JARINGAN SARAF

  • View
    467

  • Download
    4

Embed Size (px)

Text of JARINGAN SARAF

KELOMPOK 3:1. ARI MASTUTI (1051600001) 2. ENDAH RAHMAWATI (1051600005) 3. HARISTIKNA RAMADHAN (1051600002) 4. NANDA PARAMUDITA (1051600033) 5. RIRIS PRABOWO BAYUAJI

Fungsi jaringan saraf: 1. komunikasi 2. kontrol 3. koordinasiJaringan saraf terdiri atas 2 macam sel : 1. Sel saraf : Neuron Inti lazimnya ada ditengah, jumlahnya satu Beberapa neuron memiliki inti dua, seperti Neuron saraf simpatis dan pada ganglion saraf sensoris Eukromatin paling banyak, yang tersebar halus diseluruh nukleuplasma, menunjukan bahwa sel-sel ini aktif mensintesa zat. Dalam sitloplasma banyak REK. Alat golgi terdapat disekitar inti Selaput neuron disebut Neurilemma, khusus pada akson disebut Aksolemma.

Neuron terdiri atas 2 bagian utama :a. Perikarion atau Badan (soma) sel saraf Ciri-ciri Perikarion : Mengandung inti Sebagaian besar sitoplasma dan organel Mengandung badan Nissi Berupa butiran-butiran atau kepingan-kepingan yang tersebar dalam sitoplasma Terdapat mitokondiria b. Processus yaitu tonjolan atau serabut saraf dan bertugas meneruskan impuls.

1. Dendrit Mempunyai banyak tonjolan atau serabut saraf yang berguna untuk memperluas permukaan sel neuron dan untuk memperjauh jarak jangkaunanyna untuk menerima atau mengantarkan impuls rangasang. Mengandung REK dan ribosum.

Fungsi : menerima impuls dari sel indra, lalu meneruskanya kedalam perikarion.

2. Akson Hanya ada satu akson pada tiap neuron. Diameter sama dari pangkal ke ujung, ratarata lebih besar dari pada dendrit. Panjangnya bermacammacam, yang terpanjang adalah akson saraf motoris yang terbentang sejak punggung sampai ke kaki (sekitar 1 meter) Akson ada yang berselaput mielin dan ada yang tidak berselaput mielin.

Tempat kontak neuron dengan neuron lain atau alat target di sebut SynapsisDaerah synapsis terdiri dari :1 Membran Pre-synapsis yaitu membran sel neuron yang agak menebal dibandingkan dietempat lain, arah tranasmisi impuls dari neuron ini kecelah synapsis. Celah Synapsis yaitu celah kontak antara kedua neuron atau dengan alat target, lebar 20 mm. Membran Post-synapsis yaitu membran sel neuron lain atau alat target yang berhadapan dan berkontak dengan membran presypnasis. Membran ini lebih tebal daripada membran sel di tempat lain. Arah transmisi impu ialah dari celah synapsis ke sel postsynapsis.

2.

3.

Macam-macam neuronNeuron dibagi atas beberapa macam menurut 2 cara : 1. Melihat kepada banyak processus Dibagi atas 4 macam: a. Unipolar Memiliki 1 processus, tak jelas apakah dendrit atau akson Terdapat pada neuroblast (sel induk syaraf) b. Pseudunipolar Memiliki 1 processus, tapi dekat perikarion segera bercabang 2, satu ketepi satu lagi ke saraf pusat. c. Bipolar Memiliki 2 processus: 1 dendrit, 1 akson Terdapat pada indra, seperti mata, telinga, dan hidung. d. Multipolar Memiliki banyak processus : banyak dendrit, 1 akson. Paling banyak terdapat dalam tubuh, terutama pada otak dan ganglion saraf autonom.

1. Neuron motoris menyampaikan impuls dari saraf pusat ke alat efektor, yaitu otot atau kelenjar. 2. Neuron sensoris menyampaikan impuls stimulus dari indra yang menerima stimulus dari lingkungan(lingkungan dalam dan luar) ke saraf pusat. 3. Neuron asosiasi (interneuron) berada diantara kedua macam neuron diatas dan menghubungkan keduanya yaitu menyampaikan impuls dari neuron sensoris ke neuron motoris. Dan berada dalam saraf pusat : otak dan sumsum punggung.

