Tata tulis karya tulis ilmiah

  • View
    283

  • Download
    7

Embed Size (px)

Text of Tata tulis karya tulis ilmiah

TATA TULIS KARYA TULIS ILMIAH

TEKNIK PENGETIKANTEKNIK PENULISAN KUTIPAN DAN SUMBER KUTIPANTATA TULIS KARYA TULIS ILMIAHKELOMPOK 2AANGGOTA :GRAHAM DESMON S (1301144014)GILANG WAHYU GUSNINDAR (1301144024)LANNY SEPTIANI (1301144034)ACHIKA FAUZIA ARYUNI (1301144044)TEKNIK PENGETIKANBAHAN DAN UKURANBAHAN YANG DIGUNAKAN UNTUK PENGETIKAN KARYA ILMIAH ADALAH KERTAS HVS WARNA PUTIH DENGAN BERAT 80 GRAM UKURAN KERTAS UNTUK KARYA ILMIAH UMUMNYA ADALAH A4 (21.5 x 29.7 cm) ATAU SERING DISEBUT UKURAN KUARTOHALAMAN YANG DIGUNAKAN HANYA SATU MUKA (TIDAK BOLAK-BALIK), POSISI KERTAS VERTIKAL (TALL) KECUALI UNTUK PENGETIKAN TABEL BISA HORIZONTAL (WIDE)TEKNIK PENGETIKANJENIS HURUF (FONT), HURUF YANG DIGUNAKAN HARUS HURUF NORMAL YANG SERING DIGUNAKAN SECARA UMUM YAITU TIMES NEW ROMANS ATAU ARIAL. JANGAN MENGGUNAKAN HURUF-HURUF ANEH, YANG PADA AKHIRNYA MENYULITKAN PEMBACA.UKURAN HURUF (SIZE), PILIH YANG STANDAR YAITU 12 POINT. JENIS DAN UKURAN HURUF HARUS DIPAKAI UNTUK PENGETIKAN KESELURUHAN NASKAH KECUALI UNTUK ABSTRAKSI,TABEL, DAN JUDUL BISA MEMAKAI HURUF DAN UKURAN BERBEDATEKNIK PENGETIKANCARA PENGETIKANBILANGAN DAN SATUAN, PENGETIKAN BILANGAN DAN SATUAN HARUS DITULIS DENGAN ANGKA. KECUALI PADA PERMULAAN KALIMAT. PENGETIKAN BILANGAN DESIMAL DITANDAI DENGAN KOMA(,) BUKAN TITIK (.) PENGETIKAN JUMLAH SATUAN DINYATAKAN DENGAN SINGKATAN RESMI SEPERTI CM,KG,DLL.SPASI BARIS, SPASI ATAU JARAK ANTARA DUA BARIS DIBUAT DENGAN SPASI GANDA ATAU 2 SPASI. KECUALI UNTUK KUTIPAN LANGSUNG, JUDUL, DAN TABEL YANG MELEBIHI 2 BARIS PENGETIKANNYA DENGAN 1 SPASITEKNIK PENGETIKANBATAS TEPI (MARGIN), UKURANNYA SEBAGAI BERIKUT dari tepi kiri (left) 4 cm, dari tepi kanan (right) 3 cm, dari batas atas (top) 4 cm sedangkan tepi bawah(bottom) 3 cm.Alinea baru, penulisan alinea baru diukur dari sisi kiri batas garis kertas dengan masuk sampai 5 digit atau ketikan. Jadi huruf pertama tiap alinea baru adalah pada ketikan ke enam.TEKNIK PENGETIKANJUDUL,SUBJUDUL, DAN ANAK JUDUL. JUDUL KARYA ILMIAH HARUS DITULIS DENGAN HURUF BESAR SEMUA, UKURAN HURUF DIPILIH DAN DIATUR SEDEMIKIAN RUPA AGAR SIMETRIS DENGAN UKURAN KERTAS YANG DIGUNAKAN. PADA AKHIR KALIMAT JUDUL TIDAK PERLU DIBERI TITIKSUBJUDUL MENGGUNAKAN HURUF YANG SAMA DENGAN JUDUL, TETAPI UKURANNYA LEBIH KECIL. PENEMPATAN SUB JUDUL BERADA DIBAWAH JUDUL, PADA AKHIR KALIMAT TIDAK PERLU DIBERI TITIKANAK JUDUL, PADA UMUMNYA BERADA DIBAGIAN DALAM (ISI NASKAH). PENULISANNYA DIMULAI DARI GARIS BATAS TEPI SISI KIRI DAN DIBERI GARIS BAWAH. ANAK JUDUL MENGGUNAKAN HURUF BIASA BUKAN HURUF BESAR, KECUALI PADA HURUF PERTAMA.TEKNIK PENGETIKANPERINCIAN KE BAWAH, PADA PENULISAN KARYA ILMIAH YANG MEMILIKI NASKAH KALIMAT YANG HARUS DISUSUN KE BAWAH, GUNAKAN NOMOR URUT MEMAKAI ANGKA ATAU HURUF. MISALNYA 1,2,3 DAN SETERUSNYA ATAU A,B,C DAN SETERUSNYA. JIKA MASIH ADA URUTAN BERIKUTNYA BISA MEMAKAI 1.1, 1.2, 1.3 ATAU A.A A.B , A.C . JANGAN GUNAKAN KATA PENGHUBUNG GARIS DATAR (-) UNTUK NASKAH KALIMAT TERSUSUNTEKNIK PENGETIKANSISIPAN (INSERT), BERUPA GAMBAR, GRAFIK, TABEL, DAN SEBAGAINYA DITEMPATKAN PADA BAGIAN TENGAH HALAMAN SECARA SIMETRIS, YAITU SISI KIRI DAN KANAN JARAKNYA SAMATEKNIK PENGETIKANPENGISIAN RUANGAN, PADA PRINSIPNYA RUANGAN YANG TERSEDIA PADA LEMBAR KERTAS HARUS DIISI PENUH DENGAN NASKAH KARYA ILMIAH. JANGAN SAMPAI ADA RUANGAN YANG KOSONG, KECUALI UNTUK DAFTAR TABEL ATAU GAMBAR

