sasbel fajar

Embed Size (px)

Text of sasbel fajar

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    1/29

    NAMA: FAJAR PAMBUDI

    KELOMPOK: A-7

    LI.1. Memahami dan Menjelasan Klasi!iasi Asam dan Basa

    LO.1.1. De!inisi Asam dan Basa

    Asam adalah sekelompok zat yang mengandung hidrogen yangmengalami disosiasi atau terpisah dalam larutan untuk menghasilkan H bebas⁺dan anion.

    Basa adalah bahan yang dapat berikatan dengan H bebas dan menarik ⁺ion tersebut dari larutan.

    Menurut B"#ns$ed L#%"&:- asam adalah zat yang dapat memberikan ion (H+) ke zat lain sebagai

    donor proton.Contohnya : asam asetat (CHC!!H)" #endrung untuk melepaskan proton (H+) yang ada pada gugus karboksilatnya" dimana :

    - basa adalah zat yang dapat menerima ion (H+) dari zat lain akseptor  proton dari asam kon$ugatnya.

    Menurut Le%is :- asam adalah akseptor ele#tron.

    - basa adalah molekul atau ion yang memiliki tendensi untuk mendonorkan%&Bnya.

    :N

    H

    H

    H

    B

    F

    F F

    +

    N

    H

    H

    H

    B

    F

    F

    F

    asam le'is basa le'is

    Menurut A""heni's :- Asam adalah zat yang terdisosiasi dalam air membentuk ion hidrogen

    +¿

     H ¿ .Contoh :HCl dalam air akan membentuk ion H+  dan Cl-" oleh

    karena itu HCl merupakan suatu asam.

    CHC!!H     →   CHC!!-  + H+

    HCl → H+  + Cl-

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    2/29

    - Basa adalah zat yang terdisosiasi dalam air membentuk ion hidroksida −¿

    OH ¿ . Contoh: *a!H dalam air akan membentuk ion *a+ dan !H-"

    oleh karena itu *a!H merupakan suatu basa.

    ($a,iruddin"/)i,at-si,at asam :

    - 0asa: masam ketika dilarutkan dalam air.

    - entuhan: asam terasa menyengat bila disentuh" dan dapat merusak kulit"terutama bila asamnya asam pekat.- 1ereakti,an: asam bereaksi hebat dengan kebanyakan logam " yaitu

    korosi, terhadap logam.- Hantaran listrik: asam" 'alaupun tidak selalu ionik" merupakan

    #airan elektrolit.

    i,at-si,at basa :- 1austik  - 0asanya pahit- 2i#in seperti sabun

    - *ilai pH lebih dari 3- Mengubah 'arna lakmus merah men$adi biru- 4apat menghantarkan arus listrik - Menetralkan asam

    LO.1.(. Klasi!iasi Asam dan Basa

    Berdasarkan 1ekuatannya1lasi,ikasi asam basa ini digolongkan berdasarkan kekuatannya dan ukuran

    terionisasi" dibagi men$adi " yaitu:5. Asam kuat adalah senya'a yang terurai se#ara keseluruhan saat di larutkan dalam

    air dan menghasilkan $umlah ion semaksimum mungkin. Contoh asam kuat :

    Nama Asam K'a$

    Asam kloridaAsam nitratAsam sul,atAsam bromidaAsam iodidaAsam klorat

    Asam perkloratAsam klorit

    HClH*!H!6HBr H7HCl!

    HCl!6HCl!

     *a!H →  *a+  + !H-

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    3/29

    Asam bromitAsam perbromatAsam ioditAsam periodat

    HBr!HBr!6H7!H7!6

    Basa kuat adalah senya'a yang terurai se#ara keseluruhan saat dilarutkan dalamair dan bereaksi dengan asam.Contoh basa kuat :

    Nama Basa K'a$

    2itium hidroksidaAtrium hidroksida1alium hidroksida1alsium hidroksida0ubidium hidroksida

    tronsium hidroksidae#ium hidroksidaBarium hidroksida

    2i!H *a!H1!HCa(!H)0b!H

    r(!H)Cs!HBa(!H)

    . Asam lemah adalah senya'a yang hanya sedikit terurai saat dilarutkan didalam air kurang bereaksi kuat dengan asam. Contoh asam lemah

    Nama Asam Lemah

    Asam asetat

    Asam askorbatAsam benzoatAsam boratAsam karbonatAsam sitratAsam ,ormatAsam hidrazidaAsam sianidaAsam ,luoridaHidrogen peroksidaAsam hipokloritAsam laktatAsam nitritAsam oksalat8enolAsam propanoatAsam sul,itAsam uratAsam ,os,atAsam sul,idaAsam arsenat

    Asam butanoatAsam heptanoat

    CHC!!H

    HC9H9!9C3H!HHB!HC!HC9H!3CHC!!HH*HC*H8H!HCl!HCH!H*!CH!6C9H!HCHCHC!!HH!CH *6!HH%!6HHAs!6

    CH3C!!HC6H;C!!H

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    4/29

    Asam heksanoatAsam oktanoatAsam pentanoat

    CH55C!!HC3H5C!!HC9H5C!!H

    Basa lemah adalah senya'a yang hanya sedikit terurai saat dilarutkan dalamair. Contoh basa lemah

    Nama Basa Lemah

    gas amoniak  besi(77) hidroksidaHydro

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    5/29

    Contoh : asam poliprotik   H 3 %   O4

     basa poliprotik Al(!H)

    Asam-asam yang berasal dari proses metabolisme

    - Asam >olatil adalah asam yang mudah menguap" dapat berubah bentuk men$adi bentuk #air maupun gas. Asam >olatil merupakan hasil akhir darimetabolisme asam amino" lemak dan karbohidrat.

    Contoh : karbondioksida" asam karbonat- Asam non>olatil adalah asam yang tidak mudah menguap" tidak dapat

     berubah bentuk men$adi gas untuk diekskresi oleh paru-paru" tapi harusdieksresikan oleh gin$al.

    Contoh : asam organik" asam nonorganik (ukmariah" 5;;)

    LO.1.). *'m+e" Asam dan Basa

    Asam dan basa bersumber dari:

    - %roduksi karbondioksida (C   O2 ) oleh sel-sel $aringan. C   O2  berikatan

    dengan air (terutama sel darah merah) untuk membentuk asam karbonat ( H 

    2 C   O3 ) yang terurai men$adi ion-ion hidrogen.

    - Asam anorganik yang dihasilkan selama penguraian hidrogen.

    - Asam hidrogen yang dihasilkan dari metabolisme perantara.

    - ebagian besar ion hidrogen yang dihasilkan merupakan produk sampingan atau produk akhir dari proses katabolisme sempurnakarbohidrat" lemak dan protein.

    LI.(. Memahami dan Menjelasan ,

    LO.(.1. De!inisi ,

     pH adalah dera$at keasaman yang digunakan untuk menyatakan nilai keasamanatau kebasaan yang dimiliki suatu larutan.?nit pH diukur pada skala @ 56. 7stilah pH

     berasal dari p" lambang matematika dari negati, logaritma dan H lambang kimiauntuk unsur hidrogen.

     pH dibentuk dari in,ormasi kuantitati, yang dinyatakan oleh tingkat dera$atkeasaman atau basa yang berkaitan dengan akti>itas ion hidrogen. *ilai pH dari suatuunsur adalah perbandingan antara konsentrasi ion hidrogen H+ dengan konsentrasi ionhidroksil !H-.ika konsentrasi H+ lebih besar dari !H-" material disebut asam.Daitunilai pH adalah kurang dari 3.ika konsentrasi !H- lebih besar dari H+" material disebut

     basa dengan suatu nilai pH lebih besar dari 3.

