Contoh Karya Tulis Ilmiah Yang Benar

  • Published on
    20-Oct-2015

  • View
    56

  • Download
    8

Embed Size (px)

Transcript

<p>CONTOH KARYA TULIS ILMIAH YANG BENAR</p> <p> Classic Flipcard Magazine Mosaic Sidebar Snapshot Timeslide1. May1</p> <p>KTI DAN TUGAS AKHIR PEMBAHASAN PANTRIDGE DEFIBRILLATOR TYPE 280 </p> <p>PEMBAHASANPANTRIDGE DEFIBRILLATORTYPE 280</p> <p>Karya Tulis Ini Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Dalam Menempuh Ujian Akhir Program Pendidikan Diploma III Teknik Elektromedik </p> <p>Disusun Oleh :DAMAR KUNCORO AJI07.4.005</p> <p>PROGRAM STUDI DIPLOMA III TEKNIK ELEKTROMEDIKSEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIDYA HUSADA SEMARANG2011</p> <p>MENGESAHKAN</p> <p>KETUA PROGRAM STUDIDIPLOMA III TEKNIK ELEKTROMEDIK SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATANWIDYA HUSADA SEMARANG</p> <p>Ir. Vivi Vira Viridianti, M.Kes.</p> <p>HALAMAN PENGESAHAN</p> <p>NAMA : DAMAR KUNCORO AJINIM : 07.4.005PROGRAM : DIPLOMA III TEKNIK ELEKTROMEDIKJUDUL:PEMBAHASAN PANTRIDGE DEFIBRILLATOR TYPE 280</p> <p>Karya Tulis ini telah diuji dan dipertahankan di hadapan tim penguji Ujian Akhir Program Pendidikan Diploma III Teknik Elektromedik Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Husada Semarang pada hari , , Agustus, 2011.</p> <p>Penguji I</p> <p>()</p> <p>Penguji II</p> <p>()</p> <p>Penguji III</p> <p>()</p> <p>PERNYATAAN PERSETUJUAN</p> <p>Karya Tulis ini telah disetujui untuk dipertahankan di hadapan Tim Penguji Ujian Akhir Program Pendidikan Diploma III Teknik Elektromedik Widya Husada Semarang.</p> <p>Menyetujui, Pembimbing I Pembimbing II</p> <p> (Ir. Vivi Vira Viridianti, M.Kes)(Anggiat W.Os, Amd EM, SST)</p> <p>MOTTO DAN PERSEMBAHAN</p> <p>Motto :Buatku hidup itu bisa aja, bisa nyantai, bisa makan, bisa pintar, dan bisa kaya.</p> <p>PERSEMBAHAN :Karya Tulis ini kupersembahkan kepada :1. bapak dan Ibu tercinta2. Kakak kakakku3. Almamater4. Semua pembaca yang budiman</p> <p>ABSTRAKNama: Damar Kuncoro AjiNIM: 07.4.005</p> <p>Di dalam dunia kesehatan, banyak peralatan medis yang digunakan untuk menunjang pelayanan kesehatan bagi pasien, yang bertujuan untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal. Dalam rangka untuk menunjang pelayanan kesehatan tersebut perlu dilakukan peningkatan peningkatan pelayanan pada masyarakat. Dalam hal ini perlu adanya dukungan dari berbagai pihak. Untuk meningkatkan pelayanan dibidang kesehatan tidak hanya dokter yang berperan untuk terciptanya pelayanan yang baik, tetapi disamping dokter perlu adanya tim medis yang membantu dan bekerja sama untuk membantu dan bekerja sama untuk melakukan pelayanan kesehatan. Selain bekerja sama dengan tim medis, keberadaan alat alat medis sangat mendukung kelancaran jalannya pelayanan kesehatan.</p> <p>Salah satu alat yang digunakan adalah alat untuk membantu pasien yang mengalami kegagalan jantung seperti ini disebut fibrilasi ventikuler dan keadaan pasien akan bertambah parah dalam beberapa menit apabila keadaan ini tidak diperbaiki, unutk mengembalikan denyutan jantung agar dapat bekerja sebagaimana mestinya, maka digunakan alat yang disebut defibrilator.