of 29 /29
EDUNEX ITB Silabus dan Satuan Acara Perkuliahan, Pengertian Kristalografi dan Mineralogi Kristal dan Mineral TA-2101 Dr.phil.nat. Agus Haris Widayat, ST., MT. KK Eksplorasi Sumber Daya Bumi Teknik Pertambangan – FTTM ITB Pendahuluan/ Minggu-1 1 Dr.mont. Andy Yahya Al Hakim, ST.,MT. Dilarang mendistribusikan materi ini melalui internet secara terbuka/publik misalnya blog, slideshare, dan sejenisnya.

Silabus dan Satuan Acara Perkuliahan, Pengertian

  • Author
    others

  • View
    10

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Silabus dan Satuan Acara Perkuliahan, Pengertian

Template BG PutihKristalografi dan Mineralogi
KK Eksplorasi Sumber Daya Bumi Teknik Pertambangan – FTTM ITB
Pendahuluan/ Minggu-1
Dilarang mendistribusikan materi ini melalui internet secara terbuka/publik misalnya blog, slideshare, dan sejenisnya.
EDUNEX ITB
Pengantar Kuliah
• Memberikan kemampuan untuk identifikasi dan klasifikasi kristal berdasarkan sifat morfologi (struktur luar) dan struktur dalam serta kemampuan identifikasi mineral secara megaskopis berdasarkan sifat morfologinya, sifat fisika dan sifat kimia
http://www.mygoldguide.in/why-gold-used-electronicsz
http://odnv.co.id/logam-mulia
EDUNEX ITB
EDUNEX ITB
• Sejarah ilmu kristal dan mineral
• Unsur simetri
• Sumbu putar
• Titik inversi
• Bidang cermin
5 Indeks Miller dan
sumbu kristalografi
• Notasi form
• Proyeksi stereografis
• Klasifikasi 230 space group
• Materi kuliah kristal kembar
• Isomorfisme
• Polimorfisme
• Pseudomorfisme
10-11 Sifat fisik
• Bentuk agregat kristal
• Klasifikasi batuan
15 Mineral
industri dan
16 UAS • UAS
• Nesse, W.D. Introduction to Mineralogy. Oxford University Press, 2011.
• Berry, L.G. & Mason, B.H., Mineralogy, second edition, revised by R.V. Dietrich, NewYork, W.H. Freeman, 1983
• Blackburn, W.H., & Dennen, W.H., Principles of Mineralogy, Wm. C. Brown Publishers, Dubuque, Iowa, 1988
• Klein, Cornelis, & Hurlbut, Jr., Manual of Mineralogy, 21st edition. After Dana, John Wiley & Son, New York, 1985
• Kerr, P.F., Optical Mineralogy, fourth edition, New York, McGraw-Hill, 1977
• Hutchison, C.S., Laboratory Handbook of Petrographic Techniques, John Wiley & Sons, New York, London, Sydney, Toronto, 1974
• Dana, E.S. & Ford, W.E., A Textbook of Mineralogy, John Wiley & Sons Inc., New York, Charles E Tuttle Company, Tokyo, Modern Asia Edition, Ninth printing, 1972
• Grimm, R.E., Clay Mineralogy, McGraw-Hill Book Company, Inc., New York, 1953
Database mineral dan pencarian • www.webmineral.com
• Nilai dipertimbangkan dari beberapa evaluasi: • UTS umumnya 35-45%
• UAS umumnya 35-45%
• Praktikum umumnya 10-20%
• Materi UTS mencakup semua materi yang diajarkan sebelum UTS
• Materi UAS mencakup semua materi yang diajarkan antara UTS dan UAS
9
• Kuliah dilaksanakan dengan metode asinkron (rekaman video dan kuis online)
• Pada jadwal perkuliahan yang ditetapkan (sesuai SIX), mahasiswa harus melaksanakan pembelajaran asinkron terlebih dahulu.
• Setelah kuis dikerjakan, kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran sinkron melalui Zoom, Google Meet, dll.
