Porto Appendisitis

  • View
    231

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Porto Appendisitis

  • 7/25/2019 Porto Appendisitis

    1/20

    Portofolio

    Nama Wahana: RSUD Kabupaten PacitanTopik: Ilmu Penyakit DalamTanggal (Kasus): Presenter: dr. Hani Hosana Kristi SimanjuntakTanggal Presentasi: Pendamping: dr. Nety, Sp.!Tempat Presentasi:Obyektif Presentasi:

    Keilmuan Keterampilan Penye"aran #injauan PustakaDia"nostik !anajemen !asala$ Istime%aNeonatus &ayi 'nak Remaja De%asa (ansia &umil Deskripsi) Perempuan, *+ ta$un, sesak nafas

    #ujuan) Dia"nostik dan tatalaksana pada kasus K'D '(- H/

    Bahan Bahasan) #injauan

    PustakaRiset Kasus 'udit

    ara !embahas: Diskusi Presentasi dan

    Diskusimail Pos

    "ata Pasien: Nama:Ny. # Nomor #egistrasi: 01.1+.23

    "ata Klinik: Telp: Terdaftar $e%ak:& !aret'*

    "ata +tama untuk Bahan "iskusi0. Dia"nosis 4 5ambaran Klinis)

    Pasien datan" den"an kelu$an sesak nafas mulai 0 bulan yan" lalu, makin memberat sejak 0+

    $ari ini. Sesak nafas makin memberat bila pasien berjalan jau$ seperti per"i ke pasar. Sesak

    nafas dirasakan terus menerus, makin memberat ak$ir6ak$ir ini.

    7. Ri%ayat Pen"obatan)

    Pasien suda$ perna$ menjalani pen"obatan sebelumnya di Puskesmas #ulakan namun tidak ada

    peruba$an.

    8. Ri%ayat Kese$atan 4 Penyakit)

    Pasien memiliki ri%ayat sesak nafas mulai 0 bulan yan" lalu, makin memberat sejak 0+ $ari ini.

    Sesak nafas makin memberat bila pasien berjalan jau$ seperti per"i ke pasar. Sesak nafas

    a%alnya timbul saat pasien ada masala$, sesak timbul tiba6tiba. Sesak nafas dirasakan terus

    menerus sampai se$arian, makin memberat ak$ir6ak$ir ini. &esoknya pasien ke Puskesmas

    #ulakan dan dira%at selama 8 $ari kemudian pasien merasa membaik dan pulan", sesampai di

    ruma$ pasien kembali sesak nafas selama 7 $ari diruma$. Pasien dira%at kembali di

    Puskesamas #ulakan selama 7 $ari dan kelu$an tidak membaik se$in""a pasien di rujuk ke I5D

    RSUD Pacitan. &adan terasa sakit semua, susa$ tidur, nafsu makan berkuran", batuk kerin",

    mual, dan pusin" kepala, nyeri perut bila batuk sampai n"os6n"osan, suda$ sejak 0+ $ari ini.

    9. Ri%ayat Keluar"a)

    1

  • 7/25/2019 Porto Appendisitis

    2/20

    Ri%ayat asma, penyakit jantun", $ipertensi, dan kencin" manis keluar"a disan"kal.

    :. Ri%ayat Pekerjaan dan Sosial)

    Pasien adala$ seoran" ibu yan" berjualan sayur dan bua$ dipasar atau di ruma$nya.

    *. (ain6lainKesadaran) ompos mentis4 tampak sakit berat4 tampak sesak, kerin"at din"in

    5S ) 9!*;:

    #anda 6?, nyeri tekan >6?, iktus kordis tidak teraba,

    Perkusi ) sonor kiri dan kanan,

    'uskultasi @antun" ) S0S7tun""al, re"uler, murmur >6?, "allop >6?

    Paru ) suara napas ;esikuler 4 , R$onki 4 , A$eeBin" 646'bdomen) Inspeksi ) datar

    'uskultasi) peristaltik >? normal

    Palpasi ) supel, massa >6?, $epar lien tidak teraba Perkusi ) timpani >?

    kstremitas ) 'kral $an"at, edema tun"kai >646?

    Pemeriksaan Penunjan")

    Rectal touc$er) #onus sp$in"ter ani cukup, mukosa licin, massa >6?, nyeri >? ara$ jam 07. Pada

    sarun" tan"an dara$ >6?, lendir >6?, feses >?.

