of 16/16
SISTEM PAKAR DIAGNOSA KERUSAKAN MESIN TOYOTA YARIS Oleh Agus Dwiyatno Program Studi Teknik Informatika, STMIK El Rahma Yogyakarta Abstrak Perkembangan dunia otomotif terkini banyak menggunakan komputer untuk membantu diagnosis maupun pencegahan dan penanganan suatu kerusakan kendaraan. Penelitian ini bertujuan menyusun sebuah sistem pakar yang digunakan untuk diagnosis kerusakan pada kendaraan Toyota dimana seorang petugas recepsionis bengkel bisa mendiagnosis kerusakan kendaraan sendiri tanpa bantuan Foreman / Master Technician berdasar gejala yang dirasakan pelanggan bengkel. Representasi pengetahuan yang digunakan pada penelitian ini adalah production rule. Metode inferensi yang dipakai untuk mendapatkan konklusi menggunakan penalaran maju, dan platform yang digunakan adalah sistem berbasis web. Hasil yang dicapai sudah cukup baik, tetapi penelitian ini belum memasukkan certainty factor untuk menentukan keakuratan hasil diagnosis. Daftar gejala yang ditampilkan juga perlu divalidasi sehingga bahasa yang digunakan dapat dengan mudah dipahami oleh orang diluar bidang otomotif. Kata kunci: Sistem pakar, kerusakan kendaraan Toyota, penalaran maju, diagnosis 1

SISTEM PAKAR DIAGNOSA KERUSAKAN MESIN …jurnal.stmikelrahma.ac.id/assets/file/Agus Dwiyatno_stmikelrahma.pdf · Perkembangan dunia otomotif terkini banyak menggunakan komputer untuk

  • View
    219

  • Download
    1

Embed Size (px)

Text of SISTEM PAKAR DIAGNOSA KERUSAKAN MESIN …jurnal.stmikelrahma.ac.id/assets/file/Agus...

  • 1

    SISTEM PAKAR

    DIAGNOSA KERUSAKAN MESIN TOYOTA YARIS

    Oleh

    Agus Dwiyatno

    Program Studi Teknik Informatika, STMIK El Rahma Yogyakarta

    Abstrak

    Perkembangan dunia otomotif terkini banyak menggunakan komputer untuk

    membantu diagnosis maupun pencegahan dan penanganan suatu kerusakan

    kendaraan. Penelitian ini bertujuan menyusun sebuah sistem pakar yang

    digunakan untuk diagnosis kerusakan pada kendaraan Toyota dimana seorang

    petugas recepsionis bengkel bisa mendiagnosis kerusakan kendaraan sendiri

    tanpa bantuan Foreman / Master Technician berdasar gejala yang dirasakan

    pelanggan bengkel.

    Representasi pengetahuan yang digunakan pada penelitian ini adalah production

    rule. Metode inferensi yang dipakai untuk mendapatkan konklusi menggunakan

    penalaran maju, dan platform yang digunakan adalah sistem berbasis web.

    Hasil yang dicapai sudah cukup baik, tetapi penelitian ini belum memasukkan

    certainty factor untuk menentukan keakuratan hasil diagnosis. Daftar gejala yang

    ditampilkan juga perlu divalidasi sehingga bahasa yang digunakan dapat dengan

    mudah dipahami oleh orang diluar bidang otomotif.

    Kata kunci: Sistem pakar, kerusakan kendaraan Toyota, penalaran maju,

    diagnosis

    1

  • 2

    Latar Belakang

    Semakin berkembangnya suatu perusahaan otomotif terutama yang

    bergerak dalam bidang jasa bengkel, membutuhkan pelayanan yang baik

    kepada pelanggannya. Mulai dari saat penerimaan kendaraan yang ingin

    servis ke bengkel, penanganan servis sampai saat penyerahan kendaraan

    setelah selesai servis. Karena bisnis di bidang ini adalah bisnis kepercayaan.

    Kendaraan yang masuk ke bengkel terutama bengkel resmi sebagian

    besar melakukan servis rutin tanpa ada masalah. Namun ada juga yang

    melakukan servis karena ada masalah di kendaraannya misalnya kendaraan

    mogok, lampu-lampu mati, komponen kelistrikan ada yang tidak berfungsi

    dan lain sebagainya. Untuk menangani kerusakan ini dibutuhkan analisa dan

    diagnosa yang tepat dan cepat agar proses perbaikan yang dilakukan tepat

    sasaran, artinya analisa kerusakannya tepat dan proses perbaikan dapat

    berjalan lancar sehingga kendaraan kembali ke kondisi normal.