• Kuliah sinkron berjalan dengan durasi maksimum 50 menit dan hanya boleh diikuti oleh mahasiswa yang sudah mengerjakan kuis.
• Untuk mengantisipasi masalah koneksi internet, mahasiswa diberikan kebebasan untuk melaksanakan pembelajaran asinkron sejak 3 hari sebelum jadwal kuliah yang telah ditetapkan.
10
• Rangkaian kegiatan pertambangan merupakan kegiatan panjang, dimulai dari hulu (kegiatan eksplorasi) hingga hilir (ekstraksi)
• Hampir semua orang pasti mempergunakan hasil tambang • Emas (gold – Aurum): 70% perhiasan, 14% elektronik, 19% investasi (sejak
lebih dari 6000 tahun yang lalu, dentistry, medis, medali)
• Timbal (lead – plumbum) digunakan untuk pipa air sejak jaman Romawi
• Seorang geologis/ eksplorer harus mengetahui apa yang sedang dia cari, dan seorang metalurgis harus paham apa yang akan diolah
• Diperlukan pemahaman dasar tentang ilmu tentang mineral, dimulai dengan memahami kristal
12
• Pemisahan mineral berharga dilakukan dengan menggunakan sifat fisik mineral, misalnya: a. Berat jenis→ Gravity separation b. Magnetik/ elektrik →Magnetic or electrostatic separation c. Warna→ optical sorting d. Physicochemical→ flotasi
13
https://www.alibaba.com/product-detail/Spiral-Chute- Gravity-Separator-Machine-Gold_60194953201.html
13
andyyahya©
https://www.911metallurgist.com/blog/ball-mills
• Kristal adalah benda padat yang dibatasi oleh polihedra (bidang- bidang/banyak bidang) yang mencerminkan struktur dalam yang teratur dari atom-atom, ion-ion ataupun molekul-molekul penyusunnya.
• Mineral adalah suatu benda padat homogen yang terdapat di alam, terbentuk secara anorganik, mempunyai komposisi kimia pada batas- batas tertentu, dan mempunyai atom-atom/ion-ion atau molekul- molekul yang tersusun secara teratur.
14
Definisi mineral Benda padat homogen
terdiri dari satu fase padat yang tidak dapat diuraikan menjadi senyawa yang lebih sederhana melalui proses fisika;
es adalah mineral sedangkan air bukan.
Terdapat di alam
15
tetapi senyawa oxychloride yang ditemukan pada rongga terak (slag) hasil kristalisasi pada beberapa ratus tahun yang lalu disebut mineral, sedangkan senyawa teraknya sendiri tidak dianggap sebagai mineral.
Terbentuk secara anorganik benda padat yang dihasilkan oleh manusia, binatang, atau tumbuhan seperti batu kandung empedu, mutiara, dan batubara
tidak termasuk.
merupakan senyawa kimia dengan rumus mineral yang komposisinya bisa bervariasi tergantung dari
banyaknya unsur-unsur yang ada dan
proporsi kombinasinya.
merupakan kristalin padat kecuali:
opal, pemadatan colloid gel
andyyahya
Obsidian
andyyahya
Mineralogi dimulai pada zaman pra sejarah. Lama sebelum kesusastraan berkembang, manusia telah mengenal zat warna (merah-hematit,
hitam - oksida mangan), ± 4000 tahun yang lalu telah dimulai penambangan dan peleburan mineral-mineral logam tertentu.
Filosof Yunani Theophratus (372-287 SM), orang pertama menulis buku tentang mineral On Stones.
Pliny (abad I Masehi), memberikan catatan tentang orang Romawi yang menambang mineral untuk batu perhiasan, zat warna, dan diambil logamnya.
Manganit (MnOOH)
Hematit (Fe2O3)
– Ahli tambang Jerman, menerbitkan buku pengolahan mineral secara klasik De Re Metallica (1556) dan De Natura Fossilium (1546) yang menjelaskan mengenai keadaan geologi, mineralogi, pertambangan, dan metalurgi saat itu.
