Click here to load reader

HUKUM PERMINTAAN PENAWARAN, KONSEP ELASTISITAS, blog.ub.ac.id/vikaary7/files/2012/02/ fileHUKUM PERMINTAAN DAN PENAWARAN Dalam ekonomi terdapat permintaan dan penawaran yang saling

  • View
    226

  • Download
    1

Embed Size (px)

Text of HUKUM PERMINTAAN PENAWARAN, KONSEP ELASTISITAS, blog.ub.ac.id/vikaary7/files/2012/02/ fileHUKUM...

1

TUGAS MAKALAH

HUKUM PERMINTAAN PENAWARAN, KONSEP ELASTISITAS, MACAM-MACAM BIAYA, STRUKTUR

PASAR DAN PENGERTIAN UANG

Mata Kuliah : Teori Organisasi Umum 2

Nama: Fadli Saldi NPM : 18109015 Kelas : 2KA01

Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer UNIVERSITAS GUNADARMA

2010

2

HUKUM PERMINTAAN DAN PENAWARAN

Dalam ekonomi terdapat permintaan dan penawaran yang saling bertemu dan

membentuk satu titik pertemuan dalam satuan harga dan kuantitas (jumlah barang). Setiap

transaksi perdagangan pasti ada permintaan, penawaran, harga dan kuantitas yang saling

mempengaruhi satu sama lain.

A. Permintaan

Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan

waktu tertentu. Sedangkan pengertian penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau

ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu. Contoh permintaan adalah di pasar

tradisional yang bertindak sebagai permintaan adalah pembeli sedangkan penjual sebagai

penawaran. Ketika terjadi transaksi antara pembeli dan penjual maka keduanya akan sepakat

terjadi transaksi pada harga tertentu yang mungkin hasil dari tawar menawar yang cukup lama.

Beikut ini adalah contoh daftar permintaan yang dilakukan Desi dalam membeli jeruk pada tabel berikut

ini.

Dari data Tabel di atas mengenai daftar permintaan jeruk oleh Desi. Dapat di simpulkan

Ketika harga jeruk Rp4.500,00/kg permintaan Desi sebesar 140 kg. Namun ketika harga jeruk

Rp6.000,00/kg, permintaan turun menjadi 20 kg. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi

harga suatu barang, permintaan akan turun. Kondisi tersebut menggambarkan bunyi hukum

3

permintaan. Hukum permintaan adalah hukum yang menjelaskan tentang adanya hubungan

yang bersifat negatif antara tingkat harga dengan jumlah barang yang diminta. Apabila harga

naik jumlah barang yang diminta sedikit dan apabila harga rendah jumlah barang yang diminta

meningkat. Dengan demikian hukum permintaan berbunyi:

Pada hukum permintaan berlaku asumsi ceteris paribus. Artinya hukum permintaan tersebut

berlaku jika keadaan atau faktor-faktor selain harga tidak berubah (dianggap tetap).

B. Penawaran

Dari table di atas hukum penawaran dari jeruk Pak Heri. Pada tabel tersebut akan

terlihat bahwa apabila harga Rp4.500,00, jumlah jeruk yang ditawarkan Pak Heri sebanyak 50

kg. Pada saat harga Rp4.750,00. Pak Heri menawarkan jeruknya sebanyak 60 kg. Hingga pada

harga Rp6.000,00, jumlah jeruk yang ditawarkan sebanyak 110 kg. Apa yang dapat kalian

simpulkan dari tabel di atas? Berdasarkan tabel di atas dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi

harga, jumlah barang yang ditawarkan semakin banyak. Sebaliknya semakin rendah harga

barang, jumlah barang yang ditawarkan semakin sedikit. Inilah yang disebut hukum penawaran.

Hukum penawaran menunjukkan keterkaitan antara jumlah barang yang ditawarkan dengan

tingkat harga. Dengan demikian bunyi hukum penawaran berbunyi:

http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Harga_Pasar_5.jpghttp://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Harga_Pasar_10.jpg

4

Hukum penawaran akan berlaku apabila faktor-faktor lain yang memengaruhi penawaran tidak

berubah (ceteris paribus).

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN DAN PENAWARAN

FaktorFaktor Yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan Antara lain :

1. Perilaku konsumen

Saat ini pakaian model pendek memang sedang trend dan banyak yang beli, tetapi

beberapa tahun mendatang mungkin pakaian tersebut sudah dianggap kuno dan

ketinggalan zaman.

2. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap

Jika cabe merah dipasaran sedang tidak ada atau harganya sangat mahal maka

permintaan untuk bawang merah dan bawang putih akan menurun.

3. Pendapatan atau penghasilan konsumen

Orang yang punya gaji dan tunjangan yang besar maka dia dapat membeli banyak

barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin

akan mengirit pemakaian barang yang dibelinya sehingga tidak terlalu banyak

pengeluarannya.

4. Perkiraan harga di masa depan

Barang yang harganya diperkirakan akan naik, maka orang akan menimbun atau

membeli cukup banyak ketika harganya masih rendah misalnya seperti sembako ketika

ingin menjelang hari raya.