    Sekarang ini di bengkel-bengkel resmi Toyota karyawan dibagi

    tugasnya dalam melayani pelanggan. Sebagai ilustrasi ketika seorang

    pelanggan membawa kendaraannya ke bengkel resmi Toyota dia pertama kali

    akan bertemu dengan Servis Advisor yang akan menerima dan memeriksa

    secara umum kondisi kendaraan pelanggan. Ketika kendaraan pelanggan

    mengalami problem seorang Servis Advisor akan dibantu Foreman dalam

    mendiagnosa perkiraan kerusakan kendaraan pelanggan. Kemudian Foreman

    bekerjasama dengan Teknisi melakukan pemeriksaan terperinci terhadap

    kendaraan untuk menemukan kerusakan dan melakukan perbaikan ataupun

  • 3

    penggantian komponen yang rusak. Servis Advisor mengkomunikasikan hasil

    pemeriksaan dan estimasi biaya perbaikan ini kepada pelanggan untuk

    meminta izin melakukan perbaikan ataupun penggantian komponen.

    Pada saat mendiagnosa kerusakan kendaraan Servis Advisor harus

    dibantu Foreman karena yang memiliki pengetahuan teknis adalah Foreman.

    Servis Advisor lebih dikonsentrasikan kepada melayani pelanggan dalam

    aspek non teknis (personal dan administrasi). Karena terbatasnya jumlah

    Foreman dan menjadi tidak efektif bila setiap seorang Servis Advisor dalam

    mendiagnosa kerusakan harus dibantu Foreman maka diperlukan sebuah alat

    bantu Servis Advisor dalam mendiagnosa kerusakan kendaraan pelanggan.

    Alat bantu ini harus mampu melakukan tugas mendiagnosa dari seorang

    Foreman dengan tepat dan tidak mengenal lelah. Alat inilah yang disebut

    Sistem Pakar Diagnosa Kerusakan Mesin Toyota.

    Rumusan Masalah

    Berdasarkan uraian dari latar belakang masalah di atas, maka penulis

    dapat merumuskan masalah sebagai berikut :

    Bagaimana membuat Sistem Pakar Diagnosa Kerusakan Mesin Toyota

    Yaris di PT Nasmoco Janti Yogyakarta ?

    Batasan Masalah

    Untuk membatasi konsistensi dalam penyusunan program maupun

    laporan selama penelitian maka penulis membatasi masalah sebagai berikut :

  • 4

    1. Melakukan diagnosa terhadap keluhan dari pelanggan terhadap

    kendaraannya.

    2. Menentukan jenis kerusakan yang dialami kendaraan berdasarkan

    gejala yang dialami oleh pelanggan.

    3. Memberikan saran perbaikan yang akan disampaikan Servis Advisor

    kepada pelanggan.

    Tujuan Penelitian

    Tujuan dari penelitian ini adalah :

    Merancang sebuah Sistem Pakar yang mampu mendiagnosa kerusakan

    mesin Toyota Yaris dan memberikan saran perbaikan yang seharusnya

    dilakukan secara cepat dan tepat.

    Manfaat Penelitian

    Manfaat yang diperoleh setelah sistem informasi ini digunakan yaitu :

    1. Memberikan kemudahan kepada Servis Advisor dalam melakukan

    diagnosa kerusakan kendaraan pelanggan .

    2. Memberikan hasil diagnosa kerusakan yang tepat untuk disampaikan

    kepada pelanggan.

    3. Memberikan saran perbaikan yang cepat dan tepat terhadap kerusakan

    kendaraan pelanggan.

    4. Meningkatkan kinerja dari perusahaan otomotif ini dalam proses servis

    kendaraan pelanggan.

  • 5

    Metode Penelitian

    Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah :

    1. Studi literatur

    Penelusuran literatur mengenai dasar pengetahuan tentang hal hal yang

    berkaitan dengan Sistem Pakar serta penelitian yang sudah ada.

    2. Pengumpulan data-data yang terkait dengan Sistem Pakar yang akan

    dirancang.