    (aboratorium )

    Pemeriksaan Hasil Nilai Rujukan

    A&

    (ymp$

    !id

    5ran

    H5&

    R&

    H#

    !;

    !H

    !H

    00.2 = 0+C84u(

    0,0 = 0+C84u(

    +.3 = 0+C84u(

    1,2 = 0+C84u(

    2,3 "4d(

    9.99 = 0+C*4u(

    72,7

    *8.* f(

    01,:p"

    8+,2

    9.+ E 0+.+

    +,2 E 9.+

    8.+ E 1.+

    7,+ E 3.+

    00.+ E 0:.+

    8.:+ E :.++

    83.+ E 93.+

    2+.+ E 0++.+

    73.+ E 89.+

    87.+ E 8*.+

    2

  • 7/25/2019 Porto Appendisitis

    3/20

    RDA6SD

    RDA6;

    P(#

    8:,8 f(

    0:.8

    99* = 0+C84u(

    8:.+ E :*.+

    00.+ E 0*.+

    0:+ E 9:+

    Dia"nosis) K'D '(- H/

    Rencana terapi)

    !edika mentosa)

    6 Posisi F duduk

    6 -7 0+ lpm

  • 7/25/2019 Porto Appendisitis

    4/20

    - $ub%ektifPasien memiliki ri%ayat nyeri perut kanan ba%a$ sejak : jam yan" lalu. Kelu$an disertai

    demam, mual, dan munta$. Pasien biasanya buan" air besar 0= dalam 8 $ari. Pasien

    memiliki kebiasaan mena$an buan" air besar dan kuran" men"konsumsi sayur dan bua$6

    bua$an.

    Ri%ayat pen"obatan sebelumnya disan"kal pasien.

    '- Ob%ektifPada pemeriksaan fisik, tanda ?, $epar lien tidak teraba, perkusi didapatkan timpani diseluru$ lapan"

    perut. Rectal touc$er didapatkan tonus sp$in"ter ani cukup, mukosa licin, massa >6?, nyeri

    >? ara$ jam 07. Pada sarun" tan"an dara$ >6?, lendir >6?, feses >?.Pemeriksaan Penunjan")A& ) 0*.2 = 0+C84u(, (ymp$ 8:.* , !id 0+.+, 5ran ) 2*.:

    .- /ssesment

    Dari anamnesis didapatkan pasien memiliki kelu$an nyeri perut kanan ba%a$ sejak : jam

    yan" lalu. Kelu$an disertai demam dan "ejala pencernaan berupa mual, dan munta$. Pasien

    biasanya buan" air besar 0= dalam 8 $ari. Pasien memiliki kebiasaan mena$an buan" air

    besar dan kuran" men"konsumsi sayur dan bua$6bua$an. Hal yan" menjadi faktor

    pendukun" tercetusnya obstruksi saluran cerna. Pemeriksaan fisik didapatkan kenaikan su$u

    tubu$ >demam?, pemeriksaan abdomen didapatkan penurunan peristaltic usus dan pada

    palpasi nyeri tekan titik !c&urney >?, nyeri lepas >?, Ro?, Psoas si"n >?.

    Pemeriksaan laboratorium didapatkan $asil leukositosis dan $itun" jenis menunjukkan s$ift

    to t$e left.

    4

    The Modified Alvarado Score Skor

    5ejala Perpinda$an nyeri dari ulu $ati

    ke perut kanan ba%a$

    6

    !ual6!unta$ 0'noreksia 6

    #anda Nyeri di perut kanan ba%a$ 7

    Nyeri lepas 0

    Demam diatas 83,: 0

    Pemeriksaan

    (ab

    (eukositosis 7

    Hitun" jenis leukositshift to

    the left

    0

    #otal 2

  • 7/25/2019 Porto Appendisitis

    5/20

    &erdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjan", kemudian di

    masukkan ke dalam skor 'lskin test?

    o Inj. Ketorolac 0amp407 jam

    o Inj. Ranitidin 0 amp407jam

    6 Pembeda$an

    #indakan pembeda$an berupa appendictomi.

    PendidikanPada penderita $emoroid disarankan untuk)

    o men"uba$ kebiasaan mena$an &'&o menin"katkan konsumsi serat dari sayuran dan bua$6bua$an

    o menin"katkan konsumsi cairan *62 "elas4$ari

    5

  • 7/25/2019 Porto Appendisitis

    6/20

    Tin%auan Pustaka/ppendisitis /kut

    .-- "efinisi

    'pendisitis adala$ peradan"an pada apendiks

  • 7/25/2019 Porto Appendisitis

    7/20

    ara$ ujun"nya. Keadaan ini mun"kin menjadi sebab renda$nya insiden appendicitis pada usia itu.

