Click here to load reader

Wudhu ilham

  • View
    251

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Wudhu ilham

  • Tata Cara Wudhu Page i

    KATA PENGANTAR

    Kami panjatkan puja dan puji syukur kehadirat

    Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat

    dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat

    meneyelesaikan modul berjudul tentang tata cara

    wudhu ini dalam waktu yang telah ditentukan.

    Modul ini tidak akan selesai tanpa bantuan dari

    berbagai pihak baik secara langsung maupun tidak

    langsung. Untuk itu perkenankanlah penulis

    menyampaikan ucapan terima kasih kepada:

    1. Allah SWT. Yang telah meridloi pembuatan

    makalah dengan baik.

    2. Teman yang telah membantu menyusun makalah

    ini

    3. Seluruh pihak yang tidak dapat penulis sebutkan

    satu persatu yang telah banyak membantu penulis

    dalam menyelesaikan penulisan modul ini.

    Penulis menyadari bahwa penulisan makalah ini

    masih jauh dari sempurna. Untuk itu, kritik dan saran

  • Tata Cara Wudhu Page ii

    yang membangun dalam perbaikan karya tulis ini sangat

    penulis harapkan.

    Penulis berharap semoga modul ini dapat

    memberikan manfaat bagi pembaca, khususnya guna

    mengetahui cara meningkatkan kebugaran jasmani.

  • Tata Cara Wudhu Page iii

    DAFTAR ISI

    HALAMAN JUDU

    KATA PENGANTAR ....................................... i

    DAFTAR ISI...................................................... ii

    BAB I PENDAHULUAN

    a. Latar Belakang ............................................. 1

    b. Rumusan masalah ........................................ 1

    c. Tujuan ......................................................... 1

    d. Metode penyusunan ..................................... 2

    BAB II PEMBAHASAN

    a. Kedudukan wudhu dalam sholat ... 3

    b. Tata cara berwudhu. 4

    c. Syarat-syarat sahya wudhu ..................... 8

    d. Sunah-sunah wudhu .............................. .. 14

    e. Hal-hal yang membatalkan wudhu ....... 19

    f. Hal-hal diwajibkanya wudhu......... ........ 24

    BAB III PENUTUP

    A. Kesimpulan .................................................. 26 10

    DAFTAR PUSTAKA

  • Tata Cara Wudhu Page 1

    BAB I

    PENDAHULUAN

    A. Latar Balakang

    Setiap kegiatan Ibadah umat Islam pasti

    melakukan membersihkan (thaharah) terlebih dahulu

    mulai dari Wudhu, Mandi ataupun tayyamum dan tak

    banyak umat Islam sendiri belum mengerti ataupun

    udah mengerti tapi dalam praktiknya menemui sebuah

    masalah ataupunkeraguan atas hal yang menimpanya.

    Disini kami ingin membahas serta mengulas lagi

    tentang hal tersebut.

    B. Rumusan Masalah

    1. Tata Cara Berwudhu

    2. Syarat-Syarat Sahnya Wudhu

    3. Hal-Hal yang Fardhu/Najis dalam Wudhu

    4. Sunnah-Sunnah Wudhu' (Hal-Hal yang

    Disunahkan Ketika Berwudhu'

    C. Tujuan

    1. Mengetahui bagaimana Tata Cara Berwudhu

    2. Mengetahui Syarat-Syarat Sahnya Wudhu

  • Tata Cara Wudhu Page 2

    3. Mengerti Hal-Hal yang Fardhu/Najis dalam

    Wudhu

    4. Memahami Sunnah-Sunnah Wudhu' (Hal-Hal

    yang Disunahkan Ketika Berwudhu'

    D. Metode Penyusunan

    Kita menggunakan metode kepustakaan yaitu

    dengan cara mengumpulkan buku buku yang

    direkomendasikan serta mengkaji dan mencuplik

    makalah yang telah kita kaji.

  • Tata Cara Wudhu Page 3

    BAB II

    PEMBAHASAN

    A. Kedudukan wudhu dalam sholat

    Wudhu merupakan suatu hal yang tiada asing bagi

    setiap muslim, sejak kecil ia telah mengetahuinya

    bahkan telah mengamalkannya. Akan tetapi apakah

    wudhu yang telah kita lakukan selama bertahun-tahun

    atau bahkan telah puluhan tahun itu telah benar sesuai

    dengan apa yang diajarkan Nabi kita Muhammad

    shallallahu alaihi was sallam? Karena suatu hal yang

    telah menjadi konsekwensi dari dua kalimat syahadat

    bahwa ibadah harus ikhlas mengharapkan ridho Allah

    dan sesuai sunnah Nabi shallallahu alaihi was sallam.

    Demikian juga telah masyhur bagi kita bahwa wudhu

    merupakan syarat sah sholat[1], yang mana jika syarat

    tidak terpenuhi maka tidak akan teranggap/terlaksana

    apa yang kita inginkan dari syarat tersebut. Sebagaimana

    sabda Nabi yang mulia, Muhammad shallallahu alaihi

    was sallam,

  • Tata Cara Wudhu Page 4

    Tidak diterima sholat orang yang berhadats

    sampai ia berwudhu.

    Demikian juga dalam juga Allah Subhanahu wa

    Taala perintahkan kepada kita dalam KitabNya,

    Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu

    hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan

    tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu

    dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki.

    (QS Al Maidah [5] : 6).

    Maka marilah duduk bersama kami barang

    sejenak untuk mempelajari shifat/tata cara wudhu Nabi

    shallallahu alaihi was sallam.

