of 13 /13
TAHAP PROFESI PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UGM 2006 Apa hipertensi (tekanan darah tinggi) itu? Hipertensi adalah tekanan darah yang sama atau melebihi 140 mmHg sistolik dan atau sama atau melebihi 90 mmHg diastolik pada seseorang yang sedang tidak makan obat hipertensi. Pada lansia dikatakan hipertensi jika tekanan darah sistole 160 mmHg, dan tekanan darah diastole 90 mmHg. Ada berapa macam hipertensi itu? 1. Hipertensi primer/essensial yaitu penyakit hipertensi yang tidak diketahui penyebabnya secara pasti 2. Hipertensi sekunder Yaitu penyakit hipertensi yang disebabkan oleh penyakit-penyakit lain, obat KB, kehamilan, kelainan organ tubuh,dll. Apa sajakah penyebab hipertensi? 1. Riwayat keluarga Jika dalam keluarga ada yang menderita hipertensi, maka kemungkinan anggota keluarga lain menderita hipertensi lebih besar dibandingkan keluarga yang tidak ada riwayat hipertensi. 2. Umur Orang yang berumur 60 tahun keatas (lansia) akan lebih beresiko menderita hipertensi diakibatkan perubahan- perubahan akibat proses penuaan. 3. Jenis kelamin Wanita akan lebih beresiko menderita hipertensi diduga karena aktivitas kurang, lemak berlebih, sering stress. 4. Stres Stres akan meningkatkan hormon yang meningkatkan kerja jantung. 5. Kegemukan Meningkatkan kerja jantung 6. Gaya Hidup Orang yang biasa mengkonsumsi makanan berlemak, garam yang

Leaflet Hipertensi

Embed Size (px)

DESCRIPTION

lafleat

Citation preview

Page 1: Leaflet Hipertensi

TAHAP PROFESIPROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

FAKULTAS KEDOKTERAN UGM2006

Apa hipertensi (tekanan darah tinggi) itu?Hipertensi adalah tekanan darah yang sama atau melebihi 140 mmHg sistolik dan atau sama atau melebihi 90 mmHg diastolik pada seseorang yang sedang tidak makan obat hipertensi. Pada lansia dikatakan hipertensi jika tekanan darah sistole 160 mmHg, dan tekanan darah diastole 90 mmHg.

Ada berapa macam hipertensi itu?

1. Hipertensi primer/essensialyaitu penyakit hipertensi yang tidak diketahui penyebabnya secara pasti

2. Hipertensi sekunderYaitu penyakit hipertensi yang disebabkan oleh penyakit-penyakit lain, obat KB, kehamilan, kelainan organ tubuh,dll.

Apa sajakah penyebab

hipertensi?

1. Riwayat keluargaJika dalam keluarga ada yang menderita hipertensi, maka kemungkinan anggota keluarga lain menderita hipertensi lebih besar dibandingkan keluarga yang tidak ada riwayat hipertensi.

2. UmurOrang yang berumur 60 tahun keatas (lansia) akan lebih beresiko menderita

hipertensi diakibatkan perubahan-perubahan akibat proses penuaan.

3. Jenis kelaminWanita akan lebih beresiko menderita hipertensi diduga karena aktivitas kurang, lemak berlebih, sering stress.

4. StresStres akan meningkatkan hormon yang meningkatkan kerja jantung.

5. KegemukanMeningkatkan kerja jantung

6. Gaya HidupOrang yang biasa mengkonsumsi makanan berlemak, garam yang berlebih, kopi, teh, rokok, alkohol.

7. Kurang olah ragaOrang yang kurang olahraga mempunyai resiko menjadi gemuk, sehingga kerja jantung bertambah

Bagaimana kondisi orang yang hipertensi?

1. Tekanan darah naik (sistole >140 mmHg, diastole > 90 mmHg)

2. Pusing, sakit kepala sebelah, berkunang-kunang.

3. Mimisan4. Rasa berat di tengkuk5. Mudah lelah6. Sukar tidur7. Marah/emosi tidak stabil8. Telinga berdengung 9. Kesemutan 10. Kesulitan bicara 11. Rasa mual / muntah

Page 2: Leaflet Hipertensi

Bagaimana hipertensi jika tidak

terkontrol dengan baik?

