of 37 /37
JARINGAN EPITEL, JARINGAN EPITEL, PENUNJANG, OTOT, PENUNJANG, OTOT, SARAF, DAN KULIT SARAF, DAN KULIT

Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

Embed Size (px)

Citation preview

Page 1: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

JARINGAN EPITEL, JARINGAN EPITEL, PENUNJANG, OTOT, PENUNJANG, OTOT,

SARAF, DAN KULITSARAF, DAN KULIT

Page 2: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

MACAM-MACAM JARINGAN

SEL JARINGAN ORGAN SISTEM ORGAN

Macam Jaringan :

1. Jaringan Epitel 2. Jaringan Penunjang 3. Jaringan Otot 4. Jaringan Saraf 5. Jaringan Kulit

Page 3: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

I. JARINGAN EPITEL Jaringan yang melapisi permukaan tubuh sebelah luar (kulit), berbagai rongga, dan saluran dalam tubuh.

Fungsi : Pelindung, bagian dari kelenjar, unsur penyerapan

Jenis Jaringan Epitel Berdasarkan Bentuk :

a. Epitel selapis tunggal pipih (Usus dan pembuluh darah)

b. Epitel selapis tunggal kubus (Saluran kelenjar dan urin)

c. Epitel selapis tunggal silindris/thorak (Selaput lendir usus)

d. Epitel thorak bersilia (Permukaan dalam trakea & bronchus)

e. Epitel berlapis banyak pipih/gepeng (Permukaan kulit)

f. Epitel transisional/peralihan (Vesika urinaria)

Page 4: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

Jaringan Epitel Berfungsi Sebagai Kelenjar (Glandula),

1. Kelenjar Eksokrin

Menghasilkan sekresi yang dikeluarkan melalui saluran

Menurut bentuk selnya, kelenjar eksokrin dibagi atas :

a. tubular

b. alveolar

c. asinus

d. tubulo-alveolar (asinus)

2. Kelenjar Endokrin

Menghasilkan hormon yang dikeluarkan langsung ke

dalam pembuluh darah (Pankreas, testis, ovarium)

Page 5: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

Jaringan Epitel

Page 6: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

Jaringan Epitel

Page 7: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

Kelenjar Epitel

Page 8: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

II. JARINGAN PENUNJANG

Fungsi : memperkuat tubuh, mengisi rongga tubuh, dan penghubung antara jaringan satu dengan lainnya.

Berdasarkan Matriks (zat penyokong), dibedakan atas :

1. Jaringan Tulang Rawan2. Jaringan Tulang Sejati3. Jaringan Ikat4. Jaringan Darah

Page 9: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

1. Jaringan Tulang Rawan (Kartilago)

❀ Matriks berupa kondrin, dihasilkan oleh selaput tulang rawan (perikondrium) yang banyak mengandung kondroblas (sel pembentuk tulang rawan)

❀ Terdapat pada rangka awal embrio dan ujung tulang (Hidung, ujung tulang rusuk, sendi tulang, antara ruas tulang belakang, tenggorokan, epifise tulang pipa)

❀ Pada anak2 kartilago banyak mengandung sel rawan, pada dewasa banyak mengandung matriks/kondrin.

Macam-Macam Tulang Rawan :

A. Tulang rawan embrional B. Tulang rawan hialin C. Tulang rawan elastin D. Tulang rawan fibrosa

Page 10: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

Tulang Rawan

Page 11: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

2. Jaringan Tulang Sejati (Osteon)

✿ Sel tulang (osteosit) terdapat dalam lakuna ✿ Lapisan luar (periosteum) memperbaiki kerusakan tulang ✿ Tulang terdiri atas lamella yang membentuk lingkaran (lamella konsentris). ✿ Pada lamella terdapat sel tulang, serat tulang, dan senyawa organik dan anorganik. ✿ Ditengah lamella terdapat saluran Havers yang berisi pembuluh darah, saraf, dan pembuluh getah bening.

Penyusun Tulang : a. Serat tulang b. Senyawa organik c. Senyawa anorganik (Ca3(PO4)2, CaCO3, CaCl2, MgCl2, MgSO4, FeSO4

Page 12: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

Struktur Tulang

Page 13: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

Jenis Tulang Berdasarkan Matriks :

1. Tulang kompak

Matriks padat dan rapat (Tulang pipa)

2. Tulang spons/bunga karang

Matriks berongga (Tulang pipih dan tulang pendek)

Tulang Pipa Terbagi Atas 3 Bagian:

a. Bagian tengah Diafise

b. Bagian kedua ujung Epifise

c. Di antara epifise dan diafise Cakraepifise

Page 14: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

Osifikasi

Penyerapan tulang yang rusak dan penggantian tulang yang baru (absorpsi dan regenerasi)

Osteosit Osteoklas Osteoblas Osteosit yang baru

Proses Osifikasi : 1. Echondral Pembentukan tulang oleh cakra epifise sehingga tulang tumbuh memanjang.

