Soft Skill (Teknologi Interface)

  • View
    83

  • Download
    2

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Anggota Kelompok :1. Apryan Muchamad S 101109752. Imam Setiawan Rahmat 131104663. Imam Maulana 131104594. Sarip 161103895. Sumaryanto 16110740

Transcript

  • U n i v e r s i t a s G u n a d a r m a

    Teknologi Interface

    Nama Kelompok :

    1. Imam Setiawan Rahmat 13110466

    2. Sarip 16110389

    3. Sumaryanto 16110740

    4. Apryan Muchamad S 10110975

    5. Imam Maulana 13110459

  • Teknologi Interface

    Interface (Antarmuka) adalah penghubung antara dua sistem atau alat. Media penghubung antara satu

    subsistem dengan subsistem lainnya. Interface meliputi :

    1. Perangkat yang dipakai untuk mengerjakan sesuatu, dan perangkat yang secara tidak langsung

    mengontrol perangkat lunak.

    2. Piranti input atau output

    3. Prosedur pemakaian perangkat

    Teknologi interface adalah sebuah teknologi dimana dua zat atau benda yang berbeda saling bertemu,

    dan digunakan juga secara metafora untuk perbatasan antara benda yang satu dengan yang lainnya.

    Secara khusus interface juga dapat diartikan yaitu suatu fungsi atribut atau sensor dari suatu system

    yaitu perangkat lunak (software), aplikasi , kendaraan (alat transfortasi) dan lain-lain, yang

    berhubungan dengan pengoperasiannya oleh user.

    Secara umum telematika merupakan bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi

    informasi. Jadi, interface telematika adalah atribut sensor dari pertemuan sistem jaringan komunikasi

    dan teknologi informasi yang berhubungan dengan pengoperasian oleh pengguna, sehingga

    memudahkan pengguna dalam melakukan kegiatan yang menggunakan jaringan

    Terdapat beberapa teknologi yang berhubungan dengan telematika yaitu :

    1. Head Up Displays System

    Head Up Displays adalah setiap tampilan transparan yang menyajikan data tanpa mengharuskan

    pengguna untuk melihat dari sudut pandang yang biasa. Asal usul nama berasal dari pilot yang dapat

    melihat informasi dengan kepala "up" dan melihat ke depan, bukan miring ke bawah melihat

    instrumen yang lebih rendah.

    HUDs menurut wikipedia dibagi menjadi empat generasi mencerminkan teknologi yang digunakan

    untuk menghasilkan gambar :

    a. Generasi Pertama

  • Gunakan CRT untuk menghasilkan sebuah gambar pada layar fosfor,memiliki

    kelemahan dari lapisan fosfor layar merendahkan dari waktu ke waktu.

    Mayoritas HUDs beroperasi saat ini adalah jenis ini.

    b. Generasi Kedua

    Gunakan sumber keadaan menyala terang, misalnya LED, yang dimodulasi

    oleh layar LCD untuk menampilkan gambar.

    c. Generasi Ketiga

    Pandu gelombang optik untuk menghasilkan gambar secara langsung di

    Combiner daripada menggunakan sistem proyeksi.

    d. Generasi Keempat

    Gunakan laser scanning untuk menampilkan gambar dan gambar video pada

    media transparan yang jelas.

    Contoh :

    Aplikasi khusus pesawat militer termasuk sistem senjata dan data sensor

    seperti : penerapan sasaran (TD), Vc-penutupan kecepatan dengan target,

    range-target, waypoint, Peluncuran Penerimaan Daerah (LAR),senjata

    pencari, status senjata.

    Terdapat 5 Macam Teknologi HUD yaitu :

    CRT (Cathode Ray Tube) Hal yang sama untuk semua HUD adalah sumber dari gambar yang

    ditampilkan, CRT, yang dikemudikan oleh generator. Tanda generator mengirimkan informasi ke

    CRT berbentuk koordinat x dan y. Hal itu merupakan tugas dari CRT untuk menggambarkan

    koordinat senagai piksel, yaitu grafik. CRT membuat piksel dengan menciptakan suatu sinar elektonil,

    yang menyerang permukaan tabung (tube).

    Refractive HUD Dari CRT, sinar diproduksi secara paralel dengan sebuah lensa collimating. Sinar

    paralel tersebut diproyeksikan ke kaca semitrasnparan (kaca gabungan) dan memantul ke mata pilot.

    Salah satu keuntungan dari reaktif HUD adalah kemampuan pilot untuk menggerakkan kepalanya dan

    sekaligus melihat gambar yang ditampilkan pada kaca gabungan.

    Reflective HUD Kerugian dari HUD reflektif adalah akibatnya pada besarnya tingkat kompleksitas

    yang terlibat dalam meproduksi penggabungan lekungan dari segi materi dan rekayasa. Keuntungan

    besarnya adalah kemampuan pada peningkatan tanda brightness (terang), meminimalisir redaman

  • cahaya dari pemandangan visual eksternal dan adanya kemungkinan untuk menghemat ruang di

    kokpit, karena lensa collimating yang tidak diperlukan.

