of 22 /22
Elastisitas Permintaan dan Elastisitas Penawaran Dalam kegiata n ekono mi yang dilakuka n oleh suatu masy araka t atau negara menunjukk an bahwa kegiatan permintaan dan penawaran sangat dipengaruhi oleh tinggi rendahnya harga barang yang berlaku. Dengan demikian perubahan harga akan memengaruhi besarnya jumlah barang yang diminta (permintaan) dan jumlah barang yang ditawarkan (penawaran). Seberapa besar pengaruh perubahan harga terhadap jumlah barang dapat dihitung dengan menggunakan rumus elastisitas. Wawasan Ekonomi Harga adalah nilai barang yang ditentukan dengan uang atau alat tukar lain yang senilai, yang harus dibayarkan untuk barang dan jasa pada waktu te rtentu di pasar tertentu. 1. Definisi Elastisitas Elastisita s (pemuluran) adalah pengaruh per ubahan harga ter hadap jumlah bar ang yang diminta atau yang di tawarkan. Dengan kata lain el astisitas adalah tin gkat kepekaan (perubahan) suatu gejala ekonomi terhadap perubahan gejala ekonomi yang lain. Elastisitas terbagi dalam tiga macam, yaitu sebagai berikut. a. Elastisitas harga (price elasticity) yaitu persentase perubahan jumlah barang yang diminta atau yang ditawarkan, yang disebabkan oleh persentase perubahan harga barang tersebut. b. Elast isi tas silang (cros s ela sti cit y) adalah per sentas e perubahan jumlah bar ang x yan g diminta, yang disebabkan oleh persentase perubahan harga barang lain (y). c. Elast isita s pendapatan (income elasti city) yaitu persentase perubahan permintaan akan suatu barang yang diakibatkan oleh persentase perubahan pendapatan (income) riil konsumen. 2. Elastisitas Permintaan Elas tisita s permi ntaan (elas ticit y of dema nd ) ada lah peng aruh per ubahan har ga ter had ap besar kecilnya jumlah barang yang diminta atau tingkat kepekaan perubahan jumlah barang yang diminta terhadap perubahan harga barang. Sedangkan besar kecilnya perubahan tersebut dinyatakan dalam koeisien elastisitas atau angka elastisitas yang disingkat E, yang dinyatakan dengan rumus berikut ini. !eterangan" #$ " perubahan jumlah permintaan #% " perubahan harga barang % " harga mula&mula $ " jumlah permintaan mula&mula Ed " elastisitas permintaan 'ontoh" %ada saat harga p**,** jumlah barang yang diminta +* unit, kemudian harga turun menjadi p+*, ** jumlah bar ang yang diminta * unit. Hitunglah bes ar koeis ien elasti sita snya-  awab"

Elastisitas Permintaan Dan Elastisitas Penawaran

Embed Size (px)

Citation preview

Elastisitas Permintaan dan Elastisitas Penawaran

Dalam kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh suatu masyarakat atau negara menunjukkan bahwa kegiatan permintaan dan penawaran sangat dipengaruhi oleh tinggi rendahnya harga barang yang berlaku. Dengan demikian perubahan harga akan memengaruhi besarnya jumlah barang yang diminta (permintaan) dan jumlah barang yang ditawarkan (penawaran). Seberapa besar pengaruh perubahan harga terhadap jumlah barang dapat dihitung dengan menggunakan rumus elastisitas.

Wawasan EkonomiHarga adalah nilai barang yang ditentukan dengan uang atau alat tukar lain yang senilai, yang harus dibayarkan untuk barang dan jasa pada waktu tertentu di pasar tertentu.

1. Definisi ElastisitasElastisitas (pemuluran) adalah pengaruh perubahan harga terhadap jumlah barang yang diminta atau yang ditawarkan. Dengan kata lain elastisitas adalah tingkat kepekaan (perubahan) suatu gejala ekonomi terhadap perubahan gejala ekonomi yang lain.

Elastisitas terbagi dalam tiga macam, yaitu sebagai berikut.

a. Elastisitas harga (price elasticity) yaitu persentase perubahan jumlah barang yang diminta atau yang ditawarkan, yang disebabkan oleh persentase perubahan harga barang tersebut.

b. Elastisitas silang (cross elasticity) adalah persentase perubahan jumlah barang x yang diminta, yang disebabkan oleh persentase perubahan harga barang lain (y).

c. Elastisitas pendapatan (income elasticity) yaitu persentase perubahan permintaan akan suatu barang yang diakibatkan oleh persentase perubahan pendapatan (income) riil konsumen.

2. Elastisitas PermintaanElastisitas permintaan (elasticity of demand) adalah pengaruh perubahan harga terhadap besar kecilnya jumlah barang yang diminta atau tingkat kepekaan perubahan jumlah barang yang diminta terhadap perubahan harga barang. Sedangkan besar kecilnya perubahan tersebut dinyatakan dalam koefisien elastisitas atau angka elastisitas yang disingkat E, yang dinyatakan dengan rumus berikut ini.

Keterangan:Q : perubahan jumlah permintaanP : perubahan harga barangP : harga mula-mulaQ : jumlah permintaan mula-mulaEd : elastisitas permintaan

Contoh:Pada saat harga Rp400,00 jumlah barang yang diminta 30 unit, kemudian harga turun menjadi Rp360,00 jumlah barang yang diminta 60 unit. Hitunglah besar koefisien elastisitasnya!

Jawab:

a. Macam-Macam Elastisitas PermintaanElastisitas permintaan terdiri atas lima macam.

