Click here to load reader

PRESENTATION GEOPOLITIK INDONESIA

  • View
    296

  • Download
    2

Embed Size (px)

Text of PRESENTATION GEOPOLITIK INDONESIA

GEOPOLITIK INDONESIA

GEOPOLITIK INDONESIAOlehKelompok 1 Anggota : 1) Egi Tresna Munggaran 2) Jajang Rohaendi 3) Mardiany Eka Putri 4) Nuraini 5) Sri Siti Maemunah Prodi : PGSD, 1 (SATU) E2A. PENGERTIAN GEOPOLITIK Geopolitik diartikan sebagai sistem politik atau peraturan-peraturan dalam wujud kebijaksanaan dan strategi nasional yang didorong oleh aspirasi nasional geografik (kepentingan yang titik beratnya terletak pada pertimbangan geografi, wilayah atau teritorial dalam arti luas) suatu negara, yang apabila dilaksanakan dan berhasil akan berdampak langsung atau tidak langsung kepada sistem politik suatu negara.

Wawasan Geopolitik

Selanjutnya masih ada beberapa pandangan geopolitik lain, akan tetapi lebih cenderung menunjukkan kepada suatu wawasan yaitu :Wawasan BenuaWawasan BahariWawasan DirgantaraWawasan Kombinasi

4WAWASAN NUSANTARAPengertian Wawasan NusantaraIstilah wawasan berasal dari kata wawas yang berarti pandangan, tinjauan, atau pengelihatan inderawi. Akar kata ini membentuk kata mawas yang berarti memandang, meninjau,atau melihat. Sedangkan wawasan berarti cara pandang, cara tinjau, atau cara melihat. Sedangkan istilah Nusantara berasal dari kata nusa yang berarti pulau, dan antara yang berarti diapit di antara dua hal. Istilah Nusantara dipakai untuk kesatuan wilayah dan gugusan pulau-pulau Indonesia yang terletak di antara samudera Pasifik dan samudera Hindia serta di antara benua Asia dan benua Australia. Wawasan Nusantara mempunyai arti cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta sesuai dengan geografi wilayah Nusantara yang menjiwai kehidupan bangsa dalam mencapai tujuan dan cita-cita nasionalnya.

Kedudukan Wawasan NusantaraDalam sistem kehidupan nasional Indonesia sebagai paradigma kehidupan nasional Indonesia yang urutannya sebagai berikut :Pancasila sebagai falsafah, ideologi bangsa, dan dasar negara.UUD 1945 sebagai konstitusi negara.Wawasan Nusantara sebagai geopolitik bangsa Indonesia.Ketahanan Nasional sebagai geostrategi bangsa dan Negara Indonesia.Politik dan strategi nasional sebagai kebijaksanaan dasar nasional dalam pebangunan nasional.

Peranan Wawasan NusantaraWawasan Nusantara dijelaskan peranannya untuk :Mewujudkan serta memelihara persatuan dan kesatuan, yang serasi dan selaras pada segenap aspek kehidupan nasional.Menumbuhkan rasa tanggung jawab atau pamanfaatan lingkungannya. Peranan ini berkaitan dengan adanya hubungan yang erat dan saling terkait dan ketergantungan antara bangsa dan ruang hidupnya. Oleh karena itu, pemanfaatan lingkungan harus bertanggung jawab. Jika tidak, maka akan menimbulkan kerusakan lingkugan yang pada akhirnya akan merugikan bangsa.Menegakkan kekuasaan guna melindungi kepentingan nasional. Kepentingan nasional menjadi dasar hubungan antara bangsa. Apabila suatu bangsa kepentingan nasionalnya sejalan atau pararel dengan kepentingan nasional bangsa lain, maka kedua bangsa itu akan mudah terjalin hubungan persahabatan.Merentang hubungan Internasional dalam upaya ikut menegakkan perdamaian.

