PPT Case Mati (Mati Mendadak)

  • View
    135

  • Download
    12

Embed Size (px)

Text of PPT Case Mati (Mati Mendadak)

Laporan Kasus Mati

SPV

Identitas KorbanNama : Tn. S Jenis Kelamin : Laki-laki Umur : 50 tahun Warga Negara : Indonesia Agama : Islam Pekerjaan : Tunawisma Alamat : Desa Beringin, Cirebon

Ilustrasi KasusKorban ditemukan di Jl. Raya Pasar Babelan RT 015/003 Desa Babelan Kota Babelan Kabupaten Bekasi, pada tanggal 18 Juni 2012 pukul 08.30 WIB dengan letak korban dalam posisi tertelentang.

Tanggal 18 Juni 2012, diterima mayat seorang laki-laki dengan pembungkus mayat bersama dengan surat permintaan pemeriksaan mayat dari Polri Resor Kota Bekasi Sektor Babelan, dengan nomor polisi B/18/VI/2012/Sek.Bbl.

Dilakukan pemeriksaan luar jenazah pada tanggal 18 Juni 2012 pukul 13.00 WIB

Hasil Pemeriksaan Luar Label mayat: tidak terdapat label pada mayat. Tutup/bungkus mayat: Terdapat sebuah kantong berbahan terpal, berwarna kuning, pada sisinya terdapat reseleting berwarna hitam, pada bagian depan terdapat label bertuliskan POLISI yang berwarna hitam, dengan ukuran 197x150 cm. Perhiasan mayat: Tidak ada.

Pakaian MayatTerdapat sebuah kain sarung berbahan katun, berwarna cokelat, cokelat muda,putih, abu-abu, bermotif garis-garis pada ujung bawah sarung terdapat renda-renda, pada bagian bawah sarung terdapat tulisan bertuliskan ALVINTEX, ukuran kain 112x95 cm.

Terdapat sebuah celana panjang hitam berbahan katun, pada sisi depan atas terdapat dua buah

kantung. Pada kantung sisi kanan berisi tasbihberwarna hitam, bulat, berjumlah 100 butir. Pada bagian belakang celana terdapat 2 kantung tidak berisi. Pada sisi dalam kanan atas terdapat label

Betawi Style dengan ukuran celana 90x40 cm.

Terdapat sebuah celana pendek berbahan katun, berwarna hitam pada bagian belakang sebelah kanan terdapat satu kantung tidak berisi, ukuran 45x37 cm.

Sebuah baju berkerah dan berlengan panjang berbahan katun, bermotif bulat-bulat berwarna cokelat, putih hitam. Pada bagian depan kiri atas terdapat sebuah kantung tidak berisi, terdapat 5 kancing warna hitam bulat, pada sisi dalam terdapat label berwarna hitam bertuliskan VERLANDO, berukuran 50x45 cm.

Sebuah ikat pinggang berbahan kulit berwarna hitam, pada bagian kepala terdapat kepala ikat pinggang bentuk kotak berbahan besi bertuliskan Mario Orlandi, berukuran 108x4,5 cm.

Hasil Pemeriksaan Luar Benda di samping mayat: tidak ada. Kaku mayat terdapat pada lengan, tungkai, badan, sukar dilawan. Lebam mayat terdapat pada leher, punggung, pinggang, bokong berwarna ungu kehitaman, hilang pada penekanan. Jenis kelamin pria, bangsa Indonesia, ras Mongoloid, umur lima puluh tahun, kulit sawo matang, gizi baik, panjang tubuh seratus tujuh puluh enam sentimeter. Berat tubuh antara enam puluh lima sampai tujuh puluh kilogram. Zakar disunat.

Identitas KhususAPada tungkai kanan atas sisi depan, 15 cm diatas lutut, terdapat bekas luka berbentuk memanjang horizontal, tidak beraturan, warna lebih cokelat dari sekitarnya, ukuran 4,5x1 cm. B Pada lutut kanan, terdapat bekas luka, berbentuk lonjong, ukuran 3x1 cm. C Pada tungkai kanan bawah sisi depan, 22 cm di bawah lutut, terdapat beberapa bekas luka seluas 20x4,5 cm, berbentuk bulat dan garis, warna lebih pucat dari sekitarnya, ukuran diameter terbesar 0,5 cm, diameter terkecil 0,4 cm, ukuran terpanjang 3,5 cm, ukuran terpendek 0,5 cm.

Hasil Pemeriksaan Luar Rambut kepala berwarna hitam, lurus, lebat, panjang sembilan sentimeter. Alis mata hitam, lurus, lebat, panjang satu sentimeter. Bulu mata berwarna hitam, lurus, lebat, panjang nol koma lima sentimeter. Kumis berwarna hitam, lurus, lebat, panjang dua sentimeter. Jenggot hitam, lurus, lebat, panjang satu koma delapan sentimeter. Kelopak mata kanan dan kiri tertutup, selaput bening mata kanan dan kiri jernih, teleng mata kanan dan kiri berbentuk bulat dengan diameter enam milimeter, warna tirai mata kanan dan kiri coklat, selaput bola mata kanan dan kiri kuning keruh, selaput kelopak mata kanan dan kiri pucat. Hidung pesek. Kedua telinga menggantung. Mulut tertutup, lidah tidak terjulur.

