UNIVERSITAS disebabkan oleh perubahan yang terjadi dalam diri mereka saat memasuki usia ... daily activity

  • View
    216

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of UNIVERSITAS disebabkan oleh perubahan yang terjadi dalam diri mereka saat memasuki usia ... daily...

1

UNIVERSITAS INDONESIA

TERAPI KOGNITIF-PERILAKU UNTUK MENANGANI

DEPRESI PADA LANJUT USIA

(COGNITIVE-BEHAVIOR THERAPY FOR OLDER ADULTS

WITH DEPRESSION)

TESIS

RETHA ARJADI

1006796531

FAKULTAS PSIKOLOGI

PROGRAM MAGISTER PROFESI PSIKOLOGI KLINIS DEWASA

DEPOK

JUNI 2012

Terapi kognitif..., Retha Arjadi, FPsi UI, 2012

i

i

HALAMAN JUDUL

UNIVERSITAS INDONESIA

TERAPI KOGNITIF-PERILAKU UNTUK MENANGANI

DEPRESI PADA LANJUT USIA

(COGNITIVE-BEHAVIOR THERAPY FOR OLDER ADULTS

WITH DEPRESSION)

TESIS Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar

Magister Profesi Psikologi Kekhususan Psikologi Klinis Dewasa

RETHA ARJADI

1006796531

FAKULTAS PSIKOLOGI

PROGRAM MAGISTER PROFESI PSIKOLOGI KLINIS DEWASA

DEPOK

JUNI 2012

Terapi kognitif..., Retha Arjadi, FPsi UI, 2012

Terapi kognitif..., Retha Arjadi, FPsi UI, 2012

Terapi kognitif..., Retha Arjadi, FPsi UI, 2012

iv

iv

KATA PENGANTAR

Setelah menempuh rangkaian proses perkuliahan, akhirnya peneliti berhasil merampungkan tesis ini sebagai syarat kelulusan pendidikan Program Magister Profesi Psikologi Kekhususan Psikologi Klinis Dewasa. Pada urutan pertama, peneliti hendak menyampaikan syukur kepada Tuhan atas penyertaan sepanjang peneliti menjalani pendidikan magister profesi dan merampungkan tesis ini. Peneliti juga mengucapkan terimakasih kepada Dra. Dharmayati Utoyo Lubis, M.A, Ph.D selaku pembimbing tesis, rekan diskusi yang luar biasa. Terimakasih untuk setiap pujian dan kritik yang peneliti terima, kombinasinya tidak pernah gagal membuat peneliti mau terus belajar dan belajar lagi.

Ucapan terimakasih selanjutnya peneliti sampaikan kepada Dra. Sugiarti, M.Kes selaku pembimbing akademik, serta Dra. Yudiana Ratna Sari, M.Si yang sudah memantau setiap langkah peneliti dan rekan satu angkatan peneliti hingga menyelesaikan tesis. Terimakasih juga kepada para dosen lain, khususnya dosen di Program Profesi Klinis Dewasa beserta segenap staf atas bimbingannya. Untuk Dr. Lidia Laksana Hidajat, MPH, psikolog klinis yang sudah menjadi dosen peneliti dari jenjang S1. Terimakasih untuk diskusi berharga di awal penentuan topik tesis ini. Dari diskusi tersebut, peneliti mendapat pencerahan hingga dapat menyelesaikan tesis tepat waktu.

Peneliti juga mengucapkan terimakasih kepada rekan sesama payung penelitian lansia angkatan 17. Terimakasih Edo Sebastian Jaya, S.Psi untuk diskusi-diskusi yang berkualitas sepanjang pengerjaan tesis ini. Terimakasih untuk Kresna Astri, S.Psi, Lathifah Hanum, S.Psi, dan Maha Decha Dwi Putri, S.Psi atas kerja samanya. Semoga hanya sukses yang tersisa di ujung perjalanan kita. Tidak lupa untuk seluruh penghuni angkatan 17, sukses untuk kita semua.

Terimakasih kepada pihak Perhimpunan Gerontologi Indonesia (PERGERI) cabang Kota Depok atas kerja samanya sehingga peneliti berhasil mendapatkan partisipan untuk tesis sekaligus membantu partisipan di hari tuanya. Berjuta terimakasih kepada keluarga kecil Cikampek, mama, papa, koko dr. Ronald Arjadi, dan cici dr. Regina atas segala dukungan dan yang diberikan kepada peneliti. Perhatian kalian telah menjadi motivasi yang besar untuk peneliti. Teruntuk rekan-rekan kerja dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia (LPT UI) tanpa terkecuali, tempat peneliti belajar sekaligus bekerja. Terimakasih untuk setiap semangat dan kepercayaan mengerjakan proyek demi proyek yang memperkaya pengalaman peneliti di bidang psikologi.