     (Euyton" /)

    LO.(.(. a"a Menen$'an ,

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    6/29

    Dang digunakan untuk mengukur pH suatu larutan adalah:- 1ertas lakmus" kertas lakmus berubah men$adi merah bila keasaman larutan naik 

    (asam)" sedangkan berubah men$adi 'arna biru bila $ika tingkat keasamaan larutanturun (basa). %enggunaan kertas lakmus ini adalah pengukuran yang paling sederhana"tetapi tidak dapat menentukan nilai pasti pH tersebut" hanya menun$ukkan asam atau

     basa.

    - 7ndikator 1ertas (7ndikator ti#k). 7ndikator kertas berupa kertas serap dan tiapkotak kemasan indikator $enis ini dilengkapi dengan peta 'arna. %enggunaannyasangat sederhana" sehelai indikator di#elupkan ke dalam larutan yang akan diukur 

     pH-nya. 1emudian dibandingkan dengan peta 'arna yang tersedia

    - 7ndikator uni>ersal" substansi yang dapat berubah 'arna diantara berbagai ukuran pH. 7ndikator tidak memberikan gambaran lebih spesi,ik terhadap nilai pHdibandingkandengan kertas lakmus. 7ndikator uni>ersal merupakan gabungan

     berbagai indikator yang diikuti dengan perubahan 'arna dari pH @ 5. Berbagaima#am indikator uni>ersal" yaitu :

    La"'$an India$#" /"a&e , Pe"'+ahan 0a"na

    Metil ?ngu " @ 5" 1uning @ ?nguMetil 1uning " @ " Merah @ 1uningMetil ingga "5 @ 6"6 Merah @ 1uning

    Brom 1resol Hi$au "/ @ "6 1uning @ BiruMetil Merah 6" @ 9" Merah @ 1uning

    Brom Fimol Biru 9" @ 3"9 1uning @ Biru8enol,talein /" @ ;"9 Fidak Ber'arna @ Merah

    Alizarin 1uning 5"5 @ 5" Fidak Ber'arna @ ?ngu

    - Menggunakan alat pH meter yaitu alat yang digunakan di lab untuk menentukan pH dari suatu larutan dan nilainya tertera sangat $elas. pH meter beker$a berdasarkan prinsip elektrolit atau kondukti>itas suatu larutan.

    4a,tar indikator asam basa lengkap

    India$#"Ren$an

    ,

    K'an$i$as ,en'naan ,e" 12

    mlAsam Basa

    Fimol biru 5"-"/ 5- tetes "5G larutan merah 1uning

    %entametoksi merah 5"-"5 tetes "5G dlm larutan Gal#ohol

    merah-ungu tak ber'arna

    Fropeolin !! 5"-" 5 tetes 5G larutan merah 1uning

    "6-4initro,enol "6-6"5- tetes "5G larutan dlm Gal#ohol

    tak ber'arna

    1uning

    Metil kuning ";-6"5 tetes "5G larutan dlm ;G

    al#oholmerah 1uning

    Metil oranye "5-6"6 5 tetes "5G larutan merah !ranye

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    7/29

    Brom,enol biru "-6"9 5 tetes "5G larutan kuning biru-unguFetrabrom,enol biru "-6"9 5 tetes "5G larutan kuning BiruAlizarin natriumsul,onat

    "3-" 5 tetes "5G larutan kuning ?ngu

    -*a,til merah "3-"5 tetes "5G larutan dlm 3Gal#ohol merah 1uning

     p-&toksikrisoidin "-" 5 tetes "5G larutan merah 1uningBromkresol hi$au 6"-"9 5 tetes "5G larutan kuning BiruMetil merah 6"6-9" 5 tetes "5G larutan merah 1uningBromkresol ungu "-9"/ 5 tetes "5G larutan kuning ?ngu1lor,enol merah "6-9"/ 5 tetes "5G larutan kuning MerahBrom,enol biru 9"-3"9 5 tetes "5G larutan kuning Biru

     p-*itro,enol "-3" 5- tetes "5G larutantak

     ber'arna1uning

    Azolitmin "-/" tetes "G larutan merah Biru8enol merah 9"6-/" 5 tetes "5G larutan kuning Merah

     *eutral merah 9"/-/"5 tetes "5G larutan dlm 3Gal#ohol

    merah 1uning

    0osolik a#id 9"/-/"5 tetes "5G larutan dlm ;Gal#ohol

    kuning Merah

    1resol merah 3"-/"/ 5 tetes "5G larutan kuning Merah

    -*a,tol,talein 3"-/"35- tetes "5G larutan dlm 3Gal#ohol

    merahma'ar 

    Hi$au

    Fropeolin !!! 3"9-/"; 5 tetes "5G larutan kuningmerah

    ma'ar Fimol biru /"-;"9 5- tetes "5G larutan kuning Biru

    8enol,talein (pp) /"-5"5- tetes "5G larutan dlm 3Gal#ohol

    tak ber'arna

    Merah

    -*a,tolbenzein ;"-55"5- tetes "5G larutan dlm ;Gal#ohol

    kuning biru

    Fimol,talein ;"6-5"95 tetes "5G larutan dlm ;Gal#ohol

    tak ber'arna

    Biru

     *ile biru 5"5-55"5 5 tetes "5G larutan biru MerahAlizarin kuning 5"-5" 5 tetes "5G larutan kuning 2ila#

    alisil kuning 5"-5" 5- tetes "5G larutan dlm ;Gal#ohol

    kuning oranye-#oklat

    4iazo ungu 5"5-5" 5 tetes "5G larutan kuning ?ngu

    Fropeolin ! 55"-5" 5 tetes "5G larutan kuningoranye-#oklat

     *itramin 55"-5"5- tetes "5G larutan dlm 3Gal#ohol

    tak ber'arna

    oranye-#oklat

    %oirrierIs biru 55"-5" 5 tetes "5G larutan biru ungu-pink  

    Asam trinitrobenzoat 5"-5"6 5 tetes "5G larutantak

     ber'arnaoranye-merah

    7ndikator Asam Basa Alami

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    8/29

    enya'a alam banyak yang digunakan sebagai indikator asam basa alami. Beberapatumbuhan yang bisa di$adikan sebagai bahan pembuatan indikator asam basa alami antaralain adalah kubis ungu" sirih" kunyit" dan bunga yang mempunyai 'arna (anggrek" kambo$a

     $epang" bunga sepatu" asoka" bunga kertas). Cara membuat indikator asam basa alami adalah:

    5 Menumbuk bagian bunga yang ber'arna pada mortar.

    Menambahkan sedikit akuades pada hasil tumbukan sehingga didapatkan ekstrak #air.

    &kstrak diambil dengan pipet tetes dan dan diteteskan dalam keramik.

    6 Mengu$i dengan meneteskan larutan asam dan basa pada ekstrak" sehingga ekstrakdapat berubah 'arna.

    7nilah hasil pengamatan beberapa indikator asam basa alami.

