Kti Amelia Yuliana

  • View
    67

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Kti Amelia Yuliana

PERBEDAAN BERAT BADAN BAYI USIA 3-5 BULANYANG DIPIJAT DAN TIDAK DIPIJAT(Di Kelurahan Tawanganom Kecamatan Magetan Tahun 2013)

KARYA TULIS ILMIAH

OLEH AMELIA YULIANANIM : P27824210001

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIAPOLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SURABAYAJURUSAN KEBIDANANPROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN KAMPUS MAGETANMAGETAN2013PERBEDAAN BERAT BADAN BAYI USIA 3-5 BULAN YANG DIPIJAT DAN TIDAK DIPIJAT(Di Kelurahan Tawanganom Kecamatan Magetan Tahun 2013)

KARYA TULIS ILMIAH

Disusun sebagai salah satu syarat menyelesaikan pendidikanAhli Madya Kebidanan Pada Program Studi Diploma III KebidananKampus Magetan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

OLEHAMELIA YULIANANIM : P27824210001

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIAPOLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SURABAYAJURUSAN KEBIDANANPROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN KAMPUS MAGETANMAGETAN

i2013LEMBAR PERSETUJUAN

KARYA TULIS ILMIAH INI TELAH DISETUJUI UNTUK DIPERTAHANKAN PADA UJIAN SIDANG KARYA TULIS ILMIAH TANGGAL 10 JULI 2013

OLEH

Pembimbing I

AGUNG SUHARTO, APP.,S.Pd.,M.KesNIP. 19691006 199003 1 002

Pembimbing II

TINUK ESTI HANDAYANI, SST.,M.KesNIP. 19690317 198903 2 004

iiLEMBAR PENGESAHAN

KARYA TULIS ILMIAH INI TELAH DIPERTAHANKAN DI DEPAN TIM PENGUJI UJIAN SIDANG KARYA TULIS ILMIAH PROGRAM STUDI D III KEBIDANAN KAMPUS MAGETAN POLITEKTIK KESEHATAN KEMENKES SURABAYAPADA TANGGAL : 17 JULI 2013

MENGESAHKAN

TIM PENGUJI

TANDA TANGAN

Ketua: Budi Joko Santosa, SKM., M.Kes.......................

Anggota I: Tinuk Esti Handayani, SST., M.Kes ........................

Anggota II: Agung Suharto, APP., S.Pd., M.Kes........................

