Karya Tulis Ilmiah Bind (Makalah)

  • View
    242

  • Download
    9

Embed Size (px)

DESCRIPTION

aersgf

Transcript

  • Dipersembahkan oleh kelompok 2 1. Adelia Herine Fofid(1234100002)

    2. Rachmadea Ajeng Tresnani(1234100013)

    3. Melinda Anevi(1234100016)

    4. Dewi Shinta Eka L.(1234100027)

    5. Cynthia Maulida Sianipar(1234100030)

    6. Deddy Setiawan Azhar(1234100042)

    Adel dea nevi shinta cynthia deddy

  • Karya Tulis Ilmiah

    Sistematika dan konvensi penulisan Karya Tulis Ilmiah Penulisan kutipan Karya Tulis Ilmiah Penulisan pustaka Karya Tulis Ilmiah Penyajian tabel dan gambar dalam Karya Tulis Ilmiah

    Adel dea nevi shinta cynthia deddy

  • Sistematika dan Konvensi Penulisan Karya Tulis Ilmiah

    Sistematika Karya Tulis Ilmiah adalah aturan-aturan dalam meletakkan bagian-bagian dalam Karya Tulis Ilmiah. Aturan-aturan ini yang akan membimbing penulis menuangkan pemikirannya, serta mengembangkannya berdasarkan data dan fakta dan teori penguat fakta.

    Adel dea nevi shinta cynthia deddy

  • Empat pola sistematika Karya Tulis Ilmiah :Pola Kerangka KTI Hasil Kajian PustakaPola Kerangka KTI Hasil Penelitian KuantitatifPola Kerangka KTI Hasil Penelitian KualitatifPola Kerangka KTI Hasil Pengembangan

    Adel dea nevi shinta cynthia deddy

  • Pola Kerangka KTI Hasil Kajian Pustaka

    Bagian pembuka

    Halaman judulLembar pengesahanKata pengantarDaftar isiDaftar tabel

  • Bab pendahuluan

    Latar belakang masalah

    Rumusan masalah Tujuan kajianKegunaan kajianMetode kajianDefinisi istilah

    Bab IntiBab inti ini berisi gagasan atau masalah pokok yang terdapat dalam topik. Setiap gagasan pokok pada setiap judul bab dirinci menjadi sub-subbab.

  • Bab penutup

    Bab penutupberisi simpulan (dirangkum dari hasil pengkajian atau pembahasan)dan saran yang dinyatakan secara terpisah atau subbab tersendiri.

    Daftar pustakaFungsi daftar pustaka adalah penuntun bagi pembaca yang mungkin masih ingin tahu lebih jauh dari apa yang sudah dikutip isinya oleh penulis.

    Lampiran Lampiran biasanya berisi dokumen-dokumen berupa foto yang digunakan sebagai contoh atau bukti suatu penelitian.

    Adel dea nevi shinta cynthia deddy

  • Pola Kerangka KTI Hasil Penelitian KuantitatifPembahasan lebih kompleksKajian teori bersifat substantif dan mendasarBersifat teknik operasional

  • Pola Kerangka KTI Hasil Penelitian KuantitatifBab I Pendahuluan

    Bab II Kajian Pustaka

    Bab III Metode Penelitian

    Bab IV Hasil Penelitian

    Bab V Pembahasan

    Bab VI Penutup

  • Pola Kerangka KTI Hasil Penelitian KualitatifKerangka lebih beragam Dapat dikelompokkan menjadi tiga format :Pola kerangka Format 1Pola kerangka Format 2Pola kerangka Format 3

  • Pola Kerangka KTI Hasil Penelitian KualitatifBab I Pendahuluan

    Bab II Kajian Pustaka

    Bab III Metode Penelitian

    Bab IV Paparan Data dan Temuan Penelitian

    Bab V Pembahasan

    Bab VI Penutup

  • Pola Kerangka KTI Hasil PengembanganLebih terfokus pada uji coba atau penerapan suatu gagasanPenelitian bersifat praktis pragmatis untuk emnghasilkan suatu produk

