of 49/49
vv Bab - 1 Partisipasi Dalam Usaha Pembelaan Negara Bab PARTISIPASI DALAM USAHA PEMBELAAN NEGARA Bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaanya pada tanggal 17 Agus- tus 1945. Bangsa Indonesia bertekad bulat untuk membela, mempertahankan dan menegakkan kemerdekaan, serta kedaulatan negara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Sebagai anak bangsa dan warga negara kalian perlu memiliki kemam- puan partisipasi dalam usaha pembelaan negara. Kemampuan ini sangat pen- ting agar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tercinta dapat melakukan fungsinya yakni mewujudkan tujuan bernegara. Tujuan NKRI sangat mulia, yaitu: melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial. Dengan ber- partisipasi dalam usaha pembelaan negara sesuai dengan kemampuan kalian ma- sing–masing, berarti kalian telah melaksanakan hak dan kewajiban sebagai warga negara. Partisipasi kalian ini dapat menunjang usaha NKRI dalam mewujudkan tujuan bernegara dan menjaga kelangsungan hidupnya. Peta Konsep Pentingnya Usaha Pembelaan Negara Partisipasi dalam Usaha Pembelaan Negara Bentuk bentuk Usaha Pembelaan Negara Peran Serta dalam Usaha Pembelaan Negara Kata Kunci : Peran Serta, Usaha Pembelaan Negara, Bentuk –bentuk Pembelaan Negara.

02. Pkn Kls 9 Bab 1

  • View
    241

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

pkn

Text of 02. Pkn Kls 9 Bab 1

vv

Bab - 1 Partisipasi Dalam Usaha Pembelaan Negara

Bab

PARTISIPASI DALAMUSAHA PEMBELAAN NEGARA

Bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaanya pada tanggal 17 Agus-tus 1945. Bangsa Indonesia bertekad bulat untuk membela, mempertahankan danmenegakkan kemerdekaan, serta kedaulatan negara berdasarkan Pancasila danUUD 1945. Sebagai anak bangsa dan warga negara kalian perlu memiliki kemam-puan partisipasi dalam usaha pembelaan negara. Kemampuan ini sangat pen-ting agar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tercinta dapat melakukanfungsinya yakni mewujudkan tujuan bernegara. Tujuan NKRI sangat mulia, yaitu:melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukankesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakanketertiban dunia berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial. Dengan ber-partisipasi dalam usaha pembelaan negara sesuai dengan kemampuan kalian ma-singmasing, berarti kalian telah melaksanakan hak dan kewajiban sebagai warganegara. Partisipasi kalian ini dapat menunjang usaha NKRI dalam mewujudkantujuan bernegara dan menjaga kelangsungan hidupnya.

Peta Konsep

Pentingnya UsahaPembelaan Negara

Partisipasi dalam UsahaPembelaan Negara

Bentuk bentuk UsahaPembelaan Negara

Peran Serta dalam UsahaPembelaan Negara

Kata Kunci :

Peran Serta, Usaha Pembelaan Negara, Bentuk bentukPembelaan Negara.

11

Pendidikan Kewarganegaraan SMP Kelas IX

Selanjutnya dengan mempelajari materi partisipasidalam upaya pembelaan negara ini, kalian diharapkanmampu menjelaskan pentingnya usaha pembelaan negara,mengidentifikasi bentuk-bentuk usaha pembelaan negara,dan menampilkan peran serta dalam usaha pembelaan neg-ara. Sedangkan bahan pelajaran yang dikembangkan dalammenunjang kemampuan tersebut, dapat digambarkan padadiagram atau peta konsep.

A. PENTINGNYA USAHA PEMBELAAN NEGARAPada bagian ini kalian diajak untuk mempelajaripentingnya usaha pembelaan negara. Materi ini pentingdipahami agar setiap warga negara memiliki pemahaman,kesadaran, dan kemauan berpartisipasi dalam usahapembelaan negara.

1. Pengertian Usaha Pembelaan NegaraPernahkah kalian melihat atau meraba wujudnegara? Tentu kalian sulit melihat atau meraba wujudnegara, karena negara bersifat abstrak (in abstracto).Namun demikian, untuk mengetahui wujud negara dapatkita telusuri dari unsur-unsur negara seperti penduduk,wilayah, pemerintah, dan pengakuan. Unsur-unsur itulahyang mesti kita bela.Dalam UUD 1945 tidak dijelaskan pengertian usahapembelaan negara. Untuk mengetahui hal tersebut, dapatdilihat dalam UU RI Nomor 3 Tahun 2002 tentang Per-tahanan Negara. Istilah yang digunakan dalam undang-undang tersebut bukan usaha pembelaan negara tetapidigunakan istilah lain yang mempunyai makna sama yaituupaya bela negara. Dalam penjelasan tersebut ditegas-kan, bahwa upaya bela negara adalah sikap dan perilaku

warga negara yang

dijiwai oleh kecintaannya kepada

Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkanPancasila dan UUD 1945 dalam menjamin kelangsunganhidup bangsa dan negara.

2

Bab - 1 Partisipasi Dalam Usaha Pembelaan Negara

Berdasarkan

pengertian

upaya bela negara, apakah ka-lian pernah ikut serta dalamusaha pembelaan negara? Apa-bila kalian pernah ikut sertamenjaga wilayah negara terma-suk wilayah lingkungan seki-tar dari gangguan atau ancaman

yang

membahayakan

kesela-

matan bangsa dan negara berarti

kalian sudah berpartisipasi dalamusaha pembelaan negara. Sikap hormat terhadap bendera,lagu kebangsaan, dan menolak campur tangan pihakasing terhadap kedaulatan NKRI juga menunjukkan suatusikap dalam usaha pembelaan negara.Dengan demikian pengertian usaha pembelaannegara tidak terbatas memanggul senjata, tetapi meliputiberbagai sikap dan tindakan untuk meningkatkankesejahteraan warga negara. Untuk meningkatkankesejahteraan warga negara, misalnya dengan usaha untukmewujudkan keamanan lingkungan, keamanan pangan,

Gambar 1PAHLAWAN TANAHTANDUS. Elan WukakVictor (63 tahun), dariNusa Tenggara Timurberhasil mengubahtanah tandus 21 ribuhektar di KecamatanLoura, Sumba Barat,Nusa Tenggara Timur,menjadi hutan jati danlamtoro. Sumber :TEMPO, 24 -30Desember 2007

keamanan energi, keamanan ekonomi. Misalnya, yangtelah dilakukan Elan Wukak Victor, dari Nusa TenggaraTimur merupakan usaha pembelaan negara dalam bentukkeamanan lingkungan, seperti tampak pada Gambar 1.

2. Usaha Pembelaan Negara Penting DilakukanPernahkah kalian memiliki barang yang diganggu atauakan diambil alih orang lain yang tidak berhak? Apakahkalian berusaha membela atau mempertahankannya?Pasti kalian mempertahankannya bukan? Setiap manusianormal secara naluriah pasti akan selalu melindungi,membela, dan mempertahankan apa yang dimiliki dariganguan orang lain. Lebih-lebih jika sesuatu itu sangatdisenangi, sangat penting, dan sangat berharga bagikalian.

3

Pendidikan Kewarganegaraan SMP Kelas IX

Hal lain yang sangat penting bagi kehidupan kitaadalah negara. Pada dasarnya setiap orang membutuhkansuatu organisasi yang disebut negara. Apa yang akanterjadi jika tidak ada negara? Thomas Hobbes pernahmelukiskan kehidupan manusia sebelum adanya negarayaitu manusia merupakan serigala bagi manusia

lainnya (Homo Homini Lupus)

dan perang manusia

lawan manusia (Bellum Omnium Contra Omnes). Dengandemikian, jika tidak ada negara pasti tidak akan adaketertiban, keamanan, dan keadilan.Supaya hidup tertib, aman, dan damai makadiperlukan negara. Negara akan tegak berdiri jikadipertahankan oleh setiap warga negaranya. Oleh karenaitu, membela negara sangat penting dilakukan oleh setiapwarga negaranya. Ada beberapa alasan mengapa usahapembelaan negara penting dilakukan oleh setiap warganegara Indonesia, diantaranya yaitu:

a. untuk mempertahankan negara dari

berbagai

ancaman;b. untuk menjaga keutuhan wilayah negara;c. merupakan panggilan sejarah;d. merupakan kewajiban setiap warga negara.Alasan-alasan pentingnya usaha pembelaan negaratersebut dapat dihubungkan dengan pertama, teori fungsinegara, kedua, unsur-unsur negara, ketiga, aspek sejarahperjuangan bangsa (merupakan panggilan sejarah),dan keempat, peraturan perundang-undangan tentangkewajiban membela negara. Kaitan hal hal tersebutdapat disimak pada uraian berikut ini.

3. Fungsi Negara dalam Kaitannya dengan PembelaanNegaraPara ahli merumuskan fungsi negara secara berbeda-beda. Perbedaan itu tergantung pada titik berat perhatianlatar belakang perumusan tujuan negara serta dipengaruhioleh pandangan atau ideologi yang dianut suatu negaraatau ahli tersebut. Seorang ahli bernama Miriam Budiardjomenyatakan, bahwa setiap negara, apapun ideologinya,menyelenggarakan beberapa fungsi minimum yaitu:

4

Bab - 1 Partisipasi Dalam Usaha Pembelaan Negara

a. Fungsi penertiban (law and order). Untuk mencapaitujuan bersama dan mencegah bentrokan-bentrokandalam masyarakat, maka negara harus melaksanakanpenertiban atau bertindak sebagai stabilisator.

b. Fungsi

kesejahteraan

dan

kemakmuran.

