Konsep komunikasi terapeutik

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Stikes Kota Sukabumi.

Text of Konsep komunikasi terapeutik

  • 5/26/2018 Konsep komunikasi terapeutik.

    1/24

    KATA PENGANTAR

    Segala puji syukur kehadirat Allah SWT, dimana atas segala rahmat dan izin-nya, kami

    dapat menyelesaikan makalah tentang konsep komunikasi teraprutik dan kesadaran

    intrapersonal perawat-klien.

    Shalawat serta salam tak lupa penulis haturkan kepada junjungan kita Nabi semesta

    alam Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan para pengikutnya hingga akhir zaman.

    Alhamdulillah, kami dapat menyelesaikan makalah ini, walaupun penulis menyadari

    bahwa masih banyak kekurangan dan kesalahan didalam makalah ini. ntuk itu kami

    berharap adanya kritik dan saran yang membangun guna keberhasilan penulisan yang akan

    datang.

    Akhir kata, kami mengu!apkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah

    membantu hingga terselesainya makalah ini semoga segala upaya yang telah di!urahkan

    mendapat berkah dari Allah SWT. Amin.

    Sukabumi, "" Mei #$"%

    &elompok '

    1

  • 5/26/2018 Konsep komunikasi terapeutik.

    2/24

    DAFTAR ISI

    &ATA ()N*ANTA+......."

    ATA+ /S/.....#

    0A0 / ()NA12AN

    "." 2atar 0elakang.......3

    ".# +umusan Masalah..........%

    ".3 Tujuan............%

    ".% Man4aat......'

    0A0 // ()M0A1ASAN

    #." e4inisi komunikasi terapeutik..........5

    #.# Tujuan komunikasi terapeutik............5

    2.3 ungsi komunikasi terapeutik........6

    #.% (rinsip-prinsip komunikasi....7

    2.5 &arakteristik..........8

    2.6 &omunikasi e4ekti4..................................................................................""

    2

  • 5/26/2018 Konsep komunikasi terapeutik.

    3/24

    2.7 &esadaran diri......"3

    2.8 &lari4ikasi nilai...."'

    2.9 )ksplorasi nilai...."6

    2.10 +ole model..."7

    0A0 /// ()NT(

    3." &esimpulan...."8

    3.# Saran.."8

    ATA+ (STA&A......#$

    BAB I

    PENDAHULUAN

    "." 2atar 0elakang

    &omunikasi mempunyai banyak sekali makna dan sangat bergantung pada konteks

    pada saat komunikasi dilakukan. 0agi beberapa orang, komunikasi merupakan pertukaran

    in4ormasi diantara dua orang atau lebih, atau dengan kata lain9 pertukaran ide atau pemikiran.

    Metodenya antara lain: berbi!ara dan mendengarkan atau menulis dan memba!a, melukis,

    menari, ber!erita dan lain sebagainya. Sehingga dapat dikatakan bahwa segala bentuk upaya

    penyampaian pikiran kepada orang lain, tidak hanya se!ara lisan ;

  • 5/26/2018 Konsep komunikasi terapeutik.

    4/24

    dapat digambarkan sebagai komunikasi yang memiliki kegunaan atau berguna ;berbagi

    in4ormasi, pemikiran, perasaan= dan komunikasi yang tidak memiliki kegunaan atau tidak

    berguna ;menghambat>blok penyampaian in4ormasi atau perasaan=. &eterampilan

    berkomunikasi merupakan keterampilan yang dimiliki oleh seseorang untuk membangun

    suatu hubungan, baik itu hubungan yang kompleks maupun hubungan yang sederhana

    melalui sapaan atau hanya sekedar senyuman. (esan

  • 5/26/2018 Konsep komunikasi terapeutik.

    5/24

    merugikan orang lain ;pasien=, unit kerjanya dan juga dirinya sendiri. &omunikasi seorang

    perawat dengan pasien pada umumnya menggunakan komunikasi yang berjenjang yakni

    komunikasi intrapersonal, interpersonal dan komunal>kelompok. emikian pula ditegaskan

    dalam (oter dan (erry ;"883= bahwa komunikasi dalam prosesnya terjadi dalam tiga tahapan

    yakni komunikasi intrapersonal ;terjadi dalam diri indi

  • 5/26/2018 Konsep komunikasi terapeutik.

