Lingkungan hidup, pengelolaan & pembangunan

  • Published on
    30-Jun-2015

  • View
    333

  • Download
    1

DESCRIPTION

Lingkungan hidup, pengelolaan & pembangunan

Transcript

  • 1. LINGKUNGAN HIDUP, PENGELOLAAN & PEMBANGUNAN

2. DAMASUS RADITYO ATMOJO FIRDA HIDAYATI INSANI IRFAN BAYU RAMADHAN RINI MISTIKA SARI TIKA FIRDA FAHMAWATI KELOM POK 1 13 - 7 3. Pengertian Lingkungan Hidup Lingkungan hidup merupakan sistem kehidupan, terdiri atas kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan prilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan kehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya ( UU No. 23 tahun 1997 ). 4. Hubungan Timbal Balik antara Lingkungan dan Manusia Hubungan antara manusia dengan makhluk hidup lainnya disebut komponen biotik, sedangkan hubungan manusia dengan makhluk tidak hidup disebut komponen abiotik. 5. Contoh komponen biotik : Produsen ( tumbuhan ) Konsumen ( binatang, manusia ) Pengurai ( bakteri, jamur ) Contoh komponen abiotik : Tanah Air Udara 6. Di dalam lingkungan hidup terdapat banyak unsur, baik yang hidup maupun yang tidak hidup. Satu jenis unsur hidup di dalam lingkungan hidup disebut satu individu, bila terdiri atas banyak anggota, maka dikatakan satu populasi. 7. Berbagai populasi akan membentuk komunitas. Kemudian komunitas tersebut akan membentuk ekosistem. Ekosistem sangat beraneka ragam, tergantung dari keadaan, lokasi, dan anggota unsurnya. Gabungan dari banyak ekosistem disebut ekosfir. 8. Ekosistem Berbeda dari lingkungan, ekosistem adalah sistem di mana terjadi proses ketergantungan antar makhluk hidup, dan antara yang hidup dengan yang tidak hidup. Ciri ciri ekosistem : Saling ketergantungan Tidak berbatas nyata Adanya suksesi lingkungan Adanya kapasitas / daya dukung lingkungan Mempunyai diversitas / keanekaragaman 9. Apakah Ciri-ciri Ekosistem ? Lingkungan mempunyai ciri-ciri yang sangat khas. Hal ini perlu diketahui agar dapat melakukan pemanfaatan lingkungan dengan sumber daya alamnya dengan bijaksana. Ciri-ciri penting tersebut adalah sebagai berikut: Saling ketergantungan Tidak berbatas nyata Adanya suksesi lingkungan Adanya kapasitas/daya dukung lingkungan, dan Mempunyai diversitas 10. Semua unsur yang ada di dalam sistem LH disebut juga sumber daya alam (SDA), merupakan subsistem yang saling bergantung/membutuhkan satu dengan yang lain. Misalnya; Tumbuhan/flora yang merupakan benda hidup, yang untuk kelangsungan hidupnya tergantung pada benda mati seperti air, karbondioksida, energi matahari, Manusia/hewan yang tergantung dan makan tumbuhan, dikenal sebagai herbivora, mereka yang memakan hewan lain, disebut karnivora, atau pemakan baik tumbuhan maupun hewan disebut omnivora. Semua manusia, tumbuhan, dan hewan tergantung pada udara untuk bernapas, air untuk minum, dan makanan untuk kelangsungan hidupnya. Apakah Saling Ketergantungan Itu? 11. Tumbuhan tertentu tergantung pada kumbang, kupu-kupu, burung, angin, dll. untuk penyerbukan dan mempertahankan kelangsungan hidup jenisnya. Tumbuhan hijau daun memerlukan sinar matahari, gas karbondioksida dan air untuk proses fotosintesis dalam membentuk gula sebgai cadangan energi Hasil fotosintesis selanjutnya dimanfaatkan oleh konsumen sebagai makanan, sehingga tampak adanya hubungan antara produsen dan konsumen 12. Fotosintesis, konsep produsen dan konsumen 13. Ekosistem terdiri atas banyak populasi dan subsistem. Suatu subsistem dengan subsistem yang lain tidak jelas batasnya. Misalnya: Air ada di dalam udara, berbentuk uap Benda padat ada di dalam udara dalam bentuk debu. Makin halus debu makin besar kemungkinan berada jauh dari daratan dan sumbernya Mahluk hidup juga terdapat di udara, seperti bakteri, virus, spora, dll. Juga dalam air terdapat udara terlarut, benda padat tersuspensi, dan makluk hidup (ikan dan ganggang) Apa yang dimaksud dengan LH yang tidak mengenal batas? 14. Begitu juga dalam tanah terdapat udara, air, dan fauna maupun flora Dalam tumbuh-tumbuhan, hewan, dan manusia juga terdapat berbagai unsur lingkungan tersebut, seperti gas, bakteri, dan debu. Lingkungan inipun melampaui batas-batas negara, sehingga air, udara, yang ada di Indonesia juga suatu saat ada di negara lain, karena terus bergerak. 