Untuk

mencapai kesejahteraan dan kemakmuran rakyat di-perlukan campur tangan dan peran aktif dari negara.c. Fungsi Pertahanan, yaitu untuk menjaga kemung-kinan serangan dari luar, sehingga negara harusdiperlengkapi dengan alat-alat pertahanan.d. Fungsi keadilan, yang dilaksanakan melalui badan-badan pengadilan.

Ke

empat

fungsi

tersebut

merupakan

fungsi

minimum, yang berarti

fungsi negara tersebut bisa

berkembang lebih luas sesuai dengan tujuan yang hendakdicapai negara. Jadi fungsi negara tidak bisa dipisahkandari tujuan negara karena keduanya saling berkaitan,sehingga para ahli seringkali menggandengkan tujuandengan fungsi negara.

Kerja Individual

Kalian baca Pembukaan UUD 1945 dan tulis kembali tujuan NKRI, kemudiankemukakan pendapat kalian mengenai fungsi NKRI. Tugas ini bersifat individual,hasilnya dipresentasikan di kelas.

Bagaimana keterkaitan fungsi negara dengan usahapembelaan negara? Pada dasarnya fungsi-fungsi negaratersebut berkaitan dengan usaha pembelaan negara.Salah satu fungsi negara yang sangat penting bagi jaminankelangsungan hidup negara adalah fungsi pertahanannegara. Fungsi pertahanan negara dimaksudkan terutamauntuk menjaga dan mempertahankan negara dari segalakemungkinan serangan dari luar. Oleh sebab itu harusdiperlengkapi dengan alat-alat pertahanan yaitu TNI(Tentara Nasional Indonesia) dan perlengkapannya. TNIterdiri atas TNI-AD, TNI-AU, dan TNI-AL.

5

Pendidikan Kewarganegaraan SMP Kelas IX

Perlengkapan TNI dikenal dengan sebutanalat utama sistem senjata (Alutsista) sepertitampak pada Gambar 2.Fungsi pertahanan negara tidak bisa

dipisahkan

dengan

pembelaan

terhadap

negara sebagaimana ditegaskan dalam UU RI

Nomor 3 tahun 2003

bahwa setiap warga

negara berhak dan wajib ikut serta dalamupaya bela negara yang diwujudkan dalam

penyelenggaraan pertahanan negara

(Pasal

9 ayat 1). Hal ini mengandung makna, bahwapartisipasi warga negara dalam melaksanakanfungsi pertahanan negara merupakan wujudupaya pembelaan negara.Selain fungsi pertahanan, fungsi lain yangjuga sangat penting dalam upaya pembelaannegara adalah fungsi keamanan (ketertiban)yaitu untuk mencegah bentrokan-bentrokandalam masyarakat. Untuk melaksanakan fungsikeamanan tersebut di negara kita dibentuklembaga yang kita kenal dengan POLRI.

Berdasarkan

uraian

di

atas,

fungsi

negara yang sangat penting untuk memeliharaketertiban dan menjamin kelangsungan hidup

Gambar 2ALUTSISTA. Kenda-raan Panser TNI-AD,F 16 TNI-AU, KapalCepat TNI AL Ke-las Pandrong, KRITodak Sumber : PT.Pindad, 2008, danwww.tni.mil.id/patriot/200606.

atau tetap tegaknya negara adalah fungsi pertahanandan ketertiban (keamanan). Untuk mewujudkan fungsipertahanan dan keamanan, selain negara harus memilikialat-alat pertahanan dan keamanan, juga diperlukankeikutsertaan segenap warga negara dalam upayapertahanan dan keamanan negara.Dengan demikian, keikutsertaan segenap warga

negara dalam melaksanakan fungsi pertahanan dankeamanan negara berkaitan dengan upaya membelanegara.Fungsi pertahanan dan keamanan negara merupakanfungsi yang sangat penting dalam kehidupan negara danmerupakan prasyarat bagi fungsi-fungsi lainnya. Hal itukarena negara hanya dapat menjalankan fungsi-fungsi6

Bab - 1 Partisipasi Dalam Usaha Pembelaan Negara

lainnya jika negara mampu mempertahankan diri dariberbagai ancaman baik dari luar maupun dari dalam.Pentingnya fungsi pertahanan dan keamanan dalamkehidupan negara dapat diibaratkan pada kehidupanpribadi sehari-hari kita. Apakah kalian bisa belajar dengantenang atau tidur dengan nyenyak apabila tidak mampumenangkal dan mempertahankan diri dari gangguan atauancaman yang dihadapi? Jadi jika ingin belajar dengantenang, nyaman dan konsentrasi, maka diperlukankemampuan untuk menangkal berbagai gangguan danancaman yang dihadapi.Demikian pula dalam organisasinegara, fungsi pertahanan dan ke-amanan sangat penting karena negaratidak akan dapat mensejahterakanrakyat, meningkatkan kualitas pen-didikan, menegakkan keadilan, danlain-lain jika tidak mampu memper-tahankan diri terhadap ancaman baik

dari luar maupun dari dalam.Hal ini mengandung arti bahwa untuk memperta-hankan dan megamankan negara bukan hanya kewajibanTNI dan POLRI, tetapi juga merupakan kewajiban setiapwarga negara Indonesia termasuk kalian sebagai siswa

Gambar 3Polisi siap men-jalankan fungsikeamanan. Sumber :www.www.tnial.mil.id

yang sekaligus juga sebagai warga negara Indonesia.Coba renungkan apa yang telah kalian lakukan untukmengamankan lingkungan sekolah atau tempat tinggalkalian!

Mari DiskusiDiskusikan dengan teman sebangku:a. Mengapa TNI selalu bersiap siaga dengan senjata di tangan ?b. Mengapa TNI memerangi setiap ancaman bersenjata ?c. Mengapa Polisi selalu muncul ketika terjadi kerusuhan, tawuran antar pelajar/kampung atau peristiwa-peristiwa lain yang meresahkan masyarakat?Hasil diskusi tersebut kemudian presentasikan dalam diskusi kelas.

7

Pendidikan Kewarganegaraan SMP Kelas IX

Sedangkan fungsi kesejahteraandan kemakmuran dijalankan olehpemerintah dalam bentuk pelayanandan perniagaan. Fungsi pelayananatau jasa yaitu seluruh aktivitas yangmungkin tidak akan ada apabila tidakdiselenggarakan oleh negara, yangmeliputi antara lain pemeliharaanfakir miskin, pembangunan jalan,pembangunan jembatan, kesehatan,

pendidikan,

dan

program-program

Gambar 4Pertaminamerupakan BUMNyang menjalankanperniagaan yangdilakukan negara,untuk kesejahteraandan kemakmuranseluruh warga negarajuga untuk keamananenergi. Sumber :don85.files.wordpress.com

pembangunan lainnya.

4. Unsur-Unsur NegaraSuatu organisasi dalam masyarakat baru dapatdikatakan negara apabila telah memenuhi unsur-unsuryang harus ada dalam suatu negara. Unsur-unsur apakahyang harus dipenuhi untuk dapat disebut negara?Menurut Konvensi Montevideo tahun 1933 yangdiselenggarakan oleh negara-negara Pan-Amerika di KotaMontevideo, bahwa suatu negara harus mempunyai unsur-unsur : a) penduduk yang tetap, b) wilayah tertentu, c)pemerintah, dan d) kemampuan mengadakan hubungandengan negara lain. Sedangkan Oppenheim-Lauterpachtberpandangan, bahwa unsur-unsur pembentuk (konstitutif)negara adalah a) harus ada rakyat, b) harus daerah, danc) pemerintah yang berdaulat. Selain unsur tersebutada unsur lain yaitu adanya pengakuan oleh negara

lain (deklaratif). Berkaiatan dengan

upaya pembelaan

negara, salah satu sasaran yang penting dan mesti dibelaoleh pemerintah dan setiap warga negara adalah wilayahnegara. Wilayah negara (teritorial) merupakan wadah, alat,dan kondisi juang bagi berlangsungnya penyelenggaraanupaya pembelaan negara.Wilayah NKRI terbentang sangat luas dan terdiriatas beribu-ribu pulau. Keberadaan pulau-pulau terluarIndonesia yang berhadapan langsung dengan negaratetangga seringkali menimbulkan konflik perbatasan yangmengganggu dan mengancam keutuhan wilayah negara8

Bab - 1 Partisipasi Dalam Usaha Pembelaan Negara

kita. Seperti lepasnya Sipadan dan Ligitan dari wilayahnegara RI. Juga terjadinya konflik perbatasan antaranegara kita dengan Malayasia di Blok Ambalat KalimantanTimur.

Mari DiskusiLakukan diskusi kelompok. Kelas dapat dibagi menjadi 3-5 kelompok atau lebih.Masalah yang didiskusikan sebagai berikut :

a.

Jika fungsi pertahanan negara (angkatan perang) tidak dikendalikannegara, kemungkinan yang akan terjadi adalah ...Alasan ..................................................................................

oleh

b.

c.

d.

Jika fungsi keamanan dan ketertiban (kepolisian) tidak dikendalikan olehnegara, kemungkinan yang akan terjadi adalah ...Alasan .................................................................................Jika fungsi keadilan tidak dikendalikan oleh negara, kemungkinan yang akanterjadi adalah ...Alasan ...................................................................................Jika fungsi kesejahteraan dan kemakmuran tidak dikendalikan oleh negara,kemungkinan yang akan terjadi adalah ...Alasan ...................................................................................