Wajah Wawasan Nusantara

Pengertian istilah wajah adalah roman muka. Wajah manusia hanya satu, tetapi wajah itu memiliki beberapa roman muka dan tiap roman muka berbeda satu dengan yang lain sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi. Dalam hubungan itu, dapat dikatakan bahwa geopolitik Indonesia hanya satu, yaitu Wawasan Nusantara (Wasantara). Namun, wajahnya lebih dari satu, yaitu ada 4 wajah yang meliputi :Wajah Wasantara sebagai Wawasan Nasional yang melandasi konsepsi Ketahanan Nasional.Wajah Wasantara sebagai wawasan pembangunan nasional.Wajah Wasantara sebagai wawasan pertahanan dan keamanan.Wajah Wasantara sebagai wawasan kewilayahan.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Wawasan NusantaraWilayah ( Geografi )Asas KepulauanKepulauan IndonesiaKonsepsi tentang Wilayah LautanKarakteristik Wilayah NusantaraGeopolitik dan GeostrategiGeopolitikAsal istilah Geopolitik Istilah Geopolitik semula diartikan oleh Frederich Ratzel(1844 1904) sebagai ilmu bumi politik ( PoliticalGeography).

Istilah ini kemudian dikembangkan dan diperluas oleh sarjana ilmu politik Swedia, Rudolf (1864-1922) dan Karl aushofer (1869-1964) dari Jerman menjadi Geographical Politic dan disingkat Geopolitik. Perbedaan dari istilah di atas terletak pada titik perhatian dan tekanannya, apakah pada bidang geografi ataukah politk. Ilmu bumi politik (Political Geography) mempelajari fenomena geografi dan aspek politik, sedangkan geopolitik mempelajari fenomena politik dari aspek geografi. Geopolitik memaparkan dasar pertimbangan dalam menentukan alternatif kebijaksanaan nasional untuk mewujudkan tujuan tertentu.Pandangan Para Pemikir Geopolitik terdiri atas :Pandangan Ratzel dan KjellenPandangan Haushofer

GeostrategiStrategi adalah politik dalam pelaksanaan, yaitu upaya bagaimana mencapai tujuan atau sasaran yang ditetapkan sesuai dengan keinginan politik. Strategi juga dapat merupakan ilmu, yang langkah-langkahnya selalu berkaitan dengan data dan fakta yang ada. Sebagai contoh pertimbangan geostrategis untuk negara dan bangsa Indonesia adalah kenyataan posisi silang Indonesia dari berbagai aspek, di samping aspek geografi juga aspek-aspek demografi, ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan Hankam.

Perkembangan Wilayah Indonesia dan Dasar HukumnyaSejak 17 - 8 - 1945 sampai dengan 13 12 1957.Wilayah negara Republik Indonesia ketika merdeka meliputi wilayah bekas Hindia Belanda berdasarkan ketentuan dalam Territoriale Zee en Maritieme Kringen Ordonantie tahun 1939 tentang batas wilayah laut teritorial Indonesia.Dari Deklarasi Juanda (13121957) sampai dengan 1721969.Dari 17 - 2 - 1969 ( Deklarasi Landas Kontinen ) sampai sekarang. Zona Ekonomi Ekslusif ( ZEE ).

Unsur-Unsur Dasar Wawasan Nusantara

WadahWawasan Nusantara sebagai wadah meliputi tiga komponen yaitu :Wujud wilayah Batas ruang lingkup wilayah Nusantara ditentukan oleh lautan yang di dalamnya terdapat gugusan ribuan pulau yang saling dihubungkan oleh dalamnya perairan, baik laut maupun sealat serta dirgantara di atasnya yang merupakan satu kesatuan ruang wilayah.Tata Inti OrganisasiBagi Indonesia, tata inti organisasi negara didasarkan padaUUD 1945 yang menyangkut bentuk dan kedaulatan negara,kekuasaan pemerintahan, sistem pemerintahan dan sistemperwakilan.

Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk Republik. Kedaulatan berada di tangan rakyat yang dilaksanakan menurut Undang-undang. Sistem pemerintahan menganut sistem pemerintahan presidensial. Presiden memegang kekuasaan permerintah berdasarkan UUD 1945. Indonesia adalah negara hukum (Rechtsstaat) bukan negara kekuasaan (Machtsstaat). Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mempunyai kekuatan kuat, yang tidak dapat dibubarkan oleh Presiden. Anggota DPR merangkap sebagai anggota MPR.Tata Kelengkapan OrganisasiWujud tata kelengkapan organisasi adalah kesadaran politik dan kesadaran bernegara yang harus dimiliki oleh seluruh rakyat yang mencakup pertai politik, golongan dan organisasi masyarakat, kalangan pers serta seluruh aparatur negara.

Isi Wawasan NusantaraIsi Wawasan Nusantara tercermin dalam perpektif kehidupan manusia Indonesia dalam eksistensinya yang meliputi cita-cita bangsa dan asas manunggal yang terpadu :Cita-cita bangsa Indonesia tertuang dalam Pembukaan UUD 1945.Asas keterpaduan semua aspek kehidupan nasional berciri manunggal, utuh menyeluruh.Tata Laku Wawasan Nusantara Mencakup Dua Segi, Batiniah dan Lahiriah.Tata laku batiniah berlandaskan falsafah bangsa yang membentuk sikap mental bangsa yang memiliki kekuatan batin.Tata laku lahiriah merupakan kekuatan yang utuh, dalam arti kemanunggalan kata dan karya, keterpaduan pembicaraan dan perbuatan.

Implementasi Wawasan Nusantara

Wawasan Nusantara sebagai Pancaran Falsafah Pancasila.Falsafah Pancasila diyakini sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia yang sesuai dengan aspirasinya. Keyakinan ini dibuktikan dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia sejak awal proses pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia sampai sekarang. Konsep Wawasan Nusantara berpangkal pada dasar Ketuhanan Yang Maha Esa, sebagai sila pertama yang kemudian melahirkan hakikat misi manusia Indonesia yang dijabarkan pada sila-sila berikutnya. Wawasan Nusantara sebagai aktualisasi falsafah Pancasila menjadi landasan dan pedoman bagi pengelolaan kelangsungan hidup bangsa Indonesia.Wawasan Nusantara dalam Pembangunan NasionalPerwujudan Kepulauan Nusantara sebagai satu Kesatuan Politik.Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai Satu Kesatuan Ekonomi.Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai Satu Kesatuan Sosial Budaya.Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai Satu Kesatuan PertahananKeamanan.Penerapan Wawasan NusantaraPenerapan Wawasan Nusantara, khususnya di bidang wilayah.Penerapan Wawasan Nusantara dalam pembangunan negara.Penerapan Wawasan Nusantara di bidang sosial budaya.

Penerapan Wawasan Nusantara di bidang Pertahanan Keamanan.Hubungan Wawasan Nusantara dan Ketahanan NasionalDalam penyelenggaraan kehidupan nasional agar tetap mengarah pada pencapaian tujuan nasional di perlukan suatu landasan dan pedoman yang kokoh berupa konsepsi wawasan nasional. Wawasan nasional Indonesia menumbuhkan dorongan dan rangsangan untuk mewujudkan aspirasi bangsa serta kepentingan dan tujuan nasional. Ketahanan nasional merupakan kondisi yang harus diwujudkan agar proses pencapaian tujuan nasional tersebut dapat berjalan dan sukses. Secara ringkas dapat dikatakan bahwa Wawasan Nusantara dan ketahanan nasional merupakan dua konsepsi dasar yang saling mendukung sebagai pedoman bagi penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara agar tetap jaya dan berkembang seterusnya.

Konsep Wilayah Sebagai Ruang Hidup

Wilayah didefinisikan sebagai ruang yang merupakan kesatuan geografis bese