15. Diagram ketergantungan antar subsistem lingkungan 16. Tanah beserta berbagai 17 unsur di dalamnya 17. Apabila terjadi perubahan kualitas lingkungan, baik perubahan populasi maupun komunitas yang ada di lingkungan, maka proses di dalam ekosistem menjadi tidak stabil, tetapi setelah beberapa lama, akan terbentuk kestabilan baru dalam keseimbangan yang berbeda.. Apakah itu suksesi alam? 18. Misalnya, pohon yang telah cukup tua ditebang habis, maka akan tumbuh pula pohon yang berbeda mulai dari rumput ke belukar, dan kemudian akan tumbuh pohon lagi, tetapi dalam waktu yang cukup lama, sering kali sampai ratusan tahun. Adanya pergantian jenis pohon yang menuju keasal tersebut tadi, disebut adanya suksesi alami. Suksesi ini akan lebih cepat bila dibantu oleh manusia, sehingga tidak terjadi kerusakan ekosistem atau lingkungan 19. Contoh suksesi alami 20. Kemampuan alam mendukung organisme hidup di dalamnya, tanpa menjadi punah disebut daya dukung lingkungan. Kepunahan dapat juga terjadi akibat dari pembuangan limbah kembali ke lingkungan dan merusak berbagai unsur yang ada, sehingga punah, maka keadaan tersebut dinyatakan sebagai keadaan tercemar atau keadaan di mana daya dukung lingkungan setempat telah terlampaui. Apa yang diartikan dengan daya dukung lingkungan? 21. Keaneka-ragaman hayati diartikan sebagai banyaknya ragam fauna dan flora yang ada di suatu daerah. Apakah ke-aneka-ragaman/diversitas itu? 22. Makin banyak keragamannya, semakin baik. Hal ini menandai bahwa ekosistem tersebut sudah cukup lama terbentuk, sehingga terdapat makin banyak populasi/komunitas di dalam ekosistem tersebut. Makin tinggi keragaman suatu daerah, makin baik ekosistem, atau dikatakan bahwa ekosistem tadi berada pada keadaan stabil. 23. Jadi dapat disimpulkan bahwa ekosistem yang stabil adalah yang sudah cukup lama keberadaannya. Suatu ekosistem disebut stabil, apabila tidak cepat terpengaruh oleh perubahan kualitas lingkungan. 24. Apakah Daur Materi dan Energi Itu? Energi dan materi merupakan bagian dari makluk hidup dan alam semesta. Energi berasalkan kata Yunani Ergenia yang berarti daya. Energi tidak dapat dikreasi maupun dihilangkan melainkan dapat berubah dari suatu bentuk ke bentuk lain. 25. Energi tidak tampak, tetapi jumlahnya dapat dihitung, dan hanya dapat dilihat dari kinerjanya. Energi tampak apabila sesuatu bergerak, dipercepat, ditinggikan, disinari terutama bila dipanaskan. Dilihat dari hal tersebut, secara fisika gejala terpenting dari pengertian energi adalah terjadinya gerak, perpindahan, transformasi, dan penyimpanan energi. Penggunaan energi diartikan sebagai pengurangan jumlah energi, dalam arti energi tersebut ditransformasi/diubah ke bentuk lain. 26. Materi merupakan bahan baku semua benda, sedangkan energi adalah kemampuan untuk kerja, seperti gerakan benda sejauh tertentu. Kerja dapat merupakan gerak ringan, bernapas, sampai kerja yang keras. Sumber energi pada makhluk hidup berbentuk gula atau tepung, yang berupa materi. Energi juga dibutuhkan untuk bergeraknya kendaraan bermotor, mesin jahit, perahu motor, dll. Semua energi ini berasal dari sumber energi yang dapat sangat beragam. 27. MatahariMateri itu terdaur ulang sepanjang jaman melalui benda hidup. Daur ulang itu dimungkinkan oleh sesuatu yang justru tidak dapat di- daur ulang, yakni, energi. Tanaman Produsen tingkat 1 Hewan herbivora konsumen tingkat 1 Hewan karnivora konsumen tingkat 2 Apakah aliran energi dan daur materi itu? 28. Dapat dimengerti bahwa selama terjadi rantai saling memakan ini energi digunakan kembali oleh konsumen tetapi jumlahnya menjadi semakin sedikit, karena ada yang terbuang sebagai panas. 29. Rantai Makanan 30. Semakin tinggi tingkat dalam rantai makanan, semakin sedikit jumlah organisme, karena setiap kali terjadi konversi energi, ada energi yang terbuang sebagai panas, sehingga energi yang dapat dibuat menjadi materi juga berkurang, dan terbentuklah rantai makanan yang berbentuk piramida 31. Piramida Rantai Makanan 32. Adanya rantai makanan ini mengakibatkan konsumen tergantung pada produsen. Apabila suatu konsumen hanya tergantung pada satu produsen saja, maka kepunahan produsen akan mengakibatkan kepunahan konsumen. 