Kemudian kalian buat kesimpulan singkat tentang pentingnya pelaksanaan fungsiessensial dikendalikan oleh negara dan presentasikan di kelas.

Dilihat dari posisinya, negara kita dikelilingi oleh duasamudera yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik,dan juga diapit oleh dua benua besar yaitu Benua Asiadan Benua Australia. Kondisi dan posisi seperti ini selainmembawa dampak positif juga membawa dampak negatifbagi pertahanan dan keamanan negara kita.Untuk menjaga dan mempertahankan kedaulatanteritorial dan keutuhan wilayah negara, diperlukan alatpertahanan dan keamanan negara didukung oleh peranaktif dan loyalitas setiap warga negara. Karena pentingnyakeutuhan wilayah dan kedaulatan negara, maka UUD 1945menegaskan, bahwa keikutsertaan setiap warga negaradalam mempertahankan, mengamankan dan membelanegara merupakan hak dan sekaligus kewajiban.Berdasarkan kasus-kasus dan posisi wilayah negarakita seperti di atas, setiap warga negara mempunyaikewajiban untuk menjaga keutuhan wilayah negarasesuai dengan posisi dan kemampuannya masing-masing.

9

Pendidikan Kewarganegaraan SMP Kelas IX

Kalian sebagai siswa berkewajiban untuk ikut sertamenjaga keamanan lingkungan tempat tinggal dan sekolahmasing-masing dari berbagai ancaman dan gangguan yangdihadapi.

Gambar 5Negara KesatuanRepublik Indone-sia adalah sebuahnegara kepulauanyang berciri Nusan-tara dengan wilayahyang batas-batas danhakhaknya ditetap-kan dengan undang-undang (Pasal 25A,UUD 1945). Sumber :www.lib.utexas.edu

Dalam kaitannya dengan konsep upaya pembelaannegara, keempat unsur negara tersebut memiliki keter-kaitan dan kedudukan yang sangatpenting. Unsur penduduk (dalamarti warga negara) merupakan unsurpendukung dalam penyelenggaraanpertahanan dan keamanan negara.Warga negara (dalam posisinya ma-sing-masing) memiliki peranan pen-ting dalam menjaga dan memper-tahankan kedaulatan negara sertakeutuhan wilayah negara dari ber-

Gambar 6Partisipasi TNI dalam Pa-sukan PBB (PerserikatanBangsa Bangsa).Sumber: Dephan, 2003

bagai ancaman yang datang daridalam maupun luar negeri.Unsur pemerintah yang berdaulat memiliki po-sisi sangat penting baik sebagai penentu kebijakan

maupun sebagai pelaksana kebijakan. Pemerintah meng-kordinasikan kegiatan pertahanan dan keamanan negaradalam upaya pembelaan terhadap negara. Pemerintahyang dilengkapi TNI dan POLRI merupakan komponen uta-

10

Bab - 1 Partisipasi Dalam Usaha Pembelaan Negara

ma dalam pertahanan dan keamanan negara yang selalusiap siaga menghalau setiap ancaman dari luar maupundari dalam negeri. Sedangkan unsur wilayah merupakanmerupakan wadah, alat, dan kondisi juang bagi berlang-sungnya penyelenggaraan upaya pembelaan negara. Ke-terlibatan Indonesia secara aktif dalam menjamin sta-bilitas dan perdamaian dunia telah ditunjukkan melaluipengiriman pasukan perdamaian ke sejumlah negarayang dilanda konflik. Keterlibatan TNI dalam pasukanPBB telah dimulai sejak tahun 1957 dengan mengirimkanKontingen Garuda (KONGA-I) ke Mesir dengan kekuatan559 pasukan.

5. Sejarah Perjuangan Mempertahankan KemerdekaanDilihat dari aspek sejarah perjuangan bangsa,masyarakat Indonesia telah membuktikan dirinya yangselalu berpartisipasi dan manunggal dengan aparat per-tahanan dan keamanan dalam membela dan memperta-hankan kemerdekaan Indonesia. Pembinaan rasa kebang-saan itu telah dirintis sejak kebangkitan nasional tahun1908 yang kemudian dipertegas pada tahun 1928 dengan

lahirnya Sumpah Pemuda, dan akhirnya

diproklamasi-

kan kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus

1945.Partisipasi warganegara da-lam pembelaan negaradapat dilihat dengan dibentuknya berbagai organisasirakyat untuk pembelaan negara seperti kelaskaran,barisan cadangan, pasukan gerilya desa (pager desa),mobilisasi pelajar (mobpel), organisasi keamanan desa(OKD), organisasi perlawanan rakyat (OPR), dan pem-bentukan Hansip, Wanra, dan Kamra. Hal ini menun-jukkan, bahwa keikutsertaan segenap warga nega-ra dalam pembelaan negara merupakan panggilansejarah yang wajib dilakukan oleh kita semua sebagaigenerasi penerus bangsa, sebagai pemilik negara, dansebagai bagian dari negara. Camkan ucapan almarhumPresiden John F. Kennedy yang masih terdengar di mu-seummuseum Amerika disamping.

JANGANTANYA APAYANG TANAHAIRMU DAPATMEMBERIKEPADAMU,TETAPITANYAKANLAHAPA YANGKAMU DAPATBERIKAN KE-PADA TANAHAIRMU(Ask not whatyour country cando for you. Butask what youcan do for yourcountry)

11

Pendidikan Kewarganegaraan SMP Kelas IX

Mari DiskusiLakukan diskusi dengan teman sebangku dan presentasikan di kelas mengenai :a. Bagaimana komentar kalian terhadap ucapan John F. Kennedy tersebut diatas, apakah masih relevan dengan keadaan sekarang?b. Kemukakan contoh-contoh sikap atau perbuatan yang mengutamakankepentingan negara, contoh yang mengutamakan kepentingan pribadi/ golongankemudian tuliskan dalam tabel di bawah ini.

Sudah semestinya agar setiap warga negara dapat

Inkuiri NilaiSudahkah kamumelakukansesuatu perbuatanyang menunjangpembangunanIndonesia?

memberikan pengabdiannya kepada negara dalam mewu-judkan ketahanan nasional, perlu diwujudkan kesejahte-raan atau kemakmuran yang relatif merata. Relatif merataartinya warga yang kaya dapat mempertahankan atau me-ningkatkan kemakmuran yang telah dicapai. Sedangkanyang miskin dapat menaikan taraf kehidupannya menjadilebih sejahtera. Dengan demikian tidak terjadi kesenjan-gan yang tajam yaitu si kaya semakin kaya dan si miskin

semakin miskin.

Pada sisi lain, keamanan dan stabilitas

juga sangat penting. Oleh karena itu, baik warga negaramaupun pemerintah harus bersama sama dan salingmenunjang dalam upaya mewujudkan kesejahteraan, ke-amanan dan stabilitas sehingga ketahanan nasional dapatdiwujudkan. Dalam hal ini tokoh nasional Ruslan AbdulGani (1979) menyatakan Tidak akan terjadi stabilitastanpa ada kemakmuran, dan tidak akan terjadi ke-makmuran tanpa keamanan. Oleh karena itu menurutKusnanto Anggoro (2003) ketahanan nasional tidak hanyaterbatas pada keamanan dalam arti militer, tetapi juga ke-amanan lingkungan, keamanan pangan, keamanan energi,dan keamanan ekonomi. Para petani dan nelayan meru-pakan pahlawan karena kerja keras mereka memberikansumbangan yang besar bagi keamanan pangan nasional.Meskipun kita ketahui bersama kesejahteraan merekamasih memprihatinkan, tetapi semangat pengabdiannya12Contoh perbuatan yangmengutamakan kepentingan negaraContoh perbuatan yangmengutamakan kepentinganpribadi/ golongan1). ....................................2). ....................................3). ....................................dst.1). .......................................2). .......................................3). .......................................dst.

Bab - 1 Partisipasi Dalam Usaha Pembelaan Negara

untuk kemakmuran bangsa sangat besar. Pelaksanaansila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dalamPancasila merupakan jaminan terwujudnya peningkatkansejahteraan umum yang merupakan faktor penting bagiketahan nasional.Negara Indonesia yang diproklamasikan tanggal17 Agustus 1945 bertekad bulat untuk membela,mempertahankan dan menegakkan kemerdekaan, sertakedaulatan negara dan bangsa berdasarkan Pancasila danUUD 1945. Tekad tersebut kemudian dinyatakan dengantegas dalam pembukaan UUD 1945 alinea ke-4 bahwanegara melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpahdarah Indonesia. Kata-kata segenap bangsa dapatdiartikan seluruh warga negara Indonesia yang meliputirakyat dan pemerintah. Sedangkan tumpah darahIndonesia dapat dimaknai sebagai tanah air (wilayah)Indonesia.