Keterangan:% Qd = Persentase perubahan jumlah barang yang diminta% Pd = Persentase perubahan harga barang

b. Kurva Elastisitas Permintaan

Kurva Elastisitas Permintaan

c. Menghitung Elastisitas Permintaan secara Matematis

Dari rumus elastistas:

menunjukkan, bahwa:

adalah turunan pertama dari Q atau Q1.

Contoh 1:Fungsi permintaan suatu barang ditunjukkan oleh persamaan Q = 50 -P. Tentukan besar elastisitas permintaan pada tingkat harga P = 80!

Jawab:Jika P = 80, maka Q = 50 1/2 (80)Q = 50 40Q = 10

Contoh 2:Diketahui fungsi permintaan P = 100 2Q. Hitung elastisitas permintaan pada tingkat harga P = 50!

Jawab:

3. Elastisitas PenawaranElastisitas penawaraan (elasticity of supply) adalah pengaruh perubahan harga terhadap besar kecilnya jumlah barang yang ditawarkan atau tingkat kepekaan perubahan jumlah barang yang ditawarkan terhadap perubahan harga barang. Adapun yang dimaksud koefisien elastisitas penawaran adalah angka yang menunjukkan perbandingan antara perubahan jumlah barang yang ditawarkan dengan perubahan harganya. Besar kecilnya koefisien elastisitas penawaran dapat dihitung dapat dengan rumus sebagai berkut.

Keterangan:Q : perubahan jumlah penawaranP : perubahan harga barangP : harga barang mula-mulaQ : jumlah penawaran mula-mulaEs : elastisitas penawaran

Contoh:Pada saat harga Rp500,00 jumlah barang yang ditawarkan 40 unit, kemudian harga turun menjadi Rp300,00 jumlah barang yang ditawarkan 32 unit. Hitunglah besarnya koefisien elastisitas penawarannya!

Jawab:

a. Macam-Macam Elastisitas PenawaranSeperti halnya elastisitas permintaan, elastisitas penawaran juga terdapat lima macam, yaitu:

Keterangan:% Qs : Persentase perubahan jumlah barang yang ditawarkan% Ps : Persentase perubahan harga barang

b. Kurva Elastisitas Penawaran

Kurva Elastisitas Penawaran

Cara praktis menentukan besarnya elastisitas tanpa mencari turunan Q atau Q1, yaitu:

1) Jika persamaan fungsi menunjukkan P = a bQ (fungsi permintaan) dan P = a + bQ (fungsi Penawaran), maka rumus elastisitasnya adalah sebagai berikut.

Contoh 1:Diketahui fungsi permintaan P = 100 2Q. Hitung elastisitas permintaan pada tingkat harga P = 50!

Jawab:Dengan cara biasa Jika P = 50, maka

50 = 100 2Q2Q = 50Q = 25

Contoh 2:Diketahui fungsi penawaran P = 100 + 2Q. Hitunglah elastisitas penawaran pada tingkat harga P = 500!

Jawab:Dengan cara biasa Jika P = 500, maka

500 = 100 + 2Q-2Q = -400Q = 200

Contoh 3:Diketahui Fungsi penawaran P = -100 + 2Q. Hitung elastisitas penawaran pada tingkat harga P = 400!

Jawab:Dengan cara biasa Jika P = 400, maka

400 = -100 + 2Q-2Q = -500Q = 250

2) Jika persamaan fungsi menunjukkan Q = a bP (fungsi permintaan) dan Q = a + bP (fungsi penawaran), maka rumus elastisitasnya adalah sebagai berkut.

Contoh 1:Fungsi permintaan suatu barang ditunjukkan oleh persamaan Q =50 1/2 P.Tentukan besar elastisitas permintaan pada tingkat harga P = 80!

Jawab:Dengan cara biasaJika P = 80, maka Q =50 1/2 (80)Q = 50 40Q = 10

Contoh 2:Fungsi penawaran suatu barang ditunjukkan oleh persamaan Q = 50 + 2P. Tentukan besar elastisitas penawaran pada tingkat harga P = 50!

Jawab:Dengan cara biasaJika P = 50, maka Q = 50 + 2(50)Q = 50 + 100Q = 150

HYPERLINK "http://www.plengdut.com/2013/01/elastisitas-permintaan-dan-elastisitas.html" http://www.plengdut.com/2013/01/elastisitas-permintaan-dan-elastisitas.html

ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN

Elastisitas Permintaan Dan PenawaranA.Pengertian ElastisitasSalah satu pokok bahasan yang paling penting dari aplikasi ekonomi adalah konsep elastisitas. Pemahaman dari elastisitas harga dari permintaan dan penawaran membantu para ahli ekonomi untuk menjawab suatu pertanyaan, yakni apa yang akan terjadi terhadap permintaan dan penawaran, jika ada perubahan harga? Apa yang terjadi pada keseimbangan harga bila factor-faktor yang mempengaruhi kurva demand dan supply berubah? Dan beberapa besar pengaruhnya?

Untuk menjawab ini pakailah konsep elastisitas.

Secara umum, elastisitas adalah suatu pengertian yang menggambarkan drajat kepekaan atau respon dari jumlah barang yang diminta atau ditawarkan akibat perubahan factor yang mempengaruhinya. Dalam pembahasan ini akan diterangkan cara untuk menghitung elastisitas permintaan dan penewaran dan factor-faktor yang mempengaruhi masing-masing elastisitas tersebut.