2. Desmal Pembentukan tulang tanpa didahului oleh masa rawan Tulang tengkorak.

3. Perichondral Pembentukan tulang oleh periosteum di sekeliling tulang.

Page 15: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

Osifikasi Tulang Sejati

Page 16: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

Hubungan Antar Tulang :

1. Sinartrosis Kedua ujung tulang dihubungkan oleh jaringan, tidak ada gerakan antara kedua tulang

a. Sinkondrosis Kedua tulang dihubungkan oleh tulang rawan. Hubungan antara epifise dan diafise, rusuk dengan tulang belakang

b. Sinfibrosis Kedua tulang dihubungkan oleh sedikit serabut Hubungan tulang tengkorak.

Page 17: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

2. Diartrosis Kedua ujung tulang tidak dihubungkan jaringan sehingga tulang dapat bergerak Persendian

a. Sendi peluru Berporos tiga Memungkinkan gerak ke segala arah Gelang panggul

b. Sendi engsel Berporos satu Siku, lutut, mata kaki, ruas antara jari

c. Sendi putar Berporos dua Terdapat antara tulang telapak tangan dan pengumpil

d. Sendi putar berporos satu Gerak rotasi Antara tulang hasta dan pengumpil

Page 18: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

Tulang–Tulang Rangka Tubuh

Fungsi :

a. Memberi bentuk tubuh

b. Menahan dan menegakkan tubuh

c. Melindungi alat-alat tubuh yang lemah

d. Tempat melekatnya otot

e. Sebagai alat gerak

f. Tempat pembentukan sel-sel darah

Page 19: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

Kelainan Dan Gangguan Pada Tulang :

a. Artritis gangguan pada sendi akibat kuman, terbagi 2 : A. eksudatif rongga sendi terisi cairan getah radang A. sika kurangnya minyak sendi (sinovial).b. Infeksi gonorhoae dan sifilis menyerang persendianc. Memar robeknya selaput sendid. Urai sendi terlepasnya ujung tulang dari sendie. Layuh semu layuh tulang karena infeksi sifilis pada janinf. Fraktura patah tulangg. Fisura retak tulangh. Nekrose kekurangan makanan pada tulang mengering

Kelainan Tulang Belakang :

a. Lordosis leher dan punggung membelok ke depan b. Kifosis punggung & tungging membelok ke belakang c. Skoliosis tulang belakang membengkok ke samping

Page 20: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

3. Jaringan Ikat

Tersusun oleh :a. Cairan/matriks : protein dan garam mineralb. Serat/serabut kolagen (putih) dan serabut elastin (kuning).c. Sel jaringan pengikat : 1. Sel fibroblas menghasilkan serat-serat. 2. Sel fibrosit mempertautkan jaringan dengan jaringan (histiosit)

Macam-Macam Jaringan Ikat :

1. Jaringan ikat embrional (mesenkim) merupakan jaringan yang belum terspesialisasi2. Jaringan ikat longgar / jarang3. Jaringan lemak berfungsi untuk cadangan makanan4. Jaringan ikat padat, terdiri atas : ✿ Tendon menghubungkan otot dengan tulang ✿ Ligamentum menghubungkan tulang dengan tulang.

Page 21: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

Jaringan Ikat Longgar/Jarang

Page 22: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

Jaringan Ikat Padat Teratur

Page 23: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

Jaringan Ikat Padat Tidak Teratur

Page 24: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

4. Jaringan Darah 1. Pengangkut metabolisme, sari makanan, O2, air, hormon

2. Pelindung terhadap penyakit3. Mengatur suhu tubuh4. Mengatur keseimbangan asam basa

Kandungan Darah :1. Plasma Air, hormon, protein plasma, dan serum darah a. Protein plasma : Albumin menjaga tekanan osmosis Globulin pembentuk protrombin & antibodi Fibrinogen pembeku darah b. Serum darah : Aglutinin penggumpal benda asing Presipitin mengendapkan antigen Antitoksin menetralkan racun Lisin menghancurkan antigen Opsonin menggiatkan fagositosis leukosit

