PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR PANTAI KARAPYAK.docx

  • Published on
    08-Aug-2015

  • View
    144

  • Download
    5

Transcript

<p>PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR PANTAI KARAPYAK BAGOLO Di susun untuk memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah Pengetahuan Lingkunan</p> <p>Disusun oleh : Kelompok 5 Kelas 2C Nama: 1. Alek kurniawan 2. Ayi Sri Mardiani 3. Dewi Indriyani 4. Ina 5. Intan Ciptaning A.H 6. Marutry 7. Nita Listiani 8. Pipit Febrianti 9. Rini Apriyanti 10. Tetih Sumiati NIM: 2119110025 2119110040 2119110074 2119110053 2119110071 2119110109 2119110069 2119110041 2119110070 2119110068</p> <p>PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH CIAMIS 2013</p> <p>KATA PENGANTAR Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Illahi Rabbi, atas rahmat-Nya maka penulis dapat menyelesaikan laporan hasil kegiatan Kuliah Kerja Lapangan yang berjudul PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISISIR PANTAI KARAPYAK BAGOLO. Penulisan laporan ini dengan tujuan untuk memenuhi salah satu tugas dan persyaratan untuk menyelesaikan Mata Kuliah Pengetahuan Lingkungan. Penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan makalah ini, khususnya kepada : 1. DR. Dadi,M.Si. Selaku dosen pembimbing Mata Kuliah Pengetahuan Lingkungan yang telah meluangkan waktu, tenaga dan pikiran dalam pelaksanaan bimbingan, pengarahan, dorongan untuk keperluan belajar. 2. Rekan-rekan semua di kelas Pendidikan Biologi Reguler 2012. 3. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu, yang telah memberikan bantuan dalam penulisan laporan ini. Akhirnya penulis berharap semoga Allah memberikan imbalan yang setimpal pada mereka yang telah memberikan bantuan, dan dapat menjadikan semua bantuan ini sebagai ibadah, Amiin Yaa Robbal Alamiin. Dalam Penulisan laporan ini penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis masih terbatas. Untuk itu saran-saran yang inovatif sangat penulis harapkan. Mudahmudahan, laporan ini dapat bermanfaat bagi yang membaca, memahami, dan mengamalkannya.</p> <p>Ciamis, Januari 2013</p> <p>Penulis</p> <p>2</p> <p>BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pemberdayaaan masyarakat merupakan proses pembangunan di mana masyarakat berinisiatif untuk memulai proses kegiatan sosial untuk memperbaiki situasi dan kondisi diri sendiri . Sebenarnya, telah banyak program pemerintah yang diluncurkan untuk pemberdayaan masyarakat di berbagai wilayah, termasuk di daerah tertinggal. Bantuan langsung tunai, kredit usaha kecil, hingga pendidikan gratis untuk program wajib belajar 9 tahun (pelajar SD dan SMP) sudah sering terdengar. Namun sayang, dalam tataran praktik, berbagai penyimpangan acapkali terjadi yang disebabkan oleh beragam alasan. Oleh karena itu, tidak sedikit masyarakat yang hidup dalam kondisi memprihatikan dan terjebak dalam lingkaran kemiskinan. Mereka menjadi generasi yang tidak hanya miskin keterampilan untuk bertahan hidup, tetapi juga miskin ilmu pengetahuan dan keagamaan. Untuk mengurai masalah tersebut, dirasa perlu untuk diadakan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat oleh insan akademika. Salah satu lokasi yang layak mendapat pembinaan dan pendampingan adalah mayarakat daerah pesisir pantai karapyak desa Bagolo kecamatan Kalipucang kabupaten Pangandaran. Desa yang berada dearah pesisir pantai Karapyak ini dapat digolongkan sebagai daerah tertinggal, khususnya di bidang ekonomi. Kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang pemanfaatan sumber daya alam yang tersedia mengakibatkan pendapatan masyarakat kecil. Mengingat daerah tersebut memiliki potensi sumber daya khususnya bidang pariwisata sangat besar. Oleh sebab itu pemberdayaan masyarakat difokuskan pada peningkatan daya tarik terhadap pariwisata. Masyarakat yang pendapatannya mengandalkan sektor parawisata akan sedikit penghasilanya dikarenakan sedikitnya pengunjung, kecuali hari-hari tertentu seperti hari libur. Kegiatan ini dimaksudkan untuk membangun objek parawisata yang mempunyai daya tarik, melalui pembuatan taman disekitar pesisir pantai. Hal tersebut akan menarik banyak pengunjung untuk datang berekreasi ketempat tersebut. Dengan demikian pendapatan daerah dan masyarakat dari sektor parawisata akan lebih besar, dan masyarakat dapat memanfaatkanya sebagai lahan bisnis baik dengan berdagang, membangun tempat-tempat penginapan/hotel, ataupun fasilitas-fasilitas rekreasi. 