Dm Nefropati Ppt

  • View
    72

  • Download
    4

Embed Size (px)

DESCRIPTION

defhghg

Text of Dm Nefropati Ppt

DM NEFROPATI

DM NEFROPATIOLEH : Mutiara Khalida,S.KedGhea Duandiza,S.Ked

PEMBIMBING : dr. Hadhimuljono,Sp.PDdr. Ahmar Kurniadi,Sp.PDIdentifikasi Pasien IDENTIFIKASI PASIENNama : Ny. S bt HSUmur : 42 tahunJenis Kelamin: PerempuanAgama: IslamAlamat: Jl. Dayang Torek RT 006 Ulak LebarStatus: MenikahNo Registrasi: 00110245Tanggal MRS: 10 Agustus 2015

Anamnesis Keluhan UtamaMual sejak 2 minggu sebelum masuk RS.Riwayat Penyakit Sekarang 2 minggu SMRS, pasien mengeluh mual. Mual dirasakan terus menerus tanpa disertai muntah. Pasien mengeluh sering bersendawa dan perut terasa penuh. Pasien juga mengeluh sesak saat beraktifitas dan sesak berkurang saat istirahat. Pasien juga mengeluh nyeri ulu hati (+) menjalar sampai ke punggung. Nafsu makan menurun (+) dan badan terasa lemas (+). Pasien mengaku berat badannya turun 6 kg dalam sebulan terakhir.Anamnesis (cont..) 10 hari SMRS pasien mengeluh bengkak pada tungkai kiri (+), sembab pada kelopak mata di pagi hari (+), gatal-gatal seluruh tubuh (-), demam (+), menggigil (+), batuk (+), nyeri dada (-), sakit kepala (-), BAK sedikit dan tersendat (+) tidak berbusa dan tidak berpasir, BAB tidak ada kelainan.Pasien mengeluh nyeri pada luka di kaki kiri. Luka didapat saat pasien menginjak pecahan kaca 4 tahun SMRS dan luka tersebut tidak sembuh-sembuh, bertambah besar, benanah dan berbau busuk. Pasien mengeluh mata kabur (+). Pasien kemudian berobat ke bidan dan dicek gula darah.

Anamnesis (cont)Riwayat Penyakit DahuluRiwayat hipertensi tidak terkontrol (+)Riwayat kencing manis tidak terkontrol (+) sejak 4 tahun yang laluRiwayat KebiasaanRiwayat konsumsi obat warung (-)Riwayat minum alkohol (-)Riwayat sering mengkonsumsi makanan dan minuman manis (+)Riwayat Penyakit KeluargaRiwayat penyakit dengan keluhan yang sama dengan pasien tidak adaRiwayat kencing manis pada keluarga tidak adaRiwayat hipertensi pada keluarga tidak ada

Pemeriksaan FisikKeadaan UmumKeadaan umum: Tampak sakit sedangKesadaran: Compos mentisTekanan darah: 160/100 mmHgNadi: 90 x/menit, irama reguler, isi dan tegangan cukupPernapasan: 24 x/menitSuhu tubuh: 37,8oCBerat badan: 65 kgTinggi badan: 157cmIMT: 26,37 kg/cm2Lingkar perut: 104 cm

Pemeriksaan Fisik (cont..)Keadaan SpesifikKepala : edema palpebra (+/+), konjungtiva palpebra pucat (+/+), sklera ikterik (-/-), lidah pucat (+)

Leher : pembesaran KGB (-), JVP (5-2)

Pemeriksaan Fisik (cont..)ParuI :tampak pembesaran mamma sinistra, gambaran peau de orange (+),retraksi puting mamma sinistra (+), statis dan dinamis simetris kanan sama dengan kiriP :mamma sinistra teraba keras,terfiksasi ke dinding dada, nyeri tekan (+)P : sonor di kedua lapang paru, batas paru-hepar sulit dinilaiA : vesikuler (+) normal, ronkhi (-/-), wheezing (+/+) pada basal paruPemeriksaan Fisik (cont..)JantungInspeksi: ictus cordis tidak terlihatPalpasi: ictus cordis tidak teraba Perkusi: batas atas ICS II, batas kanan LS dextra, batas kiri ICS V LMC sinistraAuskultasi: HR 90 x/menit, reguler, tidak ada pulsus defisit, HR=PR, murmur (-), gallop (-)

Pemeriksaan Fisik (cont..)AbdomenInspeksi: cembung, venektasi (-), caput medusae (-), spider naevi (-), hernia umbilikalis (-), massa (-)Palpasi: lemas, nyeri tekan (+), hepar dan lien tidak teraba, ballottement teraba ginjal kiri.Perkusi: timpani, shifting dullness (-), undulasi (-)Auskultasi: bising usus (+) normal

Pemeriksaan Fisik (cont..)GenitaliaTidak dinilai

EkstremitasPalmar eritem (-/-), akral pucat (+/+) edema pretibia (+/+), ulkus pedis sinistra (+), nyeri tekan (+)Kulit Ikterik (-)

