PRIORITAS PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR ??PRIORITAS PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR TAHUN 2011 ... • Penyelesaian pembangunan jembatan T. Nyak Makam Santan ... pembangunan Jalan Dan Jembatan

  • View
    238

  • Download
    8

Embed Size (px)

Text of PRIORITAS PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR ??PRIORITAS PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR TAHUN 2011 ... •...

  • 01/05/2010

    1

    PRIORITASPEMBANGUNANPRIORITASPEMBANGUNANINFRASTRUKTURTAHUN2011INFRASTRUKTURTAHUN2011(WILAYAHSUMATERA(WILAYAHSUMATERAA)A)(( ))

    JAKARTA,28APRIL2010 RIAU

    SUMUT

    NADKEP.RIAU

    J ,JAMBI

    SUMSEL

    LAMPUNG

    SUMBAR

    BENGKULU

    KEP.BABEL

  • 01/05/2010

    2

    KERANGKAPEMAPARAN

    1. Pokok-Pokok Kebijakan Pembangunan2. Visi-Misi dan Priorias Nasional3. Memperkuat Sinergi Pusat-Daerah dan Antardaerah4. Arah Pengembangan Wilayah SUMATERA A 2010-20145. Isu, Strategi dan Sasaran Pembangunan SUMATERA A 2010-20146. Prioritas Pembangunan Infrastruktur 2011

    2

  • 01/05/2010

    3

    Dalam eradesentralisasi dan otonomi daerah,keberhasilan pembangunan nasional

    POKOKPOKOKARAHKEBIJAKANPEMBANGUNAN

    , p gditentukan60%daerahdan40%pusat,diperlukan sinergi,koordinasi dan kerjasamaPusatDaerah melalui koordinasi,komunikasi,konsultasi dan sinergi yangperlu dibangunsecara efektif.

    b (d l ) di j k k h ilk k j h ( i ) Pembangunan(development)ditujukan untuk menghasilkan kesejahteraan (prosperity),demokrasi (democracy) dan keadilan (justice).

    6(enam)kebijakan dan strategi dasar dalam pembangunan untuk semua (developmentfor all), yaitu :forall),yaitu :1. Pembangunanharus bersifat inklusif.2. Pembangunanharus berdimensi wilayah.3. Mengintegrasikan dan menyatukan potensipotensi ekonomi yangada di daerah

    menjadi satu kesatuan geoekonomi secara nasionalmenjadi satu kesatuan geoekonomi secara nasional.4. Pengembangan ekonomiekonomi lokal.5. Keserasian antara pertumbuhan dan pemerataan (progrowth,projob,propoor).6. Peningkatan kualitas sumberdaya manusia.

    3

  • 01/05/2010

    4

    KEMENTERIANPERENCANAANPEMBANGUNANNASIONAL/BADANPERENCANAANPEMBANGUNANNASIONAL(BAPPENAS)

    RPJMN20102014VISIVISI

    INDONESIAYANGSEJAHTERA,DEMOKRATIS,DANBERKEADILAN

    SejahteraMemperkuattripletracksstrategysertapembangunaninklusifdan

    berkeadilan

    Demokratis Memantapkankonsolidasidemokrasi

    BerkeadilanMemperkuatpenegakanhukumdan

    pemberantasankorupsisertapengurangankesenjangan

    4

  • 01/05/2010

    5

    KEMENTERIANPERENCANAANPEMBANGUNANNASIONAL/BADANPERENCANAANPEMBANGUNANNASIONAL(BAPPENAS)

    PRIORITASNASIONAL1 Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola1 ReformasiBirokrasidanTataKelola

    2 Pendidikan

    3 Kesehatan

    4 PenanggulanganKemiskinan

    5 KetahananPangan

    6 Infrastruktur7 IklimInvestasidanIklimUsaha

    E i

    11Prioritas NasionalKabinet IndonesiaBersatu II2009

    2014

    8 Energi9 LingkunganHidupdanPengelolaanBencana

    10 DaerahTertinggal,Terdepan,Terluar,&Pascakonflik

    11 Kebudayaan, Kreativitas dan Inovasi Teknologi11 Kebudayaan,KreativitasdanInovasiTeknologi

    12 BidangPolitik,HukumdanKeamanan

    13 Bid P k iPrioritas Lainnya 13 BidangPerekonomian

    14 BidangKesejahteraanRakyat

    Prioritas Lainnya

    5

  • 01/05/2010

    6

    KEMENTERIANPERENCANAANPEMBANGUNANNASIONAL/BADANPERENCANAANPEMBANGUNANNASIONAL(BAPPENAS)

    SASARAN PEMBANGUNAN KESEJAHTERAAN RAKYAT(EKONOMI DAN ENERGI)

