of 21 /21
TAUHID / ILMU KALAM TAUHID / ILMU KALAM Dosen: Isa Ansori, S.Ag. Dosen: Isa Ansori, S.Ag. SS SS Semester/Prodi : III /PBI Semester/Prodi : III /PBI Bobot : 2 SKS Bobot : 2 SKS

Pertemuan i dasar dan sejarah timbulnya ilmu kalam

Embed Size (px)

Text of Pertemuan i dasar dan sejarah timbulnya ilmu kalam

  • 1. TAUHID / ILMU KALAM Dosen: Isa Ansori, S.Ag. SS Semester/Prodi : III /PBI Bobot : 2 SKS

2. PERTEMUAN I

  • DASAR DAN SEJARAH TIMBULNYA ILMU KALAM

3. A. PENGERTIAN TAHUDI/ILMU KALAM

  • Ilmu Kalam ialah ilmu yang membicarakan tentang wujud Tuhan (Allah), sifat-sifat yang mesti ada pada-Nya, sifat-sifat yang tidak ada pada-Nya dan sifat-sifat yang mungkin ada pada-Nya, dan membicarakan tentang Rasul-rasul Tuhan, untuk menetapkan kerasulannya dan mengetahui sifat-sifat yang mesti ada padanya, sifat-sifat yang tidak mungkin ada padanya dan sifat-sifat yang mungkin terdapat padanya

4. Lanjutan

  • Ilmu Kalam disebut juga dengan beberapa nama:
    • Ilmu AqaidatauIlmu Ushuluddin Ilmu yang membahas pokok-pokok agama ( ushuluddin )
    • Ilmu Tauhid Ilmu yang membahas keesaan Allah SWT, jugaasma(nama-nama) danafal(perbuatan-perbuatan) Allah yangwajib, mustahildanjaiizdan sifatwajib, mustahildanjaizbagi Rasul-Nya.
  • Secara objektif ilmu kalam sama dengan ilmu tauhid, tetapi argumentasi ilmu kalam lebih dikosentrasikan pada penguasaan logika.

5. Lanjutan

  • Pengertian Ilmu Kalam Menurut beberapa ahli:
    • Ibnu Khaldun: Ilmu kalam ialah ilmu yang berisi alasan-alasan mempertahankan kepercayaan2 iman denganmenggunakan dalil-dalil fikirandan berisi bantahan terhadap orang-orang yang menyelweng dari kepercayaan2 aliran golongan salaf dan Ahli Sunnah.
    • Mustafa Abdul Raziq:
    • ... Ilmu kalam adalah disiplin ilmu yang membahas Dzat dan sifat Allah beserta eksistensi semua yang mungkin, mulai yang berkenaan dengan masalah dunia sampai masalah sesudah mati yang berlandaskan doktrin Islam. Stressing akhirnya adalah memproduksi ilmu ketuhanansecara filosofis .

6. Lanjutan

  • Pengertian Ilmu Kalam Menurut beberapa ahli:
    • Musthafa Abdul Raziq:
    • Ilmu ini (ilmu kalam) yang berkaitan dengan kaidah imani ini sesungguhnya dibangun di atas argumentasi-argumentasi rasional. Atau, ilmu yang berkaitan dengan akidah Islambertolak atas bantuan nalar
    • Abu Hanifah menyebut ilmu kalam dengan fiqh al-akbar. Menurutnya, fiqh terbagi dua:pertama, fiqh al-akbar(fikih besar) yg membahas keyakinan atau pokok2 agama dankedua, fiqh al-ashgharyang membahas ttg muammalah, bukan pokok agama tapi cabangnya.

7. lanjutan

  • Kesimpulan :
  • Berdasar pengertian2 di atas disimpulkan bahwa ilmu kalam adalah ilmu yang membahas berbagai masalah ketuhanan dengan menggunakan argumentasi logika atau filsafat.
  • Secara teoritis aliransalaftidak dapat dimasukkan kedalam aliranilmu kalam , karena tidak menggunakan argementasi filsafat atau logika, ia cukup dimasukkan ke dalam ilmu tauhid, ilmu ushuluddin atau fiqh al-akbar.