    Pada *: kasus, apendiks terletak intraperitoneal. Kedudukan itu memun"kinkan apendiks

    ber"erak dan ruan" "eraknya ber"antun" pada panjan" mesoapendiks pen""antun"nya. 0.7

    5ambar 0) 'natomi appendiks

    Pada kasus selebi$nya, apendiks terletak retroperitoneal, yaitu di belakan" caecum, di

    belakan" colon ascendens, atau di tepi lateral colon ascendens. 5ejala klinis appendicitis ditentukanole$ letak apendiks.0.7

    5ambar 7 ) (etak anatomis appendiks

    Persarafan parasimpatis berasal dari caban" n.

  • 7/25/2019 Porto Appendisitis

    8/20

    5ambar 8) ;askularisasi appendiks

    .-0- Patofisiologi

    'pendiks men"$asilkan lendir 067 ml per $ari. (endir itu normalnyadicura$kan kedalamlumen dan selanjutnya men"alir ke sekum. (endir dalamapendiks bersifat basa men"andun"

    amilase dan musin. Immuno"lobulinsekretoar yan" di$asilkan ole$ 5'(# >5ut 'ssociated

    (ymp$oid #issue? yan"terdapat disepanjan" saluran cerna termasuk apendiks iala$

    I"'.Immuno"lobulin tersebut san"at efektif seba"ai perlindun"an ter$adapinfeksi. Namun

    demikian, pen"an"katan apendiks tidak mempen"aru$isistem imun tubu$ karena jumla$ jarin"an

    limfa disini kecil sekali jikadibandin"kan den"an jumla$nya disaluran cerna dan diseluru$

    tubu$.'pendiks berisi makanan dan men"oson"kan diri secara teratur kedalamsekum. Karena

    pen"oson"annya tidak efektif dan lumennya cenderun" kecil,maka apendiks cenderun" menjadi

    tersumbat dan terutama rentan ter$adapinfeksi.0,7,8

    'ppendicitis terjadi dari proses inflamasi rin"an $in""a perforasi, k$as dalam 7968* jam

    setela$ munculnya "ejala, kemudian diikuti den"an pembentukkan abscess setela$ 768 $ari.0

    'ppendicitis dapat terjadi karena berba"ai macam penyebab, antara lain obstruksi ole$

    fecalit$, "allstone, tumor, atau ba$kan ole$ cacin" >-=yurus

  • 7/25/2019 Porto Appendisitis

    9/20

    Penyebab dari reaksi jarin"an limfatik baik lokal atau "eneral misalnya akibat infeksi

    ersinia, Salmonella, dan S$i"ellaL atau akibat in

  • 7/25/2019 Porto Appendisitis

    10/20

    Perforasi appendiks akan menyebabkan terjadinya abscess lokal atau peritonitis umum.

    Proses ini ter"antun" pada kecepatan pro"resi

  • 7/25/2019 Porto Appendisitis

    11/20

    dan kadan" tertunda. Nyeri merupakan "ejala yan" pertama kali muncul. Serin"kali dirasakan

    seba"ai nyeri tumpul, nyeri di periumbilikal yan" samar6samar, tapi seirin" den"an %aktu akan

    berlokasi di abdomen kanan ba%a$. #erjadi penin"katan nyeri yan" "radual seirin" den"an

    perkemban"an penyakit.0,7

    ;ariasi lokasi anatomis appendiks dapat men"uba$ "ejala nyeri yan" terjadi. Pada anak6anak,

    den"an letak appendiks yan" retrocecal atau pel

  • 7/25/2019 Porto Appendisitis

    12/20

    #abel 0. 5ejala pada appendicitis0

    #abel 7. #anda pada appendicitis0

    .-&- "iagnosis

    /namnesa dan Pemeriksaan 3isik

    Sampai saat ini, dia"nosis apendisitis berdasarkan pada anamnesa dan pemeriksaan fisikmempunyai akurasi sebesar 2+61+ .0Setiap penderita den"an nyeri perut kanan ba%a$ dan belum

    perna$ menjalani apendektomi, $arus dicuri"ai menderita apendisitis.

    Nyeri pada a%alnya di sekitar umbilikus, mula Emula minimal lalu menin"kat berta$ap

    $in""a ak$irnya nyeri bersifat konstan. Kemudian nyeri berpinda$ sesuai posisi apendiks. &ila

    lokasi apendiks pada daera$ !c &urneyGs maka nyeri berpinda$ ke daera$ kuadran kanan ba%a$.

