Click here to load reader

3 Silabus Pkn Sma IDRIS

  • View
    237

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

silabus pkn

Text of 3 Silabus Pkn Sma IDRIS

DIKNAS

PAGE

SILABUS PEMBELAJARAN

Nama Sekolah : SMK IT AT-TOOBAMata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan

Kelas

: X

Semester

: 1

Standar Kompetensi :1. Memahami hakikat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

Alokasi waktu : 8 X 45 Menit

Kompetensi DasarMateri PembelajaranNilai Budaya Dan Karakter BangsaKewirausahaan/

Ekonomi Kreatif Kegiatan PembelajaranIndikator Pencapaian KompetensiPenilaianAlokasi WaktuSumber Belajar

1.1 Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsur-unsur terbentuknya negara

Bangsa dan negara

manusia sebagai mahkluk individu dan mahkluk sosial

Pengertian dan unsur terbentuknya bangsa

Pengertian Negara dan Unsur-unsur terbentuknya negara

Rakyat

Wilayah

Pemerintah yang berdaulat

Pengakuan dari negara lain

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)Mengkaji berbagai literatur tentang

kedudukan manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial.

Mendiskusikan hasil kajian literatur Pengertian dan unsur terbentuknya bangsa, Pengertian Negara dan Unsur-unsur terbentuknya negara

Mendeskripsikan kedudukan manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial

Menguraikan pengertian bangsa dan unsur terbentuknya bangsa

Menganalisis pengertian negara dan unsur terbentuknya Negara

Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya)

Presentasi

2 x 45

Buku Kewarganegaraan Esis Kelas X, karangan Dra. Retno Listyarti

Darji Darmo-diharjo (1990), Pendidiikan Pancasila di Perguruan Tinggi, Malang: Penerbit IKIP Malang

Budiyanto (1999), Tata negara untuk SMA,

1.2 Mendeskripsikan hakikat negara dan bentuk-bentuk kenegaraan Negara dan bentuk-bentuk kenegaraan

Hakikat negara

Asal mula terjadinya negara

pentingnya pengakuan suatu negara dari negara lain

Bentuk- bentuk kenegaraan

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)Mengkaji informasi dari berbagai sumber tentang pengertian, asal mula terjadinya Negara

Mendiskusikan hasil kajian literatur pentingnya pengakuan suatu negara dari negara lain dan bentuk-bentuk kenegaraan

Menganalisis pengertian Negara

Mendeskripsikan asal mula terjadinya negara

Menguraikan pentingnya pengakuan oleh negara lain bagi suatu negara

Membandingkan bentuk-bentuk kenegaraan

Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya)

Presentasi

2 x 45

Buku Kewarganegaraan Esis Kelas X, karangan Dra. Retno Listyarti Musthafa Kamal Pasha, B.Ed,(2002), Pendidikan Kewarganegaraan (Civics Education), Yogyakarta: Citra Karsa Mandiri.

1.3 Menjelaskan pengertian, fungsi dan tujuan NKRI

Pengertian fungsi dan tujuan negara secara universal

Pengertian dan tujuan NKRI

Perbandingan berbagai teori tentang fungsi dan tujuan negara

Tujuan NKRI yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)Mengkaji dari berbagai buku sumber tentang pengertian, fungsi negara secara universal

Mendiskusikan hasil kajian literatur teori tentang fungsi dan tujuan negara serta tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Menguraikan pengertian dan fungsi negara Membandingkan berbagai teori tentang fungsi dan tujuan Negara

Mendeskripsikan tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya)

Presentasi

2 x 45

Buku Kewarganegaraan Esis Kelas X, karangan Dra. Retno Listyarti Idrus Affandi, (1997), tata negara, Jakarta: Depdikbud- balai pustaka

1.4 Menunjukkan semangat kebangsaan, nasionalisme dan patriotisme dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara

Semangat kebangsaan (nasionalisme dan patriotisme)

Makna nasionalisme

Makna patriotisme

Macam-macam perwujudan nasionalisme dalam kehidupan Tata cara penerapan nasionalisme dan patriotisme dalam kehidupan Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan) Mengkaji dari literatur tentang semangat kebangsaan dan patriotisme dan nasionalisme Indonesia, macam-macam perwujudan nasionalisme

Mendiskusikan hasil kajian literatur tentang pengertian nasionalisme serta menunjukkan bersikap positif terhadap nasionalisme dan patriotisme Indonesia

Mendeskripsikan makna semangat kebangsaan

Menguraikan macam-macam perwujudan nasionalisme dalam kehidupan

Menunjukkan contoh perilaku yang sesuai dengan semangat kebangsaan

Menunjukkan sikap positif terhadap patriotisme Indonesia

Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya)

Presentasi

2 x 45

Buku Kewarganegaraan Esis Kelas X, karangan Dra. Retno Listyarti Anhar Gonggong (2002), Nasionalisme sebuah kajian sejarah, (makalah sarasehan antar generasi) Departemen Sosial, Jakarta

Hans Kohn (1961), Nasionalisme arti dan sejarahnya, Jakarta: PT Pembangunan Djakarta.

SILABUS PEMBELAJARAN

Nama Sekolah : SMK IT AT-TOOBAMata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan

Kelas

: X

Semester

: 1

Standar Kompetensi : 2. Menampilkan sikap positif terhadap sistem hukum dan peradilan nasional

Alokasi Waktu : 10 X 45 MenitKompetensi DasarMateri PembelajaranNilai Budaya Dan Karakter BangsaKewirausahaan/

Ekonomi Kreatif Kegiatan PembelajaranIndikator Pencapaian KompetensiPenilaianAlokasi WaktuSumber Belajar

2.1 Mendeskripsikan pengertian sistem hukum dan peradilan nasional

Sistem hukum dan lembaga peradilan

Pengertian hukum

Tata hukum Indonesia

Penggolongan hukum

Sumber hukum

Lembaga- lembaga peradilan Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)Menganalisis berbagai buku sumber tentang pengertian sistem hukum dan penggolongan hukum. Berdiskusi hasil kajian tentang sumber hukum, pengertian lembaga peradilan nasional dan dasar hukum lembaga peradilan nasional

Mendeskripsikan pengertian hukum

Menentukan macam-macam penggolongan Hukum

Mendeskripsikan sumber hukum formal dan material

Menjelaskan sistem tata hukum Indonesia

Mendeskripsikan pengertian dan dasar hukum lembaga peradilan nasional

Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya)

Presentasi

2 x 45

Buku Kewarganegaraan Esis Kelas X, karangan Dra. Retno Listyarti Soehino (1987) Ilmu Negara, Jakarta

Sudargo Gautama (1987), Hukum Perdata Internasional Indonesia, Jakarta, Alumni

2.2 Menganalisis peranan lembaga-lembaga peradilan

Lembaga Peradilan

Perangkat atau alat kelengkapan lembaga peradilan

Klasifikasi lembaga peradilan

Tingkatan lembaga peradilan

Peranan atau tugas dan fungsi lembaga peradilan Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)Mengkaji berbagai literatur tentang perangkat lembaga peradilan

Berdiskusi kelompok hasil kajian tentang macam-macam lembaga peradilan dan peranan lembaga peradilan

Melihat praktek peradilan pada tingkat pengadilan negeri

Menguraikan perangkat lembaga peradilan

Menganalisis macam-macam lembaga peradilan

Menganalisis peranan lembaga peradilan

Menganalisis pelaksanaan lembaga peradilan

Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya)

