Click here to load reader

Geopolitik Di Indonesia

  • View
    69

  • Download
    4

Embed Size (px)

DESCRIPTION

geopolitik

Text of Geopolitik Di Indonesia

Geopolitik di IndonesiaDari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebasBelum DiperiksaArtikel ini perludirapikanagar memenuhi standar WikipediaMerapikan artikel bisa berupa membagi artikel ke dalam paragraf atauwikifikasi artikel. Setelah dirapikan, tolong hapus pesan ini.

Geopolitikberasal dari katageodanpolitik.[1]Geoberartibumidanpolitikberasal dari bahasaYunanipoliteia.[1]Poliartinya kesatuanmasyarakatyang berdiri sendiri danteiaartinya urusan.[1]Geopolitik biasa juga di sebut dengan wawasannusantara.[1]Daftar isi[sembunyikan] 1Latar Belakang, Kedudukan, Fungsi, dan Tujuan Wawasan Nusantara 1.1Latar Belakang Wawasan Nusantara 1.2Kedudukan Wawasan Nusantara 1.3Fungsi Wawasan Nusantara 1.4Tujuan Wawasan Nusantara 2Kedudukan (Status) Wawasan Nusantara 3Bentuk Wawasan Nusantara 4Pemikir Geopolitik (Wawasan Nusantara) 5Wadah Wawasan Nusantara 5.1Batas Ruang Lingkup 5.2Tata susunan pokok 5.3Tata susunan pelengkap 6Implementasi Wawasan Nusantara 6.1Implementasi dalam Kehidupan Politik 6.2Implementasi dalam Kehidupan Ekonomi 6.3Implementasi dalam Kehidupan Sosial 6.4Implementasi dalam Kehidupan Pertahanan dan Keamanan 7Referensi 8Lihat Pula 9Pranala Luar

[sunting]Latar Belakang, Kedudukan, Fungsi, dan Tujuan Wawasan NusantaraPandangan geopolitik Indonesia berlandaskan pada pemikiran kewilayahan dan kehidupan bangsa Indonesia.[2]Wawasan nusantara mempunyai latar belakang, kedudukan, fungsi, dan tujuanfilosofissebagai dasar pengembangan wawasannasionalIndonesia.[2][sunting]Latar Belakang Wawasan Nusantara Falsafah PancasilaNilai-nilai pancasila mendasari pengembangan wawasan nasional. Nilai-nilai tersebut adalah:[2]1. PenerapanHak Asasi Manusia(HAM), seperti memberi kesempatan menjalankanibadahsesuai denganagamamasing- masing.[2]2. Mengutamakan kepentingan masyarakat daripada individu dan golongan.[2]3. Pengambilan keputusan berdasarkanmusyawarahuntuk mufakat.[2] Aspek Kewilayahan NusantaraPengaruhgeografimerupakan suatu fenomena yang perlu diperhitungkan, karena Indonesia kaya akan anekaSumber Daya Alam(SDA) dansuku bangsa.[2] Aspek Sosial BudayaIndonesia terdiri atas ratusan suku bangsa yang masing - masing memilikiadat istiadat,bahasa, agama, dankepercayaanyang berbeda - beda, sehingga tata kehidupan nasional yang berhubungan dengan interaksi antargolongan mengandung potensi konflik yang besar.[2] Aspek KesejarahanNegara Kesatuan Republik Indonesia merupakan wawasan nasional Indonesia yang diwarnai oleh pengalamansejarahyang tidak menghendaki terulangnya perpecahan dalam lingkungan bangsa dan negara Indonesia.[2]Hal ini dikarenakankemerdekaanyang telah diraih oleh bangsa Indonesia merupakan hasil dari semangat persatuan dan kesatuan yang sangat tinggi bangsa Indonesia sendiri.[2]Jadi, semangat ini harus tetap dipertahankan untuk persatuan bangsa dan menjaga wilayah kesatuan Indonesia.[2][sunting]Kedudukan Wawasan Nusantara1. Wawasan nusantara sebagai ajaran yang diyakini kebenarannya oleh masyarakat dalam mencapai dan mewujudkan tujuan nasional.[3]2. Wawasan nusantara dalam paradigma nasional memliki spesifikasi:[3] Pancasila sebagaifalsafah,ideologi bangsa, dandasar negaraberkedudukan sebagai landasan idiil. Undang - Undang Dasar 1945 sebagai landasan konstitusi negara, berkedudukan sebagai landasan idiil. Wawasan nasional sebagaivisinasional, berkedudukan sebagai landasan konsepsional. Ketahanan nasional sebagai konsepsi nasional, berkedudukan sebagai landasan konsepsional. GBHNsebagai politik dan strategi nasional, berkedudukan sebagai landasan operasional.[sunting]Fungsi Wawasan NusantaraWawasan nusantara berfungsi sebagai pedoman,motivasi, dorongan, serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijakan, keputusan, tindakan, dan perbuatan bagi penyelenggaraan negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.[3][sunting]Tujuan Wawasan NusantaraTujuan wawasan nusantara terdiri dari dua, yaitu:[4]: Tujuan nasional, dapat dilihat dalamPembukaan UUD 1945, dijelaskan bahwa tujuan kemerdekaan Indonesia adalah "untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpahdarahIndonesia dan untuk mewujudkan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakanketertibanduniayang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dankeadilan sosial".[4] Tujuan ke dalam adalah mewujudkan kesatuan segenap aspek kehidupan baik alamiah maupunsosial, maka dapat disimpulkan bahwa tujuan bangsa Indonesia adalah menjunjung tinggi kepentingan nasional, serta kepentingan kawasan untuk menyelenggarakan dan membina kesejahteraan, kedamaian dan budi luhur serta martabat manusia di seluruhdunia.[4][sunting]Kedudukan (Status) Wawasan NusantaraKedudukan (status) wawasan nusantara adalah posisi, cara pandang, dan perilaku bangsa Indonesia mengenai dirinya yang kaya akan berbagai suku bangsa, agama, bahasa, dan kondisi lingkungan geografis yang berwujud negara kepulauan, berdasarkan pancasila dan UUD 1945.[5]Secara hierarki, posisi atau status wawasan nusantara menempati urutan ketiga setelah UUD 1945.[5]Urutan sistem kehidupan nasional Indonesia adalah:[5]1. Pancasila sebagaifilsafat,ideologibangsa, dan dasar negara.[5]2. UUD 1945 sebagaikonstitusinegara.[5]3. Wawasan nusantara sebagai geopolitik Indonesia.[5]4. Ketahanan nasional sebagaigeostrategibangsa dan negara Indonesia.[5]5. Politikdan strategi nasional sebagai kebijaksanaan dasar nasional dalam pembangunan nasional.[5][sunting]Bentuk Wawasan Nusantara