  • Pola Kerangka KTI Hasil PengembanganBab I Pendahuluan

    Bab II Kajian Pustaka

    Bab III Metode PengembanganBab IV hasil Pengembangan

    Bab V Kajian dan Saran

  • Konvensi Naskah Karya Ilmiah

    Konvensi naskah karya ilmiah ialah peraturan atau aturan yang telah disepakati bersama oleh suatu lembaga atau beberapa lembaga tertentu yang menyangkut seperangkat cara dan bahan yang digunakan. Pada prinsipnya, setiap lembaga atau beberapa instansi memiliki konvensi karya ilmiah yang sama.

    Adel dea nevi shinta cynthia deddy

  • Aspek Konvensi

    a. bentuk karangan (Makalah, Kertas kerja, Skripsi, Tesis, Disertasi)

    b. bagian-bagian karangan (kelengkapan awal, isi, dan akhir)

    c. bahan dan jumlah halaman (HVS A-4 dan tinta hitam atau biru, jumlah halaman) d. Perwajahan (ukuran kertas, huruf yang dipakai, spasi, tepi batas (pias))

    e. Penomoran (Romawi Kecil , Romawi Besar , Penomoran Angka Arab, Letak Penomoran , Sistem Penomoran)

    f. Penyajian (aturan penulisan, pengutipan, penulisan daftar pustaka, dan konvensi)

  • Penulisan Kutipan KTI

    Kutipan adalah pengambilalihan pernyataan orang lain (baik satu kalimat atau lebih) untuk tujuan ilustrasi atau memperkukuh argumen di tulisan sendiri.

    Dengan prinsip menghargai karya orang lain dan keterbukaan, setiap kutipan yang Anda manfaatkan untuk keperluan KTI (juga Karya Ilmiah yang lain), harus anda pertanggungjawabkan dengan cara memberikan rujukan di mana sumber pernyataan atau informasi itu diperoleh

    Adel dea nevi shinta cynthia deddy

  • Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan kutipan, yaitu :Kutipan haruslah relevan dengan masalah yang sedang dibahas dan hendaknya tidak terlalu panjang.Jika penyaduran (kutipan tidak langsung) mengakibatkan perubahan arti dan kesalahpahaman, maka kutipan merupakan pilihan terbaik.

    Adel dea nevi shinta cynthia deddy

  • Ciri-ciri kutipan langsung :

    Pernyataan yang dikutip berupa definisi.Pernyataan yang dikutip merupakan konsepPernyataan yang dikutip merupakan peraturan dan perundang-undangan.Pernyataan yang dikutip merupakan pendapat yang kontroversial.Pernyataan yang dikutip tidak merupakan ungkapan yang berbelit-belit.Pernyataan yang dikutip tidak terlalu panjang sehingga tidak memakan beberapa halaman.

  • Ciri-ciri kutipan tidak langsung :

    Pernyataan yang dikutip tidak berupa konsep dan definisi.Pernyataan yang dikutip berupa klasifikasi.Pernyataan yang dikutip berupa ilustrasi dan contoh.Pernyataan yang dikutip berupa ungkapan yang berbelit-belit dan membingungkan pemahaman pembaca.Pernyataan yang dikutip berupa ungkapan yang sangat panjang sehingga perlu diambil ide pokoknya saja

  • Ketentuan-ketentuan yang berlaku dalam penulisan kutipan :

    Kutipan langsung (asli), kurang dari empat baris.Kutipan diletakkan di antara tanda petik ganda.Kutipan disatukan dalam teks utama.Penyebutan nama pengarang diikuti dengan tahun terbit dan halaman sumber bukunya. Penyebutan nama pengarang ini bisa dalam teks utama atau setelah kutipan.