8. B. Dasar-Dasar Ilmu Kalam

  • Al-Quran : Banyak menyinggung hal yang berkaitan dengan masalah ketuhanan, diantaranya:
    • (1) (2) (3) (4) ( : 1-4)
    • ( :59)
    • Y ang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas Arsy, (Dialah) Yang Maha Pemurah, maka tanyakanlah (tentang Allah) kepada yang lebih mengetahui (Muhammad) tentang Dia.

9. Lanjutan

    • ( :10)
    • Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka, maka barangsiapa yang melanggar janjinya niscaya akibat ia melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri dan barangsiapa menepati janjinya kepada Allah maka Allah akan memberinya pahala yang besar.
    • ( :27)
    • Dan tetap kekal Wajah Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.

10. Lanjutan

  • Al-Hadis :Banyak hadis al:
  • : : : : : : : : ( ) : : : .
  • Dari Abi Hurairah ia berkata: Suatu hari Nabi SAW. nampak di tengah manusia, lalu seorang laki-laki mendatanginya dan bertanya: Apakah iman itu? Rasul menjawab: Iman ialah engkau percaya pada Allah, Malaikat-Nya, bertemu dengan-Nya, Rasul-Nya dan bangkit dari kubur (hari kiamat). Lelaki itu bertanya lagi: Apakah Islam itu?. Rasul menjawab: Islam adalah Engkau menyembah Allah dan jangan menyekutukan-Nya, dirikanlah shalat, tunaikan zakat fardhu, dan berpusa bulan Ramadhan. Lelaki itu bertanya lagi: Apakah Ihsan itu?. Rasul menjawab: Hendaklah engkau beribadah/menyembah Allah seolah-olah engkau melihat Allah, lalu jika engkau tak melihat-Nya ketahuilah sesungguhnya Dia melihatmu. Lelaki itu bertanya lagi: Kapan terjadi hari kiamat?: Rasul menjawab: Tidaklah orang yang ditanya tentang hal ini (rasul) lebih mengetahui jawabannya dari si penanya, aku akan jelaskan tentang tanda-tanda kiamat (ialah): apabila seorang budak melahirkan tuannya, apabila para penggembala binatang ternak telah berlomba bermegah dalam bangunan, ia termasuk lima hal yang tak seorangpun mengetahuinya kecuali Allah, lalu Rasul membaca ayat : sampai ayat terahir. Lalu lelaki itu pergi dan Nabipun berkata kepada para sahabat: Panggillah lelaki itu, tetapi tak seorangpun dari sahabat melihatnya lagi. Lalu Nabi berkata: Lelaki itu adalah Jibril, ia datang untuk mengajarkan kepada manusia tentang agama. (HR. Bukhari dan Muslim (

11. Lanjutan

  • Pemikiran Manusia
    • Banyak ayat al-Quran yang memerintahkan berpikir, diantaranya:
      • ( : 24)
      • Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Qur'an ataukah hati mereka terkunci?
      • . ( :190-191)
      • Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.

12. lanjutan

  • Insting Manusia
    • Secara instingtif, manusia selalu ingin bertuhan. Karenanya, kepercayaan adanya Tuhan berkembang sejak adanya manusia pertama.
    • Menurut Abas Mahmoud Al-Akkad, mitos merupakan asal-usul agama dikalangan primitif.
    • Menurut Tylor, animisme (anggapan adanya kehidupan pada benda mati) merupakan asal-usul keperyacaan kepada Tuhan.
    • Menurut Spencer, Pemujaan terhadap nenek moyang merupakan bentuk ibadah paling tua.
    • Tylor dan Spencer berpendapat bahwa animisme dan pemujaan terhadap nenek moyang sbg asal usul kepercayaan dan ibadah kpd Tuhan YME.
    • William L. Resee, teologi muncul dari sebuah mitos, selanjutnya menjadi teologi natural/alam dan telogi wahyu ( revealed theology )