    NO. PEMBANGUNAN SASARAN

    Ekonomi

    a) Pertumbuhan Ekonomi Ratarata6,3 6,8persenpertahunSebelumtahun2014tumbuh7persen

    b) Inflasi Ratarata4 6persenpertahunc) Tingkat Pengangguran 5 6persenpadaakhirtahun2014d) Tingkat Kemiskinan 8 10persenpadaakhirtahun2014NO. PEMBANGUNAN SASARAN

    Energia) Peningkatankapasitas

    pembangkitlistrik3.000MWpertahun

    b) Meningkatnyarasioelektrifikasi Padatahun2014mencapai80persen) g y p pc) Meningkatnya rasiodesaberlistrik Padatahun 2014mencapai98persend) Meningkatnyaproduksiminyak

    bumiPadatahun2014mencapai1,01jutabarrelperhari

    e) Peningkatanpemanfaatanenergi Padatahun2014mencapai5.000MWpanasbumi

    6

  • 01/05/2010

    7

    A G A S A A A PEMBANGUNANBERDIMENSIKEWILAYAHAN:SINERGIPUSAT DAERAHDANANTARDAERAH

    7

  • 01/05/2010

    8

    KEMENTERIANPERENCANAANPEMBANGUNANNASIONAL/BADANPERENCANAANPEMBANGUNANNASIONAL(BAPPENAS)

    SINERGIPUSATDAERAHDANANTARDAERAH

    M i k j t il h l bih Mengurangikesenjanganantarwilayahsecaralebihterarahdansistematikdenganskenarioyangdisepakati semua pihak.disepakatisemuapihak.

    Meningkatkanketerkaitanpembangunanantarwilayah dalam rangka memperkuatantarwilayahdalamrangkamemperkuatperekonomiandomestik.

    Mendorong pembangunan kawasan perbatasan Mendorongpembangunankawasanperbatasan,terdepan,terluar,tertinggal,pascakonflikdankawasanekonomikhusus.

    8

  • 01/05/2010

    9

    Wilayah SumateraWilayah Sumatera Wilayah KalimantanWilayah Kalimantan

    Wilayah SulawesiWilayah SulawesiShare PDRB thdp Nasional

    4,60%

    P t bh Ek i 7 72%

    KESENJANGANWILAYAH 2008

    Share PDRB thdpNasional

    21,55%

    Pertumb. Ekonomi 4,65%Pendaptn perkapita 9,80 jtPenduduk miskin 7,3 jt (14,4%)

    Share PDRB thdp Nasional

    8,83%

    Pertumb. Ekonomi 5.26%Pendaptn perkapita 13,99 jtPendudk miskin 1,21 jt (9%)

    Pertmbh Ekonomi 7.72%Pendapt perkapita 4,98 jtPendudk miskin 2,61 jt (17,6%)

    Wilayah PapuaWilayah PapuaShare PDRB thdpN i l

    1,28%NasionalPertmbuh Ekonomi 0,60%Pendaptn perkapita 8,96 jtPndudk miskin 0,98 jt (36,1%)

    Wilayah Jawa BaliWilayah Jawa BaliShare PDRB thdp Nasional

    62,00%

    Pertumbh Ekonomi 5.89%Pendapt perkapita 11,27 jtPendudk miskin 20,19 jt

    (12,5%)

    Wilayah Nusa TenggaraShare PDRB thdp N i l

    1,42%

    Wilayah MalukuShare PDRB thdpNasional

    0,32%

    P t bh Ek i 4 94%( , )

    NasionalPertmbuh Ekonomi 3,50%Pendapt perkapita 3,18 jtPendudk miskin 2,17 jt (24,8%)

    Pertumbh Ekonomi 4,94%Pendaptn perkapita 2,81 jtPendudk miskin 0,49 jt (20,5%)Sumber : diolah dari BPS, 2008Ket : Harga Konstan

    9

  • 01/05/2010

    10

    KETERKAITAN ANTARWILAYAH

    PerdaganganantardaerahterpusatdiJawadanSumatera Blok Ekonomi Utama BlokEkonomiUtama.

    PerdaganganantardaerahdiKalimantan,Sulawesi,NusaTenggara,MalukudanPapua

    ih l tif k il d b lmasihrelatifkecildanbelumberkembangWilayahinipercepatanpembangunan.