6. Landasan Hukum tentang Kewajiban MembelaNegaraDilihat dari perundang-undangan, kewajibanmembela negara dapat ditelusuri dari ketentuan dalamUUD l945 dan undang-undang nomor 3 tahun 2002tentang Pertahanan Negara. Dalam UUD 1945 Pasal 30 ayat(1) ditegaskan bahwa tiap-tiap warga negara berhak danwajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanannegara. Sedangkan dalam Pasal 30 ayat (2) disebutkanbahwa usaha pertahanan dan keamanan negaradilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamananrakyat semesta oleh TNI dan POLRI sebagai kekuatanutama, dan rakyat sebagai kekuatan pendukung.Berdasarkan UUD 1945 Pasal 30 ayat (1) dan (2)tersebut, ada beberapa hal yang mesti kita pahami yaitu1) keikutsertaan warga negara dalam pertahanan dankeamanan negara merupakan hak dan kewajiban; 2)pertahanan dan keamanan negara menggunakan sistempertahanan dan keamanan rakyat semesta; 3) kekuatanutama dalam sistem pertahanan adalah TNI, sedangkandalam sistem keamanan adalah POLRI; 4) kedudukan

13

Pendidikan Kewarganegaraan SMP Kelas IX

rakyat dalam pertahanan dan keamanan sebagai kekuatanpendukung. Ketentuan hak dan kewajiban warga negaradalam usaha pembelaan negara dan sebagai kekuatanpendukung dapat dilihat pada gambar 7.Konsep yang diatur dalam Pasal 30 tersebut adalahkonsep pertahanan dan kemanan negara. Sedangkankonsep bela negara diatur dalam UUD 1945 Pasal 27ayat (3) bahwa Setiap warga negara berhak dan wajib

ikut serta dalam upaya pembelaan negara.

Ikut serta

pembelaan negara tersebut diwujudkan dalam kegiatan

penyelenggaraan

pertahanan

negara,

sebagaimana

ditegaskan dalam UURI Nomor 3 tahun 2002 , Pasal 9ayat (1) bahwa Setiap warga negara berhak dan wajibikut serta dalam upaya bela negara yang diwujudkandalam penyelenggaraan pertahanan negara. Kemudiandalam UU RI Nomor 3 tahun 2002 bagian menimbanghuruf (c) ditegaskan antara lain dalam penyelenggaraan

Tiap-tiap warganegara berhak danwajib ikut sertadalam usaha per-tahanan dan ke-amanan negara[Pasal 30 (1)**]

Pertahanan dan Keamanan Negara

sebagai alatsebagai alat negara yangnegara bertugas menjaga keaman-mempertahankan, an dan ketertibanmelindungi, masyarakat ber-

Usaha pertahanandan keamanannegaradilaksanakanmelaluisishankamrataoleh TNI dan POLRIsebagai kekuatan

dan memelihara

tugas melindungi,

utama, dan rakyat

Gambar 7Bagan Hak Kewa-jiban Warga Negaradalam Pertahanandan Keamanan

keutuhan dankedaulatan negara[Pasal 30 (3)**]

mengayomi, me-layani masyara-kat, serta menegakkan hukum[Pasal 30 (4)**]

sebagai kekuatanpendukung[Pasal 30 (2)**]

Negara. Sumber :

Diolah kembali dariSosialisasi Keputu-san dan KetetapanMPR dan HasilAmandemen UUD1945 oleh MPR RI.

Susunan dan kedudukan TNI, POLRI,hubungan kewenangan TNI dan POLRI,syarat-syarat keikutsertaan warganegara dalam usaha pertahanan dankeamanan negara, serta hal-hal yangterkait dengan pertahanan dan ke-amanan diatur dengan undang-undang

[Pasal 30 (5)**]

14

Bab - 1 Partisipasi Dalam Usaha Pembelaan Negara

pertahanan negara setiap warga negara mempunyai hakdan kewajiban untuk ikut serta dalam upaya pembelaannegara....Pertahanan negara adalah segala usaha untukmemepertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayahNegara Kesatuan Republik Indonesia, dan keselamatansegenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadapkeutuhan bangsa dan negara (Pasal 1 ayat (1) UUNomor 3 tahun 2002). Dengan demikian, jelaslah bahwakeikutsertaan warga negara dalam upaya bela negaradiwujudkan dalam keikutsertaannya pada segala usahauntuk memepertahankan kedaulatan negara, keutuhanwilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dankeselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguanterhadap keutuhan bangsa dan negara.Kata wajib yang diatur dalam UUD 1945 Pasal 27ayat (3) dan UURI Nomor 3 tahun 2002 Pasal 9 ayat (1)mengandung makna, bahwa setiap warga negara, dalamkeadaan tertentu dapat dipaksakan oleh negara untukikut serta dalam pembelaan negara. Namun demikian,di negara kita sampai saat ini belum ada keharusanuntuk mengikuti wajib militer (secara masal) bagi segenapwarga negara Indonesia seperti diberlakukan di beberapanegara lain. Sekalipun demikian, adakalanya orang-orangyang memiliki keahlian tertentu (biasanya sarjana) yangdibutuhkan negara dapat diminta oleh negara untukmengikuti tes seleksi penerimaan anggota TNI sekalipunorang tersebut tidak pernah mendaftarkan diri.

B. BENTUK BENTUK USAHA PEMBELAAN NEGARASeperti telah dikemukakan pada bagian di atas,bahwa usaha pembelaan negara sangat penting untukmenjamin kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRIdan berbagai ancaman terhadap bangsa. Oleh karena itusetiap warga negara perlu memahami berbagai bentukusaha pembelaan negara dalam rangka melaksanakanperan serta dalam usaha pembelaan negara.

15

Pendidikan Kewarganegaraan SMP Kelas IX

1. Bentuk Penyelenggaraan Usaha Pembelaan NegaraPersoalan kita sekarang adalah bagaimana wujud

penyelenggaraan

keikutsertaan

warga

negara

dalam

usaha pembelaan negara?

Menurut Pasal 9 ayat (2)

UURI Nomor 3 tahun 2002 tentang Pertahanan Negara,keikutsertaan warga negara dalam usaha pembelaannegara diselenggarakan melalui:a. Pendidikan kewarganegaraan;b. Pelatihan dasar kemiliteran secara wajib;c. Pengabdian sebagai prajurit Tentara Nasional Indone-sia secara suka rela atau secara wajib; dand. Pengabdian sesuai dengan profesi.

Berdasarkan

ketentuan

tersebut,

siswa

yang

mengikuti mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraandi sekolah dapat dikatakan telah ikut serta dalam upayapembelaan negara.Salah satu materi/bahan kajian yang wajib dimuatdalam kurikulum pendidikan dasar dan menengah sertapendidikan tinggi adalah Pendidikan Kewarganegaraan(Pasal 37 ayat (1) dan (2) UURI Nomor 20 Tahun 2003

tentang Sistem Pendidikan Nasional).

Persoalan yang

hendak kita telusuri adalah mengapa usaha pembelaan

negara

dapat

diselenggarakan

melalui

pendidikan

kewaganegaraan?Dalam penjelasan Pasal 37 ayat (1) UURI Nomor 3Tahun2003dijelaskan,bahwapendidikankewarganegaraandimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadimanusia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanahair. Dari uraian di atas, jelaslah bahwa pembentukan rasakebangsaan dan cinta tanah air peserta didik dapat dibinamelalui pendidikan kewarganegaraan.Konsep rasa kebangsaan dan cinta tanah air sangatberkaitan dengan makna upaya bela negara. Perhatikankalimat ...dijiwai oleh kecintaannya kepada negarakesatuan RI ... pada definisi upaya bela negara yangtelah diungkapkan di atas. Kalimat kecintaan kepadanegara kesatuan RI merupakan realisasi dari konsep

16

Bab - 1 Partisipasi Dalam Usaha Pembelaan Negara

nasionalisme (rasa kebangsaan) dan cinta tanah air(patriotisme). Sedangkan kecintaan kepada tanah airdan kesadaran berbangsa merupakan ciri kesadarandalam bela negara. Konsep bela negara adalah konsepsimoral yang diimplementasikan dalam sikap, perilaku dantindakan warga negara yang dilandasi oleh cinta tanah air,kesadaran berbangsa dan bernegara, keyakinan kepadaPancasila sebagai ideologi negara, dan kerelaan berkorbanuntuk bangsa dan negara Indonesia. Dengan demikian,dalam kaitannya dengan bela negara, pendidikankewarganegaraan merupakan wahana untuk membinakesadaran peserta didik ikut serta dalam pembelaannegara.Dengan demikian, pembinaan kesadaran bela negara

melalui

pendidikan

kewarganegaraan

dimaksudkan

untuk membina dan meningkatkan

usaha pertahanan

negara. Pendidikan kewarganegaraan mendapat tugasuntuk menanamkan komitmen kebangsaan, termasukmengembangkan nilai dan perilaku demokratis danbertanggung jawab sebagai warga negara Indonesia.Selain TNI, salah satu komponen warga negarayang mendapat pelatihan dasar militer adalah unsurmahasiswa yang tersusun dalam organisasi ResimenMahasiswa (Menwa) atau UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa)

Bela Negara.

Memasuki organisasi resimen mahasiswa

merupakan hak bagi setiap mahasiswa, namun setelahmemasuki organisasi tersebut mereka harus mengikutilatihan dasar kemiliteran. Misalnya, sampai tahun 2003

jumlah resimen Mahasiswa

sekitar 25.000 orang dan

alumni resimen mahasiswa sekitar 62.000 orang. Anggota

resimen

mahasiswa

tersebut

merupakan

komponen

bangsa yang telah memiliki pemahaman dasar-dasarkemiliteran dan bisa didayagunakan dalam kegiatanpembelaan terhadap negara. Disamping mahasiswa, parapemudapun dapat melakukan kegiatan latihan dasar belanegara, seperti yang dilakukan BPK (Barisan PemudaKutai).