    6/24

    BAB II

    PEMBAHASAN

    Konsep komunikasi terapeutik.

    .! De"inisi komunikasi terapeutik.

    &omunikasi dalam keperawatan disebut dengan komunikasi terapeutik, dalam hal inikomunikasi yang dilakukan oleh seorang perawat pada saat melakukan inter

  • 5/26/2018 Konsep komunikasi terapeutik.

    7/24

    menyatakan bahwa komunikasi terapeutik merupakan hubungan interpersonal antara perawat

    dan klien, dalam hubungan ini perawat dan klien memperoleh pengalaman belajar bersama

    dalam rangka memperbaiki pengalaman emosional klien. Sedangkan S.Sundeen ;"88$=

    menyatakan bahwa hubungan terapeutik adalah hubungan kerjasama yang ditandai tukar

    menukar perilaku, perasaan, pikiran dan pengalaman dalam membina hubungan intim yang

    terapeutik.

    ari beberapa pengertian diatas dapat dipahami bahwa komunikasi terapeutik adalah

    komunikasi yang memiliki makna terapeutik bagi klien dan dilakukan oleh perawat ;helper=

    untuk membantu klien men!apai kembali kondisi yang adapti4 dan positi4.

    . Tu#uan komunikasi terapeutik.

    ntuk mengembangkan pribadi klien ke arah lebih positi4 > adapti4 dan diarahkan

    pada pertumbuhan klien :

    ".+ealisasi diri, penerimaan diri, peningkatan penghormatan diri.

    Melalui komunikasi terapeutik diharapkan terjadi perubahan dalam diri klien. &lien

    yang tadinya tidak bisa menerima diri apa adanya atau merasa rendah diri, setelah

    berkomunikasi terapeutik dengan perawat akan mampu menerima dirinya.

    #.&emampuan membina hubungan interpersonal yang tidak super4isial dan saling bergantung

    dengan orang lain.

    Melalui komunikasi terapeutik, klien belajar bagaimana menerima dan diterima orang

    lain. engan komunikasi yang terbuka, jujur, menerima klien apa adanya, perawat akan

    meningkatkan kemampuan klien dalam membina hubungan saling per!aya. ; 1ibdon, S.,

    #$$$=.

    3.(eningkatan 4ungsi dan kemampuan untuk memuaskan kebutuhan serta men!apai tujuan

    yang realistis.

    Terkadang klien menetapkan ideal diri atau tujuan yang terlalu tinggi tanpa mengukurkemampuannya. /ndi

  • 5/26/2018 Konsep komunikasi terapeutik.

    8/24

    harga diri yang tinggi, sedangkan indi

  • 5/26/2018 Konsep komunikasi terapeutik.

    9/24

    .& Prinsip'prinsip komunikasi.

    &omunikasi terapeutik meningkatkan pemahaman dan membantu terbentuknya

    hubungan yang konstrukti4 diantara perawat-klien. Tidak seperti komunikasi sosial,

    komunikasi terapeutik mempunyai tujuan untuk membantu klien men!apai suatu tujuan

    dalam asuhan keperawatan. ?leh karenanya sangat penting bagi perawat untuk memahami

    prinsip dasar komunikasi terapeutik berikut ini9

    ". 1ubungan perawat dan klien adalah hubungan terapeutik yang saling

    menguntungkan, didasarkan pada prinsip humanity o4 nurses and !lientsB. 1ubungan

    ini tidak hanya sekedar hubungan seorang penolong ;helper>perawat= dengan

    kliennya, tetapi hubungan antara manusia yang bermartabat ;ult-0attey,#$$%=.

    #. (erawat harus menghargai keunikan klien, menghargai perbedaan karakter,

    memahami perasaan dan perilaku klien dengan melihat perbedaan latar belakang

    keluarga, budaya, dan keunikan setiap indi

  • 5/26/2018 Konsep komunikasi terapeutik.

    10/24

    3.&omunikasi yang dilakukan harus dapat menjaga harga diri baik pemberi maupun penerima

    pesan, dalam hal ini perawat harus mampu menjga harga dirinya dan harga diri klien.

    %.&omunikasi yang menumbuhkan hubungan saling per!aya harus di!apai terlebih dahulu

    sebelum menggali permasalahan dan memberikan alternati

  • 5/26/2018 Konsep komunikasi terapeutik.