    Contoh : .tetapi potret dari arena atau panggung pertarungan dari berbagai pihak yang berkaitan dengan peristiwa. Carey (1989: 21) mengatakan News is not information but drama. It doesnt describe the word but potrays an arena of dramatic forces and action;....... misalnya, peristiwa di Libanon yang saat ini menjadi perhatian dunia.

  • Kutipan langsung (asli), lebih dari empat baris.Tersendiri, tidak masuk ke dalam kalimat.Menjorok ke dalam setelah lima ketukan, jika awal kutipan tersebut adalah awal suatu alinea, maka kutipan dimulai pada ketukan ke-11.Dengan jarak baris satu spasi

    Contoh :

    The methaphysical idealist denies that we can know what the world is like intrisically, apart from a perspective. The world is our construction in the sense that we inevitable encounter it through our concepts and our categories; we cannot see the world concept-or category-free. (Lichtenberg, 1991: 219)

    Adel dea nevi shinta cynthia deddy

  • Pengutipan tak langsung dengan penyebutan pengarang dalam teks.

    Contoh :

    Menurut Poloma (1948:308-310), teori definisi sosial beranggapan bahwa manusialah yang membentuk perilaku masyarakat. Norma, struktur, dan institusi sosial dibentuk oleh individu-individu yang ada di dalamnya. Manusia benar-benar otonom. Ia bebas membentuk dan memaknakan realitas, bahkan menciptakannya. Wacana-wacana (discourses) ia ciptakan sesuai kehendaknya. Jadi, realitas dipandang sebagai sesuatu yang internal, subjektif, dan nisbi. Ia merupakan kenyataan subjektif yang bergerak mengikuti dinamika makna subjektif individu.

    Adel dea nevi shinta cynthia deddy

  • Pengutipan tak langsung dengan penyebutan pengarang setelah kutipan.

    Contoh :

    Menurut Poloma (1948:308-310), teori definisi sosial beranggapan bahwa manusialah yang membentuk perilaku masyarakat. Norma, struktur, dan institusi sosial dibentuk oleh individu-individu yang ada di dalamnya. Manusia benar-benar otonom. Ia bebas membentuk dan memaknakan realitas, bahkan menciptakannya. Wacana-wacana (discourses) ia ciptakan sesuai kehendaknya. Jadi, realitas dipandang sebagai sesuatu yang internal, subjektif, dan nisbi. Ia merupakan kenyataan subjektif yang bergerak mengikuti dinamika makna subjektif individu.

    Adel dea nevi shinta cynthia deddy

  • ElipsElips adalah kutipan langsung yang tidak perlu lengkap, karena terdapat beberapa bagian yang tidak relevan dan tidak berpengaruh jika dihilangkan.

    PenomoranUntuk tujuan pemberian catatan kaki, setiap kutipan (baik kutipan langsung maupun kutipan tidak langsung) harus diberi nomor secara berurutan, dengan menggunakan angka Arab.

    Adel dea nevi shinta cynthia deddy

  • Penulisan Pustaka KTITujuannya adalah selain sebagai pertanggungjawaban Anda sebagai insan akademis yang mempunyai keterbukaan, apabila pembaca ingin melacaknya tidak mengalami kesulitan

    Adel dea nevi shinta cynthia deddy

  • Pada prinsipnya, unsur yang ditulis dalam daftar pustaka meliputi:

    Nama pengarang, ditulis dengan urutan berbalik dan tanpa gelar akademik.Tahun terbitan, Judul, cetak miring, petik atau garis bawahKota penerbitan, Nama penerbit, yaitu label perusahaan yang menerbitkan sumber.

    Adel dea nevi shinta cynthia deddy

  • Kelima unsur itu dapat bervariasi penulisannya tergantung pada jenis sumber pustakanya, yaitu :Sumber dari bukuSumber dari buku bunga rampaiSumber dari artikel dalam jurnalSumber dari makalah yang disajikan dalam seminar, penataran, atau lokakaryaSumber dari surat kabar tanpa pengarangSumber dari KTI, Tesis, dan Disertasi yang Tidak DiterbitkanSumber dar