17

Pendidikan Kewarganegaraan SMP Kelas IX

Mari DiskusiBerdasarkan uraian sebelumnya, diskusikan hal-hal berikut. Melalui apa sajapembinaan kesadaran bela negara ditanamkan kepada siswa dan mahasiswa?Mengapa demikian? Dan apakah kesadaran bela negara kalian dapat tumbuh melaluipendidikan kewarganegaraan?

2. Pengabdian sebagai Prajurit TNISejalan dengan tuntutan reformasi, maka dewasaini telah terjadi perubahan paradigma dalam sistemketatanegaraan khususnya yang menyangkut pemisahanperan dan fungsi TNI (TNI-AD, TNI-AU, TNI-AL) danPOLRI. POLRI merupakan alat negara yang berperandalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat,

TNI -AU

TNI -AD

TNI -AL

menegakan hukum, serta memberikan terpeliharanyakeamanan dalam negeri. Sedangkan TNI berperan sebagaialat pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.Dengan demikian, POLRI berperan dalam bidang keamanannegara, sedangkan TNI berperan dalam bidang pertahanannegara. Dalam usaha pembelaan negara, peranan TNIsebagai alat pertahanan negara sangat penting danstrategis karena TNI memiliki tugas untuk :a. mempertahankan kedaulatan negara dan keutuhanwilayah;b. melindungi kehormatan dan keselamatan bangsa;c. melaksanakan operasi militer selain perang;d. ikut serta secara aktif dalam tugas pemeliharaan per-damaian regional dan internasional (Pasal 10 ayat (3)UURI Nomor 3 Tahun 2002).

Berdasarkan

uraian

tersebut

jelaslah,

bahwa

TNI merupakan komponen utama dalam pertahanannegara. Pertahanan negara adalah segala usaha untukmempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayahNegara Kesatuan Republik Indonesia, dan keselamatan

POLRI

segenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadapkeutuhan bangsa dan negara (Pasal 1 ayat (1) UU RI

Nomor 3 Tahun 2002).

18

Bab - 1 Partisipasi Dalam Usaha Pembelaan Negara

Sedangkan ancaman adalahsetiap usaha dan kegiatan baik daridalam negeri maupun luar negeri yangdinilai membahayakan kedaulatannegara, keutuhan wilayah negara, dankeselamatan segenap bangsa. Gambar9 merupakan salah satu bukti upayabela negara yang dilakukan TNI dalammenghadapi berbagai ancaman.

Jika demikian, apakah hanya TNI yang memilikitugas menghadapi berbagai ancaman? Hal ini tergantungpada jenis ancaman yang dihadapi. Jika jenis ancamanyang dihadapi berbentuk ancaman militer, maka TentaraNasional Indonesia ditempatkan sebagai komponenutama dengan didukung oleh komponen cadangan dankomponen pendukung. Sedangkan apabila yang dihadapiancaman non-militer, maka unsur utamanya adalahlembaga pemerintah di luar bidang pertahanan sesuaidengan bentuk dan sifat ancaman yang dihadapi dengandidukung oleh unsur-unsur lain dari kekuatan bangsa.Ancaman militer adalah ancamanyang menggunakan kekuatan bersenjatayang terorganisasi dan dinilai mempu-nyai kemampuan yang membahayakankedaulatan negara, keutuhan wilayahnegara, serta keselamatan segenapbangsa. Sedangkan ancaman non-militeradalah ancaman yang tidak menggunak-an kekuatan senjata tetapi jika dibiarkanakan membahayakan kedaulatan negara,keutuhan wilayah negara, dan keselamatan segenapbangsa.Menurut penjelasan UURI Nomor 3 Tahun 2002,ancaman militer dapat berbentuk antara lain:a. agresi berupa penggunaan kekuatan bersenjata olehnegara lain terhadap kedaulatan negara, keutuhanwilayah negara, dan keselamatan segenap bangsa;b. pelanggaran wilayah yang dilakukan oleh negaralain, baik menggunakan kapal maupun pesawat nonkomersial;

Gambar 8Para anggota LaskarBarisan Pemuda Kutaisaat melakukanlatihan fisik dibawahinstruktur dari Kodim0906/TGR. Sumber:KutaiKartanegara.com

Gambar 9TNI Rampungkan Lat-gab Pasukan Khusus,200 personel Detase-men Bravo PasukanKhas (Den BravoPaskhas, TNI AU),Detasemen Jala Meng-kara (Den Jaka, MarinirTNI AL) dan KomandoPasukan Khusus (Ko-passus) TNI-AD, diBatam. Sumber:http://alutsista.blogspot.com

19

Pendidikan Kewarganegaraan SMP Kelas IX

c. spionase yang dilakukan oleh negara lain untuk men-cari dan mendapatkan rahasia militer;d. sabotase untuk merusak instalasi penting militer danobjek vital nasional yang membayakan keselamatanbangsa;

e. aksi teror

bersenjata yang dilakukan oleh jaringan

terorisme internasional atau bekerja sama denganteorisme dalam negeri;

f.

pemberontakan bersenjata;

g. perang saudara yang terjadi antara kelompok masyara-kat bersenjata dengan kelompok masyarakat bersenjatalainnya.Jelas di sini, bahwa penanggulangannya diutamakansecara militer, apabila langkah-langkah diplomasi mene-mui jalan buntu.Contoh potensi ancaman militer,misalnya pernah dicontohkan oleh mantanKepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNIRyamizard Ryacudu antara lain mengatakan,Indonesia harus mewaspadai berbagaipotensi ancaman dari beberapa negaratetangga. Beberapa negara, seperti Malaysia,Singapura, Australia dapat menganggukeutuhan Negara Kesatuan Republik

Gambar 10Operasi KRI Karel Sat-suit Tubun di Wilayahperairan Ambalat, Ka-limantan Timur. KlaimMalaysia atas BlokAmbalat, sempat me-nimbulkan konflik per-batasan dengan mili-ter Malaysia, karenamerupakan ancamanterhadap keutuhanwilayah NKRI. Sumber: TEMPO, eidisi khu-sus kilas balik 2005.

Indonesia (NKRI). Lepasnya Sipadan-Ligitan, dan perseteruan di Blok Ambalat, merupakancontoh betapa Malaysia dapat menjadi ancaman seriusbagi keutuhan NKRI. Dari sisi Singapura, permasalahanbatas negara yang belum jelas dapat membuat NegeriSinga itu memperluas wilayahnya ke Indonesia terkaitkepentingannya dalam pengamanan di Selat Malaka.Belum lagi Singapura selama ini merupakan tempatyang empuk untuk pencucian uang. Adapun Australia,hingga saat ini terus melakukan pembangunan kekuatanyang mengarah ke utara, terhadap lepasnya Timor Timurdari Indonesia dan pemberlakuan kebijakan sepihak

(pre-emptive) konsep Penentuan Wilayah Laut Australia(Australian Maritime Indentification Zone atau AMIZ),memperkuat adanya ancaman militer terhadap Indonesia.20

Bab - 1 Partisipasi Dalam Usaha Pembelaan Negara

Kemudian dalam DepartemenPertahanan (2003) diungkapkan, bahwaTentara Nasional Indonesia merupakansalah satu kekuatan nasional negara(Instrument of national power), disiapkanuntuk menghadapi ancaman yangberbentuk kekuatan militer. Dalamtugasnya, TNI melaksanakan OperasiMiliter Perang (OMP) dan Operasi Militer

Selain Perang (OMSP). OMP adalahoperasi militer dalam menghadapi kekuatan militer negaralawan, baik berupa invasi, agresi, maupun infiltrasi.Sedangkan OMSP adalah operasi militer yang dilaksanakanbukan dalam rangka perang dengan negara lain, tetapiuntuk tugas-tugas lain seperti melawan pemberontakan

Gambar 11Partisipasi TNI dalammelakukan tugasbantuan dan tugaskemanusiaanan/selain perang. Sum-ber : Dephan,2003

bersenjata gerakan separatis, tugas mengatasi kejahatanlintas negara, tugas bantuan, tugas kemanusiaan, dantugas perdamaian.Hal ini berberda jika ancaman yang dihadapibersifat non-militer (non tradisional) seperti perdagangannarkotik dan obat terlarang lainnya. Dalam ancamanjenis ini segenap warga negara memiliki peranan pentinguntuk menunaikan kewajiban dalam pembelaan negarasesuai kedudukan dan profesinya masing-masing.Misalnya seorang siswa atau guru dan warga negaralainnya berkewajiban untuk melaporkan perdagangannarkotik dan obat terlarang lainnya jika dia mengetahuihal tersebut. Sedangkan polisi berkewajiban untukmelakukan penyelidikan dan penyidikan terhadappelaku kasus tersebut. Demikian pula jaksa dan hakimmasing-masing berkewajiban melakukan proses peradilanterhadap pelaku kasus itu. Sedangkan TNI dalam hal initidak memiliki kewenangan untuk turut serta menanganipermasalahan tersebut.Dephan memperkirakan ancaman dan gangguanterhadap kepentingan pertahanan negara Indonesia dimasa datang, meliputi :a. Terorisme internasional yang memiliki jaringan lintasnegara dan timbul di dalam negeri.b. Gerakan separatis yang berusaha memisahkan diri dari21

Pendidikan Kewarganegaraan SMP Kelas IX

Negara Kesatuan Republik Indonesia terutama gerakanseparatis bersenjata yang mengancam kedaulatan dankeutuhan wilayah Indonesia.c. Aksi radikalisme yang berlatar belakang primordialetnis, ras dan agama serta ideologi di luar Pancasila,baik berdiri sendiri maupun memiliki keterkaitandengan kekuatan-kekuatan di luar negeri.d. Konflik komunal, kendatipun bersumber pada ma-salah sosial ekonomi, namun dapat berkembang men-jadi konflik antar suku, agama maupun ras/keturunandalam skala yang luas.e. Kejahatan lintas negara, seperti penyelundupan ba-rang, senjata, amunisi dan bahan peledak, penyelun-dupan manusia, narkoba, dan bentuk-bentuk kejahat-an terorganisasi lainnya.

f.