</p> <p>Pesawat defibrilator adalah suatu pesawat yang digunakan untuk membantu para medis dibagian perawatan jantung untuk mengatasi kelainan pada jantung (cardioarrytmia). Pada pasien yang mengalami kegagalan jantung seperti ini disebut fibrilasi ventikuler dan keadaan pasien akan bertambah parah dalam beberapa menit apabila keadaan ini tidak diperbaiki, unutk mengembalikan denyutan jantung agar dapat bekerja sebagaimana mestinya, maka digunakan alat yang disebut defibrilator.</p> <p>Dengan memberikan ransangan arus listrik pada sel-sel ventrikuler jantung sehingga semua sel akan diharapkan melewati masa krisis secra bersamaan dan diharapkan jantung akan mulai berdenyut secara teratur.</p> <p>KATA PENGANTAR</p> <p>Puji syukur Penulis limpahkan kehadirat Allah SWT, karena atas pertolongan Nya, penulis dapat menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah ini tepat pada waktu yang telah direncanakan sebelumnya. Tak lupa sholawat serta salam Penulis haturkan kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan sahabat, semoga selalu dapat menuntun Penulis pada ruang dan waktu yang lain.Karya tulis ini disusun untuk memenuhi syarat kelulusan program Studi Dipoloma III Teknik Elektromedik Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Husada Semarang, dengan judul :PEMBAHASAN PANTRIDGE DEFIBRILLATOR TYPE 280Untuk menyelesaikan karya tulis ini adalah suatu hal yang mustahil apabila penulis tidak mendapatkan bantuan dan kerjasama dari berbagai pihak. Dalam kesempatan ini penulis menyampaikan terima kasih kepada :1. Bapak, Ibu dan Kakak tercinta yang telah memberikan dorongan moril maupun materil, dan sebagai semangat untuk membuka semangat baru.2. Ibu Vivi Vira Viridianti, M.Kes, selaku pembimbing I, Ketua Program Studi Diploma III Teknik Elektromedik Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Husada Semarang.3. Bapak Anggiat W.Os, Amd EM, SST, selaku pembimbing II.4. Bapak, ibu dan staf Akademi Teknik Elektromedik Widya Husada Semarang.5. Bapak, ibu dan staf Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Husada Semarang.6. Rekan-rekan ATEM Widya Husada Semarang.7. Semua pihak yang telah membantu baik secara langsung maupun tidak langsung hingga terselesaikannya karya tulis ilmiah ini.Penulis berharap semoga karya tulis ini bermanfaat bagi semua pihak dan bila terdapat kekurangan dalam pembuatan laporan ini penulis mohon maaf, karena penulis menyadari karya tulis ilmiah ini masih jauh dari kesempurnaan.</p> <p>Semarang, 1 Agustus 2011</p> <p>PenulisDamar Kuncoro Aji</p> <p>DAFTAR ISI</p> <p>HALAMAN JUDULiMENGESAHKANiiHALAMAN PENGESAHANiiiPERNYATAAN PERSETUJUANivMOTTO DAN PERSEMBAHAN vABSTRAKviKATA PENGANTAR viiDAFTAR ISIixDAFTAR GAMBAR xiiDAFTAR TABELxivDAFTAR RUMUSxivBAB I PENDAHULUAN 11.1. Latar Belakang11.2. Tujuan Penulisan21.2.1. Tujuan Umum21.2.2. Tujuan Khusus21.3. Pembatasan Masalah21.4. Metode Penulisan 21.5. Metode Pengumpulan Data31.6. Sistematika Penulisan3BAB II TEORI DASAR 52.1. Pengertian