Presentasi Laporan

2 x 45

Buku Kewarganegaraan Esis Kelas X, karangan Dra. Retno Listyarti

UU kehakiman Republik Indonesia

Lembaga pemasyarakatan

2.3 Menunjukkan sikap yang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku

Sikap yang sesuai dengan hukum

Perbuatan-perbuatan yang sesuai dan yang bertentangan dengan hukum

Contoh perbuatan yang melanggar hukum beserta sanksinya Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)Berdiskusi tentang sikap taat pada hukum

Menganalisis macam-macam perbuatan yang bertentangan dengan hukum dan sanksinya

Menunjukkan contoh sikap taat terhadap hukum

Menganalisis macam-macam perbuatan yang bertentangan dengan hukum

Menganalisis macam-macam sanksi sesuai hukum yang berlaku

Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya)

Presentasi

2 x 45

Buku Kewarganegaraan Esis Kelas X, karangan Dra. Retno Listyarti

Berbagai media cetak dan elektronik

2.4 Menganalisis upaya pemberantasan korupsi di Indonesia

Pemberantasan korupsi

Pengertian Korupsi

Dasar hukum pemberantas korupsi

Klasifikasi perbuatan korupsi

Kasus korupsi yang telah dikenakan sanksi

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)Mengkaji dari berbagai literatur tentang aturan dan macam macam perbuatan yang berkategori korupsi

Mengkaji media cetak tentang contoh pemberantasan korupsi di Indonesia

Berdiskusi hasil kajian pemberantasan korupsi di Indonesia

Mendeskripsikan macam-macam aturan tentang pemberantasan korupsi Menganalisis macam-macam perbuatan yang berkategori korupsi

Menunjukkan contoh tindak pidana korupsi yang telah dikenakan sanksi Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya)

Presentasi

2 x 45

Buku Kewarganegaraan Esis Kelas X, karangan Dra. Retno Listyarti

Kumpulan naskah yang dikeluarkan oleh KPK

2.5 Menampilkan peran serta dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia

Peran serta dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia

Macam- macam Gerakan atau organisasi anti korupsi

Contoh peran serta masyarakat dalam pemberantasan tindak korupsi

Sikap diri anti korupsi Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)Menelaah berbagai literatur tentang korupsi tentang perbuatan sikap anti korupsi

Mendiskusikan tentang macam- macam perbuatan anti korupsi Menunjukkan contoh sikap anti korupsi

Menunjukkan contoh gerakan/ organisasi anti korupsi

Menganalisis macam-macam perbuatan anti korupsi

Manampilkan sikap anti korupsi Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya)

Presentasi

2 x 45

Buku Kewarganegaraan Esis Kelas X, karangan Dra. Retno Listyarti Media cetak dan elektronik

SILABUS PEMBELAJARAN

Nama Sekolah : SMK IT AT-TOOBAMata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan

Kelas

: X

Semester : 1

Standar Kompetensi : 3. Menampilkan peran serta dalam upaya pemajuan, penghormatan dan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM)

Alokasi Waktu : 6 X 45 Menit

Kompetensi DasarMateri PembelajaranNilai Budaya Dan Karakter BangsaKewirausahaan/

Ekonomi Kreatif Kegiatan PembelajaranIndikator Pencapaian KompetensiPenilaianAlokasi WaktuSumber Belajar

3.1 Menganalisis upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM

pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM

Pengertian dan macam- macam HAM

Upaya pemerintah dalam menegakan HAM

Instrumen atau dasar hukum yang mengatur HAM

Peran masyarakat dalam menegakan HAM

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)Mengkaji dari berbagai pustaka (buku paket dan sumber lain) tentang pengertian, macam- macam instrumen HAM

Mendiskusikan artikel tentang upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM yang dilakukan pemerintah, individu dan masyarakat

Menganalisis upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM yang dilakukan pemerintah

Menentukan instrumen HAM nasional

Mendeskripsikan upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM yang dilakukan oleh individu dan masyarakat

Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya)

Presentasi

2 x 45

Buku Kewarganegaraan Esis Kelas X, karangan Dra. Retno Listyarti Fakih Mansour, Antonius M. Indrianto, Eko Prasetyo, (2003), Menegakkan Keadilan dan Kemanusiaan, Pogunglor C-145, Yogyakarta: Insist Press. Mansyur Effendi, ( 1993), HAM, Jakarta, GI

3.2 Menampilkan peran serta dalam upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM di Indonesia

peran serta dalam penegakan HAM di Indonesia

Proses pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM

Pelanggaran HAM dan penangganan kasus pelanggaran HAM

contoh perilaku yang sesuai dengan upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM di Indonesia

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)Mengkaji berbagai sumber tentang proses penegakkan HAM, menentukan sikap, perilaku yang sesuai dengan upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM di Indonesia

Melalui pengamatan dapat mengilustrasikan dan menyimpulkan contoh perilaku dalam penegakkan HAM

Menguraikan proses dalam upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM Mengilustrasikan berbagai kasus pelanggaran HAM Menyimpulkan contoh perilaku yang dengan upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM di Indonesia

Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya)

Presentasi

2 x 45

Buku Kewarganegaraan Esis Kelas X, karangan Dra. Retno Listyarti

UU HAM

Munir (2003), HAM dan posisi Hukum, LPTHI Ikadin, Jakarta

3.3 Mendeskripsikan instrumen hukum dan peradilan internasional HAM

instrumen hukum dan peradilan internasional HAM

Instrumen HAM Internasional

Kasus kasus pelanggaran HAM internasional

Proses dan sanksi pelanggaran HAM pada Peradilan Internasional

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)Mengkaji beberapa literatur dan sumber bacaan tentang instrumen hukum dan peradilan internasional HAM serta menunjukkan bentuk pelanggaran HAM internasional

Mendeskripsikan instrumen HAM internasional

Menunjukkan bentuk pelanggaran HAM internasional

Mendeskripsikan peradilan HAM internasional

Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya)

Presentasi

2 x 45

Buku Kewarganegaraan Esis Kelas X, karangan Dra. Retno Listyarti Aturan HAM Internasional

Mengetahui,Kepalah

MUHAMAD ATORI.S.Pd.MM

Kopo, 27 Juli 2015Guru Mapel PKN IDRIS,S.Ip

SILABUS PEMBELAJARAN

Nama Sekolah : SMK IT AT-TOOBAMata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan

Kelas

: X

Semester : 2

Standar Kompetensi : 4. Menganalisis hubungan dasar negara dengan konstitusi

Alokasi Waktu : 10 X 45 Menit

Kompetensi DasarMateri PembelajaranNilai Budaya Dan Karakter BangsaKewirausahaan/

Ekonomi KreatifKegiatan PembelajaranIndikator Pencapaian KompetensiPenilaianAlokasi WaktuSumber Belajar

4.1 Mendeskrips-ikan hubungan dasar negara dengan konstitusi

Dasar negara dan konstitusi

Pengertian Dasar Negara dan Konstitusi Negara

Tujuan dan Nilai konstitusi

Keterkaitan Dasar negara dan konstitusi Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)Mengkaji berbagai literatur tentang pe-ngertian dasar negara dan konsitusi.