Pada mata dapat terjadi perdarahan retina, gangguan penglihatan, kebutaan.

Gagal jantung karena kerja jantung yang berat atau berlebihan, kelainan jantung.

pada otak dapat terjadi perdarahan pada pembuluh darah.

Gagal ginjal pada penderita Hipertensi yang lama.

Farmakologi (dengan obat)

Bagaimana pengobatan dan perawatan

hipertensi?

Dengan obatPengobatan dimulai ketika tekanan darah tetap diatas 85-89 mmHg dan tekanan sistolik 130-139 mmHg pada individu yang beresiko.

Selain obat

a. Olahraga untuk menurunkan berat badan

b. Pengurangan asupan garamDengan cara memasak tanpa garam,

menghindari makanan yang

diasinkan, tidak menambah garam

waktu makan.

c. Menghindari makanan berlemak

Seperti daging, jeroan, alpukat, durian, hati, otak.

d. Tidak merokoke. Mengurangi minum kopif. Menghindari stress

Jadi, empat hal yang penting

dalam penanganan

hipertensi :

1. Kontrol teratur2. Minum obat3. Diet (awasi makanan)4. Olah

ragaApakah Hipertensi itu ?Hipertensi adalah tekanan darah yang melebihi ukuran normal atau disebut juga TEKANAN DARAH TINGGI

Kapan dikatakan Hipertensi ?Dikatakan Hipertensi jika telah berumur 18 tahun atau lebih dengan tanda sbb:1. Tekanan darah 140/90 mmHg atau

tekanan darah sistolik 140 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg.

2. Jika dalam kunjungan yg berbeda tekanan diastolik 90 mmHg.

3. Beberapa kali pengukuran tekanan sistolik menetap 140 mmHg

Tanda dan gejala : Sakit kepala dan pusing Nyeri kepala berputar Rasa berat di tengkuk

Marah/emosi tidak stabil

STOP BANYAK PIKIRAN (STRESS)

STOP BANYAK PIKIRAN (STRESS)

Page 3: Leaflet Hipertensi

Mata berkunang – kunang Telinga berdengung

Sukar tidur Kesemutan

Kesulitan bicara Rasa mual / muntah

Derajat HipertensiTahap Sistolik

(atas)Diastole(baw

ah)Normal TinggiRinganSedangBerat

Sangat berat

130-139mmHg140-159mmHg160-179mmHg180-209mmHg

210mmHg

85-89mmHg90-99mmHg

100-109mmHg110-119mmHg

120mmHg

Faktor yang mempengaruhi terjadinya Hipertensi: Riwayat keluarga dengan hipertensi Umur Kegemukan Merokok Stress Alkohol Obat-obatan Kurang olah raga Makanan berlemak Berhenti Haid Penyakit (DM,Jantung,Ginjal)

Komplikasi : Stroke Penyakit jantung koroner Gagal jantung Penyakit ginjal

Penyakit pembuluh darah perifer (misal gejalanya semutan)

Pencegahan Pertahankan BB ideal Olah raga Batasi pemakaian garam Hindari konsumsi alkohol Tidak/berhenti merokok Makan banyak buah & sayuran Hindari minum kopi berlebihan Rekreasi Hindari/atasi stress Cek tensi teratur/bulan (bila umur

>40th)

Ikuti petunjuk untuk pencegahan dan :1. Berobat secara teratur2. Mentaati aturan minum obat3. Konsultasi,bila akan minum obat lain

KUNCI UTAMA KEBERHASILAN Keaktifan penderita Penderita BERUSAHA, petugas

MEMBANTU

Hubungan baik dan KERJASAMA penderita dengan petugas

MAKANAN UNTUK PENDERITA DENGAN TEKANAN DARAH TINGGI:

Semua bahan makanan segar atau diolah tanpa garam natrium, seperti; Beras, kentang, ubi, mie, maizena,

hunkwee, terigu, gula pasir. Kacang-kacangan dan hasilnya seperti

kacang hijau, kacang merah, kacang tanah, kacang tolo, tempe, tahu tawar, oncom.

