Click here to load reader

Mengelola Perdagangan Eceran

  • View
    418

  • Download
    43

Embed Size (px)

DESCRIPTION

MENGELOLA PERDAGANGAN ECERAN, GROSIR DAN LOGISTIK

Text of Mengelola Perdagangan Eceran

KELOMPOK 5

MANAJEMEN PEMASARANMENGELOLA PERDAGANGAN ECERAN, GROSIR DAN LOGISTIK

Disusun Oleh:MUHAMMAD ARYAHADI IBRAHIM0127.01.42.2015DYAH ALDILLAH ARMIN0132.01.42.2015MM-6

MAGISTER MANAJEMENPASCASARJANAUNIVERSITAS MUSLIM INDONESIAMAKASSAR 2016

iKATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat, taufik dan hidayah-Nyalah sehingga penyusun dapat menyelesaikan makalah ini dengan tepat sesuai dengan apa yang sebenarnya.Makalah ini disusun dengan tujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah Manajemen Pemasaran. Serta menjadi referensi bagi para pembaca sekalian.Penyusun mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang membantu tersusunnya makalah ini, baik secara langsung maupun tidak langsung.Penyusun menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang terdapat didalam rangkuman ini. Oleh karena itu, penyusun mohon maaf apabila terdapat banyak kesalahan baik dalam bahasa, maupun penulisannya, serta kritik dan saran yang membangun sangat dibutuhkan demi kesempurnaan tugas berikutnya.Semoga makalah ini dapat bermanfaat dan dapat dijadikan sumber pengetahuan bagi para pembaca.