B.Elastisitas PermintaanElasstisitas permintaan adalah suatu alat atau konsep yang digunakan untuk mengukur derajat kepekaan atau respon perubahan jumlah atau kualitas barang yang dibeli sebagai akibat perubahan factor yang mempengaruhi. Dalam hal ini pada dasarnya ada tiga variable pertama yang mempengaruhi, maka dikenal tiga elastisitas permintaan, yaitu: Elastisitas Harga Permintaan, Elastisitas Silang, Dan Elastisitas Pendapatan.Elastisitas Harga PermintaanElastisitas harga permintaan adalah derajat kepekaan atau respon jumlah permintaan akibat berubahan harga barang atau dengan kata lain merupakan perbandingan dari pada presentasi perubahan jumlah barang yang diminta dengan prosentase perubahan denganharga dipasar, sesuai dengan hokum permintaan, dimana jika harga naik, maka kuantitas barang turun dan sebaliknya.[1]Dalam analisis, elastisitas harga permintaan lebih kerap dinyatakan sebagaielastisitas permintaan. Nilai perbandingan antara persentasi perubahan jumlah diminta dengan persentasi perubahan harga disebutkoefisien elastisitas permintaan.

Rumus perhitunganKoefesien elastisitas permintaan adalah suatu angka penunjuk yang menggambarkan sampai seberapa besarkah perubahan jumlah barang yang diminta apabila dibandingkan dengan perubahan harga. Koefesien elastisitas permintaan dihitung dengan menggunakan rumus dibawah ini:

Ed=Persentasi Perubahan Jumlah Barang Yang Diminta

Presentasi perubahan harga

Misalnya harga berubah dari P menjadi P1dan jumlah barang yang diminta berubah dari Q menjadi Q1. dengan permisalan ini rumus diatas dapat dinyatakan sebagai berikut:

Q1 Q

INCLUDEPICTURE "C:\\DOCUME~1\\PC_CLI~1\\LOCALS~1\\Temp\\msohtmlclip1\\01\\clip_image007.gif" \* MERGEFORMATINET

INCLUDEPICTURE "C:\\DOCUME~1\\PC_CLI~1\\LOCALS~1\\Temp\\msohtmlclip1\\01\\clip_image007.gif" \* MERGEFORMATINET Ed=Q

P1 P

P

Dengan rumus yang telah diterangkan diatas sekarang dapatlah dihitung besarnya koefesien elastisitas permintaan atau dengan singkat elastisitas permintaan, apabila diketahui besarnya perubahan harga dan perubahan jumlah yang diminta. Untuk tujuan ini perhatikanlah dua contoh berikut, yaitu: (i) kasus harga meningkat dan (ii) kasus harga menurun.

oKasus Harga Menurun

Misalkan kita ingin mengetahui besarnya koefesien elastisitas dari permintaan keatas beras. Didapati bahwa pada waktu harga beras adalah Rp. 4000 sekilogram, jumlah beras yang dibeli konsumenadalah 10.000 kg; dan pada waktu harga Rp. 3000 sekilogram, jumlah berah yang ingin dibeli adalah 15.000 kg. Dengan menggunakan rumus yang telah diterangkan dan dengan menggantikan nilai-nilai diatas dalam rumus tersebut, dapatlah elastisitas permintaan beras dihitung. Nilai koefesien elastisitas yang diperoleh adalah:

15.000 10.000

Ed=10.000

3000 4000

4000

50001/2

INCLUDEPICTURE "C:\\DOCUME~1\\PC_CLI~1\\LOCALS~1\\Temp\\msohtmlclip1\\01\\clip_image009.gif" \* MERGEFORMATINET =10000=- 1/4

- 1000

4000

=-2

Ternyata nilai yang diperoleh adalah negative. Ini merupakan keadaan yang selalu akan terjadi. Nilai yang negative disebabkan karena harga dan jumlah barang yang diminta mengalami perubahan kearah yang berbalikan.Penurunan harga menaikan permintaan, manakala kenaikan harga menaikan permintaan.oKasus Harga Meningkat

Didalam perhitungan diatas dimisalkan bahwa harga mengalami penurunan dari Rp. 4000 menjadi Rp. 3000, oleh sebab itu permintaan telah bertambah dari 10000 kg menjadi 15000 kg. Bagaimanakah kalau perubahan tersebut dipandang dari sudut sebaliknya? Yaitu dimisalkan harga naik dari Rp. 3000menjadi Rp. 4000, oleh karenanya permintaan berkurang dari 15000 kg menjadi 10000 kg? kalau perubahan harga dan permintaan dipandang secara ini, elastisitas permintaan ke atas beras adalah:

10000 1500015000

Ed=

4000 30003000

-500015000-1/3

INCLUDEPICTURE "C:\\DOCUME~1\\PC_CLI~1\\LOCALS~1\\Temp\\msohtmlclip1\\01\\clip_image012.gif" \* MERGEFORMATINET ==

10001/3

3000

=-1

Cara Menghitung Koefesien Elastisitas yang Di SempurnakanCara yang digunakan untuk memperbaiki kelemahan diatas adalah dengan menggunakan nilai titik tengah (nilai diatas sebelum perubahan dan sesudah perubahan) dari pada harga dan jumlah yang diminta didalam menghitung persentasi perubahan harga dan persentasi perubahan jumlah yang diminta. Kalau dimisalkan harga berubah dari P menjadi P1dan jumlah barang yang diminta berubah dari Q menjadi Q1; berdasarkan kepada prinsip perhitungan yang baru, rumus yang disempurnakan untuk mencari koefesien elastisitas berubah menjadi seperti berikut[2]:

Q Q1(Q + Q1)/2

INCLUDEPICTURE "C:\\DOCUME~1\\PC_CLI~1\\LOCALS~1\\Temp\\msohtmlclip1\\01\\clip_image007.gif" \* MERGEFORMATINET Ed=

P P1(P P1)/2 Tingkat Elastisitas PermintaanNilai koefesien elastisitas berkisar diantara nol dan tak terhingga. Dalam menentukan tingkatan elastisitas harga permintaan adalimatingkatan, yaitu:

1)Apabila perubahan harga mengakibatkan perubahan yang lebih besar dari jumlah barang yang diminta disebut dengan elastisitas yang elastis (elastic), dimana besar koefesiennya adalah besar dari satu. Bentuk kurva permintaannya lebih landai.

