ABB memenangkan proyek elektrifikasi untuk pabrik pulp terbesar di ...

  • Published on
    12-Jan-2017

  • View
    215

  • Download
    2

Transcript

  • sangat prestisius ini, dan kami bertekad akan menghadirkan teknologi mutakhir untuk memak-simalkan efisiensi dan kehan-dalan proses pabrik, dan pada saat yang sama menekan dam-pak terhadap lingkungan, jelas Veli-Matti Reinikkala, kepala divisi Process Automation di ABB. ABB memiliki pengalaman sela-ma berpuluh-puluh tahun dalam industri pulp dan kertas. ABB telah menyelesaikan proyek-proyek serupa untuk pelanggan di wilayah Asia, Afrika, Austra-lia dan Amerika Selatan. Proyek terakhir yang dikerjakan adalah

    untuk pabrik pulp Stora Enso/Arauco di Uruguay.

    Pabrik pulp yang baru ini akan memiliki kapasitas produksi tahu-nan sebesar lebih dari 2 juta ton. Operasional secara komersial akan dimulai pada tahun 2016.

    Informasi lebih detil tersedia di www.abb.com

    AUG|14e-news The customer newsletterof ABB in Indonesia

    ABB memenangkan proyek elektrifikasi untuk pabrik pulp terbesar di dunia

    ABB telah ditunjuk untuk mem-bangun sistem elektrifikasi di sebuah pabrik pulp baru yang akan dibangun di Sumatera Selatan, Indonesia. Pabrik ini akan menjadi pabrik pulp terbe-sar di dunia. Dalam proyek ini, ABB akan menyediakan perangkat switch-gear tegangan menengah dan rendah, trafo distribusi, motor, drive, serta layanan proyek. Drive yang akan digunakan di pabrik pulp baru ini diproduksi di pabrik drive terbesar di dunia yang berlo-kasi di Helsinki, di bawah penge-lolaan dan pengawasan oleh unit ABB di Vaasa, Finlandia, beker-jasama dengan ABB di Singapura. Permintaan akan produk kertas mengalami peningkatan di seluruh kawasan Asia, meskipun pasar produk ini secara global telah sa-ngat terfragmentasi. Pabrik pe-

    ngolahan bubur kertas yang telah berusia lanjut diganti dengan fa-silitas produksi baru yang dileng-kapi dengan teknologi canggih, menghasilkan proses produksi yang lebih efisien dan bersih, serta menjamin keseimbangan antara kapasitas produksi dan permintaan. Tren global mencer-minkan peluang yang sangat baik untuk jangka panjang, didorong oleh sistem rantai pasokan yang berkelanjutan, peraturan terkait lingkungan hidup, urbanisasi ser-ta peningkatan permintaan dari negara-negara berkembang.

    Pengetahuan ABB yang luas dalam bidang industri pulp dan kertas, serta kemampuannya dalam melaksanakan proyek, adalah faktor-faktor penting yang menentukan keberhasilan ABB dalam memenangkan proyek ini. Kami sangat senang dapat menjadi bagian dari proyek yang

    Teknologi daya dan otomatisasi canggih dari

    ABB membantu peningkatan efisiensi energi,

    kehandalan dan keamanan proses di pabrik

    pulp (bubur kertas) terbaru di Indonesia

  • 2 Whats Up Down Under 1|14

    E - N E W S 2

    Dengan kapasitas sebesar 525 kV, sistem transmisi ini memecahkan rekor dunia untuk teknologi kabel HVDC extruded, menggandakan aliran daya serta mem-perluas kisaran jaringan untuk memung-kinkan integrasi jarak jauh dengan sum-ber daya lain serta interkoneksi ABB mengumumkan terobosan di bi-dang teknologi kabel. ABB telah sukses mengembangkan dan menguji sistem ka-bel arus langsung tegangan tinggi (HVDC)extruded berkapasitas 525 kilovolt (kV), yang memungkinkan instalasi energi ter-barukan secara lebih efisien dan hemat biaya. Inovasi terbaru ini akan menggandakan kapasitas daya dari 1.000 (megawatt) MW menjadi sekitar 2.600 MW, serta memper-luas jangkauan kabel hingga jarak 1.500 kilometer, dari jangkauan semula sejauh kurang dari 1.000 km, dengan tingkat ke-hilangan selama transmisi di bawah 5%. Teknologi kabel terbaru ini meningkatkan kapasitas sebesar 64 persen, atau sekitar 320 kV, dan menjadikannya yang terkuat dalam sektor teknologi ini. Sistem kabel berkekuatan 525 kV ini dapat diaplikasi-kan untuk jaringan bawah laut maupun bawah tanah, sehingga ideal untuk pe-nyaluran daya secara efisien di daerah yang padat penduduknya atau daerah dengan lingkungan alam yang sensitif, serta untuk aplikasi di pantai atau laut terbuka.