1.2 Tujuan Penelitian Penelitian yang dilakukan di pantai Karapyak-Bagolo bertujuan untuk mengetahui sosiodemografi, sosioekonomi, ekosistem, serta keadaan dan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat pesisir pantai dan juga membuat solusi untuk permasalahan tersebut dengan merencanakan sebuah proyek untuk penyelesaiannya. 1.3 Metode Penelitia</p> <p>3</p> <p>Lokasi penelitian ini di kawasan wisata Pantai Karapyak, Desa Bagolo, Kecamatan Kalipucang. Waktu yang di pergunakan dalam penelitian ini adalah pada tanggal 23-24 januari 2013. Objek penelitian atau objek yang di teliti dalam penelitian ini adalah aspekaspek yang terdapat di Pantai Karapyak. Aspek-aspek tersebut meliputi sosiodemografi, sosioekonomi, kondisi ekosistem area pantai, serta permasalahan yang dialami oleh masyarakat pesisir pantai. Tehnik pengambilan data dalam penelitian ini dengan observasi langsung di Lapangan dengan meneliti keadaan alam dan ekosistemnya, bertanya atau wawancara langsung penduduk setempat serta pengunjung yang datang untuk berwisata, serta meminta data demografi dari kantor kelurahan Desa Bagolo.</p> <p>4</p> <p>BAB II HASIL DAN PEMBAHASAN 2.1 Pengertian dan Tujuan Pemberdayaan Pemberdayaan Masyarakat pada dasarnya adalah suatu proses pertumbuhan dan perkembangan kekuatan masyarakat untuk ikut terlibat dalam berbagai aspek pembangunan di suatu wilayah. Pada intinya, pemberdayaan masyarakat bukan membuat masyarakat makin tergantung pada program-program pemberian (charity). Karena tujuan akhirnya adalah memandirikan masyarakat, dan membangun kemampuan untuk memajukan diri kearah kehidupan yang lebih baik secara berkesinambungan. Pemberdayaan masyarakat adalah meningkatkan kemampuan dan kemandirian masyarakat dalam meningkatkan taraf hidupnya.Pemberdayaan masyarakat dilakukan dengan menempatkan masyarakat sebagai pihak utama atau pusat pengembangan dengan sasarannya adalah masyarakat yang terpinggirkan. Pemberdayaan masyarakat bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat guna menganalisa kondisi dan potensi serta masalah-masalah yang perlu diatasi. Yang intinya adalah melibatkan partisipasi masyarakat dalam proses pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan masyarakat bertitik tolak untuk memandirikan masyarakat agar dapat meningkatkan taraf hidupnya, mengoptimalkan sumber daya setempat sebaik mungkin, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. 2.2 Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Pantai Pemberdayaan masyarakat pesisir pantai lebih terfokus pada wilayah pesisir dan pulau - pulau kecil, dimana isu pokok permasalahan yang melatarbelakangi adanya memberdayakan masyarakat pesisir adalah masalah lingkungan pesisir, konflik sosial nelayan - nelayan di pesisir serta masalah dana dan program-program pemberdayaan. Dari data sensus penduduk tahun 2012 jumlah penduduk desa bagolo 3.105 orang yang terdiri dari 1.594 orang laki laki dan 1.511 orang perempuan, yang terbagi pada 1.015 kepala keluarga. Penyebaran penduduknya tersebar disepanjang jalan utama desa bagolo sedangkan didaerah pesisi pantai hanya penduduk yang memiliki usaha penginapan dan warung warung kecil. Kebanyakan masyarakat desa bagolo berprofesi sebagai petani. Kondisi perekonomian masyarakat desa bagolo dapat dikategorikan menengah kebawah. Hal tersebut dikarenakan mata pencahariannya sebagai petani yang mengandalkan lahan tadah hujan sebagai lahan garapannya, untuk daerah pesisir pantai penghasilannya diperoleh dari usaha penginapan dan atau warung warung kecil saja. Desa Bagolo memiliki satu pantai yang disebut pantai karapyak yang merupakan satu satunya objek wisata di daerah tersebut. Pantai ini kurang diminati wisatawan domestik maupun mancanegara. Ini terlihat dari masih jarangnya warungwarung maupun penginapan yang dikembangkan warga setempat. Hal ini lebih diakibatkan gelombang ombaknya yang tinggi dan menyeramkan, juga pantainya yang curam karena terhubung langsung dengan batu-batu karang. Juga kurangnya5</p> <p>akses masuk ke lokasi tersebut. selain itu pantai karapyak juga kurang fasilitas wisata yang bisa menarik pengunjung. Oleh sebab itu pemberdayaan masyarakat pesisir pantai difokuskan pada peningkatan daya tarik terhadap pariwisata. Masyarakat yang pendapatannya mengandalkan sektor parawisata akan sedikit penghasilanya dikarenakan sedikitnya pengunjung, kecuali hari-hari tertentu seperti hari libur. Kegiatan ini dimaksudkan untuk membangun objek parawisata yang mempunyai daya tarik, melalui pembuatan taman disekitar pesisir pantai. Dengan menyediakan tempat duduk yang layak untuk berkumpulnya satu keluarga. Disamping