Berdiskusi tentang keterkaitan antara dasar negara dengan konstitusi Mendeskripsikan pengertian dasar negara

Mendeskripsikan pengertian konstitusi negara

Menguraikan tujuan dan nilai konstitusi

Menyimpulkan keterkaitan dasar negara dengan konstitusi di sebuah negara

Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya)

Presentasi4 x 45

Buku Kewarganegaraan Esis Kelas X, karangan Dra. Retno Listyarti

J.C.T.Simorangkir, SH., Dr. (1986), Hukum dan Konstitusi Indonesia, Jakarta: PT: Gunung Agung.

4.2 Menganalisis substansi konstitusi negara

Substansi konstitusi negara

Muatan konstitusi negara

Klasifikasi konstitusi di Indonesia

Implementasi dasar negara ke dalam konstitusi atau UUD 1945 Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)Mengkaji beberapa buku sumber atau literatur tentang unsur-unsur konstitusi

menganalisis substansi konstitusi negara, ciri sebuah konstitusi dan konstitusi Indonesia

Menguraikan unsur sebuah konstitusi

Menyimpulkan ciri sebuah konstitusi bagi negara tertentu

Menganalisis substansi konstitusi Indonesia

Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya)

Presentasi

2 x 45

Buku Kewarganegaraan Esis Kelas X, karangan Dra. Retno Listyarti

Mimbar Demokrasi, Jurnal Ilmiah, Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, Vol 5, No. 1, Oktober 2005

4.3 Menganalisis kedudukan pembukaan UUD 1945 Negara Kesatuan Republik Indonesia

Pembukaan UUD 1945 Negara Kesatuan Republik Indonesia

Pokok pikiran pembukaan UUD 1945

Kedudukan Pembukaan dalam UUD 1945

Makna setiap alinia dalam pembukaan

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)Menglkaji UUD 1945 tentang pokok pikiran, makna tiap alinia yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945

Berdiskusi hasil kajian tentang kedudukan pembukaan terhadap UUD 1945

Mendeskripsikan pokok pikiran yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945

Menganalisis kedudukan Pembukaan UUD 1945

Menguraikan makna tiap alinia yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945

Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya)

Presentasi2 x 45

Buku Kewarganegaraan Esis Kelas X, karangan Dra. Retno Listyarti H. Dahlan Thaib Dr. dkk (1999), Teori dan Hukum Konstitusi, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta

4.4 Menunjukkan sikap positif terhadap konstitusi negara

Perkembangan konstitusi Indonesia

Periode berlakunya konstitusi

Fungsi dan tahapan perubahan UUD 1945

Kesepakatan dasar dalam melakukan perubahan

Contoh perilaku positif terhadap konstitusi negara Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)Mengkaji perubahan UUD 1945 tentang priodesasi konstitusi Indonesia

Mengkaji hasil perubahan UUD 1945 dapat menguraikan fungsi perubahan sebuah konstitusi, dan bersikap positif terhadap konstitusi negara Menunjukkan periodesasi konstitusi Indonesia

Mendeskripsikan kesepakatan dasar dalam melakukan perubahan.

Menguraikan fungsi perubahan sebuah konstitusi

Menyimpulkan perilaku positif terhadap konstitusi negara

Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya)

Presentasi 2 x 45 Buku Kewarganegaraan Esis Kelas X, karangan Dra. Retno Listyarti

Sekjen Mahkamah Konstitusi RI. (2005). UUD Negera Republik Indonesia Tahun 1945. Jakarta. Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia

SILABUS PEMBELAJARAN

Nama Sekolah : SMK IT AT-TOOBAMata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan

Kelas

: X

Semester : 2

Standar Kompetensi : 5. Menghargai persamaan kedudukan warga negara dalam berbagai aspek kehidupan

Alokasi Waktu : 8 X 45 MenitKompetensi DasarMateri PembelajaranNilai Budaya Dan Karakter BangsaKewirausahaan/

Ekonomi Kreatif Kegiatan PembelajaranIndikator Pencapaian KompetensiPenilaianAlokasi WaktuSumber Belajar

5.1 Mendeskripsikan kedudukan warga negara dan pewarganegaraan di Indonesia

Warga negara dan pewarganegaraan

Dasar hukum yang mengatur Warga negara

Asas dan stesel dalam kewarganegaraan

Syarat menjadi warga negara

Hal yang menyebabkan kehilangan kewarganegaraan Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)Melalui kajian literatur tentang warga negara sesuai hukum yang berlaku

Berdiskusi berbagai kasus kewarganegaraan syarat menjadi warga negara, penyebab kehilangan kewarganegaraan dan asas kewarganegaraan

Mendeskripsikan kedudukan warga negara yang diatur dalam UUD 1945

Menguraikan persyaratan untuk menjadi warga negara Indonesia dan hal yang menyebabkan hilangnya status kewarganegaraan

Menjelaskan asas kewarganegaraan yang berlaku secara umum

Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya)

Presentasi

4 x 45

Buku Kewarganegaraan Esis Kelas X, karangan Dra. Retno Listyarti

CT. Kansil (1976), Aku warga negara Indonesia, Jakarta,

UU tentang Kewarganegaraan

5.2 Menganalisis persamaan kedudukan warga negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan negara

persamaan kedudukan warga negara Landasan yang menjamin persamaan kedudukan warga negara

Berbagai aspek persamaan kedudukan setiap warga negara

contoh perilaku yang menampilkan persamaan kedudukan warga negara Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)Mengkaji berbagai literatur tentang kedudukan warga negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang diatur dalam Undang-undang

mendiskusikan tentang perilaku yang mencerminkan pelaksanaan persamaan kedudukan yang diatur oleh UU yang berlaku Menunjukkan persamaan kedudukan warga negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara Mendeskripsikan landasan persamaan kedudukan warga negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara Memberikan contoh perilaku yang menampilkan persamaan kedudukan warga negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya)

Presentasi 2 x 45

Buku Kewarganegaraan Esis Kelas X, karangan Dra. Retno Listyarti UUD 1945

5.3. Menghargai persamaan kedudukan warga negara tanpa membedakan ras, agama, gender, golongan, budaya, dan sukupersamaan kedudukan warga negara tanpa membedakan ras Agama Gender golongan, budaya, suku Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)Mendiskusikan tentang persamaan kedudukan warga negara tanpa membedakan ras, agama, gender, golongan, budaya, dan suku Menunjukkan persamaan kedudukan warga negara tanpa membedakan ras, agama, gender, golongan, budaya, dan suku Mengidentifikasi ciri ras, agama, gender, golongan, budaya, dan suku secara garis besar

Menghargai persamaan kedudukan warga negara tanpa membedakan ras, agama, gender, golongan, budaya, dan suku Non tes: Performance tes (tugas kelompok

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya)

Presentasi2 x 45 Buku Kewarganegaraan Esis Kelas X, karangan Dra. Retno Listyarti Buletin, surat kabar dan sumber lain yang relevan

SILABUS PEMBELAJARAN

Nama Sekolah : SMK IT AT-TOOBAMata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan

Kelas

: X

Semester : 2

Standar Kompetensi : 6. Menganalisis sistem politik di Indonesia

Alokasi Waktu : 12 X 45 Menit

Kompetensi DasarMateri PembelajaranNilai Budaya Dan Karakter BangsaKewirausahaan/

Ekonomi Kreatif Kegiatan PembelajaranIndikator Pencapaian KompetensiPenilaianAlokasi WaktuSumber Belajar