Minyak goreng, margarine tanpa garam. Sayuran dan buah-buahan tawar. Bumbu-bumbu seperti bawang merah,

bawang putih, jahe, kemiri, kunyit, kencur, laos, lombok, salam, sere, cukak.

Untuk diet rendah garam ini, penggunaan daging/daging ayam/ikan dibatasi paling banyak 100 gram per hariTelur Ayam/telur bebek, paling banyak 1 butir sehari

Susu banyak paling banyak 200 cc sehari Minuman dan sari buah dalam kemasan.

Otak, ginjal, paru-paru, jantung & udang. Semua makanan yang diberi garam natrium

pada pengolahan, seperti:

Bagi yg sudah sakit

Bagi yg sudah sakit

Makanan Yang Diperbolehkan

Bahan Makanan Yg Dibatasi

Makanan yang T IDAK diperbolehkan

Page 4: Leaflet Hipertensi

Biskuit, bolu dan kue lain yang dimasak dengan garam dapur atau soda

Dendeng, abon, ikan asin, ikan pindang, sarden, udang kering, telur asin, telur pindang

Keju, selai kacang tanah Margarine, mentega Acar, asinan sayuran, sayur

dalam kaleng Asinan buah, manisan buah,

buah dalam kaleng Kecap, terasi, petis, dan saos

tomat

Bahan makanan sumber Natrium terdapat secara alamiah dalam bahan makanan hewani dan nabati.

Garam dapur Bentuk lain: bumbu penyedap (vetsin),

soda kue, pengawet daging, pengawet buah.

Cara Memasak Yang Baik: Makanan akan lebih enak apabila ditumis,

digoreng, dipanggang walaupun tanpa garam

Rasa tawar dapat diperbaiki dengan menggunakan bumbu-bumbu yang tidak mengandung natrium seperti; bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, salam, gula merah, cukak dsb.

Bila menggunakan makanan jadi, sebaiknya membaca “label”.

Kata sodium/natrium (Na) menunjukan adanya garam natrium.

Info Sehat

(Tekanan Darah Tinggi)

oleh : Sri Purwanti, SKep

KULIAH KERJA KESEHATAN MASYARAKAT

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

FK UGM JOGJAKARTA2005

DIET RANDAH GARAMMakanan Yang Diperbolehkan Untuk Penderita dengan Tekanan Darah Tinggi:Semua bahan makanan segar atau diolah tanpa garam natrium, seperti; Beras, kentang, ubi, mie, maezena, hunkue, terigu, gula pasir.

Kacang-kacangan dan hasilnya seperti kacang hijau, kacang merah, kacang tanah, kacang tolo, tempe, tahu tawar, oncom.Minyak goring, margarine tanpa garam.Sayuran dan buah-buahan tawar.Bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, jahe, kemiri, kunyit, kencur, laos, lombok, salam, sere, cukak.

Bahan Makanan Yang DibatasiUntuk diet rendah garam ini, penggunaan daging/daging ayam/ikan dibatasi paling banyak 100 gram per hariTelur Ayam/telur bebek, paling banyak 1 buti sehariSusu banyak paling banyak 200 cc sehariMinuman dan sari buah dalam kemasan.

Makanan yang tidak diperbolehkanOtak, ginjal, paru-paru, jantung dan udang.Semua makanan yang diberi garam natrium pada pengolahan, seperti:Biskuit, bolu dan kue lain yang dimasak dengan garam dapur atau sodaDendeng, abon, ikan asin, ikan pindang, sarden, udang kering, telur asin, telur pindangKeju, selai kacang tanahMargarine, mentegaAcar, asinan sayuran, sayur dalam kalengAsinan buah, manisan buah, buah dalam kalengKecap, terasi, petis, dan saos tomat

Cara Memasak Yang Baik:Makanan aknan lebih enak apabila ditumis, digoreng, dipanggang walaupun tanpa garamRasa tawar dapat diperbaiki dengan menggunakan bumbu-bumbu yang tidak mengandung natrium seperti; bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, salam, gula merah, cukak dsb.Bila menggunakan makanan jadi, sebaiknya membaca “label”.Kata sodium/natrium (Na) menunjukan adanya garam natrium.