2)Apabila persentase perubahan harga sama besarnya dengan persentase perubahan jumlah barang yang diminta, disebut dengan elastisitas yang unity (unitari), dimana besar koefesiennya sama dengtan satu, bentuk kurva permintaannya membentuk sudut 45 derajat dari titik asal.

3)Apabila persentase perubahan harga mengakibatkan perubahan kenaikan jumlah barang yang diminta yang lebih kecil, disebut dengan elastisitas yang inelastic dimana besar koefesiennya lebih kecil dari satu. Bentuk kurva permintaannya lebih curam.

Pembagian kedalam tiga katagori tersebut disebabkan karena perbedaan (Total Renenue) sebagai akibat perubahan harga masing-masing katagori.

4)Permintaan yang elastis sempurna (perfectly elastic), ini merupakan tingkat yangpaling tinggi dari kemungkinan elastisitas, dimana resp[on yang paling besar dari jumlah barang yang diminta terhadap harga, bentuk kurva permintaannya merupakan garis horizontal dengan sempurna sejajar dengan sumbu datar, besar elastisitasnya tidak berhingga pada kondisi ini berapapun jumlah permintaan, harga tidak berubah atau pada tingkat harga yang jumlah jumlah permintaan dapat lebih banyak.

5)Kurva permintaan yang tidak elastis sempurna (perfectly inelastic), ini merupakan tingkat paling rendah dari elastisitas dimana respon yang jumlah permintaan barang terhadap perubahan harga adalah sangat kecil, bentuk kurva permintaannya vertical dengan sempurna dengan sumbu tegak, besar koefesien elastis nya adalah nol, artinya bagaimanapun harga tinggi, konsumen tidak akan mengurangi jumlah permintaaan nya.

Factor Yang Mempengaruhi Elastisitas Harga PermintaanAdabeberapa factor yang menentukan elastis harga permintaan, yaitu:

1. Tersedia atau tidaknya barang pengganti dipasar

2. Jumlah pengguna atau tingkat kebutuhan dari barang tersebut

3. Jenis barang dan pola preferensi konsumen

4. Priode waktu yang tersedia untuk menyesuaikan terhadap perubahan harga atau priode waktu penggunaan barang tersebut

5. Kemampuan relative anggaran untuk mengimpor barang

Elastisitas akan besar bilamana:a. Terdapat banyak barang subtitusi yang baik

b. Harga relative tinggi

c. Adabanyak kemungkinan-kemungkinan penggunaan barang lain

Elastisitas umumnya akan kecil, bilamana:a. Benda tersebut digunakan dengan kombinasi benda lain

b. Barang yang bersangkutan terdapat dalam jumlah banyak, dan dengan harga-harga yang rendah

c. Untuk barang tersebut tidak terdapat barang-barang subtitusi yang baik dan benda tersebut sangat dibutuhkan.[3]Elastisitas SilangKoefesien yang menunjukan sampai dimana besarnya perubahan permintaan terhadap suatu barang apabila terjadi perubahan terhadap harga barang lain dinamakanelastisitas permintaan silangatau dengan ringkaselastisitas silang.Apabila perubahan harga barang Y menyebabkan permintaan barang X berubah, maka sifat penghubung diantara keduanya digambarkan oleh elastisitas silang. Besarnya elastisitas silang (Es) dapat dihitung berdasarkan pada rumus berikut[4]:

Es=Persentasi perubahan jumlah barang X yang diminta

Persentasi perubahan harga barang Y

Perubahan harga suatu barang akan mengakibatkan pergeseran permintaan kepada produk lain, maka elastisitas silang (Exy) adalah merupakan persentase perubahan permintaan dari barang X di bagi dengan persentase perubahan harga dari barang Y.

Apabila hubungan kedua barang tersebut (X dan Y) bersifat komplementer (pelengkap) terhadap barang lain, maka tanda elastisitas silangnya adalah negative, misalnya kenaikan harga tinta akan mengakibatkan penurunan permintaan terhadap pena.

Apabila barang lain tersebut bersifat subtitusi (pengganti) maka tanda elastisitas silangnya adalah positif, misalnya kenaikan harga daging ayam akan mengakibatkan kenaikan jumlah permintaan terhadap daging sapid an sebaliknya.[5]Bentuk umum dari elastisitas silang:Es=QxxPs> 0SubtitusiPsQxEs=QyxPk> 0Komplimenter

PKQyElastisitas PendapatanKoefesien yang menunjukan sampai dimana besarnya perubahan permintaan terhadap sesuatu barang sebagai akibat dari pada perubahan pendapatan pembelian dinamakanelastisitas penerimaan pendapatanatau secara ringkaselastisitas pendapatan. Besarnya elastisitas pendapatan (EY) dapat ditentukan dengan menggunakan rumus berikut[6]:

