Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL)

  • Published on
    23-Jan-2018

  • View
    2.354

  • Download
    0

Transcript

  1. 1. PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP DAN ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN (AMDAL)
  2. 2. Ade Andriadi Fadhilah Khairani Fadilla MARIYON Rizka Atikah Viona Irma Septriani
  3. 3. PENGERTIAN UMUM LATAR BELAKANG PERLUNYA AMDAL PENDUGAAN DAMPAK LINGKUNGAN PENYUSUNAN AMDAL PENGERTIAN ANDAL DAN AMDAL MAKSUD DAN KEGUNAAN ANDAL
  4. 4. PENGERTIAN UMUM Lingkungan hidup manusia secara keseluruhan mencakup segi aspek kehidupan manusia dalam hubungannya dengan alam dan lingkungan yang diciptakannya sendiri. Lingkungan Ciptaan Manusia Lingkungan Alam Lingkungan Sosial Lingkungan Manusia
  5. 5. Dalam melakukan pembangunan ekonomi perlunya mempertimbangkan dampak pembangunan ekonomi terhadap semakin menipisnya persediaan SDA maupun terhadap semakin memburuknya lingkungan hidup yang pada gilirannya akan membuat kehidupan menjadi tidak sejahtera dan tercemar.
  6. 6. Sebelum suatu proyek dilaksanakan, khususnya di negara yang telah maju harus disusun terlebih dahulu suatu studi yang meneliti mengenai kelayakan dikembangkannya suatu proyek. Studi kelayakan tersebut dilihat dari dampak proyek terhadap kondisi lingkungan yang disebut sebagai analisis dampak lingkungan.
  7. 7. Pengertian ANDAL dan AMDAL ANDAL Analisis Dampak Lingkungan Sejak 1970an dikembangkan dinegara-negara yang sudah maju AMDAL Analisis Dampak Lingkungan dari suatu proyek yang meliputi Pekerjaan Evaluasi dan Pendugaan Dampak Proyek dari bangunannya, Prosesnya maupun Sistem dari proyek tersebut terhadap lingkungan dan kehidupan manusia.
  8. 8. 3 UNSUR KEGIATAN AMDAL RKL (Rencana Kelola Lingkungan) RPL (Rencana Pemantauan Lingkungan)
  9. 9. Dalam menganalisis dampak lingkungan perlu dilakukan pendugaan mengenai apa yang timbul tidak terbatas pada dampak yang sifatnya negatif saja tapi juga dampak pembangun proyek yang positif.
  10. 10. Maksud dan Kegunaan ANDAL Agar dapat diperkiraan yang akan terjadi dengan dilakukannya suatu kegiatan atau proyek, sehingga nantinya dapat dilakukan tindakan- tindakan yang perlu untuk menanggulangi atau mencegah kemungkinan timbul hal-hal yang negatif terhadap lingkungan. Tujuan ANDAL
  11. 11. Kegiatan pengelolaan lingkungan akan dapat dilakukan setelah disusun rencana pengelolaan lingkungan sebagai hasil dari analisis dampak lingkungan. Jadi, mungkin sekali dampak yang diduga dalam analisis dampak lingkungan akan berbeda dengan dampak yang benar-benar terjadi.
  12. 12. Dengan demikian, AMDAL dapat dipakai untuk membantu mencegah agar SDA yang ada yang berkaitan langsung maupun tidak langsung dengan proyek itu tidak rusak, begitu pula sekaligus lingkungan hidup agar tidak rusak karena adanya pembangunan proyek tersebut.
  13. 13. Langkah-langkah Penyusunan AMDAL 1 4 2 3 Membuat Langkah Pendahuluan Membuat Dugaan Dampak Menyusun Rona Lingkungan Memilih Kegiatan Usulan Proyek Membuat Laporan AMDAL5
  14. 14. Pendugaan Dampak Lingkungan A. Menduga Dampak Fisik Dampak langsung dan dampak tidak langsung atau antara dampak primer dan dampak sekunder. Diantara berbagai dampak itu ada dampak yang sifatnya mudah dinilai dengan uang dan sukar dinilai dengan uang.
  15. 15. Dari sudut pandang ekonomi adanya suatu proyek akan dapat menimbulkan biaya atau korban maupun manfaat. Korban dari adanya suatu proyek seringkali berupa pengeluaran yang langsung dilaksanakan oleh proyek sebagai biaya dan korban yang berupa kehilangan sesuatu yang ada sebelumnya karena digantikan dengan jenis barang baru.