    B. Tata Cara Berwudhu'

    Dari Humran bekas budak Utsman, bahwa bin

    Affan r.a. meminta air wudhu'. (Setelah dibawakan), ia

    berwudhu', ia mencuci kedua telapak tangannya tiga

    kali, kemudian berkumur-kumur dan memasukkan air ke

  • Tata Cara Wudhu Page 5

    dalam hidungnya, kemudian mencuci wajahnya tiga

    kali, lalu membasuh tangan kanannya sampai siku tiga

    kali, kemudian membasuh tangannya yang kiri tiga kali

    seperti itu juga, kemudian mengusap kepalanya lalu

    membasuh kakinya yang kanan sampai kedua mata

    kakinya tiga kali kemudian membasuh yang kiri seperti

    itu juga. Kemudian mengatakan, "Saya melihat

    Rasulullah saw. (biasa) berwudhu' seperti wudhu'ku ini

    lalu Rasulullah bersabda, "Barang siapa berwudhu'

    seperti wudhu'ku ini kemudian berdiri dan ruku' dua kali

    dengan sikap tulus ikhlas, niscaya diampuni dosa-

    dosanya yang telah lalu." Ibnu Syihab berkata, "Adalah

    ulama-ulama kita menegaskan, ini adalah cara wudhu'

    yang paling sempurna yang (seyogyanya) dipraktikkan

    setiap orang untuk shalat." (Muttafaq 'alaih : Muslim

    I:204 no:226, dan ini redaksinya, Fathul Bahri I:266

    no:164, 'Aunul Ma'bud I:180 no:106 dan Nasa'i I:64).

  • Tata Cara Wudhu Page 6

    Cara mengerjakan wuudhu

    2. Membaca BASMALAH

    sambil mencuci kedua

    telapak tangan

    1. Setelah

    membersikan

    tangan terus

    berkuumur-kumur

    tiga kali sambil

    bersikan gigi

    3. selesai berkumur

    terus mencuci hidung

    tiga kali

  • Tata Cara Wudhu Page 7

    4. selesai mencuci

    hidung terus

    membasuk muka

    tiga kali mulai dari

    tumbunya rambut

    sampai bawa dagu

    sambil membaca

    niat wudhu

    5. setelah membasuk

    muka, terus menncuci

    tangan hiingga siku,

    tiga kali

    6. menyapu

    sebagian rambut

    kepala tiga kali

  • Tata Cara Wudhu Page 8

    C. Syarat-Syarat Sahnya Wudhu'

    1. Niat, berdasar sabda Nabi saw., "Sesungguhnya

    segala amal hanyalah bergantung pada niatnya."

    (Muttafaqun 'alaih: Fathul Bari, I:9 no:1, Muslim

    III:1515 no:1907, Aunul Ma'bud VI:284 no:2186,

    Tirmidzi III: 100 no:169, Ibnu Majah II:1413

    no:4227, Nasa'i I:59). Tidak pernah disyariatkan

    melafadzkan niat karena tidak ada dalil yang shahih

    dari Nabi saw. yang menganjurkannya.

    2. Mengucapkan basmalah, karena ada hadits Nabi

    saw., " Tidak sah shalat bagi orang yang tidak

    7. menyapu dua bela

    telinga tiga kali

    8. yang terakhir

    mencuci kedua kaki

    tiga kali

  • Tata Cara Wudhu Page 9

    berwudhu' (sebelumnya) dan tidak sah wudhu' bagi

    orang yang tidak menyebut, Bismillah"

    (sebelumnya)." (Hadits hasan: Shahihu Ibnu Majah

    no: 320 'Aunul Ma'bud I:174 no:101 dan Ibnu Majah

    I:140 no:399).

    3. (Di samping itu, ada dua riwayat lain yang

    menerangkan bahwa Rasulullah saw. bersabda,

    "Tawadhdha-uu-bibismillahi (Berwudhu'lah dengan

    (menyebut) nama Allah," Lihat Nasai'i, kitab

    thaharah no: 61 bab : mengucapkan basmallah ketika

    akan berwudhu', dan Musnad Imam Ahmad III:165

    (pent.))

    4. Muwalah (Berturut-turut) tidak diselingi oleh

    pekerjaan lain, berdasarkan hadits Khalid bin

    Ma'dan, "Bahwa Nabi saw. pernah melihat seorang

    laki-laki tengah mengerjakan shalat, sedang di

    punggung kakinya dan sebesar uang dirham yang

    tidak tersentuh air wudhu', maka Nabi saw.

    menyuruhnya agar mengualngi wudhu' dan

    shalatnya." (Shahih: Shahih Abu Daud no: 161 dan

    'Aunul Ma'bud I: 296 no:173)

    5. Hal-Hal yang Fardhu/Najis dalam Wudhu'

  • Tata Cara Wudhu Page 10

    a. Membasuh wajah termasuk berkumur-kumur dan

    membersihkan hidung.

    b. Mencuci kedua tangan sampai kedua siku-siku.

    (Dalam Al Umm I:25 Syafil menegaskan

    Selamanya tidak dianggap cukup membasuh

    kedua tangan kecuali dengan membasuh tangan

    dan punggungnya secara keseluruhan sampai ke

    siku-siku. Jika ada bagian darinya yang tertinggal

    walaupun kecil sekali, maka dianggap tidak sah

    membasuh tangannya. Selesai)

    c. Mengusap seluruh kepala, dan kedua telinga

    termasuk bagian dari kepala.

    d. Membasuh kedua kaki hingga kedua mata kaki,

    hal ini sesuai dengan firman Allah SWT, "Hai

    orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak

    mengerjakan shalat, basuhlah mukamu dan

    tanganmu sampai dengan siku dan usaplah

    kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan

    kedua mata kakimu." (Al-Maaidah : 6).

    Adapun berkumur-kumur dan

Search related