    Dan bila apendiks terletak retrocolic, retrocaecal atau pel

  • 7/25/2019 Porto Appendisitis

    13/20

    nausea,

  • 7/25/2019 Porto Appendisitis

    14/20

    &iasanya jumla$ lekosit berkisar 0+.+++602.+++4 mm8, %alaupun 7+ penderita apendisitis

    akut mempunyai jumla$ lekosit normal. @umla$ lekosit M 02.+++ menunjukkan apendisitis

    perforasi.'danya per"eseran ke kiri pada $itun" jenis, mempunyai nilai yan" lebi$ si"nifikan dari

    pada $itun" jumla$ lekosit.0,7,8'nalisa urine biasanya normal, tapi jumla$ lekosit dan eritrosit dalam

    urine bisa menin"kat bila letak apendiks berdekatan den"an ureter atau

  • 7/25/2019 Porto Appendisitis

    15/20

    spesifisitas Skor 'lconcave? ke kanan. Kadan" dapat ditemukan

    "ambaran caecum yan" dilatasi den"an air fluid level. Kalsifikasifecolithdapat ditemukan pada 0+6

    0: kasus , tapi adanya "ambaranfecolithtidak pato"nomonis untuk apendisitis karena banyak

    apendiks normal yan" tela$ dian"kat terdapatfecolith. -le$ karena itu foto polos abdomen tidak

    menolon" dalam mene"akkan dia"nosa apendisitis.0,7

    Ultrasono"rafi suda$ luas di"unakan dalam men"e inhomogen?, cairan bebas peri

  • 7/25/2019 Porto Appendisitis

    16/20

    #abel :. Dia"nosis bandin" pada appendicitis akut0

    .-6- Penatalaksanaan

    #atalaksana apendisitis pada kebanyakan kasus adala$ apendektomi. Keterlambatan dalam

    tatalaksana dapat menin"katkan kejadian perforasi.Pen""unaan li"asi "anda pada setela$

    appendektomi terbuka dilakukan den"an ja$itan yan" muda$ diserap tubu$. (i"asi yan" biasa

    dilakukan pada apendektomi adala$ den"an purse strin" >B6stic$ atau tobacco sac? dan li"asi "anda.

    0.7

    Pada keadaan normal, di"unakan ja$itan purse strin". (i"asi "anda di"unakan pada saat

    pembalikkan tun""ul tidak dapat dicapai den"an aman, se$in""a yan" dilakukan adala$ meli"asi

    "anda tun""ul den"an dua baris ja$itan.0.7

    Den"an penin"katan pen""unaan laparoskopi dan penin"katan teknik laparoskopik,

    apendektomi laparoskopik menjadi lebi$ serin". Prosedur ini suda$ terbukti men"$asilkan nyeri

    pasca beda$ yan" lebi$ sedikit, pemuli$an yan" lebi$ cepat dan an"ka kejadian infeksi luka yan"

    lebi$ renda$, akan tetapi terdapat penin"katan kejadian abses intra abdomen dan pemanjan"an

    %aktu operasi. (aparoskopi itu dikerjakan untuk dia"nosa dan terapi pada pasien den"an akut

    abdomen, terutama pada %anita. &eberapa studi men"atakan ba$%a laparoskopi menin"katkan

    kemampuan dokter beda$ untuk operasi.0.7

    16

  • 7/25/2019 Porto Appendisitis

    17/20

    7nsisi 8rid 7ron (!9Burney 7n9ision)00

    Insisi 5ridiron pada titik !c&urney. 5aris

    insisi parallel den"an otot oblikus eksternal,

    mele%ati titik !c&urney yaitu 048 lateral "aris

    yan" men"$ubun"kan spina liaka anterior

    superior kanan dan umbilikus.

    %anz transverse incision07

    Insisi dilakukan pada 7 cm di ba%a$ pusat,

    insisi trans

  • 7/25/2019 Porto Appendisitis

    18/20

    7nsisi paramedian kanan baah08

    Insisi

  • 7/25/2019 Porto Appendisitis

    19/20

    Keterlambatan untuk mencari pen"obatan menyebabkan menin"katnya an"ka komplikasi.

    'dapun komplikasi apendisitis yaitu)0,7,8

    0. Perforasi

    Perforasi disertai nyeri abdomen yan" $ebat, dan demam yan" lebi$ tin""i. Dikatakan

    lekosit M 02.+++4mm8 men"indikasikan tela$ terjadi perforasi.

    7. Peritonitis

    !erupakan komplikasi palin" serin" >8+6 9: penderita ?. Peritonitis lokal disebabkan

    karena mikroperforasi dari apendiks "an"renosa dan diblokade ole$ omentum. &ila

    perforasi berlanjut terjadila$ peritonitis "eneralisata.

    8. /bses apendiks

    #erjadi karena infeksi periapendiceal diliputi ole$ omentum dan

  • 7/25/2019 Porto Appendisitis

    20/20

    "aftar Pustaka

    0. &runicardi, /. $arles, #$e appendi= in Sc$%artBGB Principles of Sur"ery 2t$ edition,

    !c5ra%6HillGs, 7++37. Prince, ' Syl