TEKNIK PENGETIKANPENOMORANPEMBERIAN NOMOR PADAKARYA ILMIAH PENEMPATANNYA HARUS BENAR. PENOMORAN INI BIASANYA ADA 2 YAITU NOMOR HALAMAN DAN NOMOR TABEL.NOMOR HALAMAN, PADA BAGIAN AWAL HALAMAN KARYA ILMIAH DARI HALAMAN JUDUL SAMPAI KEDAFTAR PUSTAKA, SERTA TABEL, GAMBAR DAN LAMPIRAN MENGGUNAKAN HURUF ROMAWI, TETAPI DITULIS DENGAN UKURAN KECIL. MISALNYA i, ii, iii, iv, v , DST. TEKNIK PENGETIKANNOMOR TABEL DAN GAMBAR. SEMUA TABEL, GAMBAR DAN PERSAMAAN YANG DIGUNAKAN PADA KARYA TULIS ILMIAH HARUS DIBERI NOMOR URUT DENGAN ANGKA BIASA. PENEMPATAN NOMOR PADA SISI KANAN ATAS TIAP TABEL, GAMBAR ATAU PERSAMAANTEKNIK PENGETIKANTABEL DAN GAMBARTABEL (DAFTAR)NOMOR TABEL. NOMOR TABEL ATAU DAFTAR SELURUHNYA DITULIS DENGAN HURUF BESAR, PENEMPATANNYA DIATAS TABEL. NAMA TABEL YANG TERDIRI DARI LEBIH SATU BARIS, DIGUNAKAN SPASI TUNGGAL. PENEMPATANNYA DI TENGAH-TENGAH HALAMAN NASKAH. NOMOR TABEL DITEMPATKAN PADA SUDUT KANAN ATAS DI LUAR TABEL TANPA DIAKHIRI DENGAN TITIKTEKNIK PENGETIKANKOLOM TABEL. KOLOM-KOLOM DALAM TABEL DIBERI NAMA DAN DIJAGA SIMETRISNYA AGAR PEMISAHAN MASALAH SATU DENGAN MASALAH LAINNYA DAPAT JELAS. UNTUK ITU PERLU DIBERI GARIS HORIZONTAL ATAU VERTIKAL SEBAGAI BATASNYA.TABEL BESAR. TABEL BESAR YANG UKURANNYA MEEBIHI SATU HALAMAN, DAPAT DIBUAT DALAM HALAMAN GANDA, TETAPI PENEMPATANNYA TETAP SESUAI DENGAN NOMOR HALAMAN. TIDAK DIBENARKAN MEMISAH TABEL BESAR MENJADI BEBERAPA HALAMANTEKNIK PENGETIKAN JUDUL KOLOM TABEL. JUDUL KOLOM TABEL HARUS TEPAT DI TENGAH, SEHINGGA RUANGAN YANG KOSONG DALAM TABEL DAPAT MEMBERI PANDANGAN YANG LEBIH LUAS LAGISUMBER TABEL. SUMBER TABEL YANG TERDIRI DARI TULISAN SUMBER SERTA NAMA SUMBER, DIBERI TEMPAT DI BAWAH TABEL BERJARAK SEKITAR 2 SPASI. JIKA NAMA TABEL LEBIH DARI 2 SPASI, BARIS BERIKUTNYA DIGUNAKAN SPASI TUNGGALTEKNIK PENGETIKANGAMBARNOMOR GAMBAR YANG DIIKUTI DENGAN JUDUL DITEMPATKAN SECARA SIMETRIS DI ATAS GAMBAR. KATA-KATA DALAM JUDUL GAMBAR TIDAK PERLU DIBERI TITIKPENEMPATAN GAMBAR TIDAK BOLEH DIPENGGAL, TETAPI BISA DILIPAT DAN