of 57 /57
1 PENDIDIKAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN KEWARGANEGARAAN ( ( Bagian Kesembilan Bagian Kesembilan ) ) GEOSTRATEGI INDONESIA GEOSTRATEGI INDONESIA

8a. Geostrategi-Indonesia.ppt

Embed Size (px)

Citation preview

11

PENDIDIKANPENDIDIKAN KEWARGANEGARAANKEWARGANEGARAAN

((Bagian KesembilanBagian Kesembilan))

GEOSTRATEGI INDONESIAGEOSTRATEGI INDONESIA

22

Pendidikan Pendidikan KewarganegaraanKewarganegaraan

Geostrategi Indonesia Geostrategi Indonesia PengantarPengantar GeostrategiGeostrategi Geostrategi Indonesia/Ketahanan Geostrategi Indonesia/Ketahanan

NasionalNasional Perkembangan konsep Ketahanan Perkembangan konsep Ketahanan

NasionalNasional Pengetahauan Hankam/Bela NegaraPengetahauan Hankam/Bela Negara Penyelenggaran HankamPenyelenggaran Hankam

33

PENGANTARPENGANTAR Fungsi NegaraFungsi Negara (institusi) : (institusi) :

membangun bangsa & negara membangun bangsa & negara membangun rasa aman dan sejahtera.membangun rasa aman dan sejahtera.

Masa globalisasi : membangun bangsa & Masa globalisasi : membangun bangsa & negara akan berbenturan dgn negara lain negara akan berbenturan dgn negara lain (terutama NM).(terutama NM).

Untuk atasi Untuk atasi “geostrategi” yg merupakan “geostrategi” yg merupakan pelaksanaan geopolitik, tak lain adalah upaya pelaksanaan geopolitik, tak lain adalah upaya membangun wilayah dlm menghadapi TAHGmembangun wilayah dlm menghadapi TAHG

Upaya pembangunan wilayah nasional Upaya pembangunan wilayah nasional melalui pendekatan keamanan dan melalui pendekatan keamanan dan kesejahteraan.kesejahteraan.

44

PENGANTARPENGANTAR Upaya pembangunan wilayah nasional Upaya pembangunan wilayah nasional melalui melalui

pendekatan keamanan & kesejahteraan.pendekatan keamanan & kesejahteraan. Dua pendekatan yg berbeda : Dua pendekatan yg berbeda :

1. Pembangunan Kek Fisik diikuti kekuatan sosial 1. Pembangunan Kek Fisik diikuti kekuatan sosial

(power concept/kekuatan nasional)(power concept/kekuatan nasional) menggunakan kekuatan fisih dahulu thd menggunakan kekuatan fisih dahulu thd

lawanlawan22 pembangunan sosial pembangunan sosial2. Pembangunan Kek Sosial diikuti kekuatan fisik 2. Pembangunan Kek Sosial diikuti kekuatan fisik (resilience concept/ketahanan nasional) (resilience concept/ketahanan nasional) menggunakan sosial (persuasif) dahulu menggunakan sosial (persuasif) dahulu . . pembangunan kekuatan fisik. pembangunan kekuatan fisik.

Prof GPH HaryomataramProf GPH Haryomataram

55

GEOSTRATEGI GEOSTRATEGI (1)(1)

GeostrategiGeostrategi

POLITIK TUJUAN NASIONAL

LINGKUNGAN STRATEGIS

KEMITRAAN

STRATEGIS

66

GEOSTRATEGI GEOSTRATEGI (2)(2) UnsurUnsur22 Kehidupan Nasional Kehidupan Nasional

Pemikiran & pengklasifikasian unsur Pemikiran & pengklasifikasian unsur kehidupan (unsur kekuatan) nasional kehidupan (unsur kekuatan) nasional masingmasing22 negara tidak sama. negara tidak sama.

Morgenthau (Politics among nations) Morgenthau (Politics among nations) Geografi, Sumber daya alam, Kapasitas Geografi, Sumber daya alam, Kapasitas industri, Kesiagaan militer (teknologi – industri, Kesiagaan militer (teknologi – kepe-mimpinan – kualitas & kuantitas kepe-mimpinan – kualitas & kuantitas militer), Demografi, Watak bangsa, Moral militer), Demografi, Watak bangsa, Moral bangsa, Kualitas diplomasi, Kualitas bangsa, Kualitas diplomasi, Kualitas PemerintahPemerintah

77

GEOSTRATEGI GEOSTRATEGI (3)(3) UnsurUnsur22 Kehidupan Nasional Kehidupan Nasional

Prakash Chandra (International Politics) Prakash Chandra (International Politics) Alamiah : Geografi, Sumda, Demografi, Alamiah : Geografi, Sumda, Demografi, Sosial : Pembangunan ekonomi, Struktur Sosial : Pembangunan ekonomi, Struktur

Politik, Budaya nasional & moral, Politik, Budaya nasional & moral, LainLain22 : idea & diplomacy, wisdom of leadership : idea & diplomacy, wisdom of leadership

A.T.Mahan (the Influence of the Sea Power A.T.Mahan (the Influence of the Sea Power Upon History) Upon History) Letak Geografi, Bentuk/wujud Letak Geografi, Bentuk/wujud bumi, Luas wilayah, Demografi, Watak bumi, Luas wilayah, Demografi, Watak nasional, Sifat Pemerintahannasional, Sifat Pemerintahan

88

GEOSTRATEGI INDONESIA GEOSTRATEGI INDONESIA (1)(1)

Gagasan Ketahanan NasionalGagasan Ketahanan Nasional Pengalaman sejarah perjuangan bgs Pengalaman sejarah perjuangan bgs

Indonesia mempertahankan NKRIIndonesia mempertahankan NKRI Pengaruh Perang Dingin Pengaruh Perang Dingin Teori “Domino”Teori “Domino” Tantangan, ancaman, hambatan, gangguan Tantangan, ancaman, hambatan, gangguan

masa Periode Pembangunan masa Periode Pembangunan lebih lebih kompleks & pe-nuh ketidak pastian kompleks & pe-nuh ketidak pastian dibanding masa Perang dibanding masa Perang Ke-merdekaan/gangguan keamananKe-merdekaan/gangguan keamanan

Pembangunan identik dengan 3 perubahan Pembangunan identik dengan 3 perubahan fisik, sikap mentalfisik, sikap mental & & cara berfikircara berfikir

Kekuatan apa yg harus dimiliki bgs Indonesia Kekuatan apa yg harus dimiliki bgs Indonesia utk atasi dampak lingkungan di masa y.a.d.utk atasi dampak lingkungan di masa y.a.d.