EY=Persentasi perubahan jumlah barang yang diminta

Persentasi perubahan pendapatan

Apabila yang terjadi adalah kenaikan pendapatan yang berakibatkan naiknya jumlah barang yang diminta, maka tanda elastisitas tersebut adalah positif dan barang yang diminta disebutbarang normalatausuperior.Bila kenaikan dalam pendapatan tersebut berakibat berkurangnya jumlah suatu barang yang diminta, maka tanda elastisitas terhadap barang tersebut adalh negative dan barang ini disebut dengan baranginferiorataugiffen.[7]C.Elastisitas PenawaranDengan menerangkan mengenai hokum penawaran pada bab yang lalu telah diterangkan bahwa perubahan harga akan mengubah jumlah penawaran. Oleh sebab itu konsep elastisitas juga dapat digunakan untuk menerangkan perubahan penawaran. Elastisitas permintaan mengukur responsive permintaan ynag ditimbulkan oleh perubahan harga. Sedangkan penawaran mengukur responsive penawaran sebagai akibat perubahan harga.

Koefesien elastisitas penawaran dapat dihitung dengan menggunakan rmus berikut:

Ed=Persentasi perubahan jumlah barang yang ditawarkan

Persentasi perubahan harga

Untuk tujuan penghitungan rumus diatas perlu diubah menjadi:QB- QAQAES=

PB- PAPADimana Esadalah koefesien elastisitas penawaran, QBjumlah baru barang yang ditawarkan, QAjumlah penawaran yang asal, PBtingkat harga yang baru, dan PAtingkat harga yang asal.

Tingkat Elastisitas Kurva PenawaranElastisitas penawaran mempunyai sifat-sifat yang bersamaan dengan elastisitas permintaan, yaitu tedapatlimatingkatan elastisitas:elastis sempurna, elastis, elastisitas uniter, tidak elastis dan tidak elastis sempurna.Elastis sempurna terwujud apabila para penjul bersedia menjual semua barangnya pada satu harga tertentu. Bentuk kurva penawarannya sejajar dengan sumbu datar. Tidak elastis sempurna bentuk kurva penawarannya sejajar sumbu tegak, terwujud apabila penjual sama sekali tidak dapat menambah penawarannya walaupun harga bertambah timggi.

Kurva penawaran yang tidak elastis, elastisitas uniter dan elastis. Pada elastisitas uniter apabila kurva tersebut bermula dari titik 0. kurva penawaran yang tidak elastis apabila perubahan harga menimbulkan perubahan yang relative kecil terhadap penawaran. Dan kurva penawaran elastis apabila perubahan harga menyebabkan perubahan yang relative besar terhadap penawaran.

Factor-Faktor Yang Mempengaruhi Elastisitas PenawaranAdadua factor yang dikatakan sangat penting didalam menentukan elastisitas penawaran, yaitu:sifat dari perubahan biaya produksi dan jangka waktu dimana penawaran tersebut dianalisis[8].Elastisitas penawaran juga tergantung kepada waktu, apabila harga berubah, para ahli ekonomi membedakan tiga waktu atau masa bagi produsen dalam rangka menyesuaikan jumlah barangyang akan ditawarkan dengan perubahan harga tersebut. Adapun tiga waktu tersebut adalah:

1. Tigaimmediate Run/ Momentary Period/ M,arket Period,suatu priode waktu yang sangat pendek, dimana jumlah barang yang terdapat dipasar tidak dapat dirubah, yaitu hanya sebanyak yang ada dipasar, kurva penawarannya in elastis sempurna.

2. The short run,adalah suatu priode waktu yang cukup panjang bagi suatu perusahaan untuk memproduksi barang, tetapi tidak cukup panjang untuk mengembangkan kapasitas atau masuk pasar bagi perusahaan baru, sehingga out put hanya dapat dikembangkansebatas kapasitas yang ada, bentuk kurva penawaran unity.

3. The long run,adalah suatu priode waktu yang sangat panjang bagi perusahaan baru untuk masuk kedalam pasar dan bagi perusahaan lama untuk membuat perencanaan untuk mengembangkan perusahaan yang lebih memungkinkan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan harga, bentuk kurva penawarannya lebih elastis.[9]D.KesimpulanSetiap perubahan harga akan mengubah kuantitas yang diminta. Akan tetapi sampai dimana setiap perubahan harga akan menimbulkan perubahan tersebut, berbedaan diantara satu barang dengan barang yang lain.Adayang menimbulkan perubahan kuantitas yang besar, tetapi ada pula yang pertubahan kuantitasnya sangat kecil. Elastisitas permintaan dan penawaran merupakan ukuran yang menunjukan sampai dimana kuantitas yang diminta atau ditawarkan akan mengalami perubahan sebagai akibat dari suatu perubahan harga.

DAFTAR PUSTAKASukirno, Sadono,Teori PengantarMikro Ekonomi,Jakarta: PT Raja Grafindo, 2005Lukman, Pengantar Teori Mikro Ekonomi,JakartaUINJakartaPress, 2007[1]Drs. Lukman, M.Si,Pengantar Teori Mikro Ekonomi, (Jakarta: UIN Jakarta Press, 2007), hal. 36

[2]Sadono Sukirno,Mikro Ekonomi Teori Pengantar,(Jakarta: PT Raja Grafindo, 2005), hal. 106-108