Hasil Pemeriksaan Luar Gigi geligi berjumlah dua puluh enam buah: Pada rahang atas kanan dan kiri lengkap Pada rahang bawah kanan, gigi enam, tujuh, dan delapan tanggal. Pada rahang bawah kiri, gigi lima, enam, dan tujuh tanggal.

Dari lubang mulut tidak keluar cairan. Dari lubang hidung tidak keluar cairan, dari lubang telinga kanan dan kiri tidak keluar cairan. Dari lubang kemaluan keluar cairan bening dan kental. Dari lubang pelepasan tidak keluar cairan. Luka-luka : Tidak ditemukan. Patah tulang : Tidak ditemukan.

Hasil Pemeriksaan Luar Lain-lain: Pada bagian dada, meluas hingga perut atas, leher, punggung, lengan atas, terdapat banyak bintik-bintik berwarna cokelat tua kehitaman, bintik-bintik timbul, batas tegas, ukuran terbesar diameter 0,3 cm, ukuran terkecil 0,1 cm. Mulut terisi dengan sisa makanan. Pada daerah dada bagian atas, leher, dan wajah berwarna lebih gelap dibanding daerah lainnya. Kedua ujung jari dan kuku tangan dan kaki berwarna pucat.

KesimpulanPada pemeriksaan jenazah seorang laki-laki berusia lima puluh tahun, pada pemeriksaan luar tidak ditemukan luka-luka maupun patah tulang. Pada daerah dada bagian atas, leher, dan wajah berwarna lebih gelap dibanding daerah lainnya. Terdapat kaku mayat lengkap sulit dilawan, dan lebam mayat pada bagian punggung, bokong, leher yang hilang pada penekanan. Serta ditemukan bintik-bintik kecil yang menimbul pada dada meluas ke perut ke perut atas, sepertiga lengan atas, leher, berwarna cokelat tua kehitaman. Perkiraan waktu kematian antara 8-12 jam sebelum pemeriksaan (tanggal 18 Juni 2012 pukul 01.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB). Sebab kematian dan mekanisme kematian belum dapat dipastikan karena belum dilakukan pemeriksaan bedah jenasah (otopsi).

Pembahasan Pada tanggal 18 Juni 2012, telah diterima mayat seorang laki-laki berusia 50 tahun bersama dengan surat permintaan visum dari Polri Resor Kota Bekasi Sektor Babelan, nomor polisi B/18/VI/2012/Sek.Bbl, dengan permintaan pemeriksaan luar jenazah. Dengan adanya SPV berarti syarat untuk pembuatan VER telah terpenuhi sesuai dengan pasal 133 KUHAP dan mewajibkan dokter untuk memberikan bantuan kepada pihak penyidik sesuai pasal 179 ayat 1 KUHAP. Pada pemeriksaan luar mayat ini, kaku mayat terdapat pada lengan, tungkai, badan, sukar dilawan. Lebam mayat terdapat pada leher, punggung, pinggang, bokong berwarna ungu kehitaman, hilang pada penekanan. Dari hasil pemeriksaan pada kaku mayat dan lebam mayat dapat diperkirakan saat kematian. Perkiraan saat kematian pada korban ini adalah 8-12 jam. Sebab kematian dan mekanisme kematian belum dapat dipastikan karena belum dilakukan pemeriksaan bedah jenasah (otopsi).

Tanda kematian tidak pasti Pernapasan berhenti Terhentinya sirkulasi Kulit pucat Tonus otot menghilang dan relaksasi Pembuluh darah retina mengalami segmentasi Pengeringan kornea

Tanda pasti kematian Lebam mayat (livor mortis) Kaku mayat (rigor mortis) Penurunan suhu tubuh (algor mortis) Pembusukan Adiposera atau lilin mayat Mumifikasi

Kardiovaskular

Sistem gastrointestinal

Kematian yang terjadi dalam waktu relatif singkat pada seseorang yang sebelumnya tampak sehat, dan kematian yang tidak/belum jelas penyebabnya.

Hati

Sistem Saraf Pusat Limfa

Sistem Respirasi

Kelenjar Adrenal

Suatu keadaan ditandai dengan adanya gangguan pertukaran udara pernafasan hipoksia + hiperkapnea

Sianosis Lebam Mayat Kongesti Vena Pelebaran PD Oedem Busa Halus

Etiologi Asfiksia Penyebab Alamiah Penyakit yang menyumbat saluran pernafasan, menimbulkan gangguan pergerakan paru Trauma/mekanik Trauma yang mengakibatkan emboli, pneumotoraks bilateral, sumbatan atau halangan pada saluran napas. dijumpai pada keadaan mati gantung, tenggelam, penjeratan, dan pencekikan. Keracunan Bahan yang menimbulkan depresi pusat pernafasan, misalnya barbiturate, narkotika.