99

BUNG

KARNO16/6 - 1948

Ketahanan Nasional o Ketahanan Militero Ketahanan Ekonomio Ketahanan Jiwa utama

Basry ,1995 : 50

SESKOAD1960-an

Pendekatan Rasa bangga ikut merumuskan pemecahan masalah nasional Kaji ulang sejarah juang

1945 – 1949Ketahanan Nasional Pertahanan Wilayah oleh seluruh Rakyat.

Geostrategi Indonesia (2)

Sejarah Tannas

1010

LEMHANNAS1968 / 1969

Pendekatan oRasa khawatir menghadapi masa depano Keinginan utk mengadakan perubahan.

Perubahan fisik – sikap mental - cara berfikirKetahanan Nasional Keuletan & daya tahan menghadapi kekuatan yg membahayakan kelang- sungan hidup bgs & neg.

GEOSTRATEGI INDONESIA (3) SEJARAH TANNAS

1111

Dep HANKAM1974

Ketahanan Nasional (Tannas)Kondisi Dinamik Bangsa berisi keu- letan & ketangguhan mengandung kemampuan mengembangkan keku- atan nasional dlm menghadapi & mengatasi TAHG : yg bahayakanIntegritas – identitas – kelang-sungan hidup – perjuangan mengejarTUNASTannas :Kondisi dinamik,

merupakan integrasi tiap aspek kehidupanAgar Bangnas berjalan dipupuk Tannas terus menerus.Berhasilnya Bangnas melalui Tannas.Tannas yg tangguh lebih mendorong lagi Bangnas.

GBHN1978 – 1983 - 1988

GEOSTRATEGI INDONESIA (4)

SEJARAH TANNAS

1212

GEOSTRATEGI INDONESIA GEOSTRATEGI INDONESIA (5)(5)

KONDISI DINAMIK

Keuletan&

Ketangguhan

Kemampuanmengembangkankekuatannasional

TantanganAncaman

HambatanGangguan

LANGSUNG

DARI LUAR

DARI DALAM

TIDAK LANGSUNG

MEMBAHAYAKAN►Integritas►Identitas►Kelangsungan hidup►Perjuangan dalam mengejar Tujuan Nasional

TANNAS INDONESIA

1313

Beberapa Pengertian PokokBeberapa Pengertian PokokTannas (Geostrategi Indonesia)Tannas (Geostrategi Indonesia)

KeuletanKeuletan : tidak mudah patah : tidak mudah patah berusaha terus menerus agar tercapai tujuanberusaha terus menerus agar tercapai tujuan

KetangguhanKetangguhan : suatu kualita yg : suatu kualita yg menunjukkan kekuatan yg dipersepsikan dari menunjukkan kekuatan yg dipersepsikan dari pihak lainpihak lain

TantanganTantangan : hal yg bertujuan : hal yg bertujuan mengguggah kemampuanmengguggah kemampuan

AncamanAncaman : hal/usaha yg bersifat : hal/usaha yg bersifat mengu-bah/merombak kebijaksanaan & mengu-bah/merombak kebijaksanaan & dilaksanakan dgn konseptualdilaksanakan dgn konseptual

1414

Beberapa Pengertian PokokBeberapa Pengertian PokokTannas (Geostrategi Indonesia)Tannas (Geostrategi Indonesia)

Hambatan Hambatan : hal yg melemahkan & : hal yg melemahkan & timbul secara konseptual dari dalam timbul secara konseptual dari dalam pribadipribadi. .

Gangguan Gangguan : hambatan yg berasal dari : hambatan yg berasal dari luar & tidak bersifat konseptualluar & tidak bersifat konseptual

IntegritasIntegritas : kesatuan yg menyeluruh : kesatuan yg menyeluruh dlm kehidupan suatu bangsa baik fisik dlm kehidupan suatu bangsa baik fisik (wilayah, penduduk & pemerintah) (wilayah, penduduk & pemerintah) maupun sosial (identitas bangsa) maupun sosial (identitas bangsa)

IdentitasIdentitas : ciri khas bangsa yg : ciri khas bangsa yg membeda-kan dengan bangsa lainmembeda-kan dengan bangsa lain

1515

GEOSTRATEGI INDONESIAGEOSTRATEGI INDONESIAKonsepsi TannasKonsepsi Tannas

Menggunakan kerangka pikir PancasilaMenggunakan kerangka pikir Pancasila segala persoalan dipandang secara segala persoalan dipandang secara

kese-kese- luruhan luruhan Segala gejala eksistensinya dlm Segala gejala eksistensinya dlm keadaan keadaan serba terhubung, kedalam (isi) & keluar serba terhubung, kedalam (isi) & keluar

(wadah) dimana ia berada (wadah) dimana ia berada Tata laku adalah hasil interaksi antara Tata laku adalah hasil interaksi antara isi isi dan wadahdan wadah

KetahananNasional merupakan integrasi KetahananNasional merupakan integrasi dari ketahanan masingdari ketahanan masing22 aspek kehidupan aspek kehidupan nasional (I-POL-EK-SOSBUD-HANKAM) nasional (I-POL-EK-SOSBUD-HANKAM)

1616

GEOSTRATEGI INDONESIAGEOSTRATEGI INDONESIAKonsepsi Ketahanan Konsepsi Ketahanan

NasionalNasional Konsepsi Ketahanan Nasional = Konsepsi Konsepsi Ketahanan Nasional = Konsepsi

Pengaturan Keamanan & Kesejahteraan dlm Pengaturan Keamanan & Kesejahteraan dlm kehidupan nasionalkehidupan nasional

Konsepsi Ketahanan Nasional meliputi masa Konsepsi Ketahanan Nasional meliputi masa damai maupun masa perangdamai maupun masa perang

Prinsip Perang & damai bgs Indonesia Prinsip Perang & damai bgs Indonesia menjadi satu bagian integral dgn sifatmenjadi satu bagian integral dgn sifat2 : : cinta damai tetapi lebih cinta cinta damai tetapi lebih cinta kemerdekaankemerdekaan tidak kenal menyerahtidak kenal menyerah rela berkorban utk tanah air rela berkorban utk tanah air

