Makalah Penulisan huruf dan unsur serapan

  • View
    604

  • Download
    5

Embed Size (px)

DESCRIPTION

POLINEMA

Text of Makalah Penulisan huruf dan unsur serapan

MAKALAHPENULISAN HURUF DAN KATA SERAPANDisusun untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Bahasa Indonesia

Nama Kelompok :1. Ahmad Rizal(01)2. Angga Arfi P.(02)3. Arif Budiamawan(03)4. Aurum Dewiyanti(04)5. Cerin Genias(05)6. Clianta Adine(06)7. Dedy Ernanto S.(07)8. Fahdani Zulfi F.(08)

POLITEKNIK NEGERI MALANG2013/2014KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah Swt atas rahmat dan karunia-Nya saya dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik. Makalah yang berjudul Ejaan Yang Disempurnakan ini membahas mengenai seperangkat aturan tentang cara menuliskan bahasa dengan huruf, kata dan tanda baca sebagai sarananya.Dalam penulisan makalah ini saya banyak mendapat bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penulisan makalah ini.Saya sadar bahwa dalam makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, Hal itu dikarenakan keterbatasan kemampuan dan pengetahuan saya. Oleh karena itu, saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari para pembaca. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita.Akhir kata, saya memohon maaf apabila dalam penulisan makalah ini terdapat banyak kesalahan.

BAB I : PENDAHULUAN

1.1. Latar BelakangBahasa memiliki peranan penting dalam kehidupan, karena selain digunakan sebagaialat komunikasi secara langsung, bahasa juga dapat digunakan sebagai alat komunikasi secara tulisan, di zaman era globalisasi dan pembangunan reformasi demokrasi ini, masyarakatdituntut secara aktif untuk dapat mengawasi dan memahami infrormasi di segala aspekkehidupan sosial secara baik dan benar, sebagai bahan pendukung kelengkapan tersebut, bahasa berfungsi sebagai media penyampaian informasi secara baik dan tepat, denganpenyampaian berita atau materi secara tertulis, diharapkan masyarakat dapat menggunakanmedia tersebut secara baik dan benar.Dalam memadukan satu kesepakatan dalam etikaberbahasa, disinilah peran aturan baku tersebut di gunakan, dalam hal ini kita selaku warga Negara yang baik hendaknya selalu memperhatikan rambu-rambu ketata bahasaan Indonesiayang baik dan benar. Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) adalah sub. materi dalam ketatabahasaan Indonesia, yang memilik peran yang cukup besar dalam mengatur etika berbahasasecara tertulis sehingga diharapkan informasi tersebut dapat di sampaikan dan di pahamisecara komprehensif dan terarah. Dalam prakteknya diharapkan aturan tersebut dapatdigunakan dalam keseharian Masyarakat sehingga proses penggunaan tata bahasa Indonesiadapat digunakan secara baik dan benar.

1.2. TujuanTujuan menyusun makalah ini yaitu :1. Memahami Penulisan huruf sesuai EYD2. Memahami Unsur Kata Serapan

BAB II : PEMBAHASAN

2.1. Penulisan Huruf2.1.1. Penulisan Huruf Besar atau Huruf KapitalDalam Pedoman Umum Ejaan bahasa Indonesia yang Disempurnakan terdapat tiga belas penuisan huruf kapital. Berikut ini disajikan beberapa hal yang masih perlu diperhatikan :a) Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama dalam menuliskan ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhan dan kitab suci termasuk kata ganti untuk TuhanMisalnya : Allah Yang Mahakuasa Bimbinglah hamba-Mu Quran Injil atas rahmat-Mu (bukan atas rahmatMu) dengan kuasa-Nya (bukan dengan kuasaNya) dengan izin_ku (bukan dengan izinKu)Akan tetapi, huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama untuk menuliskan kata-kata, seperti imam, makmum, doa, puasa, dan misa.Misalnya : Saya akan mengikuti misa di gereja itu. Ia diangkat menjadi imam mesjid di kampungnya.b) Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang diikuti nama orangMisalnya : Haji Agus Salim Imam Hanafi Sultan Hasanuddin Nabi IbrahimAkan tetapi, huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang tidak diikuti nama orang. Benar Ayahnya menunaikan ibadah haji. Sebagai seorang sultan, ia tidak bertindak sewenang-wenang. Salah Ayahnya menunaikan ibadah Haji. Sebagai seorang Sultan, tidak bertindak sewenang-wenang.c) Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang, nama instansi, atau nama tempat.Misalnya : Gubernur Asnawi Mangku Alam Letnan Kolonel Saladin Presiden Carazon Aquino Gubernur Irian Jaya Rektor Universitas IndonesiaHuruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama jabatan dan pangkat yang tidak diikuti nama orang, nama instansi, atau nama tempat.Misalnya : Sebagai seorang gubernur yang baru, ia berkelilinag di daerahnya untuk berkenalan dengan masyarakat yang dipimpinnya.(bukan : Sebagai seorang Gubernur yang baru, ia berkelilinag di daerahnya untuk berkenalan dengan masyarakat yang dipimpinnya.) Hari Senin yang lalu Lenan Kolonel Saladin dilantik menjadi kolonel.(bukan : Hari Senin yang lalu Lenan Kolonel Saladin dilantik menjadi Kolonel.)d) Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku, dan bahasaMisalnya : bangsa Indonesia suku Sunda bahasa Inggris