    0a"na

    B'naNama B'na

    0a"na Ai"

    B'na

    0a"na Ai" B'na

    Keadaan Asam

    0a"na Ai" B'na

    Keadaan Basa

    Merah1embangsepatu

    ?ngu muda Merah Hi$au tua

    1uning Ferompet1uningkeemasan

    &mas muda &mas tua

    ?ngu Anggrek ?ngu tua %ink tua Hi$au kemerahanMerah Asoka Coklat muda !ranye muda Coklat

    1uning 1unyit !ranye !ranye #erah Coklat kehitaman?ngu Bougen>ille %ink tua %ink muda Coklat the

    %ink &uphorbia%ink keputih-

     putihan%ink muda Hi$au lumut

    Merah 1ambo$a Coklat tua Coklat oranye Coklat kehitaman

    LO.(.). Pe"hi$'nan , la"'$an

    (6 Reaksi-reaksi Asam Bas.pdf)

    %erhitungan Asam 1uat dan Basa 1uat

    Perhitungan

    Perhitungan

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    9/29

    ?ntuk Asam 1uat :

    dan kalau H+ sudah diketahui"Masuk ke rumus pHAsam = -log[H + ]

    ?ntuk Basa 1uat :

    dan kalau !H- sudah diketahui"Masuk ke rumus pOH basa = -log[OH - ]4an terakhir" masuk ke rumus pH basa = 14-pOH basa

    (Prinsip-prinsip kimia modern by Oxtoby)

    %erhitungan Asam 2emah dan Basa 2emah

    ?ntuk Asam 2emah :

    etelah menemukan H+

    " lalu akan masuk ke rumusMasuk ke rumus pHAsam = -log[H + ]

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    10/29

    ?ntuk Basa 2emah :

    etelah menemukan !H-"Masuk ke rumus pOH basa = -log[OH - ]4an terakhir" masuk ke rumus pH basa = 14-pOH basa

    (Prinsip-prinsip kimia modern by Oxtoby)LO.(.). Man!aa$ Pen''"an ,

    Aplikasi dalam bidang kesehatan" biologi" kimia dan lain lain.

    - 4apat mengetahui pH berbagai substansi dalam tubuh

    o Cairan getah lambung pH 5" @ "o ?rine pH 6"/ @ 3"o ali>a (air liur) pH 9" @ 9";o 4arah pH 3" @ 3"6

    - 4apat lebih mudah untuk menun$ang teori terapi

    - 4apat menyesuaikan kadar enzim untuk terapi suatu penyakit pada organ tertentu"#ontoh: &nzim A memiliki si,at spesi,ik akan rusak pada pH tertentu" maka harusdisesuaikan dengan pH organ yang akan diterapi

    - 4apat mengetahui segala kemungkinan dari gangguan keseimbangan asam-basa $ikamemakan makanan yang asam seperti $eruk limo" #uka" orange $ui#e.

    - Menentukan dera$at keasaman dari suatu larutan

    - Menyatakan konsentrasi ion hidrogen

    - Menentukan suatu kondisi asidosis atau alkalosis

    - Mengatur mekanisme ion-ion di #airan ekstraselular 

    LI.). Memahami dan Menjelasan As,e Bi#imia dan Fisi#l#i Keseim+anan Asam

    Basa

    LO.).1. De!inisi Keseim+anan Asam Basa

    1eseimbangan asam-basa adalah keseimbangan ion H+.uatu keadaandimana konsentrasi ion H yang diproduksi setara dengan kosentrasi ion H yang di⁺ ⁺keluarkan oleh sel. %ada proses kehidupan keseimbangan asam pada tingkat

    molekular umumnya berhubungan dengan asam lemah dan basa lemah" begitu pula pada tingkat kosentrasinya ion H atau ion !H yang sangat lemah.⁺

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    11/29

    %engaturan keseimbangan asam basa diselenggarakan melalui koordinasi daritiga sistem" yaitu sistem bu,,er" sistem paru dan sistem gin$al.%rinsip pengaturankeseimbangan asam-basa oleh sistem bu,,er adalah menetralisir kelebihan ion H +"

     bersi,at temporer" dan tidak melakukan eliminasi. %roses eliminasi dilakukan oleh paru dan gin$al. Mekanisme paru dan gin$al dalam menun$ang sekresi" ekskresi" dan

    absorpsi ion hidrogen dan bikarbonat serta membentuk bu,,er tambahan (,os,at"ammonia)

    ?ntuk $angka pan$ang" kelebihan asam atau basa dikeluarkan melalui gin$aldan paru" sedangkan untuk $angka pendek" tubuh dilindungi dari perubahan pHdengan sistem bu,,er.Mekanisme bu,,er tersebut bertu$uan untuk mempertahankan pHdarah antara 3.-3.6.

    ($ari,uddin" /)

    LO.).(. Meanisme Bi#imia dan Fisi#l#i ,ada Asid#sis Me$a+#li 

    1eseimbangan asam basa adalah keseimbangan ion hidrogen" keseimbangan

    antara ion +¿

     H ¿ bebas dan HC

    −¿

    O3

    ¿ dalam #airan tubuh sehingga pH darah 3"

     @ 3"6 atau keseimbangan tubuh yang harus di$aga kadar ion +¿

     H ¿ bebas dalam

     batas normal maupun pembentukan asam maupun basa terus berlangsung dalamkehidupan.

    Cairan tubuh harus dilindungi dari perubahan pH karena sebagian besar enzimsangat peka terhadap perubahan pH. Mekanisme protekti, harus berlangsung akti, danse#ara terus menerus karena proses metabolisme $uga menyebabkan terbentuknyaasam dan basa se#ara terus menerus (asam karbonat" asam sul,at" asam ,os,at" asam

    laktat" asam sitrat" asam asetoasetat" ion ammonium" J-hidroksibutirat).

    1arena ion +¿

     H ¿ berpengaruh besar dalam keseimbangan asam-basa" maka

    ,aktor yang mempengaruhi +¿

     H ¿ $uga mempengaruhi keseimbangan asam basa"

    yaitu :

    a) 2ebihnya kadar +¿

     H ¿ yang ada dalam #airan tubuh" berasal dari

    - %embentukan H 

    2

    C  O

    3

     yang sebagian berdisosiasi men$adi H+

     dan HC−¿

    O3

    ¿

    - 1atabolisme zat organik 

    - 4isosiasi asam organik pada metabolisme intermedik" #ontoh pada metabolik lemak terbentuk asam lemak dan laktat yaitu melepaskan H+

     b) 1eseimbangan intake dan output ion H+ tubuh

    Ber>ariasi tergantung dari:

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    12/29

    %engaturan keseimbangan asam basa diselenggarakan melalui koordinasi dari tigasistem"yaitu :

    5. istem bu,,er 

    . istem respiratorik (sistem paru)

    . istem metabolik (sistem gin$al)

    1. *is$em +'!!e"

    istem bu,,er disebut $uga sistem penahan atau sistem penyangga" karena dapatmenahan perubahan pH.istem bu,,ermerupakan larutan yang mengandung asam dan

     basa kon$ugasinya.

    istem bu,,er kimia hanya mengatasi ketidakseimbangan asam basa sementara.ika dengan bu,,er kimia tidak #ukup memperbaiki" maka pengontrolan pH akandilan$utkan oleh paru paru yang merespon se#ara #epat terhadap perubahan ion H+ dalamdarah karena rangsangan kemoreseptor dan pusat perna,asan mempertahankan kadar H +sampai gin$al menghilangkan ketidakseimbangan tersebut" gin$al mampu meregulasi

    ketidakseimbangan ion H+ dengan mensekresikan ion H+ dan menambahkan HC−¿

    O3

    ¿

     baru dalam darah karena memiliki dapar ,os,at.4idalam tubuh terdapat beberapa sistem bu,,er" yaitu :

    - istem bu,,er asam karbonat-bikarbonat

    - istem bu,,er hemoglobin

    - istem bu,,er protein

    - istem bu,,er ,os,at

    8ungsi utama sistem bu,,er ini adalah men#egah perubahan pH yang disebabkan oleh pengaruh asam ,i

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    13/29

    sistem bu,,er tetap merupakan sistem bu,,er terbaik pada pH 3.6 'alaupun %ka nya9.5" karena dapat mengeluarkan C!  melalui paru dan $umlahnya banyak. Fubuhmempertahankan sistem bu,,er bikarbonat ini dengan pengaturan kadar karbondioksida di paru dan bikarbonat di gin$al.