Bahan Makanan Sumber Natrium:

Page 5: Leaflet Hipertensi

100 gram daging, 2 butir telur ayam, dan ½ gelas susu mempunyai kandungan natrium sama banyak

Oleh

K3M PSIK UGMDUKUH CORONGAN

MAGUWOHARJO DEPOK SLEMAN

Program Studi Ilmu Keperawatan

Fakultas Kedokteran UGM

Yogyakarta

2006

Sekitar 20 % orang dewasa mengalami Hipertensi; dan lebih dari 90% diantara mereka menderita Hipertensi esensial (primer). Sisanya mengelami Hipertensi sekunder.

Apa itu Hipertensi ?Tekanan Darah Sistolik 140 mmHg dan tekanan Darah Diastole 90 Mmhg, Atau pasien memakai obat Antihipertensi.

Berapa tahap Hipertensi ?

Tahap Sistolik Diastole1234

180-209 mmhg

160-179 mmhg

180-209 mmhg

210 mmhg

90-99mmhg100-109 mmhg

110-119 mmhg

120 mmhg

Ada Berapa Macam Hipertensi ?1. Primer

- Paling sering terjadi- Penyebab tidak diketahui- Faktor yang mendukung

Riwayat keluarga dengan hipertensi Umur Ras Merokok Stress Alkohol Obat-obatan Aktifitas fisik yang kurang Masukan hormonal Diet (suka makan lemak jenuh dan

asin-asinan, makan rendah K, Mg, Ca)

2. Sekunder- Disebabkan oleh penyakit

Penyakit ginjal Stroke Peningkatan volume darah dalam

pembuluh darah

Apasaja Faktor Pemicu Hipertensi? Merokok Minum alkohol Stress

Page 6: Leaflet Hipertensi

Diet

Apa Penyebab Hipertensi ? Genetik / keturunan Lingkungan Makanan Penggunaan hormon estrogen Penyakit ginjal

Apa SajaTanda dan gejalanya ? Peningkatan tekanan darah Sakit kepala Marah Telinga berdengung Debar-debar Nyeri kepala berputar Rasa berat di tengkuk Sukar tidur Mata berkunang – kunang Pusing Bingung Kesulitan bicara Koma

Apa Saja Komplikasi Hipertensi ? Stroke Penyakit jantung koroner Gagal janntung Penyakit ginjal Penyakit pembuluh darah perifer (misal

gejalanya semutan)

BagaimanakahCaraPencegahan Hipertensi ? Pengendalian berat badan Meningkatkan aktifitas fisik Mengurangi makanan yang mengandung

Nacl / garam

Mengurangi konsumsi alkohol Mengelola stress dengan benar

Melalui :- Relaksasi- Meditasi- Biofeedback

Makanan tambahan minyak ikan dan makanan yang berserat (sayuran, buah-buahan)

Modifikasi Gaya Hidup Obat-obatan

Page 7: Leaflet Hipertensi

Oleh

Rondhianto, S.Kep

Prodi Ilmu Keperawatan

Fakultas Kedokteran UGM

Yogyakarta

2005

Apa itu Hipertensi ?

Tekanan Darah Sistolik 140 mmHg

dan tekanan Darah Diastole 90

Mmhg, Atau pasien memakai

obat Antihipertensi.

Ada berapa tahap Hipertensi ?

Tahap Sistolik Diastole1

2

3

4

180-209 mmhg

160-179 mmhg

180-209 mmhg

210 mmhg

90-99 mmhg

100-109 mmhg

110-119 mmhg

120 mmhg

Ada Berapa Macam Hipertensi ?

3. Primer

Paling sering

terjadi

Penyebab tidak

diketahui

Faktor yang

mendukung:

Riwayat keluarga

dengan hipertensi

Umur

Ras

Merokok

Stress

Alkohol

Obat-obatan

Aktifitas fisik yang

kurang

Masukan hormonal

Diet (suka makan lemak

jenuh dan asin-asinan,

makan rendah K, Mg, Ca)

4. Sekunder Disebabkan oleh penyakit:

Penyakit ginjal Stroke Peningkatan volume darah

dalam pembuluh darah

Apa saja Faktor Pemicu Hipertensi ?