1717

GEOSTRATEGI INDONESIAGEOSTRATEGI INDONESIAKonsepsi TannasKonsepsi Tannas

Disusun berdasarkan hubungan integrasi Disusun berdasarkan hubungan integrasi antara aspek2 trigatra (alamiah) dgn antara aspek2 trigatra (alamiah) dgn pancagatra (sosial) pancagatra (sosial) Astagatra Astagatra

Lokasi & Posisi GeografiLokasi & Posisi Geografi : letak, bentuk, : letak, bentuk, iklimiklim corak kehidupan bangsa corak kehidupan bangsa

Sumber Kekayaan AlamSumber Kekayaan Alam (sumber daya (sumber daya alam) : flora, fauna, energi alam, GSOalam) : flora, fauna, energi alam, GSO

Kependudukan Kependudukan : komposisi jumlah, : komposisi jumlah, persebaran, kualitas fisik & non fisikpersebaran, kualitas fisik & non fisik

1818

GEOSTRATEGI INDONESIAGEOSTRATEGI INDONESIAKonsepsi TannasKonsepsi Tannas

IdeologiIdeologi : gagasan utk mempersatukan : gagasan utk mempersatukan elemen kehidupan dlm negara menjadi elemen kehidupan dlm negara menjadi satu kekuatansatu kekuatan

PolitikPolitik : masyarakat & pemerintah : masyarakat & pemerintah

mempertahankan pola, pengaturan & mempertahankan pola, pengaturan & penyele-saian ketegangan, penyesuaian penyele-saian ketegangan, penyesuaian lingkungan, integrasi bangsa lingkungan, integrasi bangsa tunas tunas

EkonomiEkonomi : yg saling mempengaruhi : : yg saling mempengaruhi : sumda, tenaga kerja, modal, kesempatan sumda, tenaga kerja, modal, kesempatan kerja & teknologi/industrialisasikerja & teknologi/industrialisasi

1919

GEOSTRATEGI INDONESIAGEOSTRATEGI INDONESIAKonsepsi TannasKonsepsi Tannas

Sosial Budaya : eksistensi sosial : struktur, pengawasan, media serta standar sosial budaya : pendidikan, kepemimpinan,

Pertahanan Keamanan : upaya bangsa utk melindungi bangsa & negara masalah yg mempengaruhi : doktrin, wawasan nasional, sistem hankam, geografi, intergasi tentara, polisi & rakyat, ilmu pe- ngetahuan teknologi, kepemimpinan & pengaruh globalisasi

2020

GEOSTRATEGI INDONESIAGEOSTRATEGI INDONESIAHubungan antar gatra dalam trigatraHubungan antar gatra dalam trigatra

Geografi : dipengaruhi letak, bentuk, iklim, Geografi : dipengaruhi letak, bentuk, iklim, posisiposisi

Sumber daya alam dipengaruhi geografi Sumber daya alam dipengaruhi geografi hambatan/kemudahan, nilai tambah, & hambatan/kemudahan, nilai tambah, & pelestarian pelestarian

Penduduk dipengaruhi sumda Penduduk dipengaruhi sumda pandangan pandangan hidup, wawasan, perilaku berdampak pada hidup, wawasan, perilaku berdampak pada tingkat pengetahuan, teknologi & kebutuhantingkat pengetahuan, teknologi & kebutuhan

Penduduk : jumlah, komposisi, penyebaran,Penduduk : jumlah, komposisi, penyebaran,

2121

GEOSTRATEGI INDONESIAGEOSTRATEGI INDONESIAHubungan antar gatra dalam astagatraHubungan antar gatra dalam astagatra

TRIGATRA TRIGATRA && PANCAGATRA PANCAGATRA merupakan satu merupakan satu kesatuan yg bulat kesatuan yg bulat ASTAGATRAASTAGATRA

TANNAS TANNAS hakekatnya tergantung kepada hakekatnya tergantung kepada kemam-puan BANGSA & NEGARA didalam kemam-puan BANGSA & NEGARA didalam memanfaatkan TRIGATRA sbg modal dasar memanfaatkan TRIGATRA sbg modal dasar peningkatan kondisi PANCAGATRApeningkatan kondisi PANCAGATRA

Kelemahan di salah satu gatra dpt Kelemahan di salah satu gatra dpt mengakibatkan kelemahan pada gatra lainnya & mengakibatkan kelemahan pada gatra lainnya & mempengaruhi mempengaruhi kondisi keseluruhan.kondisi keseluruhan.

2222

GEOSTRATEGI INDONESIAGEOSTRATEGI INDONESIAKeterkaitan Aspek Kehidupan ManusiaKeterkaitan Aspek Kehidupan Manusia

Manusia bergerakManusia bergerak memerlukan kebutuhan : memerlukan kebutuhan : Kebutuhan Fisiologik : pangan (sumda), Kebutuhan Fisiologik : pangan (sumda),

papan (geo), sandang (pend & Ipoleksosbud)papan (geo), sandang (pend & Ipoleksosbud) Kebutuhan Keselamatan : Thp alam (hub Kebutuhan Keselamatan : Thp alam (hub

manu-sia –Tuhan) manu-sia –Tuhan) agama, agama, Bahaya fisik & psikhologik Bahaya fisik & psikhologik Ipolekhankam, Ipolekhankam,

Kebutuhan sosial (perkumpulan, perserikatan, Kebutuhan sosial (perkumpulan, perserikatan, percintaan percintaan Ipoleksosbudhankam Ipoleksosbudhankam

Kebutuhan ego (bekerja, kebebasan, Kebutuhan ego (bekerja, kebebasan, pengharga-an, peroleh kepercayaan)pengharga-an, peroleh kepercayaan) IpoleksosbudhankamIpoleksosbudhankam

Memuaskan diri Memuaskan diri Ipoleksosbud Ipoleksosbud

2323

GEOSTRATEGI INDONESIAGEOSTRATEGI INDONESIASifat-sifat Ketahanan NasionalSifat-sifat Ketahanan Nasional

ManunggalManunggal Mawas ke dalamMawas ke dalam BerwibawaBerwibawa Berubah menurut waktuBerubah menurut waktu Tidak membenarkan adu kekuasaan & Tidak membenarkan adu kekuasaan &

adu kekuatanadu kekuatan Percaya diri sendiriPercaya diri sendiri Tidak bergantung pada pihak lainTidak bergantung pada pihak lain

2424

GEOSTRATEGI INDONESIAGEOSTRATEGI INDONESIAFungsiFungsi Ketahanan NasionalKetahanan Nasional

Sebagai Doktrin Nasional (Perjuangan) Sebagai Doktrin Nasional (Perjuangan) konsensus bgs Indonesia dlm mengimplemen-konsensus bgs Indonesia dlm mengimplemen-tasikan PS, UUD-45, Wasantaratasikan PS, UUD-45, Wasantara

Sebagai Pola Dasar Pembangunan Nasional Sebagai Pola Dasar Pembangunan Nasional arah pedoman setiap lima tahun (?)arah pedoman setiap lima tahun (?)