13. C.Sejarah Timbulnya Ilmu Kalam

  • Rasulullah SAW, selama di Mekah mempunyai fungsi kepala agama. Setelah pindah ke Madinah fungsinya bertambah dengan juga menjadi kepala pemerintahan.
  • Setelah wafat Rasul digantikan oleh Abu Bakar, lalu Umar bin Khattab. Selanjutnya digantikan Usman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib.
  • Timbulnya ilmu kalam, bermula dari perbedaan politik antara dua khalifah terakhir Usman dan Ali.
  • Usman bin Affan adalah khalifah yang berlatarbelakang pedagang quraisy kaya. Keluarganya terdiri dari aristokrat Mekah yang karena pengalaman dagang mempunyai pengetahuan administrasi baik. Ahli sejarah mengambarkan Usman sebagai orang lemah yg tdk sanggup menentang keingingan keluarganya yang berpengaruh untuk berkuasa di pemerintahan, sehingga mengangkat mereka menjadi gubernur2 di daerah kekuasaan Islam dengan meganti gubernur2 yang dulu diangkat oleh Umar bin Khattab yg dikenal kuat dan tak memikirkan keluarganya.

14. lanjutan

  • Tindakan politik Usman memecat gubernur2 angkatan Umar, memancing reaksi yg tdk menguntungkan baginya. 500 orang memberontak di Mesir sebagai reaksi atas diberhentikannya gubernur Umar bin ash yg diangkat Umar bin Khattab dan digantikan Abdullah bin Saad bin Abi Sarh keluarga Usman, yg berujung tewasnya Usman oleh pemuka pemberontak Mesir.
  • Setelah Usman wafat, digantikan oleh Ali bin Abi Thalib. Segera ia mendapat tantangan dari pemuka2 yg jg ingin menjadi khalifah yaitu Talhah dan Zubeir dari Mekah yg mendapat dukungan Aisyah. Gerakan ini dapat dipatahkan dalam pertempuran di Irak th 656 M. Talhah dan Zubeir Tewas, Aisyah dipulangkan ke Mekkah.

15. lanjutan

  • Tantangan kedua dari Muawiyah, Gubernur Damaskus dari keluarga Usman yg juga menentang Ali, menuntut Ali untuk menghukum pembunuh2 Usman, bahkan menuduh Ali terlibat dalam pembunuhan itu, alasannya salah seorang pemimpin pemberontak Mesir yang mengakibatkan terbunuhnya Usman ialah Muhammad Ibn Abi Bakar adalah anak angkat dari Ali bin Abi Thalib, Ali tidak mengambil tindakan keras thdnya, bahkan mengangkatnya menjadi gubernur Mesir.
  • Terjadi pertempuran antara pasukan Ali dan Muawiyah di Siffin, muawiyah terdesak, Amr bin Ash tangan kanan muawiyah mengangkat Al-Quran ke atas sebagai ajakan damai.Qurradari kalangan Ali mendesak Ali menerima tawaran itu, sebagian pasukan menolak, Ali memilih menerima dan terjadilah arbitrase.

16. lanjutan

  • Dalam arbitrase itu pihak Ali diwakili oleh Abu Musa al-Asyari syaikh yang kuat taqwanya, pihak Muawiyah diwakili Amr bin Ash politikus licik. Terjadi kesepakatan diantara keduanya untuk menghentikan Ali dan Muawiyah dari khalifah sbg solusi awal menghentikan pertikaian dan selanjutnya memilih khalifah baru bersama2.
  • Sebagai penghormatan kepada yang tua, majulah Abu Musa al-Asyari mengumumkan pemberhentian Ali dari khalifah di depan massa. Dilanjutkan Amr bin Ash yg mengingkari kesepakatan dengan hanya menyetujui pemberhentian Ali dari khalifah dan mengukuhkan Muawiyah sebagai khalifah.
  • Keputusan arbitrase ini ditolak Ali dg tdk mau meletakkan jabatannya hingga ia mati terbunuh di th 661 M.

