32
STRATEGI OPERASI DALAM MANAJEMEN PERUSAHAAN AGRIBISNIS Manajemen Produksi Operasi Dwi Retno Andriani, SP.,MP

Manajemen Produksi Operasi

  • Upload
    isaura

  • View
    302

  • Download
    21

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Manajemen Produksi Operasi. STRATEGI OPERASI DALAM MANAJEMEN PERUSAHAAN AGRIBISNIS. Dwi Retno Andriani, SP.,MP. Tujuan pembelajaran. Mendefinisikan misi dan strategi Menyebutkan dan menjelaskan tiga pendekatan strategis untuk keunggulan bersaing - PowerPoint PPT Presentation

Citation preview

Page 1: Manajemen Produksi Operasi

STRATEGI OPERASIDALAM MANAJEMEN

PERUSAHAAN AGRIBISNIS

Manajemen Produksi Operasi

Dwi Retno Andriani, SP.,MP

Page 2: Manajemen Produksi Operasi

a. MENDEFINISIKAN MISI DAN STRATEGIb. MENYEBUTKAN DAN MENJELASKAN TIGA

PENDEKATAN STRATEGIS UNTUK KEUNGGULAN BERSAING

c. MENGETAHUI SEPULUH KEPUTUSAN DARI MANAJEMEN OPERASI

d. MENGETAHUI PEMAHAMAN STRATEGI MANAJEMEN OPERASI

e. MENGETAHUI EMPAT PILIHAN STRATEGI OPERASI GLOBAL

Tujuan pembelajaran

Page 3: Manajemen Produksi Operasi

STRATEGI MERUPAKAN KONSEP MULTIDIMENSIONAL YANG MERANGKUM SEMUA KEGIATAN KRITIS

ORGANISASI, MEMBERIKAN ARAH DAN TUJUAN SERTA MEMFASILITASI BERBAGAI PERUBAHAN YANG DIPERLUKAN SEBAGAI ADAPTASI TERHADAP

PERKEMBANGAN LINGKUNGAN. STRATEGI OPERASI MERUPAKAN SALAH SATU CARA YANG DAPAT

DIKEMBANGKAN OLEH PERUSAHAAN DENGAN MEMANFAATKAN OPERASI PABRIK DAN JASA UNTUK

BERKOMPETISI DI PASAR GLOBAL.

Strategi???????

Page 4: Manajemen Produksi Operasi

TERJADI PROSES PENGEMBANGAN PRODUK YANG LEBIH BAIK, LEBIH CANGGIH, LEBIH BERKUALITAS,

LEBIH MURAH DIBANDINGKAN DENGAN PRODUK SEBELUMNYA SEBAGAI AKIBAT PERUBAHAN YANG

BEGITU CEPAT DALAM BIDANG TEHNOLOGI.OPERASI PABRIK DALAM ERA GLOBALISASI DITUNTUT

UNTUK MENJADI UNGGULAN BAIK DALAM ARTI KOMPARATIF MAUPUN DAYA SAING. UNGGUL DALAM

BIDANGNYA (PROFESSIONAL), KUALITAS PRODUK, PENGEMBANGAN PRODUK DAN DESAIN, INOVATIF DAN

KREATIF.

Beberapa kecenderungan dalam era globalisasi

Page 5: Manajemen Produksi Operasi

Menurut Wichkam Skinner (1985) mendefinisikan strategi operasi dalam hal keterkaitan antara keputusan-keputusan dalam operasi dengan strategi perusahaan. Ia menilai bahwa apabila operasi sudah keluar dari langkah-langkah yang ada dalam strategi perusahaan maka keputusan-keputusan operasi seringkali menjadi tidak konsisten dan bersifat jangka pendek.Akibatnya operasi terpisahkan dari bisnis dan keterkaitannya dengan strategi perusahaan menjadi lemah.

Empat elemen strategi operasi yaitu misi, kemampuan khusus, tujuan dan kebijakan.

Page 6: Manajemen Produksi Operasi

Pandangan Global mengenai Operasi

Mengurangi biayaMemperbaiki rantai pasokanMenghasiljkan barang dan pelayanan yang

lebih baikMemahami pasarBelajar untuk memperbaiki operasiMendapatkan dan mempertahankan bakat

global

Page 7: Manajemen Produksi Operasi

Membangun misi dan strategi

Misi orgnisasi sebagaimana tujuannya apa yang akan disumbangkan kepada masyarakat/pelanggan

Pernyataan misi menghasilkan batasan dan fokus organisasi juga konsep dalam menjalankan perusahaan

Misi menyatakan alasan adanya suatu organisasi

Misi ditetapkan……..strategi dan penerapannya dapat dimulai…………..