    3. Perancangan sistem pakar dengan beberapa tahapan :

    1) Tahap perencanaan

    Pada tahap ini akan menyusun rencana keseluruhan kegiatan

    penelitian dan solusi solusi yang akan digunakan untuk

    menyelesaikan masalah.

    2) Tahap analisis

    Tahap ini menganalisa kebutuhan sumber daya yang diperlukan

    untuk menyelesaikan masalah, meliputi kebutuhan perangkat keras

    maupun perangkat lunak yang akan digunakan, serta menganalisa

    langkah langkah penyelesaian masalah ke dalam bentuk diagram

    alir data atau flowchart.

    3) Tahap rancangan

    Tahap ini merupakan langkah penting karena hasil program yang

    efektif tergantung pada rancangan awal suatu aplikasi. Rancangan

    ini meliputi rancangan data input, rancangan database dan sistem

    alur data, rancangan user interface (input dan output).

  • 6

    4) Tahap penulisan program

    Tahapan ini juga dikenal dengan istilah coding, dimana hasil

    analisa dan rancangan dituangkan ke dalam instruksi instruksi

    yang dikenali oleh komputer melalui bahasa pemrograman.

    5) Tahap implementasi

    Setelah program selesai ditulis, maka aplikasi siap dijalankan,

    tahap implementasi meliputi uji coba sistem.

    6) Tahap pengujian

    Tahapan ini dilakukan untuk menguji kepakaran dari Sistem Pakar,

    keberhasilan tahapan ini ditandai dengan kesesuaian hasil diagnosa

    Sistem dengan hasil diagnosa Pakar.

    4. Penulisan laporan

    Ini merupakan tahapan terakhir dari penelitian.

    Metode Pengumpulan Data

    Adapun metode yang digunakan dalam pengumpulan data untuk pembuatan

    sistem informasi ini, yaitu :

    1. Penelitian Lapangan (Field Research)

    Yaitu cara pengumpulan data dengan mengadakan penelitian langsung

    terhadap perusahaan untuk kemudian dipelajari, diolah dan dianalisis.

    Adapun langkah-langkah yang dilakukan untuk memperoleh data adalah

    dengan cara meminta data yang diperlukan.

  • 7

    2. Studi Pustaka (Library Research)

    Yaitu pengumpulan data sekunder yang dilakukan untuk memperoleh

    keterangan dan data dari literatur berupa buku dan makalah yang relevan

    dengan landasan teori atas masalah yang diteliti agar diperoleh suatu

    pemahaman yang mendalam serta menunjang proses pembahasan

    mengenai masalah-masalah yang telah teridentifikasi.

    Hasil Penelitian

    Pembangunan sistem pakar yang baik haruslah dilakukan secara

    terpadu dengan melalui tahapan analisa, perancangan dan implementasi

    sistem. Analisa sistem dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu

    sistem pakar yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan

    maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasikan permasalahan-

    permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi

    dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan

    perbaikan-perbaikannya. Perancangan sistem merupakan langkah awal yang

    sangat penting dalam pembuatan sistem. Perancangan harus teliti dan

    menghasilkan sistem baru. Dalam perancangan sistem digunakan metode

    perancangan sistem yang dimulai dengan pembuatan rancangan tampilan

    menu.

    System Requirements

    Dalam penelitian sistem pakar ini menggunakan software dan

    hardware sebagai berikut :

  • 8

    Hardware : Komputer Notebook HP Compaq Pressario CQ-40

    Processor : Intel Dual Core 2.16 Ghz

    RAM : 2 GHz

    Kapasitas Hardisk : 250 GHz

    VGA : 512 MB

    System Operasi : Windows Vista Home Basic Genuine

    Browser : Internet Explorer 8

    Software : Notepad ++, SQL Yog, Wamp 5, MySQL.

    Adapun untuk Sistem minimum yang diperlukan untuk menjalankan

    Sistem Pakar ini adalah :

    Hardware : Desktop/ Notebook Intel Pentium 800 MHz 32 bit.

