MENGGALI SPIRITUALITAS SANTO YOHANES menggunakan studi pustaka terhadap kisah pelayanan St. Yohanes

  • View
    8

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of MENGGALI SPIRITUALITAS SANTO YOHANES menggunakan studi pustaka terhadap kisah pelayanan St. Yohanes

  • MENGGALI SPIRITUALITAS SANTO YOHANES PAULUS II SEBAGAI

    SUMBER INSPIRASI BAGI PELAYANAN KATEKIS

    DI ZAMAN SEKARANG

    SKRIPSI

    Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat

    Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

    Program Studi Pendidikan Agama Katolik

    Oleh:

    Patrick Marius

    NIM: 121124047

    PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK

    JURUSAN ILMU PENDIDIKAN

    FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

    UNIVERSITAS SANATA DHARMA

    YOGYAKARTA

    2016

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • iv

    PERSEMBAHAN

    Skripsi ini kupersembahkan untuk Keuskupan Keningau Sabah, Pusat

    Pembangunan Pastoral Keuskupan Keningan (PPPKK), seluruh umat Paroki St.

    Francis Xaverius terutama Komunitas Umat Kristiani (KUK) stasi St. Maicheal

    Kindasan, St. Yohanes Rasul Bomboi, dan St. Joseph Menawo, untuk kedua

    orang tua, kakak, adik dan sesama keluargaku serta sahabat-sahabat yang telah

    memberikan dukungan semangat untuk menyelesaikan skripsi ini.

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • v

    MOTTO

    “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu

    akan ditambahkan kepadamu. Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok,

    karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah

    untuk sehari”

    (Mat 6:33-34)

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • viii

    ABSTRAK

    Skripsi ini berjudul “MENGGALI SPIRITUALITAS SANTO

    YOHANES PAULUS II SEBAGAI SUMBER INSPIRASI BAGI

    PELAYANAN KATEKIS DI ZAMAN SEKARANG” . Judul skripsi ini dipilih

    berdasarkan pengalaman pribadi penulis terhadap keprihatinan menurunnya

    semangat pelayanan katekis akibat adanya tantangan-tantangan pelayanan yakni

    arus besar perubahan zaman yang terjadi dewasa ini. Realitas pelayanan katekis

    menunjukkan adanya tantangan pelayanan yang menghambat dan mempersulit

    penghayatan spiritualitas pelayanan sehingga semangat melayani menurun. Hal

    ini tidak dapat dibiarkan sebaliknya harus disikapi dan ditanggapi secara bijaksana

    oleh para katekis. Bertitik tolak dari kenyataan itu, skripsi ini dimaksudkan untuk

    memberi inspirasi kepada para katekis agar tetap bersemangat dalam melayani

    kebutuhan umat.

    Persoalan pokok dalam skripsi ini adalah inspirasi macam apa yang dapat

    digali dari spiritualitas St. Yohanes Paulus II untuk meningkatkan semangat

    pelayanan katekis zaman sekarang. Persoalan tersebut diolah dengan

    menggunakan studi pustaka terhadap kisah pelayanan St. Yohanes Paulus II guna

    memperoleh inspirasi-inspirasi dari spiritualitas pelayanan St. Yohanes Paulus II.

    Inspirasi-inspirasi yang dipaparkan kiranya dapat berguna bagi para katekis untuk

    meneguhkan dan meningkatkan semangat pelayanan mereka.

    St. Yohanes Paulus II adalah sosok pribadi yang sangat menginspirasi

    banyak orang. Beliau adalah pribadi yang sangat kuat dalam iman, harapan dan

    kasih yang didukung oleh semangat doa mistis. Beliau pribadi yang penuh kasih

    sehingga disebut promotor kasih. Beliau pribadi yang tenang, lemah lembut dan

    murah senyum namun tegas pada keyakinannya. Beliau pribadi yang teguh,

    tangguh dan tanggap terhadap tantangan arus zaman, berani menghadapi

    penderitaan dan kematian. Semangat pelayanannya tidak pernah pudar meskipun

    menghadapi banyak tantangan dan ancaman pembunuhan. Beliau tidak kunjung

    lelah menyuarakan kasih Allah kepada dunia seperti seorang ibu yang

    mencurahkan kasih sayang sepenuhnya kepada anaknya. Beliau telah menjadi

    garam dan terang dunia. Oleh karena itu pantaslah beliau menjadi teladan dan

    inspirasi bagi para katekis sebagai pelayan.