Perhatikan pelulisan yang berikut : mengindonesiakan kata-kata asing keinggris-inggrisan kebelanda-belandaanPerlu kita ingat bahwa yang dituliskan dengan huruf kapital hanya nama bangsa; nama suku, dan nama bahasa, sedangkan kata bangsa, suku, dan bahasaditulis dengan huruf kecil.Misalnya : Benar bangsa Indonesia suku Melayu bahasa Spanyol Salah Bangsa Indonesia Suku Melayu Bahasa Spanyole) Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama tahun, bulan, hari, hari raya, dan peristiwa sejarahMisalnya : Benar tahun Masehi bulan Agustus hari Natal Perang Candu hari Natal Proklamasi Kemerdekaan Salah Tahun Masehi Bulan Agustus Hari Natal perang Candu proklamasi kemerdekaanf) Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama khas dalam geografi. Benar Teluk Jakarta Bukit Barisan Danau Toba Selat Karimata Sungai Mahakam Asia Tenggara Salah teluk Jakarta bukit Barisan danau Toba sungai Mahakam selat Karimata Asia tenggaraAkan tetapi, perhatikan penulisan berikut. Berlayar sampai ke teluk. Jangan mandi di danau yang kotor. Mereka menyeberangi selat yang dangkal.g) Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama resmi badan, lembaga pemerintah dan ketatanegaraan, serta nama dokumen resmi.Misalnya : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Undang-undang Dasar 1945Perhatikan penulisan berikut : Benar Dia menjadi pegawai di salah sebuah departemen. Menurut undang-undang, perbuatan itu dapat dijatuhi hukuman setinggi-tingginya lima tahun. Salah Dia menjadi pegawai di salah sebuah Departemen. Menurut Undang-Undang, perbuatan itu dapat dijatuhi hukuman setinggi-tingginya lima tahun.h) Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan, seperti bapak, ibu, saudara, kakak, adik, dan paman yang dipakai sebagai kata ganti atau sapaan.Misalnya : Kapan Bapak berangkat ? Apakah itu, Bu? Surat Saudara sudah saya terima. Saya akan disuntik, Dok? Di mana rumah Bu Katarina?Perhatikan penulisan yang berikut : Benar Kita harus menghormati ayah dan ibu kita. Semua adik dan kakak saya akan berkeluarga. Kami sendang menunggu Pak Guru. Rumah Pak Lurah terletak di tengah-tengah desa. Menurut keterangan Bu Dokter penyakit saya tidak parah. Salah Kita harus menghormati Ayah dan Ibu kita. Semua Adik dan Kakak saya akan berkeluarga. Kami sendang menunggu pak guru. Rumah pak lurah terletak di tengah-tengah desa. Menurut keterangan bu dokter penyakit saya tidak parah.i) Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata ganti Anda Benar Tahukan Anda bahwa gaji pegawai negeri dinaikkan? Apakah kegemaran Anda? Salah Tahukan anda bahwa gaji pegawai negeri dinaikkan? Apakah kegemaran anda?2.1.2. Penulisan Huruf MiringHuruf miring dalam cetakan, yang dalam tulisan tangan atau ketikan dinyatakan dengan tanda garis bawah, dipakai untuk :(1) Menuliskan nama buku, majalah, dan suratkabar yang dikutip dalam karangan,(2) Menegaskan atau mengkhususkan huruf, bagian kata, atau kelompok kata, dan(3) Menuliskan kata nama-nama ilmiah, atau ungkapan asing, kecuali kata yang telah disesuaikan ejaannya.Misalnya : Majalah bahan dan Sarana sangat digemari para pengusaha. Sudahkan Anda membaca buku Negara Kertagamakarangan Prapanca? Surat kabar Suara dan majalah Massa dapat merebut hari pembacanya. Nama Latin untuk buah manggis adalah Garcinia Mangostana. Sebenarnya, bukan saya yang harus mengerjakan hal itu, melainkan dia. Huruf pertama kata tempe adalah t

2.2. Unsur Serapan2.2.1. Kata SerapanBahasa Indonesia menyerap banyak kata dari bahasa-bahasa lain, terutama yang pernah berhubungan langsung denganNusantara, baik melalui perdagangan (Sanskerta, Tionghoa,Arab), melalui penjajahan (Portugis, Belanda, Jepang), maupun karena perkembangan ilmu pengetahuan (Inggris) yang selanjutnya disebut kata serapan. Kata serapan adalah kata-kata yang berasal dari bahasa asing atau bahasa daerah, lalu digunakan dalam Bahasa Indonesia. Dilihat dari taraf penyerapannya ada 3 macam kata serapan. Yaitu:a) Kata-kata yang sudah sepenuhnya diserap ke dalam bahasa Indonesia. Kata-kata ini sudah lazim dieja secara Indonesia, sehingga sudah tidak dirasakan lagi kehadirannya sebagai kata serapan. Misalnya kata-kata sabar, sirsak, iklan, perlu, hadir, badan, waktu, kamar, botol, dan ember.b) Kata-kata yang masih asing, tetapi digunakan dalam konteks Bahasa Indonesia. Ejaan dan pengucapannya masih mengikuti cara asing. Misalnya shuttle cock, knock out, time out, check in,dan door to door. Dalam kelompok ini termasuk kata-kata yang dipertahankan keasingannya karena sifat keinternasionalannya, seperti istilah-istilah musik: andante, moderate, adagio, dan sebagainya.c) Kata-kata asing yang untuk kepentingan peristilahan,ucapan dan ejaannya disesuaikan dengan kaidah-kaidah Bahasa Indonesia. Hal ini perubahan ejaan itu dibuat seperlunya saja sehingga bentuk Indonesianya masih dapat dibandingkan dengan bentuk bahasa aslinya. Misalnya aki (accu),komisi(commission),psikologi (psychology),dan fase (phase).

2.2.2. Hubungan Kata S

Recommended

View more >