Gambaran dari isi Deklarasi Djuanda Wawasan nusantara sebagai landasan konsepsi ketahanan nasionalWawasan nusantara sebagai konsepsi ketahanan nasional berarti bahwa wawasan nusantara dijadikan konsep dalam pembangunan nasional, pertahanan keamanan, dan kewilayahan.[5] Wawasan nusantara sebagai wawasan pembangunanWawasan nusantara sebagai wawasan pembangunan mempunyai arti cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri serta lingkungannya selalu mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara mencakup:[5]1. Perwujudan kepuluan nusantara sebagai satu kesatuan politik.[5]2. Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan ekonomi.[5]3. Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan sosial dan ekonomi.[5]4. Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan sosial dan politik.[5]5. Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan pertahanan dan keamanan.[5] Wawasan nusantara sebagai wawasan pertahanan dan keamanan negaraWawasan nusantara sebagai wawasan pertahanan dan keamanan negara mempunyai arti pandangan geopolitik Indonesia dalam lingkup tanah air Indonesia sebagai satu kesatuan yang meliputi seluruh wilayah dan segenap kekuatan negara.[5] Wawasan nusantara sebagai wawasan kewilayahanWilayah nasional perlu ditentukan batasannya, agar tidak terjadi sengketa dengan negaratetangga.[5]Batasan dan tantangan negaraRepublik Indonesiaadalah:[5] RisalahsidangBPUPKItanggal 29Mei-1Juni1945 tentang negara Republik Indonesia dari beberapa pendapat para pejuang nasional.[5]Dr. Soepomomenyatakan Indonesia meliputi batasHindia Belanda,Muh. Yaminmenyatakan Indonesia meliputiSumatera,Jawa,SundaKecil,Borneo,Selebes,Maluku-Ambon,Semenanjung Melayu,Timor,Papua,Ir. Soekarnomenyatakan bahwa kepulauan Indonesia merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.[5] Ordonantie(UUBelanda) 1939, yaitu penentuan lebarlautsepanjang 3 mil laut dengan cara menarik garis pangkal berdasarkan garisair pasang surutataucountourpulau /darat.[5]Ketentuan ini membuat Indonesia bukan sebagai negara kesatuan, karena pada setiap wilayah laut terdapat laut bebas yang berada di luar wilayahyurisdiksinasional.[5] Deklarasi Juanda, 13Desember1957 merupakan pengumumanpemerintahRI tentang wilayah perairan negara RI, yang isinya:[5]1. Cara penarikan batas laut wilayah tidak lagi berdasarkan garis pasang surut(low water line), tetapi pada sistem penarikan garis lurus(straight base line)yang diukur dari garis yang menghubungkan titik - titik ujung yang terluar dari pulau-pulau yang termasuk dalam wilayah RI.[5]2. Penentuan wilayah lebar laut dari 3 mil laut menjadi 12 mil laut.[5]3. Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE)sebagairezimHukum Internasional, di mana batasan nusantara 200 mil yang diukur dari garis pangkal wilayah laut Indonesia.[5]Dengan adanya Deklarasi Juanda, secara yuridis formal, Indonesia menjadi utuh dan tidak terpecah lagi.[5][sunting]Pemikir Geopolitik (Wawasan Nusantara) Friederich Ratzel(1844 - 1904) denganTeori Ruang.[1]Ia menyatakan"bangsa yang berbudaya tinggi akan membutuhkansumber daya manusiayang tinggi dan akhirnya mendesak wilayah bangsa yangprimitif".[1]Pendapat ini dipertegas olehRudolf Kjellen(1864 - 1922) denganTeori Kekuatanyang mengatakan bahwa"negara adalah kesatuan politik yang menyeluruh serta sebagai satuanbiologisyang memilikiintelektualitas.[1] Karl Haushofer(1869 - 1946) denganTeori Pan Region, berpendapat bahwa pada hakikatnya dunia dapat dibagi dalam empat kawasan benua(pan region)dan dipimpin oleh negara unggul.[1]Isi teoripan regionaladalah:[1]1. Lebensraum(ruang hidup) yang cukup.[1]2. Autarki(swasembada).[1]3. Dunia dibagi empatPan Region, yaitu PanAmerika, PanAsia Timur, panRusiaIndia, dan PanEropaAfrika.[1] Sir Halford Mackinder(1861 - 1947) denganTeori Daerah Jantung(Heartland).[1]Teorinya berbunyi"siapa pun yang menguasai Heartland maka ia akan menguasai World Island".[1]Heartland(Jantung Bumi)merupakan sebutan bagi kawasanAsia Tengah, sedangkanWorld Islandmengacu pada kawasanTimur Tengah.[1]Kedua kawasan ini merupakan kawasan vitalminyak bumidangasdunia.[1] Sir Walter Raleigh(1554 - 1618) danAlfred T. Mahan(1840 - 1914) denganTeori Kekuatan Maritim.[1]Isi teorinya adalah:[1]1. Sir Walter Raleigh mengatakan"siapa yang menguasai laut akan menguasaiperdagangandunia dan akhirnya akan menguasai dunia".[1]2. Alfred T. Mahan mengatakan"laut untuk kehidupan, sumber daya alam banyak terdapat di laut.[1]Oleh karena itu, harus dibangunarmadalaut yang kuat untuk menjaganya".[1] Giulio Douhet(1869 - 1930) danWilliam Mitchel(1879 - 1936) denganTeori Kekuatan di Udaramengatakan,"kekuatan udara mampu beroperasi hingga garis belakang lawan serta kemenangan akhir ditentukan oleh kekuatan udara".[1]. Nicholas J. Spykman (1869 - 1943) denganTeori Daerah Batas(Rimland Theory). Dalam teorinya tersirat:[1]1. Dunia terbagi empat, yaitu daerah jantung(Heartland),bulansabitdalam(rimland), bulan sabit luar, dan dunia baru (benua Amerika).[1]2. Menggunakan kombinasi kekuatan darat, laut, dan udara untuk menguasai dunia.[1]3. Daerah bulan sabit dalam(Rimland)akan lebih besar pengaruhnya dalampercaturanpolitik dunia daripada daerah jantung.[1]4. Wilayah Amerika yang paling ideal dan menjadi negara terkuat.[1]5. Bangsa Indonesia.[1]Para Pemikir Geopolitik Karl Haushofer Sir Halford Mackinder Sir Walter Raleigh Giulio Douhet[sunting]Wadah Wawasan Nusantara[sunting]Batas Ruang LingkupWawasan nusantara mempunyai bentuk sebagai:[6] NusantaraBatas - batas negara ditentukan oleh lautan yang di dalamnya pulau - pulau serta gugusan pulau yang saling berhubungan, tidak dipisahkan oleh air, baik yang berupa laut, maupunselat.[6] Manunggal - utuh menyeluruh, meliputi:[6]1. Wilayah Indonesia terdiri dari beribu-ribu pulau besar maupun kecil dan dipisahkan serta dihubungkan oleh lautan, pulau, dan selat yang harus dijaga serta diusahakan tetap menjadi satu kebulatan wilayah nasional dengan segala isi dan kekayaannya.[6]2. Bangsa Indonesia terdiri atas berbagai macam suku bangsa, berbicara dalam berbagai macambahasa daerah, dan agama.[6]Oleh karena itu, harus diusahakan terwujudnya satu kesatuan bangsa yang bulat.[6][sunting]Tata susunan pokokSumber pokok wawasan nusantara adalah UUD 1945, yang menyangkut:[6] Bentuk dankedaulatanBab I Pasal (1)1. Negara Indonesia ialah negara kesatuan yang berbentuk republik.:/[6]2. Kedaulatan ada di tangan rakyat, dan dilaksanakan menurut UUD.[6] Kekuasaanpemerintah negara, Bab III Pasal (4) dan (5),PresidenRepublik Indonesia memegang kekuasaan pemerintah menurut UUD 1945.[6] Sistem pemerintahan dalam UUD 1945:[6]1. Indonesia ialah negara yang berdasarkan atas hukum dan tidak berdasarkan atas kekuasaan belaka.[6]2. Pemerintahan berdasarkan atas sistem konstitusi dan tidak berdasarkanabsolutisme.[6][sunting]Tata susunan pelengkap Aparatur negaraAparatur negara harus mampu mendorong, mengerakkan, serta mengarahkan usaha pembangunan ke sasaran yang telah ditetapkan, untuk kepentingan rakyat banyak.[6] Kesadaran politik masyarakat dan kesadaran bernegaraDalam pemantapanstabilitas nasionaldiperlukan kesadaran politik seluruh masyarakat, setiap orang, organisasi, juga seluruh komponen pemerintahan.[6] PersPers yang bebas bertanggung jawab, jujur, dan efektif dengan tulisan - tulisan yang memberikan penjelasan yang jujur, dedikatif, dan bertanggung jawab.[6][sunting]Implementasi Wawasan NusantaraImlementasi wawasan nusantara bertujuan untuk menerapkan wawasan nusantara dalam kehidupan sehari-hari yang mencakup bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, serta pertahanan nasional.[7][sunting]Implementasi dalam Kehidupan PolitikAda beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengimplementasikan wawasan nusantara, yaitu:[7]1. Pelaksanaan kehidupan politik yang diatur dalam undang - undang, seperti UUPartaiPolitik, UUPemilihan Umum, dan UU Pemilihan Presiden.[7]Pelaksanaan undang-undang tersebut harus sesuai hukum dan mementingkan persatuan bangsa.[7]Contohnya seperti dalam pemilihanpresiden, anggotaDPR, dankepala daerahharus menjalankan prinsip demokratis dan keadilan, sehingga tidak menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa.[7]2. Pelaksanaan kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Indonesia harus sesuai denga hukum yang berlaku.[7]Seluruh bangsa Indonesia harus mempunyaidasar hukumyang sama bagi setiap warga negara, tanpa pengecualian. Di Indonesia terdapat banyak produk hukum yang dapat diterbitkan olehprovinsidankabupatendalam bentuk peraturan daerah (perda) yang tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku secara nasional.[7]3. Mengembagkan sikap hak asasi manusia dan sikappluralismeuntuk mempersatukan berbagai suku, agama, dan bahasa yamg berbeda, sehingga menumbuhkan sikaptoleransi.[7]4. Memperkuat komitmen politik terhadap partai politik danlembaga pemerintahanuntuk menigkatkan semangat kebangsaan dan kesatuan.[7]5. Meningkatkan peran Indonesia dalam kancah internasional dan memperkuatkorps diplomatikebagai upaya penjagaan wilayah Indonesia terutama pulau-pulau terluar danpulaukosong.[7][sunting]Implementasi dalam Kehidupan Ekonomi1. Wilayah nusantara mempunyai potensi ekonomi yang tinggi, seperti posisikhatulistiwa, wilayah laut yang luas,hutan tropisyang besar, hasil tambang dan minyak yang besar, serta memeliki penduduk dalam jumlah cukup besar.[7]Oleh karena itu, implementasi dalam kehidupan ekonomi harus berorientasi pada sektor pemerintahan,pertanian, danperindustrian.[7]2. Pembangunan ekonomi harus memperhatikan keadilan dan keseimbangan antardaerah.[7]Oleh sebab itu, dengan adanyaotonomi daerahdapat menciptakan upaya dalamkeadilanekonomi.[7]3. Pembangunan ekonomi harus melibatkan partisipasi rakyat, seperti dengan memberikan fasilitaskreditmikro dalam pengembangan usaha kecil.[7][sunting]Implementasi dalam Kehidupan Sosial

Tari pendet dariBalimerupakan budaya Indonesia yang harus dilestarikan sebagai implementasi dalam kehidupan sosial.Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam kehidupan sosial, yaitu:[7]1. Mengembangkan kehidupan bangsa yang serasi antara masyarakat yang berbeda, dari segibudaya,status sosial, maupun daerah.[7]Contohnya dengan pemerataan pendidikan di semua daerah dan program wajib belajar harus diprioritaskan bagi daerah tertinggal.[7]2. Pengembangan budaya Indonesia, untuk melestarikan kekayaan Indonesia, serta dapat dijadikan kegiatanpariwisatayang memberikan sumberpendapatan nasionalmaupun daerah.[7]Contohnya dengan pelestarian budaya, pengembanganmuseum, dancagar budaya.[7][sunting]Implementasi dalam Kehidupan Pertahanan dan Keamanan

Membagun TNI Profesional merupakan implementasi dalam kehidupan pertahanan keamanan.lBeberapa hal yang perlu diperhatikan dalam kehidupan pertahanan dan keamanan, yaitu:[7]1. Kegiatan pembangunan pertahanan dan keamanan harus memberikan kesempatan kepada setiap warga negara untuk berperan aktif, karena kegiatan tersebut merupakan kewajiban setiap warga negara, seperti memelihara lingkungan tempat tinggal, meningkatkan kemampuan disiplin, melaporkan hal-hal yang menganggu keamanan kepada aparat dan belajarkemiliteran.[7]2. Membangun rasa persatuan, sehingga ancaman suatu daerah atau pulau juga menjadi ancaman bagi daerah lain.[7]Rasa persatuan ini dapat diciptakan dengan membangunsolidaritasdan hubungan erat antara warga negara yang berbeda daerah dengan kekuatan keamanan.[7]3. MembangunTNIyang profesional serta menyediakan sarana dan prasarana yang memadai bagi kegiatan pengamanan wilayah Indonesia, terutama pulau dan wilayah terluar Indonesia.[7][sunting]Referensi1. ^abcdefghijklmnopqrstuvwxyzaaabSuradinata,Ermaya. (2005).Hukum Dasar Geopolitik dan Geostrategi dalam Kerangka Keutuhan NKRI.. Jakarta: Suara Bebas. Hal 12-14.2. ^abcdefghijkSunardi, R.M. (2004).Pembinaan Ketahanan Bangsa dalam Rangka Memperkokoh Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.Jakarta:Kuaternita Adidarma.ISBN 979-98241-0-9,9789799824103.Hal 179-180.3. ^abcSrijanti.,Rahman A.,K.S,Purwanto. (2006).Etika Berwarga Negara. Jakarta: Salemba Empat. Hal 137-139.4. ^abcHidayat, I. Mardiyono, Hidayat I.(1983).Geopolitik, Teori dan Strategi Politik dalam Hubungannya dengan Manusia, Ruang dan Sumber Daya Alam. Surabaya:Usaha Nasional.Hal 85-86.5. ^abcdefghijklmnopqrstuvwxyzaaAlfandi, Widoyo. (2002).Reformasi Indonesia: Bahasan dari Sudut Pandang Geografi Politik dan Geopolitik. Yogyakarta:Gadjah Mada University.ISBN 979-420-516-8, 9789794205167.6. ^abcdefghijklmnopHarsawaskita, A.(2007).Great Power Politics di Asia Tengah Suatu Pandangan Geopolitik, dalam Transformasi dalam Studi Hubungan Internasional. Bandung:Graha Ilmu. Hal 17-19.7. ^abcdefghijklmnopqrstuvwxySumarsono, S, et.al. (2001).Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Hal 12-17.[sunting] IndonesiaDari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Untuk kegunaan lain dari Indonesia, lihatIndonesia (disambiguasi).Untuk kegunaan lain dari Indonesia, lihatId (disambiguasi)."RI" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain dari RI, lihatRI (disambiguasi).Republik Indonesia