Kegiatan imigrasi gelap yang menjadikan Indonesia se-bagai tujuan maupun batu loncatan ke negara lain.g. Gangguan keamanan laut seperti pem-bajakan/perompakan, penangkapan ikansecara ilegal, pencemaran dan perusakanekosistem.h. Gangguan keamanan udara seperti pemba-jakan udara, pelanggaran wilayah udara,dan terorisme melalui sarana transportasiudara.

Gambar 12Berbagai masalah

i.

Perusakan lingkungan seperti pemba-karan hutan, perambahan hutan ilegal,

di perbatasanmembuat TNI akanmemprioritaskanpengadaanpersenjataan

j.

pembuangan limbah bahan beracun dan berbahaya.Bencana alam dan dampaknya terhadap keselamatanbangsa.

menghadapiancaman di wilayahperbatasan. Sumber :i223.photobucket.com

3. Pengabdian Sesuai dengan ProfesiYang dimaksud pengabdian sesuai profesi adalahpengabdian warga negara yang mempunyai profesi

tertentu untuk kepentingan pertahanan negara termasukdalam menanggulangi dan/atau memperkecil akibatyang ditimbulkan oleh perang, bencana alam, ataubencana lainnya (penjelasan UURI Nomor 3 Tahun 2002).Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat diidentifikasi22

Bab - 1 Partisipasi Dalam Usaha Pembelaan Negara

beberapa profesi tersebut terutama yangberkaitan dengan kegiatan menanggulangidan/atau memperkecil akibat perang,bencana alam atau bencana lainnya yaituantara lain petugas PMI, para medis, timSAR, POLRI, dan petugas bantuan sosial.Disamping itu kita juga mengenalLINMAS (Perlindungan Masyarakat). Lin-mas merupakan organisasi perlindunganmasyarakat secara suka-rela, yang ber-fungsi menanggulangi akibat bencanaperang, bencana alam atau bencana lainnyamaupun memper-kecil akibat malapetakayang menimbulkan kerugian jiwa danharta benda. Keanggotaan perlindunganmasyarakat (Linmas) tersebut me-rupakansalah satu wujud penyeleng-garaan upaya

bela negara.Dengan demikian, warga negara yang berprofesipara medis, tim SAR, PMI, POLRI, petugas bantuan sosial,dan Linmas memiliki hak dan kewajiban ikut serta dalamupaya bela negara sesuai dengan tugas keprofesiannyamasing-masing. Kelompok masyarakat yang mempunyaiprofesi seperti itu seringkali berpartisipasi dalammenanggulangi dan membantu masyarakat yang terkenamusibah bencana alam yang sering terjadi di wilayahnegara kita.Berdasarkan uraian di atas jelaslah, bahwa setiapwarga negara sesuai dengan kedudukan dan perannya

Gambar 13Tim SAR Jateng dansejumlah warga Beru-paya mengevakuasikeluarga korban ban-jir sungai BengawanSolo yang menggengai21 desa KecamatanCepu, KabupatenBlora, Jawa Tengah.Sumber : Kompas, 12Maret 2008.

masing-masing

memiliki

hak

dan

kewajiban

untuk

membela negara. Siswa dan mahasiswa ikut sertamembela negara melalui pendidikan kewarganegaraan;anggota resimen mahasiswa melalui pelatihan dasarkemiliteran; TNI dalam menanggulangi ancaman militerdan non-militer tertentu; POLRI termasuk warga sipillainnya dalam menangulangi ancaman non- militer;dan kelompok profesi tertentu dapat ikut serta membelanegara sesuai dengan profesinya masing-masing. Untukmengatasi ancaman non-militer perlu adanya keamananatau ketahanan lingkungan, energi, pangan, dan ekonomi,

23

Pendidikan Kewarganegaraan SMP Kelas IX

maka pengabdian bela negara melalui profesi terbukasangat luas. Misalnya, para petani dan nelayan melakukanupaya bela negara melalui pengabdiannya terutama untukkeamanan pangan. UKM (Usaha Kecil Menengah) dan parapengusaha besar melakukan upaya bela negara melalui

pengabdiannya terutama

untuk keamanan ekonomi.

Gambar 14Petani menampi gabah yang baru saja di panen di tepi jalan Ciwastra-Kota Bandung JawaBarat, dan Nelayan Pantai Sadeng Gunung Kidul DIY. Petani dan Nelayan di seluruh Nu-santara mereka mengabdi terutama untuk keamanan pangan nasional. Sumber : Kompas,31/3; 3/4 -2008.

Kemudian para warga negara yang bergelut bidang energimelakukan pengabdian untuk keamanan energi. Begitupula yang menekuni bidang lingkungan melakukan

pengabdiannya

untuk

keamanan

lingkungan.

Ketika

semua warga negara mengabdikan diri sesuai denganprofesi dalam usaha pembelaan negara, maka tentu sajaakan meningkatkan ketahanan nasional kita.

C. PERAN SERTA DALAM USAHA PEMBELAAN NEGARA

1. Contoh Tindakan Usaha Pembelaan NegaraKeikutsertaan setiap warga negara dalam usahapembelaan negara bukan hanya merupakan hak tetapijuga kewajiban yang harus dipenuhi. Tingkatan kewajibantersebut bervariasi sesuai dengan kedudukan dan tugasmasing-masing. Uraian berikut akan disajikan contoh-contoh tindakan upaya membela negara dari masing-masing komponen bangsa.

Upaya

membela negara yang paling nampak

diperankan oleh TNI sejak perang kemerdekaan sampai24

Bab - 1 Partisipasi Dalam Usaha Pembelaan Negara

masa reformasi saat ini. Contoh-contoh tindakan upayamembela negara yang dilakukan TNI antara lain menghadapiancaman agresi Belanda, menghadapi ancaman gerakanfederalis dan separatis APRA, RMS, PRRI/PERMESTA,Papua merdeka, separatis Aceh (GSA), melawan PKI, danDI/TII. Demikian pula POLRI telah melakukan upayamembela negara terutama yang berkaitan dengan ancamanyang menggangu keamanan dan ketertiban masyarakatseperti kerusuhan, penyalahgunaan narkotika, konflikkomunal, dan sebagainya. Hal-hal tersebut jika dibiarkanakan menggangu keselamatan bangsa dan negara.Sekarang mari kita kaji contoh-contoh tindakan yangmenunjukkan upaya membela negara yang dilakukanwarga negara selain TNI dan POLRI. Dilihat dari aspekhistoris perjuangan bangsa kita, terdapat beberapacontoh tindakan usaha pembelaan negara yang dilakukankomponen rakyat diantaranya:a. Kelaskaran yang kemudian dikembangkan menjadibarisan cadangan pada periode perang kemerdekaanke-Ib. Pada periode perang kemerdekaan ke-II ada organisasiPasukan Gerilya Desa (Pager Desa) termasuk mobilisa-si pelajar (Mobpel) sebagai bentuk perkembangan daribarisan cadangan;c. Pada tahun 1958 1960 muncul oganisasi KeamananDesa (OKD) dan Organisasi Perlawanan Rakyat (OPR)yang merupakan bentuk kelanjutan Pager Desa;d. Pada tahun 1961 dibentuk Pertahanan sipil, perlawa-nan rakyat, Keamanan rakyat sebagai bentuk penyem-purnaan dari OKD/ OPRe. Perwira Cadangan yang dibentuk sejak tahun 1963.

f.

Kemudian berdasarkan UURI Nomor 20 Tahun 1982tentang Ketentuanketentuan Pokok PertahananKeamanan Negara Republik Indonesia (telah digantidengan UURI Nomor 3 Tahun 2002) ada organisasi

yang disebut

Rakyat Terlatih dan anggota Perlindun-

gan Masyarakat (LINMAS).

25

Pendidikan Kewarganegaraan SMP Kelas IX

Selain itu, terdapat pula tindakan upaya membela

negara

yang

dilakukan

secara

berencana

melalui

organisasi profesi, seperti

antara lain Tim SAR untuk

mencari dan menolong korban bencara alam, PMI, danpara medis. Demikian pula menteri luar negeri danutusannya yang memperjuangkan kasus Sipadan danLigitan merupakan contoh tindakan membela negara(keutuhan dan kedaulatan negara). Silahkan kalian bacakronologis Lepasnya Pulau Sipandan dan Ligitan dariNKRI .

Gambar 15 Pulau Sipadan. Sumber : Tempo.co.id

LEPASNYA PULAU SIPADANDAN LIGITAN DARI NKRIPulau Sipadan dan Ligitan merupakan pulau kecil

Inkuiri NilaiTunjukkan sikapyang sesuai denganusaha pembelaannegara?

yang luasnya 23 hektar. Pulau Ligitan terdiri dari semakbelukar dan pohon. Sementara itu, Sipadan merupakanpucuk gunung merapi di bawah permukaan laut denganketinggian sekitar 700 meter. Sampai 1980-an, dua pulauini tak berpenghuni.