[3]Drs. Lukman, M.Si,Pengantar Teori Mikro Ekonom,hal. 40

[4]Sadono Sukirno,Mikro Ekonomi Teori Pengantar, hal. 116

[5]Drs. Lukman, M.Si,Pengantar Teori Mikro Ekonomi,hal. 41

[6]Sadono Sukirno,Mikro Ekonomi Teori Pengantar, hal. 116

[7]Drs. Lukman, M.Si,Pengantar Teori Mikro Ekonomi,hal. 42

[8]Sadono Sukirno,Mikro Ekonomi Teori Pengantar, hal. 117-119

[9]Drs. Lukman, M.Si,Pengantar Teori Mikro Ekonomi,hal. 44

http://intangustina.blogspot.com/2010/05/elastisitas-permintaan-dan-penawaran.htmlmakalah elastisitas permintaan dan penawaran

BAB IPENDAHULUANA.Latar BelakangSalah satu pokok bahasan yang paling penting dari aplikasi ekonomi adalah konsep elastisitas. Dengan adanya pemahaman elastisitas, apa yang akan terjadi terhadap permintaan dan penawaran, jika ada perubahan harga? Apa yang terjadi pada keseimbangan harga bila faktor-faktor yang mempengaruhi kurva berubah? Dan beberapa besar pengaruhnya?Elastisitas merupakaan ukuran sejauh mana pembeli dan penjual bereaksi terhadap perubahan kondisi yang ada.Kondisi yang dimaksud berkaitan dengan perubahan harga. Dengan kata lain, elastisitas merupakan derajat kepekaan permintaandan penawaran terhadap perubahan harga.B.Rumusan Masalah1.Apa pengertian elastisitas permintaan ?2.Apasaja Jenis-jeniselastisitas permintaan ?3.Apa faktor-faktor yang mempengaruhi elastisitas permintaan ?4.Apa Pengertian elastisitas penawaraan?5.Apa saja Jenis jenis elastisitas penawaraan?6.Apa faktor-faktor yang mempengaruhi elastisitas penawaran ?C.Tujuan1.Memahami pengertian elastisitas permintaan dan penawaran2.Memahami Jenis-jenis elastisitas permintaan dan penawaran3.Memahami faktor-faktor yang mempengaruhi elastisitas permintaan dan penawaranBAB IIPEMBAHASAN ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARANA.Pengertian Elastisitas PermintaanElasstisitas permintaan adalah suatu alat atau konsep yang digunakan untuk mengukur derajat kepekaan atau respon perubahan jumlah atau kualitas barang yang dibeli sebagai akibat perubahan factor yang mempengaruhi.Dalam hal ini pada dasarnya ada tiga variable pertama yang mempengaruhi, maka dikenal tiga elastisitas permintaan, yaitu: Elastisitas Harga Permintaan, Elastisitas Silang, Dan Elastisitas Pendapatan.1.Elastisitas Harga PermintaanElastisitas harga permintaan adalah derajat kepekaan atau respon jumlah permintaan akibat berubahan harga barang atau dengan kata lain merupakan perbandingan dari pada presentasi perubahan jumlah barang yang diminta dengan prosentase perubahan dengan harga dipasar, sesuai dengan hokum permintaan, dimana jika harga naik, maka kuantitas barang turun dan sebaliknya.Dalam analisis, elastisitas harga permintaan lebih kerap dinyatakan sebagaielastisitas permintaan.Nilai perbandingan antara persentasi perubahan jumlah diminta dengan persentasi perubahan harga disebutkoefisien elastisitas permintaan.a.Rumus perhitunganElastisitas permintaan digunakan untuk menjelaskan tingkat kepekaan permintaan suatu barang terhadap perubahan harga barang tersebut.Angka yang mengukur besarnya pengaruh perubahan harga atas perubahan jumlah barang yang diminta disebut koefisien elastisitas permintaan, dilambangkanEd.Adapun rumusnya :EdAtauEd=AtauEd=Keterangan :Qo=Jumlah barang yang diminta sebelum perubahanQ1= Jumlah barang yang diminta Sudah ada perubahanPo = Harga barang sebelum perubahanP1= Harga seletah perubahanQ = Selisih barang yang dimintaP = Selisih harga barangContoh :Jika harga televisi berwarna turun dari Rp 1.000.000,00 menjadi Rp 800.000,00 maka permintaan meningkat dari 20 unit menjadi 40 unit, maka elastisitasnya adalah ..Jawab:Po = Rp 1.000.000,00Qo = 20 unitP1= Rp 800.000,00Q1= 40 unitEd==:=x= 3Haruslah diingat, elastisitas permintaan harus digambarkan dengan angka negative sebagai tanda adanya hubungan negative antara perubahan harga dengan permintaan.1.Elastisitas SilangKoefesien yang menunjukan sampai dimana besarnya perubahan permintaan terhadap suatu barang apabila terjadi perubahan terhadap harga barang lain dinamakanelastisitas permintaan silangatau dengan ringkaselastisitas silang.Apabila perubahan harga barang Y menyebabkan permintaan barang X berubah, maka sifat penghubung diantara keduanya digambarkan oleh elastisitas silang.Besarnya elastisitas silang (Es) dapat dihitung berdasarkan pada rumus berikut:Es =Perubahan harga suatu barang akan mengakibatkan pergeseran permintaan kepada produk lain, maka elastisitas silang (Exy) adalah merupakan persentase perubahan permintaan dari barang X di bagi dengan persentase perubahan harga dari barang Y.Apabila hubungan kedua barang tersebut (X dan Y) bersifat komplementer (pelengkap) terhadap barang lain, maka tanda elastisitas silangnya adalah negative, misalnya kenaikan harga tinta akan mengakibatkan penurunan permintaan terhadap pena.Apabila barang lain tersebut bersifat subtitusi (pengganti) maka tanda elastisitas silangnya adalah positif, misalnya