BenderaLambang

Motto:Bhinneka Tunggal Ika(Bahasa Jawa Kuno: "Berbeda-beda tetapi tetap Satu")Ideologi nasional:Pancasila

Lagu kebangsaan:

Indonesia Raya

Ibu kota(dan kota terbesar)Jakarta610.5S10649.7E

Bahasa resmiBahasa Indonesia

PemerintahanRepublikpresidensial

-PresidenSusilo Bambang Yudhoyono

-Wakil PresidenBoediono

-Ketua MPRTaufiq Kiemas

-Ketua DPRMarzuki Alie

-Ketua DPDIrman Gusman

KemerdekaandariBelanda

-Diproklamasikan17 Agustus1945

-Diakui(sebagaiRIS)27 Desember1949

-Kembali ke RI17 Agustus1950

Luas

-Total1,904,569km2(15)

-Air(%)4,85%

Penduduk

-Perkiraan19Juni2009230.472.833[1](4)

-Sensus2010237.556.363[2]

-Kepadatan124/km2(84)

PDB(KKB)Perkiraan2009

-TotalRp. 8,576 triliun(AS$ 909 miliar)[3]

-Per kapitaRp. 37,538 juta(AS$ 3,979)[3]

PDB(nominal)Perkiraan2009

-TotalRp. 4,821 triliun(AS$ 511 miliar)[3]

-Per kapitaRp. 21.113 juta(AS$ 2,238)[3]

IPM(2006)0.734[4](menengah)(111)

Mata uangRupiah(Rp) (IDR)

Zona waktuWIB(+7),WITA(+8),WIT(+9)

Lajur kemudiKiri

Ranah Internet.id

Kode telepon+62

lihatbicarasunting

Republik IndonesiadisingkatRIatauIndonesiaadalah negara diAsia Tenggara, yang dilintasi gariskhatulistiwadan berada di antara benuaAsiadanAustraliaserta antaraSamudra PasifikdanSamudra Hindia. Indonesia adalah negarakepulauanterbesar di dunia yang terdiri dari 17.508 pulau, oleh karena itu ia disebut juga sebagaiNusantara(Kepulauan Antara).[5]Dengan populasi sebesar 222 juta jiwa pada tahun 2006,[6]Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar keempat di dunia dan negara yang berpendudukMuslimterbesar di dunia, meskipun secara resmi bukanlahnegara Islam. Bentuk pemerintahan Indonesia adalahrepublik, denganDewan Perwakilan Rakyat,Dewan Perwakilan DaerahdanPresidenyang dipilih langsung. Ibukota negara ialahJakarta. Indonesia berbatasan denganMalaysiadiPulau Kalimantan, denganPapua NuginidiPulau Papuadan denganTimor LestediPulau Timor. Negara tetangga lainnya adalahSingapura,Filipina,Australia, dan wilayah persatuanKepulauan Andaman dan NikobardiIndia.Sejarah Indonesia banyak dipengaruhi oleh bangsa lainnya. Kepulauan Indonesia menjadi wilayah perdagangan penting setidaknya sejak abad ke-7, yaitu ketikaKerajaan SriwijayadiPalembangmenjalin hubungan agama dan perdagangan dengan Tiongkok dan India. Kerajaan-kerajaanHindudanBuddhatelah tumbuh pada awal abad Masehi, diikuti para pedagang yang membawa agamaIslam, serta berbagai kekuatanEropayang saling bertempur untuk memonopoli perdagangan rempah-rempahMalukusemasa era penjelajahan samudra. Setelah berada di bawahpenjajahan Belanda, Indonesia yang saat itu bernamaHindia Belandamenyatakan kemerdekaannyadi akhirPerang Dunia II. Selanjutnya Indonesia mendapat berbagai hambatan, ancaman dan tantangan dari bencana alam, korupsi, separatisme, proses demokratisasi dan periode perubahan ekonomi yang pesat.DariSabangsampaiMerauke, Indonesia terdiri dari berbagai suku, bahasa dan agama yang berbeda.Suku Jawaadalah grup etnis terbesar dan secara politis paling dominan. Semboyan nasional Indonesia,"Bhinneka tunggal ika"("Berbeda-beda tetapi tetap satu"), berarti keberagaman yang membentuk negara. Selain memiliki populasi padat dan wilayah yang luas, Indonesia memiliki wilayah alam yang mendukung tingkatkeanekaragaman hayatiterbesar kedua di dunia.Daftar isi[sembunyikan] 1Etimologi 2Sejarah 3Politik dan pemerintahan 4Pembagian administratif 5Geografi 5.1Sumber daya alam 6Pendidikan 7Ekonomi 8Peringkat internasional 9Demografi 10Kebudayaan 10.1Pertunjukan 10.2Busana 10.3Arsitektur 10.4Olahraga 10.5Seni musik 10.6Boga 10.7Perfilman 10.8Kesusastraan 11Lingkungan hidup 12Lihat Pula 13Rujukan 14Pranala luar

[sunting]EtimologiLihat pula:Sejarah nama IndonesiaKata "Indonesia" berasal dari kata dalambahasa LatinyaituIndusyang berarti "Hindia" dan kata dalambahasa Yunaninesosyang berarti "pulau".[7]Jadi, kata Indonesia berartiwilayahHindia kepulauan, atau kepulauan yang berada di Hindia, yang menunjukkan bahwa nama ini terbentuk jauh sebelum Indonesia menjadi negara berdaulat.[8]Pada tahun 1850,George Earl, seorangetnologberkebangsaan Inggris, awalnya mengusulkan istilahIndunesiadanMalayunesiauntuk penduduk "Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu".[9]Murid dari Earl,James Richardson Logan, menggunakan kataIndonesiasebagai sinonim dariKepulauan India.[10]Namun, penulisan akademik Belanda di mediaHindia Belandatidak menggunakan kataIndonesia, tetapi istilahKepulauan Melayu(Maleische Archipel);Hindia Timur Belanda(Nederlandsch Oost Indi), atauHindia(Indi);Timur(de Oost); dan bahkanInsulinde(istilah ini diperkenalkan tahun 1860 dalam novelMax Havelaar(1859), ditulis olehMultatuli, mengenai kritik terhadap kolonialisme Belanda).[5]Sejak tahun 1900, nama Indonesia menjadi lebih umum pada lingkungan akademik di luar Belanda, dan golongan nasionalis Indonesia menggunakannya untuk ekspresi politik.[5]Adolf BastiandariUniversitas Berlinmemasyarakatkan nama ini melalui bukuIndonesien oder die Inseln des Malayischen Archipels, 18841894. Pelajar Indonesia pertama yang menggunakannya ialahSuwardi Suryaningrat(Ki Hajar Dewantara), yaitu ketika ia mendirikan kantor berita di Belanda yang bernamaIndonesisch Pers Bureaudi tahun 1913.[8][sunting]SejarahArtikel utama untuk bagian ini adalah:Sejarah IndonesiaLihat pula:Sejarah NusantaraPeninggalan fosil-fosilHomo erectus, yang olehantropologjuga dijuluki "Manusia Jawa", menimbulkan dugaan bahwa kepulauan Indonesia telah mulai berpenghuni pada antara dua juta sampai 500.000 tahun yang lalu.[11]Bangsa Austronesia, yang membentuk mayoritas penduduk pada saat ini, bermigrasi ke Asia Tenggara dariTaiwan. Mereka tiba di sekitar 2000SM, dan menyebabkanbangsa Melanesiayang telah ada lebih dahulu di sana terdesak ke wilayah-wilayah yang jauh di timur kepulauan.[12]Kondisi tempat yang ideal bagi pertanian, dan penguasaan atas carabercocok tanam padisetidaknya sejak abad ke-8 SM,[13]menyebabkan banyak perkampungan, kota, dan kerajaan-kerajaan kecil tumbuh berkembang dengan baik pada abad pertama masehi. Selain itu, Indonesia yang terletak di jalur perdagangan laut internasional dan antar pulau, telah menjadi jalur pelayaran antara India dan Cina selama beberapa abad.[14]Sejarah Indonesia selanjutnya mengalami banyak sekali pengaruh dari kegiatan perdagangan tersebut.[15]

