Contoh Karya Tulis Ilmiah KKN

  • Published on
    23-Nov-2015

  • View
    532

  • Download
    15

DESCRIPTION

Karya tulis Ilmiah KKNPI Tematik Posdaya

Transcript

LAPORAN KARYA TULIS ILMIAHKULIAH KERJA NYATA PROFESI INTEGRAL TEMATIK POSDAYAANGKATAN 67 SEMESTER ANTARA TAHUN AKADEMIK 2013/2014UNIVERSITAS TADULAKO

PEMBUATAN ARANG BRIKET DARI LIMBAH ORGANIK (TONGKOL JAGUNG)DI DESA TAMPABATU KECAMATAN AMPANA TETE

DESA: TAMPABATUKECAMATAN: AMPANA TETEKABUPATEN: TOJO UNA-UNA

Diajukan untuk memenuhi salah satu syaratPelaksanaan Kuliah Kerja Nyata(KKN)ProfesiIntegralTematik PosdayaUniversitas TadulakoAngkatan 67Semester AntaraTahun Akademik 2013/2014

Disusun Oleh

EKA NURUL KHORIDAHSTB. G 301 10 019

PUSAT PENGEMBANGAN WILAYAH DAN KULIAH KERJA NYATALEMBAGA PENGABDIAN PADA MASYARAKATUNIVERSITAS TADULAKO2013

Halaman Pengesahan

PEMBUATAN ARANG BRIKET DARI LIMBAH ORGANIK (TONGKOL JAGUNG)DI DESA TAMPABATU KECAMATAN AMPANA TETE

NAMA: EKA NURUL KHORIDAHSTAMBUK: G 301 10 019PROGRAM STUDI: KIMIAFAKULTAS: MIPADESA: TAMPABATUKECAMATAN: AMPANA TETEKABUPATEN: TOJO UNA-UNA

Laporan Karya Tulis Ilmiah ini diperiksa dan disetujuiSesuai saran-saran dosen pembimbing

Palu,16September 2013

Mengetahui,MenyetujuiKepala Pusat Pengembangan Wilayah danDosen PembimbingKuliah Kerja Nyata Univ. Tadulako

Ir. RIDWAN, MPMohammad Mirzan, S. Si., M. SiNIP. 19660310 199512 1 001NIP. 19710526 200112 1 002

KATA PENGANTAR

PujisyukurkitapanjatkankeHadiratAllah SWT yang telahmemberikanRahmatdanKarunia-Nya,karenanikmatkesehatandankesempatandari Allah-lah penulisdapatmelaksanakankegiatan KKNProfesi Integral Teamtik Posdayasertamenyelesaikankaryatulisilmiahini.ShalawatsertasalamMuhammad SAW, Sang kekasih Allah,besertakeluargadanparasahabat-Nya, karenadengansyafaatdariBeliau-lahkitadapatterbebasdarizamankejahiliyahan.Dalam menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi IntegralTematik PosdayaAngkatan67Semester Antara 2013/2014Universitas Tadulakoyang berlangsung dari tanggal2Juli 2010s/d4September 2013bertempat diDesa TampabatuKecamatanAmpana Tete Kabupaten Tojo Una-una, begitu banyak pelajaranberharga yang di dapatkan selamapenulisberada di lokasi,bukan hanya ilmu yang selama ini didapatkan di bangkuperkuliahan, namunpenulismelihat dan merasakan bagaimanabersosialisasi dengan bermasyarakat.Suka dan duka punpenulisalami selama berada dilokasi.Karya tulis ilmiah inipenulissusun berdasarkan hasil yang didapatkan dari Program Kerja Mahasiswa KKN Profesi Integraltematik PosdayaAngakatan67Semester Antara 2012/2013,yang berasal dari masyarakat oleh masyarakat dan untuk masyarakat, dimanalaporan akhir kegiatan ini membahas mengenai masalah-masalah yang timbul di lingkungan masyarakatDesa Tampabatu, khususnya masalah di bidang disiplin ilmu Kimia.Pada kesempatan ini pula, secara tulus dan Ikhlaspenulishaturkan terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan dan partisipasinya,baik langsung maupun tidak langsung sejak awal sampai pada proses pembuatan karya tulis ilmiah, antara lain kepada :1. Bapak Pror. Dr. Ir. Muhammad Basir, SE., MS. Selaku Rektor Universitas Tadulako.Ketua Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tadulako.2. Ketua P2WKKN Universitas Tadulako sebagai 67penyelenggara pelaksanaanKuliah Kerja Nyata.3. Panitia Pelaksana Kuliah Kerja Nyata ( KKN ) Angkatan67SemesterAntaraTahun 2012/2013.4. Ibu Dr.Vitayanti Fattah, SE, M.SiselakuDosen Pembimbing Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Angkatan67Semester antaraTahun 2013/2014khususnya di KecamatanAmpana Tete.5.BapakMohammad Mirzan, S. Si., M. Siyang telah memberikan arahan dalam penulisan Karya Tulis Ilmiah.6. Bapak Ahdar Rifai selaku camat Ampana Tete dan seluruf staf kecamatan Ampana Tete yang bersedia menerima kami dengan baik di kecamatan Ampana Tete.7. Bapak Iswanto S. arbi selaku Kepala desa beserta jajarannya termikasih atas bantuan, perhatian dan kerjasama yang baik.8. Ketua-ketuaRT, Tokoh Agama,Tokoh Adat, Aparat Desa,Tokoh-tokah Masyarakat, dan Tokoh pemuda yang berada Di desa Ampana Tete yang telah banyak membantu dalam menyelesaikan program kerja kami.9. Seluruh MasyarakatDesa Tampabatu yang telahmenerimakedatangan kami dengan baik.10. Teman-teman Mahasiswa KKN Profesi IntegralTematik PosdayaAngkatan67, baik selama di lokasi hingga kembali ke Universitas.11. Beserta seluruh pihak yang telah banyakmembantu kami dalam penyusunan laporan hasil Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi IntegralTematik Posdaya, yang dalam kesempatan ini tidak dapat kami sebutkan namanya satu persatu.