    Sistem Operasi : Windows XP SP-1

    RAM : 512 MB

    VGA : 64 MB

    Free Space Hardisk yang digunakan : 48 MB

    Browser : Internet Explorer 7 atau diatasnya

    Software lain : Wamp 5, SQL Yog

    E-R Diagram

    Sistem Pakar yang dirancang memiliki 6 entitas yaitu entitas Pakar,

    Kendaraan, Solusi, Kerusakan, Gejala dan Rule. Keterhubungan

    (relationship) dari setiap entitas dari Sistem Pakar yang dirancang adalah

    sebagai berikut :

    51

  • 9

    1) Pakar Kendaraan : Seorang pakar mendiagnosa satu atau

    beberapa kendaraan. Sebagai contoh misalnya seorang pakar

    dengan username = JSpeed , nm_pakar = Ali memiliki

    keterhubungan dengan entitas kendaraan dengan no_polisi =

    AB-1145-FA , warna = silver , tahun = 2009.

    Relationship dari kedua entitas diatas mengandung arti bahwa

    seorang pakar bernama Ali sedang mendiagnosa kendaraan

    dengan nomor polisi AB-1145-FA.

    2) Solusi Kendaraan : Solusi untuk mengatasi kerusakan pada

    kendaraan. Sebagai contoh misalnya :

    Sebuah kendaraan dengan :

    No_Polisi = AB-1145-FA

    warna = silver

    tahun = 2009

    mempunyai keterhubungan dengan entitas Solusi dengan :

    Relationship diantara kedua entitas diatas mengandung arti

    bahwa solusi kode S01 untuk kerusakan pada kendaraan

    dengan nomor polisi AB-1145-FA.

    3) Kendaraan Gejala Kerusakan : Sebuah kendaraan

    mengalami beberapa macam gejala. Gejala yang timbul

    tersebut sebagai akibat dari satu atau beberapa macam

    kerusakan pada kendaraan. Sebagai contoh misalnya :

    Sebuah kendaraan dengan :

  • 10

    No_Polisi = AB-1145-FA

    warna = silver

    tahun = 2009

    mempunyai keterhubungan dengan entitas gejala dengan

    kd_gejala = G001, G004, G005

    nm_gejala = mesin tersendat, lampu check engine

    menyala,asap knalpot berwarna hitam.

    Juga mempunyai keterhubungan dengan entitas kerusakan

    dengan

    Kd_rusak = R002

    Nm_rusak = kumparan koil pengapian putus

    Definisi = Kumparan koil pengapian mengalami open

    circuit atau tahanannya tak terhingga

    Solusi = Ganti koil pengapian.

    Relationship dari ketiga entitas diatas mengandung arti bahwa

    kendaraan dengan nomor polisi AB-1145-FA mengalami

    gejala mesin tersendat, lampu check engine menyala dan asap

    knalpot berwarna hitam. Dari gejala yang terjadi setelah

    dilakukan diagnosa ternyata kendaraan tersebut mengalami

    kerusakan kumparan koil pengapian putus sehingga perlu

    dilakukan penggantian koil pengapian.

    Selengkapnya dapat dilihat pada gambar 3.6 di bawah ini. Seorang

    Pakar melakukan diagnosa terhadap kendaraan yang mengalami

  • 11

    gejala kerusakan. Dari beberapa gejala yang terjadi kemudian pakar

    menganalisa kemungkinan kerusakan yang terjadi sehingga dapat

    disimpulkan kerusakan yang dialami oleh kendaraan tersebut. User

    adalah orang yang memiliki kendaraan yang ingin dikonsultasikan

    kerusakannya kepada pakar. Kendaraan sendiri memiliki beberapa

    model yang berbeda-beda.

    Kendaraan

    Mendiagnosa

    Pakar

    password

    usernameGejala

    Nm_gejala

    Kd_gejala

    Mengalami

    Kerusakan

    Menyebabkan

    Nm_rusak

    Kd_rusak

    Ket_solusi

    1

    M

    N

    M

    N

    M

    SolusiNm_solusi

    Kd_solusi

    Memiliki

    N

    M

    Jk_salah

    RuleJk_benar

    Kd_rule

    N

    Gambar 3.6 E-R Diagram Sistem Pakar

  • 12

    Implementasi Sistem

    Menu Utama

    Pada menu home atau menu utama tersedia menu yang bisa

    digunakan untuk mengakses form keterangan, form konsultasi, form login

    khusus pakar atau administrator dan form tentang. Untuk dapat mengakses

    form login khusus pakar atau administrator user harus melakukan login user

    terlebih dahulu dengan memasukkan data user dan password.