Sejak abad ke-1 kapal dagang Indonesia telah berlayar jauh, bahkan sampai keAfrika. Sebuah bagian dari relief kapal di candiBorobudur, k. 800 M.Di bawah pengaruh agamaHindudanBuddha, beberapa kerajaan terbentuk di pulauKalimantan,Sumatra, danJawasejakabad ke-4hinggaabad ke-14.Kutai, merupakan kerajaan tertua di Nusantara yang berdiri pada abad ke-4 di hulusungai Mahakam,Kalimantan Timur. Di wilayah barat pulau Jawa, pada abad ke-4 hingga abad ke-7 M berdiri kerajaanTarumanegara. Pemerintahan Tarumanagara dilanjutkan olehKerajaan Sundadari tahun 669 M sampai 1579 M. Pada abad ke-7 muncul kerajaan Malayu yang berpusat diJambi, Sumatera.Sriwijayamengalahkan Malayu dan muncul sebagai kerajaan maritim yang paling perkasa di Nusantara. Wilayah kekuasaannya meliputi Sumatera, Jawa, semenanjung Melayu, sekaligus mengontrol perdagangan di Selat Malaka, Selat Sunda, dan Laut Cina Selatan.[16]Di bawah pengaruh Sriwijaya, antara abad ke-8 dan ke-10 wangsaSyailendradanSanjayaberhasil mengembangkan kerajaan-kerajaan berbasis agrikultur diJawa, dengan peninggalan bersejarahnya seperti candiBorobudurdan candiPrambanan. Di akhir abad ke-13,Majapahitberdiri di bagian timur pulau Jawa. Di bawah pimpinan mahapatihGajah Mada, kekuasaannya meluas sampai hampir meliputi wilayah Indonesia kini; dan sering disebut "Zaman Keemasan" dalam sejarah Indonesia.[17]Kedatangan pedagang-pedagangArabdanPersiamelalui Gujarat, India, kemudian membawa agamaIslam. Selain itu pelaut-pelautTiongkokyang dipimpin oleh LaksamanaCheng Ho(Zheng He) yang beragama Islam, juga pernah menyinggahi wilayah ini pada awalabad ke-15.[18]Para pedagang-pedagang ini juga menyebarkan agama Islam di beberapa wilayah Nusantara.Samudera Pasaiyang berdiri pada tahun 1267, merupakan kerajaan Islam pertama di Indonesia.Ketika orang-orangEropadatang pada awalabad ke-16, mereka menemukan beberapa kerajaan yang dengan mudah dapat mereka kuasai demi mendominasi perdagangan rempah-rempah. Portugis pertama kali mendarat di dua pelabuhanKerajaan SundayaituBantendanSunda Kelapa, tapi dapat diusir dan bergerak ke arah timur dan menguasaiMaluku. Padaabad ke-17,Belandamuncul sebagai yang terkuat di antara negara-negara Eropa lainnya, mengalahkanBritania RayadanPortugal(kecuali untuk koloni mereka,Timor Portugis). Pada masa itulah agamaKristenmasuk ke Indonesia sebagai salah satu misi imperialisme lama yang dikenal sebagai3G, yaituGold, Glory, and Gospel.[19]Belanda menguasai Indonesia sebagai koloni hinggaPerang Dunia II, awalnya melaluiVOC, dan kemudian langsung oleh pemerintah Belanda sejak awal abad ke-19.

Johannes van den Bosch, pencetusCultuurstelsel.Di bawah sistemCultuurstelsel(Sistem Penanaman) pada abad ke-19, perkebunan besar dan penanaman paksa dilaksanakan di Jawa, akhirnya menghasilkan keuntungan bagi Belanda yang tidak dapat dihasilkan VOC. Pada masa pemerintahan kolonial yang lebih bebas setelah1870, sistem ini dihapus. Setelah1901pihak Belanda memperkenalkanKebijakan Beretika,[20]yang termasuk reformasi politik yang terbatas dan investasi yang lebih besar di Hindia-Belanda.Pada masa Perang Dunia II, sewaktu Belanda dijajah olehJerman,Jepangmenguasai Indonesia. Setelah mendapatkan Indonesia pada tahun 1942, Jepang melihat bahwa para pejuang Indonesia merupakan rekan perdagangan yang kooperatif dan bersedia mengerahkan prajurit bila diperlukan.Soekarno,Mohammad Hatta,KH. Mas Mansur, danKi Hajar Dewantaradiberikan penghargaan olehKaisar Jepangpada tahun 1943.

Soekarno, presiden pertama Indonesia.Pada Maret1945Jepang membentuk sebuah komite untuk kemerdekaan Indonesia. Setelahperang Pasifikberakhir pada tahun 1945, di bawah tekanan organisasi pemuda, Soekarno-Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal17 Agustus1945. Setelah kemerdekaan, tiga pendiri bangsa yakniSoekarno,Mohammad Hatta, danSutan Sjahrirmasing-masing menjabat sebagai presiden, wakil presiden, danperdana menteri. Dalam usaha untuk menguasai kembali Indonesia, Belanda mengirimkan pasukan mereka.Usaha-usaha berdarah untuk meredam pergerakan kemerdekaan ini kemudian dikenal oleh orang Belanda sebagai 'aksi kepolisian' (Politionele Actie), atau dikenal oleh orang Indonesia sebagai Agresi Militer.[21]Belanda akhirnya menerima hak Indonesia untuk merdeka pada27 Desember1949sebagai negarafederalyang disebutRepublik Indonesia Serikatsetelah mendapat tekanan yang kuat dari kalangan internasional, terutamaAmerika Serikat. Mosi IntegralNatsirpada tanggal 17 Agustus 1950, menyerukan kembalinya negara kesatuan Republik Indonesia dan membubarkan Republik Indonesia Serikat. Soekarno kembali menjadi presiden dengan Mohammad Hatta sebagai wakil presiden dan Mohammad Natsir sebagai perdana menteri.Pada tahun 1950-an dan 1960-an, pemerintahan Soekarno mulai mengikuti sekaligus merintisgerakan non-blokpada awalnya, kemudian menjadi lebih dekat dengan bloksosialis, misalnyaRepublik Rakyat CinadanYugoslavia. Tahun 1960-an menjadi saksi terjadinya konfrontasi militer terhadap negara tetangga,Malaysia("Konfrontasi"),[22]dan ketidakpuasan terhadap kesulitan ekonomi yang semakin besar. Selanjutnya pada tahun 1965 meletus kejadianG30Syang menyebabkan kematian 6 orangjenderaldan sejumlahperwiramenengah lainnya. Muncul kekuatan baru yang menyebut dirinyaOrde Baruyang segera menuduhPartai Komunis Indonesiasebagai otak di belakang kejadian ini dan bermaksud menggulingkan pemerintahan yang sah serta mengganti ideologi nasional menjadi berdasarkan pahamsosialis-komunis. Tuduhan ini sekaligus dijadikan alasan untuk menggantikan pemerintahan lama di bawah PresidenSoekarno.

Hatta,Sukarno, danSjahrir, tiga pendiri Indonesia.JenderalSoehartomenjadi presiden pada tahun1967dengan alasan untuk mengamankan negara dari ancamankomunisme. Sementara itu kondisi fisik Soekarno sendiri semakin melemah. Setelah Soeharto berkuasa, ratusan ribu warga Indonesia yang dicurigai terlibat pihak komunis dibunuh, sementara masih banyak lagi warga Indonesia yang sedang berada di luar negeri, tidak berani kembali ke tanah air, dan akhirnya dicabutkewarganegaraannya. Tiga puluh dua tahun masa kekuasaan Soeharto dinamakanOrde Baru, sementara masa pemerintahan Soekarno disebutOrde Lama.Soeharto menerapkan ekonomineoliberaldan berhasil mendatangkaninvestasiluar negeri yang besar untuk masuk ke Indonesia dan menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang besar, meski tidak merata. Pada awalrezimOrde Baru kebijakan ekomomi Indonesia disusun oleh sekelompok ekonom lulusan Departemen EkonomiUniversitas California, Berkeley, yang dipanggil "Mafia Berkeley".[23]Namun, Soeharto menambah kekayaannya dan keluarganya melalui praktikkorupsi,kolusi, dannepotismeyang meluas dan dia akhirnya dipaksa turun dari jabatannya setelah aksidemonstrasibesar-besaran dan kondisi ekonomi negara yang memburuk pada tahun1998.Dari 1998 hingga 2001, Indonesia mempunyai tigapresiden:Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie,Abdurrahman WahiddanMegawati Sukarnoputri. Pada tahun2004pemilusatu hari terbesar di dunia[24]diadakan dan dimenangkan olehSusilo Bambang Yudhoyono.Indonesia kini sedang mengalami masalah-masalah ekonomi, politik danpertikaianbernuansa agama di dalam negeri, dan beberapa daerah berusaha untuk mendapatkan kemerdekaan, terutamaPapua.Timor Timurakhirnya resmi memisahkan diri pada tahun1999setelah 24 tahun bersatu dengan Indonesia dan 3 tahun di bawah administrasiPBBmenjadi negaraTimor Leste.Pada Desember2004dan Maret2005,AcehdanNiasdilanda duagempa bumibesar yang totalnya menewaskan ratusan ribu jiwa. (LihatGempa bumi Samudra Hindia 2004danGempa bumi Sumatra Maret 2005.) Kejadian ini disusul olehgempa bumi di Yogyakartadantsunamiyang menghantamPantai Pangandarandan sekitarnya, sertabanjir lumpurdiSidoarjopada 2006 yang tidak kunjung terpecahkan.[sunting]Politik dan pemerintahanArtikel utama untuk bagian ini adalah:Politik Indonesia

Gedung MPR-DPR

Istana Negara, bagian dari Istana Kepresidenan Jakarta.Indonesia menjalankan pemerintahanrepublikpresidensialmultipartai yangdemokratis. Seperti juga di negara-negara demokrasi lainnya, sistem politik di Indonesia didasarkan padaTrias Politikayaitu kekuasaanlegislatif,eksekutifdanyudikatif. Kekuasaan legislatif dipegang oleh sebuah lembaga bernamaMajelis Permusyawaratan Rakyat(MPR).MPR pernah menjadilembaga tertinggi negaraunikameral, namun setelahamandemen ke-4MPR bukanlah lembaga tertinggi lagi, dan komposisi keanggotaannya juga berubah. MPR setelah amandemen UUD 1945, yaitu sejak2004menjelma menjadi lembagabikameralyang terdiri dari 560 anggotaDewan Perwakilan Rakyat(DPR) yang merupakan wakil rakyat melaluiPartai Politik, ditambah dengan 132 anggotaDewan Perwakilan Daerah(DPD) yang merupakan wakil provinsi dari jalurindependen.[25]Anggota DPR dan DPD dipilih melaluipemiludan dilantik untuk masa jabatan lima tahun. Sebelumnya, anggota MPR adalah seluruh anggota DPR ditambahutusan golongandanTNI/Polri. MPR saat ini diketuai olehTaufiq Kiemas. DPR saat ini diketuai olehMarzuki Alie, sedangkan DPD saat ini diketuai olehIrman Gusman.Lembaga eksekutif berpusat padapresiden,wakil presiden, dankabinet. Kabinet di Indonesia adalahKabinet Presidensialsehingga para menteri bertanggung jawab kepada presiden dan tidak mewakili partai politik yang ada di parlemen. Meskipun demikian, Presiden saat ini yakniSusilo Bambang Yudhoyonoyang diusung olehPartai Demokratjuga menunjuk sejumlah pemimpinPartai Politikuntuk duduk di kabinetnya. Tujuannya untuk menjaga stabilitas pemerintahan mengingat kuatnya posisi lembaga legislatif di Indonesia. Namun pos-pos penting dan strategis umumnya diisi oleh menteri tanpa portofolio partai (berasal dari seseorang yang dianggap ahli dalam bidangnya).Lembaga Yudikatif sejak masa reformasi dan adanya amandemen UUD 1945 dijalankan olehMahkamah Agung,Komisi Yudisial, danMahkamah Konstitusi, termasuk pengaturan administrasi para hakim. Meskipun demikian keberadaanMenteri Hukum dan Hak Asasi Manusiatetap dipertahankan.[sunting]Pembagian administratifArtikel utama untuk bagian ini adalah:Provinsi Indonesia

