of 58 /58
STRUKTUR SEL DAN ORGANEL

Struktur sel dan organel

Embed Size (px)

Text of Struktur sel dan organel

1. STRUKTUR SEL DAN ORGANEL 2. BAGAIMANA MEMPELAJARI SEL Mikroskop menyediakan jendela ke dunia sel Mikroskop cahaya memungkinkan kita melihat bentuk dan struktur sel Image seen by viewer Eyepiece Ocular lens Objective lens Specimen Condenser lens Light source 3. Your Topic Goes Here Mikroskop elektron ditemukan tahun1950-an Mikroskop ini menggunakan pancaran/sorotan elektron melalui spesimen sebagai pengganti cahaya Memiliki daya pisah yang sangat tinggi Menghasilkan pembesaran tinggi Menampakkan penampilan secara detail 4. Scanning electron microscope (SEM) Scanning electron micrograph of cilia 5. Transmission electron microscope (TEM) Transmission electron micrograph of cilia 6. Kisaran ukuran sel 7. Isolasi Organel untuk mengkaji fungsinya Fraksionasi selmemisahkan organel- organel sehingga fungsinya dapat dipelajari Fraksinasi diawali dengan sentrifugasi 8. Macam sentrifugasi Sentrifugasi cepat partikel yang memiliki densitas besar akan bergerak ke dasar tabung saat sentrifugasi Isodensitas sentrifugasi memisahkan partikel dengan densitas yang berbeda melalui perbedaan densitas medium ( sukrosa ) Untuk pengamatan organela sel fraksinasi seluler dilakukan dengan merusak membran 9. Sentrifugasi cepat 10. Sentrifugasi Isodensitas 11. PANDANGAN MENYELURUH TENTANG SEL Sel prokariotik dan eukariotik berbeda ukuran dan kerumitan Prokariotik Eukariotik 12. Ukuran sel sebagian besar mikroskopik 30 m 10 m Luas permukaan 1 kubus = 5,400 m2 Luas permukaan 27 kubus = 16,200 m2 13. Membran internal memisah-misahkan fungsi sel 14. ORGANEL SEL Inti Sel Ribosom Sistem Endomembran Retikulum Endoplasmik Aparatus Golgi Lisosom Vakuola Organel Membran Sitoskeleton Permukaan dan Junction Sel 15. INTI SEL Inti sel merupakan pusat pengatur berbagai aktifitas sel Nukleus mengandung DNA dalam jumlah besar yang disebut gen Membran dari inti sel terdiri 2 lapis, dimana lapisan luar berhubungan dengan membran retikulum endoplasma. Pada membran inti sel terdapat porus yang mempunyai diameter yang cukup besar sehingga dapat dilalui oleh molekul protein yang disintesa dalam inti sel. 16. Kromatin Nukleolus Celah Inti Membran inti 17. RIBOSOM Merupakan tempat terjadinya sintesis protein Laju sintesis sangat dipengaruhi oleh jumlah ribosome Ribosom membangun protein dalam dua lokasi sitoplasmik Ribosom bebas (sitosol) Ribosom terikat (retikulum endoplasmik) Ribosom 18. SISTEM ENDOMEMBRAN 19. RETIKULUM ENDOPLAMIK Merupakan organel dengan permukaan membran yang sangat luas (lebih dari separuh total membran sel eukariotik) RE memiliki dua daerah yang memiliki struktur dan fungsi yang berbeda (RE halus dan RE kasar) RE halus (tanpa ribosom) tempat sintesis lipid, metabolisme karbohidrat dan penawar obat dan racun 20. RE Halus REKasar (granuler) Membran inti Ribosom RE Kasar (granuler)RE Halus 21. RE kasar (memiliki ribosom) tempat sintesis protein sekretoris dan membran 1 2 3 4Transport vesicle buds off Ribosome Sugar chain Glycoprotein Secretory (glyco-) protein inside transport vesicle ROUGH ER Polypeptide 22. APARATUS GOLGI Disebut juga golgi kompleks yang mempunyai hubungan yang erat dengan RE kasar (granuler) Mempunyai fungsi memodifikasi unit glikoprotein dari karbohidrat dan sebagai sensor yang menyortir dan mengarahkan protein sesuai dengan tempatnya yang tepat. Memiliki dua sisi yang disebut cis dan trans 23. Receiving side of Golgi apparatus Transport vesicle from ER New vesicle forming Transport vesicle from the Golgi Shipping side of Golgi apparatus 24. LISOSOM Merupakan organel vesikuler yang dibentuk pada Apparatus golgi yang akan disebarkan ke seluruh sitoplasma Sebagai sistim pencernaan intrasel (enzim asam hidrolase) yang menghidrolisis karbohidrat, lipid serta protein. Membuang bahan-bahan yang tidak dibutuhkan atau benda asing seperti bagian sel yang mati, atau bakteri. 