Merokok Minum alkohol Stress Diet

Apa Penyebab Hipertensi ? Genetik / keturunan Lingkungan Makanan Penggunaan hormon estrogen

Page 8: Leaflet Hipertensi

Penyakit ginjal

Apa SajaTanda dan gejalanya ?

Peningkatan tekanan darah Sakit kepala Marah Telinga berdengung Debar-debar Nyeri kepala berputar Rasa berat di tengkuk Sukar tidur Mata berkunang – kunang Pusing Bingung Kesulitan bicara Koma

Apa Saja Komplikasi Hipertensi ?

Stroke

Penyakit jantung koroner

Gagal janntung

Penyakit ginjal

Penyakit pembuluh darah

perifer (misal gejalanya

semutan)

Bagaimanakah Cara Pencegahan Hipertensi?

Pengendalian berat badan

Meningkatkan aktifitas fisik

Mengurangi makanan yang

mengandung Nacl / garam

Mengurangi konsumsi

alkohol

Mengelola stress dengan

benar

Melalui :

- Relaksasi

- Meditasi

- Biofeedback

Makanan tambahan minyak

ikan dan makanan yang

berserat (sayuran, buah-

buahan)

Modifikasi Gaya Hidup

Obat-obatan

Apakah Hipertensi itu ?Hipertensi adalah tekanan darah yang melebihi ukuran normal atau disebut juga TEKANAN DARAH TINGGI

Kapan dikatakan Hipertensi ?Dikatakan Hipertensi jika telah berumur 18 tahun atau lebih dengan tanda sbb:4. Tekanan darah 140/90 mmHg atau

tekanan darah sistolik 140 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg.

Page 9: Leaflet Hipertensi

5. Jika dalam kunjungan yg berbeda tekanan diastolik 90 mmHg.

6. Beberapa kali pengukuran tekanan sistolik menetap 140 mmHg

Tanda dan gejala : Sakit kepala dan pusing Nyeri kepala berputar Rasa berat di tengkuk

Marah/emosi tidak stabil Mata berkunang – kunang

Telinga berdengung Sukar tidur Kesemutan

Kesulitan bicara Rasa mual / muntah

Derajat HipertensiTahap Sistolik

(atas)Diastole(baw

ah)Normal TinggiRinganSedangBerat

Sangat berat

130-139mmHg140-159mmHg160-179mmHg180-209mmHg

210mmHg

85-89mmHg90-99mmHg

100-109mmHg110-119mmHg

120mmHg

Faktor yang mempengaruhi terjadinya Hipertensi: Riwayat keluarga dengan hipertensi Umur Kegemukan Merokok Stress Alkohol Obat-obatan Kurang olah raga Makanan berlemak Berhenti Haid Penyakit (DM,Jantung,Ginjal)

Komplikasi : Stroke Penyakit jantung koroner

Gagal jantung Penyakit ginjal Penyakit pembuluh darah

perifer (misal gejalanya semutan)

Pencegahan Pertahankan BB ideal Olah raga Batasi pemakaian garam Hindari konsumsi alkohol Tidak/berhenti merokok Makan banyak buah & sayuran Hindari minum kopi berlebihan Rekreasi Hindari/atasi stress Cek tensi teratur/bulan (bila umur

>40th)

Ikuti petunjuk untuk pencegahan dan :1. Berobat secara teratur2. Mentaati aturan minum obat3. Konsultasi,bila akan minum obat lain

KUNCI UTAMA KEBERHASILAN Keaktifan penderita

Penderita BERUSAHA, petugas MEMBANTU

Hubungan baik dan KERJASAMA penderita dengan petugas

MAKANAN UNTUK PENDERITA DENGAN TEKANAN DARAH TINGGI:

Semua bahan makanan segar atau diolah tanpa garam natrium, seperti; Beras, kentang, ubi, mie, maizena,

hunkwee, terigu, gula pasir. Kacang-kacangan dan hasilnya seperti

kacang hijau, kacang merah, kacang tanah, kacang tolo, tempe, tahu tawar, oncom.

Minyak goreng, margarine tanpa garam. Sayuran dan buah-buahan tawar. Bumbu-bumbu seperti bawang merah,

bawang putih, jahe, kemiri, kunyit, kencur, laos, lombok, salam, sere, cukak.