    ABB luncurkan sistem transmisi kabel bawah tanah dan bawah laut terkuat di dunia

    Terobosan besar ini akan meningkat-kan peluang keberhasilan proyek-proyek energi terbarukan, serta memainkan pe-ranan penting dalam penerapan sistem kabel bawah tanah dan bawah laut berte-gangan tinggi dalam rangka menginte-grasikan beberapa sumber energi terba-rukan yang berada pada jarak yang saling berjauhan, jelas Ulrich Spiesshofer, CEO ABB. Dengan kemampuannya menyalurkan daya yang lebih besar melalui jarak yang lebih jauh dan dengan tingkat kehilan-gan yang lebih rendah, teknologi kabel 525 kV terbaru dari ABB menawarkan solusi kepada berbagai negara dan utili-tas yang ingin meningkatkan kemampuan sistem transmisi listrik yang mereka mi-liki untuk dapat mengintegrasikan lebih banyak sumber energi terbarukan pada berbagai instalasi pembangkit listrik tenaga surya dan tenaga angin. Sebagai contoh, sepasang kabel HVDC extruded berkapasitas 525 kV dapat menghantar-kan daya dari pembangkit listrik tenaga angin di tepi pantai dalam jumlah yang cukup untuk memasok listrik bagi 2 juta rumah tangga. Teknologi baru ini memungkinkan peng-gunanya memangkas pengeluaran untuk modal dan operasional, serta mendukung

    pengembangan grid DC, karena teknologi ABB ini telah meniadakan hambatan kun-ci dalam pengembangan breaker HVD-Chybrid. Sistem kabel yang inovatif ini terdiri dari kabel yang terbuat dari material insulasi DC baru dari jenis polimer polietilen ikatan silang (XLPE) yang dikembangkan oleh Borealis, perusahaan terkemuka di bi-dangnya, serta komponen terminasi dan sendi (joints) yang diproduksi oleh ABB. Jaringan kabel HVDC merupakan kom-ponen penting dari sebuah sistem energi terbarukan di masa yang akan datang, yang diharapkan dapat menghantarkan energi listrik dalam jumlah besar melalui jarak yang jauh, bahkan melintasi batas negara. ABB adalah perusahaan terde-pan di dunia dalam bidang sistem kabel tegangan tinggi, menyediakan sistem ka-bel untuk berbagai aplikasi di seluruh du-nia, seperti pemasok listrik ke perkotaan, platform pasokan energi minyak dan gas, interkoneksi bawah laut, serta integrasi sumber-sumber energi terbarukan. ABB telah membangun lebih dari 25 koneksi kabel DC dan hampir 100 jaringan kabel AC di seluruh dunia.

  • 3Whats Up Down Under 1|14

    E - N E W S 3

    Penyediaan solusi penghematan energi dan infrastruktur yang andal di trans-portasi berbasis rel merupakan salah satu tantangan utama yang banyak di-hadapi pemerintah kota dalam mening-katkan mobilitas penduduk kota berkem-bang. Tantangan ini dijawab ABB dalam pemaparan makalah teknik di konferensi tahunan perkeretaapian modern ke 4 (The 4th annual modern railways), yang dihadiri pemain utama industri kereta api dari berbagai negara. Acara ini diadakan di Nusa Dua, Bali, Indonesia pada 20-22 Agustus 2014.

    Christian Mueller, Senior Vice President segmen kereta api ABB Christian Mueller, berbicara tentang peningkatan sistem su-plai daya traksi cerdas, proses menang-kap dan menyimpan energi pengereman yang diregenerasi dan didaur ulang, serta pemanfaatan energi surya dalam rangka mewujudkan prinsip nir-konsumsi energi untuk bus listrik dalam sistem transpor-tasi perkotaan.

    Secara global, pertumbuhan penduduk dan perkotaan akan semakin cepat di tahun-tahun mendatang, sehingga akan timbul peningkatan permintaan alternatif moda transportasi, ketika jalan raya men-gadapi tantangan kemacetan dan emisi CO2 yang berbahaya.