NoPemeriksaanHasilNilai NormalInterpretasiHEMATOLOGIHbEritrosit LeukositHtTrombositLYM%NEUT%MXD%MCHMCVMCHC7,52.619.821.94706.188.35.628.683.634.211-16 g/dL3.5-5.5 106/mm34.0-10 103/mm340-50 vol%150-450 103/L22-44 %45-77 %3-10 %26-31 pg83.634.2MenurunMenurunMeningkatMenurunMeningkatMenurunMeningkatNormalNormalMenurunNormalKIMIA DARAHBSS174,70-180 mg/dLNormalGINJALUreumKreatinin81,12,1220-40 mg/dL0,8-1,5MeningkatMeningkat Diagnosis Nefropati Diabetikum dengan DM Type II normoweight + Ulkus Diabetikum pedis sinistra + Retinopati diabetikum + Hipertensi Stage II

Diagnosis BandingDM Nefropati e.c nefrosklerosis hipertensiLBP e.c OA LumbalMetastase

PenatalaksanaanNonfarmakologisIstirahatDiet DM Edukasi pasienCuci luka

FarmakologisIVFD RL gtt X/menitInj. Cefotaxime 2x1 ampInj. Ranitidin 2x1 ampInj. Novorapid 1x1Inj. Ondansentron ampLansoprazole 1x1 cap (p.o)Blopress 1x8 mg (p.o)Paracetamol tab Transfusi PRC 3 kantong

Rencana PemeriksaanCek Laboratorium (protein urin)USG abdomenEKGFoto Rontgen ThoraksFoto Rontgen LumbalKonsul mataKonsul bedah

Prognosis Quo ad vitam: dubia ad malamQuo ad functionam: dubia ad malamQuo ad sanationam: dubia ad malam

Tinjauan PustakaGangguan fungsi renal yang progresif dan irreversibel dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit sehingga terjadi uremiaChronic Kidney DiseasePenyakitTipe MayorPenyakit ginjal diabetesDM tipe 1 dan 2Penyakit ginjal non diabetes*Penyakit glomerular(autoimun, infeksi sistemik, obat, neoplasia)*Penyakit vaskular(penyakit pembuluh darah besar, HT, mikroangiopati) *Penyakit tubulointerstitial(pielonefritis kronik, batu, obstruksi, keracunan obat) *Penyakit kistik(ginjal polikistik )Penyakit pada TransplantasiRejeksi kronikKeracunan obat (siklosporin, takrolimus)Penyakit recurrent (glomerular)Transplantasi gromerulopathyKLASIFIKASI BERDASARKAN ETIOLOGI

Cockroft- Gault Equation(140-umur) x BB

72 x kreatinin plasmaX dengan 0,85 pada wanitaKlasifikasiDerajatKeteranganNilai LFG (ml/menit/1.73 m2)12345Kerusakan ginjal dengan LFG normal atauKerusakan ginjal dengan LFG ringanKerusakan ginjal dengan LFG sedangKerusakan ginjal dengan LFG beratGagal ginjal 9060 8930 5915 29< 15Table 3.1. Klasifikasi derajat Gagal Ginjal KronikThe Kidney Disease Outcomes Quality Initiative (K/DOQI) of the National Kidney Foundation (NKF) PatofisiologiKerusakan Nefron Hipertrofi ginjalPeningkatan filtrasi dan reabsorbsi glomerulus tubulusRENCANA TATALAKSANADerajatLFG (ml/mnt/1,73m2)Rencana TatalaksanaI 90Terapi penyakit dasar, kondisi komorbid, evaluasi pemburukan fungsi ginjal, memperkecil resiko kardiovaskularII60-89Menghambat pemburukan fungsi ginjalIII30-59Evaluasi dan terapi komplikasiIV15-29Persiapan untuk terapi pengganti ginjalV 15Terapi pengganti ginjalTerapi non farmakologi

Pembatasan protein :-Pasien non dialisis 0,6 -0,75 gram /kg BB/hr sesuai CCT dan toleransi pasien- Pasien hemodialisis 1 -1,2 gram/kgBB ideal/hariPasien peritoneal dialisis 1,3 gram/kgBB/hr Pengaturan asupan kalori : 35 kal/kgBBideal/hrPengaturan asupan lemak : 30 -40% dari kalori total dan mengandung jumlah yang sama antara asam lemak bebas jenuh dan tak jenuhPengaturan asupan KH : 50 -60% dari total kaloriGaram NaCl : 2 -3 gr/hr Kalsium : 1400-1600 mg/hrBesi : 10 -18 mg/hrMagnesium : 200 300 mg/hrAsam folat pasien HD : 5 mgAir : jumlah urin 24 jam + 500 ml ( insensible water loss )Terapi farmakologis :

Kontrol tekanan darah :-Penghambat ACE atau antagonis reseptor angiotensin II > evaluasi kreatinin dan kalium serum, bila terdapat peningkatan kreatinin > 35% atau timbul hiperkalemi harus dihentikan-Penghambat kalsium-Diuretik

Pada pasien DM, kontrol gula darah hindari pemakaian metformin dan obat obat sulfonil urea dengan masa kerja panjang.

Koreksi asidosis metabolik dengan target HCO3 20 22 mEq/l Kontroldislipidemia dengan target LDL < 100 mg/dl, dianjurkan golongan satinIndikasi hemodialisis adalah :

1.Uremia > 200 mg%2.Asidosis dengan pH darah < 7,23.Hiperkalemia > 7 meq/ liter4.Kelebihan / retensi cairan dengan taanda gagal jantung / edema paru5.Klinis uremia, kesadaran menurun ( koma )KomplikasiKardiovaskularGangguan keseimbangan asam basa, cairan, dan elektrolitAnemiaThank you