case tht - OMA std 4

Embed Size (px)

DESCRIPTION

oma stadium 4

Text of case tht - OMA std 4

  • Otitis media akut

  • DEFINISI DAN KLASIFIKASIOtitis media adalah peradangan sebagian atau seluruh mukosa telinga tengah, tuba eustachius,antrum mastoid, dan sel-sel mastoid.Klasifikasi : Gejalaotitis media supuratifotitis media non supuratif ( otitis media serosa, otitis media efusi, otitis media musinosa, otitis media sekretoria).Waktu 1. akut2. kronis Jenis otitis media spesifik : otitis media tuberkulosa, otitis media sifilitika, otitis media adhesive.

  • SKEMA PEMBAGIAN OTITIS MEDIA

  • Otitis media akut (OMA) adalah peradangan telinga tengah kurang dari 3 minggu dengan gejala dan tanda-tanda yang bersifat lokal atau sistemik dapat terjadi secara lengkap atau sebagian, baik berupa otalgia, demam, gelisah, mual, muntah, diare, serta otore, apabila telah terjadi perforasi membran timpani.

  • ETIOLOGI

    1. Bakteri Bakteri piogenik merupakan penyebab OMA yang paling sering. Seperti : Streptococcus pneumoniae (40%), Haemophilus influenzae (25-30%) dan Moraxella catarhalis (10-15%). Kira-kira 5% seperti Streptococcus pyogenes (group A beta-hemolytic), Staphylococcus aureus, dan organisme gram negatif. 2. Virusrespiratory syncytial virus (RSV), influenza virus, atau adenovirus (sebanyak 30-40%). Kira-kira 10-15% dijumpai parainfluenza virus, rhinovirus atau enterovirus.

  • FAKTOR RESIKOUmurJenis kelaminRasFaktor geneticStatus sosioekonomi serta lingkungan, asupan air susu ibu (ASI) atau susu formula, lingkungan merokokAbnormalitas kraniofasialis kongenitalStatus imunologiInfeksi bakteri atau virus di saluran pernapasan atasdisfungsi tuba Eustachius

  • GEJALA KLINIS Rasa nyeri di dalam telingaSekret mengalir ke liang telingaGangguan pendengaran berupa rasa penuh di telinga atau rasa kurang mendengar. Suhu tubuh yang tinggi 39,5CRiwayat batuk pilek sebelumnyaGelisah dan sukar tidur, diare, kejang-kejang.

  • TUBA EUSTACHIUS Tuba Eustachius adalah saluran yang menghubungkan rongga telinga tengah dengan nasofaring.Tiga fungsi penting1. Ventilasi 2. Proteksi3. Drainase

  • PATOGENESISISPA, alergi, Tumor, hipertrofi adenoid Gangguan tuba Eustachius

    Tekanan negative telinga tengahRefluks bakteri atau virusAkumulasi cairan di telinga tengah

    (+) infeksi OMA

  • STADIUM OMA1. Stadium Oklusi Tuba Eustachius Ditandai oleh retraksi membran timpani akibat tekanan negatif di dalam telinga tengah, dengan adanya absorpsi udara. posisi malleus menjadi lebih horizontal, refleks cahaya juga berkurang. membran timpani kadang-kadang tetap normal atau hanya berwarna keruh pucat.

  • 2. STADIUM HIPEREMIS ATAU STADIUM PRE-SUPURASI TERJADI PELEBARAN PEMBULUH DARAH DI MEMBRAN TIMPANI YANG DITANDAI OLEH MEMBRAN TIMPANI MENGALAMI HIPEREMIS, EDEMA MUKOSA DAN ADANYA SEKRET EKSUDAT SEROSA YANG SULIT TERLIHAT.

