9. LK 3.4 Penyusunan Dan Penelaahan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

  • View
    223

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

scscscsc

Text of 9. LK 3.4 Penyusunan Dan Penelaahan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Penyusunan dan Penelaahan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Tujuan Kegiatan: Melalui diskusi kelompok peserta mampu menyusun RPP yang menerapkan pendekatan saintifik sesuai model belajar yang relevan dan menelaah RPP untuk perbaikan.

Langkah Kegiatan:

1. Pelajari prinsip-prinsip penyusunan RPP!2. Siapkan dokumen kurikulum Permedikbud nomor 103 dan nomor 104 tahun 2014, hasil kegiatan Penjabaran KD kedalam Indikator Pencapaian Kompetensi dan Materi Pembelajaran ( LK- 1.4), Analisis Pendekatan Saintifik dalam Model pembelajaran ( LK- 3.2c) dan Perancangan Instrumen Penilaian ( LK- 3.3)!3. Susunlah RPP sesuai dengan prinsip-prinsip pengembangannya, komponen-sistematika RPP*) dan format RPP**) yang tersedia!

4. Setelah selesai, telaah kembali RPP yang disusun menggunakan format telaah RPP untuk kesempurnaan RPP yang kelompok Anda susun!

5. Presentasikan hasil kerja kelompok Anda!

6. PerbaikihasilkerjakelompokAndajikaadamasukkan darikelompok lain!

Catatan:

*) komponen-sistematika RPP yang ada di dalam modul sesuai dengan Permedikbud nomor 103 tahun 2015. **) format RPP dikembangkan sesuai sistematika RPP pada Permendikbud, lay out tidak harus sama tetapi diharapkan disusun dengan rapih, sistematis dengan kalimat yang singkat, jelas dan mudah difahami.

Alternatif Format RPP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah:

SMA SULSELMata pelajaran:

KimiaKelas/Semester:

XII / GanjilAlokasi Waktu:

12 Jam Pelajaran (6 pertemuan)A. Kompetensi Inti (KI)

KI-1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.KI-2 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif, dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

KI-3 Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

KI-4 Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.B. Kompetensi Dasar

1. KD pada KI-1 1.1 Menyadari adanya keteraturan dalam sifat koligatif larutan, reaksi redoks, keragaman sifat unsur, senyawa makromolekul sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif2. KD pada KI-22.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.

2.2 Menunjukkan perilaku kerjasama, santun, toleran, cinta damai dan peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.

2.3Menunjukkan perilaku responsif dan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan3. KD pada KI-33.1 Menganalisis penyebab adanya fenomena sifat koligatif larutan pada penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku, dan tekanan osmosis.

3.2 Membedakan sifat koligatif larutan elektrolit dan nonelektrolit4. KD pada KI-4 4.1 Menyajikan hasil analisis berdasarkan data percobaan terkait penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku, dan tekanan osmosis larutan .

4.2 Mengolah dan menganalisis data percobaan untuk membandingkan sifat koligatif larutan elektrolit dengan sifat koligatif larutan nonelektrolit yang konsentrasinya sama.C. Indikator Pencapaian Kompetensi*)

1. Indikator KD pada KI-1 Menunjukkan rasa syukur terhadap kebesaran Tuhan YME atas adanya keteraturan dalam sifat koligatif larutan sehingga terciptanya berbagai produk untuk kehidupan sehari-hari.2. Indikator KD pada KI-2 Teliti dan objektif dalam melakukan pengamatan. Memupuk rasa ingin tahu, kritis dan terbuka dalam berdiskusi. Tekun, ulet, jujur dan bertanggungjawab dalam mengerjakan tugas. Bekerjasama, hati-hati dan bertanggungjawab dalam melakukan eksperimen3. Indikator KD pada KI-3 Menjelaskan berbagai konsentrasi larutan

Mengemukakan penurunan tekanan uap, penurunan titik beku, kenaikan titik didih dan tekanan osmotok larutan non elektrolit beserta perhitungannya

Mengemukakan penurunan tekanan uap, penurunan titik beku, kenaikan titik didih dan tekanan osmotok larutan elektrolit beserta perhitungannya Mengaitkan penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari4. Indikator KD pada KI-4 Menyelidiki penurunan titik beku larutan melalui kegiatan eksperimen serta menganalisis hasilnya Menyelidiki kenaikan titik didih larutan melalui kegiatan eksperimen serta menganalisis hasilnya. Menyajikan laporan eksperimen titik beku dan kenaikan titik didih larutanD. Materi Pembelajaran

