADA ORGANISASI ANDA? APAKAH ATASAN ANDA MEMBERI KESEMPATAN PADA ANDA UNTUK BERPERAN SERTA DALAM PERENCANAAN PEKERJAAN ANDA SENDIRI? KOMUNIKASI KE ATAS[UPWARD COMMUNICATION] 26. KOMUNIKASI HORIZONTAL

  • KEPALA BIRO

KASUBAG KABAG KABAG KASUBAG KASUBAG KASUBAG STAF 27. PERTUKARAN INFORMASI DI ANTARA PERWAKILAN DAN PERSONIL PADA TINGKATYANG SAMA DALAMORGANISASI KOMUNIKASI HORISONTAL 28. FUNGSI KOMUNIKASI HORISONTAL DALAM SUATU ORGANISASI

  • KOORDINASI TUGASPARA KEPALA DEPARTEMEN BERTEMU SETIAP BULANUNTUK MENDISKUSIKAN : KONTRIBUSI TIAP-TIAP DEPARTEMEN TERHADAPTUJUAN SISTEM.
  • CONTOH LAINNYA, KOORDINASI TIM PENGAJAR, TIM PENULIS DI UNIVERSITASDLL.
  • 2.PENYELESAIAN MASALAH: ANGGOTA SEBUAH DEPARTEMEN BERKUMPUL MENDISKUSIKAN BAGAIMANA MENANGANI PENCIUTAN ANGGARAN; MEREKA DAPAT MENERAPKAN TEKNIKBRAINSTRORMING.
  • 3.BERBAGI INFORMASI: ANGGOTA SATU DEPARTEMEN BERTEMU DENGAN ANGGOTA DEPARTEMEN LAIN UNTUK MENGINFORMASIKAN DATA BARU. SUATU JURUSAN DI UNIVERSITAS BARU-BARU INI MENYUSUN KEMBALI KURIKULUMNYA. UNTUK MENGINFORMASIKAN KEPADA DEPARTEMEN LAIN MENGENAI REVISI BESAR TSB. FAKULTAS MENGADAKAN BEBERAPA RAPAT DENGAN PERWAKILAN JURUSAN LAIN UNTUK MENJELASKAN KURIKULUM BARU.
  • 4. PENYELESAIAN KONFLIK: ANGGOTA SEBUAH DEPARTEMEN RAPAT UNTUK MENDISKUSIKAN KONFLIK DALAM ATAU ANTAR DEPARTEMEN

29. KOMUNIKASI DIAGONAL

  • KEPALA BIRO

KA SUB BAGIAN KEPALA BAGIAN KEPALA BAGIAN KA SUB BAGIAN KA SUB BAGIAN KA SUB BAGIAN 30. TAHAPAN DALAM KOMUNIKASITAHAP INTERAKSI BIDANG KEPRIBADIAN UMUM (PUBLIC AREA) INDIVIDU BERUSAHA MENGHINDARI KONFLIK, SEDIKIT EVALUASI DIRI, HUBUNGAN DISESUAIKAN DENGAN NORMA SOSIAL PADA SITUASI TERSEBUT TAHAP PERTUKARAN EKSPLORASI (EXPLORATORY EXCHANGE) INDIVIDU BERUSAHA MENGEMBANGKAN KEPRIBADIAN UMUM,MULAI MEMASUKI KEPRIBADIAN KHUSUS, MULAI AKRAB, SALING KENAL 31. TAHAP INTERAKSI EFEKTIF (EFFECTIVE INTERACTION) INDIVIDU BERUSAHA MENJALIN PERSAHABATAN AKRAB, HUBUNGAN MENGARAH ROMANTIS, BEBAS, TETAPI MASIH ADA KEENGGANAN MEMBUKA KEINTIMAN. FOKUSW HANYA PADA SALING MENJAJAGI SATU SAMA LAIN TAHAP HUBUNGAN STABIL (STABLE EXCHANGE STAGE) INDIVIDU BERUSAHA MENGARAH PADA KETERBUKAAN DAN MULAI DIBUMBUI EMOSI YANG EFETIF TERHADAP TEMAN BICARA 32. KRITERIA KEBERHASILAN KOMUNIKASI KEPERCAYAAN KOMUNIKAN TERHADAP KOMUNIKATOR DAN KETERAMPILAN KOMUNIKATOR DALAM BERKOMUNIKASI DAYA TARIK DAN KESESUAIAN PESAN TERHADAP KEBUTUHAN KOMUNIKAN PENGALAMAN ISI PESAN ANTARA KOMUNIKATOR DAN KOMUNIKAN 33. KEMAMPUAN KOMUNIKAN DALAM MENAFSIRKAN PESAN DAN KEBUTUHANYA ATAS PESAN YANG DITERIMA SETTING KOMUNIKASI YANG KONDUSIF SISTEM PENYAMPAIAN PESAN SESUAI DENGAN JENIS INDERA KOMUNIKAN 34. HAMBATAN DAN KEBERHASILAN KOMUNIKASI PESERTA DIKLAT DIHARAPKAN DAPAT MENJELASKAN HAMBATAN KOMUNIKASI DAN SALAH PAHAM DALAM BERKOMUNIKASI 35. HALANGAN KOMUNIKASI HALANGAN INTERPERSONAL PERSEPSI STATUS ORANG YANG BERKOMUNIKASI SIKAP DEFENSIF PERASAAN NEGATIF ASUMSI BAHASA 36. HALANGAN KOMUNIKASI ORGANISASI TINGKAT HIRARKI OTORITAS MANAJERIAL SPESIALISASI KERJA 37. KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI

  • PESERTA DIKLAT DIHARAPKAN MAMPU MENJELASKAN :
  • KOMUNIKASI DENGAN CARA BERPIKIR POSITIF
  • KOMUNIKASI PERSEORANGAN,KELOMPOK SERTAMASSA
  • PENGGUNAAN SARANA KOMUNIKASI

38. KOMUNIKASI DENGAN CARA BERPIKIR POSITIF KOMUNIKASI YANG DILAKUKAN DENGAN POLA BERPIKIR POSITIF, YAITU : PROSES KOMUNIKASI YANG DIDASARKAN PADA POLA PIKIR YANG SEHAT DAN LOGIS SEHAT:AKAL SEHAT PENGGUNAAN DAYA PIKIR SECARA OBYEKTIF LOGIS: DITERIMA AKAL SEHAT SEHINGGA TIDAK ADAKESAN DIBUAT-BUAT DAN BERTELE-TELE 39. KOMUNIKASI YANG DILAKUKAN DENGAN POLA BERPIKIR POSITIF KOMUNIKATOR HARUS MEMAHAMIPOSISINYA MENGETAHUI POSISI KOMUNIKAN MEMAHAMI MATERI KOMUNIKASI MENGETAHUI TEMPAT KOMUNIKASI MEMBERIKAN KESEMPATAN KEPADA KOMUNIKATOR UNTUK MEMBERIKANRESPON MENYESUAIKAN DIRI DENGAN SITUASI DANKONDISI GAYA DAN SIKAP YANG MENYENANGKAN MENGHARGAI DAN MENGHORMATI TEMANKOMUNIKASI TIDAK MENAMPILKAN GAYA OTORITER TIDAK MENILAI, MENYALAHKAN ATAUMENGKRITIK TIDAK MENDIKTE ATAU MEMBERI NASIHAT TIDAK MENYUDUTKAN ATAU MENEKAN KOMUNIKASI EFEKTIF 40. KOMUNIKASI PERSEORANGAN KOMUNIKASI VERBAL KOMUNIKASI NON VERBAL KOMUNIKASI LISAN KOMUNIKASI TERTULIS 41. KOMUNIKASI VERBAL MENGIRIM PESAN RESPON 42. RESPON TINDAKAN INSTRUKSIONAL KEBERSAMAANMENDENGARKAN 43. RESPON CLARIFICATION PARAPHRASE REFLECTION SUMMARIZATION CONTOH : CLARIFICATION:APAKAH YANG ANDA MAKSUD ADALAH .. PARAPHRASE:ANDA MENGATAKAN BAHWA ..REFLECTION:ANDA TIDAK PUAS KARENA SUMMARIZATION:ANDA TELAH MENYATAKAN BAHWA . MENDENGARKAN 44. TINDAKAN:BENTUK TIN