6.1 Mendeskripsi-kan supra struktur dan infra struktur politik di Indonesia

supra struktur dan infra struktur politik

pengertian sistem politik Indonesia

cara berpolitik melalui Suprastruktur politik atau lembaga formal negara

Infrastruktur kelompok kekuatan politik dalam masyarakat

partai politik

kelompok kepentingan

kelompok penekan

media komunikasi politik

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)Mengkaji literatur tentang pengertian sistem politik Indonesia

Mendiskusikan tentang eksistensi supra struktur dan infra struktur politik di Indonesia

Mendiskripsikan pengertian sistim politik Indonesia

Mendeskripsikan supra struktur politik Indonesia

mendeskripsikan infrastruktur politik

Non tes: Performance tes (tugas kelompok

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya)

Presentasi

4 X 45

Buku Kewarganegaraan Esis Kelas X, karangan Dra. Retno Listyarti Afan Gafar ( 2002) Civic education, Jakarta, Universitas Islam Negeri

6.2 Mendeskripsikan perbedaan sistem politik di berbagai negara

sistem politik Indonesia dan sistem politik di berbagai negara

Dinamika politik Indonesia

Sistem politik di negara Liberal dan negara komunis Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)Menganalisis berbagai sumber bacaan tentang dinamika politik Indonesia,

Membandingkan sistem politik Indonesia dengan yang berlaku di negara liberal dan komunis

Menguraikan dinamika politik Indonesia

Menunjukkan kelebihan dan kelemahan sistim politik yang dianut Indonesia

Mendeskripsikan perbedaan sistim politik Indonesia dengan negara liberal dan komunis

Non tes: Performance tes (tugas kelompok

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya)

Presentasi

4 X 45

Buku Kewarganegaraan Esis Kelas X, karangan Dra. Retno Listyarti Buku yang relevan, media cetak dan media elektronik

6.3 Menampilkan peran serta dalam sistem politik di Indonesia

peran serta dalam sistem politik di Indonesia

Ciri masyarakat politik

Menunjukkan perilaku politik yang sesuai aturan

Contoh peranserta dalam system politik Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)Menganalisis berbagai literatur tentang ciri-ciri masyarakat politik

Mendemontrasikan perilaku dan berperan aktif dalam sistem politik di Indonesia Mengidentifikasikan ciri ciri masyarakat politik

Menunjukkan perilaku politik yang sesuai aturan

Mensimulasikan salah satu kegiatan politik yang diselenggarakan oleh pemerintah ( Pemilu )

Berperan serta secara aktif dalam sistim politik di Indonesia Non tes: Performance tes (tugas kelompok

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, lainnya)

Presentasi

4 X 45 Buku Kewarganegaraan Esis Kelas X, karangan Dra. Retno Listyarti Buku yang relevan, media cetak dan media elektronik

Mengetahui,KepalahMUHAMAD ATORI,S.Pd.MM

Kopo, 27 Juli 2011

Guru Mapel PKN IDRIS,S.Ip

SILABUS PEMBELAJARAN

Nama Sekolah

: SMK IT AT-TOOBAMata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan

Kelas/ Program: XI / IPA-IPS

Semester

: Ganjil

Standar Kompetensi: 1. Menganalisis budaya politik di Indonesia

NoKompetensi DasarNilai Budaya Dan Karakter BangsaKewirausahaan/

Ekonomi Kreatif Indikator Pencapaian KompetensiMateri pokok/

PembelajaranKegiatan PembelajaranPenilaianAlokasi waktuSumber / Bahan / Alat

MetodeBentuk

1.1

1.2

1.3

1.4

Mendeskripsikan pengertian budaya politik

menganalisis tipe-tipe budaya politik yang berkembang dalam masyarakat Indonesia

mendeskripsikan pentingnya sosialisasi pengembangan budaya politik

menampilkan peran serta budaya politik partisipan

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)

Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan) Mendeskripsikan pengertian budaya politik

Mengidentifikasi tipe-tipe budaya politik menurut Almond, dkk

Mengidentifikasi tipe-tipe budaya politik yang berkembang di Indonesia

Menganalisis budaya politik yang berkembang di Indonesia

Mendeskripsikan budaya politik partisipan di Indonesia1.1.1pengertian budaya politik

1.2.1tipe-tipe budaya politik menurut Gabriel A. Almond dan Sidney Verba

1.2.2 tipe-tipe budaya politik yang berkembang di Indonesia

1.3.1 Budaya politik yang berkembang di Indonesia

1.4.1 Budaya Politik Partisipan di Indonesia

Secara individu menggali informasi melalui studi pustaka tentang pengertian budaya politik

Secara klasikal mendiskusikan tipe-tipe budaya politik menurut Almond dan tipe-tipe budaya politik yang berkembang di Indonesia

Secara kelompok menggali informasi melalui media massa tentang budaya politik yang berkembang di Indonesia

Mempresentasikan hasil temuan dan diskusi kelompok (melalui media power point)

Secara individu mendeskripsikan temuannya mengenai budaya politik partispan di Indonesia

Ulangan

Ulangan

Tugas kelompok

Pengamatan

Tugas individu

(PR)

Uraian

Uraian

Laporan diskusi

Dan Resume

Performance

kliping

1 jam

3 jam

2 jam

2 jam

2 jam

Buku PKn SMA kls XI,Retno L, Esis

Budaya Politik oleh Almond , Bina Aksara

1984

Bahan Internet

Bahan : petunjuk penugasan kelompok

dan

Artikel dari koran dan internet

serta

Foto , CD

Alat Presentasi:

- laptop

- infocus

Bahan : petunjuk penugasan individu

dan

Artikel dari koran dan internet

serta

Foto , CD

SILABUS PEMBELAJARAN

Nama Sekolah

: SMK IT AT-TOOBAMata Pelajaran

: Pendidikan Kewarganegaraan

Kelas/ Program

: XI / IPA-IPS

Semester

: Ganjil

Standar Kompetensi: 2. Menganalisis budaya demokrasi menuju masyarakat madani

NoKompetensi DasarNilai Budaya Dan Karakter BangsaKewirausahaan/

Ekonomi Kreatif Indikator Pencapaian KompetensiMateri pokok/

PembelajaranKegiatan PembelajaranPenilaianAlokasi waktuSumber / Bahan / Alat

MetodeBentuk

2.1

2.2

2.3

2.4Mendeskripsikan pengertian dan prinsip-prinsip budaya demokrasi

Megidentifikasi ciri-ciri masyarakat madani

Menganalisis pelaksanaan demokrasi di Indonesia sejak orde lama, orde baru, dan reformasi

Menampilkan perilaku budaya demokrasi dalam kehidupan sehari-hari Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)

Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)

Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)

Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan) Mendeskripsikan pengertian budaya demokrasi

Mendeskripsikan prinsip-prinsip budaya demokrasi

Mendeskrisikan pengertian masyarakat madani

Mengidentifikasi ciri-ciri masyarakat madani

Menganalisis pelaksanaan demokrasi yang berkembang di Indonesia

Menunjukkkan perilaku budaya demokrasi dalam kehidupan sehari-hari2.1.1pengertian budaya demokrasi

2.1.2 prinsip-prinsip budaya demokrasi

2.2.1 Pengertian masyarakat madani

2.2.2 Ciri-ciri masyarakat Madani

2.3.1 Pelaksanaan demokrasi di Indonesia pada era orde lama

2.3.2 Pelaksanaan demokrasi di Indonesia pada era orde baru

2.3.3 Pelaksanaan demokrasi di Indonesia pada era reformasi

Budaya Demokrasi dalam kehidupan Sehari-hari Secara individu menggali informasi melalui studi pustaka tentang pengertian budaya demokrasi