kenaikan harga daging ayam akan mengakibatkan kenaikan jumlah permintaan terhadap daging sapi dan sebaliknya2.Elastisitas PendapatanKoefesien yang menunjukan sampai dimana besarnya perubahan permintaan terhadap sesuatu barang sebagai akibat dari pada perubahan pendapatan pembelian dinamakanelastisitas penerimaan pendapatanatau secara ringkaselastisitas pendapatan. Besarnya elastisitas pendapatan (EY) dapat ditentukan dengan menggunakan rumus berikutEy =Apabila yang terjadi adalah kenaikan pendapatan yang berakibatkan naiknya jumlah barang yang diminta, maka tanda elastisitas tersebut adalah positif dan barang yang diminta disebutbarang normalatausuperior.Bila kenaikan dalam pendapatan tersebut berakibat berkurangnya jumlah suatu barang yang diminta, maka tanda elastisitas terhadap barang tersebut adalh negative dan barang ini disebut dengan baranginferiorataugiffen.[1]B.Jenis-jenis elastisitas permintaan1.Permintaan tidak elastis sempurna : elastisitas = 0.Perubahan harga tidak mempengaruhi jumlah yang diminta. Dengan demikian, kurvanya berbentuk vertikal. Kurva berbentuk vertikal ini berarti bahwa berapapun harga yang ditawarkan, kuantitas barang/jasa tetap tidak berubah.Contoh barang yang permintaannya tidak elastis sempurna adalah tanah (meskipun harganya naik terus, kuantitas yang tersedia tetap terbatas),2.Permintaan tidak elastis : elastisitas < 1.Prosentase perubahan kuantitas permintaan < dari prosentase perubahan harga. Contoh permintaan tidak elastis ini dapat dilihat diantaranya pada produk kebutuhan. Misalnya beras, meskipun harganya naik, orang akan tetap membutuhkan konsumsi beras sebagai makanan pokok. Karenanya, meskipun mungkin dapat dihemat penggunaannya, namun cenderung tidakakan sebesar kenaikan harga yang terjadi. Sebaliknya pula, jika harga beras turun konsumen tidak akan menambah konsumsinya sebesar penurunan harga.Ini karena konsumsi beras memiliki keterbatasan (misalnya rasa kenyang).3.Permintaan uniter elastis : elastisitas = 1.Prosentase perubahan kuantitas permintaan = prosentase perubahan harga. Contoh produk yang elastisitasnya uniter tidak dapat disebutkan secara spesifik. Jenis permintaan ini sebenarnya lebih sebagai pembatas antara permintaan elastis dan tidak elastis, sehingga belum tentu ada produk yang dapat dikatakan memiliki permintaan uniter elastis.4.Permintaan elastis : elastisitas > 1.Prosentase perubahan kuantitas permintaan > prosentase perubahan harga. Ini sering terjadi pada produk yang mudah dicari substitusinya. Misalnya saja pakaian, makanan ringan, dan lain sebagainya. Ketika harganya naik, konsumen akan dengan mudah menemukan barang penggantinya.5.Permintaan elastis sempurna : elastisitas tak terhingga.Dimana pada suatu harga tertentu pasar sanggup membeli semua barang yang ada di pasar. Namun, kenaikan harga sedikit saja akan menjatuhkan permintaan menjadi 0. Dengan demikian, kurvanya berbentuk horisontal. Contoh produk yang permintaannya bersifat tidak elastis sempurna diantaranya barang/jasa yang bersifat komoditi, yaitu barang/jasa yang memiliki karakteristik dan fungsi sama meskipun dijual di tempat yang berbeda atau diproduksi oleh produsen yang berbeda.[2]C.Faktor-faktor yang mempengaruhi elastisitas permintaan1.Ada beberapa faktor yang menentukan elastis harga permintaan, yaitu:a.Tersedia atau tidaknya barang pengganti dipasarb.Jumlah pengguna atau tingkat kebutuhan dari barang tersebutc.Jenis barang dan pola preferensi konsumend.Periode waktu yang tersedia untuk menyesuaikan terhadap perubahan harga atau priode waktu penggunaan barang tersebute.Kemampuan relative anggaran untuk mengimpor barang2.Elastisitas akan besar bilamana:a.Terdapat banyak barang subtitusi yang baikb.Harga relative tinggic.Ada banyak kemungkinan-kemungkinan penggunaan barang lain3.Elastisitas umumnya akan kecil, bilamana:a.Benda tersebut digunakan dengan kombinasi benda lainb.Barang yang bersangkutan terdapat dalam jumlah banyak, dan dengan harga-harga yang rendahc.Untuk barang tersebut tidak terdapat barang-barang subtitusi yang baik dan benda tersebut sangat dibutuhkan[3]D.Pengertian elastisitas penawaran1.elastisitas penawaranElastisitas penawaran ialah perbandingan antara seberapa besar perubahan jumlah barang yang ditawarkan sebagai akibat dari perubahan harga.Es =AtauES=AtauES=Koefisien elastisitas yang diperoleh adalah positif akibatdari korelasi yang positif antara perubahan harga dengan perubahan jumlah barang yang diminta.2.Tingkat Elastisitas Kurva PenawaranElastisitas penawaran mempunyai sifat-sifat yang bersamaan dengan elastisitas permintaan, yaitu tedapat lima tingkatan elastisitas:elastis sempurna, elastis, elastisitas uniter, tidak elastis dan tidak elastis sempurna.Elastis sempurna terwujud apabila para penjual bersedia menjual semua barangnya pada satu harga tertentu.Bentuk kurva penawarannya sejajar dengan sumbu datar. Tidak elastis sempurna bentuk kurva penawarannya sejajar sumbu tegak, terwujud apabila penjual sama sekali tidak dapat menambah penawarannya walaupun harga bertambah timggi.Kurva penawaran yang tidak elastis, elastisitas uniter dan elastis.Pada elastisitas uniter apabila kurva tersebut bermula dari titik 0.kurva penawaran yang tidak elastis apabila perubahan harga menimbulkan perubahan yang relative kecil terhadap penawaran. Dan kurva penawaran elastis apabila perubahan harga menyebabkan perubahan yang relative besar terhadap penawaran.