    Dalam sejarah Gereja, tugas dan peran katekis sangatlah penting bagi

    perkembangan dan penyebarluasan iman. Katekis menjadi tulang punggung bagi

    perkembangan Gereja. Maka, pembinaan dan pendampingan terhadap katekis dan

    calon katekis perlu terus diupayakan oleh keuskupan maupun paroki. Mengingat

    begitu penting kehadiran para katekis dan banyaknya tantangan pelayanan, maka

    sangat mendesaklah upaya pendampingan dan pembinaan para katekis agar tetap

    bersemangat dalam melayani umat. Oleh karena itu, penulis juga menawarkan

    suatu program retret sebagai upaya untuk membantu meningkatkan semangat dan

    penghayatan panggilan katekis sebagai pelayan.

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • ix

    ABSTRACT

    This undergraduate thesis entitles "EXPLORING THE

    SPIRITUALITY OF SAINT JOHN PAUL II AS A SOURCE OF

    INSPIRATION FOR THE MINISTRY OF CATECHISTS TODAY". This

    title was selected based on the author’s personal concern about the declining of

    the catechists of the ministry of catechists due to the challenges of the ministry

    that is the large current of the change of time today. The reality shows there are

    challenges which impede the appreciation of the spirituality of ministry so that the

    spirit of ministry declined. This situation cannot be allowed and have to be

    addressed and responded wisely by catechists. Based on this fact, this

    undergraduate thesis was intended to keep inspiration of catechist in order to

    remain energetic in servicing the needs of the people.

    The main issue in this undergraduate thesis is what kind of inspiration

    based on the spirituality of St. John Paul II can be explore to enhance the ministry

    catechists today. This issue was elaborated by using literature on the ministerial

    story of St. John Paul II in order to get inspiration from his ministerial spirituality.

    Thus inspiration presented would be useful to strengthen and intensify the spirit of

    ministry of catechists.

    St. John Paul II is a very inspired person to many people. He was the one

    who is very strong personal in faith, hope and love that supported by the mystical

    spirit of prayer. He was called promoter of love because he was a person full in

    love. He was a quiet, gentle, full of smile person as well as and firmly in his

    belief. He was a tenacious and resilient as well as ready to response to the today’s

    challenges. He dared to face suffering and death. His ministerial spirit never faded

    in spite of confronting challenges and threats of murder. He never exhausted

    expressing God love to the world as a mother who entirely devoted her affection

    to her children. Therefore, he was worth to become example and to give

    inspiration for catechists as a servent.

    In the history of the Church, the task and the role of catechists have been

    development and dissemination of the faith. Catechists have become the backbone

    for the Church development. Thus the formation and assistance of the catechists

    need to keep on pursued by dioceses and parishes. Relying on the important of

    catechists and many challenges of ministry, the formation and assistance of

    catechists are very urgent so that the catechists keep on their spirit of ministry.

    Therefore, the author offers a retreat program as an attempt to enhance the spirit

    and the appreciation of the vocation of catechists as servants.

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • x

    KATA PENGANTAR

    Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmat-

    Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul MENGGALI

    SPIRITUALITAS SANTO YOHANES PAULUS II SEBAGAI SUMBER

    INSPIRASI BAGI PELAYANAN KATEKIS DI ZAMAN SEKARANG.

    Skripsi ini disusun berdasarkan pengalaman peserta terhadap keprihatinan

    realitas pelayanan katekis dan realitas kehidupan beriman yang mengalami banyak

    hambatan dan kesulitan. Contohnya, sekularisme dan sekularisasi, globalisasi,

    budaya instan, relativisme, dampak perkembangan teknologi digital,

    fundamentalisme dan radikalisme, rusaknya keutuhan ciptaan dan lingkungan

    hidup, serta merebaknya kemiskinan. Menurunnya semangat pelayanan para

    katekis memicu pada usaha untuk memberi sumbangan pemikiran berupa inspirasi

    untuk meneguhkan dan menyemangat mereka agar tetap bersemangat melayani

    umat meskipun mengalami banyak tantangan pelayanan.

    Gereja selalu mengharapkan kehadiran para katekis yang siap melayani

    dengan sepenuh hati. Pada masa yang bersamaan, katekis mengalami banyak

    tantangan dalam menghayati panggilannya sebagai pelayan. Oleh karena itu,

    penulisan skripsi ini dimaksudkan untuk mencari dan menemukan spiritualitas

    pelayanan St. Yohanes Paulus II sebagai sumber inspirasi bagi pelayanan katekis

    agar semakin bersemangat melayani umat. Skripsi ini juga menawarkan program

    retret untuk membantu meningkatkan semangat pelayanan para katekis. Selain itu,

    skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TID