Bagi Indonesia dan Malaysia, dua pulau ini punyaarti penting, yakni batas tegas antardua negara. Sengketapemilik Sipadan dan Ligitan sebenarnya sudah terjadisejak masa kolonial antara pemerintah Hindia Belandadan Inggris. Pulau Sipadan pernah dimasukkan dalamPeraturan tentang Perlindungan Penyu (Turtle PreservationOrdinance) oleh pemerintah Inggris pada 1917. Keputusanini ditentang pemerintah Hindia Belanda yang merasamemiliki pulau tersebut. Sengketa kepemilikan pulau itutak kunjung reda, meski gejolak bisa teredam. SengketaSipadan dan Ligitan kembali muncul ke permukaan pada1969. Sayang, tak ada penyelesaian tuntas sehingga kasus

26

Bab - 1 Partisipasi Dalam Usaha Pembelaan Negara

ini kembali mengambang. Pemerintah Indonesia - Malaysiaakhirnya sepakat membawa kasus ini ke MahkamahInternasional (MI) pada tahun 1997. Dalam putusan MIyang jatuh pada 17 Desember 2002, Indonesia dinyatakankalah. Untuk menghadapi sengketa ini Indonesia sampaimenyewa lima penasihat hukum asing dan tiga penelitiasing untuk membuktikan kepemilikannya.Sayang, segala upaya itu mentah di depan 17 hakimMI. Malaysia dimenangkan oleh 16 hakim, sementarahanya 1 orang yang berpihak kepada Indonesia. Dari 17hakim itu, 15 merupakan hakim tetap dari MI, sementarasatu hakim merupakan pilihan Malaysia dan satu lagidipilih oleh Indonesia. Kemenangan Malaysia, kata MenteriLuar Negeri Hasan Wirajuda berdasarkan pertimbanganefektivitas (effectivitee), yaitu pemerintah Inggris (penjajahMalaysia) telah melakukan tindakan administratif secaranyata berupa penerbitan peraturan perlindungan satwaburung, pungutan pajak terhadap pengumpulan telurpenyu sejak tahun 1930, dan operasi mercu suar sejak1960-an. Pemerintah Indonesia menyatakan rasa kecewayang mendalam bahwa upaya yang dilakukan oleh empatpemerintahan Indonesia sejak tahun 1997.Namun, kita berkewajiban untuk menghormatiPersetujuan Khusus untuk bersama-sama mengajukansengketa kedua pulau ini ke MI pada 31 Mei 1997. LepasnyaPulau Sipadan dan Ligitan ini sebenarnya peringatanpenting bagi pemerintah untuk lebih memperhatikanpulau-pulau kecil yang berserakan. Indonesia memiliki17.506 pulau. Sebagian pulau sudah berpenghuni danbernama. Tapi masih banyak yang kosong dan tidakpunya nama,. Yang paling mengkhawatirkan tentu sajapulau-pulau yang berbatasan dengan negara lain.Sumber : Diolah kembali dari Tempo.co.id dan TEMPOINTERAKTIF Negara Berpagar Belasan Ribu Pulau 08Maret 2005 | 21:18 WIB 2005Selain melalui kegiatan organisasi profesi, tindakanupaya membela negara dapat dilakukan melalui sekolah(khususnya melalui PKN) misalnya pembinaan sikapdan prilaku nasionalisme, patriotisme, dan membelakebenaran dan keyakinan pada Pancasila dan UUD 1945.

27

Pendidikan Kewarganegaraan SMP Kelas IX

Demikianlah

beberapa

contoh

sederhana

yang

menunjukkan tindakan upaya bela negara. Tentu sajamasih banyak contoh lain. Silakan mencari contoh lainterutama yang berkaitan dengan ancaman non-tradisional(non-militer) yang dihadapi bangsa dan negara kitasaat ini.Kerja Kelompok

Diskusikan dengan teman sebangku dan hasilnya dipresentasikan tentangmasalah:

a.

b.

Apakah dengan lepasnya Pulau Sipadan dan Ligitan menunjukan usahapembelaan negara bangsa Indonesia lemah ?Berikan beberapa contoh tindakan usaha pembelaan negara yang dapatdilakukan siswa dan masyarakat? Untuk memudahkan, rumuskan dalambentuk tabel seperti berikut.

Contoh usaha pembelaan negara yang dapat dilakukan siswa dan masyarakat

2. Partisipasi dalam Usaha Pembelaan Negara diLingkunganUURI Nomor 3 Tahun 2002 menegaskan, bahwapertahanan negara berfungsi untuk mewujudkan danmempertahankan seluruh wilayah Negara KesatuanRepublik Indonesia sebagai satu kesatuan (Pasal 5)Sedangkan yang dimaksud dengan seluruh wilayahNegara Kesatuan Republik Indonesia sebagai satukesatuan pertahanan, bahwa ancaman terhadap sebagianwilayah merupakan ancaman terhadap seluruh wilayahdan menjadi tanggung jawab segenap bangsa. Misalnya,cermati gambar peta di bawah ini yang memperlihatkankabupaten di wilayah nusantara yang merupakan daerahperbatasan dan terluar yang rawan dari berbagai ancaman.Ancaman di Sabang (no.3) juga merupakan ancaman diMerauke (no.26) dan daerah yang lain.

28SISWAMASYARAKAT1). ....................................2). ....................................3). ....................................dst.1). .......................................2). .......................................3). .......................................dst.

Bab - 1 Partisipasi Dalam Usaha Pembelaan Negara

Gambar 16Kabupaten Perbatasandan Terluar WilayahNKRI. Sumber : KoranTempo, Februari 2005.

Merujuk ketentuan tersebut, maka keikutsertaansegenap warga negara dalam upaya pembelaan negarabukan hanya dalam lingkup nasional, tetapi juga dalamlingkungan terdekat di mana kita berdomisili. Artinyamenjaga keutuhan wilayah lingkungan kita tidakdapat dipisahkan dari keutuhan wilayah negara secarakeseluruhan. (ingat konsep/prinsip Wawasan Nusantaradan Ketahanan Nasional).Persoalannya, siapa yang mesti ber-partisipasi dalam usaha pembelaan ne-gara di lingkungannya? Dan bagaimanabentuk partisipasi yang dapat dilakukan-nya?Pada dasarnya setiap orang mempu-nyai kewajiban untuk menjaga keutuhandan keamanan serta ketertiban wilayahsekitarnya mulai dari lingkungan rumahsendiri, lingkungan masyarakat sekitar,

sampailuas.

lingkungan wilayah yang lebih

Gambar 17

Adapun bentuk partisipasi warga masyarakat dalammenjaga lingkungannya antara lain melalui kegiatansistem keamanan lingkungan (Siskamling), ikut serta

Hansip sebagai kekua-tan rakyat. Sumber:i267.photobucket.com

menanggulangi akibat bencana alam, ikut serta mengatasikerusuhan masal, dan konflik komunal. Bencana alamterutama banjir tampak telah menjadi bencana nasional,karena hampir seluruh wilayah nusantara terkena29

Pendidikan Kewarganegaraan SMP Kelas IX

bencana tersebut. Oleh karena itu, perlu ada gerakanbersama untuk menguranginya. Misalnya dengan gerakanmembuat serapan air sebanyak mungkin di lingkungankita masing masing. Membuat serapan air denganteknologi sederhana biopori ternyata mudah, murah dandapat dilakukan oleh siapa saja. Lokasi untuk membuatserapan juga tidak membutuhkan tanah yang luas. Untuklebih jelasnya coba kalian perhatikan Gambar 18.Dalam masyarakat kita terdapatorganisasi yang berkaitan dengan keselamatanmasyarakat yaitu Perlindungan Masyarakat(Linmas). Linmas mempunyai fungsi untukmenanggulangi akibat bencana perang,bencana alam atau bencana lainnya maupunmemperkecil akibat malapetaka yangmenimbulkan kerugian jiwa dan harta benda.Selain itu terdapat pula organisasirakyat yang disebut Keamanan Rakyat(Kamra), Perlawanan Rakyat (Wanra), danPertahanan Sipil (Hansip). Keamanan rakyatmerupakan bentuk partisipasi rakyat langsungdalam bidang keamanan dan ketertibanmasyarakat. Sedangkan Wanra merupakanbentuk partisipasi rakyat langsung dalam

Gambar 18LUBANG PENYERAPAIR. Kamir R. BratamemperkenalkanBiopori, yaitu lubangberdiameter 10-20 cmdengan kedalaman 1meter, untuk menyerapair. Temuan ini lebihefektif daripada sumurresapan. Sumber :TEMPO, 24 30Desember 2007

bidang pertahanan. Kemudian Hansipmerupakan kekuatan rakyat yang merupakankekuatan pokok unsur-unsur perlindungan masyarakatdimanfaatkan dalam menghadapi bencana akibat perangdan bencana alam serta menjadi sumber cadangannasional untuk menghadapi keadaan luar biasa.Di daerah Bali terdapat lembaga atau organisasikeamanan yang dibentuk berdasarkan adat yang dikenaldengan nama Pecalang. Pecalang memiliki kewibawaan dansangat berperan dalam menjaga keamanan di lingkungansetempat.

Partisipasi

dan

kegiatankegiatan

seperti

yang

tampak pada gambar 19, merupakan upaya untuk menjagadan melindungi keutuhan lingkungan dan keselamatan

30

Bab - 1 Partisipasi Dalam Usaha Pembelaan Negara

warga masyarakat dari segala bentukancaman, yang tidak lain merupakantujuan pertahanan negara.