25. Rough ER Transport vesicle (containing inactive hydrolytic enzymes) Golgi apparatus Plasma membrane LYSOSOMES Food Engulfment of particle Food vacuole Digestion Lysosome engulfing damaged organelle 26. VAKUOLA Merupakan kantung yang terikat membran di dalam sel yang memiliki bermacam-macam fungsi. Vakuola makanan dibentuk oleh fagositosis (kemudian digabungkan dengan lisosom) Vakuola kontraktil memompa air berlebih keluar sel Sel tumbuhan memiliki vakuola sentral dibungkus membran (tonoplas) 27. ORGANEL MEMBRAN 28. MITOKONDRIA Merupakan sumber energi (powerhouse) dari sel berfungsi mengekstrak energi dari makanan Mitokondria merupakan organel yang besar dalam sel dan menempati sekitar 25% volume sitoplasma. Mitokondria mempunyai 2 lapisan membran, membran luar dan membran dalam. mengandung banyak enzim-enzim oksidatif fosforilase. berperan pada proses oksidasi glukosa dan lemak serta sintesa ATP dari ADP 29. KLOROPLAS Kloroplas merupakan plastida yang mengandung klorofil dan pigmen lain yang berperan dalam fotosintesis Kloroplas memiliki dua membran yang menyelubungi stroma cair yang mengandung tilakoid. 30. Chloroplast Stroma Inner and outer membranes Granum Intermembrane space 31. PEROKSISOM Merupakan organel kecil yang terdapat pada sitoplasma dengan diameter 0,5 mm dan mempunyai membran Mengadung enzim oksidase yang akan bereaksi dengan hidrogen membentuk hidrogen peroksidase (H202) Mengandung enzim katalase yang akan mengubah H202 menjadi air dan oksigen. 32. Oksidase-katalase-H202 sangat penting untuk mensintesis asam lemak menjadi acetyl - coenzym A yang digunakan dalam siklus Krebs untuk pembentukan energi Banyak terdapat dalam hati dan ginjal yang berperan pada proses glukoneogenesis (pembentukan glukosa dari lemak/protein). 33. MEMBRAN SEL 34. Fungsi Membran Membatasi bagian dalam sel dengan lingkungan luar. 35. Transportasi molekul air, nutrisi dll 36. SITOSKELETON 37. SITOSKELETON Memberikan tumpuan struktural pada sel, dan juga berfungsi dalam motilitas dan pengaturan sel 38. Terdapat 3 macam serabut yang menyusun sitoskeleton Mikrotubula Mikrofilamen Filamen Intermediet 39. Mikrotubula Struktur berupa tabung berongga Diameter sekitar 25 nm dengan lumen 15 nm Subunit protein berupa tubulin (a dan b tubulin Fungsi Mempertahankan bentuk sel (penahan tekanan) Motilitas sel Pergerakan kromosom saat pembelahan sel Pergerakan organel 40. Motilitas sel (flagel/silia) Flagel Outer microtubule doublet Plasma membrane Central microtubules Outer microtubule doublet Plasma membrane Electron micrograph of sections: Flagellum Basal body Basal body (structurally identical to centriole) 41. Microtubule doublet Dynein arm Sliding force 42. Mikrofilamen (filamen aktin) Tersusun atas dua untai aktin (sub unit protein) Berukuran sekitar 7 nm Fungsi Mempertahankan bentuk sel (penahan tarikan) Perubahan bentuk sel Pengaliran sitoplasma Motilitas sel Pembelahan sel (pembentukan alur pembelahan) 43. Filamen Intermediet Tersusun atas protein serabut yang menggulung lebih tebal Berukuran 612 nm Salah satu dari beberapa protein keratin Fungsi Mempertahankan bentuk sel (penahan tarikan) Tempat bertaut inti sel dan organel lain Pembentukan lamina nukleus 44. PERMUKAAN DAN JUNCTION SEL 45. DINDING SEL Sel tumbuhan diselubungi dinding sel Dinding sel merupakan salah satu ciri sel tumbuhan yang membedakannya dengan sel hewan Berfungsi sebagai pelindung sel, mempertahankan bentuknya, dan mencegah penghisapan air secara berlebihan 46. MATRIKS EKSTRASELULER Struktur ini tersusun atas lapisan glikoprotein yang lengket Menghubungkan atau merangkai sel dalam pembentukan jaringan Struktur ini juga dapat berperan sebagai pelindung dan penyokong sel. 47. PERLEKATAN SEL Junction interseluler membantu integrasi sel ke struktur dan fungsi lebih tinggi Secara umum perlekatan sel di bagi menjadi 3 yaitu Junction ketat Junction jangkar (desmosom) Junction celah 48. SEE YOU