Bagi yg sudah sakit

Bagi yg sudah sakit

Makanan Yang Diperbolehkan

Bahan Makanan Yg Dibatasi

Page 10: Leaflet Hipertensi

Untuk diet rendah garam ini, penggunaan daging/daging ayam/ikan dibatasi paling banyak 100 gram per hariTelur Ayam/telur bebek, paling banyak 1 butir sehari

Susu banyak paling banyak 200 cc sehari Minuman dan sari buah dalam kemasan.

Otak, ginjal, paru-paru, jantung & udang. Semua makanan yang diberi garam natrium

pada pengolahan, seperti: Biskuit, bolu dan kue lain

yang dimasak dengan garam dapur atau soda Dendeng, abon, ikan asin,

ikan pindang, sarden, udang kering, telur asin, telur pindang

Keju, selai kacang tanah Margarine, mentega Acar, asinan sayuran, sayur

dalam kaleng Asinan buah, manisan buah,

buah dalam kaleng Kecap, terasi, petis, dan saos

tomat

Bahan makanan sumber Natrium terdapat secara alamiah dalam bahan makanan hewani dan nabati.

Garam dapur Bentuk lain: bumbu penyedap (vetsin),

soda kue, pengawet daging, pengawet buah.

Cara Memasak Yang Baik: Makanan akan lebih enak apabila ditumis,

digoreng, dipanggang walaupun tanpa garam

Rasa tawar dapat diperbaiki dengan menggunakan bumbu-bumbu yang tidak mengandung natrium seperti; bawang

merah, bawang putih, jahe, kunyit, salam, gula merah, cukak dsb.

Bila menggunakan makanan jadi, sebaiknya membaca “label”.

Kata sodium/natrium (Na) menunjukan adanya garam natrium.

Info Sehat

(Tekanan Darah Tinggi)

oleh : Florensa, S.Kep

KULIAH KERJA KESEHATAN MASYARAKAT

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATANFK UGM JOGJAKARTA

2005

Bahan Makanan Sumber Natrium:

Makanan yang T IDAK diperbolehkan

Page 11: Leaflet Hipertensi

DIET RANDAH GARAMMakanan Yang Diperbolehkan Untuk Penderita dengan Tekanan Darah Tinggi:Semua bahan makanan segar atau diolah tanpa garam natrium, seperti; Beras, kentang, ubi, mie, maezena, hunkue, terigu, gula pasir.Kacang-kacangan dan hasilnya seperti kacang hijau, kacang merah, kacang tanah, kacang tolo, tempe, tahu tawar, oncom.Minyak goring, margarine tanpa garam.Sayuran dan buah-buahan tawar.Bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, jahe, kemiri, kunyit, kencur, laos, lombok, salam, sere, cukak.

Bahan Makanan Yang DibatasiUntuk diet rendah garam ini, penggunaan daging/daging ayam/ikan dibatasi paling banyak 100 gram per hariTelur Ayam/telur bebek, paling banyak 1 buti sehariSusu banyak paling banyak 200 cc sehariMinuman dan sari buah dalam kemasan.

Makanan yang tidak diperbolehkanOtak, ginjal, paru-paru, jantung dan udang.Semua makanan yang diberi garam natrium pada pengolahan, seperti:Biskuit, bolu dan kue lain yang dimasak dengan garam dapur atau sodaDendeng, abon, ikan asin, ikan pindang, sarden, udang kering, telur asin, telur pindangKeju, selai kacang tanahMargarine, mentegaAcar, asinan sayuran, sayur dalam kalengAsinan buah, manisan buah, buah dalam kalengKecap, terasi, petis, dan saos tomat

Cara Memasak Yang Baik:Makanan aknan lebih enak apabila ditumis, digoreng, dipanggang walaupun tanpa garamRasa tawar dapat diperbaiki dengan menggunakan bumbu-bumbu yang tidak mengandung natrium seperti; bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, salam, gula merah, cukak dsb.Bila menggunakan makanan jadi, sebaiknya membaca “label”.Kata sodium/natrium (Na) menunjukan adanya garam natrium. 100 gram daging, 2 butir telur ayam, dan ½ gelas susu mempunyai kandungan natrium sama banyak