Page 8: Manajemen Produksi Operasi

Mencapai keunggulan bersaing

Bersaing pada pembedaanBersaing pada biayaBersaing pada respon

Page 9: Manajemen Produksi Operasi

Perusahaan yang beroperasi secara global

International business: perusahaan yang terlibat pada transaksi perdagangan atau investasi internasional

Multinationals corporation: perusahaan yang terlibat banyak dalam bisnis internasional mempunyai atau mengendalikan fasilitas lebih dari negara

Transnational corporation: perusahaan yang terlibat banyak dalam bisnis internasional yang mana pengelolaan ditiap negara secara independen

Organisasi global: organisasi yang menghasilkan produk standart dengan melintasi lintas batas

Page 10: Manajemen Produksi Operasi

Strategi keunggulan kompetitif

Analisis lingkunganMenetapkan misi perusahaanMembentuk strategi

Page 11: Manajemen Produksi Operasi

Model strategi operasi

Strategi bisnis

Misi Operasi

Kemampuan khusus operasi

Tujuan operasi

Kebijakan operasi

Keputusan Taktikal

Hasil

Analisis Eksternal

Analisis

Internal

Page 12: Manajemen Produksi Operasi

Strategy Formulation

12

Page 13: Manajemen Produksi Operasi

• Penyusunan Customer-driven operation strategy diawali dengan analisis pasar yang mengelompokkan pelanggan dalam beberapa segmen, mengidentifikasi segala kebutuhannya dan menilai kemampuan para pesaing.

• Ditunjang dengan analisis lingkungan INTERNAL, maka perusahaan dapat merumuskan strateginya (corporate strategy).

Page 14: Manajemen Produksi Operasi

Ketika sebuah perusahaan sudah menentukan segmen mana yang akan dilayani, maka saat itu pula harus dikembangkan prioritas bersaing (competitive priorities),

KEMAMPUAN & KEKUATAN YANG HARUS DIMILIKI UNTUK MEMENUHI PERMINTAAN PASAR.

Page 15: Manajemen Produksi Operasi

• Prioritas bersaing dan arah pengembangan perusahaan pada masa datang merupakan masukan untuk menyusun functional strategies.

• Melalui proses perencanaan strategis ini, setiap bagian fungsional bertanggung jawab untuk mengidentifikasi cara bagi pengembangan kemampuan yang akan dibutuhkan untuk menjalankan strategi fungsional dan mencapai tujuan perusahaan.

Page 16: Manajemen Produksi Operasi

Kaitan antara corporate strategy dan functional area strategies

Market analysisSocioeconomic &

business environment

Corporate strategy

Future direction•Global strategy•New product

Competitive priorities

Capabilities•Current•Needed•Plan

Functional area strategies

Page 17: Manajemen Produksi Operasi

Strategic Choices:MissionsEnvironmentCore competencies

Market Analysis :Market Analysis : Market segmentationMarket segmentation Needs AssesmentNeeds Assesment

Page 18: Manajemen Produksi Operasi

Competitive priorities

CostCost 1. Low-cost operations1. Low-cost operations

QualityQuality 2. High-performance 2. High-performance designdesign

3. Consistent quality3. Consistent quality

TimeTime 4. Fast delivery time4. Fast delivery time

5. On-time delivery5. On-time delivery

6. Development speed6. Development speed

FlexibilityFlexibility 7. Customization7. Customization

8. Volume flexibility8. Volume flexibility

Page 19: Manajemen Produksi Operasi

Flow Strategy

Corporate strategy

Future directions

Competitive priorities

Capabilities

Flow strategy• Flexible flows• Intermediate flows• Line flows

Operations strategy

• Process• Quality• Capacity, location & layout• Operating

Page 20: Manajemen Produksi Operasi

Strategies based on flows

Make-to-Stock StrategyStandardized Services StrategyAssemble-to-Order StrategyMake-to-Order StrategyCustomized Services Strategy

Page 21: Manajemen Produksi Operasi

Kaitan antara flow strategy dengan competitive priorities

Flow StrategyFlow Strategy

Flexible FlowsFlexible Flows Line FlowsLine Flows

Customized & low Customized & low vol.vol.

Standardized & high Standardized & high vol.vol.