Mengetahui , Ketua Program Studi D III Kebidanan Kampus Magetan

SULIKAH, SST., M.KesNIP. 196806231988032001

iiiKATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas semua berkat, rahmat, taufik dan hidayahNya sehingga peneliti dapat menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah dengan berjudul Perbedaan Berat Badan Bayi Usia 3-5 Bulan Yang Dipijat Dan Tidak Dipijat Di Kelurahan Tawanganom Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan Tahun 2013 diajukan sebagai salah satu syarat menyelesaikan pendidikan Ahli Madya Kebidanan pada Program Studi D III Kebidanan Kampus Magetan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya. Penelitian Karya Tulis Ilmiah ini banyak mendapatkan bantuan, bimbingan dan dukungan dari berbagai pihak sehingga dapat terselesaikan dengan baik. Pada kesempatan ini peneliti mengucapkan banyak terima kasih kepada : 1. Bapak Dr. Ir. H. Bambang Guruh Irianto, AIM., MM, selaku Direktur Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya, yang telah memberikan kesempatan dan fasilitas kepada kami untuk menyusun Karya Tulis Ilmiah ini. 2. Ibu Hj. Klanting Kasiati, S,Pd., AMd.Keb., M.Kes, selaku Ketua jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya yang telah memberikan kesempatan kepada peneliti untuk menyusun Karya Tulis Ilmiah ini.3. ivIbu Sulikah, SST., M.Kes, selaku Ketua Program Studi D III Kebidanan Kampus Magetan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya yang telah memberikan kesempatan dan fasilitas belajar. 4. Bapak Agung Suharto, APP., S.Pd., M.Kes, selaku pembimbing dan penguji I yang dengan penuh kesabaran, ketekunan, perhatian, bimbingan, dan pengarahan serta saran-saran dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah.5. Ibu Tinuk Esti Handayani, SST., M.Kes, selaku pembimbing dan penguji II yang dengan penuh kesabaran, ketekunan, perhatian, bimbingan, dan pengarahan, serta saran-saran dalam penuyusunan Karya Tulis Ilmiah.6. Bapak Budi Joko Santosa, SKM., M.Kes, selaku Ketua Penguji yang memberikan saran, koreksi serta masukan sehingga Karya Tulis Ilmiah ini dapat terselesaikan. 7. Bapak Mulyono, S.Sos, selaku Kepala Kelurahan Tawanganom yang telah memberikan izin penelitian, sehingga penelitian dapat dilaksanankan di Kelurahan Tawanganom.8. Ibu Ima, Amd.Keb, selaku bidan desa yang berada di Kelurahan Tawanganom, yang telah memberikan ijin dan banyak membantu peneliti dalam menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah ini dengan baik. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan balasan pahala atas segala amal baik yang telah diberikan dan semoga Karya Tulis Ilmiah ini berguna bagi semua pihak yang memanfaatkannya.Magetan, Juli 2013