    Catatan: Arahpanahmenunjukkanarusperdaganganantarwilayah.Angkayangdigarisbawahimenunjukkanproduksibrutodisetiapwilayah.Angkadalamlingkaranmenunjukkaninputantaradalamwilayah.p y

    KesenjanganekonomiwilayahmenghambatperwujudanwawasannusantaraSumber:BPS,2005

    10

  • 01/05/2010

    11

    KEMENTERIANPERENCANAANPEMBANGUNANNASIONAL/BADANPERENCANAANPEMBANGUNANNASIONAL(BAPPENAS)

    KETERKAITANPERDAGANGANANTARPULAU

    1,82%

    83,10% 8,39%

    6,58%

    54797.00 (minimum)

    245594.00

    398937.00 (median)

    639154.00

    1339115.00 (maximum)

    14,83% 7,85%5,26%

    84,32%

    9,49%

    81,54%

    19,51%

    73,01%

    22,2%70,85%

    4,32%

    84,32%Sumber: IRIO 2005, Diolah

    Pengganda Output AntarwilayahPerdagangan Intrawilayah

    Perdagangan antarwilayah ke Sumatera

    Wilayah Sumatra Jawa-Bali Kalimantan Sulawesi Indonesia Timur

    S t 1 559 0 088 0 081 0 015 0 011Perdagangan antarwilayah ke Sumatera

    Perdagangan antarwilayah ke Kalimantan

    Perdagangan antarwilayah ke Jawa

    Perdagangan antarwilayah ke Sulawesi

    d l h k d

    Sumatra 1.559 0.088 0.081 0.015 0.011

    Jawa-Bali 0.158 1.599 0.097 0.201 0.158

    Kalimantan 0.023 0.056 1.480 0.068 0.022

    Sulawesi 0.002 0.008 0.005 1.460 0.028

    K Ti 0 003 0 017 0 002 0 009 1 307Perdagangan antarwilayah ke Indonesia Timur Kep. Timur 0.003 0.017 0.002 0.009 1.307

    Transaksi ekonomi terbesar terjadi dalam wilayah sendiri, keterkaitan antarwilayah belum optimal.

    11

  • 01/05/2010

    12

    KEMENTERIANPERENCANAANPEMBANGUNANNASIONAL/BADANPERENCANAANPEMBANGUNANNASIONAL(BAPPENAS)

    ARAHKEBIJAKANPENGEMBANGANWILAYAH20102014

    Strategi dan arah kebijakan pengembangan wilayah : Strategi dan arah kebijakan pengembangan wilayah :1. Mendorong pertumbuhan wilayahwilayah potensial di luar JawaBalidengan

    tetap menjaga momentumpertumbuhan di wilayah JawaBali.

    2 Meningkatan keterkaitan antarwilayah melalui peningkatan perdagangan2. Meningkatan keterkaitan antarwilayah melalui peningkatan perdaganganantarwilayah untuk mendukung perekonomian domestik.

    3. Meningkat daya saing daerah melalui pengembangan sektorsektor unggulandi tiap wilayah.p y

    4. Mendorong percepatan pembangunan daerat tertinggal,kawasan strategisdan cepat tumbuh,kawasan perbatasan,kawasan terdepan,kawasan terluardan daerah rawan bencana;serta

    5. Mendorong pengembangan wilayah laut dan sektorsektor kelautan.

    Kebijakan pengembangan wilayah mengacu pada Rencana TataRuang Wilayah Nasional dan Arah Pengembangan Wilayah LautRuang WilayahNasional dan Arah Pengembangan WilayahLaut

    12

  • 01/05/2010

    13

    KEMENTERIANPERENCANAANPEMBANGUNANNASIONAL/BADANPERENCANAANPEMBANGUNANNASIONAL(BAPPENAS)

    AGENDA UNTUK MEMPERKUAT SINERGI PUSAT-DAERAH DAN ANTARDAERAH

    Sinergi Pusat daerah dan antardaerah dilakukan dalamSinergiPusatdaerahdanantardaerahdilakukandalamseluruhprosesmulaidariperencanaan,pelaksanaan,pengendaliandanevaluasiyangmencakup:

    1) Sinergi dalam perencanaan kebijakan.2) Sinergi dalam kerangka regulasi.2) Sinergi dalam kerangka regulasi.3) Sinergi dalam kerangka anggaran.4) Sinergi dalam kerangka kelembagaan5) Sinergi dalam kerangka pengembangan wilayah

    13

  • 01/05/2010

    14

    ARAHPENGEMBANGANARAHPENGEMBANGANWILAYAHSUMATERA 20102014

    14

  • 01/05/2010

    15

    ARAH KEBIJAKAN

    ISUSTRATEGISDANARAHKEBIJAKANWILAYAHSUMATERA

    ISU STRATEGIS PengembanganSumaterasebagaisentraproduksipertaniandanperkebunan.

    Pengembangansentraproduksiperikanandanhasillaut.

    Pengembangangugus(cluster) industril

    Keterbatasansum