17. lanjutan

  • Terhadap sikap Ali yg mau mengadakan arbitrase menyebabkan pengikut Ali terbelah. Golongan yg mau menerima arbitrase dan golongan yg sejak semula menolak arbitrase, yg menolak berpendapat bhw hal itu tdk dpt diputus lewat arbitrase manusia. Putusan hanya datang dari Allah dg kembali kpd hukum2 Allah dlm al-Quran,la hukma illa lillah(tdk ada hukm selain dari hkm Allah)la hakama illa Allah(tdk ada pengantara selain Allah. Mereka menyalahkan Ali dan karenanya keluar dan memisahkan dari barisan Ali (disebut kaumkhawarij ).
  • Kaumkhawarijmemandang para pihak yang menerima arbitrase yaitu Ali, Muawiyah, Amr bin Ash dan Abu Musa Al-Asyari sebagai kafirdan murtadkarena tdk berhukum kpd hkm Allah berdasar firman Allah dlm Al-Maidah 44,karenanyahalal dibunuh:

18. lanjutan

  • Kaum khawarij menugaskan 4 orang untuk membunuh 4 org yang setuju arbitrase, namun yg berhasil terbunuh hanya Ali bin Abi Thalib.
  • Lambat laun kaum khawarij terbelah menjadi beberapa sekte, sehingga konsep orang kafirpun mengalami perubahan, tidak lagi hanya bagi yg tdk berhukum dg al-Quran tapi juga orang-orang yang berdosa besar yaitumurtakib al-kabair.
  • Persoalan orang berbuat dosa ini, kemudian memunculkan aliran-aliran teologi baru dalam Islam.Pertama,Menurutkhawarijpendosa besar adalah kafir (murtad) karena itu wajib dibunuh.Kedua, Murjiah : Pendosa besar tetap mukmin dan bukan kafir, ttg dosanya terserah Allah untuk mengampuni atau tidak.Ketiga, Mutazilah : Pendosa besar bukan kafir bukan pula mukmin, mereka menempati posisi diantara kedua posisi mukmin dan kafir ( al-manzilah baina almanzilatain)

19. lanjutan

  • Selain itu timbul pula aliran dalam teologi Islam yang dikenal dg namaal-qadariahdanal-jabariah.
  • Menurut qadariah, manusia mempunyai kemerdekaan dalam kehendak dan perbuatannya ( free willataufree act ). Sedangkan menurut jabariah manusia tidak mempunyai kemerdekaan dalam kehendak dan perbuatannya, manusia dalam segala tingkah lakunya bertindak dengan paksaan Tuhan ( predestinationataufatalism)
  • Sementara itu, dengan diterjemahkannya besar2an buku2 filsafat dan ilmu pengetahuan Yunani - budaya yg menempatkan akal atau rasio berkedudukan tinggi - ke dalam bhs Arab, mempengaruhi pandangan teologi Mutazilah kepada corak liberal dalam arti banyak mempergunakan rasio dg tdk meninggalkan wahyu, dan tentu saja berfaham qadariah.

20. lanjutan

  • Aliran Mutazilah yang bersifat rasional, mendapat tantangan keras dari kaum tradisional Islam. Perlawanan ini mengambil bentuk aliran teologi tradisional yang disusun oleh Abu al-Hasan al-Asyari (935 M) dikenal dengan aliranal-Asyariahdan Abu Mansur Muhammad al-Maturidi (w. 944 M) dikenal dg aliranal-Maturidiahyang mengambil jalan tengah antara al-Asyariah dan Mutazilah. Sebenarnya Maturidiah terbagi dua Samarkand yang agak liberal dan Bukhara yg tradisional.
  • Selain al-Asyari dan al-Maturidi, terdapat satu lagi teolog yg menentang Mutazilah ialah al-Tahawi (w. 933 M) asal Mesir.

21. lanjutan

  • Saat ini, aliran Khawarij, Murjiah dan Mutazilah tdk mempunyai wujud lagi kecuali dalam sejarah, sedangkan Asy-Ariah dan Maturidiyah keduanya disebutAhl Sunnah wal Jamaah.Aliran Maturidiah banyak dianut oleh umat Islam bermadzhab Hanafi, sedangkan Asy-Ariyah pada umumnya dipakai oleh umat Islam sunni lainnya.
  • Dengan masuknya faham rasionalisme ke dunia Islam melalui kebudayaan Barat, ajaran Mutazilah mulai timbul kembali dikalangan inteligensia Islam yg mendapat pendidikan Barat .Kata neo-Mutazilah mulai dipakai dalam tulisan-tulisan mengenai Islam .