    Infrastruktur rel modern dipandang se-bagai salah satu solusi untuk mening-katkan mobilitas penduduk kota yang berkembang. Solusi kereta api ABB me-mungkinkan pelanggan menggunakan energi secara efektif, menciptakan indus-

    Solusi hemat energi ABB untuk transportasi kereta api

    tri kereta api yang rendah karbon, yang beroperasi dengan efisiensi dan kehan-dalan yang maksimum, kata Joris Coc-quyt, Manajer ABB untuk divisi Discrete Automation and Motion di Indonesia.

    Indonesia adalah negara dengan potensi pertumbuhan yang kuat di industri kereta api. Pemerintah berencana menyediakan transportasi publik yang lebih baik teru-tama di daerah dengan kepadatan pen-duduk yang tinggi. Pemerintah juga mendorong investasi miliaran US dolar di bidang infrastruktur transportasi, dimana lebih dari setengahnya dianggarkan un-tuk beberapa proyek kereta api di seluruh Indonesia dalam beberapa tahun men-datang. Beberapa proyek yang sedang berlangsung adalah program double-double track (DDT) sebagai salah satu proyek penting yang diharapkan dapat meningkatkan infrastruktur dasar negara selain elektrifikasi dan perbaikan stasiun.

    ABB merupakan penyedia teknologi ino-vatif dan andal yang terdepan di dunia untuk produsen kendaraan, operator transportasi berbasis rel, serta integra-tor sistem. Selain penawaran kompre-hensif untuk kendaraan berbasis rel dan infrastruktur pendukungnya serta FACTS, solusi manajemen jaringan dan sistem SCADA, ABB juga menyediakan du-kungan layanan seumur hidup, termasuk pemeliharaan dan penguatan komponen.

    Di antara sejumlah prestasi yang dicatat-kan ABB, baru-baru ini ABB memenang-kan proyek penyediaan substasiun dari salah satu konglomerasi infrastruktur

    swasta terbesar di kawasan Amerika Latin, untuk memasok daya bagi ja- ringan metro yang luas di wilayah Greater Salvador di Brazil. Proyek ini ditargetkan mampu meningkatkan infrastruktur trans-portasi perkotaan dengan menghubung-kan pusat kota Salvador de Bahia dengan kawasan Aguas Claras (perpanjangan Jalur 1, 17,6 km) dan menuju kota ping-gir pantai Lauro de Freitas, melintasi Ban-dara Udara Internasional Salvador (Jalur 2, 24,2 km). Jaringan baru ini akan ter-diri dari 22 stasiun, dan memungkinkan transportasi cepat menuju Stadion Fonte Nova yang merupakan salah satu stadion resmi untuk ajang FIFA World Cup 2014.

    Selain itu, ABB juga memperoleh kontrak dari Alstom Transport di Amerika Seri-kat untuk memasok perangkat konverter traksi dengan teknologi terbaru, yang berhubungan dengan sistem manajemen kendali kereta (TCMS) yang modern serta panel kontrol elektrik baru, untuk mendu-kung proyek perombakan seluruh armada Baltimore yang terdiri dari 53 kereta ringan yang dioperasikan oleh Maryland Transit Administration (MTA). Dalam proyek ini, ABB bertanggung jawab mengerjakan penggantian perlengkapan traksi yang sudah usang dengan menggunakan ABB BORDLINE CC400 untuk propulsi, dileng-kapi dengan pengisi ulang daya terinte-grasi, dan Sistem Kendali Kereta yang baru (mencakup perangkat keras dan lunak). Sistem traksi baru ini menjanjikan tingkat keandalan dan efisiensi energi yang lebih tinggi, serta memberikan ke-nyamanan perjalanan bagi penumpang kereta.

  • 4 Whats Up Down Under 1|14

    E - N E W S 4

    ABB luncurkan serangkaian produk tegangan rendah

    ABB Indonesia baru-baru ini meluncurkan rangkaian produk tegangan rendah yang dapat membantu penggunanya memak-simalkan produktivitas, meningkatkan efisiensi serta memperoleh keleluasaan dan tingkat keamanan yang lebih baik untuk berbagai aplikasi.

    Peluncuran dilakukan di Jakarta pada tanggal 25 Juni 2014, dihadiri oleh seki-tar 400 tamu undangan yang terdiri dari insinyur ahli teknik, konsultan, kontraktor, pengguna akhir, pembangun dan para pembuat kebijakan.

