Ppt jaringan saraf dan darah

  • View
    1.061

  • Download
    10

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Jaringan Saraf dan Jaringan Darah. Pendidikan Tata Kecantikan. MAta Kuliah Anatomi Fisiologi. Dosen Pengampu Bu Widya

Text of Ppt jaringan saraf dan darah

  • 1. Jaringan Saraf dan Darah Oleh Megawati Kusuma P. (5402413021) Nurul Aini Rizqina (5402413022)

2. JARINGAN SARAF Kumpulan neuron (sel-sel saraf) Sistem Saraf Jutaan serabut sel saraf (neuron) 3. BAGIAN POKOK NEURON (SEL SARAF) 4. BAGIAN BAGIAN NEURON (SEL SARAF) 5. Preparat Sel Saraf 6. 1. Badan Sel 7. 2. Akson 8. 3. Dendrit 9. 4. Membran Sel, membran semipermeable (bisa menyeleksi substansi yang boleh keluar masuk) yang menyelubungi neuron. Terdiri dari dua lapis molekul lemak (lipid) 5. Sitoplasma, cairan bening (seperti jelly) pada bagian dalam neuron dan terdiri dari beberapa organ, antara lain mitochondria yang mengolah substansi makanan, seperti glukosa yang akhirnya digunakan sebagai tenaga bagi sel. 6. Neuroglia, Neuroglia merupakan suatu matriks jaringan penunjang khusus, fungsi neuroglia diantaranya adalah memberi nutrisi pada sel saraf. 10. MACAM-MACAM NEURON Neuron dapat diklasifikasi menjadi dua, yaitu berdasarkan jumlah uluran serta berdasarkan struktur dan fungsinya. Neuron berdasarkan jumlah uluran 11. Berdasarkan fungsinya, neuron dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu neuron sensorik, neuron motorik, dan neuron konektor. Neuron sensorik Neuron sensorik berhubungan dengan alat indera untuk menerima rangsangan. Sel saraf ini berfungsi menghantar impuls saraf dari alat indera menuju ke otak atau sumsum tulang belakang, sehingga sering dikenal sebagai neuron indera. Neuron motorik Neuron motorik berfungsi membawa impuls dari otak atau sumsum tulang belakang menuju ke otot kelenjar tubuh. Oleh karena itu, neuron ini sering disebut sebagai neuron penggerak . Neuron konektor Ujung dendrit dari saraf yang satu berhubungan dengan ujung akson dari saraf yang lain membentuk sinapsis. Neuron ini banyak terdapat di sumsum tulang belakang dan otak yang berfungsi meneruskan rangsangan dari neuron sensorik ke neuron motorik. Sinapsis adalah titik temu antara terminal akson salah satu neuron dengan neuron lain. Sinapsis dibentuk oleh terminal akson yang membengkak. Impuls adalah rangsangan atau pesan yang diterima oleh reseptor dari lingkungan luar, kemudian dibawa oleh neuron 12. Sinapsis Pada setiap bagian otak, terdapat jutaan neuron yang saling terhubung lewat sinapsis. Jumlah ini berkurang seiring bertambahnya usia. 13. SISTEM SARAF MANUSIA 14. SUSUNAN SARAF PUSAT 1. OTAK 15. 2. SUMSUM TULANG BELAKANG Sumsum tulang belakang terletak di dalam rongga ruas- ruas tulang belakang. Sumsum tulang belakang berfungsi sebagai pusat gerak refleks, penghantar impuls sensorik dari kulit atau otot ke otak, dan membawa impuls motorik dari otak ke efektor. 