DITEMPATKAN SESUAI DENGAN NOMOR URUT HALAMAN INIKETERANGAN GAMBAR DITULISKAN DITEMPAT YANG KELIHATAN KOSONG DI DALAM GAMBAR. BUKAN DITEMPATKAN DI LUAR GAMBARTEKNIK PENULISAN KUTIPAN DAN SUMBER KUTIPANTEKNIK PENULISAN KUTIPAN DAN SUMBER KUTIPANKUTIPAN DITULIS DENGAN MENGGUNAKAN DUA TANDA PETIK () JIKA KUTIPAN INI MERUPAKAN KUTIPAN PERTAMA ATAU DIKUTIP LANGSUNG DARI PENULISNYA. JIKA KUTIPAN ITU DIAMBIL DARI KUTIPAN, MAKA KUTIPAN TERSEBUT DITULIS DENGAN MENGGUNAKAN TANDA PETIK ()JIKA BAGIAN YANG DIKUTIP TERDIRI ATAS TIGA BARIS ATAU KURANG, KUTIPAN DITULIS DENGAN MENGGUNAKAN TANDA PAETIK ATURAN PERTAMA DAN PENULISANNYA DIGABUNG KE DALAM PARAGFRAF YANG DITULIS OLEH PENGUTIP DAN DIKETIK DENGAN JARAK 2 SPASITEKNIK PENULISAN KUTIPAN DAN SUMBER KUTIPANCONTOH :SALAH SATU DIMENSI KEHIDUPAN AFEKTIF-EMOSIONAL IALAH KEMAMPUAN MEMBERI DAN MENERIMA CINTA, BUKAN CINTA DALAM ARTI ROMANTIK, MELAINKAN CINTA DALAM ARTI A RELATIONSHIP THAT NOURISHES US WE GIVE, AND ENRICHES US WE SPEND, AND PERMITS EGO AND ALTER EGO TO GROW IN MUTUAL HARMONY (COLE,1993:832)TEKNIK PENULISAN KUTIPAN DAN SUMBER KUTIPANAPABILA KUTIPAN LANGSUNG MERUPAKAN SEPERANGKAT KALIMAT, TEMPATKANLAH KUTIPAN ITU DI ANTARA TANDA PETIK DUA DI BAWAH BARIS TERAKHIR KALIMAT YANG MENDAHULUINYA, MENJOROK LIMA KETIKAN KE DALAM TEKS DARI MARGIN KIRI, BERJARAK RAPAT (SPASI)TEKNIK PENULISAN KUTIPAN DAN SUMBER KUTIPANJIKA BAGIAN DARI YANG DIKUTIP ADA BAGIAN YANG DIHILANGKAN, MAKA PENULISAN BAGIAN ITU DIGANTI DENGAN TIGA BUAH TITIK. PENULISAN SUMBER KUTIPAN ADA BEBERAPA KEMUNGKINAN SEPERTI BERIKUT:JIKA SUMBER KUTIPAN MENDAHULUI KUTIPAN, CARA PENULISANNYA ADALAH NAMA PENULIS YANG DIIKUTI DENGAN TAHUN PENERBITAN, DAN NOMOR HALAMAN YANG DIKUTIP YANG KEDUANYA DILETAKKAN DI DALAM KURUNG. CONTOH : OKA (1976:53) MENGATAKAN BAHWA ..TEKNIK PENULISAN KUTIPAN DAN SUMBER KUTIPANJIKA SUMBER KUTIPAN DITULIS SETELAH KUTIPAN, MAKA NAMA PENULIS, TAHUN PENERBITAN, DAN NOMOR HALAMAN YANG DIKUTIP SEMUANYA DILETAKKAN DI DALAM KURUNG.CONTOH: ..(HURLOCK, 1997:19)