Terimakasih kepada dosen peneliti sepanjang masa, Riza Karim, Psi dan Agatha Novi Ardhiati, M.Psi, serta rekan-rekan angels dan angelos, Dwiana H. Wahyudi, S.Psi, Reggie Renato Sjafei, S.Psi, M.M, dan lainnya atas kebersamaan yang ada saat peneliti membutuhkannya. Tidak lupa, peneliti juga mengucapkan terimakasih kepada para sahabat peneliti, Maria Gracia Georgiana, Lingga Tri Handayani, Angela Stasia, Louisa Yuanita, Yimmy Hartanto, Harmoko Sofjan, dan lainnya yang tidak dapat disebutkan satu per satu. Tawa yang kalian bagikan selalu berhasil membuat peneliti kembali bersemangat saat nyaris menyerah. Depok, 5 Juni 2012

Peneliti

Terapi kognitif..., Retha Arjadi, FPsi UI, 2012

Terapi kognitif..., Retha Arjadi, FPsi UI, 2012

vi

vi

ABSTRAK

Nama : Retha Arjadi

Program Studi : Magister Profesi Psikologi Klinis Dewasa

Judul : Terapi Kognitif-Perilaku untuk Menangani Depresi pada

Lanjut Usia

Depresi merupakan gangguan perasaan yang dapat dialami individu dari berbagai golongan usia, termasuk lanjut usia atau lansia. Pada lansia, depresi dapat disebabkan oleh perubahan yang terjadi dalam diri mereka saat memasuki usia lanjut, misalnya berhenti bekerja, penurunan kondisi kesehatan, dan lain-lain. Depresi pada lansia ini perlu ditangani karena dapat menyebabkan mereka tidak mampu melakukan aktivitas harian, memunculkan masalah kesehatan, menurunkan kualitas hidup, hingga mempercepat kematian. Fenomena mengenai lansia yang mengalami depresi ditemukan di Depok. Para lansia di Depok dinaungi oleh lembaga Perhimpunan Gerontologi Indonesia cabang kota Depok yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan lansia di Depok. PERGERI Depok seringkali mendapati anggotanya mengalami depresi, tetapi tidak memiliki tenaga pendukung untuk menangani masalah ini, karena selama ini perhatian hanya difokuskan pada penanganan masalah fisik. Untuk itu, peneliti mencoba menjawab kebutuhan tersebut dengan memberikan Terapi Kognitif-Perilaku kepada 3 (tiga) orang lansia di Depok yang mengalami depresi. Penelitian dijalankan dengan menggunakan desain single-subject repeated measures. Pengukuran dilakukan saat pra-intervensi, pertengahan intervensi, dan pasca-intervensi untuk mendapatkan gambaran perubahan tingkat depresi yang jelas pada masing-masing partisipan. Ketiga partisipan yang menjalani Terapi Kognitif-Perilaku mengalami penurunan tingkat depresi yang dilihat melalui hasil wawancara dan observasi, status mental, serta pengukuran menggunakan alat ukur Beck Depression Inventory (BDI), Geriatric Depression Scale (GDS), dan BDRS (Brief Depression Rating Scale). Salah satu partisipan mengalami penurunan yang tidak terlalu besar dibandingan dua partisipan lain, diperkirakan karena kurangnya ketaatan (adherence) dalam menjalani terapi dan adanya riwayat depresi cukup berat yang pernah ia alami sebelumnya. Selain itu, para partisipan sudah mampu mempraktekkan teknik-teknik yang diberikan dalam rangkaian terapi, mulai dari mengenali ciri depresi, memonitor perasaan, mempraktekkan rencana kegiatan harian, berlatih relaksasi, memecahkan masalah, mengenali pikiran negatif dan melakukan restrukturisasi pikiran. Para partisipan pun memahami bahwa keberhasilan terapi ditentukan oleh kemandirian dan niat mereka untuk menjalankan teknik-teknik tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Kata kunci: Depresi, lansia, Terapi Kognitif-Perilaku

Terapi kognitif..., Retha Arjadi, FPsi UI, 2012

vii

vii

ABSTRACT

Name : Retha Arjadi

Study Program : Master of Adult Clinical Psychology

Title : Cognitive-behavior therapy for older adults with

depression

Depression is a mood disturbance that can be experienced by all ages, including the elderly. Depression in older adults can be caused by changes due to the aging process, such as: being in pension, declining health conditions, etc. Its imperative to treat depression in older adults as it disable them from their daily activities, raise health problems, impede quality of life, and increase mortality.

The depression phenomenon occurs to the elderly residents in Depok. The Association of Gerontology Indonesia (Perhimpunan Gerontologi Indonesia/ PERGERI) in Depok is an organization that aimed to improve the welfare of older adults in Depok. Older adults in Depok often have depression, but PERGERI does not have the personnel to deal with this problem, because so far it is only focused on treating physical health problems. In this research, I provide Cognitive-Behavior Therapy for 3 (three) older adults with depression in Depok. This study use single-subject design, repeated measures. There are pre-test, mid-test, and post-test assessment to show clear changes in depression level for each participant.

All participants experienced decreased levels of depression, that are assessed from interviews and observations, mental status, and psychological measures. The measurements are Beck Depression Inventory (BDI), Geriatric Depression Scale (GDS), and BDRS (Brief Depression Rating Scale). One of the participants experienced lower therapy effect compared to the other two participants, presumably due to lack of adherence and a history of depression. Furthermore, all participants can successfully practice the techniques presented in the therapy, such as recognizing depression features, mood monitoring, daily activity scheduling, relaxation training, problem solving, recognizing negative thoughts, and cognitive restructuring. The participants understand that therapeutic success is determined by their independence in doing all techniques in their daily lives.

Keywords: Depression, older adults, Cognitive-behavior therapy

Terapi kognitif..., Retha Arjadi, FPsi UI, 2012

viii

viii

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL .............................................................................................. i LEMBAR PERNYATAAN ORISINALITAS .................................................... ii LEMBAR PENGESAHAN ........................................................................