Secara klasikal mendiskusikan prinsip-prinsip budaya demokrasi

Secara individu menggali informasi melalui studi pustaka tentang pengertian masyarakat madani dan mengidentifikasi ciri-ciri masyarakat madani

Secara berkelompok menggali iinformasi melalui studi pustaka mengenai pelaksanaan demokrasi di era orde lama

Secara individu melalui media film Tragedi Jakarta 1998 menganalisis pelaksanaan demokrasi di Indonesia pada era Orba dan Reformasi

Secara individu menunjukkan perilaku pada masyarakat Indonesia yang mencermikan budaya demokrasi dalam kehidupan sehari-hari Kuis

Ulangan

Ulangan

Tugas Kelompok

Tugas Individu

Tugas Individu

(PR)

Jawaban singkat

Uraian

Uraian

Laporan Tertulis

Laporan hasil analisa & Resume film

Kliping

1 jam

1 jam

2 jam

1 jam

3 jam

2 jam

Buku PKn SMA kls XI,Retno L, Esis

Demokrasi, HAM dan Masyarakat madani, Tim ICCE UIN Jakarta, 2003

Buku PKn SMA kls XI,Retno L, Esis

Bahan : petunjuk penugasan kelompok

dan

Artikel dari koran dan internet

VCD Tragedi Jakarta 1998

Alat:

Laptop, infocus & speaker aktive

Artikel di media cetak, bahan internet

Alat:

Gunting, lem dan kertas A4

SILABUS PEMBELAJARAN

Nama Sekolah

: SMK IT AT-TOOBAMata Pelajaran

: Pendidikan Kewarganegaraan

Kelas/ Program

: XI / IPA-IPS

Semester

: Ganjil

Standar Kompetensi : 3. Menampilkan sikap keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

NoKompetensi DasarNilai Budaya Dan Karakter BangsaKewirausahaan/

Ekonomi Kreatif Indikator Pencapaian KompetensiMateri pokok/

PembelajaranKegiatan PembelajaranPenilaianAlokasi waktuSumber / Bahan / Alat

MetodeBentuk

3.1

3.2

3.3

Mendeskripsikan pengertian dan pentingnya keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

menganalisis dampak penyelenggaraan pemerintahan yang tidak transparan

Menunjukkan sikap keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)

Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)

Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan) Mendeskripsikan pengertian keterbukaan dan keadilan

Menguraikan pentingnya keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

Mengidentifikasi dampak penyelenggaraan pemerintahan yang tidak transparan

Menunjukkan sikap keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan sehari-hari3.1.1pengertian keterbukaan

3.1.2 pengertian keadilan

3.1.3 Pentingnya keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

3.2.1 Dampak Penyelenggaraan Pemerintahan yang tidak Transparan di beberapa negara

3.2.2 Dampak Penyelenggaraan Pemerintahan yang tidak Transparan di Indonesia

3.3.1 Keterbukaan dan Keadilan Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Secara individu menggali informasi melalui studi pustaka tentang pengertian keterbukaan dan keadilan

Secara klasikal mendiskusikan alasan pentingnya keterbukaan dan jaminan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

Secara kelompok melalui media film The Rules in The World menganalisis dampak pemerintahan yang tidak transparan

Mempresentasik-an hasil temuan dan diskusi kelompok (melalui media power point)

Secara individu menggali informasi melalui studi pustaka dan media internet mengenai kasus-kasus keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

Ulangan

Ulangan

Tugas kelompok

Pengamatan

Tugas Individu

Uraian

Uraian

Laporan diskusi

Dan Resume

Lembar Pengamatan

Laporan tertulis & Kliping

1 jam

1 jam

2 jam

2 jam

2 jam

Buku PKn SMA kls XI,Retno L, Esis

Bahan internet

Bahan : petunjuk penugasan kelompok

dan

VCD The Rules in The World

Alat :

- laptop

- infocus

- speaker aktif

Alat :

Laptop & Infocus

Artikel dari media cetak dan internet

serta

Foto , CD

Mengetahui,Kepalah

MUHAMAD ATORI,S.Pd.MM

Kopo, 27 Juli 2011

Guru Mapel PKN IDRIS,S.Ip

SILABUS PEMBELAJARAN

Nama Sekolah

: SMK IT AT-TOOBAMata Pelajaran

: Pendidikan Kewarganegaraan

Kelas/ Program

: XI / IPA-IPS

Semester

: Genap

Standar Kompetensi: 4. Menganalisis hubungan internasional dan organisasi internasionalNoKompetensi DasarNilai Budaya Dan Karakter BangsaKewirausahaan/

Ekonomi Kreatif Indikator Pencapaian KompetensiMateri pokok/

PembelajaranKegiatan PembelajaranPenilaianAlokasi waktuSumber / Bahan / Alat

MetodeBentuk

4.1

4.2

4.3

4.4

Mendeskripsikan pengertian, pentingnya, dan sarana-sarana hubungan internasional bagi suatu negara

Menjelaskan Tahap-tahap perjanjian internasional

Mengkaji peranan organisasi internasional (ASEAN, AA, PBB) dalam meningkatkan hubungan internasional

Menghargai kerjasama dan perjanjian internasional yang bermanfaat bagi Indonesia

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)

Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)

Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)

Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan) Mendeskripsikan pengertian hubungan internasional

Mendeskripsikan pentingnya hubungan internasional

Mengidentifikasi sarana-sarana hubungan internasional

Menguraikan tahap-tahap perjanjian internasional

Menguraikan peranan ASEAN, AA dan PBB dalam meningkatkan hubungan internasional

Menunjukkan manfaat perjanjian internasional bagi Indonesia 4.1.1 Pengertian Hubungan Internasional

4.1.2 Peranan Hubungan Internasional

4.1.3 Sarana-sarana hubungan internasional

4.2.1 Tahap-tahap Perjanjian Internasional

4.3.1 Peranan ASEAN

4.3.2 Peranan AA

4.3.3 Peranan PBB

4.4.1 Manfaat Perjanjian-Perjanjian Internasional yang melibatkan Indonesia Secara individu menggali informasi melalui studi pustaka tentang pengertian hubungan internasional

Secara klasikal mendiskusikan peranan hubungan internasional dan sarana-sarana dalam hubungan internasional

Secara kelompok menguraikan tahap-tahap perjanjian internasional

Secara kelompok menggali informasi melalui media cetak dan internet mengenai peranan ASEAN, AA, dan PBB

Mempresentasikan hasil temuan 3 kelompok kajian

Secara klasikal menguraikan beberapa contoh perjanjian internasional

Ulangan

Ulangan

Tugas kelompok

Tugas kelompok

Ulangan

Uraian

Uraian

Resume

Laporan tertulis dalm bentuk power point

Uraian

1 jam

1 jam

1 jam

2 jam

2 jam

2 jam

Buku PKn SMA kls XI,Retno L, Esis

Bahan Internet

Bahan : petunjuk penugasan kelompok

dan

Artikel dari koran dan internet

serta

Foto , CD

Alat Presentasi:

- laptop

- infocus

Bahan : petunjuk penugasan individu

dan

Artikel dari koran dan internet

serta

Foto , CD

Buku PKn SMA kls XI,Retno L, Esis

Bahan : petunjuk penugasan individu

dan

Artikel dari koran dan internet

serta

Foto , CD

Buku PKn SMA kls XI,Retno L, Esis

SILABUS PEMBELAJARAN

Nama Sekolah

: SMK IT AT-TOOBAMata Pelajaran

: Pendidikan Kewarganegaraan

Kelas/ Program

: XI / IPA-IPS

Semester

: Genap

Standar Kompetensi: 5. Menganalisis sistem hukum dan peradilan internasional

NoKompetensi DasarNilai Budaya Dan Karakter BangsaKewirausahaan/

Ekonomi Kreatif Indikator Pencapaian KompetensiMateri pokok/

PembelajaranKegiatan PembelajaranPenilaianAlokasi waktuSumber / Bahan / Alat

MetodeBentuk

5.1

5.2

5.3

Mendeskripsikan sistem hukum dan peradilan internasional

Menjelaskan penyebab timbulnya sengketa internasional dan cara penyelesaian oleh Mahkamah Internasional

Menghargai putusan Mahkamah Internasional

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab

Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)

Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)

Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)

Menguraikan sistem hukum dan oeradilan internasional

Mengidentifikasi penyebab timbulnya sengketa internasional

Menguraikan cara penyelesaian sengketa internasional oleh Mahkamah internasional

Menunjukkan sikap menghargai putusan Mahkamah Internasional5.1.1Sistem hukum dan Peradilan Internasional

5.2.1

Penyebab Timbulnya Sengketa Internasional

5.2.2

Peranan Mahkamah Internasional dalam Menyelesaikan Sengketa Internasional

5.3.1 Menghargai Putusan Mahkamah Internasional

Secara individu menggali informasi melalui studi pustaka tentang sistem hukum dan peradilan internasional

Secara klasikal menngidentifikasi melalui kajian pustaka mengenai sebab-sebab timbulnya sengketa internasional

Secara kelompok menggali nformasi melalui media massa dan internet tentang peranan Mahkamah Internasional dalam menyelesaikan kasus-kasus sengketa internasional

Secara kelompok melalui diskusi menunjukkan sikap menghargai putusan Mahkamah Internasional (satu contoh kasus sesuai pilihan kelompok dan sekaligus digabung pelaksanaannya pada saat membahas materi peranan mahkamah internasional)

Mempresentasi hasil diskusi kelompok dalam bentuk power point

Ulangan

Ulangan

Tugas kelompok

Tugas kelompok

Pengamatan

Uraian

Uraian

Laporan diskusi

& kliping

Laporan tertulis dan kliping

Performance

1 jam

1 jam

2 jam

1 jam

2 jam

Buku PKn SMA kls XI,Retno L, Esis

Budaya Politik oleh Almond , Bina Aksara

1984

Bahan Internet

Bahan : petunjuk penugasan kelompok

dan

Artikel dari koran dan internet

serta

Foto , CD/VCD Sengketa internasional: kasus Irak, Bosnia, Afghanistan, dll

Alat Presentasi:

- laptop

- infocus

Mengetahui,Kepalah

MUHAMAD ATORI,S.Pd.MM

Kopo, 27 Juli 2011

Guru Mapel PKN IDRIS,S.Ip

SILABUS PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran

: Pendidikan Kewarganegaraan

Kelas

: XII

Semester : 1

Program Studi

: Ilmu Alam, Ilmu Sosial dan Bahasa

Standar Kompetensi : 1. Menampilkan sikap positif terhadap Pancasila sebagai ideologi terbuka

Alokasi waktu

: 6 x 45 menit Kompetensi DasarMateri PembelajaranNilai Budaya Dan Karakter BangsaKewirausahaan/

Ekonomi Kreatif Kegiatan PembelajaranIndikator Pencapaian KompetensiPenilaianAlokasi WaktuSumber Belajar

1.1 Mendeskripsi-kan Pancasila sebagai ideologi terbukaPancasila sebagai ideologi terbuka

Makna ideologi negra

Proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara

Fungsi pokok Pancasila

Pancasila sebagai ideologi terbuka Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab

Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)

Mengkaji dari berbagai sumber (buku, nara sumber dsb.) tentang proses perumusan Pancasila sejak sidang BPUPKI sampai dengan sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945

Menguraikan fungsi pokok Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

Membandingkan ideologi terbuka dan ideologi tertutup

Berdiskusi hasil penggalian informasi makna Pancasila sebagai ideologi terbuka Mendeskripsikan makna ideologi negara

Mengemukakan proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara

Menguraikan fungsi pokok Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara

Membedakan ideologi terbuka dan ideologi tertutup

Mendeskripsikan makna Pancasila sebagai ideologi terbuka Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya)

Presentasi

4 X 45

Buku Kewarganegaraan Esis Kelas XII, karangan Dra. Retno Listyarti

Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945, amandemen I, II, III dan IV, Bandung: Citra Umbara Nugroho Notosusanto (1983), Naskah Prokla-masi yang Otentik dan Rumusan Pancasila yang Otentik, Jakarta: PN Balai Pustaka.

1.2 Menganalisis Pancasila sebagai sumber nilai dan paradigma pembangunan

Nilai-nilai Pancasila

Pancasila sebagai sumber nilai

Pancasila sebagai paradigma pembangunan

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab

Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)

Mengkaji dari beberapa sumber pustaka tentang Pancasila sebagai sumber nilai dan Pancasila sebagai paradigma pembangunan. Berdiskusi hasil kajian tentang Pancasila sebagai sumber nilai dan sebagai paradigma pembangunan Mendeskripsikan Pancasila sebagai sumber nilai.

Mendeskripsikan Pancasila sebagai paradigma pembangunan Menganalisis Pancasila sebagai sumber nilai dan paradigma pembangunan

Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya)

Presentasi2 X 45 Buku Kewarganegaraan Esis Kelas XII, karangan Dra. Retno Listyarti

UUD 1945

Buku-buku sumber yang relevan

Buku pelajaran lain

Media cetak dan elektronik.

1.3 Menampilkan sikap positif terhadap Pancasila sebagai ideologi terbuka

Perilaku yang sesuai nilai- nilai Pancasila

Sikap positif terhadap Pancasila sebagai ideologi terbuka

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab

Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)

Mengidentifikasi berita di media elektronik (TV, internet dsb.) dan artikel dari media cetak (buku, koran, majalah dsb) sehingga dapat menunjukkan perilaku positif terhadap Pancasila Mengamati perilaku masyarakat lingkungannya yang sesuai dengan nilai Pancasila sebagai ideologi terbuka (contoh: berani mengemukakan pendapat/demonstrasi)

Menunjukkan contoh sikap dan perilaku positif yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila

Menemukan cara bersikap positif yang sesuai dengan Pancasila sebagai ideologi terbuka.

Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya)

Presentasi

2 X 45 Buku Kewarganegaraan Esis Kelas XII, karangan Dra. Retno Listyarti

Mustafa Kamatl Pasha, B. Ed, (2002) Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education), Yogyakarta: Citra Karsa Mandiri.

Media cetak dan media eletronik

Buku-buku sumber yang relevan

Buku pelajaran/paket lainnya.