Sebagai Sistem Nasional Sebagai Sistem Nasional Pola masyarakat Pola masyarakat Indonesia dlm mana terkait falsafah PS & UUD-Indonesia dlm mana terkait falsafah PS & UUD-4545

Sebagai Metoda Sebagai Metoda gunakan metoda gunakan metoda komprehensif-integral, berdasarkan astagatrakomprehensif-integral, berdasarkan astagatra

2525

GEOSTRATEGI INDONESIAGEOSTRATEGI INDONESIAKetahanan Nasional sebagai KondisiKetahanan Nasional sebagai Kondisi

Kondisi totalitas aspek kehidupan nasional ber-Kondisi totalitas aspek kehidupan nasional ber-dasarkan Wawasan Nusantara dasarkan Wawasan Nusantara mewujudkan mewujudkan daya kebal, daya tangkal, daya kena daya kebal, daya tangkal, daya kena dpt dpt interaksi dgn lingkungan interaksi dgn lingkungan dpt menjamin dpt menjamin kelangsungan hidup & perkembangan kehidupankelangsungan hidup & perkembangan kehidupan

Aspek Kehidupan Bangsa Aspek Kehidupan Bangsa fisik trigatra, fisik trigatra, aspek abstrak aspek abstrak pancagatra pancagatra

Spektrum : daya kebal, tangkal & kenaSpektrum : daya kebal, tangkal & kena Fungsi Sistem dlm kehidupan Nasional : Fungsi Sistem dlm kehidupan Nasional :

Subyek mewujudkan tannasSubyek mewujudkan tannasObyek sasaran yg akan dicapaiObyek sasaran yg akan dicapai

2626

GEOSTRATEGI INDONESIAGEOSTRATEGI INDONESIAKetahanan Nasional sebagai DoktrinKetahanan Nasional sebagai Doktrin

Sumber Doktrin : Sumber Doktrin : sejarah kehidupan. Teori sejarah kehidupan. Teori impiris impiris utk hadapi masa depan utk hadapi masa depan

Fungsi Doktrin : Fungsi Doktrin : menganalisis pengalaman menganalisis pengalaman utk hadapi masa yad. Mengajarkan hal yg utk hadapi masa yad. Mengajarkan hal yg diyakini benar & disebarkan ke segenap diyakini benar & disebarkan ke segenap masyarakat masyarakat

Sebagai Doktrin : Sebagai Doktrin : Tannas cara terbaik yg ada utk implemen-Tannas cara terbaik yg ada utk implemen-

tasikan pendekatan kesejateraan & tasikan pendekatan kesejateraan & keamanankeamanan

Mengukur keberhasilan pembangunan dgn Mengukur keberhasilan pembangunan dgn skala pendekatan kesejahteraan & skala pendekatan kesejahteraan &

keamanan keamanan secara bulat secara bulat

2727

GEOSTRATEGI INDONESIAGEOSTRATEGI INDONESIATannas sebagai Metoda Pemecahan Tannas sebagai Metoda Pemecahan

MasalahMasalah Tannas : metoda perwujudan satuanTannas : metoda perwujudan satuan22

fungsional aspek fisik & abstrak fungsional aspek fisik & abstrak pecahkan pecahkan masalah nas. masalah nas.

Digunakan sarana yg mempunyai hirarki dari Digunakan sarana yg mempunyai hirarki dari bawah ke atas bawah ke atas piranti (sarana fisik yg digu- piranti (sarana fisik yg digu-nakan) nakan) teknik (cara utk pilih piranti) teknik (cara utk pilih piranti) metoda (cara utk pilih teknik terbaik)metoda (cara utk pilih teknik terbaik)

Fungsi sbg metoda :Fungsi sbg metoda : menjelaskan kondisi pada waktu tertentumenjelaskan kondisi pada waktu tertentu meramalkan kondisi mendatangmeramalkan kondisi mendatang mengendalikan kehidupan nasional mengendalikan kehidupan nasional kondisi kondisi dpt dikendalikandpt dikendalikan

2828

GEOSTRATEGI INDONESIAGEOSTRATEGI INDONESIAHubungan Wasantra – Tannas - BangnasHubungan Wasantra – Tannas - Bangnas

Tannas BangnasWasantara

Dunia ideal yang kita kejar

Geopolitik

Dunia nyata yang harus diwujudkan

Geostrategis

Proses seluruh kegiatan untuk mewujudkan kondisi sistem kehidupan nasional

Program Nasional

2929

Pengembangan Konsepsi Pengembangan Konsepsi GeostrategiGeostrategi

Pembangunan di Negara Sdg Berkembang Pembangunan di Negara Sdg Berkembang secara tidak langsung sering menimbulkan secara tidak langsung sering menimbulkan ketidakadilanketidakadilan

Perlu dibangun konsepsi Tannas berlapisPerlu dibangun konsepsi Tannas berlapis Konsep Tannas berlapis dimulai pada diri Konsep Tannas berlapis dimulai pada diri

sendiri/individu yg terdiri ketahanan sendiri/individu yg terdiri ketahanan rohani rohani

& jasmani& jasmani Ketahanan individu mantap Ketahanan individu mantap berarti berarti

sadar akan hal yg dilakukannya sadar akan hal yg dilakukannya mempunyai ke-kuatan mengembangkan mempunyai ke-kuatan mengembangkan kebutuhan kebutuhan kebutuhan ego & kelompok kebutuhan ego & kelompok