    11/24

    kehidupan. (ada konteks keperawatan hubungan yang dimaksud adalah hubungan antara

    perawat dan klien. &etika hubungan antara perawat dan klien terjadi, perawat sebagai

    penolong ;helper) membantu klien sebagai orang yang membutuhkan pertolongan, untuk

    men!apai tujuan yaitu terpenuhinya kebutuhan dasar manusia klien.

    Menurut +oger dalam Stuart *.W ;"887=, ada beberapa karakteristik

    seorang helper;perawat= yang dapat mem4asilitasi tumbuhnya hubungan yang terapeutik,

    yaitu:

    !. Ke#u#uran

    &ejujuran sangat penting, karena tanpa adanya kejujuran mustahil bisa terbina hubungan

    saling per!aya. Seseorang akan menaruh rasa per!aya pada lawan bi!ara yang terbuka dan

    mempunyai respons yang tidak dibuat-buat, sebaliknya ia akan berhati-hati pada lawan bi!ara

    yang terlalu halussehingga sering menyembunyikan isi hatinya yang sebenarnya dengan

    kata-kata atau sikapnya yang tidak jujur ;+ahmat, G.,"885 dalam Suryani,#$$'=.=. Sangat

    penting bagi perawat untuk menjaga kejujuran saat berkomunikasi dengan klien, karena

    apabila hal tersebut tidak dilakukan maka klien akan menarik diri, merasa dibohongi,

    memben!i perawat atau bisa juga berpura-pura patuh terhadap perawat.

    . Ti)ak mem*in%un%kan )an +ukup ekspresi"

    alam berkomunikasi dengan klien, perawat sebaiknya menggunakan kata-kata yang mudah

    dipahami oleh klien dan tidak menggunakan kalimat yang berbelit-belit. &omunikasi

    non

  • 5/26/2018 Konsep komunikasi terapeutik.

    12/24

    membuat klien merasa aman dan diterima dalam mengungkapkan perasaan dan pikirannya

    ;0urnard,( dan Morrison (,"88" dalam Suryani,#$$'=.

    &. Empati *ukan simpati

    Sikap empati sangat diperlukan dalam asuhan keperawatan, karena dengan sikap ini perawat

    akan mampu merasakan dan memikirkan permasalahan klien seperti yang dirasakan dan

    dipikirkan klien ;0rammer,"883 dalam Suryani,#$$'=. engan bersikap empati perawat

    dapat memberikan alternati

  • 5/26/2018 Konsep komunikasi terapeutik.

    13/24

    klien perawat dapat terhindar dari berkata atau melakukan hal-hal yang menyinggung pri

  • 5/26/2018 Konsep komunikasi terapeutik.

    14/24

    #. (esan yang disampaikan oleh pengirim dapat disetujui oleh penerima dan ditindaklanjuti

    dengan perbuatan yang diminati oleh pengirim.

    3. Tidak ada hambatan yang berarti untuk melakukan apa yang seharusnya dilakukan untuk

    menindaklanjuti pesan yang dikirim.

    i dalam konsep komunikasi terapeutik ada beberapa hal yang perlu diperhatikan

    agar komunikasi terapeutik berjalan dengan e4ekti4 antara lain :

    paya meningkatkan komunikasi terapeutik :

    a. (ihak komunikator ; perawat =.

    "= 1arus menguasai metoda > !ara penyampaianpesan baik

  • 5/26/2018 Konsep komunikasi terapeutik.

    15/24

    %= &lien yang mempunyai masalah dengan pan!a indera menjadi hambatan dalam

    komunikasi harus di!ari !ara lain.

    '= Garak antara perawat dengan klien $,% m sampai ",# m.

    5= &lien diupayakan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan perawatan

    )gan ;"887= dalam &ozier,et.al ;#$$%=, telah menggambarkan lima !ara yang spesi4ik

    untuk menunjukkan kehadiran se!ara 4isik ketika melaksanakan komunikasi terapeutik, yang

    ia de4inisikan sebagai sikap atas kehadiran atau keberadaan terhadap orang lain atau ketika

    sedang berada dengan orang lain. 0erikut adalah tindakan atau sikap yang dilakukan ketika

    menunjukkan kehadiran se!ara 4isik :

    !. Ber-a)apan )en%an ,a2an *i+ara

    engan posisi ini perawat menyatakan kesiapannya ;Csaya siap untuk andaE=.