    H! + C! K HC! K H+ + HC!-

    C!  bereaksi dengan H! membentuk H 

    2 C!  yang kemudian berdisosiasi

    men$adi ion hidrogen dan ion bikarbonat melalui reaksi re>ersibel. Bila ter$adi peningkatan ion hidrogen" ter$adi interaksi dengan ion bikarbonat sehingga terbentuk asam karbonat.Berarti dalam hal ini ion bikarbonat bertindak sebagai basa lemah yangmenerima kelebihan ion hidrogen. Asam karbonat yang terbentuk akan mengalamidisosiasi men$adi C! dan air" dan C! yang dihasilkan akan dikeluarkan melalui

     paru.

      *is$em +'!!e" hem#l#+in

    Bu,,er hemoglobin (Hb) merupakan bu,,er intraseluler yang beker$a di dalam seldarah merah.Hb dapat ber,ungsi sebagai bu,,er karena mengandung residu histidin"yaitu asam amino yang dapat berikatan se#ara re>ersibelion hidrogen" menghasilkanHb bentuk berproton dan tidak berproton.

     *a+ + HC! K *aHC!Hb- + H+ K HHb (%1 3-/)

    %ada sel darah merah" Hb dapat mengikat karbondioksida dan mengubahnya men$adikarbonat karena didalam sitoplasma terkandung anhidrase karbonat" dan proses

     pengikatan ter$adi dengan #epat karena C! berdi,usi #epat melintasi membran seldarah merah tanpa memerlukan mekanisme transport akti, membran sel. 1emampuan

     pengaturan ini dikenal sebagai sistem bu,,er hemoglobin.

    Bu,,er utama #airan ekstraseluler adalah sistem bikarbonat dan hemoglobin. Hb penting untuk pengangkutan oksigen ke $aringan" pengangkut C! dan sebagai sistem bu,,er yang kuat.

    *is$em +'!!e" ,"#$ein

    istem bu,,er protein ber,ungsi mengatur pH #airan ekstraserselular daninterstitial.%rotein sebagai bu,,er berinteraksi se#ara ekstenti, dengan sistem bu,,er 

    lainnya. %rotein tersusun oleh asam amino yang mempunyai si,at am,oter" yaitu asamamino akan bersi,at sebagai kation pada suasana asam dan bersi,at sebagai anion padasuasana basa.

    8ungsi pengaturan bu,,er protein:- Bila ter$adi penurunan pH" gugus amino (-*H) dari asam amino akan bertindak 

    sebagai basa lemah dengan mengikat ion hidrogen dan membentuk ion amonium.Eugus amino bertindak sebagai akseptor proton.

    - Bila ter$adi peningkatan pH" gugus karboksil (-C!!H) dari asam amino mengalamidisosiasi dan berubah men$adi ion karboksil dan ion H+. Eugus karboksil bertindak sebagai donor proton.

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    14/29

    Cairan interstitium yang mengandung protein dan asam amino terdisosiasi ikut berperan mengatur pH. %rotein mengandung asam amino histidin yang mempunyai#in#in imitazol dengan %ka L 9.. %ada kebanyakan protein %k sekitar 3.-3.6. %roses

     pengaturan melalui sistem bu,,er protein ber$alan lambat karena ion hidrogen harusmelalui proses di,usi membran sel yang dipengaruhi oleh pompa natrium.

      *is$em +'!!e" F#s!a$

    istem dapar ini berperan penting dalam pendaparan #airan tubulus gin$al dan #airanintrasel

    %ada #airan intra sel" kehadiran penyangga ,os,at sangat penting dalammengatur pH darah.%enyangga ini berasal dari #ampuran dihidrogen ,os,at (H%!6-)dengan monohidrogen ,os,at (H%!-).istem penyangga ,os,at beker$a dalam #arayang serupa untuk mengubah asam kuat men$adi asam lemah dan basa kuat men$adi

     basa lemah. *atrium hidrogen ,os,at (  Na2 PO4 ) adalah basa lemah dan natrium

    dihidrogen ,os,at ( *a   H 2 %   O4 ) adalah asam lemah

    HCl + *aH%!6 K *aH%!6 + *aCl *a!H + *aH%!6 K *aH%!6 + H!H%!6-(a) + H +(a)  N  NH  %! 6(a)H%!6 - (a) + !H -(a) --O H%!6-(a)) + H! (a)

    %enyangga ,os,at dapat mempertahankan pH darah 3"6. %enyangga di luar sel hanyasedikit $umlahnya" tetapi sangat penting untuk larutan penyangga urin.

    (Euyton" /)

    (. *is$em "es,i"a$#"i 3sis$em ,a"'4

    - istem pernapasan berperan penting bagi keseimbangan asam-basa karenakemampuannya mengubah >entilasi paru-paru sehingga dapat mengubah ke#epatan

    ekskresi C   O2  penghasil+¿

     H ¿ yang diatur oleh konsentrasi

    +¿

     H ¿  arteri.

    - %engaturan pernapasan terhadap keseimbangan asam basa merupakan tipe sistem

     penyangga ,isiologis. eluruh tenaga penyangga sistem pernapasan adalah 5 atau kali lebih besar daripada tenaga penyangga kimia.

    - 0ata-rata se#ara normal terdapat sekitar 5" mmolPliter C   O2  yang terlarut dalam

    #airan ekstraseluler yang sama dengan 6mmHg %C   O2 . Bila pembentukanC   O2

    metabolik meningkat" #airan ekstraseluler%C   O2  $uga meningkat.

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    15/29

    - ika konsentrasi+¿

     H ¿ meningkat" pusat pernapasan di batang otak se#ara re,leks

    terangsang untuk meningkatkanC   O2   >entilasi paru-paru yang mengakibatkan

    kedalaman na,as meningkat sehingga lebih banyak yang dikeluarkan sehingga $umlah H 2CO3 yang ditambahkan ke dalam #airan tubuh berkurang. 1arena C   O2

    membentuk asam" pengeluaran C   O2  pada dasarnya adalah pengeluaran asam dari

    tubuh. adi" pH tubuh dapat kembali ke pH normal. adi" peningkatan >entilasial>eolus menurunkan konsentrasi ion hidrogen #airan ekstraseluler dan meningkatkan

     pH. Begitu pula sebaliknya.

    - 1onsentrasi ion hidrogen $uga berpengaruh terhadap ke#epatan >entilasi al>eolus.e'aktu ke#epatan al>eolus menurun karena disebabkan oleh peningktan pH dan

     penurunan konsentrasi hidrogen" $umlah oksigen yang ditambahkan ke dalam darah

    menurun dan tekanan parsial oksigen di dalam darah $uga menurun sehinggamemberikan e,ek merangsang ke#epatan >entilasi.

    - %aru-paru sangat penting dalam mempertahankan konsentrasi+¿

     H ¿  plasma. etiap

    hari" paru-paru mengeluarkan+¿

     H ¿  yang berasal dari asam karbonat dari #airan

    tubuh " lebih banyak daripada $umlah yang dikeluarkan oleh gin$al.