3030

GEOSTRATEGI INDONESIAGEOSTRATEGI INDONESIAKetahanan BerlapisKetahanan Berlapis

Ketahanan Individu (Pribadi) : memiliki Ketahanan Individu (Pribadi) : memiliki kepribadian yg berlandaskan Pancasilakepribadian yg berlandaskan Pancasila iman & taqwa kepada Tuhan YMEiman & taqwa kepada Tuhan YME rasa cinta tanah airrasa cinta tanah air rasa persatuan & kesatuanrasa persatuan & kesatuan mendambakan kerukunan & kebersamaanmendambakan kerukunan & kebersamaan menyakini adanya persamaan hakmenyakini adanya persamaan hak

Ketahanan individu Ketahanan individu dasar utk kembangkan dasar utk kembangkan kemampuan & menikmati sbg manusia yg kemampuan & menikmati sbg manusia yg berbudaya, berkepribadian & layak berbudaya, berkepribadian & layak

3131

GEOSTRATEGI INDONESIAGEOSTRATEGI INDONESIAKetahanan BerlapisKetahanan Berlapis

Ketahanan KeluargaKetahanan Keluarga Ketahanan Keluarga Ketahanan Keluarga mampu mampu

memenuhi kebutuhan spiritual & memenuhi kebutuhan spiritual & material yg layakmaterial yg layak

Keluarga dibina & diberi nilai-nilai luhurKeluarga dibina & diberi nilai-nilai luhur Pembinaan keluarga baik berasal dari Pembinaan keluarga baik berasal dari

“home” bukan dari “house” “home” bukan dari “house” meningkatkan kesejahteraan keluarga meningkatkan kesejahteraan keluarga

Ketahanan Keluarga meningkatkan Ketahanan Keluarga meningkatkan ketahanan masyarakatketahanan masyarakat

3232

GEOSTRATEGI INDONESIAGEOSTRATEGI INDONESIAKetahanan BerlapisKetahanan Berlapis

Ketahanan WilayahKetahanan Wilayah Ketahanan Keluarga membentuk Ketahanan Keluarga membentuk

ketahanan Lingkungan/masyarakatketahanan Lingkungan/masyarakat Ketahanan Lingkungan Ketahanan Lingkungan

membentuk ketahanan Wilayahmembentuk ketahanan Wilayah Wilayah merupakan bagian dari Wilayah merupakan bagian dari

Negara Negara tidak boleh terjadi konfliktidak boleh terjadi konflik Doktrin Pembinaan TeritorialDoktrin Pembinaan Teritorial

3333

GEOSTRATEGI INDONESIAGEOSTRATEGI INDONESIAKetahanan BerlapisKetahanan Berlapis

Ketahanan NasionalKetahanan Nasional Masyarakat yg damai, berkeadilan, berbudaya Masyarakat yg damai, berkeadilan, berbudaya

saing, maju & sejahtera :saing, maju & sejahtera : Pengamalan Pancasila secara konsekwen,Pengamalan Pancasila secara konsekwen, penegakan keadilan rakyat, pengkondisian penegakan keadilan rakyat, pengkondisian aman & damaiaman & damai Perwujudan sistem hukum nasional yg men- Perwujudan sistem hukum nasional yg men- jamin Rule of Law, kehidupan sosial yg di- jamin Rule of Law, kehidupan sosial yg di- dinamis, otonomi daerah, kesejahteraan dinamis, otonomi daerah, kesejahteraan rakyatrakyat

3434

GEOSTRATEGI INDONESIAGEOSTRATEGI INDONESIAKetahanan BerlapisKetahanan Berlapis

KETAHANAN REGIONALKETAHANAN REGIONAL• Regional Regional sekitar negara, sekitar negara, • bersifat : strategis, persamaan ras, bersifat : strategis, persamaan ras,

persamaan budaya, persamaan persamaan budaya, persamaan sumber dayasumber daya

• Keuletan Ketahanan Regional : rasa Keuletan Ketahanan Regional : rasa semangat kebersamaan diantara semangat kebersamaan diantara anggotaanggota

• Komponen : stabilitas politik, kekuatan Komponen : stabilitas politik, kekuatan ekonomi, kesiagaan militer ekonomi, kesiagaan militer

3535

GEOSTRATEGI INDONESIAGEOSTRATEGI INDONESIAKetahanan Berlapis/Ketahanan ASEANKetahanan Berlapis/Ketahanan ASEAN

Kerja sama regional

Kerja sama subregional

Kerja sama bilateral

Kerucut Ketahanan

Kawasan Nasional, Kawasan Strategi Utama

Kawasan Asia Tenggara/ ASEAN atau kawasan Strategi Pertama

Kawasan Asia Pasifik atau Kawasan Strategis kedua

Kawasan Dunia lainnya atau Kawasan Strategis ketiga

A

B

CABC

3636

Pengetahuan Pertahanan Pengetahuan Pertahanan KeamananKeamanan

Hubungan antar Bangsa

Kerjasama Konflik

Akomodasi Ko-ersi Kekerasan

Kompromi KompetisiKo-eksistensi

3737

Pengetahuan Pertahanan Pengetahuan Pertahanan KeamananKeamanan

Hakekat PerangHakekat Perang Perubahan sistem nilai & persepsi moralPerubahan sistem nilai & persepsi moral Perkembangan teknologi perang (Perkembangan teknologi perang (senjata senjata

nuklir, biologi, kimianuklir, biologi, kimia) ) insurgensi/subversi insurgensi/subversi Perkembangan Iptek (Teknik Transpor & Perkembangan Iptek (Teknik Transpor &

Teknik Informatika) yg pesat Teknik Informatika) yg pesat upaya hub upaya hub antar bangsa tanpa batas bidangantar bangsa tanpa batas bidang

Tumbuhnya kesadaran nasional & Tumbuhnya kesadaran nasional & demokrasidemokrasi

3838

Pengetahuan Pertahanan Pengetahuan Pertahanan KeamananKeamanan

Tiga Pokok Masalah Tiga Pokok Masalah Mengapa WNI harus memiliki Mengapa WNI harus memiliki

pengetahuan ttg pengetahuan ttg Bela NegaraBela Negara HankamHankam

Mengapa WNI harus ikut serta dlm Mengapa WNI harus ikut serta dlm Usaha Bela NegaraUsaha Bela Negara Hankam Hankam

Bagaimana wujud Bagaimana wujud keikut sertaankeikut sertaan WNI WNI dlm dlm PenyelenggaraanPenyelenggaraan HankamHankam