    System Architecture HUD komputer mengumpulkan informasi dari sumber sumber seperti IRS

    (Inertial Reference System), ADC (Air Data Computer), radio altimeter, gyros, radio navigasi dan

    kontrol kokpit. Diterjemahkan ke dalam koordinat x dan y, komputer HUD selanjutnya akan

    menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk hal apa yang akan ditampilkan pada HUD ke

    generator simbol. Berdasarkan informasi ini, generator simbol menghasilkan koordinat yang

    diperlukan pada grafik, yang akan dikirmkan ke unit display (CRT) dan ditampilkan sebagai simbol

    grafik pada permukaan tabung. Kebanyakan HUD militer mudah memberikan atau melewatkan

    isyarat kemudi FD melalui generator simbol. HUD memperhitungkan isyarat kemudi pada komputer

    HUD dan hal tersebut membuatnya sebagai sistem standalone. Sipil HUD merupakan fail-passive

    dan mencakup pemeriksaan internal yang besar mulai dari data sampai pada simbol generator.

    Kebanyakan perselisihan perhitungan dirancang untuk mencegah data palsu tampil.

    Display Clutter Salah satu perhatian penting dengan simbologi HUD adalah kecenderungan

    perancang untuk memasukkan data terlalu banyak, sehingga menghasilkan kekacauan tampilan.

    Kekacauan tampilan ini jauh dari eksklusif untuk HUD, tetapi hal ini sangat kritis pada saat melihat

    ke arah tampilan. Setiap simbologi yang tampil pada sebuah HUD harus melayani atau memiliki

    sebuah tujuan dan mengarahkan peningkatan performa. Kenyataannya, bukan piksel tunggal yang

    dapat menerangi kecuali dia secara langsung mengarahkan pada penigkatan. Prinsip yang diterapkan

    pada perancangan HUD adalah ketika dalam keraguan, tinggalkan saja.

    2. Tangible User Interface

    Sebuah user interface yang nyata (TUI) adalah sebuah antarmuka pengguna di mana

    seseorang berinteraksi dengan informasi digital melalui lingkungan fisik. Nama awal Graspable User

    Interface, yang tidak lagi digunakan.

    Karakteristik Tangible User Interface

    a. Representasi fisik adalah komputasi digabungkan dengan informasi

    digital yang mendasari

    b. Representasi fisik mewujudkan mekanisme kontrol interaktif.

  • c. Representasi fisik adalah perseptual digabungkan dengan representasi

    digital secara efektif dimediasi.

    d. Keadaan fisik tangibles mencakup aspek kunci dari negara digital sistem.

    Contoh :

    Contoh TUI adalah sistem Topobo. Blok di Topobo seperti blok LEGO yang bisa diambil bersama-

    sama. tetapi juga dapat bergerak sendiri menggunakan komponen bermotor. Seseorang dapat

    mendorong, menarik, dan memutar blok-blok, dan blok-blok bisa menghafal gerakan-gerakan ini dan

    replay mereka.

    Dasar Model Dari TUI

    Antarmuka antara manusia dan informasi membutuhkan dua komponen utama, yaitu input dan output,

    atau kontrol dan representasi. Kontrol memungkinkan pengguna untuk memanipulasi informasi,

    sedangkan representasi eksternal dianggap sebagai indera manusia. Gambar 2.9 menampilkan model

    sederhana yang terdiri dari kontrol, representasi dan informasi.

    TUI menggunakan representasi nyata dari informasi yang juga berfungsi sebagai mekanisme kontrol

    secara langsung pada informasi digital. Dengan merepresentasikan informasi pada kedua bentuk

    tangible dan intangible, pengguna dapat lebih secara langsung menekankan representasi digital

    dengan menggunakan tangan mereka.

    Representasi Tangible Sebagai Kontrol

    Gambar 1 menggambarkan ide utama dari TUI untuk memberikan representasi (physical dan

    graspable)nyata eksternal ke informasi digital. Represenntasi tangible membantu jemabatan batas

    antara fisik dan dunia fisik. Representasi tangible juga adalah komputasi digabungkan dengan kontrol

    terhadap dasar informasi digital dan model komputasi.

  • Fungsi dari representasi tangible adalah sebagai pengendali fisik interaktif. Upaya TUI untuk

    mewujudkan informasi digital dalam bentuk fisik, memaksimalkan kelangsungan informasi dengan

    manipulasi sambungan ke dasar perhitungan. Melalui pemanipulasian fisik dari representasi tangible,

    representasi digital diubah.

    Representasi Intangible Representasi tangible (berwujud) memungkinkan perwujudan fisik secara

    langsung digabungkan ke informasi digita. Namun, ia memiliki kemampuan terbatas.untuk mewakili

    perubahan banyak materi atau properti (sifat) fisik. Tidak seperti penempaan pixel pada komputer,

    untuk mengubah suatu objek fisik dalam bentuk, posisi, atau properti dalam real-time sangat sulit.

    Dalam perbandingan dengan bit, atom sangat kaku, mengambil massa dan ruang.

    Ada beberapa jenis TUI yang telah digerakkan dari representasi berwujud (benda fisik) sebagai pusat

    dari umpan balik. Contohnya adalah inTouch ((Brave, et al., 1998), curlybot (Frei, et al., 2000a), dan

    topobo (Undian, et al, 2004). Jenis kekuatan umpan balik TUI ini tidak tergantung pada representasi

    berwujud, sejak umpan balik aktif melalui representasi berwujud sebagai saluran tampilan utama.

  • Genre Aplikasi TUI

    TUI memiliki berbagai macam aplikasi domain. Ada terdpat 7 genre untuk aplikasi yang

    menjanjikan,, yaitu:

    Tangible Telepresence Genre ini merupakan komu