Makassar, 22 Januari 2016

Kelompok 5

DAFTAR ISIHalamanKATA PENGANTAR iDAFTAR ISI iiBAB I PENDAHULUAN1.1Latar Belakang 11.2Rumusan Masalah1BAB II PEMBAHASAN2.1Perdagangan Eceran 22.2Perdagangan Grosir 122.3Logistik Pasar 14BAB III PENUTUP3.1Kesimpulan20BAB IPENDAHULUAN1.1 Latar BelakangEceran meliputi semua kegiatan yang terlibat dalam penjualan barang atau jasa langsung kepada konsumen akhir untuk penggunaan pribadi dan non-bisnis. Setiap organisasi yang melakukan penjualan kepada konsumen akhir, apakah itu produsen, pedagang grosir, atau pengecer melakukan eceran.Walaupun banyak toko eceran dimiliki eceran independen, makin banyak diantara masuk dalam suatu bentuk eceran korporat. Organiasi-organisasi eceran mencapai banyak ekonomi skala, seperti daya yang lebih kuat, pengakuan merek yang lebih luas, dan karyawan yang lebih terlatih. Jenis-jenis utama eceran korporat adalah jaringan sukarela, koperasi pengecer, koperasi konsumen, Organisasi waralaba, dan konglomerat perdagangan.Perdagangan grosir meliputi semua aktifitas yang terlibat dalam penjualan barang atau jasa kepada orang-orang yang membeli untuk dijual kembali atau untuk pengguna bisnis. Produsen produk-produk fisik dan jasa harus mengambil keputusan tentang logistik pasar, cara terbaik untuk menyimpan dan memindahkan barang dan jasanya ke tujuan-tujuan pasar. Tugas logistik adalah mengkoordinasikan kegiatan pemasok, agen pembelian, produsen, pemasar, anggota-aggota saluran, dan pelanggan.1.2 Rumusan MasalahBerdasarkan latar belakang diatas maka rumusan masalah yaitu :1. Apa pengertian perdagangan eceran ?2. Berapakah jenis tingkatan layanan?3. Berapa jenis-jenis utama organisasi eceran?4. Apa saja bagian dari keputusan pemasaran?5. Apa pengertian dari perdagangan grosir?6. Apa saja jenis-jenis utama pedagang grosir? 7. Apa pengertian logistik pasar?BAB IIPEMBAHASAN2.1 Perdagangan EceranEceran (Retailing) meliputi semua kegiatan yang terlibat dalam penjualan barang atau jasa langsung kepada konsumen akhir untuk pengguna pribadi dan non bisnis.Pengecer (Retailer) atau Toko Eceran (Retail Store) adalah setiap usaha bisnis yang volume penjualannya terutama dating dari penjualan eceran.Setiap organisasi yang melakukan penjualan kepada konsumen akhir, apakah itu produsen, pedagang besar atau pengecer merupakan usaha eceran. Tidak menjadi masalah bagaimana barang atau jasa tersebut dijual baik melalui orang, surat, telepon, mesin otomatis atau internet atau dimana dijual baik di toko, dipinggir jalan atau di rumah konsumen.Jenis-Jenis PengecerOrganisasi-organisasi pengecer sangat beragam, dan bentuk-bentuk baru terus bermunculan antara lain; pengecer toko (store retailers), penjualan eceran tanpa toko (non store retailers), dan berbagai organisasi eceran (retail organization). Jenis-jenis pengecer utama :1. Toko Khusus (Specially Store), yaitu toko lini produk dijual dengan sempit dengan berbagai pilihan yang sama. Seperti toko sepatu, toko bunga, toko pakaian dan toko perlengkapan olah raga.2. Toko Serba Ada (Departemen Store), yaitu toko yang menjual beberapa lini produk, biasanya menjual pakaian, perlengkapan dan barang kebutuhan rumah tangga dan biasanya tiap lini tersebut beroperasi sebagai department tersendiri yang dikelola oleh pembeli spesialis atau pedagang khusus.3. Pasar Swalayan, yaitu toko dimana operasinya lebih besar dengan biaya dan marjin rendah, tetapi bervolume tinggi. Swalayan dirancang untuk melayani semua kebutuhan konsumen seperti makanan dan produk-produk perawatan rumah.4. Toko Kenyamanan (Convinience store), yaitu toko yang relative kecil dan terletak didaerah pemikiman, mempunyai jam buka yang panjang selama tujuh hari selama seminggu, serta menjual lini dalam produk bahan pangan yang terbatas dan memiliki tingkat perputaran tinggi.5. Toko Diskon (Discount Store), yaitu toko yang menjual barang standar dengan harga lebih murah karena mengambil marjin yang lebih rendah dan menjual dengan volume yang tinggi. Dan umumnya menjual merek nasional, bukan barang bermutu rendah.6. Pengecer Potongan Harga (off-price Retail), yaitu toko dimana membeli dengan harga yang lebih rendah daripada harga pedagang besar dan menetapkan harga untuk konsumen lebih rendah dari pada harga eceran, sering merupakan barang sisa, berlebih dan tidak regular yang diperoleh dengan harga yang lebih rendah dari produsen atau pengecer lainnya.7. Toko Super (Super store), yaitu toko yang