  16. 16. Manfaat dari adanya proyek adalah munculnya produk atau barang baru seperti peningkatan produksi padi, terciptanya pusat listrik tenaga air, tempat rekreasi baru yang berupa danau atau tempat pemancingan maupun lapangan kerja baru.
  17. 17. B. Penilaian atau Penentuan Nilai Suatu Dampak 1) Harga pasar Pendekatan atas dasar harga pasar dan tingkat upah untuk menilai potensi SDA atau seseorang terhadap masyarakat. Nilainilai ini dipakai untuk membuat keputusan mengenai biaya dan manfaat yang berkaitan dengan perubahanperubahan karena suatu proyek dapat mempengaruhi keselamatan kerja, kesehatan, kematian.
  18. 18. 2) Biaya Alternatif Pendekatan ini menggunakan data pasar untuk memperkirakan biaya yang dikeluarkan untuk menyelamatkan manfaat yang ada sebelum proyek.
  19. 19. Nilai SDA yang sulit dikembalikan seperti pemandangan indah, taman rekreasi, danau, air terjun justru akan semakin tinggi nilainya dengan berkembangnya waktu, kenaikan pendapatan masyarakat dan pertambahan jumlah penduduk.
  20. 20. 3) Nilai Barang Pengganti Cara ini dengan menggunakan harga barang pengganti atau bahan pembantu guna menilai barang dan jasa yang tidak memiliki harga. 4) Nilai Kekayaan Cara ini menganalisis terhadap perbedaan harga barang seperti tanah dan rumah, dapat membantu untuk menentukan harga lingkungan yang terkandung di dalamnya.
  21. 21. 5) Tingkat Upah Pendekatan ini menggunakan tingkat upah untuk pekerjaan yang sama pada lokasi yang berbedabeda untuk menilai kualitas lingkungan yang secara implisit tercermin pada tingginya tingkat upah itu. Asumsi yang digunakan ialah tingkat upah akan dibayar lebih tinggi di daerah yang kondisi lingkungannya kurang baik relatif terhadap daerah yang lingkungannya lebih baik karena pekerjaan di daerah daerah yang tercemar dapat memperburuk kesehatan dan mengurangi kenyaman kerja.
  22. 22. 6) Biaya Transpor Cara ini banyak dipakai dalam menilai fasilitas rekreasi yaitu dengan melihat biaya angkutan dan pengeluaranpengeluaran lainnya yang digunakan untuk menentukan nilai letak dan fasilitas rekreasi yang sebenarnya.
  23. 23. 7) Dasar Survei Atas dasar survei dapat ditentukan preferensi konsumen dan kemudian untuk menentukan nilai barang dan jasa dari lingkungan. Dari survei dapat diketahui dari kesediaan orang untuk membayar atau kesediaan orang untuk menerima kompensasi atas adanya perubahan lingkungan.
  24. 24. 8) Metode Delphi (Pengalaman Para Ahli) Cara ini dengan menggunakan pengalaman para ahli sebagai suatu kelompok yang ditentukan oleh pengetahuannya, latar belakangnya dan kecakapannya dalam menilai lingkungan
  25. 25. 9) Nilai Ekonomi Total Nilai ekonomi total SDA dan lingkungan merupakan penjumlahan nilai penggunaan riil, nilai pilihan dan nilai keberadaan SDA dan lingkungan.
  26. 26. 1. Bagaimana analisis dengan kasus lumpur lapindo? Lapindo timbul karena bencana, krn pihak perusahaan telah melakukan AMDAL dengan melibatkan beberapa pihak ahli. Terjadi krn human error atau keterbatasan analisis ahli sehingga tidak memperhitungkan dampak sejauh itu. 2. Siapakan yg bertanggung atas dampak suatu pembangunan proyek? Pemerintah, perusahaan dan masyarakat yang berkepentingan, namun menurut UU perusahaan lah yang memang mempunyai proporsi tanggung jawab terbesar. 3. Apa sanksi terhadap pelanggaran amdal? Apakah G tidak melakukan pengawasan? Pengawasan tetap dilakukan dengan perusahaan memberikan laporan mengenai kegiatan proyek yang dikembangkannya dan pihak-pihak pemerintah terjun langsung untuk mengawasi perusahaan. Evaluasi kemen LH : hitam untuk pelanggaran berat, merah pembinaan dan pengawasan dan biru untuk perusahaan kategori baik.

Recommended

View more >