Page 25: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

2. Sel-Sel Darah : eritrosit, leukosit, dan trombosit.

A. Eritrosit (Sel darah merah)

Bentuk bikonkaf tidak berinti

Jumlah : ♂ 5 juta/mm3, ♀ 4 juta/mm3

Mengandung Hb (pengangkut O2 dan CO2)

Umur 120 hari hati dan limpa

B. Leukosit (Sel darah putih)

Bentuk amuboid dan berinti

Jumlah 800-900/mm3

Ukuran 4-13 mikron

Fungsi : pengangkut lemak dan sebagai fagosit

Dibentuk : sumsum tulang, limpa

Umur 20 hari

Page 26: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

Macam-Macam Leukosit :

Granulosit (sitoplasma bergranula, biru laut) a. Eosinofil b. Basofil c. Neutrofil

Agranulosit (sitoplasma tidak bergranula, biru abu-abu) a. Monosit b. Limfosit

Kelainan Leukosit : a. Leukopeni jumlah leukosit < normal b. Leukositosis jumlah leukosit > normal c. Leukemia kanker darah

C. Trombosit (Keping Darah) Bentuk tidak teratur, kecil, tidak berinti dan berwarna Rapuh dan mudah pecah Jumlah 200.000 – 300.000/mm3 Pembentukan di sumsum tulang Fungsi : membantu proses pembekuan darah

Page 27: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

RBC

Limfosit

Monosit

Neutrofil

Eosinofil

Basofil

Trombosit

Sel-Sel Darah

Page 28: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

3. JARINGAN OTOT

Jaringan otot terdiri atas :

a. Plasma (sarkoplasma)b. Selaput otot (sarkolema)c. Serabut otot (miofibril). Bagian yang dapat berkerut disebut sarkomer yang terdiri atas protein aktin dan miosin.

Jenis-Jenis Otot :

1. Otot Lurik (Otot sadar = otot rangka = serat lintang)

Terdapat pada alat gerak Dipengaruhi kehendak Dipersarafi sistem saraf perifer Mudah dirangsang dan mudah lelah Inti sel banyak terletak dipinggir

Page 29: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

Otot Lurik

Page 30: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

2. Otot Polos (Otot tak sadar = otot alat dalam/visceral) Penunjang organ dalam tubuh Tidak dipengaruhi kehendak Dipersarafi sistem saraf autonom Lambat menerima rangsang Tidak mudah lelah Inti sel tunggal terletak di tengah

3. Otot Jantung (Miokardium = musculus cardiata) Terdapat pada jantung Tidak dipengaruhi kehendak Dipersarafi sistem saraf autonom Lambat menerima rangsang Tidak mudah lelah Inti sel terletak di tengah Mempunyai percabangan Sinsitium (Discus Intercalaris)

Page 31: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

Otot Polos (smooth muscle)Otot Polos (smooth muscle)

Page 32: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

Otot Jantung

Page 33: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

4. JARINGAN SARAF

Fungsi : menerima dan meneruskan rangsangan

Terdiri atas neuron (sel saraf) yang terdapat pada otak dan sumsum tulang belakang

Bagian-Bagian Neuron :

1. Dendrit tonjolan yang keluar dari badan sel saraf. Fungsi : menerima rangsang

2. Badan Sel : terdiri atas plasma sel dan nukleus. Pada gumpalan retikulum endoplasma Badan Nissl.

3. Akson (neurit) Berupa tonjolan badan sel yang berukuran panjang. Akson disusun oleh selubung myelin, sel Schwan, neurilemma, dan nodus Ranvier.

Page 34: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

Jaringan Saraf

Page 35: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

5. JARINGAN K U L I T

Pelindung terhadap kerusakan fisik, sinar, penguapan, kuman Organ ekskresi Ekstero receptor

Susunan Kulit :1. Epidermis : a. Stratum korneum (zat tanduk/sel mati & selalu mengelupas) b. Stratum lusidium c. Stratum granulosum mengandung pigmen d. Stratum germinativum membentuk sel-sel baru

2. Dermis a. Kelenjar keringat (glandula sudorifera) b. Kelenjar minyak (glandula sebacea) c. Akar rambut d. Akhiran saraf e. Pembuluh darah f. Otot penegak rambut (muscular arrector pili)

Page 36: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit

K u l i t

Page 37: Jaringan Epitel Penunjang Otot Saraf Dan Kulit