Defibrillator52.2.Pengetahuan Jantung62.3.Teori Penunjang92.3.1 Dioda92.3.2 Dioda Zener 112.3.3 Relay122.3.4 Resistor152.3.5 Kapasitor212.3.6 Transistor272.3.7 Transformator342.3.8 Osilator392.3.9 Multiplier40BAB III PEMBAHASAN423.1. Spesifikasi Alat423.2. Gambar Alat 423.2.1 Gambar Alat 423.2.2 Penjelasan Gambar Alat 433.2.3 Panel Kontrol443.3. Accessoris Dan Perlengkapan453.4. Block Diagram 453.5. Wiring Diagram 473.5.1 Cara Kerja Pengisian Kapasitor 483.5.2 Cara Kerja Penunjukan Meter Charger 493.5.3 Aliran Energi Tinggi 493.5.4 Discharger Atau Pengurangan Energi503.5.5 Pemberian Shock503.5.6 Inter Locks513.6. Pengoprasian Pesawat Defibrillator513.6.1 Persiapan Awal 513.6.2 Kalibrasi 523.6.3 Pengoperasian523.7. Trouble Shooting533.8. Maintenance543.8.1 Harian543.8.2 Mingguan543.8.3 Bulanan543.8.4 Tahunan54BAB IVPENUTUP 554.1. Kesimpulan554.2. Saran55DAFTAR PUSTAKA57LAMPIRAN</p> <p>DAFTAR GAMBAR</p> <p>Gambar 2.1. Diagram Dasar Defibrillator5Gambar 2.2Skema Jantung7Gambar 2.3Potensial Aksi Kelistrikan Jantung 8Gambar 2.4Simbol Dioda 9Gambar 2.5 Bentuk Fisik Dioda10Gambar 2.6 Bias Forward10Gambar 2.7 Bias Reserve10Gambar 2.8Karakteristik Dioda11Gambar 2.9Karakteristik Dioda Zener 12Gambar 2.10Relay 13Gambar 2.11 Cara Kerja Relay14Gambar 2.12 Gelang Resistor.17Gambar 2.13 Rangkaian Pembagi Tegangan 20Gambar 2.14Kapasitor21Gambar 2.15Prinsip Dasar Kapasitor22Gambar 2.16 Simbol Kapasitor22Gambar 2.17Gambar Struktur Kapasitor22Gambar 2.18 Pengisian Dan Pengosongan Kapasitor26Ganbar 2.19 Grafik pengisian Muatan Pada Kapasitor26Gambar 2.20Pengosongan Muatan Kapasitor 27Gambar 2.21Grafik Kapasitor Membuang Muatan 27Gambar 2.22Susunan Fisik Transistor28Gambar 2.23 Gambar Transistor 28Gambar 2.24Skematik Transistor28Gambar 2.25Simbol Transistor29Gambar 2.26Kurva Karakteristik Transistor30Gambar 2.27Transistor Sebagai Saklar34Gambar 2.28Simbol Transformator35Gambar 2.29Bentuk Fisik Transformator35Gambar 2.30Penjelasan Transformator35Gambar 2.31Gelombang Frekuensi40Gambar 2.32Villard Cascade Multiplier41Gambar 2.33Multiplier41Gambar 3.34Pantridge Defibrillator Tampak Samping42Gambar 3.35Pantridge Defibrillator Tampak Bawah42Gambar 3.36Penjelasan Gambar Alat43Gambar 3.37Panel Kontrol44Gambar 3.38Block Diagram45Gambar 3.39Wiring Diagram47Gambar 4.40Penempatan Posisi Elektroda56</p> <p>DAFTAR TABELTabel 2.1Denyut Jantung Permenit Berdasarkan Usia9Tabel 2.2Gelang Warna Resistor17Tabel 2.3Nilai Dan Satuan Kapasitor24Tabel 2.4Perkalian Kode Warna Kondensator25Tabel 2.5Keterangan Komponen48Tabel 3.6Kesalahan Yang Dapat Dideteksi Alat53</p> <p>DAFTAR RUMUS</p> <p>Rumus 2.1Arus15Rumus 2.2Daya15Rumus 2.3Pembagi Tegangan 120Rumus 2.4Pembagi Tegangan 220Rumus 2.5Pengisian Muatan Kapasitor26Rumus 2.6Kondisi Jenuh Pada Transistor33Rumus 2.7Kondisi Cut Off Pada Transistor34Rumus 2.8Tegangan Kolektor Dan Emitor Pada Saat Cut Off34Rumus 2.9Transformator29Rumus 2.10Rumus Frekuensi40</p> <p>BAB IPENDAHULUAN</p> <p>1.1 LATAR BELAKANG Di dalam dunia kesehatan, banyak peralatan medis yang digunakan untuk menunjang pelayanan kesehatan bagi pasien, yang