  • 3. Stadium Supurasi Terbentuknya sekret eksudat purulen di telinga tengah dan di sel-sel mastoid. Selain itu edema pada mukosa telinga tengah menjadi makin hebat dan sel epitel superfisial hancur. menyebabkan membran timpani menonjol atau bulging. Pasien gelisah, tampak sakit, suhu meningkat dan rasa nyeri yang semakin hebat. Tekanan yang semakin meningkat akan menyebabkan nekrosis yang berwarna kuning dan lebih lembek.

  • 4. Stadium perforasiDitandai oleh ruptur membran timpani sehingga sekret berupa nanah yang jumlahnya banyak akan mengalir dari telinga tengah ke liang telinga luar. Kadang-kadang pengeluaran sekret bersifat pulsasi (berdenyut).

  • 5. Stadium ResolusiDitandai oleh perforasi membran timpani menutup kembali dan sekret purulen akan berkurang dan akhirnya kering. Pendengaran kembali normal. Stadium ini berlangsung walaupun tanpa pengobatan, jika membran timpani masih utuh, daya tahan tubuh baik, dan virulensi kuman rendah. Apabila stadium resolusi gagal maka akan berlanjut menjadi otitis media supuratif kronik. Kegagalan stadium ini berupa perforasi membran timpani menetap, dengan sekret yang keluar secara terus-menerus atau hilang timbul.

  • DIAGNOSISMenurut Kerschner (2007), kriteria diagnosis OMA harus memenuhi tiga hal berikut, yaitu: 1. Penyakitnya muncul secara mendadak dan bersifat akut. 2. Ditemukan adanya tanda efusi. Efusi merupakan pengumpulan cairan di telinga tengah. Efusi dibuktikan dengan adanya salah satu di antara tanda berikut, seperti menggembungnya membran timpani atau bulging, terbatas atau tidak ada gerakan pada membran timpani, terdapat bayangan cairan di belakang membran timpani, dan terdapat cairan yang keluar dari telinga. 3. Terdapat tanda atau gejala peradangan telinga tengah, yang dibuktikan dengan adanya salah satu di antara tanda berikut, seperti kemerahan atau erythema pada membran timpani, nyeri telinga atau otalgia yang mengganggu tidur dan aktivitas normal.

  • DIAGNOSIS BANDINGOtitis eksternaOtitis media efusiEksaserbasi akut otitis media kronikInfeksi saluran napas atas

  • PENATALAKSANAANStadium oklusiObat tetes hidung HCL efedrin 0.5% dalam larutan fisiologis (anak
  • 2. Stadium HiperemisAntibiotic (golongan penisilin atau ampisilin) selama 7 hari dengan pemberian IM pada awalnya agar tidak terjadi mastoiditis terselubung, gangguan pendengaran sebagai gejala sisa, dan relaps.Obat tetes hidung (decongestan)Analgesic / antipiretic

  • 3. Stadium SupurasiDiberikan dekongestan, antibiotika, analgetik/antipiretik.Pasien harus dirujuk untuk dilakukan mirongotomi bila membrane timpani masih utuh sehingga gejala-gejala klinis cepat hilang dan rupture (perforasi) dapat dihindari.

  • 4. Stadium PerforasiDiberikan obat cuci telinga perhidrol atau H2O3 3% selama 3-5 hariAntibiotika yang adekuat sampai 3 minggu.Biasanya secret akan hilang dan perforasi akan menutup sendiri dalam 7-10 hari.

  • 5.Stadium ResolusiAntibiotika dapat dilanjutkan sampai 3 minggu bila tidak ada perbaikan membrane timpani, secret dan perforasi1.

  • KOMPLIKASI

    Menurut Shambough (2003) komplikasi OMA terbagi kepada komplikasi intratemporal (perforasi membran timpani, mastoiditis akut, paresis nervus fasialis, labirinitis, petrositis), ekstratemporal (abses subperiosteal), dan intracranial (abses otak, tromboflebitis).