Peneliti

vv

ABSTRAK

Pijat bayi merupakan stimulasi taktil yang memiliki keuntungan dalam proses tumbuh kembang bayi. Hasil studi pendahuluan di Kelurahan Tawanganom, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan tahun 2013 pada 10 ibu yang memiliki bayi usia 3-5 bulan terdapat 60% bayi yang sudah pernah dipijat, 40% bayi yang belum pernah dipijat ke ahli fisioterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan berat badan bayi usia 3-5 bulan yang dipijat dan tidak dipijat. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan Quasy Experimental Design berupa Non equivalent control group design dengan populasi 20 bayi yang dipijat dan tidak dipijat. Penelitian ini menggunakan sampel total populasi. Variabel independent adalah pijat bayi, sedangkan variabel dependent adalah berat badan bayi, menggunakan skala rasio. Instrumen pengumpulan data menggunakan timbangan berat badan bayi dalam satuan gram. Uji statistik yang digunakan independent Samplet T-Test dengan probabilitas p=0,05. Kriteria penolakan H0 jika p 30), maka sudah dapat diasumsikan berdistribusi normal. Biasa dikatakan sebagai sampel besar. Namun untuk memberikan kepastian, data yang dimiliki berdistribusi normal atau tidak, sebaiknya digunakan uji statistik normalitas. Karena belum tentu data yang lebih dari 30 bisa dipastikan berdistribusi normal, demikian sebaliknya data yang banyaknya kurang dari 30 belum tentu tidak berdistribusi normal, untuk itu perlu suatu pembuktian. uji statistik normalitas yang dapat digunakan diantaranya Chi-Square, Kolmogorov Smirnov, Lilliefors, Shapiro Wilk. Pada penelitian ini mengunakan uji statistik normalitas Kolmogorov Smirnov. Uji kesamaan varian (homogenitas) dengan F test (levenes Test), artinya jika varian sama maka uji t menggunakan Equal Variance Assumed (diasumsikan varian sama) dan jika varian berbeda menggunakan Equal Variance Not Assumed (diasumsikan varian berbeda) (Priyanto, 2008:95). Kriteria pengujian uji F bedasarkan probalitas adalah H0 diterima jika P value> 0,05 artinya kedua varian sama (varian kelompok bayi yang dipijat dan tidak dipijat adalah sama) maka uji t yang digunakan adalah equal variance assumed. H0 ditolak jika p value< 0,05 artinya kedua varian berbeda (Varian kelompok bayi yang dipijat dan tidak dipijat adalah berbeda) uji t yang digunakan adalah equal variance not assumed. Kriteria uji t berdasarkan probabilitas dengan signifikansi 0,05 adalah H0 diterima jika P value> 0,05 artinya tidak ada perbedaan antara peningkatan berat badan bayi yang dipijat dan tidak dipijat. H0 ditolak jika P value < 0,05 artinya ada perbedaan antara peningkatan berat badan bayi yang dipijat dan peningkatan berta badan bayi yang tidak dipijat.3.9 Etika Penelitian 3.9.1 Ijin penelitian Peneliti mengajukan permohonan ijin kepada Kepala Desa setempat melalui Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan (Bakesbangpolinmas) Kabupaten Magetan untuk melakukan penelitian di Kelurahan Tawanganom. Setelah mendapatkan persetujuan barulah melakukan penelitian.3.9.2 Lembar Persetujuan (Informed consent)Pada para ibu akan diberitahu, bahwa peneliti ini tidak disalahgunakan dan tidak disalahgunakan dan tidak merugikan ibu, jika ibu yang memiliki bayi usia 3 sampai 6 bulan bersedia bayinya untuk diteliti diminta untuk membaca dan menanda tangani surat informed consent dan bila tidak setuju maka peneliti tidak akan memaksa dan tetap menghormati hak-haknya.3.9.3 Kerahasian nama atau Identitas (Anonimity)Untuk menjaga kerahasiaan identitas, peneliti tidak akan mencantumkan nama pada pengumpulan data, cukup dengan memberi nomor pada masing-masing lembar tersebut (Nursalam, 2011:115). Untuk menjaga kerahasiaan, peneliti tidak mencantumkan nama bayi, cukup memberi nomor kode pada masing-masing lembar pengumpul data.3.9.4 Kerahasian hasil (Confidentiality)Informasi yang telah dikumpulkan dari subyek, dijamin kerahasiannya oleh peneliti (Nursalam, 2011:115). Kerahasian informasi yang diberikan oleh ibu dijamin sepenuhnya oleh peneliti. Data tersebut hanya disajikan dan dilaporkan kepada beberapa kelompok yang berhubungan dengan peneliti.3.10 KeterbatasanKeterbatasan adalah hambatan dalam penelitian (Nurssalam, 2003: 185). Dalam penelitian ini keterbatasan yang dihadapi adalah tenaga dan waktu penelitian, dalam penelitian ini hanya diambil populasi berat badan bayi usia 3-5 bulan di Kelurahan Tawanganom Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan pada bulan Mei-Juni Tahun 2013.

BAB 4HASIL PENELITIAN

Setelah dilaksanakan penelitian di Kelurahan Tawanganom, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, selama 4 minggu mulai bulan Mei sampai dengan Juni 2013 dengan bayi usia 3-5 bulan sejumlah 20 bayi dibagi dalam 2 kelompok subyek penelitian yaitu 10 bayi yang dipijat dan 10 bayi yang tidak dipijat. Bayi yang memenuhi kriteria populasi kemudian dilakukan pemijatan dengan frekuensi 2X seminggu, lama 15 menit maka pada bab ini di sajikan hasil penelitian sebagai berikut:4.1 Berat Badan Bayi Usia 3-5 Bulan Sebelum dan Sesudah Dipijat Setelah diadakan penelitian terhadap berat badan bayi yang dipijat selama 4 minggu di Kelurahan Tawanganom, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan didapatkan hasil rerata penimbangan berat badan bayi sebelum pemijatan 5840 g dan penimbangan berat badan bayi setelah pemijatan 6460 g. Secara rinci dapat dilihat pada Gambar 4.1.

52 Gambar 4.1Rerata Berat Badan Bayi Usia 3-5 Bulan Sebelum dan Sesudah Dipijat di Kelurahan Tawanganom pada Bulan Mei-Juni 2013

4.2 Ber