Sedangkan

partisipasi dalam

penyelenggaraan

pertahanan

negara

dapat

diwujudkan

dalam

tindakan

upaya bela negara. Dengan demikian,partisipasi warga negara dalam mem-Gambar 19

pembelaan negara. miliki oleh setiap desaadat di Bali. Sumber,Salah satu sasaran yang mesti dibela oleh setiap Kompas, 7 Desemberwarga negara adalah wilayah negara. Wilayah negara 2003.(teritorial) merupakan wadah, alat, dan kondisi juangbagi berlangsungnya penyelenggaraan upaya bela negara.

Setiap

warga

negara

mempunyai

kewajiban

untuk

menjaga keutuhan wilayah negara sesuai dengan posisidan kemampuannya masing-masing. Kalian sebagai siswaSMP berkewajiban untuk ikut serta menjaga keamananlingkungan tempat tinggal dan sekolahnya masing-masingdari berbagai ancaman dan gangguan yang dihadapi.

Refleksi

Setelah kalian mempelajari seluruh rangkaian materi pembelajaranPartisipasi dalam Usaha Pembelaan Negara dalam bab ini, cobalah kaliankemukakan pendapatmu berkenaan dengan hal hal berikut .

1. Apakah

kalian

dapat

menjelaskan

pentingnya

usaha

pembelaan

negara?2. Apakah kalian dapat menunjukan bentuk bentuk usaha pembelaannegara ?3. Apakah kalian dapat menampilkan peran serta dalam usaha pembelaannegara?4. Berikan komentarmu terhadap materi pembelajaran Partisipasi dalamUsaha Pembelaan Negara yang kalian pelajari !

Untuk mengingatkan kembali apa yang telah kalianpelajari, bacalah rangkuman.

31bela lingkungan tidak lain merupakan bagian dari usaha Pecalang yang di-

Pendidikan Kewarganegaraan SMP Kelas IX

Rangkuman

Setiap warga negara dituntut memiliki kemauan, kemampuan, dankomitmen untuk berpartisipasi dalam usaha pembelaan negara. Usahapembelaan negara berkaitan dengan upaya mempertahankan negara dariancaman dan ganguan. Oleh karena itu usaha pembelaan negara sangatpenting dilakukan oleh setiap warga negara.Mempertahankan negara merupakan salah satu fungsi negara yangsangat penting dalam kaitannya dengan usaha pembelaan negara.

Setiap negara

mesti menyelenggarakan beberapa fungsi minimum

yang mutlak perlu yaitu: 1) melaksanakan penertiban, 2) mengusahakankesejahteraan dan kemakmuran rakyatnya. 3) fungsi pertahanan, yaitu untukmenjaga kemungkinan serangan dsari luar, dan 4) menegakkan keadilan,yang dilaksanakan melalui badan-badan pengadilan.Rakyat sebagai salah satu unsur mutlak suatu negara, memiliki perananyang sangat penting dalam melaksanakan pembangunan berbagai aspekkehidupan. Untuk itu setiap warga negara memiliki jaminan hukum untukmelaksanakan hak dan kewajibannya yang diberikan negara. Salah satu hakdan kewajiban warga negara adalah ikut serta dalam usaha pembelaan negara.Upaya bela negara sebagaimana diatur UU No. 3 tahun 2002 diselenggarakanmelalui: a) pendidikan kewarganegaran; b) pelatihan dasar kemiliteran secarawajib; c) pengabdian sebagai prajurit TNI secara suka rela atau secara wajib;dan d) melalui pengabdian sesuai dengan profesi.

32

Bab - 1 Partisipasi Dalam Usaha Pembelaan Negara

Evaluasi

I.

Pilihlah salah satu jawaban yang menurut kalian paling tepat. Berilah tandaX pada jawaban yang dipilih.

1. Pengertian upaya pembelaan ne-gara, adalah ...a. pengetahuan warga negarayang dijiwai kecintaan kepadaNKRI berdasarkan Pancasiladan UUD 1945 dalam men-jamin kelangsungan hidupbangsa dan negara.b. pemahaman warga negarayang dijiwai kecintaan kepadaNKRI berdasarkan Pancasiladan UUD 1945 dalam men-jamin kelangsungan hidupbangsa dannegara.c. sikap dan hasrat warga negarayang dijiwai kecintaan kepadaNKRI berdasarkan Pancasiladan UUD 1945 dalam men-jamin kelangsungan hidupbangsa dan negara.d. sikap dan perilaku warga neg-ara yang dijiwai kecintaan ke-pada NKRI berdasarkan Pan-casila dan UUD 1945 dalammenjamin kelangsungan hidupbangsa dan negara.2. Berikut ini merupakan alasan ten-tang pentingnya upaya pembelaannegara dilakukan oleh setiap war-ga negara Indonesia, kecuali ...a. untuk menjaga keutuhanwilayah negara.b. untuk mempertahankan nega-ra dari berbagai ancaman.c. merupakan hak sekaligus ke-wajiban setiap warga negara.

d. merupakan kegiatan untukmemperoleh kehormatan darinegara.3. Fungsi negara yang terutamaberkaitan langsung untuk mewu-judkan tujuan NKRI melindungisegenap bangsa Indonesia danseluruh tumpah darah Indonesia,adalah ...a. pertahanan.b. kebebasan.c. keadilan.d. kesejahteraan dankemakmuran.4. Berikut ini merupakan dasarhukum kewajiban membela negarabagi setiap warga negara, kecuali...a. Pasal 27 ayat (3) UUD 1945.b. Pasal 30 ayat (1) UUD 1945.c. UU RI No. 3 Tahun 2002.d. UU RI No. 20 Tahun 2003.5. Berikut ini, merupakan ancamanterhadap kehidupan bangsa dannegara yang pelakunya bukannegara (ancaman bersifat nontradisional), kecuali ...a. agresi militerb. penyelundupan.c. penangkapan ikan secarailegal.d. perdagangan narkotika danobat terlarang.6. Bentuk penyelenggaraan keikut-sertaan warga negara dalam upaya

33

Pendidikan Kewarganegaraan SMP Kelas IX

pembelaan negara bagi para siswaterutama melalui ...a. Pendidikan Kewarganegaraan.b. Pelatihan dasar kemiliteransecara wajib.c. Pengabdian sebagai TNI secarasukarela atau wajib.d. Pengabdian sesuai denganprofesi.7. Para Nelayan dan Petani denganmenyediakan pangan nasional,para medis menjaga kesehatanmasyarakat, Tim SAR dan PMImelakukan kegiatan dalam me-nanggulangi bencana alam dankemanusiaan, yang mereka laku-kan merupakan upaya pembelaannegara melalui ...a. Pendidikan Kewarganegaraan.b. Pelatihan dasar kemiliteransecara wajib.c. Pengabdian sebagai TNI secarasukarela atau wajib.d. Pengabdian sesuai denganprofesi.8. Berikut ini merupakan perbuatanyang nyata dapat dilakukan parasiswa dalam upaya pembelaannegara di lingkungan masingmasing, kecuali ...a. menjaga lingkungan rumah ,sekolah dan masyarakat agartetap bersih dan sehat.b. tidak menjadi pengguna nar-kotik dan obat terlarang sertamelapor ke pihak guru atauaparat keamanan apabila me-lihat adanya penjualan ataupemakainya.c. membela teman satu sekolah

34

yang diserang oleh sekolahlain dengan cara ikut perke-laian sebagai wujud kese-tiakawanan.d. tidak menonton tayangan TVyang berupa sadisme, sronok,dan situs internet porno danbacaan lain yang tidak ber-moral.9. Cinta bangsa (nasionalisme) yangmerupakan perwujudan upayapembelaan negara antara lain con-tohnya ...a. mengutamakan penggunaanbarang barang produk dalamnegeri karena dapat mengge-rakan roda perekonomian .b. lebih baik membeli barangluar negeri daripada membuatsen-diri karena ongkosnyalebih mahal.c. menganggap derajat bangsan-ya yang paling unggul sedang-kan derajat bangsa lain ren-dah.d. lebih baik mengasingkan diridari bangsa lain daripadameniru meniru bangsa lain.10. Organisasi keselamatan masyara-kat yang berfungsi untuk menang-gulangi bencana perang, bencanaalam dan memperkecil akibatmalapetaka yang menimbulkankerugian jiwa dan harta adalah...a. Linmasb. Wanrac. Kamrad. Hansip

Bab - 1 Partisipasi Dalam Usaha Pembelaan Negara

II. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas !1. Kemukakan beberapa alasan pentingnya usaha pembelaan negara?2. Jelaskah perbedaan fungsi pertahanan dengan fungsi keamanan?3. Jelaskan mengapa setiap warga negara memiliki kewajiban ikut sertamembela negara?4. Sebutkan landasan yuridis kewajiban ikut serta membela negara?5. Tentukan apakah tindakan seperti dalam tabel di bawah termasuk contohtindakan yang menunjukkan upaya pembelaan negara atau tidak, cara-nya dengan memberikan tanda V pada kolom ya atau tidak dan tulisalasannya.

35TindakanYaTidakAlasan1. mendamaikan konflikantar etnis2. ikut kampanye antinarkoba3. demonstrasi anti KKN4. menggalang solidaritasmembantu sesama anakbangsa yang terkenamusibah bencana alam5. memelihara kelestarianalam.

Pendidikan Kewarganegaraan SMP Kelas IX

36