3939

Pengetahuan Pertahanan Pengetahuan Pertahanan KeamananKeamanan

Permasalahan PertamaPermasalahan Pertama Utk dapat menunaikan Utk dapat menunaikan Hak & KewajibanHak & Kewajiban

dlm hankam secara tepatdlm hankam secara tepat Dlm rangka Dlm rangka meningkatkanmeningkatkan Tannas Tannas Ikutserta memberi sumbangan pemikiran Ikutserta memberi sumbangan pemikiran

thd thd perumusan & penyelenggaraanperumusan & penyelenggaraan konsepsi Hankamnegkonsepsi Hankamneg

Kewaspadaan & kesiapan menghadapi Kewaspadaan & kesiapan menghadapi segala kemungkinan segala kemungkinan TAHGTAHG

4040

Pengetahuan Pertahanan Pengetahuan Pertahanan KeamananKeamanan

Permasalahan KeduaPermasalahan Kedua Motivasi :Motivasi :

HistorisHistoris

Kondisi Trigatra : geografi, SDA, SDMKondisi Trigatra : geografi, SDA, SDM

Kemajuan IptekKemajuan Iptek

Strategi Bangnas Strategi Bangnas strategi ekonomi strategi ekonomi

Yuridis formalYuridis formal Memahami & menghayati arti HankamMemahami & menghayati arti Hankam

4141

Pengetahuan Pertahanan Pengetahuan Pertahanan KeamananKeamanan

Permasalahan KetigaPermasalahan Ketiga Bab XII UUD-45Bab XII UUD-45 (asli) (asli)

• 1945-1949 Upaya Belanda menjajah kembali 1945-1949 Upaya Belanda menjajah kembali ikut perang kemerdekaan (pejuang bersenjata ikut perang kemerdekaan (pejuang bersenjata – diplomasi)– diplomasi)

• 1950-1965 gangguan Kamdagri 1950-1965 gangguan Kamdagri Hankam Hankam UU no 29/1954 ttg Pertahanan Negara Republik UU no 29/1954 ttg Pertahanan Negara Republik IndonesiaIndonesia

• 1966-1997 Upaya Bangnas 1966-1997 Upaya Bangnas TAHG TAHG Konsep Konsep Tannas Tannas GBHN 1978 dan UU no 20/1982 ttg GBHN 1978 dan UU no 20/1982 ttg Ketentuan Pokok Pertahanan Keamanan Ketentuan Pokok Pertahanan Keamanan Negara Republik IndonesiaNegara Republik Indonesia

• 1998-1999 Awal Reformasi 1998-1999 Awal Reformasi Tututan Tututan tegaknya HAM tegaknya HAM UU no 39/1999 ttg HAM UU no 39/1999 ttg HAM

4242

Pengetahuan Pertahanan Pengetahuan Pertahanan KeamananKeamanan

Permasalahan ketiga Permasalahan ketiga (setelah UUD-45 diamandemen 4 X)(setelah UUD-45 diamandemen 4 X)

Bab X Warganegara & PendudukBab X Warganegara & PendudukPs 27 WN berhak & wajib ikut serta dlm Ps 27 WN berhak & wajib ikut serta dlm Bela NegaraBela Negara

Bab XII Pertahanan & Keamanan Bab XII Pertahanan & Keamanan NegaraNegaraPs 30 (1) Tiap WN berhak & wajib ikut Ps 30 (1) Tiap WN berhak & wajib ikut serta dlm Upaya Hankam serta dlm Upaya Hankam UU no 3/2002 ttg Pertahanan Negara UU no 3/2002 ttg Pertahanan Negara UU no 2/2002 ttg Keamanan NegaraUU no 2/2002 ttg Keamanan Negara

4343

Penyelenggaran HANKAMPenyelenggaran HANKAM

Tiga pengertian ttg Hankam : sebagaiTiga pengertian ttg Hankam : sebagai salah satu gatra dlm konsep Tannas, salah satu gatra dlm konsep Tannas, terkait dgn gatra lainnyaterkait dgn gatra lainnya hak & kewajiban WN dlm upaya bela hak & kewajiban WN dlm upaya bela neg. : neg. : Dikwar, LDK wajib, Perajurit TNI Dikwar, LDK wajib, Perajurit TNI (wajib/ (wajib/ sukarela), pengabdian sesuai sukarela), pengabdian sesuai profesi profesi salah satu fungsi negara : membangun salah satu fungsi negara : membangun & & mengembangkan konsepsi Hankam mengembangkan konsepsi Hankam mengerahkan & menggunakan mengerahkan & menggunakan segenap segenap komponen kekuatan Hankamkomponen kekuatan Hankam

4444

Penyelenggaran HANKAMPenyelenggaran HANKAM

Pandangan Bgs Indonesia ttg Pandangan Bgs Indonesia ttg HankamnegHankamneg

Kemerdekaan hak segala bgs, penjajahan Kemerdekaan hak segala bgs, penjajahan dihapuskan (alinea I Pembukaan UUD-45)dihapuskan (alinea I Pembukaan UUD-45)

Pemerintah melindungi bgs & tanah tumpah Pemerintah melindungi bgs & tanah tumpah (alinea IV Pembukaan UUD-45)(alinea IV Pembukaan UUD-45)

Hak & kewajiban WNI ikut serta dlm Hak & kewajiban WNI ikut serta dlm Pembelaan Negara (ps 27 UUD-45)Pembelaan Negara (ps 27 UUD-45)

Bumi & air & kek alam Bumi & air & kek alam dikuasai Neg & dikuasai Neg & digunakan utk kemakmuran rakyat (ps 33)digunakan utk kemakmuran rakyat (ps 33)

4545

Penyelenggaran HANKAMPenyelenggaran HANKAM

Beberapa Pengertian (UU no 2/2002, Beberapa Pengertian (UU no 2/2002, UU no 3/2002 & Doktrin Sishankamrata)UU no 3/2002 & Doktrin Sishankamrata)

Pertahanan negaraPertahanan negara (Hanneg) = segala usaha utk (Hanneg) = segala usaha utk mem-pertahankan kedaulatan negara, keutuhan mem-pertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI, & keselamatan segenap bangsa dari wilayah NKRI, & keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan thd keutuhan bangsa & ancaman dan gangguan thd keutuhan bangsa & negara.negara.