  • PENCEGAHANPencegahan terjadinya ISPA pada bayi dan anakMenjaga kebersihan cuci tangan dan mainan.Pemberian ASI minimal 6 bulan Hindari dari pajanan asap rokok, Biasakan untuk tidak sering mengorek-ngorek liang telinga

  • PROGNOSISAd vitam : Ad bonamAd sanationam : dubia ad bonamAd functionam : dubia ad bonam

  • STATUS PASIEN

  • IDENTITAS PASIEN Nama: An. As Umur: 2,5 tahun Jenis Kelamin: perempuan Alamat: condet, jakarta timur Pekerjaan: Belum bekerja Pendidikan: Belum sekolah Agama: Islam Suku: betawi

  • ANAMNESIS

    : keluar cairan pada telinga kanan

    : Batuk, pilek, pendengaran berkurang di kedua telingaKeluhan UtamaKeluhan Tambahan

  • RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG

  • RIWAYAT PENYAKIT DAHULUPasien sering mengalami batuk pilek dan jarang diobati oleh keluarga karna nanti batuk pileknya biasa hilang dan timbul kembali.

  • RIWAYAT PENYAKIT KELUARGAIbu pasien dan nenek pasien mengalami hal seperti di keluhkan pasien

    Riwayat Alergi disangkal

  • RIWAYAT KEBISAANOrang tua pasien mengatakan pasien sering jajan dan minum es juga bermain air

    Riwayat Pengobatankeluhan saat ini belum di obati

  • PEMERIKSAAN FISIKSTATUS GENERALISKeadaan umum: BaikKesadaran: Compos mentisKooperasi: kooperatifTekanan darah: -Frekuensi nadi: 80 kali/menitFrekuensi napas: 20 kali/menitSuhu: 36,7oCKepala: NormocephaliMata: CA -/-, SI -/-Leher: KGB tidak teraba membesarThoraks : Dalam batas normalAbdomen : Dalam batas normalEkstremitas: Dalam batas normal

  • PEMERIKSAAN FISIK TELINGA

    KANANTELINGA LUARKIRINormotiaBentuk telinga luarNormotiaNormal, nyeri tarik (-)Daun telingaNormal, nyeri tarik (-)Normal, nyeri tekan (-), tidak ada benjolanRetroaurikularNormal, nyeri tekan (-), tidak ada benjolanTidak adaNyeri tekan tragusTidak ada

    KANANLIANG TELINGAKIRITertutup serumen dan cairanLapang / SempitlapangWarna menyerupai kulitWarna EpidermishiperemisTidak adaSekretadaAdaSerumenAdaTidak ditemukanKelainan LainTidak ditemukan

  • PEMERIKSAAN FISIK TELINGA

    KANANMEMBRAN TIMPANIKIRISulit dinilaiBentukIntakSulit dinilaiWarnaPutih mutiaraSulit dinilaiReflek Cahaya(-)Sulit dinilaiPerforasiTidak adaSulit dinilaiKelainan LainTidak ada

  • UJI PENDENGARANTes Audiometri : Tidak dilakukan

    KANANTELINGAKIRITidak dilakukanTes BerbisikTidak dilakukan( + )Rinne( + )Tidak ada lateralisasiWeberTidak ada lateralisasiMemanjangScwabachMemanjang

  • PEMERIKSAAN FISIK HIDUNG

    KANANHIDUNGKIRINormalBentuk Hidung LuarNormal Tidak ditemukanDeformitasTidak ditemukanTidak adaadaNyeri TekanDahiPipiTidak adaTidak adaTidak ditemukanKrepitasiTidak ditemukan

  • PEMERIKSAAN FISIK HIDUNG

    KANANRINOSKOPI ANTERIORKIRITenangVestibulum NasiTenangDalam batas normal, tidak ada massaCavum nasiDalam batas normal, tidak ada massaTidak HiperemisMukosaTidak HiperemisHipertropiKonka MediaHipertropiHipertropiKonka InferiorHipertropiNormalMeatus NasiNormalTidak adaDeviasi SeptumTidak adaAdaSekret adaTidak adaMassaTidak adaTidak adaKelainan LainTidak ada