Konsentrasi Larutan (Kemolalan dan Fraksi Mol) Kemolalan/molalitas (m) larutan menyatakan banyaknya mol zat terlarut dalam setiap 1 Kg pelarut. Dapat dirumuskan : m = n/Kg atau m = (gr/Mr) x (1000/p) Fraksi Mol (X) larutan adalah jumlah mol suatu zat terhadap jumlah mol seluruh zat. Dapat dirumuskan : XA = nA/(nA+nB); XB = nB/(nA+nB); XA + XB = 1 (A=pelarut, B=terlarut) Sifat Koligatif Larutan Non Elektrolit Sifat Koligatif Larutan adalah sifat larutan yang hanya ditentukan oleh banyaknya/jumlah partikel zat terlarut. Sifat Koligatif Larutan yang akan dibahas meliputi Penurunan Tekanan Uap, Kenaikan Titik Didih Larutan, Penurunan Titik Beku Larutan dan Tekanan Osmotik. Penurunan Tekanan Uap (P); besarnya tekanan uap jenuh bergantung pada jenis zat dan suhu. Zat yang memiliki gaya tarik menarik yang relative besar, berarti sukar menguap, dan mempunyai tekanan uap jenuh yang relative kecil, seperti garam, gula, glikol, gliserol, dll. Sebaliknya untuk zat yang mudah menguap/ atsiri (Volatile). Tekanan Uap Jenuh Larutan (P) < Tekanan Uap Jenuh Pelarut Murni (P0), selisihnya disebut Penurunan Tekanan Uap Jenuh (P) yang dapat dirumuskan: P = P0 P. Menurut Raoult, untuk larutan encer yang tak atsiri, penurunan tekanan uap jenuh sama dengan hasil kali tekanan uap jenuh pelarut murni dengan fraksi mol zat terlarut, sedangkan tekanan uap jenuh larutan sama dengan hasil kali tekanan uap jenuh pelarut murni dengan fraksi mol pelarut. Dapat dirumuskan; P = XA . P0 dan P = XB . P0 Kenaikan Titik Didih (Tb) dan Penurunan Titik Beku Larutan (Tf) Tb = titik didih larutan titik didih pelarut, dan Tf = titik beku pelarut titik beku larutan. Kenaikan titik didih maupun penurunan titik beku larutan-larutan ideal brgantung pada kemolalan larutan. Tb = Kb.m; dan Tb = Kf.m (Kb=tetapan kenaikan titik didih molal, dan Kf= tetapan penurunan titik didih molal) Tekanan Osmotik Larutan Osmosis adalah peristiwa perpindahan molekul-molekul pelarut dari larutan encer menuju larutan pekat. Tekanan yang diperlukan untuk menghentikan aliran molekul pelarut tersebut disebut Tekanan Osmotik larutan.

Menurut vant Hoff, tekanan osmotic larutan-larutan encer dapat dihitung dengan rumus yang serupa dengan persamaan gas ideal, yaitu: V = nRT. Karena n/V = M, maka = MRT. Cairan sel darah merah isotonic dengan larutan NaCl 0,9%. Jika A = B, maka A isotonic B. Jika A > B, maka A hipertonik B Jika A < B, maka A hipotonikE. Model Pembelajaran : Discovery LearningF. Kegiatan Pembelajaran

1. Pertemuan Pertama: (2JP)

Langkah Pembelajaran

Sintak Model Pembelajaran

Deskripsi

Alokasi Waktu

Kegiatan Pendahuluan

Stimulasi (pemberian rangsangan)

Identifikasi Masalah / Pertanyaan

Pengumpulan Data

Pengolahan Data

Verifikasi (Pembuktian)

Generalisasi (Menarik Kesimpulan)

Guru memberi salam dilanjutkan dengan menanyakan kabar peserta didik dan kesiapan belajar.

Di Negara yang bersalju, ribuan ton NaCl dan CaCl2 ditaburkan ke jalan untuk mencairkan salju. Peserta didik diminta menanggapi hal tersebut.

Apa fungsi NaCl dan CaCl2.Memberi perytanyaan tentang jenis-jenis konsentrasi yang sudah diketahui sebelumnya.

Pernahkah anda mendengar satuan konsentrasi Molaritas dan Fraksi Mol?.Peserta didik menyimak informasi kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan

Dengan arahan guru, peserta didik mereview pengalaman belajar tentang kon sep mol di kelas X dan XI, lalu mendefinisikan, merumuskan, dan meng gunakannya dalam pembahasan konsentrasi molar dan fraksi molMencatat dan mendiskusikan informasi mengenai molalitas dan fraksi mol.Secara berkelompok, peserta didik berdiskusi dan menjawab soal-soal dari buku peserta didik dipandu oleh guru.

Diskusi kelas, secara berkelompok peserta didik mengemukakan hasil kegiatannya yang dipandu oleh guru.

Peserta didik menyimpulkan hasil diskusi mengenai kemolalan dan fraksi mol.10

Kegiatan Inti **)

5

5

20

20

20

Kegiatan Penutup

Peserta didik dan guru mereview hasil kegiatan pembelajaran

Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang berkinerja baik.

Guru memberikan kuis kepada peserta didik.

Guru menyampaikan materi yang akan didiskusikan pada pertemuan selanjutnya.

10

2. Pertemuan Kedua: (2 JP)

Langkah Pembelajaran

Sintak Model Pembe