TEKNIK PENULISAN KUTIPAN DAN SUMBER KUTIPANJIKA SUMBERKUTIPAN MERUJUK SUMBER LAIN ATAS BAGIAN YANG DIKUTIP, MAKA SUMBER KUTIPAN YANG DITULIS TETAP SUMBER KUTIPAN YANG DIGUNAKAN PENGUTIP, TETAPI DENGAN MENYEBUT SIAPA YANG MENGEMUKAKAN PENDAPAT TERSEBUT.CONTOH : (AKHIR TULISAN). CHOMSKY (YELON DAN WEINSTEIN, 1997:62) MENGEMUKAKAN BAHWA ..

TEKNIK PENULISAN KUTIPAN DAN SUMBER KUTIPANJIKA PENULIS TERDIRI ATAS DUA ORANG, MAKA NAMA KELUARGA PENULIS TERSEBUT HARUS DISEBUTKAN, MISALNYA (SHARP AND GREEN, 1996:1), SEDANGKAN JIKA PENULISNYA LEBIH DARI DUA ORANG MAKA YANG DISEBUTKAN NAMA KELUARGA DARI PENULIS PERTAMA DAN DIIKUTI OLEH DKK, MISALNYA (HALIM DKK., 1976:25)TEKNIK PENULISAN KUTIPAN DAN SUMBER KUTIPANJIKA MASALAH YANG DIKUTIP DIBAHAS OLEH BEBERAPA ORANG DALAM SUMBER YANG BERBEDA MAKA CARA PENULISAN SUMBER KUTIPAN ITU ADALAH SEPERTI BERIKUTCONTOH : BEBERAPA STUDI TENTANG ANAK-ANAK YANG MENGALAMI KESULITAN BELAJAR (DUNKEY, 1972; MIGGS, 1976; PARMENTER, 1976) MENUNJUKAN BAHWA.TEKNIK PENULISAN KUTIPAN DAN SUMBER KUTIPANJIKA SUMBER KUTIPAN ITU ADALAH BEBERAPA KARYA TULIS DARI PENULIS YANG SAMA PADA TAHUN YANG SAMA, MAKA CARA PENULISANNYA ADALAH DENGAN MENAMBAH HURUF a, b, DAN SETERUSNYA PADA TAHUN PENERBITAN.CONTOH : (BRAY, 1998a, 1998b)TEKNIK PENULISAN KUTIPAN DAN SUMBER KUTIPANJIKA SUMBER KUTIPAN ITU TANPA NAMA, MAKA PENULISANNYA ADALAH : (ANONIM, 1972:18)JIKA YANG DIUTARAKAN POKOK-POKOK PIKIRAN SEORANG PENULIS, TIDAK PERLU ADA KUTIPAN LANGSUNG, CUKUP DENGAN MENYEBUT SUMBERNYA.TERIMA KASIHDAFTAR PUSTAKAhttp://www.slideshare.net/deddirraone/cara-menulis-kutipan-dan-daftar-pustaka-karya-tulis-ilmiahhttp://file.upi.edu/Direktori/FIP/JUR._PSIKOLOGI_PEND_DAN_BIMBINGAN/195911301987031-YAYA_SUNARYA/tata_cara_penulisan_ilmiah_%5BCompatibility_Mode%5D.pdfhttp://www.slideshare.net/deddirraone/cara-menulis-kutipan-dan-daftar-pustaka-karya-tulis-ilmiah