Lap pkn (revisi konsul 1)

  • View
    202

  • Download
    3

Embed Size (px)

DESCRIPTION

 

Text of Lap pkn (revisi konsul 1)

  • 1. 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pos Indonesia merupakan sebuah badan usaha milik negara (BUMN) Indonesia yang bergerak di bidang layanan pos. Saat ini, bentuk badan usaha Pos Indonesia merupakan perseroan terbatas dan sering disebut dengan PT. Pos Indonesia. Dalam perkembangannya merupakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan satu satunya perusahaan milik negara yang bergerak di bidang surat menyurat. inovasi kini diluncurkan PT pos indonesia yaituPRISMA atau PRangko IdentitaS Milik Anda adalah Prangko (asli) yang dapat menampilkan gambar, wajah, logo atau image lainnya sesuai permintaan Anda. PRISMA dapat digunakan juga untuk pengiriman surat dengan desain Prangko yang tentunya unik, berbeda dan menjadi sangat pribadi. PRISMA dapat juga digunakan untuk keperluan pencitraan, kampanye atau untuk keperluan promosi produk dan atau perusahaan Anda. kelebihan prangko prisma jelas ada pada identitas kita ingin menunjukan bahwa mereka memanfaatkan prangko prisma sebagai sarana promosi sekaligus identitas pengirim.banyak perguruan tinggi dan sekolah atau instansi yang mencetak logo instansi mereka pada perangko prisma sementara pengirim kartu pos personel memilih mencetak gambar diri sebagai gambar dari prangko itu PT POS INDONESIA memiliki satu peranan yang sangat penting bagi masyarakat luas. Peran PT. POS INDONESIA sangat dibutuhkan masyarakat luas, posisinya untuk melayani masyarakat sangat di tempatkan dengan sebaik mungkin demi memberikan pelayanan yang maksimal untuk masyarakat. Beberapa kegiatan dikembangkan oleh PT. POS INDONESIA agar masyarakat tetap bisa mengirim surat dengan gambar prangko pengirim surat atau identitas si pengirim.