    Dalam acara tersebut, ABB memperke-nalkan Emax 2, RCCB, Contactor AF & AX dan SNK 2 PI Spring kepada hadirin, yang menikmati kesempatan untuk mem-peroleh informasi rinci mengenai desain dan kemampuan dari produk-produk baru tersebut. Informasi yang diberikan men-cakup konsep desain yang sederhanan, keamanan dan keandalan, efisiensi dan kesinambungan energi, serta ketersedi-aan dan layanan yang lebih baik.

    Dalam kata sambutannya, Country Man-ager ABB Indonesia Richard Ledgard

    mengatakan, Mengingat tingginya per-mintaan akan produk-produk yang handal dan hemat energi, ABB menanamkan in-vestasi yang besar untuk penelitian dan pengembangan serta pada pengem-bangan sumber daya manusia. Rang-kaian produk yang kami luncurkan hari ini menyempurnakan portofolio ABB yang komprehensif di bidang produk tegangan rendah.

    Produk-produk baru dari ABB ini menarik perhatian media, terlihat dari sejumlah liputan media yang memberitakan acara peluncuran tersebut.

    Undangan: Lokakarya ABB di Balikpapan

    ABB di Indonesia akan kembali men-gadakan forum pelanggan di beberapa kota di Indonesia, dan salah satunya adalah Balikpapan, Kalimantan. Forum yang dilaksanakan dalam bentuk loka-karya pada 24-25 September 2014 ini akan menyajikan informasi dan topik dari berbagai solusi untuk efisiensi energi dan peningkatan produktifitas industri.

    Lokakarya akan terdiri dari sesi umum dan sesi terpisah. Sesi umum yang di-lakukan di pagi hari akan menyajikan informasi umum dan lengkap tentang produk dan sistem ABB, sedangkan diskusi siang akan dilaksanakan dalam bentuk breakout session untuk menga-komodasi topik-topik khusus berdasar-kan sektor industri, sekaligus memasti-

    kan diskusi berjalan fokus dan bermanfaat bagi para peserta.

    Dalam acara ini, ABB akan menampilkan beberapa produk dan sistem, dimana pelanggan dapat melihat secara langsung beberapa produk ABB dan bagaimana sistem bekerja, serta berinteraksi dan

    berdiskusi langsung dengan para spesi-alis ABB.

    Topik diskusi yang akan disajikan antara lain advanced services, control techno-logy, transformer, insulation and compo-nent, turbocharging, dll

    Jika Anda berminat untuk mengikuti acara ini, silakan mendafatar melalui email ke miftahul.jannah@id.abb.com dengan menyebutkan nama, perusa-haan, jabatan, dan nomor HP.

    Lokakarya akan diadakan di Grand Jatra Hotel Balikpapan, Jl. Jend. Sudirman No. 47, Balikpapan, pukul 08:30 - 17:30. Peserta tidak dipungut biaya.

  • 5Whats Up Down Under 1|14

    E - N E W S 5

    Emax 2 SACE Emax 2 adalah rangkaian produk pemutus arus (circuit breaker) tegangan rendah dengan kapasitas hingga 6300 A. Dengan kemampuan untuk mengatur in-stalasi listrik secara efisien dan sederhana baik instalasi sederhana maupun yang kompleks dengan dampak minimum, pemutus arus SACE Emax 2 merupakan evolusi dari pemutus arus biasa menjadi sistem Pengelola Daya.

    RCCB (residual-current circuit breaker)Pemutus arus yang dioperasikan dengan arus sisa (residual current) merupakan perangkat perlindungan amperometric yang akan mati dengan sendirinya saat terjadi kebocoran pada sistem yang mengakibatkan aliran arus listrik ke ta-nah. Sistem ini secara terus menerus menghitung dan memantau jumlah dari arus satu-fase atau tiga-fase dan, selama jumlahnya tetap nol, menjaga arus listrik tetap dihantarkan. Akan tetapi, pasokan listrik akan segera diputus ketika jumlah arus melebihi angka yang telah diatur sesuai dengan sensitivitas perangkat. Perangkat ini dapat dikelompokkan ber-dasarkan tiga parameter, yakni:

    Rangkaian produk baru bertegangan rendah untuk perlindungan dan kehandalan

    - Bentuk gelombang terdeteksi - Sensitivitas tripping (kemampuan un-tuk mati dengan sendirinya saat terjadi kebocoran sistem) - Waktu tripping

    Selain itu, berdasarkan tipe rancang ban-gunnya, perangkat arus sisa (residual current devices atau RCD) dapat diklasifi-kasikan sebagai RCBO (magnetothermic dengan perlindungan arus berlebih), RC-CBs (tanpa perlindungan arus berlebih) da...