Sebagai manusia,penulismenyadari bahwa isi karya tulis ilmiah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan.Untukitu,penulissangat mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kesempurnaan penyusunan karya tulis ilmiah dimasa yang akan datang.Akhir kata,penulismengucapkan banyak terima kasih dan semoga karya tulis ilmiah ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Palu,September 2013

Penyusun

DAFTAR ISIHALAMAN JUDUL. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ..iLEMBAR PENGESAHAN. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ..iiKATA PENGANTAR. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ..iiiDAFTAR ISI. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .viBAB IPENDAHULUAN1.1LATAR BELAKANG. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .11.2RUMUSANPERMASALAHAN. . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .21.3TUJUANDAN MANFAATPROGRAM. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .3

BAB IITINJAUAN TEORITIS2.1PENGERTIAN ARANG BRIKET. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ..42.2ARANG BRIKET DARI LIMBAH ORGANIK. . . . . .. . . . . . . . . . . . . 42.3PRINSIP PEMBUATAN ARANG BRIKET DARISAMPAH ORGANIK. . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .7

BAB IIIGAMBARAN UMUM LOKASI KKN3.1SEJARAH SINGKAT DESA. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. .83.2KONDISI GEOGRAFIS. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . 93.3KONDISI DEMOGRAFIS . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .113.4KONDISI SOSIAL BUDAYA DAN EKONOMI . . . . . . . . . . . . . . . . . .18

BAB IVMETODE PENELITIAN4.1TIPE DAN DASAR PROGRAM. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .264.2PELAKSANAAN PROGRAM. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. .. 264.3BAGAN ALIR. ... .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .29

BAB VPEMBAHASAN. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . 30

BAB VIKESIMPULAN5.1KESIMPULAN. . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . ..325.2SARAN. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. 32

DAFTAR PUSTAKALAMPIRANDAFTAR TABELTabel 1. Hasil analisa kandungan briket arang tongkol6Tabel 2.Perbandingan kebutuhan bahan bakar untuk mendidihkan air6Tabel 3.Tabel 3. Nama-Nama Kepala Kampung dan Kepala Desa Tampabatu8Tabel4.Distribusi Penduduk Menurut Kelompok Umur12Tabel 5. Jumlah Penduduk menurut Jenis KelaminDesa Tampabatu14Tabel 6. Jumlah penduduk menurut agama yang dianut15Tabel 7. Jumlah penduduk menurut tingkat pendidikan17Tabel 8. Jumlah Penduduk Menurut Mata Pencaharian18Tabel 9. Jenis Hasil dan Produktifitas Pertanian/Perkebunan20Tabel 10. Keadaan Peternakan22Tabel 11. Sarana Perekonomian22Tabel 12. Sarana Peribadatan24Tabel 13. Banyaknya Fasilitas Kesehatan Di Desa Tampabatu25Tabel 14. Sarana Pendidikan26