[4]E.Jenis-jenis elastisitas penawaran1. Penawaran tidak elastis sempurna : elastisitas = 0. Penawaran tidak dapat ditambah pada tingkat harga berapapun, sehingga kurva penawaran (S) akan terlihat vertikal.2. Penawaran tidak elastis : elastisitas < 1. Perubahan penawaran lebih kecil dari perubahan harga, artinya perubahan harga mengakibatkan perubahan yang relatif kecil terhadap penawaran.3. Penawaran uniter elastis : elastisitas = 1. Perubahan penawaran sama dengan perubahan harga.4. Penawaran elastis : elastisitas > 1.Perubahan penawaran lebih besar dari perubahan harga, artinya perubahan harga mengakibatkan perubahan yang relatif besar terhadap penawaran.5. Penawaran elastis sempurna : elastisitas tak terhingga.Perusahaan dapat menyuplai berarapun kebutuhan pada satu tingkat harga tertentu. Perusahaan mampu menyuplai pada biaya per unit konstan dan tidak ada limit kapasitas produksi.[5]F.Faktor-faktor yang mempengaruhi elastisitas penawaran1.Barang hasil pertanian bersifat inelastis karena sukar untuk dikurangi atau ditambah dengan segera bila terjadi perubahan harga sebaliknya barang hasil industri lebih bersifat elastis.2.Dalam jangka pendek, jika terjadi perubahan harga maka produsen sulit untuk mengubah barang yang ditawarkan sehingga penawarannya bersifat inelastis. Sebaliknya dalam jangka pendek dimana produsen mampu mengubah biaya tetap maka sifat penawarannya lebih elastis.3.Munculnya atau menghilangnya produk saingan.4.Adanya terobosan untuk membuat barang baru.Ada dua faktor yang dikatakan sangat penting didalam menentukan elastisitas penawaran, yaitu:sifat dari perubahan biaya produksi dan jangka waktu dimana penawaran tersebut dianalisisElastisitas penawaran juga tergantung kepada waktu, apabila harga berubah, para ahli ekonomi membedakan tiga waktu atau masa bagi produsen dalam rangka menyesuaikan jumlah barang yang akan ditawarkan dengan perubahan harga tersebut.Adapun tiga waktu tersebut adalah:1. Tigaimmediate Run/ Momentary Period/ M,arket Period,suatu priode waktu yang sangat pendek, dimana jumlah barang yang terdapat dipasar tidak dapat dirubah, yaitu hanya sebanyak yang ada dipasar, kurva penawarannya in elastis sempurna.2. The short run,adalah suatu priode waktu yang cukup panjang bagi suatu perusahaan untuk memproduksi barang, tetapi tidak cukup panjang untuk mengembangkan kapasitas atau masuk pasar bagi perusahaan baru, sehingga out put hanya dapat dikembangkan sebatas kapasitas yang ada, bentuk kurva penawaran unity.3. The long run,adalah suatu priode waktu yang sangat panjang bagi perusahaan baru untuk masuk kedalam pasar dan bagi perusahaan lama untuk membuat perencanaan untuk mengembangkan perusahaan yang lebih memungkinkan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan harga, bentuk kurva penawarannya lebih elastis.[6]BAB IIIPENUTUPA. KesimpulanElastisitas harga permintaan mengukur seberapa banyak permintaan barang dan jasa (konsumsi) berubah ketika harganya berubah.Elastisitas permintaan ditunjukkan dalam bentuk prosentase perubahan atas kuantitas yang diminta sebagai akibat dari satu persen perubahan harga.Elastisitas harga penawaran mengukur seberapa banyak penawaran barang dan jasa berubah ketika harganya berubah.Elastistas harga ditunjukkan dalam bentuk prosentase perubahan atas kuantitas yang ditawarkan sebagai akibat dari satu persen perubahan harga.Setiap perubahan harga akan mengubah kuantitas yang diminta. Akan tetapi sampai dimana setiap perubahan harga akan menimbulkan perubahan tersebut, berbedaan diantara satu barang dengan barang yang lain. Ada yang menimbulkan perubahan kuantitas yang besar, tetapi ada pula yang pertubahan kuantitasnya sangat kecil. Elastisitas permintaan dan penawaran merupakan ukuran yang menunjukan sampai dimana kuantitas yang diminta atau ditawarkan akan mengalami perubahan sebagai akibat dari suatu perubahan harga.B. Saran saranInteraksi antara permintaan dan penawaran akan menciptakan keseimbangan harga pasar, apabila pada harga keseimbangan jumlah barang yang di minta konsumen, sama persis dengan jumlah yang di tawarkan produsen, secara grafis keseimbangan pasar bisa tercapai apabila kurva permintaan dan penawaran berpotongan, titik perpotongan tersebut di sebut titik keseimbanganhttp://syariah99.blogspot.com/2013/01/makalah-elastisitas-permintaan-dan_13.htmlhttp://dc312.4shared.com/doc/0xc0iEcA/preview.html