bertujuan untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal. Dalam rangka untuk menunjang pelayanan kesehatan tersebut perlu dilakukan peningkatan peningkatan pelayanan pada masyarakat. Dalam hal ini perlu adanya dukungan dari berbagai pihak. Untuk meningkatkan pelayanan dibidang kesehatan tidak hanya dokter yang berperan untuk terciptanya pelayanan yang baik, tetapi disamping dokter perlu adanya tim medis yang membantu dan bekerja sama untuk membantu dan bekerja sama untuk melakukan pelayanan kesehatan. Selain bekerja sama dengan tim medis, keberadaan alat alat medis sangat mendukung kelancaran jalannya pelayanan kesehatan.Salah satu alat yang digunakan adalah alat untuk membantu pasien yang mengalami kegagalan jantung seperti ini disebut fibrilasi ventikuler dan keadaan pasien akan bertambah parah dalam beberapa menit apabila keadaan ini tidak diperbaiki, unutk mengembalikan denyutan jantung agar dapat bekerja sebagaimana mestinya, maka digunakan alat yang disebut defibrilator. Berdasarkan pada hal tersebut diatas serta ingin meningkatkan pengetahuan tentang alat tersebutmaka penulis membuat pembahasan dengan judul:PEMBAHASAN PANTRIDGE DEFIBRILLATOR TYPE 2801.2 Tujuan Tujuan dari penyusunan karya tulis ini adalah sebagai berikut : 1.2.1 Tujuan Umum Tujuan umum dari karya tulis ini adalah:a. Sebagai salah satu syarat kelulusan dalam menyelesaikan pendidikan Diploma III Teknik Elektromedik STIKES Widya Husada Semarang.b. Untuk mengetahui dan memahami prinsip kerja pesawat Defibrillator.1.2.2 Tujuan khususTujuan khusus dari karya tulis ini adalah:a. Untuk mengetahui lebih jauh tentang pesawat Defibrillator.b. Sebagai bahan perbandingan antara teori dan praktek yang telah dilakukan saat praktek kerja lapangan.c. Untuk menambah pengetahuan tentang peralatan elektromedik khususnya pesawat Defibrillator.1.3 Batasan MasalahUntuk nenghindari terjadinya pelebaran masalah maka, penulis hanya membahas rangkaian elektronika defibrillator saja.1.4 Metode Penulisan Metode penulisan merupakan suatu pendekatan yang digunakan untuk mengumpulkan data, mengolah data, dan menganalisa data dengan teknik tertentu.1.5 Metode Pengumpulan Data Sesuai dengan sumber data serta maksud dan tujuan penyusunan tugas akhir ini maka dalam pengumpulan data penulis menggunakan beberapa metode sebagai berikut :a. Studi Kepustakaan Suatu metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara menggunakan dan mempelajari buku-buku, internet, atau media lain yang ada hubungannya dengan masalah karya tulis ini. b. Penelitian Lapangan Suatu metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara meninjau dan mengamati secara langsung.1. Interview ( Wawancara ) Metode pengumpulan data dengan tanya jawab secara langsung.2. Literature Metode pengumpulan data yang dilakukan dengan memanfaatkan buku - buku referensi sebagai penunjang dalam pengambilan teori dasar. 