rata-rata memiliki ruang jual yang sangat luas dan bertujuan untuk memenuhi semua kebutuhan konsumen akan produk makanan dan bukan makanan yang dibeli secara rutin.8. Ruang Pameran, yaitu menjual banyak pilihan produk bermerek, mark-up tinggi, perputaran cepat dengan harga diskon. Pelanggan memesan barang tersebut dari suatu area pengambilan barang di toko itu.Tingkat LayananHipotesis roda-usaha-pengeceran menjelaskan bahwa salah satu alasan mengapa muncul jenis-jenis toko baru. Toko-toko eceran konvensional biasanya meningkatkan layanannya dan menaikkan harganya untuk menutupi biaya. Biaya yang lebih tinggi memberikan peluang bagi bentuk-bentuk toko baru menawarkan harga yang lebih rendah dan layanan yang lebih sedikit.Pengecer dapat memposisikan diri dalam menawarkan salah satu dari empat tingkat layanan:1. Swalayan adalah landasan semua usaha diskon. Banyak pelanggan bersedia melakukan proses menemukan, membandingkan, memilih sendiri guna menghemat uang.2. Memilih Sendiri adalah pelanggan mencari barangnya sendiri, walaupun mereka dapat meminta bantuan.3. Layanan Terbatas adalah Pengecer ini menjual lebih banyak barang belanja dan pelanggan memerlukan lebih banyak informasi dan bantuan. Toko-toko tersebut juga menawarkan layanan seperti kredit dan hak mengembalikan barang.4. Layanan Penuh adalah wiraniaga siap untuk membantu dalam setiap tahap proses mencari-membandingkan-memilih. Pelanggan yang suka ditunggui memilih toko jenis ini.Dengan menggabungkan tingkat layanan yang berbeda ini kita dapat membedakan empat strategi positioning yang luas yang tersedia bagi penecer: 1. BloomingdalesToko yang menampilkan jenis produk yang luas dan nilai tambah yang tinggi memberi perhatian terhadap desain toko, kualitas produk, layanan dan citra. Marjin laba mereka tinggi, dan bila mereka mempunyai volume penjualan yang cukup tinggi, mereka akan sangat menguntungkan.2. TiffanyToko yang menampilkan jenis produk yang terbatas dan nilai tambah yang tinggi melestarikan citra ekslusif dan beroperasi dengan marjin yang tinggi dan volume yang rendah.3. Sunglass HutToko yang menampilkan lini yang sempit dan nilai tambah yang rendah sehingga biaya dan harga tetap rendah dengan cara mensentralisasi pembelian, pembelian barang, iklan dan distribusi.4. Wal-MartToko yang menampilkan lini yang luas dan nilai tambah yang rendah berfokus pada menjaga harga tetap rendah serta memiliki citra sebagai tempat melakukan pembelian yang baik. Volume yang tinggi mengimbangi marjin yang rendah.Walaupun sebagian besar barang dan jasa 97% dijual melalui toko, usaha eceran nontoko telah tumbuh lebih cepat daripada usaha eceran toko. Usaha eceran nontoko dibagi menjadi empat kategori utama: 1. Penjualan langsungYang juga disebut penjualan multilevel dan pemasaran jaringan, adalah industri multimiliar dollar, dengan ratusan perusahaan menjual dari pintu ke pintu atau kegiatan penjualan di rumah. Perusahaan yang terkenal dengan penjualan satu per satu adalah Avon, electrolux, dan southwestern company of nashafille (Bibel).2. Pemasaran LangsungBerakar pada pemasaran surat langsung dan katalog (Lands End,L.L. Bean) pemasaran langsung mencakup pemasaran jarak jauh (telemarketing), pemasaran televisi respons langsung (home shopping network), dan belanja elektronik (amazon.com, autobytel.com). Ketika orang semakin terbiasa untuk berbelanja lewat internet, mereka memesan ragam barang dan jasa yang lebih besar dari sejumlah besar situs web.3. Mesin OtomatisMenawarkan berbagai barang, termasuk barang yang dibeli secara tiba-tiba seperti rokok, minuman ringan, kopi, permen, surat kabar, majalah dan produk-produk lain seperti kaos kaki, kosmetik, makanan panas, dan buku cerita. Mesin otomatis ditemukan di pabrik, kantor, toko eceran besar, stasiun pompa bensin, hotel, restoran dan banyak tempat lainnya. Mereka menawarkan penjualan 24 jam, pelayanan sendiri, dan barang yang selalu segar. 4. Layanan PembelianAdalah pengecer tanpa toko yang melayani klien tertentu, biasanya karyawan organisasi besar yang ingin membeli dari sejumlah pengecer yang setuju memberi diskon sebagai imbalan keanggotaan.Perdagangan Eceran Korporat, organisasi-organisasi ini mencapai skala keekonomisan, daya beli yang lebih besar, pengakuan merek yang lebih luas dan karyawan yang lebih terlatih dibandingkan yang dicapai oleh toko independen secara sendiri. Jenis perdagangan eceran korporat utama :1. Toko Rantai Koorporat2.