AcehSumateraUtaraSumateraBaratRiauKep.RiauKep. BangkaBelitungJambiSumateraSelatanBengkuluLampungBantenDKI JakartaJawaBaratJawaTengahDI YogyakartaJawaTimurBaliNusa TenggaraBaratNusa TenggaraTimurKalimantanBaratKalimantanTengahKalimantanTimurKalimantanSelatanSulawesiUtaraMalukuUtaraSulawesiTengahGorontaloSulawesiBaratSulawesiSelatanSulawesiTenggaraMalukuPapuaBaratPapuaIndonesia saat ini terdiri dari 33provinsi, lima di antaranya memiliki status yang berbeda. Provinsi dibagi menjadi 399kabupatendan 98kotayang dibagi lagi menjadikecamatandan lagi menjadikelurahan,desa,gampong,kampung,nagari,pekon, atau istilah lain yang diakomodasi oleh Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentangPemerintahan Daerah. Tiap provinsi memilikiDPRD Provinsidangubernur; sementarakabupatenmemilikiDPRD Kabupatendanbupati; kemudiankotamemilikiDPRD Kotadanwalikota; semuanya dipilih langsung oleh rakyat melaluiPemiludanPilkada. Bagaimanapun di Jakarta tidak terdapat DPR Kabupaten atau Kota, karena Kabupaten Administrasi dan Kota Administrasi di Jakarta bukanlah daerah otonom.ProvinsiAceh,Daerah Istimewa Yogyakarta,Papua Barat, danPapuamemiliki hak istimewa legislatur yang lebih besar dan tingkat otonomi yang lebih tinggi dibandingkan provinsi lainnya. Contohnya, Aceh berhak membentuk sistem legal sendiri; pada tahun 2003, Aceh mulai menetapkan hukumSyariah.[26]Yogyakarta mendapatkan status Daerah Istimewa sebagai pengakuan terhadap peran penting Yogyakarta dalam mendukung Indonesia selama Revolusi.[27]Provinsi Papua, sebelumnya disebut Irian Jaya, mendapat status otonomi khusus tahun 2001.[28]DKI Jakarta, adalah daerah khusus ibukota negara.Timor Portugisdigabungkan ke dalam wilayah Indonesia dan menjadi provinsiTimor Timurpada 19791999, yang kemudian memisahkan diri melalui referendum menjadi NegaraTimor Leste.[29]Provinsi di Indonesia dan ibukotanyaSumatera Aceh-Banda Aceh Sumatera Utara-Medan Sumatera Barat-Padang Riau-Pekanbaru Kepulauan Riau-Tanjung Pinang Jambi-Jambi Sumatera Selatan-Palembang Kepulauan Bangka Belitung-Pangkal Pinang Bengkulu-Bengkulu Lampung-Bandar LampungJawa Daerah Khusus Ibukota Jakarta Banten-Serang Jawa Barat-Bandung Jawa Tengah-Semarang Daerah Istimewa Yogyakarta-Yogyakarta Jawa Timur-SurabayaKepulauan Sunda Kecil Bali-Denpasar Nusa Tenggara Barat-Mataram Nusa Tenggara Timur-KupangKalimantan Kalimantan Barat-Pontianak Kalimantan Tengah-Palangka Raya Kalimantan Selatan-Banjarmasin Kalimantan Timur-SamarindaSulawesi Sulawesi Utara-Manado Gorontalo-Gorontalo Sulawesi Tengah-Palu Sulawesi Barat-Mamuju Sulawesi Selatan-Makassar Sulawesi Tenggara-KendariKepulauan Maluku Maluku-Ambon Maluku Utara-SofifiPapua bagian barat Papua Barat-Manokwari Papua-Jayapura

[sunting]GeografiArtikel utama untuk bagian ini adalah:Geografi IndonesiaLihat pula:Peta AsiadanJumlah pulau di Indonesia

Sebuahair terjun, diTaman Nasional Bromo Tengger Semeru,Lumbang, Probolinggo,Jawa Timur.Indonesia adalahnegara kepulauandiAsia Tenggara[30]yang memiliki 17.504 pulau besar dan kecil, sekitar 6.000 di antaranya tidak berpenghuni[31], yang menyebar disekitarkhatulistiwa, yang memberikan cuaca tropis. Posisi Indonesia terletak pada koordinat 6LU- 1108'LSdan dari 95'BB- 14145'BTserta terletak di antara duabenuayaitu benuaAsiadan benuaAustralia/Oseania.Wilayah Indonesia terbentang sepanjang 3.977 mil di antaraSamudra HindiadanSamudra Pasifik. Luas daratan Indonesia adalah 1.922.570 km dan luas perairannya 3.257.483 km. Pulau terpadat penduduknya adalah pulau Jawa, dimana setengah populasi Indonesia bermukim. Indonesia terdiri dari 5 pulau besar, yaitu:Jawadengan luas 132.107 km,Sumateradengan luas 473.606 km,Kalimantandengan luas 539.460 km,Sulawesidengan luas 189.216 km, danPapuadengan luas 421.981 km. Batas wilayah Indonesia diukur dari kepulauan dengan menggunakan territorial laut: 12mil lautserta zona ekonomi eksklusif: 200mil laut,[32]searah penjuru mata angin, yaitu:UtaraNegaraMalaysiadengan perbatasan sepanjang 1.782 km[31],Singapura,Filipina, danLaut Cina Selatan

SelatanNegaraAustralia,Timor Leste, danSamudra Indonesia

BaratSamudra Indonesia

TimurNegaraPapua Nuginidengan perbatasan sepanjang 820 km[31],Timor Leste, danSamudra Pasifik

[sunting]Sumber daya alamSumber daya alamIndonesia berupaminyak bumi,timah,gas alam,nikel,kayu,bauksit,tanah subur,batu bara,emas, danperakdengan pembagian lahan terdiri dari tanahpertaniansebesar 10%,perkebunansebesar 7%,padang rumputsebesar 7%,hutandan daerah berhutan sebesar 62%, dan lainnya sebesar 14% dengan lahanirigasiseluas 45.970 km[33][sunting]PendidikanArtikel utama untuk bagian ini adalah:Pendidikan di IndonesiaSesuai dengan konstitusi yang berlaku, yaitu berdasarkanUUD 1945pasal 31 ayat 4 danUndang-undangnomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, bahwa pemerintah Indonesia baik pusat maupun daerah mesti mengalokasikan anggaran untuk pendidikan sebesar 20% dariAPBNdanAPBDdiluar gaji pendidik dan biaya kedinasan. Namun pada tahun2007alokasi yang disediakan tersebut baru sekitar 17.2%, jauh lebih rendah dibandingkan dengan negaraMalaysia,ThailanddanFilipinayang telah mengalokasikan anggaran untuk pendidikan lebih dari 28%[34].[sunting]EkonomiArtikel utama untuk bagian ini adalah:Ekonomi Indonesia

Peta yang menunjukkan Produk Domestik Regional Bruto per kapita provinsi-provinsi Indonesia pada tahun 2008 atas harga berlaku. PDRB per kapita provinsiKalimantan Timurmencapai Rp.100 juta manakala PDRB per kapitaMaluku,Maluku Utara, danNusa Tenggara Timurkurang dari Rp.5 juta.Lebih dari Rp.100 jutaRp.50 juta ++ - Rp.100 jutaRp.40 juta ++ - Rp.50 jutaRp.30 juta ++ - Rp.40 jutaRp.20 juta ++ - Rp.30 jutaRp.10 juta ++ - Rp.20 jutaRp.5 juta ++ - Rp.10 jutaKurang dari Rp.5 juta

Sistem ekonomi Indonesia awalnya didukung dengan diluncurkannyaOeang Repoeblik Indonesia (ORI)yang menjadi mata uang pertama Republik Indonesia, yang selanjutnya berganti menjadi Rupiah.Pada masa pemerintahan Orde Lama, Indonesia tidak seutuhnya mengadaptasi sistem ekonomi kapitalis, namun juga memadukannya dengan nasionalisme ekonomi. Pemerintah yang belum berpengalaman, masih ikut campur tangan ke dalam beberapa kegiatan produksi yang berpengaruh bagi masyarakat banyak. Hal tersebut, ditambah pula kemelut politik, mengakibatkan terjadinya ketidakstabilan pada ekonomi negara.[35]

Uangrupiah.Pemerintahaan Orde Baru segera menerapkan disiplin ekonomi yang bertujuan menekaninflasi, menstabilkan mata uang, penjadualan ulanghutang luar negeri, dan berusaha menarik bantuan dan investasi asing.[35]Pada era tahun 1970-an hargaminyak bumiyang meningkat menyebabkan melonjaknya nilai ekspor, dan memicu tingkat pertumbuhan ekonomi rata-rata yang tinggi sebesar 7% antara tahun 1968 sampai 1981.[35]Reformasi ekonomi lebih lanjut menjelang akhir tahun 1980-an, antara lain berupa deregulasi sektor keuangan dan pelemahan nilai rupiah yang terkendali,[35]selanjutnya mengalirkan investasi asing ke Indonesia khususnya pada industri-industri berorientasi ekspor pada antara tahun 1989 sampai 1997[36]Ekonomi Indonesia mengalami kemunduran pada akhir tahun1990-anakibatkrisis ekonomiyang melanda sebagian besarAsiapada saat itu,[37]yang disertai pula berakhirnya masa Orde Baru dengan pengunduran diri Presiden Soeharto tanggal 21 Mei 1998.