16. SUSUNAN SARAF TEPI a. Gerak Sadar : Gerak sadar atau gerak biasa adalah gerak yang terjadi karena disengaja atau disadari. Impuls yang menyebabkan gerakan ini disampaikan melalui jalan yang panjang. Rangsangan(Impuls) > Reseptor(Indra) > Saraf sensorik > Otak > Saraf motorik > Efektor (Otot) 17. b. Gerak Refleks : adalah gerak yang tidak disengaja atau tidak disadari. Impuls yang menyebabkan gerakan ini disampaikan melalui jalan yang sangat singkat dan tidak melewati otak. Rangsangan(Impuls) > Reseptor(Indra) > Saraf sensorik > Sumsum Tulang Belakang > Saraf motorik > Efektor (Otot) 18. pusat pengendali tanggapan atau reaksi pengendali atau pengatur alat komunikasi FUNGSI SEL SARAF 19. PENYAKIT SISTEM SARAF 1. EPILEPSI Ayan atau epilepsi adalah penyakit saraf menahun yang menimbulkan serangan mendadak berulang-ulang tak beralasan. Umumnya ayan mungkin disebabkan oleh kerusakan otak dalam proses kelahiran, luka kepala, stroke, tumor otak, alkohol. 20. 2. AUTISME 21. 3. MENINGITIS Penyakit meningitis merupakan penyakit yang terjadi akibat adanya infeksi meninges atau yang dikenal dengan selaput yang melindungi sistem syaraf pusat pada tubuh manusia. Penyakit meningitis diketahui mampu membuat bagian syaraf manusia, sumsum tulang belakang dan otak menjadi rusak. Penyebab utama penyakit meningitis pada dasar nya adalah virus yang dapat menyerang manusia dalam kondisi kekebalan tubuh seperti apapun 22. 4. SARAF TERJEPIT DI LEHER Gejala spesifik saraf terjepit di leher meliputi nyeri atau sakit di leher belakang yang menjalar ke bahu tangan sampai ke ujung jari dan mengakibatkan tangan menjadi lemah, kaku dan kesemutan. Nyeri dapat juga menimbulkan sakit kepala sebelah, pusing dan keseimbangan berkurang. 23. Jaringan darah Jaringan darah adalah gabungan dari cairan sel sel dan partikel yang menyerupai sel, yang mengalir dalam arteri kapiler dan vena. 24. Fungsi jaringan darah - Meng-Mengangkut O2 dari paru paru ke seluruh tubuh. -Mengangkut CO2 dari seluruh tubuh ke paru paru. -Mengangkut sarisari makanan (nutrien)keseluruh tubuh. -Mengangkut sisasisa metabolisme. -Mengedarkan hormon(hasil sekresi)dari kelenjar hormon ke tempat yang membutuhkan. -Mengatur suhu tubuh ( dengan jalan membawa panas dari bagian tubuh y yang aktif ke bagian tubuh yang tidak aktif). -Menjaga keseimbangan asam dan basa. -Menjaga tubuh dari infeksi kuman. anggkut o2 dari paru paru keseluruh tubuh 25. struktur darah 26. Darah memiliki struktur yang terdiri atas : a. Bagian yang padat : yaitu sel darah merah (eritrosit) yang mengandung hemoglobin untuk pertukaran gas, sel darah putih (leukosit) yang berperan pada pemberantasan kuman-kuman, dan keping-keping darah (trombosit) yang berguna pada pembekuan darah. b. Bagian yang cair berupa plasma darah, yang terdiri atas serum darah dan zat fibrinogen (untuk pembekuan darah). 27. Macam macam darah Sel darah merah 28. Sel darah putih 29. Pada sel darah putih terdapat lima jenis yang bentuk jumlah dan fungsinya berbeda yaitu: bastofil Eosinofil Neutrofil Limfosit Monosit 30. Komponen penyusun darah Komposisi darah terdiri atas plasma darah yang berkisar 55% dan yang lain adalah benda darah yaitu 45%. Volume total dari darah yaitu sekitar 7 8% dari berat badan. Darah cair atau plasma darah adalah cairan darah berbentuk butiran butiran darah. Warna kuning yang terdapat dalam plasma darah disebabkan oleh adanya bilirubin, sedangkan .warna merahnya disebabkan oleh eritrosit yang mengandung Hb 31. Penyakit atau kelainan darah Penyakit Anemia 32. Penyakit Hemofilia 33. Penyakit Hipertensi 34. Penyakit Leukimia 35. Terima Kasih