BAB IPENDAHULUAN

1.1LATAR BELAKANGPada saat ini penggunaan bahan bakar minyak semakin meningkat seiring dengan pertambahan penduduk dan pertumbuhan industri, hal ini menuntut suatu pemikiran dan gagasan untuk menggali serta mengembangkan potensi sumber-sumber energi alternatif, terlebih dengan semakin menipisnya cadangan minyak dunia / bahan bakar fosil yang terbatas cadangannya, maka perlu untuk merintis penggunaan energi alternatif / terbarukan. Yang dimaksud dengan energi terbarukan adalah energi yang didapat dari sumber-sumber atau bahan-bahan yang siklus pengadaan/ peremajaan atau pembaharuannya tidak memerlukan waktu yang terlalu lama. Sedangkan energi yang tak terbarukan adalah energi yang didapat dari sumber-sumber yang dapat mengalami kelangkaan/ habis, dan tidak dapat diperbaharui.Pembuatan energi alternatif dalam kondisi energi minyak menipis jumlah cadangannya, serta mahal harganya merupakan langkah terobosan yang bermanfaat, baik dari segi pemanfaatan sampah juga sebagai upaya strategis melatih masyarakat menggunakan energi alternatif. Menurut Siteur(1996), bahwapeningkatan pemakaian energi sejak 1970-an telah menimbulkan krisis energi, hal ini dikarenakan suplai energi yang tidak dapat mengimbangi besarnya kebutuhan energi yang meningkat dari tahun ke tahun. Pemakaian energi dari kayu bakar yang selama ini dilakukan, akan berakibat pada penggundulan hutan yang mana ini akan membawa kerusakan hutan (deforestration),hal ini memaksa kita untuk melakukan diversifikasi sumber energi antara lain, memanfaatkan sampah ataupun limbah sebagai sumber energi alternatif.Limbah pada dasarnya berarti suatu bahan yang terbuang, atau sengaja dibuang dari suatu sumber hasil atau aktivitas manusia maupun proses-proses alam dan tidak atau belum mempunyai nilai ekonomi, bahkan dapat mempunyai nilai ekonomi yang negatif, karena diperlukan biaya tambahan untuk pengumpulan, penanganan dan pembuangannya. Hal tersebut merupakan pengertian secara umum, sedangkan secara khusus untuk limbah padat disebut dengan sampah, yang memiliki pengertian suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktivitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis.Pembuatan briketdari limbahsebagai bahan bakar alternatif pengganti minyak, bisa menjadi salah satu upaya kita sebagai masyarakat dalam menanggulangi dan mengurangi timbulan sampah, khususnya dalam sektor rumah tangga. Selain itu, pembuatan briket sebagai bahan bakar pengganti minyak juga dapat menjadi alternatif masalah krisis energi pada saat ini. Minyak tanah yang sudah mulai langka, harga gas elpiji yang melambung tinggi juga menjadi salah satu bahan pertimbangan untuk segera menciptakan bahan bakar alternatif yang mudah didapat, ekonomis dan juga memiliki manfaat yang sama seperti bahan bakar minyak dan gas. Selain itu juga salah satu kelebihan briket dibanding dengan arang biasa yaitu daya panasnya lebih tinggi dan tahan lama.Kawasandesa Tampabatu,memiliki lahan yang cocok untuk tanaman pertanian dan perkebunan. Salah satu tanaman yang menjadi komoditas utama adalah jagung. Dalam mengolah jagung masyarakat desa Tampabatu hanya mengambil biji dari jagung tersebut sedangkan tongkol jagung yang telah tidak terpakai biasanya hanya terbuang begitu saja.Hal ini berpotensi meningkatkan limbah organikyang ada di desa tersebut.

1.2RUMUSAN MASALAHBerdasarkan latar belakang yang ada, maka dapat dirumuskan berbagai permasalahan sebagai berikut:1.Bagaimanakah cara mengolah limbah tongkol jagung menjadi bahanalternative pengganti minyak tanah?2.Bagaimanakah cara masyarakat dapat memahami cara pembuatanarang briket serta dapat memanfaatkan sampah menjadi produk yang bernilai ekonomis?