    - istem pernapasan $uga dapat menyesuaikan $umlah+¿

     H ¿ yang ditambahkan ke

    #airan tubuh dari sumber sesuai dengan kebutuhan untuk memulihkan pH ke arah

    normal apabila ter$adi ,luktuasi konsentrasi+¿

     H ¿   dari sumber-sumber asam non-

    karbonat.

    - %engaturan oleh sistem pernapasan beker$a dengan ke#epatan sedang dan hanya akti,  berperan $ika sistem penyangga kimia'i sa$a tidak mampu meminimalkan perubahan

    konsentrasi+¿

     H ¿ . ika kelainan non-respiratorik mengubah konsentrasi

    +¿

     H ¿ "

    sistem pernapasan hanya akan dapat mengembalikan pH -3G dari normal karenagaya pendorong yang mengatur respon >entilasi kompensatorik lenyap apabila pH bergeser ke arah normal.

    - ika perubahan konsentrasi+¿

     H ¿ " ter$adi akibat ,luktuasi konsentrasi C   O2 yang

    timbul dari gangguan pernapasan" mekanisme pernapasan sama sekali tidak dapat berperan mengontrol pH.

    ). *is$em me$a+#li 3sis$em injal4

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    16/29

    - Ein$al tidak sa$a dapat mengubah-ubah pengeluaran+¿

     H ¿ " tetapi $uga dapat

    menahan atau mengeliminasi HC−¿

    O3

    ¿

    - Ein$al mampu memulihkan pH hampir tepat ke normal 'alaupun membutuhkan yanglebih lama.

    - Ein$al mengontrol pH #airan tubuh dengan menyesuaikan ,aktor yaitu :

    a. Es"esi i#n hid"#en

    - %aru-paru hanya mampu mengeluarkan asam karbonat melalui eliminasiC

    O2

    . Fugas untuk mengeliminasi

    +¿

     H 

    ¿

      yang berasal dari asam sul,at",os,at" laktat dan asam lain terletak di dalam gin$al.

    - Ein$al tidak sa$a se#ara kontinu mengeluarkan+¿

     H ¿  dalam $umlah normal

    yang terus menerus dihasilkan dari sumber-sumber asamnon-karbonat" tetapi" $uga mengubah-ubah ke#epatan sekresinyauntuk mengkompensasi perubahan

    konsentrasi+¿

     H ¿  yang timbul dari kelainan konsentrasi asam karbonat.

    - Besarnya sekresi +¿ H ¿  bergantung pada status asam basa pada sel tubulus

    gin$al dan tidak dipengaruhi oleh pengaruh hormonal.

    - %roses sekresi+¿

     H ¿  bera'al di sel-sel tubulus dengan C   O2  yang datang

    dari sumber yaitu C   O2 yang berdi,usi dari plasma atau dari #airan

    tubulus atau C   O2  yang diproduksi se#ara metabolis di dalam sel tubulus.

    2aluC  O

    2

      dan H 

    2

    ! membentuk H 

    2CO

    3

      yang akan berdisosiasi

    membentuk+¿

     H ¿  danHC

    −¿

    O3

    ¿

    . uatu pemba'a yang bergantung energi di

    membran luminal kemudian mengangkut+¿

     H ¿  keluar sel ke dalam lumen

    tubulus. 4i bagian ne,ron" pemba'a ini mengangkut+¿

     Na¿  yang berasal

    dari ,iltrat glomerulus ke arah yang berla'anan. 1arena reaksi ini dia'ali

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    17/29

    dengan C   O2  $adi ke#epatannya bergantung pada konsentrasi C   O2 " $ika

    konsentrasi C   O2 meningkat" maka reaksi akan berlangsung #epat.

    - ika konsentrasi

    +¿

     H ¿

    di plasma tinggi" sel-sel tubulus akan berespon dengan

    mensekresikan+¿

     H ¿ dalam $umlah yang lebih untuk disekresikan ke dalam

    urin" begitu pula sebaliknya. Ein$al tidak dapat meningkatkan konsentrasi

     plasma dengan mereabsorpsi+¿

     H ¿ yang sudah di,iltrasi karena tidak terdapat

    mekanisme tersebut di dalam gin$al.

    +. Es"esi +ia"+#na$

    - ebelum dibuang oleh gin$al"+¿

     H ¿  yang dihasilkan dari asam non-karbonat

    disangga olehHC−¿

    O3

    ¿

     plasma.

    - Ein$al mengatur konsentrasi HC−¿

    O3

    ¿

     plasma melalui mekanisme yaitu :

    5. 0eabsorpsi HC−¿

    O3

    ¿

    yang di,iltrasi kembali ke plasma

    - 7on bikarbonat tidak mudah menembus membran luminal sel-seltubulus gin$al sehingga tidak dapat di,iltrasi dan direabsorpsi se#aralangsung.

    - 7on hidrogen yang disekresikan ke luar sel tubulus berikatan dengan

    HC−¿

    O3

    ¿

    yang di,iltrasi untuk membentuk  H 2 C−¿

    O3

    ¿

    . 2alu di

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    18/29

     ba'ah pengaruh karbonat anhidrase"  H 2 C−¿

    O3

    ¿

    tersebut teruari

    men$adi  H 2 ! danC   O2 . 2alu C   O2   masuk kembali ke

    dalam sel tubulus karenaC  O

    2

     mampu dengan mudah menembusmembran sel tubulus. 4i dalam sel" di ba'ah pengaruh karbonat

    anhidrase intrasel" C   O2  bergabung kembali dengan H!

    membentuk  H 2 C−¿

    O3

    ¿

     yang akan terurai men$adi+¿

     H ¿ danHC

    −¿

    O3

    ¿

    . 1arena dapat menembus membran basolateral sel tubulus"

    HC−¿

    O3

    ¿

    se#ara pasi, berdi,usi keluar sel masuk ke dalam plasma

    kapiler-peritubulus. HC−¿

    O3

    ¿

    ini seolah-olah direabsorpsi padahal

    sebenarnya tidak.

    - 4alam keadaan normal" ion hidrogen yang disekresikan ke dalamlumen tubulus lebih banyak dibandingkan dengan ion bikarbonatyang di,iltrasi. ehingga semua ion bikarbonat yang di,iltrasi

     biasanya direabsorpsi karena tersedia+¿

     H ¿ di lumen tubulus untuk 

     berikatan dengannya.

    . %enambahan HC−¿

    O3

    ¿

     yang baru ke dalam plasma

    - %ada saat semuaHC−¿

    O3

    ¿

    yang di,iltrasi telah direabsorpsi dan

    sekresi+¿

     H ¿   tambahan telah dihasilkan oleh disosiasi  H 2 C

    O3 " HC

    −¿

    O3¿

      yang dihasilkan berdi,usi ke dalam plasma

    sebagaiHC−¿

    O3

    ¿

     yang baru. 4isebut baru karena kemun#ulannya di

    dalam plasma tidak berikatan dengan reabsorpsiHC−¿

    O3

    ¿

      yang

    di,iltrasi. ementara itu"+¿

     H ¿ yang dihasilkan bergabung dengan

     penyangga ,os,at basa dan kemudian dieksresi di urin.

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    19/29

    elama asidosis" gin$al melakukan kompensasi sebagai berikut :

    - Meningkatkan sekresi dan ekskresi+¿

     H ¿ di urin sehingga kelebihan

    +¿

     H ¿  dapat dieliminasi dan konsentrasi

    +¿

     H ¿  di plasma menurun.