2. 2 Dengan dibuatnya inovasi oleh PT. POS INDONESIA maka diperlukan pula adanya penyebaran informasi mengenai inovasi tersebut, karena suatu inovasi tidak akan ada artinya tanpa adanya suatu sosialisasi, karena sosialisasi merupakan hal terpenting yang harus dilakukan guna menyampaikan pesan atau informasi kepada publik. Syarat terpenting untuk berlangsungnya sosialisasi adalah interaksi sosial, dimana sosialisasi tersebut dapat berlangsung secara tatap muka, tapi biasa juga dilakukan dalam jarak tertentu melalui sarana media. Dalam sebuah perusahaan kegiatan sosialisasi tersebut biasa dilakukan oleh seorang humas perusahaan. Seperti yang kita ketahui humas adalah bagian dari suatu perusahaan yang mempunyai tugas untuk memberikan informasi kepada pihak dalam dan pihak luar perusahaan. Sosialisasi bisa dilakukan dengan menggunakan media massa. Demikian pula yang dilakukan oleh humas PT. Pos Indonesia Malang, dengan bantuan media massa dalam menyosialisasikan inovasi yang dibuatnya. Hal ini dilakukan karena sosialisasi bersifat luas atau sasaran khalayak dalam jumlah yang cukup luas. Sosialisasi dengan menggunakan media massa, yang mempunyai peranan dan kekuatan yang begitu besar terhadap dan bagi dunia ini, terlebih dalam segala sesuatu yang berkaitan dengan manusia dengan segala aspek yang melingkupinya. Seperti halnya yang dilakukan oleh Humas PT. Pos Indonesia Malang yang menyosialisasikan program PRISMA prangko identitas milik anda melalui berbagai media massa, salah satu media yang dibahas disini adalah media cetak dan elektronik Program tersebut merupakan pengenalan instansi atau perusahaan untuk mempromosikan dengan cara mengirim surat yang tertera gambar atau logo identitas instansi tersebut Sesuai dengan salah satu tujuan dan strategi eksternal dari Humas PT. Pos Indonesia,yaitu menciptakan opini publik dan menarik perhatian publik, menciptakan kondisi yang kondusif bagi setiap pelaksanaan kebijakan perusahaan dan mengoptimalisasi komunikasi dan publikasi perusahaan. Humas PT. Pos Indonesia Malang melakukan sosialisasi program Prisma prangko identitas milik 3. 3 anda melalui media radio,media cetak,serta elektronik, di mana hal tersebut diharapkan oleh pihak perusahaan agar dapat menambah informasi bagi masyarakat mengenai inovasi baru yang diluncurkan oleh PT.Pos Indonesia. 1.2 Tujuan Tujuan pelaksanaan kegiatan Praktik Kerja Nyata (PKN) adalah: Untuk memahami peran humas PT.POS INDONESIA (PERSERO) AREA MALANG dalam sosialisasi program prangko prisma 1.3 Manfaat Adapun Manfaat yang diharapkan akan diperoleh, diantaranya: a) Bagi Mahasiswa Praktik Kerja Nyata ini diharapkan dapat memberi pengetahuan dan pengalaman bagi mahasiswa, khususnya dalam mengetahui Peran humas tentang Sosialisasi Program prangko prisma. b) Bagi Instansi 1. Sebagai peluang penarikan tenaga kerja yang professional 2. Melaksanakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial instansi kepada masyarakat, khususnya mahasiswa. c) Bagi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Sebagai sarana memperkenalkan diri bagi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya khususnya jurusan Ilmu Komunikasi kepada perusahaan tempat magang, dengan harapan ada suatu tindak lanjut kerjasama. Memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai instansi, perusahaan, lembaga dan pelaku usaha. 1.4 Waktu dan Pelaksanaan Pelaksanaan Praktik Kerja Nyata ini dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan, terhitung sejak 6 agustus 2012 s/d 5 september 2012 yang bertempat di Humas PT. Pos Indonesia (Persero) Area Malang beralamat di Jalan Merdeka Selatan No. 5 , Malang. 4. 4 BAB II KERANGKA KONSEP KEGIATAN . 2.1. Definisi public relations/ humas Pengertian (definisi) public relations jika dilihat dari asal katanya (public dan relations) adalah hubungan hubungan antar public atau singkatnya hubungan hubungan public.Ini berartidapat mengindikasikan bahwa jika public relations (PR) diterjemahkan dengan Hubungan Masyarakat (Humas) adalah kurang tepat ,namun karena masyarakat terlanjur mengenal istilah Humas dan sangat sulituntuk diluruskan maka istilah humas tetap dipakai, bahkan pada instansi instansi pemerintah. Pengertian Public Relations menurut (British) Institute of Public Relations (IPR) dalam jefkins pada bukunya Public Relations adalah sebagai berikut : Public Relations adalah keselurahan adanya upaya yang dilangsungkan secara terencana dan bekesinambungan dala, rangka menciptakan dan memelihara niat baik dan saling pengertian antara suatu organisasi dengan segenap khalayaknya.(1996:8) Contoh dari kegiatan-kegiatan Humas adalah: melobi, berbicara di depan publik, menyelenggarakan acara, dan membuat pernyataan tertulis. 2.2 . Fungsi Humas Effendy (1987:34), dalam bukunya Hubungan Masyarakat mengemukakan fungsi Public Relations, yaitu : 1. Menunjang kegiatan manajemen dalam mencapai tujuan organisasi. 2. Membina hubunganan harmonis antara organisasi dengan public ektern maupun intern. 3. Menciptakan komunikasi dua arah timbal balik dengan menyebarkan informasi dari organisasi kepada publik dan menyalurkan informasi dari organisasi kepada publik dan menyalurkan opini publik kepada organisasi. 5. 5 4. Melayani publik dan menasehati pimpinan organisasi demi kepentingan umum. 2.3. Ruang Lingkup Humas PT. POS INDONESIA (Persero) Area Malang Frank Jeffkins (1996:9), dalam bukunya Public Relations mengemukakan bahwa ruang lingkup tujuan PR itu ternyata sangat luas. Melalui serangkaian pembahasan yang mendalam, maka beberapa di antaranya yang pokok adalah sebagai berikut : a. Untuk mengubah citra umum di mata khalayak sehubungan dengan adanya kegiatan- kegiatan baru yang dilakukan perusahaan. b. Untuk menyebarluaskan cerita sukses yang telah dicapai oleh perusahaan kepada masyarakat dalam rangka mendapatkan pengakuan. c. Untuk meningkatkan bobot kualitas calon pegawai. d. Untuk memperbaiki hubungan antara perusahaan itu dengan khalayaknya, sehubungan dengan telah terjadinya suatu peristiwa yang mengakibatkan kecaman, kesangsian, atau salah paham di kalangan khalayak terhadap niat baik perusahaan. e. Untuk mendidik para pengguna atau konsumen agar mereka lebih efektif dan mengerti dalam memanfaatkan produk-produk perusahaan. f. Untuk mendukung keterlibatan perusahaan sebagai sponsor dari penyelengaraan suatu acara. g. Untuk memperkenalkan perusahaan kepada masyarakat luas,serta membuka pasar-pasar ekspor baru. h. Untuk mempersiapkan penerbitan saham tambahan atau karena adanya perusahaan yang go public. i. Untuk meyakinkan khalayak bahwa perusahaan mampu bertahan atau bangkit setelah krisis . j. Untuk meningkatkan kemampuan dan ketahananperusahaan dalam rangka menghadapi risiko pengambil alihan. k. Untuk menciptakan identitas perusahaan yang baru. 6. 6 2.4. Pekerjaan Humas Pekerjaan seorang humas adalah tugas-tugas yang dilakukan oleh seorang humas dalam mempromosikan pengertian dan pengetahuan akan seluruh fakta- fakta tentang tuntutan situasi atau sebuah situasi dengan sedemikian rupa sehingga mendapatkan simpati akan kejadian tersebut . Pada umumnya kesan yang jelek datang dari ketidak-pedulian, prasangka buruk, sikap melawan, dan apatis. Seorang petugas humas harus mampu untuk mengubah hal-hal ini menjadi pengetahuan dan pengertian, penerimaan dan ketertarikan. Bagian penting dari pekerjaan petugas Humas dalam suatu organisasi adalah : a. Membuat kesan (image) b. Pengetahuan dan pengertian c. Menciptakan ketertarikan d. Penerimaan e. Simpati Humas adalah sebuah proses yang terus menerus dari usaha-usaha manajemen untuk memperoleh kemauan baik dan pengertian dari pelanggan, pegawai, dan publik yang lebih luas. Dalam pekerjaannya, seorang humas membuat analisis ke dalam dan perbaikan diri, serta membuat pernyataan- pernyataan keluar. Pada umumnya kesan yang jelek datang dari ketidak-pedulian, prasangka buruk, sikap melawan, dan apatis. Seorang humas harus mampu untuk mengubah hal-hal ini menjadi pengetahuan dan pengertian, penerimaan dan ketertarikan. 2.5. Konsep Sosialisasi Sosialisasi adalah satu konsep umum yang bisa dimaknakan sebagai sebuah proses di mana kita belajar melalui interaksi dengan orang lain, tentang cara berpikir, merasakan, dan bertindak, di mana kesemuanya itu merupakan hal- hal yang sangat penting dalam menghasilkan partisipasi sosial yang efektif. So