Gedung pusatBank Indonesia.Saat ini ekonomi Indonesia telah cukup stabil. PertumbuhanPDB Indonesiatahun 2004 dan 2005 melebihi 5% dan diperkirakan akan terus berlanjut.[38]Namun demikian, dampak pertumbuhan itu belum cukup besar dalam memengaruhi tingkat pengangguran, yaitu sebesar 9,75%.[39][40]Perkiraan tahun 2006, sebanyak 17,8% masyarakat hidup di bawahgaris kemiskinan, dan terdapat 49,0% masyarakat yang hidup dengan penghasilan kurang dari AS$ 2 per hari.[41]Indonesia mempunyaisumber daya alamyang besar di luarJawa, termasukminyak mentah,gas alam,timah,tembaga, danemas. Indonesia pengekspor gas alam terbesar kedua di dunia, meski akhir-akhir ini ia telah mulai menjadi pengimpor bersihminyak mentah. Hasil pertanian yang utama termasukberas,teh,kopi,rempah-rempah, dankaret.[42]Sektor jasaadalah penyumbang terbesar PDB, yang mencapai 45,3% untuk PDB 2005. Sedangkansektor industrimenyumbang 40,7%, dansektor pertanianmenyumbang 14,0%.[43]Meskipun demikian, sektor pertanian mempekerjakan lebih banyak orang daripada sektor-sektor lainnya, yaitu 44,3% dari 95 juta orang tenaga kerja. Sektor jasa mempekerjakan 36,9%, dan sisanya sektor industri sebesar 18,8%.[44]Rekan perdagangan terbesar Indonesia adalahJepang,Amerika Serikat, dan negara-negara jirannya yaituMalaysia,SingapuradanAustralia.Meski kaya akan sumber daya alam dan manusia, Indonesia masih menghadapi masalah besar dalam bidang kemiskinan yang sebagian besar disebabkan olehkorupsiyang merajalela dalam pemerintahan. LembagaTransparency Internationalmenempatkan Indonesia sebagai peringkat ke-143 dari 180 negara dalamIndeks Persepsi Korupsi, yang dikeluarkannya pada tahun 2007.[45]

[sunting]Peringkat internasionalOrganisasiNama SurveyPeringkat

Heritage Foundation/The Wall Street JournalIndeks Kebebasan Ekonomi110 dari 157[46]

The EconomistIndeks Kualitas Hidup71 dari 111[47]

Reporters Without BordersIndeks Kebebasan Pers103 dari 168[48]

Transparency InternationalIndeks Persepsi Korupsi143 dari 179[49]

United Nations Development ProgrammeIndeks Pembangunan Manusia108 dari 177[50]

Forum Ekonomi DuniaLaporan Daya Saing Global51 dari 122[51]

[sunting]DemografiArtikel utama untuk bagian ini adalah:Demografi Indonesia

Kepadatan penduduk Indonesia menurut Sensus 2010Menurut sensus penduduk 2000, Indonesia memiliki populasi sekitar 206 juta,[52]dan diperkirakan pada tahun 2006 berpenduduk 222 juta.[6]130 juta (lebih dari 50%) tinggal diPulau Jawayang merupakan pulau berpenduduk terbanyak sekaligus pulau dimana ibukotaJakartaberada.[53]Sebagian besar (95%) penduduk Indonesia adalahBangsa Austronesia, dan terdapat juga kelompok-kelompok sukuMelanesia,Polinesia, danMikronesiaterutama di Indonesia bagian Timur. Banyak penduduk Indonesia yang menyatakan dirinya sebagai bagian dari kelompok suku yang lebih spesifik, yang dibagi menurut bahasa dan asal daerah, misalnyaJawa,Sunda,Madura,Batak, danMinangkabau.Selain itu juga ada penduduk pendatang yang jumlahnya minoritas di antaranya adalah etnisTionghoa,India, danArab. Mereka sudah lama datang ke Nusantara melalui perdagangan sejak abad ke 8 M dan menetap menjadi bagian dari Nusantara. Di Indonesia terdapat sekitar 4 juta populasi etnis Tionghoa.[54]Angka ini berbeda-beda karena hanya pada tahun 1930 dan 2000 pemerintah melakukan sensus dengan menggolong-golongkan masyarakat Indonesia ke dalam suku bangsa dan keturunannya.Islamadalahagamamayoritas yang dipeluk oleh sekitar 85,2% penduduk Indonesia, yang menjadikan Indonesia negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia.[42]Sisanya beragamaProtestan(8,9%),Katolik(3%),Hindu(1,8%),Buddha(0,8%), dan lain-lain (0,3%). Selain agama-agama tersebut, pemerintah Indonesia juga secara resmi mengakuiKonghucu.[55]Kebanyakan penduduk Indonesia bertutur dalambahasa daerahsebagaibahasa ibu, namunbahasa resminegara, yaitubahasa Indonesia, diajarkan di seluruh sekolah-sekolah di negara ini dan dikuasai oleh hampir seluruh penduduk Indonesia.lbsKota-kota besardiIndonesia

KotaProvinsiPopulasiKotaProvinsiPopulasi

1JakartaDKI Jakarta9.588.198Indonesia7DepokJawa Barat1.751.696

2SurabayaJawa Timur2.765.9088SemarangJawa Tengah1.553.778

3BandungJawa Barat2.417.5849PalembangSumatera Selatan1.452.840

4BekasiJawa Barat2.336.48910MakassarSulawesi Selatan1.339.374

5MedanSumatera Utara2.109.33911Tangerang SelatanBanten1.303.569

6TangerangBanten1.797.71512BogorJawa Barat952.406

[sunting]KebudayaanArtikel utama untuk bagian ini adalah:Budaya Indonesia[sunting]Pertunjukan

Wayang kulitwarisan budaya Jawa.Indonesia memiliki sekitar 300 kelompok etnis, tiap etnis memiliki warisan budaya yang berkembang selama berabad-abad, dipengaruhi oleh kebudayaan India, Arab, Cina, Eropa, dan termasuk kebudayaan sendiri yaituMelayu. Contohnya tarianJawadanBalitradisional memiliki aspek budaya dan mitologi Hindu, sepertiwayang kulityang menampilkan kisah-kisah tentang kejadian mitologis HinduRamayanadanBaratayuda. Banyak juga seni tari yang berisikan nilai-nilaiIslam. Beberapa di antaranya dapat ditemukan di daerahSumateraseperti tariRatb Meuseukatdan tariSeudatidariAceh.Senipantun,gurindam, dan sebagainya dari pelbagai daerah seperti pantun Melayu, dan pantun-pantun lainnya acapkali dipergunakan dalam acara-acara tertentu yaituperhelatan, pentas seni, dan lain-lain.[sunting]BusanaArtikel utama untuk bagian ini adalah:Daftar busana daerah Indonesia

Seorang gadisPalembangtengah mengenakanSongket, salah satu busana tradisional Indonesia.Di bidang busana warisan budaya yang terkenal di seluruh dunia adalah kerajinanbatik. Beberapa daerah yang terkenal akan industri batik meliputiYogyakarta,Surakarta,Cirebon,Pandeglang,Garut,Tasikmalayadan jugaPekalongan. Kerajinan batik ini pun diklaim oleh negara lain dengan industri batiknya.[56]Busana asli Indonesia dariSabangsampaiMeraukelainnya dapat dikenali dari ciri-cirinya yang dikenakan di setiap daerah antara lainbaju kurungdengansongketnyadariSumatera Barat(Minangkabau), kainulosdariSumatra Utara(Batak), busanakebaya, busana khasDayakdiKalimantan,baju bododariSulawesi Selatan, busana berkotekadariPapuadan sebagainya.[sunting]ArsitekturArtikel utama untuk bagian ini adalah:Arsitektur Indonesia

LukisanCandi Prambananyang berasal dari masa pemerintahanRaffles.Arsitektur Indonesiamencerminkan keanekaragamanbudaya,sejarah, dangeografiyang membentuk Indonesia seutuhnya. Kaum penyerang, penjajah, penyebar agama, pedagang, dan saudagar membawa perubahan budaya dengan memberi dampak pada gaya dan teknik bangunan. Tradisionalnya, pengaruh arsitektur asing yang paling kuat adalah dari India. Tetapi, Cina, Arab, dan sejak abad ke-19 pengaruh Eropa menjadi cukup dominan.Ciri khas arsitektur Indonesia kuno masih dapat dilihat melalui rumah-rumah adat dan/atau istana-istana kerajaan dari tiap-tiap provinsi.Taman Mini Indonesia Indah, salah satu objek wisata di Jakarta yang menjadi miniatur Indonesia, menampilkan keanekaragaman arsitektur Indonesia itu. Beberapa bangunan khas Indonesia misalnyaRumah Gadang,Monumen Nasional, dan Bangunan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan diInstitut Teknologi Bandung.[sunting]OlahragaArtikel utama untuk bagian ini adalah:Olahraga Indonesia

Maria Kristin Yulianti(merah), peraihmedaliperunggupadaOlimpiade Beijing 2008.Olahraga yang paling populer di Indonesia adalahbulu tangkisdansepak bola;Liga Super Indonesiaadalah liga klub sepak bola utama di Indonesia. Olahraga tradisional termasuksepak takrawdankarapan sapidiMadura. Di wilayah dengan sejarah perang antar suku, kontes pertarungan diadakan, seperticacidiFlores, danpasoladiSumba.Pencak silatadalah seni bela diri yang unik yang berasal dari wilayah Indonesia. Seni bela diri ini kadang-kadang ditampilkan pada acara-acara pertunjukkan yang biasanya diikuti dengan musik tradisional Indonesia berupagamelandan seni musik tradisional lainnya sesuai dengan daerah asalnya. Olahraga di Indonesia biasanya berorientasi pada pria dan olahraga spektator sering berhubungan dengan judi yang ilegal di Indonesia.[57]Di ajang kompetisi multi cabang, prestasi atlet-atlet Indonesia tidak terlalu mengesankan. Di Olimpiade, prestasi terbaik Indonesia diraih pada saatOlimpiade 1992, dimana Indonesia menduduki peringkat 24 dengan meraih 2 emas 2 perak dan 1 perunggu. Pada era 1960 hingga 2000, Indonesia merajai bulu tangkis. Atlet-atlet putra Indonesia sepertiRudi Hartono,Liem Swie King,Icuk Sugiarto,Alan Budikusuma,Ricky Subagja, danRexy Mainakymerajai kejuaraan-kejuaraan dunia. Rudi Hartono yang dianggap sebagai maestro bulu tangkis dunia, menjadi juaraAll Englandterbanyak sepanjang sejarah. Selainbulu tangkis, atlet-atlet tinju Indonesia juga mampu meraih gelar juara dunia, sepertiElyas Pical,Nico Thomas[58], danChris John.[59][sunting]Seni musikArtikel utama untuk bagian ini adalah:Musik IndonesiaSeni musik di Indonesia, baik tradisional maupun modern sangat banyak terbentang dariSabanghinggaMerauke. Setiap provinsi di Indonesia memilikimusik tradisionaldengan ciri khasnya tersendiri. Musik tradisional termasuk jugakeroncongyang berasal dari keturunanPortugisdi daerahTugu,Jakarta,[60]yang dikenal oleh semua rakyat Indonesia bahkan hingga ke mancanegara. Ada juga musik yang merakyat di Indonesia yang dikenal dengan namadangdutyaitu musik beraliran Melayu modern yang dipengaruhi oleh musik India sehingga musik dangdut ini sangat berbeda dengan musik tradisional Melayu yang sebenarnya, seperti musik Melayu Deli, Melayu Riau, dan sebagainya.