    - Mereabsorpsi semua ion bikarbonat yang di,iltrasi disertai dengan penambahan ion bikarbonat baru ke plasma sehingga konsentrasi ion bikarbonat plasma meningkat.

    - Begitu pula sebaliknya pada alkalosis.-

    5. *e"esi am#nia

    - Ferdapat dua penyangga urin yang penting yaitu penyangga ,os,at (yang di,iltrasi)dan amonia (*H) yang disekresi.

    - 4alam keadaan normal" ion hidrogen yang disekresikan" pertama disangga oleh sistem penyangga ,os,at" yang berada di dalam lumen tubulus karena kelebihan ingesti ,os,attelah di,iltrasi tetapi tidak direabsorpsi. ika sekresi ion hidrogen meningkat" kapasitas

    ,os,at urin untuk menyangga akan terlampaui"tetapi gin$al tidak dapat mengeluarkanlebih banyak ,os,at basa" maka semua ion ,os,at basa akan diekskresikan agar  berikatan dengan ion hidrogen.

    - 2alu sel-sel tubulus mensekresikan N   H 3 ke dalam lumen tubulus setelah

     penyangga ,os,at urin men$adi $enuh. 2alu" ion Hidrogen akan terus berikatan dengan

    N  H 

    3  untuk membentuk ion amonium (*−¿

     H 4

    ¿

    )

    - 7on amonium akan keluar melalui urin setiap ia mengangkut ion hidrogen.

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    20/29

    -   N   H 3 senga$a disintesis dari asam amino glutamin (setiap satu molekul glutamin

    menghasilkan dua ion *+¿

     H ¿ yang akan dieksresikan melalui urin dan ion bikarbonat

    yang akan dikembalikan ke darah) di dalam sel tubulus kemudian berdi,usi mengikuti

     penurunan gradien konsentrasike dalam lumen tubulus. 1e#epatannya diatur oleh $umlah kelebihan ion hidrogen yang akan diangkut di urin.

    - ?ntuk setiap *+¿

     H 4

    ¿

      yang dieksresikan" dihasilkanHC−¿

    O3

    ¿

      yang baru untuk 

    ditambahkan ke dalam darah.

    - ekresi *   H 3  selama asidosis ber,ungsi untuk menyangga kelebihan ion hidrogen

    di dalam lumen tubulus" sehingga ion hidrogen dapat disekresikan dalam $umlah besar ke dalam urin sebelum pH semakin menurun sampai batas 6".

    (her'ood" 6)

    LI.6. Memahami dan Menjelasan an'an Keseim+anan Asam Basa

    2!.6.5 4e,inisi Eangguan 1eseimbangan Asam Basa

    an'an Keseim+anan Asam +asa

    %enyimpangan status asam-basa normal dibagi men$adi empat kategori umum"

     bergantung pada sumber dan arah perubahan abnormal H+.1ategori-kategori tersebut adalahasidosis respiratorik" alkalosis respiratorik" asidosis metabolik" dan asidosis respiratorik.

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    21/29

    %emeriksaan gas darah di arteri dapat menun$ukkan kondisi asam basa di dalam tubuh"dengan menggunakan indikator : pH" %aC! dan HC!.

    5. pH netral di dalam #airan ekstra seluler : 3" @ 3"6•  pH Q 3" : asidosis•  pH O 3"6 : alkalosis

    . %aC!" merupakan komponen respirasi : normal @ 6 mmHg• %aC! O 6 mmHg : asidosis respirasi• %aC! Q 6 mmHg : alkalosis respirasi

    . HC!" merupakan gin$al atau metabolik : normal 6 @ / m&P2• HC! O / mmHg : alkalosis metabolik • HC! Q 6 mmHg : asidosis metabolik 

    6. Base &entilasi sehingga asidosis metabolik $arang ter$adi

    se#ara akut.1adar ion HC   O3 normal adalah sebesar 6m&P2 dan kadar normal pC   O2  adalah

    6 mmHg dengan kadar ion-H sebesar 6 nanomolP2. %enurunan kadar ion-HC   O3 sebesar 

    5 m&P2 akan diikuti oleh penurunan pC   O2 sebesar 5. mmHg

    1ompensasi paru dengan #ara hiper>entilasi yang menyebabkan penurunan tekanan

     parsial C   O2 " dapat bersi,at lengkap" sebagian atau berlebihan. Berdasarkan kompensasi

    ini" asidosis metabolik dapat dibagi men$adi kelompok" yaitu:

    - Asidosis metabolik sederhana (simple atau #ompensated metaboli# a#idosis)R penurunan kadar ion- HC   O3 sebesar 5 m&P2 diikuti penurunan pC   O2  sebesar 

    5. mmHg.

    - Eabungan asidosis metabolik dengan asidosis respiratorik dapat $uga disebut

    un#ompensated metaboli# a#idosisR penurunan kadar ion- HC   O3  sebesar 5 m&P2

    diikuti penurunan pC   O2   kurang dari 5. mmHg (pC   O2   dapat sedikit lebih

    rendah atau sama atau lebih tinggi dari normal)

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    22/29

    - Eabungan asidosis metabolik dengan asidosis respiratorik atau dapat disebut sebagai

     partly #ompensated metaboli# a#idosisR penurunan kadar ion- HC   O3 sebesar 5

    m&P2 diikuti penurunan pC   O2  sebesar lebih dari 5. mmHg (pH dapat sedikit

    rendah atau sama lebih tinggi dari normal)

    Ada beberapa $enis asidosis metabolik" diantaranya :a Asidosis diabeti#

    Fer$adi ketika zat bersi,at asam yang disebut keton menumpuk dalam darah karenadiabetes yang tidak terkontrol.

     b Asidosis hiperkloremik 

    4isebabkan oleh kehilangan natrium bikarbonat terlalu banyak dari tubuh" biasanyakarena diare berat.

    # Asidosis laktit

    %enumpukan asam laktat yang mungkin disebabkan oleh alkohol" kanker" olahraga berat" dan lain-lain

    d Asidosis tubulus renalis

    Fer$adi karena adanya penyakit gin$al

    e Asidosis metabolik akut

    Biasanya disebabkan oleh produksi berlebihan suatu asam yang tidak dapatmenguap.%ada asidosis metabolik akut" hiper>entilasi umumnya ter$adi danseringkali berat (perna,asan kussmaul).*amun demikian" biasanya tidak mungkinuntuk mendeteksi peningkatan respirasi melalui penerimaan ,isis sa$a pada pasienasidosis metabolik kronik" kendatipun ada penurunan %C! yang #ukup besar.

    , Asidosis metabolik kronik 

    %aling sering disebabkan oleh gangguan ,ungsi gin$al.Asidosis metabolik kronik 

    dapat pula tidak menimbulkan ge$ala atau mungkin disertai perasaan lesu dananoreksia" meskipun biasanya sulit untuk menentukan apakah ge$ala-ge$alamen#erminkan asidosis itu sendiri" atau berkaitan dengan penyakit yangmendasarinya.