33. Materi merupakan benda pembentuk alam semesta. Materi terdiri dari berbagi unsur (kimia): makluk hidup terutama terdiri atas unsur karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O), dan nitrogen (N), yang disebut zat organik. Benda yang tidak hidup disebut zat anorganik, terdiri dari berbagai unsur yang beraneka ragam susunannya. Materi ini tidak berkurang atau bertambah jumlahnya, tetapi berubah bentuknya. 34. Apakah Sumber Daya Alam itu? Sumber daya alam (biasa disingkat SDA) adalah segala sesuatu yang berasal dari alam yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Yang tergolong di dalamnya tidak hanya komponen biotik, seperti hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme, tetapi juga komponen abiotik, seperti minyak bumi, gas alam, berbagai jenis logam, air, dan tanah. Sumber daya alam berdasarkan sifatnya dapat digolongkan menjadi : SDA yang dapat diperbaharui SDA tak dapat diperbaharui 35. Sumber Daya Alam Sumber Daya Alam Sumber Daya Alam Terbarukan Contoh : Matahari, angin, pasang surut, aliran sungai Sumberdaya alam bersifat terbarukan apabila dapat dilakukan regenerasi atau pembentukan kembali melalui proses alamiah yang dikenal sebagai kemampuan memulihkan diri dan membersihkan diri. Namun demikian, kemampuan ini sangat terbatas. 36. Sumber Daya Alam Sumber Daya Alam Sumber Daya Alam Tak Terbarukan Sumber daya tak terbarukan apabila tidak dapat tergantikan melalui proses alami atau tingkat pergantiannya sangat lama, sehingga sering dikatakan sebagai tidak dapat pulih, dan suplainya terbatas Contoh : Minyak dan gas bumi, metal, dan mineral yang terdapat di dalam tanah 37. Pengelolaan Sumber Daya Alam Pengelolaan sumber daya alam diartikan sebagai proses pengambilan keputusan tentang bagaimana sumberdaya alam dialokasikan pemanfaatan dan pemeliharaannya dalam dimensi ruang dan waktu berdasarkan kebutuhan yang dikaitkan dengan faktor-faktor teknologi, kondisi sosial, ekonomi, politik, dan hukum. Nilai dari sumberdaya alam biasanya mengikuti hukum supply dan demand. Apabila ketersediaan sumberdaya alam sangat berlimpah dan jauh melebihi kebutuhan, maka seringkali dianggap bahwa nilai atau harga dari sumberdaya alam tersebut rendah atau bahkan tidak ada. Namun dalam ilmu ekonomi, sumberdaya alam merupakan bagian dari faktor produksi sehingga setiap jenis sumberdaya alam yang digunakan mempunyai nilai atau harga. 38. Pengelolaan Sumber Daya Alam Persediaan sumber daya yang tidak dapat diperbaharui merupakan sumber daya yang terbatas. Jika kita tidak mempertahankan bahan baku dan sumber daya alam agar bisa digunakan di masa depan, maka kita harus lebih menghemat dalam penggunaannya. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan menggunakan metode produksi yang efisien dan bersih. Bahkan, ada tiga prinsip dasar yang terlibat: Mengurangi penggunaan bahan baku; Mengurangi hasil produksi limbah; Mendaur ulang lebih banyak bahan baku. 39. Apakah Masalah Lingkungan Hidup? Faktor penyebab masalah lingkungan hidup: Pencemaran dan eksploitasi tidak bertanggung jawab Konsumsi sumber daya alam berlebihan yang mengabaikan fungsi ekologi Kemiskinan Kerawanan keamanan 40. Solusi pencemaran lingkungan hidup Teknologi yang efisien dan ramah lingkungan; Peraturan yang berjalan dengan baik; Biaya untuk membangun, mengoperasikan serta memelihara teknologi; Partisipasi masyarakat; Membayar retribusi. 41. Pembangunan yang berkelanjutan Baku mutu lingkungan hidup adalah indikator dalam menentukan kelayakan lingkungan hidup. Fungsi baku mutu lingkungan hidup: Mengatur ukuran batas pencemaran dalam sumber daya tertentu. 42. Pembangunan yang berkelanjutan adalah pembangunan yang dilakukan agar sumber daya alam tetap ada sepanjang hayat, sehingga dapat mendukung kehidupan dan pembangunan generasi-generasi mendatang. 43. Kegiatan pembangunan berkelanjutan oleh pemerintah: Pembinaan dan penyuluhan, Pendidikan lingkungan hidup secara formal dan non formal, Pemberian ijin dalam membangun fasilitas fisik untuk usaha melalui proses AMDAL, Pembangunan sarana dan prasarana umum pengendali pencemaran, Pengawasan terhadap pembuangan limbah Pemberian sangsi administratif terhadap pelanggaran yang terjadi, Pelaksanaan audit lingkungan. 44. Apa langkah yang bisa kita lakukan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan? 45. TERIMA KASIH

Recommended

View more >