Seperangkat gamelanAlat musik tradisional yang merupakan alat musik khas Indonesia memiliki banyak ragam dari pelbagai daerah di Indonesia, namun banyak pula dari alat musik tradisional Indonesia 'dicuri' oleh negara lain[61]untuk kepentingan penambahan budaya dan seni musiknya sendiri dengan mematenkan hak cipta seni budaya dari Indonesia.Alat musik tradisional Indonesiaantara lain meliputi: Angklung Bende Calung Dermenan Gamelan Gandang Tabuik Gendang Bali Gondang Batak Gong Kemada Gong Lambus Jidor Kecapi Suling Kulcapi Batak Kendang Jawa Kenong Kulintang Rebab Rebana Saluang Saron Sasando Serunai Seurune Kale Suling Lembang Sulim Batak Suling Sunda Talempong Tanggetong Tifa, dan sebagainya

[sunting]BogaArtikel utama untuk bagian ini adalah:Masakan Indonesia

Beberapamakanan Indonesia:sotoayam,satekerang, telor pindang, perkedel dan es teh manis.Masakan Indonesiabervariasi bergantung pada wilayahnya.[62]Nasi adalah makanan pokok dan dihidangkan dengan lauk daging dan sayur. Bumbu (terutamacabai),santan,ikan, danayamadalah bahan yang penting.[63]Sepanjang sejarah, Indonesia telah menjadi tempat perdagangan antara dua benua. Ini menyebabkan terbawanya banyak bumbu, bahan makanan dan teknik memasak dari bangsaMelayusendiri,India,Timur tengah,Tionghoa, danEropa. Semua ini bercampur dengan ciri khas makanan Indonesia tradisional, menghasilkan banyak keanekaragaman yang tidak ditemukan di daerah lain. Bahkan bangsaSpanyoldanPortugis, telah mendahului bangsaBelandadengan membawa banyak produk dari dunia baru ke Indonesia.Penganan kecil semisal kue-kue banyak dijual di pasar tradisional. Kue-kue tersebut biasanya berbahan dasar beras, ketan, ubi kayu, ubi jalar, terigu, atau sagu. Nasi rames yang berisi nasi beserta lauk atau sayur pilihan dijual di tempat-tempat umum, seperti stasiunkereta api, pasar, dan terminal bus. DiDaerah Istimewa Yogyakartadan sekitarnya dikenal nasi kucing sebagai nasi rames yang berukuran sangat minimalis dengan harga murah, nasi kucing sering dijual di atas angkringan, sejenis warung kaki lima.Terdapat pula aneka makanan yang dijual oleh para pedagang keliling menggunakan gerobak atau tanggungan. Pedagang keliling ini menyajikanmie ayam, mibakso,soto,siomay, roti burger,nasi goreng,nasi uduk, dan lain-lain.[sunting]PerfilmanArtikel utama untuk bagian ini adalah:Perfilman Indonesia

Poster filmTjoet Nja' Dhien(1988), film tentang pahlawan nasional Indonesia asalAceh.Film pertama yang diproduksi pertama kalinya di nusantara adalah film bisu tahun1926yang berjudulLoetoeng Kasaroengdan dibuat oleh sutradaraBelandaG. Kruger dan L. Heuveldorp pada zamanHindia Belanda. Film ini dibuat dengan aktor lokal oleh Perusahaan Film Jawa NV diBandungdan muncul pertama kalinya pada tanggal31 Desember,1926di teater Elite and Majestic,Bandung. Setelah itu, lebih dari 2.200 film diproduksi. Di masa awal kemerdekaan, sineas-sineas Indonesia belum banyak bermunculan. Di antara sineas yang ada,Usmar Ismailmerupakan salah satu sutradara paling produktif, dengan film pertamanyaHarta Karun(1949). Namun kemudian film pertama yang secara resmi diakui sebagai film pertama Indonesia sebagai negara berkedaulatan adalah filmDarah dan Doa(1950) yang disutradarai Usmar Ismail. Dekade 1970 hingga 2000-an,Arizalmuncul sebagai sutradara film paling produktif. Tak kurang dari 52 buah film dan 8 judul sinetron dengan 1.196 episode telah dihasilkannya.Popularitasindustri film Indonesiamemuncak pada tahun 1980-an dan mendominasi bioskop di Indonesia,[64]meskipun kepopulerannya berkurang pada awal tahun 1990-an. Antara tahun 2000 hingga 2005, jumlah film Indonesia yang dirilis setiap tahun meningkat.[64]FilmLaskar Pelangi(2008) yang diangkat dari novel karyaAndrea Hiratamenjadi film dengan pendapatan tertinggi sepanjang sejarah perfilman Indonesia saat ini.[sunting]KesusastraanArtikel utama untuk bagian ini adalah:Sastra IndonesiaBukti tulisan tertua di Indonesia adalah berbagai prasasti berbahasaSanskertapada abad ke-5Masehi. Figur penting dalam sastra modern Indonesia termasuk: pengarang BelandaMultatuliyang mengkritik perlakuan Belanda terhadap Indonesia selama zaman penjajahan Belanda;Muhammad YamindanHamkayang merupakan penulis dan politikus pra-kemerdekaan;[65]danPramoedya Ananta Toer, pembuat novel Indonesia yang paling terkenal.[66]Selain novel, sastra tulis Indonesia juga berupa puisi, pantun, dan sajak.Chairil Anwarmerupakan penulis puisi Indonesia yang paling ternama. Banyak orang Indonesia memilikitradisi lisanyang kuat, yang membantu mendefinisikan dan memelihara identitas budaya mereka.[67]Kebebasan pers di Indonesia meningkat setelah berakhirnya kekuasaan PresidenSoeharto. Stasiuntelevisitermasuk sepuluh stasiun televisi swasta nasional, dan jaringan daerah yang bersaing dengan stasiun televisi negeriTVRI.Stasiun radioswasta menyiarkan berita mereka dan program penyiaran asing. Dilaporkan terdapat 20 juta pengguna internet di Indonesia pada tahun 2007.[68]Penggunaan internet terbatas pada minoritas populasi, diperkirakan sekitar 8.5%.[sunting]Lingkungan hidupArtikel utama untuk bagian ini adalah:Flora IndonesiadanFauna Indonesia

Rafflesia arnoldiibunga terbesar di dunia, diameternya mencapai 1,3 meter.