    . Asidosis 0epiratorik

    Asidosis 0espiratorik adalah akibat dari retensi abnormal C! karena hipo>entilasi.1arena C! yang keluar dari paru lebih sedikit daripada normal maka peningkatan

     pembentukan dan penguraian HC! yang ter$adi menyebabkan peningkatan H+.. Alkalosis metabolik

    Alkalosis metabolik (kelebihan HC!-

    ) adalah suatu gangguan sistemik yangdi#irikan dengan adanya peningkatan primer kadar HC!-  plasma" sehingga

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    23/29

    menyebabkan peningkatan pH (penurunan H+. HC!- &C8 lebih besar dari 9m&P2 dan pH lebih besar dari 3.6.Alkalosis metabolik sering disertai dengan

     berkurangnya >olume &C8 dan hipokalemia.6. Alkalosis respiratorik

    Alkalosis 0espiratorik adalah pengeluaran berlebihan C! dari tubuh akibat

    hiper>entilasi. ika >entilasi paru meningkat melebihi la$u produksi C! maka C!yang keluar akan terlalu banyak. Akibatnya HC! yang terbentuk berkurang danH+ menurun.

    LO. 6.) E$i#l#i8 Mani!es$asi Klini8 /a$alasa an'an Keseim+anan Asam Basa

    1 Asid#sis me$a+#li 

    5.5. &tiologi

    Asidosis metabolik ini merupakan $enis gangguan asam-basa yang seringter$adi. %enyebab umunya yaitu berupa :

    - iare berat  

    %ada keadaan normal" getah pen#ernaan kaya asam bikarbonat ini biasanya di sekresikan ke dalam saluran #erna dan kemudia di serap kembalike dalam plasma ketika pen#ernaan selesai.Fetapi saat diare" asam bikarbonat

    ini hilang dari tubuh dan tidak direabsorpsi" karena bikarbonatnya berkurangmaka bikarbonat yang tersedia untuk mendapar ion hidrogen berkurangsehinnga lebih banyak ion hidrogen bebas yang ada di #airan tubuh.

    - iabetes melit!s

    1elainan metabolisme lemak akibat ketidak sel menggunakan glukosakarena kurangnya e,ek insulin menyebabkan pembentukan asam keto se#ara

     berlebihan. %enguraian asam keto ini akan meningkatkan hidrogen plasma.- Ola"raga berat 

    1etika otot mengandalkan glikolisis anaerob se'aktu olah raga berat"

    ter$adi peningkatan produksi asam laktat" yang meningkatkan hidrogen plasma.- Asidosis !renik 

    %ada gagal gin$al berat (uremia)" gin$al tidak dapat menyingkirkan bahkanhidrogen dalam $umlah normal yang dihasilkan dari asam-asam nonkarbonatdari proses-proses metabolik sehingga hidrogen mulai menumpuk di #airantubuh.Eagal gin$al $ga dapat menahan bikarbonat dalam $umlah memadaiuntuk menyangga beban asam yang normal.

    ( her'ood" 5)

    Ani#n-a, dalam ,lasma

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    24/29

    4alam keadaan normal" $umlah anion dan kation di dalam tubuh adalahsama besar. elisih antara *a dengan H*! dan Cl atau selisih dari anion laindan kation lain di sebut sebagai anion-gap. %ada kelompok pembentukan asamorganik yang berlebihan sebagai penyebab asidosis metabolik" besar anion-gapakan meningkat oleh karena adanya penambahan anion lain yang berasal dari

    asam organik antara lain asam hidroksi butirat pada ketoadosis diabetik" asamlaktat pada asidosis laktat" asam salisilat pada intoksikasi salisilat. umlahnormal anion-gap dalam plasma 5S me.

    Ani#n-a, dalam ,lasma 9Na; < 9l-; 9O);

    Asidosis metabolik dengan anion-gap yang normal selalu disertaidengan peningkatan ion-Cl dalam plasma sehingga disebut $uga sebagaiasidosis metabolik hiperkloremik.Ani#n-a, dalam '"in

    %ada keadaan asidosis metabolik dengan anion gap normal" ion

    Cl yang berlebihan akan di sekresikan oleh sel interkaled duktuskolingentes bersama dengan sekresi ion H+. Ferganggu atau normalnyaekskresi ion *H dalam bentuk *H6Cl dapat dinilai dengan menghitunganion gap di dalam urin.

    Ani#n-a, dalam '"in 9Na- '"in K-'"in; < 9l-'"in;

    Bila hasilnya positi," terdapat gangguan pada ekskresi ion-*Hsehingga *H6Cl tidak terbentuk akibat adanya gangguan sekresi ion H+

    di tubulus distal misalnya pada renal tubular asidosis. Hasil yang negati,"menun$ukkan keadaan asidosis metabolik anion-gap normal dimanaekskresi ion Cl dalam bentuk *H6Cl sebanding dengan sekresi ion H+ ditubulus distal yang ter$adi akibat adanya asidosis metabolik" misalnya

     pada keadaan diare.(udoyo"ddk" ;)

    *elisih Ani#n N#"mal

    3i,e"l#"emi4

    *elisih Ani#n Menina$

    1ehilangan Bikarbonat 1ehilangan melalui saluran #erna:

    • 4iare

    • lleostomiR ,istula pan#reas" biliaris" atau usus halus

    1ehilangan melalui gin$al:• Asidosis tubulus proksimal

    gin$al (0FA)• 7nhibitor karbonik anhidrase• Hipoaldosteronisme

    %eningkatan beban asam• Ammonium klorida• Cairan-#airan hiperalimentasi

    %emberian 7T larutan salin se#ara #epat

    %eningkatan produksi asam• Asidosis laktat: laktat

    (per,usi $aringan atau

    oksigenasi yang tidak memadai seperti pada syok atau henti kardiopulmor)

    • 1etoasidosis metabolik • 1elaparan : peningkatan

    asam-asam keto• 7ntoksilasi al#ohol :

     peningkatan asam-asam ketoMenelan substansi toksik 

    • !>erdosis salisilat : salisilat"

    laktat" keton• Metanol atau ,ormaldehid:

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    25/29

    ,ormatEagal gin$al akut atau kronis

    5.. Ee$ala

    Ee$ala yang timbul pada penderita asidosis metabolik berupa :- Asidosis metabolik ringan tidak timbul ge$ala. *amun penderita biasanyamerasakan mual" muntah dan kelelahan. %erna,asan men$adi lebih dalamatau sedikit lebih #epat.

    - ?ntuk asidosis metabolik yang memburuk" penderita mulai merasakankelelahan yang luar biasa" rasa mengantuk" semakin mual dan mengalamikebingungan. Fekanan darah pun dapat menurun dan dapatmengakibatkan syok" koma dan kematian apabila kondisi asidosismetaboliknya semakin memburuk.

    5.. %engobatan

    %enanganan untuk asidosis metabolik ini dapat di#egah tergantung dengan penyebab dan keparahan asidosis metabolik itu.Contohnya seperti pada gagalgin$al kronik" apabila asidosis metabolik yang ter$adi itu ringan atau sedangmaka tidak perlu dilakukan penanganan atau pengobatan. *amun apabilakadar bikarbonat plasma turun hingga diba'ah 5 mmolP2" logis untuk melakukan pegobatan dengan pemberian basa oral" seperti natrium bikarbonatatau natrium sitrat.

    1etoasidosis diabetik respon terhadap pemberian insulin" dan kebanyakan pasien tidak memerlukan pemberian basa.Fetapi" apabila asidosis sangat berat" pemberian basa perl dibenarkan.

    %ada asidosis laktat" $ika gangguan dasarnya dapat diatasi" asidosis akanterkoreksi oleh metabolisme laktat yang menghasilkan bikarbonat. 1arenaasidosis laktat biasanya menyertai gagal perna,asan atau sirkulasi yang berat"sehingga angka mortalitasnya (kematiannya) tinggi.