    Gambar 4.1 Form Menu Utama / Home

    Menu Keterangan

    Menu Keterangan terdiri dari delapan sub menu yaitu Mesin tidak

    dapat di start, Mesin tidak dapat hidup, Pembakaran tidak sempurna, Mesin

    berputar normal tapi susah hidup, Kecepatan idle mesin rendah, kecepatan

    idle mesin tinggi, mesin tersendat-sendat dan mesin mati segera setelah start.

    Tiap sub menu akan menampilkan data keterangan dari kerusakan yang

    sering terjadi pada mesin Toyota Yaris. Data ini bisa berupa video, gambar

  • 13

    ataupun lokasi komponen pada kendaraan. Data keterangan ini diambil dari

    table gejala problem yang ada di Repair Manual Toyota Yaris yang

    dikeluarkan oleh PT. Toyota Astra Motor. Tahun 2009.

    Gambar 4.2 Form Menu Keterangan

    Menu Konsultasi

    Menu Konsultasi dapat digunakan oleh user pengakses Sistem Pakar

    untuk berkonsltasi mengenai kerusakan yang terjadi pada kendaraan

    Yarisnya. User tinggal menjawab YA atau TIDAK lalu mengklik tombol

    NEXT untuk menampilkan pertanyaan selanjutnya. Pertanyaan yang

    diajukan Sistem Pakar adalah kemungkinan-kemungkinan gejala yang

    muncul pada kendaraan tersebut. Apabila gejala yang timbul sama dengan

    yang dimaksud pakar user tinggal memilih radio button YA begitu juga

    sebaliknya kemudian klik NEXT untuk pertanyaan selanjutnya.

  • 14

    Gambar 4.3 Form Menu Konsultasi

    Sistem Pakar akan menampilkan solusi untuk kendaraan yang

    mengalami kerusakan ataupun bisa juga tidak menemukan solusi apabila user

    hanya sembarangan mengklik tombol YA danTIDAK.

    Gambar 4.4 Tampilan Solusi

    Apabila tidak ada solusi yang ditampilkan Sistem Pakar akan

    memunculkan pesan Maaf, kerusakan kendaraan Anda tidak terdefinisi

    dengan jelas. Mohon ulangi lagi.

  • 15

    Gambar 4.5 Solusi tidak ditemukan

    Kesimpulan

    Kesimpulan yang dapat diambil dari perancangan dan pembuatan

    program aplikasi Sistem Pakar Diagnosa Kerusakan mesin Toyota Yaris

    adalah Sistem Pakar yang dibuat mampu membantu tugas seorang Servis

    Advisor/Foreman dalam mendiagnosa kerusakan kendaraan yang masuk

    untuk servis ke bengkel Nasmoco Janti Jogjakarta terutama Yaris, sehingga

    dimunculkan solusi yang cepat dan tepat sesuai gejala yang terjadi di

    kendaraan Yaris.

    Saran

    Pada sistem ini belum sempurna sehingga memerlukan beberapa

    penambahan misalnya untuk type kendaraan selain Yaris. Selain itu Sistem

    ini hanya mampu mendiagnosa kerusakan mesin saja, belum mampu

    mendiagnosa kerusakan pada bagian kendaraan lain misalnya kelistrikan

    body, suspensi dan power train (pemindah daya). Perlu dikembangkan pula

    ke depannya dengan menambahkan Certainty Factor (Tingkat Kepastian).

  • 16

    Daftar Pustaka

    Arhami,M., 2004, Konsep Dasar Sistem Pakar, Andi, Yogyakarta.

    Jogiyanto, 2007, Analisis & Desain Sistem Pendekatan Terstruktur, Andi,

    Yogyakarta.

    Kadir, Abdul, 2009, Dasar Perancangan dan Implemetasi Database

    Relasional, Andi, Yogyakarta.

    Nugroho, Bunafit, 2008, Membuat Aplikasi Sistem Pakar dengan PHP dan

    Editor Dreamweaver, Gava Media, Yogyakarta.

    Oetomo, Budi Sutedjo Dharma, S.Kom., 2006, Perencanaan Dan

    Pembangunan Sistem Informasi, Andi, Yogyakarta.

    Puspitosari, Heni .A.,2011, Pemrograman Web Database dengan PHP dan

    MySQL Tingkat Mahir, Skripta Media Creative, Yogyakarta.

    Suprianto, Dodit, 2008, Buku Pintar Pemrograman PHP, Oase Media,

    Bandung.

    Toyota Astra Motor, 2009, Repair Manual Yaris, Toyota Astra Motor,

    Jakarta.