• Dane Niels Stensen (Nicolaus Steno, 1669) merintis perkembangan kristalografi dengan memperlihatkan bahwa sudut dalam (interfacial angles) kristal kuarsa adalah tetap dan tidak tergantung pada bentuk dan ukurannya.
• A.G. Werner (1750-1817) profesor pada Mining Academy di Freiberg, menghubungkan ilmu kimia dengan mineralogi, karena para ahli mineralogi pada saat itu menggunakan unsur kimia dari mineral sebagai bahan bakunya. Banyak penemuan unsur-unsur baru seperti Co, Ni, Mn, W, Mo, U dll.
20
• Hauey (1743-1882) ahli Perancis mengembangkan secara luas arti kristalografi pada studi mineral.
• Awal abad ke 19 pengembangan teori atom dan pernyataan bahwa mineral adalah senyawa kimia dengan komposisi tertentu. Penemuan reflecting goniometer untuk pengukuran kristal yang lebih teliti dan klasifikasi bentuk dan sistem kristal.
Kuarsa (SiO2)
• Berzelius (1779-1848) seorang ahli kimia Swedia dan muridnya terutama Mitscherlich (1794- 1863) mempelajari kimia kristal dan kemudian mengklasifikasikan mineral secara kimia.
• Selama abad ke 19 banyak penemuan dan diskripsi mineral-mineral baru. Sekitar tahun 1870 perkembangan mikroskopi dan sifat-sifat optik mineral.
• von Laue (1912), mendemonstrasikan bahwa kristal dapat membiaskan sinar-X dan posisi sebenarnya atom-atom di dalam kristal dapat diinterpretasikan dari pola hasil pembiasan tersebut.
21
EDUNEX ITB
• flint, kuarsa, dan jade untuk senjata atau perkakas
• oksida besi/mangan sebagai pewarna
• lempung untuk batubata dan keramik
22
Peleburan untuk memisahkan logam telah dimulai sejak zaman pra sejarah
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Replica_flint_spear,_obverse_YORYM_2013_157.JPG https://www.flickr.com/photos/jaja_1985/167345135 http://www.bmbdentalclinic.com.au/services/dental-bridge/
diekstrak sebagai komoditi logam
• Bijih (ore) adalah mineral yang dapat diekstrak logamnya secara menguntungkan berdasarkan kondisi ekonomi dan teknologi pada saat itu
23
Kalaverit AuTe2 39
Silvanit (Au, Ag)Te2 -
Argentit Ag2S 87
Seragirit AgCl 75
Timbal (Timah hitam)
Galena PbS 86
Serusit PbCO3 77
Anglesit PbSO4 68
Molibdenum Molibdenit MoS2 60
Huebnerit MnWO4 76
Scheelit CaWO4 80
Kofinit USiO4 75
• Mineral gangue: adalah mineral tidak berharga (tidak bernilai ekonomis) yang berasosiasi/terdapat bersama- sama dengan mineral bijih
27 Kelas Nama Rumus Kimia
Oksida Kuarsa (Silika) SiO2
Mineral lempung
•Larutan
•Uap
yang mengalami perubahan kondisi akibat dari: penguapan, penurunan T dan P atau perubahan konsentrasi dan pH.
28
• Larutan NaCl yang mengalami penguapan akan menjadi jenuh sehingga terjadi kristalisasi /presipitasi membentuk endapan kristal garam dapur yang dikenal dengan nama : mineral halit (NaCl), bentuk kistalnya khas : yaitu kubik
• Jika penguapan terjadi secara sangat perlahan, maka ion Na+ dan Cl- akan mengelompok membentuk satu atau beberapa kristal dengan ukuran relatif besar
• Jika penguapan terjadi secara cepat, maka akan terbentuk banyak pusat kristalisasi → menghasilkan kristal yang lebih banyak, namun lebih halus
29