1.6 Sistematika Penulisan Untuk memberikan gambaran penulisan Tugas Akhir ini, maka penulis memberikan sistematika penulisan sebagai berikut :BAB IPENDAHULUANPada bagian pendahuluan ini memberikan gambaran tentang isi karya tulis secara keseluruhan sehingga pembaca dapat memperoleh informasi singkat dan tertarik untuk membaca lebih lanjut. Didalam bagian pendahuluan memaparkan tentang latar belakang masalah, tujuan penulisan, batasan masalah, metode penulisan, dan sistematika penulisan.BAB II TEORI DASARTeori dasar ini merupakan gambaran secara umum tentang pembahasan alat dan hal-hal yang berkaitan dengan komponen-komponen dasar yang sesuai dengan referensi alat. Teori dasar yang ada pada bab ini yaitu dioda, relay, resistor,capasitor, transistor, transformer.BAB III PEMBAHASAN ALATDalam hal ini penulis mengemukakan tentang pembahasan alat yang isinya mencakup penjelasan cara kerja alat secara keseluruhan dengan cara menganalisa setiap blok dari alat.BAB IV PENUTUPIsinya merupakan kesimpulan dari pembahasan yang merupakan jawaban terhadap masalah serta berisi tentang saran-saran penulis yang didasarkan pada hasil pembahasan sehingga dapat dikembangkan dengan lebih baik.</p> <p>BAB IITEORI DASAR</p> <p>2.1. pengertian defibrillator [3]Pesawat defibrilator adalah suatu pesawat yang digunakan untuk membantu para medis dibagian perawatan jantung untuk mengatasi kelainan pada jantung. Pada pasien yang mengalami kegagalan jantung seperti ini disebut fibrilasi ventikuler dan keadaan pasien akan bertambah parah dalam beberapa menit apabila keadaan ini tidak diperbaiki, untuk mengembalikan denyutan jantung agar dapat bekerja sebagaimana mestinya, maka digunakan alat yang disebut defibrilator.</p> <p>Dengan memberikan ransangan arus listrik pada sel-sel ventrikuler jantung sehingga semua sel akan diharapkan melewati masa kritis secara bersamaan dan diharapkan jantung akan mulai berdenyut secara teratur. Gambar 2.1 diagram dasar defibrillator.</p> <p>Keterangan Gambar :1. Baterai sebagai sumber tenaga.2. Saklar untuk menghubungkan positif baterai ke kapasitor.3. Saklar untuk meneruskan muatan kapasitor ke jantung melalui elektroda.4. Jantung.5. Kapasitor sebagai penampung muatan sementara.6. Elektroda sebagai penghubung ke jantung atau pasien.2.2. Pengetahuan Jantung [7]Jantung merupakan organ pemompa yang besar yang memelihara peredaran darah melalui seluruh tubuh, berupa otot, berbentuk kerucut, berongga dan dengan basisnya di atas dan puncaknya di bawah. Ukuran jantung kira kira sebesar kepalan tangan.Jantung dewasa beratnya antara 220 260 gram, jantung terbagi oleh septum ( sekat ) menjadi dua belah, yaitu kiri dan kanan. Setiap belahan kemudian di bagi lagi dalam ruang, yang di atas disebut atrium, dan di bawah ventrikal. Maka dikiri terdapat 1 atrium dan 1 ventrikel, dan dikanan terdapat juga 1 atrium dan 1 ventrikel.Disetiap sisi ada hubungan antara atrium dan ventrikel melalui lubang antrioventrikuler dan pada setiap lubang terdapat katup: sebelah kanan bernama katup ( valve latrikus pidalis ) dan yang kiri katup mitral pada manusia daya pompa jantung pada saat istirahat berdebar 70 kali semenit dan memompa 70 ml setiap denyut ( volume denyutan adalah 70 ml ). Jumlah darah yang setiap menit d...</p>