Sistem HannegSistem Hanneg = sistem pertahanan yg bersifat = sistem pertahanan yg bersifat se-mesta melibatkan seluruh WN, wilayah, SD se-mesta melibatkan seluruh WN, wilayah, SD nasional lainnya serta dipersiapkan secara dini nasional lainnya serta dipersiapkan secara dini oleh pemerintah & diselenggarakan secara total, oleh pemerintah & diselenggarakan secara total, terpadu, terarah, & berlanjut utk menegakkan terpadu, terarah, & berlanjut utk menegakkan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, & kedaulatan negara, keutuhan wilayah, & keselamatan segenap bangsa dari segala keselamatan segenap bangsa dari segala ancaman.ancaman.

4646

Penyelenggaran HANKAMPenyelenggaran HANKAM

• Penyelenggaraan HannegPenyelenggaraan Hanneg = segala = segala kegiatan untuk melaknanakan kebijakan kegiatan untuk melaknanakan kebijakan HannegHanneg

• Pengelolaan HannegPengelolaan Hanneg = segala = segala kegiatan pada tingkat strategis & kegiatan pada tingkat strategis & kebijakan yg meliputi perencanaan, kebijakan yg meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengawasan & pelaksanaan, pengawasan & pengendalian pertahanan negara.pengendalian pertahanan negara.

4747

Penyelenggaran Penyelenggaran HANKAMHANKAM

Komponen UtamaKomponen Utama = TNI yg siap = TNI yg siap digunakan utk melaksanakan tugas-tugas digunakan utk melaksanakan tugas-tugas pertahanan.pertahanan.

Komponen Cadangan = Sumber daya Komponen Cadangan = Sumber daya nasional (SDN) nasional (SDN) yg telah disiapkan utk yg telah disiapkan utk dikerahkan me-lalui mobilisasi guna dikerahkan me-lalui mobilisasi guna memperbesar & memper-kuat kekuatan & memperbesar & memper-kuat kekuatan & kemampuan komponen utamakemampuan komponen utama

Komponen PendukungKomponen Pendukung = SDN yg dpt = SDN yg dpt digunakan meningkatkan kekuatan & digunakan meningkatkan kekuatan & kemampuan Komponen Utamakemampuan Komponen Utama

4848

Penyelenggaran HANKAMPenyelenggaran HANKAM

• Sumber Daya NasionalSumber Daya Nasional = sumber daya = sumber daya manusia (SDM), sumber daya alam (SDA), manusia (SDM), sumber daya alam (SDA),

& sumber daya buatan (SDB)& sumber daya buatan (SDB)

• SDASDA = potensi yg terkandung dlm bumi, = potensi yg terkandung dlm bumi, air, & dirgantara yg dlm wujud asalnya dpt air, & dirgantara yg dlm wujud asalnya dpt didayagunakan utk kepentingan Hanneg.didayagunakan utk kepentingan Hanneg.

• SDB = SDASDB = SDA yg telah ditingkatkan daya yg telah ditingkatkan daya gunanya utk kepentingan Hanneggunanya utk kepentingan Hanneg

4949

Penyelenggaran HANKAMPenyelenggaran HANKAM

Prasarana dan sarana Prasarana dan sarana nasionalnasional = = hasil budi daya hasil budi daya manusia manusia yg dpt yg dpt digunakan sbg alat digunakan sbg alat penunjang utk penunjang utk kepentingan kepentingan Hanneg dlm rangka Hanneg dlm rangka mendukung mendukung kepentingan Nasionalkepentingan Nasional

5050

Penyelenggaran HANKAMPenyelenggaran HANKAMKeamanan & ketertiban masyarakat Keamanan & ketertiban masyarakat ==

suatusuatu kondisi dinamis masyarakat sbg salah kondisi dinamis masyarakat sbg salah satu prasyarat terselenggaranya proses pem-satu prasyarat terselenggaranya proses pem-bangunan nasional dlm rangka tercapainya bangunan nasional dlm rangka tercapainya tujuan nasional yg ditandai oleh terjaminnya tujuan nasional yg ditandai oleh terjaminnya keamanan, ketertiban, & tegaknya hukum, keamanan, ketertiban, & tegaknya hukum, serta terbinanya ketenteraman yg mengan-serta terbinanya ketenteraman yg mengan-dung kemampuan membina serta dung kemampuan membina serta mengembang-kan potensi & kekuatan mengembang-kan potensi & kekuatan masyarakat dlm me-nangkal, mencegah & masyarakat dlm me-nangkal, mencegah & menanggulangi segala bentuk pelanggaran menanggulangi segala bentuk pelanggaran hukum & bentuk-bentuk gangguan lainnya yg hukum & bentuk-bentuk gangguan lainnya yg dpt meresahkan masy. dpt meresahkan masy.

5151

Penyelenggaran Penyelenggaran HANKAMHANKAM

•Keamanan dalam negeriKeamanan dalam negeri (Kamdagri) = suatu (Kamdagri) = suatu keadaan yang ditandai dgn terjaminnya kamtibmas, keadaan yang ditandai dgn terjaminnya kamtibmas, tertib & tegaknya hukum, serta terselenggranya tertib & tegaknya hukum, serta terselenggranya perlindungan, pengayoman, & pelayanan kepada perlindungan, pengayoman, & pelayanan kepada masyarakatmasyarakat

•Kepentingan umumKepentingan umum = kepentingan masyarakat = kepentingan masyarakat dan/atau kepentingan bangsa & negara demi dan/atau kepentingan bangsa & negara demi tercapainya Keamanan Dalam Negeri (Kamdagri).tercapainya Keamanan Dalam Negeri (Kamdagri).

•Kesejahteraan NasionalKesejahteraan Nasional = kondisi dinamis = kondisi dinamis kemajuan, keadilan & kemakmuran bangsa & kemajuan, keadilan & kemakmuran bangsa & negara Indonesia yg merupakan hasil integrasi negara Indonesia yg merupakan hasil integrasi faktor-faktor dinamis dlm kehidupan masyarakat yg faktor-faktor dinamis dlm kehidupan masyarakat yg berdasarkan Pancasila & UUD 1945. berdasarkan Pancasila & UUD 1945.