    . Sikap tu*u- ter*uka3 kaki )an tan%an ter*uka 4ti)ak *ersi,an%an5

    Sikap tubuh yang terbuka menunjukkan bahwa perawat bersedia untuk mendukung

    ter!iptanya komunikasi.

    $. Menun)uk6memposisikan tu*u- keara-6,e*i- )ekat )en%an ,a2an *i+ara

    1al ini menunjukkan bahwa perawat bersiap untuk merespon dalam komunikasi ;berbi!ara-

    mendengar=.

    &. Perta-ankan kontak mata7 se#a#ar7 )an natura,

    engan posisi mata sejajar perawat menunjukkan kesediaannya untuk mempertahankan

    komunikasi.

    (. Bersikap tenan%

    Akan lebih terlihat bila tidak terburu-buru saat berbi!ara dan menggunakan gerakan>bahasa

    tubuh yang natural.

    15

  • 5/26/2018 Konsep komunikasi terapeutik.

    16/24

    Kesa)aran intrapersona, pera2at'k,ien.

    .0 Kesa)aran )iri.

    &esadaran diri dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk memahami

    dirinya sendiri, baik perilaku, perasaan dan pikirannya sendiri. ntuk dapat mengetahui

    sampai dimana kesadaran diri sendiri, maka perawat haruslah dapat menjawab pertanyaan

    CSiapakah saya @E perawat seperti apakah saya @E ;Nurjannah, #$$'=.

    Ada empat komponen kesadaran diri yang saling berkaitan terdiri dari komponen

    psikologis, 4isik , lingkungan dan psikologis :

    ". &omponen psikologis, meliputi pengetahuan tentang emosi, moti

  • 5/26/2018 Konsep komunikasi terapeutik.

    17/24

    3. &uadran ketiga adalah kuadran tersembunyi karena tingkah laku, perasaan dan pikiran

    seseorang tentang diri, dimana hanya indi

  • 5/26/2018 Konsep komunikasi terapeutik.

    18/24

    ;3=. Memaksimalkan peran serta klien dalam hubungan terapeutik, karena kerjasama penting

    bagi klien untuk menerima tanggung jawab terhadap dirinya dan respon koping yang

    maladapti

  • 5/26/2018 Konsep komunikasi terapeutik.

    19/24

    (emilihan

    "=. &ebebasan untuk memilih keper!ayaan

    #=. Mengenal dan mengakui bahwa seseorang mempunyai pilihan lain

    3=. &eper!ayaan bahwa menghargai setiap orang akan memberikan konsekuensi terbaik bagi

    dirnya dan untuk semua masyarakat

    (enilaian

    "= Merasa bebas dan bahagia dengan pilihannya

    #= apat mempertahankan nilai

    Tindakan

    "= Mengaplikasikan nilai I nilai ini pada praktek

    #= 0erusaha se!ara konsisten untuk menghargai orang lain dalam kehidupan pribadi dan

    pro4essional

    .8 Eksp,orasi perasaan.

    )ksplorasi diri adalah keterbukaan dan kesadaran terhadap perasaan perawat dan

    dapat mengontrol agar perawat dapat menggunakan dirinya se!ara terapeutik ; Stuart F

    Sundeen, "876, dikutip dari &eliat, "885=.

    )ksplorasi diri merupakan kesadaran diri perawat bagaimana !ara memperlihatkan

    model pada klien sehingga tidak memberi e4ek negati4 pada saat hubungan perawat klien

    ;&eliat, "885=.

    Ada % ;empat= prinsip yang dapat diambil dalam mengeksplorasi diri perawat :

    19

  • 5/26/2018 Konsep komunikasi terapeutik.

    20/24

    Membantu klien untuk menerima perasaan dan pikirannya, karena jika perawat

    memperlihakan perhatian dan penerimaannya terhadap perasaan dan pikiran klien, maka

    klien juga melakukannya.

    "= orong klien mengekspresikan emosi, keyakinan, perilaku dan pikiran se!ara

  • 5/26/2018 Konsep komunikasi terapeutik.

    21/24

    "= (akai !ara I !ara empati , e

  • 5/26/2018 Konsep komunikasi terapeutik.