menyediakan tempat untuk bersantai, sebagai sarana hiburannya disediakan pula tempat untuk bermain anak. Untuk mewujudkan keinginan itu, kelompok kami berencana untuk mengadakan proyek pembuatan taman pesisir pantai, dimulai dengan membersihkan wilayah pesisir pantai dari semak belukar dan menggantinya dengan menanam rumput agar terlihat lebih bersih dan layak untuk tempat berwisata. Karena dari hasil pengamatan yang kita lakukan sebagian besar wilayah pesisir pantai Karapyak dipenuhi oleh Semak Belukar, sehingga minat pengunjung untuk datang ke pantai Karapyak berkurang. Selain dari segi keindahannya, masyarakat pesisir pantai juga dapat memanfaatkan sumber daya yang telah ada, seperti cangkang kerang, batu-batu kerikil yang indah, dan pasir yang putih yang terhampar di pasisir pantai dapat dimanfaatkan untuk membuat kerajinan, dan hasilnya dapat di pasarkan sehingga penduduk mendapatkan keuntungan yang lebih. Selain untuk di jual, kerajinan tersebut dapat di jadikan sebagai fasilitas wisata yang dapat menarik minat pengunjung. Yaitu dengan cara membuat seperti Wisata Edukasi bagi anak-anak. Maksud dari wisata edukasi tersebut yaitu disediakan tempat seperti kursus membuat kerajinan dari cangkang kerang, tetapi anak-anak tersebut mencari sendiri cangkang kerang dan bahan-bahan lain yang mereka butuhkan untuk membuat kerajinan dan tentunya dengan bimbingan dari pengelola objek wisata tersebut yang tidak lain adalah masyarakat pesisir pantai Karapyak, sehingga anak tidak hanya bermain, tetapi juga belajar membuat kerajinan sendiri, sehingga anak bisa lebih kreatif dan inovatif. Dari objek wisata ini dapat diperoleh keuntungan dari biaya pendaftaran untuk pembinaan anak-anak tersebut. Sehingga antara pengunjung dan pengelola sama-sama mendapatkan keuntungan. Tapi hal itu harus lebih diperhatikan, karena sifat manusia yang serakah sehingga kemungkinan setelah mendapatkan hasil yang lumayan penduduk akan terus mengeksploitasinya secara berlebihan dan pada ahirnya itu akan berdampak pada kerusakan lingkungan, Oleh sebab itu daerah setempat harus memiliki aturan agar pengambilan cangkang kerang, dan lain sebagainya tidak sampai merusak lingkungan, dan hanya diperbolehkan mengambil yang sudah terhampar di pasir saja. dan memberikan sangsi yang tegas bagi siapapun yang dengan sengaja mengambil bioma laut untuk kepentingan sendiri.</p> <p>6</p> <p>Dai proyek yang telah direncanakan diatas diharapkan akan menarik banyak pengunjung untuk datang berwisata ke Pantai Karapyak - Bagolo. Dengan demikian pendapatan daerah dan masyarakat dari sektor parawisata akan lebih besar, dan masyarakat dapat memanfaatkanya sebagai lahan bisnis baik dengan berdagang, membangun tempat-tempat penginapan/hotel, ataupun fasilitas-fasilitas rekreasi lainnya.</p> <p>7</p> <p>BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan Pemberdayaan masyarakat pesisir pantai lebih terfokus pada wilayah pesisir dan pulau - pulau kecil, dimana isu pokok permasalahan yang melatarbelakangi adanya memberdayakan masyarakat pesisir adalah masalah lingkungan pesisir, konflik sosial nelayan - nelayan di pesisir serta masalah dana dan program-program pemberdayaan. Pemberdayaan masyarakat pesisir pantai difokuskan pada peningkatan daya tarik terhadap pariwisata. Hal tersebut dapat kita lakukan dengan cara membuat taman pesisir pantai, dimulai dengan membersihkan wilayah pesisir pantai dari semak belukar dan menggantinya dengan menanam rumput agar terlihat lebih bersih dan layak untuk tempat berwisata. Juga dengan cara memanfaatkan sumber daya yang telah ada, seperti cangkang kerang, batu-batu kerikil yang indah, dan pasir yang putih yang terhampar di pasisir pantai dapat dimanfaatkan untuk membuat kerajinan, dan hasilnya dapat di pasarkan sehingga penduduk mendapatkan keuntungan yang lebih. Selain itu juga dengan membuat fasilitas wisata edukasi bagi anak anak, sehingga pilihan fasilitas wisata yang terdapat di pantai Karapyak lebih bervariasi dan akan lebih menarik minat pengunjung untuk datang dan berwisata di Pantai Karapyak.</p> <p>8</p> <p>DAFTAR PUSTAKA Anonim. 2012. Pemberdayaan masyarakat. (online) tersedia di: http://dokterkota.blogspot.com/2012/08/pemberdayaan-masyarakat.html Anonim. 2011. Konsep dan pengertian pemberdayaaan masyarakat (online) tersedia di: http://id.shvoong.com/social-sciences/economics/2180843konsep-dan-pengertian-pemberdayaan-masyarakat/ Anonim. Pantai Karapyak. (online) tersedia http://www.rjmfm.com/daerah/tempat-wisata/72-pantai-karapyak di:</p> <p>9</p>

Recommended

View more >