of 23 /23
PERANAN PERTANIAN DALAM PEMBANGUNAN TM 2

PERANAN PERTANIAN DALAM PEMBANGUNAN

Embed Size (px)

DESCRIPTION

PERANAN PERTANIAN DALAM PEMBANGUNAN. TM 2. PENDAHULUAN. PERAN PERTANIAN SEBAGAI PRODUSEN BAHAN PANGAN DAN SERAT. PERAN PERTANIAN SEBAGAI PRODUSEN BAHAN BAKU INDUSTRI. PERAN PERTANIAN SEBAGAI PENYERAP TENAGA KERJA. PERAN PERTANIAN DALAM PELESTARIAN LINGKUNGAN. - PowerPoint PPT Presentation

Text of PERANAN PERTANIAN DALAM PEMBANGUNAN

  • PERANAN PERTANIAN DALAM PEMBANGUNANTM 2

  • MATERI PEMBELAJARANPERAN PERTANIAN SEBAGAI SUMBER PEROLEHAN DEVISA

  • Cycle Diagramsumber devisabahan pangan& serat; bahan baku industrifungsi pelestarianlingkunganpasar potensial dansumber pendapatantenaga kerja& akumulasi kapitalkontribusi sektor pertanian

  • PENDAHULUAN Pertanian adalah unit produksi biologis primer berbasis lahanOutput utama pertanian adalah bahan pangan dan seratDewasa ini pertanian dikembangkan sebagai pemasok sumber bioenergiImplikasi permasalahan persaingan kepentingan: pangan vs bahan baku industri vs bahan baku bioenergiKendala utama keterbatasan lahan

  • PENDAHULUAN masalah pertanian:respon input-input:lahan vs tenaga kerjalahan vs pupuk, pestisidalahan vs irigasilahan vs elemen klimatologi biodiversitasrespon output-output:lahan vs pilihan komoditaslahan vs pilihan alternatif fungsirespon input-output multiple effect

  • PENDAHULUANPengukuran atas peranan suatu sektor dalam perekonomian dapat dilihat dari penyerapan tenaga kerja, kontribusi terhadap penciptaan PDB (produk domestik bruto), kontribusi terhadap ekspor serta kontribusi terhadap konsumsi masyarakat.

  • PENYERAPAN TENAGA KERJADaya serap sektor pertanian terhadap tenaga kerja cukup besar. Penyerapan sektor pertanian:tidak memerlukan kualifikasi keterampilan khusus dan level pendidikan formal tertentusignifikan dalam jumlahdipengaruhi oleh man-land ratio

  • Perkembangan Angkatan Kerja dan Penyerapan Tenaga Kerja menurut Sektor Tahun 1988-2005 Sumber:ADB, 2006

  • Perkembangan Angkatan Kerja dan Penyerapan Tenaga Kerja menurut Sektor Tahun 1988-2005

    TahunAngkatan KerjaBekerjaPengangguran(Ribu Orang)PertanianIndustriLainnya*Total198874.59640.5585.99725.96372.5182.078198975.50841.2847.33524.80673.4252.083199077.80342.3787.69325.78075.8511.952199178.45541.2067.94627.27176.4232.032199280.70442.1538.25528.11078.5182.186199381.44640.0728.78430.35479.2002.246199485.77637.85810.84133.34082.0393.737199586.36135.23310.12734.75080.1106.251199690.11037.72010.77337.20985.7024.408199789.60334.79011.00939.60685.4064.197199892.73539.4159.93438.32387.6725.063199994.84738.37811.51638.92388.8176.030200095.65140.67711.64237.52089.8385.813200198.81239.74412.08638.97790.8078.0052002100.77940.63412.11038.90491.6479.1322003102.63143.04211.49638.27392.8119.8202004103.97340.60811.07042.04493.72210.2512005105.80241.81411.65241.48294.94810.854

  • Kontribusi Terhadap GDPKuznets, 1961 dalam Ghatak, 1984: kontribusi produk dari sektor pertanian ekspansi sektor non pertanian melalui penyediaan pangan dan bahan baku bagi industri pengolahan. sektor pertanian mampu menghasilkan surplus atas neraca pembayaran karena sumbangannya terhadap ekspor maupun pengembangan produk subtitusi impor.