SILABUS PEMBELAJARAN

Nama Sekolah : SMK IT AT-TOOBAMata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan

Kelas

: XII

Semester : 1

Program Studi : Ilmu Alam, Ilmu Sosial dan Bahasa

Standar Kompetensi : 2. Mengevaluasi berbagai sistem pemerintahan

Alokasi waktu : 10 X 45 menit

Kompetensi DasarMateri PembelajaranNilai Budaya Dan Karakter BangsaKewirausahaan/

Ekonomi KreatifKegiatan PembelajaranIndikator Pencapaian KompetensiPenilaianAlokasi WaktuSumber Belajar

2.1 Menganalisis sistem pemerintahan di berbagai negaraSistem pemerintahan

Pengertian Sistem pemerintahan

Sistem pemerintahan Presidensial

dan Parlementer

Ciri-ciri sistem pemerintahan Parlementer dan Presidensial. Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab

Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)

Mengkaji berbagai literatur tentang sistem pemerintahan Mengidentifikasi negara-negara yang menganut sistem Presidensial dan Parlementer Mendeskripsikan kelebihan dan kelemahan sistem pemerintahan Presidensial dan Parlementer Membandingkan dari berbagai aspek, negara-negara yang menganut sistem pemerintahan Presidensial dan Parlementer Mendeskripsikan penegertian system pemerintahan

Mengklasifikasikan sistem pemerintahan Presidensial dan Parlementer di berbagai Negara

Menguraikan kelebihan dan kelemahan sistem pemerintahan Presidensial dan Parlementer

Mengidentifikasi ciri sistem pemerintahan Presidensial dan Parlementer

Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya)

Presentasi

4 X 45 Buku Kewarganegaraan Esis Kelas XII, karangan Dra. Retno Listyarti

Moh. Kusnardi., Harmaily Ibrahim (1993) Pengantar Hukum Tata Negara RI. FHUI.

Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945, perubahan I, II, III dan IV

2.2 Menganalisis pelaksanaan sistem pemerintahan Negara Indonesiasistem pemerintahan Negara Indonesia System pemerintahan menurut UUD 1945 awal kemerdekaan

Sistem pemerintahan menurut UUD 1945 setelah adanya perubahan

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab

Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)

Mengkaji UUD 1945, dapat menganalisis pelaksanaan sistem pemerintahan Indonesia menurut UUD 1945 pada awal kemerdekaan Mengidentifikasi sistem pemerintahan Indonesia berdasarkan UUD 1945 sebelum dan sesudah perubahan Menguraikan sistem pemerintahan yang digunakan oleh negara Indonesia menurut UUD 1945.

Membandingkan sistem pemerintahan Indonesia berdasarkan UUD 1945 sebelum dengan sesudah perubahan Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya)

Presentasi

2 X 45 Buku Kewarganegaraan Esis Kelas XII, karangan Dra. Retno Listyarti

Jimly Ashieddieqy Sistem pemerintahan di Indonesia, makalah pembukaan temu wicara guru PKn Provinsi DKI dengan Mahkamah Konstitusi, 2005

Buku- buku yang relevan

Buku pelajaran

2.3 Membandingkan pelaksanaan sistem pemerintahan yang berlaku di Indonesia dengan negara lain

Pelaksanaan sistem pemerintahan Indonesia

Kelebihan sistem pemerintahan Indonesia

Kelemahan sistem pemerintahan Indonesia

Perbandingan pelaksanaan sistem pemerintahan Indonesia dengan negara lain

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab

Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)

Mengkaji berbagai buku, media cetak dan elektronik mengenai kelebihan dan kelemahan pelaksanaan sistem pemerintahan negara RI Menanyakan kepada pejabat pemerintah di lingkungannya tentang kelebihan dan kelemahan sistem pemerintahan negara RI Berdiskusi hasil kajian dan temuan di lapangan tentang Identifikasi sistem pemerintahan Indonesia dibandingkan dengan negara lain Menguraikan kelebihan dan kelemahan pelaksanaan sistem pemerintahan Indonesia

membandingkan sistem pemerintahan Indonesia dengan negara lain

Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya)

Presentasi

2 X 45 Buku Kewarganegaraan Esis Kelas XII, karangan Dra. Retno Listyarti

Jimly Ashieddieqy Sistem pemerintahan di Indonesia, makalah pembukaan temu wicara guru PKn Provinsi DKI dengan Mahkamah Konstitusi, 2005

Buku- buku yang relevan

Buku pelajaran

Mengetahui,Kepalah

MUHAMAD ATORI,S.Pd.MM

Kopo, 27 Juli 2011

Guru Mapel PKN IDRIS,S.Ip

SILABUS PEMBELAJARAN

Nama Sekolah : SMK IT AT-TOOBAMata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan

Kelas

: XII

Semester : 2

Program Studi : Ilmu Alam, Ilmu Sosial dan Bahasa

Standar Kompetensi : 3. Mengevaluasi peranan pers dalam masyarakat demokrasi Alokasi waktu : 6 X 45 menitKompetensi DasarMateri PembelajaranNilai Budaya Dan Karakter BangsaKewirausahaan/

Ekonomi KreatifKegiatan PembelajaranIndikator Pencapaian KompetensiJenis PenilaianAlokasi WaktuSumber Belajar

3.1 Mendeskrips-ikan pengertian, fungsi dan peran serta perkembangan pers di Indonesia

Peranan Pers

Pengertian pers

Fungsi pers

perkembangan pers di Indonesia

Peranan Pers dalam masyarakat Demokrasi

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)

Mengkaji dari berbagai buku sumber mengenai pengertian dan fungsi pers

Menguraikan perkembangan pers di Indonesia

Menganalisis peranan pers di Indonesia

Menguraikan pengertian, fungsi pers dalam masyarakat yang demokratis

Mendeskripsikan perkembangan pers di Indonesia

Menguraikan peranan pers dalam masyarakat demokratis

Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya)

Presentasi

2 X 45

Buku Kewarganegaraan Esis Kelas XII, karangan Dra. Retno Listyarti

UU Pers

UU kemerdekaan mengeluarkan pendapat

Masduki, kebebasan pers dan Kode etik jurnalistik

Buku- buku yang relevan

3.2 Menganalisis pers yang bebas dan bertanggung jawab sesuai kode etik jurnalistik dalam masyarakat demokratis di Indonesia

kode etik jurnalistik

Kode etik

Penyimpang kode etik jurnalistik oleh berbagai media

Upaya-upaya pemerintah dalam mengendalikan kebebasan pers

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab

Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)

Mengkaji Undang-undang, buku, sumber lainnya tentang kode etik jurnalistik

Mengkaji kode etik jurnalistik yang berlaku dalam masyarakat demokratis di Indonesia

Berdiskusi hasil kajian tentang kode etik jurnalkistik, penyimpangan kode etik jurnalistik dari berbagai media, dan upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengendalikan kebebasan pers di media cetak dan elektronik Menguraikan pengertian kode etik jurnalistik

Menganalisis kode etik jurnalistik dalam masyarakat demokratis di Indonesia

Menunjukkan contoh-contoh penyimpangan kode etik jurnalistik dari berbagai media

Menguraikan upaya pemerintah dalam mengendalikan kebebasan pers Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya)

Presentasi

2 X 45

Buku Kewarganegaraan Esis Kelas XII, karangan Dra. Retno Listyarti

UU Pers

UU kemerdekaan mengeluar-kan pendapat

Masduki, kebebasan pers dan Kode etik jurnalistik

Buku- buku yang relevan

3.3 Mengevaluasi kebebasan pers dan dampak penyalahgunaan kebebasan media massa dalam masyarakat demokratis di Indonesia

Kebebasan pers dan dampaknya Manfaat media massa dalam kehidupan sehari-hari.