High-performance High-performance designdesign

Consistent qualityConsistent quality

Customization & flexiCustomization & flexi Low costLow cost

Long delivery timesLong delivery times Short delivery timesShort delivery times

Page 22: Manajemen Produksi Operasi

Pandangan global mengenai operasi

1.Mengurangi biaya (upah, pajak, tarif,dll)2.Memperbaiki rantai pasokan (supply chain)3.Menghasilkan barang dan pelayanan yang

lebih baik4.Memahami pasar5.Belajar untuk memperbaiki operasi6.Mendapatkan dan mempertahankan bakat

operasi

Page 23: Manajemen Produksi Operasi

Mengurangi biaya• Mexico : pembentukan maquiladoras (zona

perdagangan bebas,pabrik-pabrik di meksiko yang berlokasi di sepanjang perbatasan AS dan Meksiko) memperkenankan para produsen pekerja meksiko

• Lokasi pabrik di tempat asing dengan upah rendah dapat membantu menurunkan biaya langsung maupun tidak langsung

• Mengalihkan pekerjaan berkeahlian rendah ke negara lain mempunyai beberapa keunggulan potensial

• Perjanjian dagang juga dapat membantu mengurangi tarif :World Trade Organizations (WTO) membantu mengurangi tarif dari 40% di tahun 1940 menjadi kurang dari 3 % pada saat ini, North American Free Trade Agreement NAFTA bertujuan menghapus secara bertahap semua penghalang perdagangan dan tarif di antara Kanada, Meksiko dan Ameriak Serikat, APEC,SEATO, MERCOSUR,EU

Page 24: Manajemen Produksi Operasi

Pilihan Strategi dalam Manajemen Operasi

Page 25: Manajemen Produksi Operasi
Page 26: Manajemen Produksi Operasi

Strategi internasional menggunakan ekspor dan lisensi untuk memasuki pasar global. Strategi ini adalah strategi yang paling tidak menguntungkan karena tingkat respons lokalnya rendah dan pengurangan biayanya sedikit.

Strategi multidomestik membagikan kewenangannya dengan memberikan otonomi yang cukup berarti pada setiap bisnis. Contoh strategi ini adalah anak perusahaan, waralaba atau usaha patungan

Page 27: Manajemen Produksi Operasi

• Strategi global memiliki tingkat sentralisasi yang tinggi, dimana kantor pusat mengoordinasikan organisasi untuk mengupayakan standardisasi dan pembelajaran antar pabrik sehingga dapat menghasilkan skala ekonomis. Strategi ini tepat saat perusahaan ingin berfokus pada pengurangan biaya, tetapi tidak disarankan saat permintaan respons lokalnya tinggi.

• Strategi Transnasional memanfaatkan skala ekonomi dan pengetahuan, juga penekanan pada respons dengan menyadari kemampuan dasar tidak hanya terdapat di negara asal, tetapi mungkin berada dimana saja.

Page 28: Manajemen Produksi Operasi

Tingkat Produktifitas

Efisiensi dan produktifitas merupakan ratio dari masukan terhadap keluaran.

Performa aktual adalah jembatan yang menghubungkan efisiensi dengan produktifitas dalam pencapaian hasil secara keseluruhan

Produktifitas = OutputL + C + Energy

Page 29: Manajemen Produksi Operasi

Latihan Soal

1. Sebuah restoran setiap hari melayani rata-rata 224 pelangan dimulai dari jam 06.00 – 02.00 siang yang dilayani 3 karyawan, berapakah produktifitas karyawannya? Bila pada hari selasa ada 264 pelanggan, berapakah produktifitasnya? Bila pada hari rabu ada 232 pelanggan, tetapi dilayani hanya dua orang karyawan secara penuh waktu dan satu orang bekerja hanya dua jam saja, maka berapakan produktifitasnya?

Page 30: Manajemen Produksi Operasi

2. Perusahaan Apelina dapat memproduksi 240 peti dari 100 batang pohon dengan peralatan yang ada sekarang. Baru-baru ini, ia membeli 100 batang pohon perhari. Setiap batang membutuhkan 3 jam kerja. Perusahaan tersebut dapat mempekerjakan pembeli profesional yang bisa membeli pohon dengan kualitas lebih baik dengan harga sama. Jika demikian, ia dapat meningkatkan produksinya hingga 260 peti per 100 batang dan jam kerjanya akan bertambah 8 jam perhari. Dampak apa yang akan perusahaan dapatkan pada produktifitas (diukur dalam peti perjam kerja) jika pembeli profesional ini jadi dipekerjakan?

Page 31: Manajemen Produksi Operasi

PENGAMBILAN KEPUTUSAN OPERASI PENGAMBILAN KEPUTUSAN OPERASI DAN PRODUKSIDAN PRODUKSI

Lihat modul halaman 14

dan 15

Page 32: Manajemen Produksi Operasi

10 KEPUTUSAN STRATEGIS MPO

1. Perancangan barang dan jasa2. Kualitas/mutu3. Perancangan proses dan kapasitas4. Pemilihan lokasi5. Perancangan tata letak6. Sumber daya manusia dan rancangan

pekerjaan7. Manajemen rantai pasokan8. Persediaan9. Penjadwalan10. Pemeliharaan