    22/24

    #. Tidak didominasi oleh stres

    3. Mampu kembangkan kemampuan

    %. Adapti4

    BAB III

    PENUTUP

    $.! Kesimpu,an.

    &omunikasi terapeutik adalah komunikasi yang memiliki makna terapeutik bagi klien

    dan dilakukan oleh perawat ;helper= untuk membantu klien men!apai kembali kondisi yang

    adapti4 dan positi4.

    &esadaran diri dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk memahami

    dirinya sendiri, baik perilaku, perasaan dan pikirannya sendiri.

    klari4ikasi nilai adalah metode dimana seseorang menemukan nilai- nilainya sendiri

    dengan mengkaji, mengeksplorasi, dan menentukan nilai I nilai pribadi dan bagaimanan nilai

    tersebut digunakan sebagai a!uan dalam mengambil keputusan.

    )ksplorasi diri adalah keterbukaan dan kesadaran terhadap perasaan perawat dan

    dapat mengontrol agar perawat dapat menggunakan dirinya se!ara terapeutik ; Stuart F

    Sundeen, "876, dikutip dari &eliat, "885=.

    $. Saran.

    &omunikasi terapeutik merupakan tanggung jawab moral seorang perawat.

    &omunikasi terapeutik bukanlah hanya salah satu upaya yang dilakukan oleh perawat untuk

    mendukung proses keperawatan yang diberikan kepada klien. ntuk dapat melakukannyadengan baik dan e4ekti4 diperlukan latihan dan pengasahan keterampilan berkomunikasi

    sehingga e4ek terapeutik yang menjadi tujuan dalam komunikasi terapeutik dapat ter!apai.

    &etika seorang perawat berusaha untuk mengaplikasikan pengetahuan yang ia miliki

    untuk melakukan komunikasi terapeutik, ia pada akhirnya akan menyadari bahwa komunikasi

    terapeutik yang ia lakukan tidak hanya memberikan khasiat terapeutik bagi pasiennya tetapi

    juga bagi dirinya sendiri.

    22

  • 5/26/2018 Konsep komunikasi terapeutik.

    23/24

    (erawat merupakan bagian dari tenaga kesehatan yang ada di lingkungan masyarakat.

    Tidak hanya itu perawat bahkan dapat dijumpai sampai pelosok tanah air. ?leh karena itu

    perawat hidup ditengah masyarakat haruslah menjadi panutan>!ontoh ;Role Model= dalam

    berkehidupan di masyarakat. &arena perawat merupakan publik 4igure yang ada di tengah

    masyarakat /ndonesia, maka semua perilaku atau kebiasaan perawat akan menjadi !ontoh di

    masyarakat. Terlebih lagi kebiasaan dalam bidang kesehatan, misal perilaku hidup bersih dan

    sehat, ini akan menjadi sorotan masyarakat.

    DAFTAR PUSTAKA

    )rmawati.#$$8.Buku Saku Komunikasi Keperawatan. Gakarta : Trans /n4o Media

    (urwanto, 1ery. "88%. &omunikasi ntuk (erawat. Gakarta: )*D

    (otter F (erry ;#$$'=. undamental keperawatan, )disi ' . Gakarta : )*D

    Suryani.;#$$'=.Komunikasi Terapeutik; Teori dan Praktik. Gakarta: )*D

    http:>>!atatan!alonperawat.blogspot.!om>#$"">$#>sikap-perawat-dalam-komunikasi.html

    ;iakses tanggal "" Mei #$"%=.

    http:>>www.s!ribd.!om>do!>%'7"8$$">(engertian-&omunikasi-TerapeutikLdownload

    ;iakses tanggal "" Mei #$"%=.

    23

    http://adf.ly/3628580/http:/catatancalonperawat.blogspot.com/2011/02/sikap-perawat-dalam-komunikasi.htmlhttp://adf.ly/3628580/http:/www.scribd.com/doc/45819001/Pengertian-Komunikasi-Terapeutik#downloadhttp://adf.ly/3628580/http:/www.scribd.com/doc/45819001/Pengertian-Komunikasi-Terapeutik#downloadhttp://adf.ly/3628580/http:/catatancalonperawat.blogspot.com/2011/02/sikap-perawat-dalam-komunikasi.html
  • 5/26/2018 Konsep komunikasi terapeutik.

    24/24

    24