PENENTUAN HARGA KESEIMBANGAN

Dalam ilmu ekonomi, harga keseimbangan atau harga ekuilibrium adalah hargan yang

terbentuk pada titik pertemuan kurva permintaan dan kurva penawaran. Terbentuknya harga

http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Harga_Pasar_13.jpg

5

dan kuantitas keseimbangan di pasar merupakan hasil kesepakatan antara pembeli dan penjual

di mana kuantitas yang diminta dan yang ditawarkan sama besarnya. Jika keseimbangan ini

telah tercapai, biasanya titik keseimbangan ini akan bertahan lama dan menjadi patokan pihak

pembeli dan pihak penjual dalam menentukan harga. Sehingga terjadilah transaksi antara

penjual dan pembeli.

PERGESERAN KURVA

A. PERMINTAAN

Pergeseran kurva permintaan menunjukkan adanya perubahan permintaan yang ditimbulkan

oleh faktor-faktor selain harga. Pergeseran kurva permintaan ditunjukkan dengan bergeraknya

kurva ke kanan atau ke kiri. Kembali pada contoh di depan mengenai permintaan Desi terhadap

jeruk. Pada contoh di depan menunjukkan bahwa berubahnya jumlah jeruk yang diminta Desi

akibat dari perubahan harga jeruk itu sendiri. Bagaimana jika faktor lainnya seperti pendapatan

Desi memengaruhi jumlah jeruk yang diminta? Apabila pendapatan Desi mengalami

peningkatan, maka jumlah jeruk yang diminta pun juga akan meningkat. Namun ketika

pendapatan Desi mengalami penurunan maka jumlah jeruk yang diminta akan turun. Untuk

lebih jelasnya perhatikan Tabel dibawah ini dan bentuk kurva berikut ini.

Daftar Jumlah Jeruk yang Diminta Akibat Perubahan Pendapatan

http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Harga_Pasar_8.jpg

6

Apabila dari tabel di atas diubah dalam bentuk grafik, maka akan tampak seperti di bawah ini.

Perhatikan kurva permintaan di atas. Kurva permintaan mengalami pergeseran ke kanan dari D

ke D1 dan bergeser ke kiri dari D ke D2. Pergeseran ke kanan dari kurva permintaan

menunjukkan pertambahan jumlah permintaan karena adanya peningkatan pendapatan.

Sedangkan kurva bergeser ke kiri menunjukkan penurunan jumlah permintaan karena

penurunan pendapatan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa adanya perubahan

pendapatan dapat mengubah jumlah permintaan akan barang serta dapat menggeser kurva

permintaan.

B.PENAWARAN

Sama halnya pada pergeseran kurva permintaan, kurva penawaran juga dapat mengalami

pergeseran karena adanya perubahan faktor-faktor yang memengaruhi penawaran selain faktor

harga. Bergesernya kurva penawaran ditandai dengan bergeraknya kurva ke kanan atau ke kiri.

Kurva penawaran bergeser ke kiri, artinya jumlah penawarannya mengalami kenaikan. Namun,

ketika kurva penawaran barang bergeser ke kiri, berarti terjadi penurunan penawaran barang.

Misalnya diperkirakan harga jeruk bulan depan akan naik karena harga pupuk naik. Kenaikan

harga jeruk menyebabkan penurunan penawaran jeruk. Sehingga ketika diperkirakan harga di

masa depan naik, maka penjual akan mengurangi jumlah barang yang dijualnya. Tabel berikut

http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Harga_Pasar_9.jpg

7

ini yang akan menunjukkan jumlah jeruk yang ditawarkan Pak Heri sebelum dan sesudah

kenaikan harga.

Daftar Jumlah Jeruk yang Ditawarkan Akibat Perubahan Kenaikan Harga

Tabel di atas jika dibuat grafik akan tampak seperti berikut ini.

Perhatikan kurva penawaran di atas. Kurva penawaran S bergeser ke kiri menjadi S1. Hal ini

menunjukkan bahwa jumlah penawaran akan jeruk mengalami penurunan. Penurunan kurva

penawaran jeruk tersebut sebagai akibat dari meningkatnya harga pupuk. Jadi dapat

disimpulkan bahwa adanya perubahan dari salah satu atau lebih faktor-faktor yang dulu

dianggap tetap, akan mengubah jumlah penawaran sekaligus menggeser kurva penawaran.

http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Harga_Pasar_15.jpghttp://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Harga_Pasar_16.jpg

8

ELASTISITAS DALAM EKONOMI

Elastisitas merupakan salah satu konsep penting untuk memahami beragam

permasalahan di bidang ekonomi. Konsep elastisitas sering dipakai sebagai dasar analisis

ekonomi, seperti dalam menganalisis permintaan, penawaran, penerimaan pajak, maupun

distribusi kemakmuran.

Dalam bidang perekonomian daerah, konsep elastisitas dapat digunakan untuk

memahami dampak dari suatu kebijakan. Sebagai contoh, Pemerintah Daerah dapat

mengetahui dampak kenaikan pajak atau susidi terhadap pendapatan daerah, tingkat

pelayanan masyarakat, kesejahteraan penduduk, pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan

investasi, dan indikator ekonomi lainnya dengan menggunakan pendekatan elastisitas. Selain

itu, konsep elastisitas dapat digunakan untuk menganalisis dampak kenaikan pendapatan

daerah terhadap pengeluaran daerah atau jenis pengeluaran daerah tertentu. Dengan

kegunaannya tersebut, alat analisis ini dapat membantu pengambil kebijakan dalam

memutuskan pr