5252

Penyelenggaran HANKAMPenyelenggaran HANKAMRangkaian Doktrin HannegRangkaian Doktrin Hanneg

Doktrin Perang Gerilya Rakyat SemestaDoktrin Perang Gerilya Rakyat Semesta Doktrin Perang WilayahDoktrin Perang Wilayah Doktrin Perang Rakyat Semesta Doktrin Perang Rakyat Semesta

(Doktrin Perata)(Doktrin Perata) Doktrin Pertahanan Keamanan Rakyat Doktrin Pertahanan Keamanan Rakyat

Semesta (Doktrin Hankamrata)Semesta (Doktrin Hankamrata) Doktrin Pertahanan Keamanan NegaraDoktrin Pertahanan Keamanan Negara

(Doktrin Hankamneg)(Doktrin Hankamneg)

5353

Penyelenggaran HANKAMPenyelenggaran HANKAMStrategi HANKAMStrategi HANKAM

Strategi Hankam = Strategi Strategi Hankam = Strategi PenangkalamPenangkalam

Menghadapi musuh dgn senjata yg sama—Menghadapi musuh dgn senjata yg sama—bila samabila sama2 menggunakan senjata menggunakan senjata konvensional—namun lebih besarkonvensional—namun lebih besar

Perlawan rakyat bersenjata maupun tidak Perlawan rakyat bersenjata maupun tidak bersenjata (tanpa kekerasan)bersenjata (tanpa kekerasan)

Adanya pihak ketiga yg memberikan sangsi Adanya pihak ketiga yg memberikan sangsi ekonomi kepada pihak lawanekonomi kepada pihak lawan

5454

Penyelenggaran HANKAMPenyelenggaran HANKAMDewan Pertahanan Dewan Pertahanan

NasionalNasional Fungsi : Penasihat Presiden dlm menetapkan & Fungsi : Penasihat Presiden dlm menetapkan &

pengerahan segenap komponen Hannegpengerahan segenap komponen Hanneg Tugas :Tugas :

- menelaah, menilai, & menyusun kebijakan terpadu - menelaah, menilai, & menyusun kebijakan terpadu hanneg agar : Dep, lembaga nondep, & masy beserta hanneg agar : Dep, lembaga nondep, & masy beserta

TNI dpt laksanakan tugas & tanggung jawab masing2 TNI dpt laksanakan tugas & tanggung jawab masing2 - menelaah, menilai, & menyusun kebijakan terpadu - menelaah, menilai, & menyusun kebijakan terpadu

pengerahan komp hanneg dlm rangka mobilisasi & pengerahan komp hanneg dlm rangka mobilisasi & demobilisasidemobilisasi- menelaah & menilai resiko & kebijakan yg akan - menelaah & menilai resiko & kebijakan yg akan ditetapkan ditetapkan

5555

Penyelenggaran HANKAMPenyelenggaran HANKAMDewan Pertahanan Dewan Pertahanan

NasionalNasional Keanggotaan : Dipimpin oleh Keanggotaan : Dipimpin oleh

PresidenPresiden

Anggota Tetap : Wapres, Menhan, Anggota Tetap : Wapres, Menhan, Menlu, Mendagri & Pang TNIMenlu, Mendagri & Pang TNI

Anggota Tidak Tetap : pejabat Anggota Tidak Tetap : pejabat Pem & Pem & non Pem yg dianggap perlu non Pem yg dianggap perlu sesuai dgn sesuai dgn

masalah yg dihadapimasalah yg dihadapi

5656

Daftar RujukanDaftar Rujukan

Soemiarno (2006), Geostrategi IndonesiaSoemiarno (2006), Geostrategi Indonesia

Amin, Drs.Zainul Ittihad Amin, MSi. 1998, Amin, Drs.Zainul Ittihad Amin, MSi. 1998, Pendidikan KewiraanPendidikan Kewiraan, MKDU 4105/Modul , MKDU 4105/Modul 1 – 6. 1 – 6. Jakarta, Universitas Terbuka.Jakarta, Universitas Terbuka.

Basrie, Drs. Chaidir, MSi, 1988, Basrie, Drs. Chaidir, MSi, 1988, Bela NegaraBela Negara, Penjabaran, ps 30 UUD-45, Jakarta, UI , Penjabaran, ps 30 UUD-45, Jakarta, UI PressPress

Basry, M. Hasan, 1995, Basry, M. Hasan, 1995, Untuk Apa Kita MerdekaUntuk Apa Kita Merdeka, Amanat Bung Karno di Sumatera , Amanat Bung Karno di Sumatera da-lam masa Perang Kemerdekaan, Jakarta, KOPKAR PIPda-lam masa Perang Kemerdekaan, Jakarta, KOPKAR PIP

Cahndra, Prakash, 1982, Cahndra, Prakash, 1982, International Politics,International Politics, New D New D

elhi, Vikas Publishing Co.elhi, Vikas Publishing Co.

El-Sulthani, KH Mawardi Labay, 1996, El-Sulthani, KH Mawardi Labay, 1996, Zikir dan Doa dalam KesibukanZikir dan Doa dalam Kesibukan, Jakarta, PT , Jakarta, PT Al-Mawardi PrimaAl-Mawardi Prima

Morgenthau, Hans. J., 1962, Morgenthau, Hans. J., 1962, Politics Among Nations, Politics Among Nations, New York, Alfred KnopfNew York, Alfred Knopf

LEMHANNAS, Panitia, 1980, LEMHANNAS, Panitia, 1980, Bunga Rampai TannasBunga Rampai Tannas, Jakarta, Ripres Utama, Jakarta, Ripres Utama

----------, Pokja Kewiraan, 1997, ----------, Pokja Kewiraan, 1997, KewiraanKewiraan, Buku Induk Pendidikan , Buku Induk Pendidikan Kewiraan/Kewargane-garaan, JakartaKewiraan/Kewargane-garaan, Jakarta

Soedarsono, Soemarno, 1997, Soedarsono, Soemarno, 1997, Ketahanan Pribadi & Ketahanaan Ketahanan Pribadi & Ketahanaan Keluarga,Keluarga,sebagai Tum-puan Ketahanan Nasionalsebagai Tum-puan Ketahanan Nasional, , Jakarta, IntermasaJakarta, Intermasa

Sunardi, RM, Drs, MSc, 1999, Sunardi, RM, Drs, MSc, 1999, Ketahanan RegionalKetahanan Regional,, Jakarta, HASTANNAS UI Jakarta, HASTANNAS UI

----------, 2004, ----------, 2004, Pembinaan Ketahanan Bangsa,Pembinaan Ketahanan Bangsa, Dalam rangka Memperkokoh Dalam rangka Memperkokoh Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jakarta, PT Kuaternita Jakarta, PT Kuaternita AdidarmaAdidarma..

5757

TERIMAKASIH