SUSUNAN SARAFJaringan saraf terdiri atas 2 bagian: 1. Saraf pusat saraf pusat adalah pusat penerimaan rangsang serta menganalisa dan bereaksi terhadap rangsangan, terdiri dari otak(encephalon) dan batang saraf punggung(medullaspiralis =sumsum punggung). Otak memiliki 2 bagian utama yaitu otak besar(cerebrum) dan otak kecil (cerebellum).

Saraf tepi terdiri dari urat saraf. Urat saraf mengandung puluhan serabut saraf, disalut oleh sel satelit, sel schwann, mielin serta jaringan pengikat. sarf tepi berfungsi sebagai pengantar (konduktor) rangsangan dan respons terhadap rangsangan. Rangsangan dalam bentuk impuls diterima saraf tepi dari reseptor.

Sel jaringan antara atau penunjang sistem saraf, terdapat dalam saraf pusat maupun dalam saraf tepi. Kebanyakan terkandung dalam otak, sumsum punggung dan ganglion. fungsi sel glia : 1. Melindungi dan menunjang neuron 2. Menyelaputi akson 3. Memberi nutrisi kepada neuron 4. Pertahanan

1. Astrosid yaitu sel glia yang terbesar, hanya terdapat dalam saraf pusat. fungsi: a. Nutrisi neuron b. Isolator synapsis c. Pelindung jaringan saraf d. Memphagocytosis debris jaringan saraf pusat yang rusak. 2. Oligodendrosit nomor dua besarnya setelah astroit, tapi sel glia yang terbanyak. Tonjolan lebih sedikit, lebih pendek daripada tonjolan astroit. Hanya terdapat dalam saraf pusat. fungsi: membentuk selaput mielin akson dalm saraf pusat. 3. Mikroglia sel glia berjumlah sedikit, tonjolan pendek dan halus dan bercabang-cabang pendek banyak sekali. 4. Sel satelit sel antara yang khas terdapat dalam ganglion. 5. Sel Schwann setiap akson diselaputi oleh banyak sel schwan yang letaknya berurutan sepanjang poros akson. Batas antara satu sel schwan dengan satu sel schwan berikut berupa gentingan, disebut nodus ranvier.

Urat saraf tersusun atas banyak serat saraf. Setiap serat saraf terdiri dari banyak akson atau serabut saraf. Urat saraf memiliki selaput jaringan pengikat.

yaitu gembungan berkapsul urat saraf diluar saraf pusat, mengandung banyak perikarion. Kapsul ganglion terdiri dari jaringan pengikat rapat. Dalam ganglion terdiri pula sel sel antara khusus, disebut sel satelit yang berfungsi untuk melindungi neuron itu sekaligus juga sebagai isolator.

Yaitu selaput luar jaringan pengikat saraf pusat, terletak antara tulang( tengkorak atau ruas tulang punggung ) dan jaringan saraf sendiri. Meninx terdiri atas 3 lapis: 1. Dura mater Lapis terluar yang terdiri dari jaringan pengikat rapat yang bergabung dengan periosteum tulang yang melindungi saraf pusat . 2. Arachnoid yaitu lapis tengah meninx. Memiliki bagian berupa tonjolan yang bercabang, menghubungkannya dengan piamater dibawah disebut trabeculae. 3. Pia mater yaitu lapis terdalam meninx, berkontak dengan jaringan saraf dibawahnya. Antara pia mater dengan neuron-neuron ada lapisan yang terdiri dari anyaman sel glia dengan tonjolan-tonjolannya yang banyak.

Cairan ini mengisi ventrikel(rongga otak), saluran sentral (lubang batang saraf punggung), dan juga rongga atau celah dalam meninx (sub dural dan perivaskuler). Cairan ini berguna untuk melindungi saraf pusat dari tekanan fisik atau benturan.