  • PEMERIKSAAN FISIK HIDUNG

    KananRinoskopi PosteriorKiriNormalKoanaNormalTidak hiperemisMukosa KonkaTidak hiperemis(-)Sekret(-)Sulit dinilaiMuara Tuba EustachiiSulit dinilai(-)Massa(-)

    KANANTRANSILUMINASIKIRITerang Sinus FrontalTerangTerangSinus MaksilaTerang

  • PEMERIKSAAN FISIK TENGGOROK

    FARINGHasil PemeriksaanDinding FaringTidak oedem, tidak bergranularMukosaTidak hiperemisUvulaDitengahArkus FaringSimetris, tidak hiperemis

    TONSILHasil PemeriksaanPembesaranT1-T1KriptaTdak melebarDestritusTidak adaPerlekatanTidak adaSikatrikTidak ada

  • PEMERIKSAN FISIK TENGGOROK

    Laringoskopi IndirekHasil pemeriksaanValekulaSulit dinilaiEpiglotisSulit dinilaiAritenoidSulit dinilaiPlika interaritenoidSulit dinilaiPlika ventrikularisSulit dinilaiPlika vokaisSulit dinilaiSinus morgagniSulit dinilaiSinus piriformisSulit dinilaiCincin trakeaSulit dinilaiMassa / Kelainan lainSulit dinilai

  • RESUMEAnamnesisSeorang perempuan 2,5 tahun datang dengan keluhan telinga kanan keluar cairan sejak 3 hari SMRS. Cairan berwarna bening, banyak, sedikt lengket, tidak berbau dan darah (-). Selain keluar cairan OS juga merasa pendengarannya berkurang dan sakit di telinga kanannya.2 minggu SMRS OS mengalami batuk pilek, tidak diobati namun keluhan batuk pilek sekarangpilek dan batuk masih dirasakan.

  • Keluhan seperti ini belum pernah dialami os sebelumnya.Riwayat Alergi disangkal

  • Pemeriksaan fisikStatus Generalis dalam batas normalStatus THT Telinga Liang telinga kanan tertutup serumen dan cairan Epidermis telinga kiri normal Ada sekret pada telinga kiri (bening, sedikit, agak lengket, tidak berbau dan darah (-) )Membran timpani kiri intakMembran timpani kanan sulit dinilai

  • Tes Rinne (+) kanan dan kiriTidak ada lateralisasiTes Swabach memanjang kanan dan kiri

    Hidunghipertropi pada konka inferior dan mediawarna lividsekret (+) kanan dan kiri

    TenggorokDalam batas normal

  • Diagnosis KerjaOtitis media supuratif kronik auricula dextra stadium 4

    Diagnosa BandingOtitis media supuratif kronik malignaOtitis media stadium perforasi

  • RENCANA PENATALAKSANAANEar toilet

    MedikamentosaOtopain : 3x1 tetesAmoksisilin: 3x1

    Paracetamol 2 Ctm 2Prednison 2

    Da in pulv

  • Non MedikamentosaMenjaga kebersihan telingaJangan mengorek-ngorek telingaHindari berenang untuk menghindari air masuk ke dalam telingaKalopun berenang jangan sampai masuk air begitu juga saat mandiApabila menderita demam,batuk dan pilek segera obati agar tidak berulang penyakitnyaMinum obat teratur sampai habisKontrol ke dokter jika keluhan masih ada

  • PEMERIKSAAN PENUNJANGTes resitensi antibiotik bila keluhan tidak membaikTes audiometri bila liang telinga sudah bersih dan keluhan sudah membaik

  • PROGNOSAAd vitam: ad bonamAd functionum: dubia ad bonamAd sanationum: dubia ad bonam