Dampak dari penyalahgunaan kebebasan pers/media massa

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab

Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)

Mengkritisi berbagai berita, artikel dari media cetak dan elektronik yang tidak sesuai dengan kode etik jurnalistik

Mengkaji manfaat pers dalam kehidupan masyarakat demokratis di Indonesia Berdiskusi hasil temuan dan kajian tentang dampak penyalahgunaan kebebasan media massa dalam masyarakat Indonesia

Menguraikan manfaat pers dalam kehidupan masyarakat demokratis di Indonesia Menunjukkan dampak penyalahgunaan kebebasan media massa/ pers.

Buku Kewarganegaraan Esis Kelas XII, karangan Dra. Retno Listyarti

UU Pers

UU Kebebasan Mengeluarkan Pendapat.

SILABUS PEMBELAJARAN

Nama Sekolah : SMK IT AT-TOOBAMata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan

Kelas

: XII

Semester : 2

Program Studi : Ilmu Alam, Ilmu Sosial dan Bahasa

Standar Kompetensi : 4. Mengevaluasi dampak globalisasi

Alokasi waktu : 10 X 45 menit

Kompetensi DasarMateri PembelajaranNilai Budaya Dan Karakter BangsaKewirausahaan/

Ekonomi KreatifKegiatan PembelajaranIndikator Pencapaian KompetensiJenis PenilaianAlokasi WaktuSumber Belajar

4.1 Mendeskripsikan proses, aspek, dan dampak globalisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Globalisasi

Proses dan aspek globalisasi

Dampak-dampak globalisasi Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)

Mengkaji proses dan aspek globalisasi dari berbagai media cetak dan elektronik Berdiskusi hasil kajian literatur tentang dampak globalisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Mengemukakan proses globalisasi

Mendeskripsikan aspek globalisasi

Mendeskripsikan dampak globalisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya)

Presentasi

2 X 45

Buku Kewarganegaraan Esis Kelas XII, karangan Dra. Retno Listyarti

Media cetak dan elektronik tentang globalisasi

Buku-buku yang berkaitan tentang globalisasi

Anthony Giddens, Dunia Sedang Berlari.

4.2 Mengevaluasi pengaruh globalisasi terhadap kehidupan Bangsa dan Negara Indonesia pengaruh globalisasi dalam bidang :

ekonomi

social budaya

politik

Hankam

Pengaruh negara lain yang dirasakan Indonesia Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab

Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)

Mengkaji dari berbagai media cetak dan elektronik tentang pengaruh globalisasi terhadap bangsa Indonesia dalam bidang POLEKSOSBUDHANKAM

Berdiskusi hasil kajian tentang contoh-contoh pengaruh Negara lain yang dirasakan oleh bangsa Indonesia Mendeskripsikan pengaruh globalisasi terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara

Menunjukkan contoh pengaruh Negara lain yang dirasakan oleh bangsa Indonesia Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya)

Presentasi 2 X 45 Buku Kewarganegaraan Esis Kelas XII, karangan Dra. Retno Listyarti

Media cetak dan eletkronik tentang globalisasi Buku-buku yang berkaitan tentang globalisasi

4.3. Menentukan sikap terhadap pengaruh dan implikasi globalisasi terhadap Bangsa dan Negara Indonesia

implikasi globalisasi terhadap Bangsa dan Negara Indonesia

Sikap selektif terhadap pengaruh globalisasi Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab

Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)

Mengkaji berbagai literatur tentang implikasi globalisasi terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia

Menyimpulkan dari hasil kajian dan menunjukkan sikap selektif terhadap pengaruh globalisasi dan menentukan posisi terhadap implikasi globalisasi.

Menentukan posisi terhadap implikasi globalisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

Menunjukkan sikap selektif terhadap pengaruh globalisasi.

Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya)

Presentasi

Skala sikap 2 X 45

Buku Kewarganegaraan Esis Kelas XII, karangan Dra. Retno Listyarti

Media cetak dan eletkronik tentang globalisasi Buku-buku yang berkaitan tentang globalisasi

4.4. Mempresentasikan tulisan tentang pengaruh globalisasi terhadap Bangsa dan Negara IndonesiaTulisan tentang globalisasi

Langkah-langkah penulisan ilmiah

Sistematika penulisan

Presentasi karya tulis

Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab

Percaya diri (keteguhan hati, optimis).

Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah, bertekad, enerjik).

Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)

Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan)

Meresensi berita/artikel dari beberapa buku, surat kabar, media elektronik tentang pengaruh globalisasi terhadap kehidupan bangsa dan negara Indonesia

Menyusun tulisan ilmiah tentang pengaruh globalisasi terhadap Bangsa dan Negara Indonesia

Mempresentasikan hasil tulisannya di depan kelas dan dikritisi oleh teman-temannya Meresensi tulisan tentang pengaruh globalisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

Membuat karya tulis tentang pengaruh globalisasi

Mempresentasikan tulisan tentang pengaruh globalisasi Non tes: Performance tes (tugas kelompok/ individu)

Tes tertulis (Uraian, pilihan ganda, bentuk lainnya)

Presentasi

Skala sikap

4 X 45 Buku Kewarganegaraan Esis Kelas XII, karangan Dra. Retno Listyarti

Media cetak dan eletkronik tentang globalisasi Buku-buku yang berkaitan tentang globalisasi

Mengetahui,Kepalah

MUHAMAD ATORI,S.Pd.MM

Kopo, 27 Juli 2011

Guru Mapel PKN IDRIS,S.Ip

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP)

PERANGKAT PEMBELAJARAN

silabus pemelajaran

Mata Pelajaran: Pendidikan Kewarganegaraan

Satuan Pendidikan: SMA/MA/SMK

Program: Ilmu Pengetahuan Sosial

Kelas/Semester: X/1

Nama Guru: IDRIS,S.Ip

NIKY:

Sekolah: SMK IT AT-TOOBA

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP)

PERANGKAT PEMBELAJARAN

SILABUS PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran: Pendidikan Kewarganegaraan

Satuan Pendidikan: SMA / MA

Program: Ilmu Pengetahuan Sosial

Kelas/Semester: X/2

Nama Guru:

NIKY:

Sekolah:

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP)

PERANGKAT PEMBELAJARAN

SILABUS PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran: Pendidikan Kewarganegaraan

Satuan Pendidikan: SMA / MA

Program: Ilmu Pengetahuan Sosial

Kelas/Semester: XI/1

Nama Guru:

NIKY:

Sekolah:

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP)

PERANGKAT PEMBELAJARAN

SILABUS PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran: Pendidikan Kewarganegaraan

Satuan Pendidikan: SMA / MA

Program: Ilmu Pengetahuan Sosial

Kelas/Semester: XI/2

Nama Guru: IDRIS,Ip

NIKY:

Sekolah: SMK IT AT-TOOBA

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP)

PERANGKAT PEMBELAJARAN

SILABUS PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran: Pendidikan Kewarganegaraan

Satuan Pendidikan: SMA / MA

Program: Ilmu Pengetahuan Sosial

Kelas/Semester: XII/1

Nama Guru:

NIKY:

Sekolah:

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP)

PERANGKAT PEMBELAJARAN

SILABUS PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran: Pendidikan Kewarganegaraan

Satuan Pendidikan: SMA / MA

Program: Ilmu Pengetahuan Sosial

Kelas/Semester: XII/2

Nama Guru: IDRIS,S.Ip

NIKY:

Sekolah: SMK IT AT-TOOBA

PAGE 1