1.3TUJUANDAN MANFAATAdapun tujuan dari pelaksanaan program iniyaitu :1.Untuk mengolah limbah tongkol jagungsebagai alternative pengganti minyak tanahdi desa Tampabatu.2.Agar masyarakat dapat memahami cara pembuatanarang briket serta dapat memanfaatkan sampah menjadi produk yang bernilai ekonomis.Adapun manfaat dari pelaksanaan program ini yaitu untukmenambah pengetahuan dibidang pengembangan IPTEKbagi masyarakat. Selain itu, dengan adanya pelatihan pembuatan arang briket menunjang mahasiswa untuk lebih berinovasi dalam berkarya. Terlaksananya program ini dapat membantu dan memberikan pengetahuankepada masyarakatdesa Tampabatuuntuk dapat membuat arang briket dari limbah tongkol jagung serta membantu mengatasi permasalahan dalam pengolahan sampah khususnya sampah organik, yakni mengurangi jumlah timbunan sampah. Selain itu, dapat menjadi alternatif bahan bakar bagi masyarakat sekaligus bernilai ekonomis bagi masyarakat. Pemanfaatan limbah tongkol jagung dijadikan arang briket merupakan terobosan baru yang nantinya akan melahirkan karya yang lebih besar.

BAB IITINJAUAN PUSTAKA

2.1PENGERTIAN ARANG BRIKETArang merupakan suatu produk yang dihasilkan dari proses karbonisasi dari bahan yang mengandung karbon terutama biomass kayu. Produk ini utamanya banyak digunakan sebagai sumber energi.Briket arang sampah merupakan salah satu jenis bahan bakar yang ramah lingkungan dan dapat diperbarui, dibuat dari aneka jenis sampah seperti ranting, daun-daunan, rumput, jerami, sampah pasar, sampah pertanian dan sampah industri yang diolah melalui proses karbonisasi.Karbonisasi merupakan suatu proses untuk mengkonversi bahan organik menjadi arang, pada proses karbonisasi akan melepaskan zat yang mudah terbakar seperti CO, H2, formaldehid, asam format dan asetat serta zat yang tidak terbakar seperti seperti CO2, H2O dan zat cair. Gas-gas yang dilepaskan pada proses ini mempunyai nilai kalor yang tinggi dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan kalor.Briket arang sampah merupakan salah satu jenis bahan bakar alternatif dan dapat digunakan sebagai substitusi bahan bakar konvensional (Hendra, 2007).

2.2ARANG BRIKET DARI LIMBAH ORGANIKLimbah pada dasarnya berarti suatu bahan yang terbuang, atau sengaja dibuang dari suatu sumber hasil atau aktivitas manusia maupun proses-proses alam dan tidak atau belum mempunyai nilai ekonomi, bahkan dapat mempunyai nilai ekonomi yang negatip, karena diperlukan beaya tambahan untuk pengumpulan ,penanganan dan pembuangannya. Hal tersebut merupakan pengertian secara umum, sedangkan secara khusus untuk limbah padat disebut dengan sampah, yang memiliki pengertian suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktivitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis (Nisandi, 2007).Tongkol jagung merupakan salah satu limbah bagian tanaman yang belum banyak dimanfaatkan. Tongkol jagung memiliki kandungan serat kasar yang cukup tinggi, yakni 33 %. Kandungan selulosa sekitar 44,9 % dan kandungan lignin 33,3 % memungkinkan tongkol jagung dijadikan energi alternative. Briket arang adalah arang yang dirubah bentuk, ukuran, dan kerapatannya dengan cara mengepres campuran serbuk arang dengan bahan perekat. Penggunaan bahan perekat dimaksudkan agar ikatan antar partikel semakin kuat. Teknologi pembuatan briket arang sudah dilakukan dengan menggunakan system kempa hidrolik secara manual dan semi manual. Proses pembuatan briket arang terdiri dari empat tahap pengerjaan yaitu pembuatan serbuk dan pengayakan, pencampuran serbuk arang dengan zat pengikat, pengeringan dan pengemasan. Perbandingan massa arang : massa bahan perekat adalah 9:1, 8:2 dan 7:3. Arang briket merupakan salah satu bahan bakar alternative yang cukup berkualitas. Bahan bakar ini dapat dimanfaatkan dengan teknologi yang sederha...