Komodo, hewan reptil langka khas dariNusa Tenggara.Wilayah Indonesia memiliki keanekaragaman makhluk hidup yang tinggi sehingga oleh beberapa pihak wilayah ekologi Indonesia disebut dengan istilah "Mega biodiversity" atau "keanekaragaman mahluk hidup yang tinggi"[69][70]umumnya dikenal sebagaiIndomalayaatauMalesiabedasarkan penelitian bahwa 10 persen tumbuhan, 12 persen mamalia, 16 persen reptil, 17 persen burung, 25 persen ikan yang ada di dunia hidup di Indonesia, padahal luas Indonesia hanya 1,3% dari luas Bumi. Kekayaan makhluk hidup Indonesia menduduki peringkat ketiga setelahBrasildanRepublik Demokratik Kongo.[71]Meskipun demikian,Guinness World Recordspada 2008 pernah mencatat rekor Indonesia sebagai negara yang paling kencang laju kerusakan hutannya di dunia. Setiap tahun Indonesia kehilangan hutan seluas 1,8 juta hektar. Kerusakan yang terjadi di daerah hulu (hutan) juga turut merusak kawasan di daerah hilir (pesisir).[72]Menurut catatanDown The Earth, proyekAsian Development Bank(ADB) di sektor kelautan Indonesia telah memicu terjadinya alih fungsi secara besar-besaran hutan bakau menjadi kawasan pertambakan. Padahal hutan bakau, selain berfungsi melindungi pantai dari abrasi, merupakan habitat yang baik bagi berbagai jenis ikan. Kehancuran hutan bakau tersebut mengakibatkan nelayan harus mencari ikan dengan jarak semakin jauh dan menambah biaya operasional mereka dalam mencari ikan. Selain itu, hancurnya hutan bakau juga mengakibatkan semakin rentannya kawasan pesisir Indonesia terhadap terjangan air pasang laut dan banjir, terlebih di musim hujan.[73][sunting]Lihat Pula Sejarah Indonesia Garis waktu sejarah Indonesia Gerakan 30 September 1965[sunting]Rujukan1. ^Jam penduduk Indonesia2. ^"Hasil Sensus Penduduk 2010 Data Agregrat per Provinsi"(PDF). Badan Pusat Statistik. 11 Juni 2010. Diakses pada 21 Agustus 2010.3. ^abcdInternational Monetary Fund(October 2009).World Economic Outlook Database.Rilis pers. Diakses pada 30 November.4. ^HDR Stats5. ^abcJustus M. van der Kroef (1951)."The Term Indonesia: Its Origin and Usage".Journal of the American Oriental Society71(3): 166171.doi:10.2307/595186.6. ^abBadan Pusat Statistik Indonesia (1 September2006).Tingkat Kemiskinan di Indonesia Tahun 20052006(PDF) (dalamBahasa Indonesia).Rilis pers. Diakses pada26 September2006.7. ^Tomascik, T (1996).The Ecology of the Indonesian Seas - Part One. Hong Kong: Periplus Editions Ltd..ISBN 962-593-078-7.8. ^abAnshory,Irfan,"Asal Usul Nama Indonesia",Pikiran Rakyat,16 Agustus2004. Diakses pada5 Oktober2006.9. ^Earl, George S. W. (1850). "On The Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations".Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA): 119.10. ^Logan, James Richardson (1850). "The Ethnology of the Indian Archipelago: Embracing Enquiries into the Continental Relations of the Indo-Pacific Islanders".Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA): 4, 252347.;Earl, George S. W. (1850). "On The Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations".Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA): 254, 277278.11. ^Pope (1988). "Recent advances in far eastern paleoanthropology".Annual Review of Anthropology17: 4377.doi:10.1146/annurev.an.17.100188.000355.cited inWhitten, T (1996).The Ecology of Java and Bali. Hong Kong: Periplus Editions Ltd. hlm.309312.;Pope, G (15 Agustus,1983)."Evidence on the Age of the Asian Hominidae".Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America80(16): 4,9884992.doi:10.1073/pnas.80.16.4988.PMID6410399.cited inWhitten, T (1996).The Ecology of Java and Bali. Hong Kong: Periplus Editions Ltd. hlm.309.;de Vos, J.P. (9 Desember1994)."Dating hominid sites in Indonesia"(PDF).Science Magazine266(16): 4, 9884992.doi:10.1126/science.7992059.cited inWhitten, T (1996).The Ecology of Java and Bali. Hong Kong: Periplus Editions Ltd. hlm.309.12. ^Taylor (2003), hal. 5713. ^Taylor, Jean Gelman.Indonesia. New Haven and London: Yale University Press. hlm.89.ISBN 0-300-10518-5.14. ^Taylor, Jean Gelman.Indonesia. New Haven and London: Yale University Press. hlm.1518.ISBN 0-300-10518-5.15. ^Taylor (2003), hal. 3, 9, 1011, 13, 1415, 1820, 2223; Vickers (2005), hal. 1820, 60, 13313416. ^Taylor (2003), hal. 2226; Ricklefs (1991), hal. 317. ^Peter Lewis (1982). "The next great empire".Futures14(1): 4761.doi:10.1016/0016-3287(82)90071-4.18. ^*Kong Yuanzhi,Muslim Tionghoa Cheng Ho, Misteri Perjalanan Muhibah di Nusantara.Penyunting: HM. Hembing Wijayakusuma. Pustaka Populer Obor, Oktober 2000, xliv + 299 halaman19. ^Wright, Louis B. (11 Juni 1970).Gold, Glory, and the Gospel: The Adventurous Lives and Times of the Renaissance Explorers. New York: Atheneum.20. ^Ricklefs, M.C. (11 Juni 1991).A History of Modern Indonesia since c.1300. London: MacMillan. hlm.151.ISBN 0-33-579690-X.21. ^ZWEERS, L. (11 Juni 1995).Agressi II: Operatie Kraai. De vergeten beelden van de tweede politionele actie.Den Haag: SDU uitgevers.22. ^van der Bijl, Nick.Confrontation, The War with Indonesia 19621966, (London, 2007)ISBN 978-1-84415-595-823. ^Wibowo, Sigit, Sjarifuddin.Ekonomi Indonesia Gagal karena Mafia Berkeley, Harian Umum Sore Sinar Harapan. Copyright Sinar Harapan 2003. Diakses: Selasa, 6 Agustus 2008.24. ^Laporan dariCarter Center.The Carter Center 2004 Indonesia Election Report(PDF).Rilis pers. Diakses pada29 Juli2008.25. ^"Perubahan Ketiga Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945"(dalam bahasa Indonesia) (pdf). Diakses pada 24 Mei 201126. ^Michelle Ann Miller (2004)."The Nanggroe Aceh Darussalam law: a serious response to Acehnese separatism?".Asian Ethnicity5(3): 333351.doi:10.1080/1463136042000259789.27. ^Dewan Perwakilan Rakyat(1999). Bab XIV Other Provisions, Pasal 122;Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Pemerintahan di DaerahPDF(146).Presiden Indonesia(1974). Bab VII Aturan Peralihan, Pasal 9128. ^Dursin,Richel; Kafil Yamin,"Another Fine Mess in Papua",Editorial,The Jakarta Post,18 November2004. Diakses pada5 Oktober2006.; "Papua Chronology Confusing Signals from Jakarta",The Jakarta Post,18 November2004. Diakses pada5 Oktober2006.29. ^Burr, W. (2001-12-06)."Ford and Kissinger Gave Green Light to Indonesia's Invasion of East Timor, 1975: New Documents Detail Conversations with Suharto".National Security Archive Electronic Briefing Book No. 62.National Security Archieve,Universitas George Washington,Washington, D.C.. Diakses pada 17 September 2006.30. ^Dotinga, Harm (2000).International organizations and the law of the sea: documentary yearbook, Vol 14. Martinus Nijhoff Publishers. hlm.960.ISBN9041113452, 9789041113450.31. ^abcInternational Monetary Fund.Estimate World Economic Outlook Database.Rilis pers. Diakses pada5 Oktober2006.;"Indonesia Regions". Indonesia Business Directory. Diakses pada 24 April 2007.32. ^Article 55, 1982 UN Convention on the Law of The Sea.33. ^World Bank (1994).A World Bank country study Country Studies: Indonesia: environment and development. World Bank Publications.ISBN0821329502, 9780821329504.34. ^World Bank, (2008),Spending for development: making the most of Indonesia's new opportunities: Indonesia public expenditure review, World Bank Publications,ISBN 978-0-8213-7320-035. ^abcdSchwarz, A. (1994).A Nation in Waiting: Indonesia in the 1990s. Westview Press.ISBN 1-86373-635-2, halaman 5257.36. ^"Indonesia: Country Brief".Indonesia:Key Development Data & Statistics.Bank Dunia. 1 September 2006.37. ^"Poverty in Indonesia: Always with them".The Economist. 14 September 2006. Diakses pada 26 Desember 2006.38. ^"Indonesia: Forecast".Country Briefings.The Economist. 3 Oktober 2006.39. ^Badan Pusat Statistik Indonesia (2008-12-02).Beberapa Indikator Penting Mengenai Indonesia(PDF) (dalamBahasa Indonesia).Rilis pers. Diakses pada 2008-03-18.40. ^Ridwan Max Sijabat."Unemployment still blighting the Indonesian landscape",The Jakarta Post,23 Maret2007.41. ^Bank Dunia.Making the New Indonesia Work for the Poor - Overview(PDF).Rilis pers. Diakses pada26 Desember2006.42. ^ab"Indonesia - The World Factbook".43. ^"Official Statistics and its Development in Indonesia"(PDF).Sub Committee on Statistics: First Session 1820 February, 2004. Economic and Social Commission for Asia & the Pacific. p. 19.44. ^"Indonesia at a Glance"(PDF).Indonesia Development Indicators and Data.Bank Dunia. 13 Agustus 2006.45. ^"Indeks Persepsi Korupsi".Transparency International. 11 Juni 2007. Diakses pada 28 September 2007.46. ^"Index of Economic Freedom".The Heritage Foundation & The Wall Street Journal. Diakses pada 1 Juli 2008.47. ^"The Economist Intelligence Units Quality-of-Life Index"(PDF).The Economist. Diakses pada 12 September 2007.48. ^"Worldwide Press Freedom Index 2006"(PDF).Reporters Without Borders. Diakses pada 1 Juli 2008.49. ^"cpi 2007 table".Transparency International. 13 Februari 2008. Diakses pada 1 Juli 2008.50. ^"Human Development Reports: Indonesia".United Nations Development Programme. Diakses pada 1 Juli 2008.51. ^"Global Competitiveness Index rankings and 20062007 comparisons"(PDF).World Economic Forum. Diakses pada 1 Juli 2008.52. ^Indonesian Central Statistics Bureau (30 Juni2000).2000 Population Statistics.Rilis pers. Diakses pada5 Oktober2006.53. ^Calder, Joshua (2006-05-03)."Most Populous Islands". World Island Information. Diakses pada 26 September 2006.54. ^(16 Mei2008). "Country Profile 2008: Indonesia" (pdf).Economist Intelligence Unit. Diakses pada31 Juli2008.55. ^Yang, Heriyanto (August 2005)."The History and Legal Position of Confucianism in Post Independence Indonesia"(PDF).Religion10(1): 8. Diakses pada 2 Oktober 2006.56. ^"PENGERAJIN BATIK TAK PERLU RESAH",Majalah Hukum & HAM Online,30 September2007. Diakses pada 14 Agustus 2008.57. ^Witton, Patrick (2003).Indonesia. Melbourne: Lonely Planet. hlm.hal.103. ISBN1-74059-154-2.58. ^Elyas Pical Dapat Penghargaan.Surya,27 Maret2009. Diakses pada10 September2010.59. ^Afriatni, Ami.Petinju Chris John Sukses Pertahankan Gelar Juara Dunia.Tempo,19 Agustus2007. Diakses pada10 September2010.60. ^"Kampung Tugu, Menyimpan Kenangan Sejarah",Kompas, Rabu,28 April2004. Diakses pada 14 Agustus 2008.61. ^Radhar Panca Dahana."Perspektif: Mencuri Klaim, Itu Biasa",Gatra.Com, Kamis,6 Desember2007. Diakses pada 14 Agustus 2008.62. ^Witton, Patrick (2002).World Food: Indonesia. Melbourne:Lonely Planet.ISBN 1-74059-009-0.63. ^Brissendon, Rosemary (2003).South East Asian Food. Melbourne: Hardie Grant Books.ISBN 1-74066-013-7.64. ^abKristianto,JB,"Sepuluh Tahun Terakhir Perfilman Indonesia",Kompas,2 Juli2005. Diakses pada5 Oktober2006.65. ^Taylor (2003), halaman 29930166. ^Vickers (2005) halaman 3 to 7; Friend (2003), halaman 74, 18067. ^Czermak, Karen.""Preserving Intangible Cultural Heritage in Indonesia""(PDF). SIL International. Diakses pada 4 Juli 2007.68. ^"Internet World Stats".Asia Internet Usage, Population Statistics and Information. Miniwatts Marketing Group. 11 Juni 2006. Diakses pada 13 Agustus 2007.69. ^http://www.detiknews.com/read/2009/03/08/144934/1096302/10/pemerintah-siap-dukung-dana-pengembangan-obat-herbal-aids-kankerhttp://www.detiknews.com/read/2009/03/08/144934/1096302/10/pemerintah-siap-dukung-dana-pengembangan-obat-herbal-aids-kanker70. ^http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2009/03/08/4070.htmlDunia Sebut Indonesia Mega Biodiversity71. ^http://www.cites.org/eng/prog/economics/report_mega_2001.pdfReport on the CITES workshop