    Asidosis karena diare atau kehilangan basa akibat sekresi bagianatas" biasanya disertai kehilangan >olume dan de,isiensi kalium(hipokalemia).4engan ada hubungannya dengan gangguan elektrolit ini"mungkin diperlukan pemberian in,us intra>ena yang sesuai dengan kelainan

     pasien yang spesi,ik.(Prinsip-Prinsip #lm! Penyakit alam by Harrison)

    5.6. %en#egahan

    %en#egahan yang dapat dilakukan untuk men#egah ter$adinya Asidosiskarena diare yatu dengan #ara men#egah ter$adinya diare seperti men#u#itangan dengan sabun" men$auhi makanan yang mungkin sudah terkontaminasi(seperti makanan di pinggir $alan yang sudah terkena udara tidak sehatdisekitarnya atau makanan yang tidak steril)" penyediaan air bersih" men$agatubuh agar tidak ter$adi gizi buruk" dan $uga imunisasi untuk anak-anak.

    (. Alal#sis me$a+#li

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    26/29

    .5 &tiologi- muntah. %engeluaran abnormal H+ dari tubuh akibat hilangnya getah

    lambung. H+ menurun dan tidak ladi ter$adi reabsorbsi H+ untuk menetralkanHC! plasma

    - ingesti obat alkali misalnya soda kue *aHC! sebagai terapi hiperasiditas

    lambung" $ika berlebihan maka kelebihan HC! akan diserap danmenimbulkan kelebihan HC! plasma

    -. Ee$ala

    %ernapasan lambat merupakan ge$ala utama dari alkalosis metabolik.%ernapasan lambat berpotensi menyebabkan Apnea" yaitu tidak bernapas samasekali untuk inter>al 'aktu tertentu.

    1ondisi ini memi#u perubahan 'arna pada kulit sehingga men$adikebiruan atau keunguan.

    4etak $antung $uga akan berlangsung lebih #epat yang disertai penurunantekanan darah.

    Ee$ala lain alkalosis metabolik meliputi mati rasa dan kesemutan" berkedut" ke$ang otot" mual" muntah" dan diare.

    %enderita $uga mengalami kebingungan dan pusing" sedang pada kasus berat mengakibatkan koma dan ke$ang.

    . %engobatan%engobatan alkalosis metabolik akan tergantung dari penyebabnya.%engobatan terutama ditu$ukan untuk mengembalikan keseimbangan

     pH dalam tubuh. ?ntuk itu" tubuh harus terhidrasi dengan baik terlebih dahulu.

    .6 1ompensasi- system dapar kimia'i segera membebaskan H+- >entilasi berkurang sehingga C! penghasil H+ tertahan di#airan tubuh- $ika keadaan menetap beberapa hari maka gin$al akan menahan H+ dan

    mengekskresikan lebih banyak HC! di urin

    ). Asid#sis "es,i"a$#"i

    .5 &tiologi

    %enyakit paru" depresi pusat perna,asan oleh obat atau penyakit" gangguansyara, atau otot yang mengurangi kemampuan bernapas dan menahan napas.

    %ada asidosis respiratorik tidak terkompensasi C! meningkat dimanaHC!- normal" sehingga rasio men$adi P dan pH berkurang.!besitas beratsehingga membuat seseorang kesulitan bernapas

    . Ee$alaEe$ala-ge$ala asidosis meliputi kebingungan" lesu" sesak napas"

    mengantuk" dan mudah lelah.Beberapa ge$ala lain termasuk kulit hangat"hipertensi paru" denyut $antung tidak teratur" re,leks tendon berkurang" batuk"mengi" mudah marah"

    . %engobatan

    %engobatan masalah ini harus di,okuskan pada akar penyebab yangmendasarinya.?ntuk asidosis respiratorik yang dipi#u oleh penyakit paru-paru"

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    27/29

     pengobatan akan men#akup obat bron#ho-dilator untuk memperbaiki ganggaun $alan napas.

    .6 1ompensasiFindakan kompensasi untuk memulihkan pH ke kadar normal

    - dapar kimia'i segera menyerap kelebihan H+- mekanisme perna,asan biasanya tidak dapat berespons dengan meningkatkan

    >entilasi karena masalah respirasi men$adi penyebab- gin$al menahan HC! yang di,iltrasi dan menambahkan HC! baru ke

     plasma dan sembari bersamaan mensekresi dan mengekskresi banyak H+.

    6. Alal#sis "es,i"a$#"i

    6 .5 &tiologi4emam" rasa #emas" kera#unan aspirin yang merangsang >entilasi

     berlebih.Fer$adi $uga karena mekanisme ,isiologik di tempat yang tinggi"konsentrasi ! rendah dalam arteri darah merangsang perolehan ! dan

     pengeluaran C! berlebih.

    6 . Ee$alaAlkalosis respiratorik dapat membuat penderita merasa #emas dan dapat

    menyebabkan rasa gatal disekitar bibir dan 'a$ah.ika keadaannya makinmemburuk" bisa ter$adi ke$ang otot dan penurunan kesadaran.

    6 .6%engobatanMemperlambat pernapasan. ika penyebabnya adalah ke#emasan"

    memperlambat pernapasan .ika penyebabnya adalah rasa nyeri" diberikan obat pereda nyeri.Menghembuskan napas dalam kantung kertas (bukan kantung plastik) bisa membantu meningkatkan kadar karbondioksida setelah penderitamenghirup kembali karbondioksida yang dihembuskannya. %ilihan lainnya adalahmenga$arkan penderita untuk menahan napasnya selama mungkin" kemudianmenarik napas dangkal dan menahan kembali napasnya selama mungkin.Hal inidilakukan berulang dalam satu rangkaian sebanyak 9-5 kali.

    6 . 1ompensasi- dapar kimia'i segera membebaskan H+

    - saat C!  dan H+  plasma menurun akibat >entilasi berlebihan"dua dari

     perangsang kuat untuk mendorong >entilasi lenyap. &,ek ini #enderungmengerem dorongan yang ditimbulkan oleh ,aktor nonrespirasi- gin$al menahan H+ dan mengekskresi HC!- lebih banyak.

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    28/29

    Daf tar Pustaka

    %ri#e" yl>ia Anderson (9)" Pato$isiologi %onsep %linis Proses-Proses Penyakit edisi& "ab. Huria'ati Hartanto" akarta" &EC.

    her'ood" 2auralee (5)"  'isiologi an!sia dari el ke istem edisi & " akarta"&EC.

    udoyo" U Aru" Bambang setiyohadi" 7drus Al'i (;)" *!k! Aar #lm! Penyakit  alam ,ilid # d./" akarta" 7nterna %ublishing.

    ukmariah M" 1armiati A (5;;)"  %imia %edokteran edisi 0" Binarupa Aksara"akarta.

    Eanong" U8" (3)" *!k! Aar 'isiologi %edokteran edisi 01"ab. M. 4$auhariUid$a$akusumah" akarta" &EC.

    ai,uddin" M" dkk.(/)" Eangguan 1esimbangan air-elektrolit dan asam-basaedisi 77. akarta" 81?7.

    Euyton"Arthur #" dkk. (/)" *!k! aar $isiologi kedokteran. akarta" &EC

    (httpPPmedi#astore.#omPdiambil pada selasa" 8ebuary 5)

    (httpPPbela$arkimia.#omPoleh Harthadina$ha" diambil pada selasa" 8ebuary

    5)

    (http PP#hem-is-try.orgPpengukurankeasaamanPoleh im ClarkPdiambil pada

    selasa" 8ebuary 5)

  • 8/20/2019 sasbel fajar

    29/29