  • Kontribusi Terhadap GDPProporsi suatu sektor terhadap total PDB merupakan alat ukur peran sektor tersebut dalam perekonomian suatu negara. Semakin besar proporsi PDB suatu sektor terhadap total PDB menunjukkan semakin besarnya dominasi sektor tersebut terhadap penciptaan pendapatan negara. Jika dilihat dari struktur perekonomian (struktur PDB) Indonesia pada kurun waktu 1988-2005, perekonomian Indonesia didominasi oleh tiga sektor yaitu pertanian, industri pengolahan dan perdagangan.

  • Kontribusi Terhadap GDPPada tahun 1988-1989 kontribusi sektor pertanian berada pada proporsi lebih dari 20 persen dan paling besar diantara 9 sektor lainnya.Tahun 1990 kontribusi produksi sektor industri pengolahan telah mengambil alih kontribusi produksi sektor pertanian dan menjadikan industri pengolahan sebagai kontributor tertinggi pembentuk PDB Indonesia. Penurunan kontribusi sektor pertanian terus terjadi pada kurun waktu 1990-1997 sedangkan kontribusi sektor industri pengolahan terus meningkat hingga 26,79 persen (1997).

  • Perkembangan PDB Indonesia Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha Tahun 1988-2005 kontribusi sektoral vs pertumbuhan tingkat kontribusi sektor pertanian termasuk 3 sektor dominan pada struktur pendapatan nasional namun dari tingkat pertumbuhannya, sektor pertanian hanya menempati ranking ke-tujuh dari sembilan sektor yang ada.

  • Perkembangan PDB Indonesia Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha Tahun 1988-2005Pertumbuhan sektor pertanian yang makin melambat dapat terjadi karena pertama secara umum, permitaan akan makanan dan produk-produk pertanian lainnya kurang elastis terhadap pendapatan (elastisitas pendapatan terhadap permintaan/I < 1) jika dibandingkan dengan elastisitas pendapatan terhadap permintaan produk-produk non pertanian (sesuai dengan hukum Engel).

  • peningkatan pendapatan akan meningkatkan permintaan produksi sektor pertanian dengan proporsi yang lebih kecil bahkan untuk produk tertentu akan mengalami penurunanPerkembangan PDB Indonesia Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha Tahun 1988-2005

  • perkembangan ilmu dan inovasi teknologi dalam bidang pertanian menyebabkan para petani meningkatkan pembelian input dari sektor non pertanian permintaan akan jasa pemasaran off-farm seperti pendistribusian, penyimpanan dan pengolahan mengalami peningkatan sehingga proporsi pengeluaran petani terhadap pangan akan mengalami penurunan (Ghatak and Ingersent, 1984; Jhonston and Mellor,2007).

  • Jhonston and Mellor (2007) menyatakan bahwa pertumbuhan sektor pertanian yang makin menurun juga disebabkan karena ekspansi produksi sektor pertanian terhadap input tenaga kerja mengikuti hukum constant dan diminishing return.

  • Kontribusi Ekspor sektor pertanian merupakan komoditi ekspor yang akan memperbesar devisa negara Negara-negara yang memiliki suberdaya yang rendah akan memenuhi kebutuhan (khususnya pangan) penduduknya melalui kegiatan perdagangan (impor).

  • Kontribusi EksporSumber: Pusat Data Departemen Perdagangan, 2010

    TahunPertanianIndustriTambangLainnyaMigasTotal(Juta $)19962.912,7032.124,803.019,8035,6011.722,0049.814,9019973.132,6034.985,203.107,10596,1011.622,5053.443,5019983.653,5034.593,202.704,4024,207.872,3048.847,6019992.901,5033.332,402.625,9013,509.792,2048.665,4020002.709,1042.003,003.040,804,5014.366,6062.124,0020012.438,5037.671,103.569,005,4012.636,3056.320,9020022.573,7038.724,203.743,704,4012.112,7057.158,8020032.526,1040.880,003.995,704,7013.651,4061.058,1020042.513,3048.660,204.761,004,2015.645,3071.584,6020052.880,2055.593,707.946,707,6019.231,6085.660,0020063.364,9065.023,9011.191,508,9021.209,50100.798,5020073.657,9076.460,8011.884,908,8022.088,60114.100,9020084.584,6088.393,5014.906,2024,5029.126,30137.020,4020093.535,0058.931,1015.733,6035,8014.178,0092.386,50

  • Komposisi Ekspor Indonesia Tahun 2009

  • FOOD CONTRIBUTION

  • Pengeluaran Rata-rata per Kapita Sebulan Menurut Kelompok Barang